0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1 tayangan9 halaman

Pembuatan Dan Pelatihan Pengguna Aplikasi Bantuan Hukum Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur

Diunggah oleh

Kirito 2.5k
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1 tayangan9 halaman

Pembuatan Dan Pelatihan Pengguna Aplikasi Bantuan Hukum Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur

Diunggah oleh

Kirito 2.5k
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

[Link]
ISSN: 2722-3043 (online) ISSN: 2722-2934 (print)
Vol 5 No 2 2023
Hal 958-967

Pembuatan dan Pelatihan Pengguna Aplikasi Bantuan Hukum


pada Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur

Slamet Riyadi1*, dan Sri Normuliati2


1
Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
IAIN Palangkaraya, Palangkaraya, Indonesia
2
Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
IAIN Palangkaraya, Palangkaraya, Indonesia
*
Slamet.riau2@[Link]

Abstrak: Sekretariat Daerah merupakan lembaga pemerintah daerah dibawah bupati yang
terdiri dari beberapa bagian, salah satunya bagian hukum. Bantuan Hukum dan Hak Asasi
Manusia yang berupa penyelesaian sengketa hukum, pemberian bantuan dan perlindungan
hukum merupakan salah satu tugas pokok bagian hukum. Tujuan pengabdian ini untuk
melatih para perangkat desa dalam menggunakan aplikasi bantuan hukum. Aplikasi
tersebut dibuat untuk mengatasi permasalahan konsultasi dan bantuan hukum yang dialami
oleh Kab. Kotawaringin Timur (Kotim) yang memiliki 168 desa dan 17 Kecamatan.
Kendala jarak tempuh yang jauh menjadi alasan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan.
Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan membuatkan aplikasi website yang dapat
digunakan untuk kegiatan konsultasi dan bantuan hukum oleh bagian hukum selaku mitra
kegiatan ini. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini terdiri dari tiga tahap, yaitu
tahap persiapan, pelaksanaan dan pasca pelaksanaan. Persiapan dimulai tanggal 21 Juni
2022, dengan adanya permohonan dari Kepala Bagian Hukum. Pembuatan aplikasi dapat
diselesaikan dalam sebulan (tanggal 21 Juli 2022). Untuk pelatihan penggunakan aplikasi
dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2022. Hasil yang didapatkan pada pengabdian ini adalah
terealisasinya aplikasi website yang dapat digunakan oleh kepala desa dan perangkat desa
di kabupaten-kabupaten Kotim dalam upaya untuk memudahkan konsultasi dan bantuan
hukum. Aplikasi yang dibuat sudah sesuai dengan ketentuan dan diharapkan dapat
digunakan dengan baik oleh para perangkat desa.
Kata kunci: Aplikasi; Bantuan Hokum; Sekretariat Daerah

Abstract: The Regional Secretariat is a regional government institution under the district
head which consists of several sections, including the legal section. Legal aid and human
rights in the form of legal dispute resolution, provision of legal assistance and protection
is one of the main tasks of the legal department. This service aims to train village officials
in using legal aid applications. The application was made to overcome the problems of
consultation and legal assistance experienced by Kab. East Kotawaringin (Kotim) has 168
villages and 17 districts. Long-distance constraints are the reason for this community
service to be carried out. This community service is carried out by developing a website
application that can be used for consulting and legal assistance activities by the legal
department as the partner of this activity. The method used in this community service
includes three stages: preparation, implementation and post-implementation. Preparations
began on June 21, 2022, with a request from the Head of the Legal Department. The
developing application can be completed in a month (21 July 2022). Training for using the
application was held on July 29, 2022. The results obtained in this service were the
realization of a website application that village heads and village officials could use in the
Kotim districts to facilitate consultation and legal assistance. The application is in
accordance with the provisions and is expected to be used properly by village officials.
Keywords: Application; Legal Assistant; Regional Secretariat

This is open access article under the CC-BY-SA license


Riyadi & Nurmoliati/Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat 5 (2) 2023 958-967

© 2023 Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Received: 6 Februari 2023 Accepted: 9 April 2023 Published: 3 Juni 2023


DOI : [Link]

How to cite: Riyadi, S., & Normuliati, S. (2022). Pembuatan dan pelatihan pengguna
aplikasi bantuan hukum pada sekretariat daerah kabupaten kotawaringin timur. Bubungan
Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 958-967.

PENDAHULUAN dan Hak Asasi Manusia (HAM) serta


Sekretariat Daerah merupakan lembaga Dokumentasi dan Informasi (Kotim,
pemerintah daerah dibawah bupati yang 2019).
mempunyai tugas membantu Bupati Sub bagian bantuan hukum dan
dalam penyusunan kebijakan dan HAM mempunyai tugas pokok
pengoordinasian administratif terhadap mengumpulkan bahan penyelesaian
pelaksanaan tugas perangkat daerah serta sengketa hukum, memberikan bantuan
pelayanan administratif. Untuk dan perlindungan hukum kepada unsur
melaksanakan tugasnya. Sekretariat pemerintah daerah dalam hubungan
Daerah menyelenggarakan fungsi (UU kedinasan, sengketa aset pemerintah
NO. 12 TAHUN 2008, 2008): (1). daerah, penegakan hak asasi manusia,
pengoordinasian penyusunan kebijakan harmonisasi kebijakan daerah dengan
daerah; (2). pengoordinasian hak asasi manusia, serta monitoring dan
pelaksanaan tugas perangkat daerah; (3). evaluasi pelaksanaan HAM.
pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Kab. Kotim terdiri dari 168 desa dan
kebijakan daerah; (4). pelayanan 17 Kecamatan dengan jarak tempuh yang
administratif dan pembinaan ASN pada jauh dari ibukota Kabupaten (DPMPTS,
perangkat daerah; dan (5). pelaksanaan 2022). Kepala desa dan perangkat desa
fungsi lain yang diberikan oleh Bupati dalam melakukan konsultasi dan
yang berkaitan dengan tugas dan fasilitasi bantuan hukum yang jauh juga
fungsinya. harus mendatangi kantor sekretariat
Sekretariat daerah dipimpin oleh daerah. Hal ini akan membutuhkan waktu
seorang sekretaris daerah. Sekretaris yang tidak kurang dari sehari dan biaya
Daerah mempunyai tugas pokok perjalanan/akomodas yang tidak sedikit.
memimpin sekretariat daerah, membantu Organisasi yang menggunakan sistem
Bupati dalam menyusun kebijakan dan informasi untuk mengolah transaksi,
mengoordinasikan perangkat daerah mengurangi biaya dan memepercepat
dalam penyelenggaraan pemerintahan, penyampaian informasi (Jogiyanto,
administrasi, organisasi dan tata laksana 2005). Keberhasilan pengembangan
serta memberikan pelayanan sistem informasi dipengaruhi oleh faktor
administratif kepada seluruh perangkat endogen seperti: kompleksitas,
daerah (Kotim, 2019). manajemen proyek, teknologi, metode
Sekretariat daerah terdiri dari pengembangan, keterlibatan pengguna,
beberapa bagian, salah satunya bagian keterampilan dan pengalaman
hukum. Kepala Bagian Hukum profesional, dan kualitas data (Isaias &
mempunyai tugas pokok melaksanakan Issa, 2016).
penyiapan perumusan kebijakan daerah, Penerapan teknologi informasi yang
pengoordinasian perumusan kebijakan terdiri dari kumpulan data yang saling
daerah, pengoordinasian pelaksanaan berhubungan satu sama lain dapat
tugas perangkat daerah, pelaksanaan diorganisikan menjadi sebuah file,
pemantauan dan evaluasi di bidang dimana data-data diorganisasikan
Perundang-undangan, bantuan hukum kemudian disimpan ke dalam komputer

960
Riyadi & Nurmoliati/Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat 5 (2) 2023 958-967

untuk memudahkan pemakai dalam Pelaksanaan: a) Menghubungi


mengakses data(Ayunandita & Dadi penerima bantuan hukum untuk
Riskiono, 2021). memberikan konsultasi hukum dari
Penerapan teknologi di Kab. Kotim pertanyaan yang disampaikan disertai
terdiri dari 168 desa dan 17 Kecamatan permintaan dokumen pendukung dari
belum sepenuhnya dikuasai oleh penerima bantuan hukum; b) Melakukan
perangkat desa. Oleh karena itu, perlu konsultasi dengan metode 5W + 1H; c)
bagi para perangkat desa menguasai dan Membantu menyusun kronologis; d)
dapat menggunakan aplikasi sebagai Memeriksa bukti-bukti yang terkait
upaya untuk mempermudah mereka dengan perkara, baik berupa bukti surat
berkonsultasi terkait masalah dan (dokumen) atau keterangan saksi, dalam
bantuan hukum. rangka memastikan kebenaran peristiwa
Berangkat dari permasalahan hukum yang disampaikan oleh penerima
tersebut, Kabag Hukum (Muhammad bantuan hukum untuk kepentingan
Gumiring, SH) memiliki ide untuk pembelaan; e) Memberikan informasi
membuat inovasi berupa aplikasi website hukum yang dibutuhkan oleh penerima
yang dapat digunakan untuk kegiatan bantuan hukum; f) Memberikan saran
bantuan hukum. Dengan keterbatasan mengenai tindakan atau langkah hukum
Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada, yang harus diambil oleh penerima
Kabag Hukum menghubungi tenaga ahli bantuan hukum disertai dengan
programmer yang sekaligus dosen IAIN penjelasan mengenai keuntungan,
Palangka Raya (Slamet Riyadi, [Link]) kerugian serta resiko atas langkah hukum
untuk bekerjasama dalam mendesain dan yang akan ditempuh berdasarkan pada
membuat aplikasi tersebut. Tim yang ketentuan peraturan perundang-
telah ditunjuk membuat aplikasi bantuan undangan, teori-teori hukum, praktek
hukum sesuai dengan tahapan- hukum yang berlaku serta dalam
tahapannya dan dengan adanya aplikasi kerangka hukum dan dapat
tersebut bertujuan untuk mempermudah dipertanggungjawabkan; g) Menjamin
akses bagi kepala desa dan perangkat kerahasiaan, keamanan, dan kenyamanan
desa dalam proses pengaduan dan dalam proses pengaduan dan konsultasi
konsultasi hukum. hukum bagi kelompok minoritas dan
rentan, serta penerima bantuan hukum
METODE berkebutuhan khusus pada seluruh
Tahapan layanan bantuan hukum tahapan; dan h) Melengkapi formulir
berdasarkan ketentuan Kementerian konsultasi hukum yang sebelumnya telah
Hukum dan HAM untuk kegiatan diisi oleh penerima bantuan hukum,
konsultasi hukum terdiri dari 3 sub meliputi nasihat hukum, hasil akhir
kegiatan yaitu persiapan, pelaksanaan, konsultasi, dan kesan konsultan atas
serta pasca pelaksanaan (Kementrian tingkat pengetahuan/kesadaran hukum
Hukum dan HAM, 2021). penerima bantuan hukum.
Persiapan: a) Menyediakan sarana Pasca Pelaksanaan: a) Mengulas
konsultasi baik secara langsung atau kembali hasil konsultasi hukum (kasus
tidak langsung; b) Dapat menerima posisi, langkah dan resiko) untuk
terlebih dahulu pertanyaan/permasalahan memastikan penerima bantuan hukum
hukum dari penerima bantuan hukum; c) sudah mengerti; b) Memberi kesempatan
Mengklasifikasikan jenis pertanyaan/ kepada penerima bantuan hukum untuk
permasalahan dari penerima bantuan mengulas kembali terhadap hasil
hukum; dan d) Mempersiapkan konsultasi (langkah hukum, resiko,
konsultan hukum yang kompeten di strategi); c) Memberikan lembar evaluasi
bidangnya. penilaian konsultasi hukum kepada

961
Riyadi & Nurmoliati/Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat 5 (2) 2023 958-967

penerima bantuan hukum; dan d)


Menyerahkan salinan hasil konsultasi
hukum kepada penerima bantuan hukum.
Pengembangan aplikasinya
menggunakan salah satu metode agile
yaitu Extreme Programming (Riyadi,
2020). Metode ini sesuai dengan kondisi
lapangan yang hanya terdiri dari tim kecil
2 orang dari bagian hukum dan 2 orang
tim pengembang aplikasi.
Pengembangan sistem informasi
tersebut perlu ditentukan metode
pengembangan yang sesuai dengan
kondisi lapangan yang hanya terdiri dari Gambar 1 Siklus Extreme Programming
tim kecil 2 orang dari bagian hukum dan
2 orang tim pengembang aplikasi. Dari Adapun tahapan XP (Back, 1999) seperti
beberapa metode yang ada, Extreme pada gambar diatas yaitu:
Programming ( XP ) merupakan sebuah Planning
proses rekayasa perangkat lunak yang Tahapan ini yaitu dilakukan dengan
cenderung menggunakan pendekatan menulis apa yang diceritakan pengguna;
berorientasi objek. Sasaran dari metode membuat perencanaan jadwal rilis.
ini adalah tim yang dibentuk dalam skala Membuat rilis kecil yang sering
kecil sampai medium serta metode ini dilakukan. Proyek ini dibagi menjadi
juga sesuai jika tim dihadapkan dengan beberapa iterasi.
requirement yang tidak jelas maupun
terjadi perubahan–perubahan Managing
requirement yang sangat cepat (Beck, Tahapan ini harus memberikan tim ruang
1999). kerja khusus. menetapkan kecepatan
Metode extreme programming dapat penyelesaian setiap iterasi. Mengadakan
digunakan untuk membuat aplikas e- meeting setiap iterasi selesai. Mengukur
disposisi dengan segala keterbatas penyelesaian setiap iterasi dan
sumber daya baik dari sisi SDM maupun memperbaiki setiap iterasi yang belum
anggaran (Riyadi, 2020). Model XP telah optimal.
berhasil digunakan untuk pengembangan
aplikasi rekam medis. Dimana Designing
pengembangan tersebut membutuhkan Tahapan ini desain dibuat sesederhana
waktu adaptasi yang cepat terhadap mungkin. Fungsionalitas tetap
perubahan yang terjadi selama diperhatikan dan lakukan refactor
pengembangan dan dengananggota tim sesegera mungkin kapanpun diperlukan.
yang sedikit (Suryantara & Andry, 2018).
Penerapan extreme programming pada Coding
pengembangan aplikasi Palapa Tahapan ini dilakukan kegiatan untuk
mengakibatkan pengembangan dapat memastikan pelanggan selalu dapat
dilakukan secara cepat dengan jumlah dihubungi jika diperlukan. Menuliskan
anggota tim yang minimal (Azdy & Rini, program menggunakan bahasa dan
2018). Siklus extreme programming aturan yang sudah disepakati. Melakukan
dapat dilihat pada Gambar 1. pengetesan setiap unit kode. Serta
melakukan integrasi beberapa unit kode
dan lakukan tes ulang.

962
Riyadi & Nurmoliati/Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat 5 (2) 2023 958-967

Testing cerita pengguna. Diskusi dengan


Tahapan akhir yaitu memastikan semua pengguna juga dilakukan untuk
unit kode sudah dites. Memastikan semua memastikan bahwa cerita pengguna
unit kode sudah lulus tes. Memastikan dapat dipahami dengan baik dan dapat
semua bug sudah diperbaiki sebelum dituangkan kedalam desain aplikasi.
program dirilis.
Designing
HASIL DAN PEMBAHASAN Pada tahapan ini, programmer mulai
Tahapan pembuatan program sesuai merancang desain aplikas berdasarkan
dengan langkah-langkah yang ada dalam cerita pengguna. Setiap desain juga
metode Extreme Programming. dipastikan sudah memenuhi
Planning fungsionalitas program. Setelah desain
Pada tahap persiapan ini, kabag Hukum selesai akan didiskusikan dengan
mengirimkan surat permintaan pengguna. Apabila ada yang tidak sesuai
pembuatan program tertanggal 21 Juni dengan kebutuhan pengguna, akan
2022. Surat tersebut juga dilengkapi langsung dilakukan desain ulang.
dengan keterangan kebutuhan program
secara umum. Tim programmer yang Coding
menerima surat selanjutnya mempelajari Tahap ini adalah tahap yang terpanjang
dan menentukan poin-poin penting dalam pembuatan program. Desain akhir
kebutuhan aplikasi. Surat untuk program yang sudah diverifikasi pengguna
ini disajikan pada Gambar 2. selanjutnya akan dibuat menjadi sebuah
program. Bahasa yang digunakan sesuai
dengan kebutuhan user yaitu PHP 8,
database MySQL, serta didukung oleh
ajax serta template adminLTE.
Pada tahap ini programmer juga
melakukan pengetesan berulang ulang
untuk memastikan kode yang dibuat
bebas dari bug. Pengetesan setiap unit
kode, integrasi beberapa unit kode juga
sudah dilakukan.

Testing
Tahap ini merupakan tahap akhir dari
metode XP. Tahap ini dilakukan setelah
Gambar 2 Permohonan Pembuatan semua form aplikasi selesai. Pembuatan
Aplikasi program ini yang sesuai dengan
kebutuhan pengguna menghasilkan
Berbekal catatan awal akan beberapa form input/output berikut ini.
kebutuhan sistem, selanjutnya diadakan Tahapan ini dimulai tanggal 21 Juli 2023
pertemuan antara kabag hukum dengan setelah program selesai dibuat.
programmer. Dalam pertemuan
kebutuhan sistem dari apa yang Halaman login
diceritakan pengguna (kabag hukum) Halaman ini sudah disertai CHAPTA
dicatat dengan baik. Selanjutnya juga untuk validasi login. Masukkan
disepakati jadwal pembuatan aplikas. username dan password nya kemudian
tekan tombol Sign In. Apabila lupa
Managing password, Fogot Password. Tampilan
Pada tahap ini, programmer mulai
bekerja dengan mempelajari catatan

963
Riyadi & Nurmoliati/Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat 5 (2) 2023 958-967

halaman login dapat dilihat pada Gambar akses, serta hapus akses. Tampilan
3. seperti pada Gambar 5.

Gambar 5 Halaman Menu Hak Akses

Tambah Pengguna, tombol ini


digunakan untuk menambah pengguna
baru. Pada form kelola data pengguna,
Gambar 3 Halaman Login isikan Kode, Nama, Jabatan, serta
Password untuk log in, kemudian klik
Halaman Disposisi Permohonan tombol simpan seperti Gambar 6.
Pada dasarnya semua user dapat
mengakses halaman ini. Akan tetapi jika
tidak diberikan akses Disposisi
Permohonan maka Toolbar
tambah/edit/hapus disposisi tidak
muncul. Tampilan seperti gambar 4.

Gambar 6 Form Tambah Pengguna

Tambah akses, tombol ini


digunakan untuk menambahkan akses
menu kepada pengguna yang dipiih. Pada
form tambah hak akses, pilih kode
Gambar 4 Disposisi Permohonan operator/pengguna serta menu yang akan
diberikan, kemudian klik tombol simpan.
Tambah disposisi, pilih surat yang Edit akses, tombol ini digunakan untuk
akan didisposisi, Isi bagian keterangan mengubah menu akses yang sudah
disposisi, serta pilih diteruskan kesiapa, diberikan. Pilih data yang akan diubah
kemudian klik simpan. Edit disposisi, pada data grid, kemudian klik tombol edit
digunakan untuk mengubah disposisi akses, maka form edit hak akses akan
yang sudah ditulis. hapus disposisi, muncul. ubah menu yang akan diberikan,
digunakan untuk menghapus disposisi kemudian klik tombol simpan. Hapus
yang sudah ada. Lihat lampiran, akses, pilih datanya yang terdapat pada
digunakan untuk melihat file lampiran data grid, kemudian klik tombol hapus
permohonan. akses, kemudian klik OK.

Menu Hak Akses Menu Kelola Permohonan


Pada menu ini terdapat 4 tombol yaitu Pada form ini terdapat data dengan 3
tambah pengguna, tambah akses, edit warna, yaitu merah untuk data
permohonan yang dikembalikan/revisi,

964
Riyadi & Nurmoliati/Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat 5 (2) 2023 958-967

Hitam berarti permohonan sudah dibalas data yang akan dilihat lampiran
dan dianggap selesai, serta hijau berarti balasannya, kemudian klik lihat balasan
data masih dalam proses. Tampilan Setting Penerima Permohonan
seperti Gambar 7. Form ini digunakan untuk mengatur
secara default user mana yang akan
menerima permohonan. Klik ubah setting
kemudian isi kode operatornya,
kemudian klik simpan. Tampilan seperti
Gambar 8.

Gambar 7 Halaman Kelola Permohonan

Tambah Permohonan, pada form ini,


isikan no. permohonan, tanggal, perihal,
uraian, serta pilih file yang akan dikirim
dengan mengklik Choose file, kemudian Gambar 8 Setting Penerima Permohonan
tekan proses. Edit permohonan, pilih data
yang akan diedit ada data grid, kemudian Hasil pengujian Sistem
klik toolbar edit permohonan. Edit data Pengujian bertujuan untuk mencari
dapat mengubah file lampiran maupun kesalahan atas program yang sudah
tanpa mengubahnya dengan dibuat (Berard, 1994). Pengujian aplikasi
mengosongkan bagian berkas. Klik disini menggunakan metode blackbox.
tombol proses untuk menyimpan Black-Box bertujuan untuk mencari
perubahan. anomali pada program, diantaranya:
Ajukan ulang, form ini digunakan kesalahan fungsi-fungsi, kesalahan
untuk mengajukan ulang permohonan antarmuka, kesalahan struktur data
yang dikembalikan oleh penerima ataupun dalam mengakses data di server,
permohonan. Edit data dapat mengubah kesalahan inisialisasi, performa, serta
file lampiran maupun tanpa terminasi (Agarwal et al., 2010).
mengubahnya dengan mengosongkan Pengujian pada metode ini
bagian berkas. Klik tombol proses untuk didasarkan pada detail aplikasi seperti
menyimpan perubahan. Hapus tampilan aplikasi, fungsi-fungsi yang ada
permohonan, pilih data yang akan pada aplikasi, dan kesesuaian alur fungsi
dihapus, kemudian klik hapus dengan bisnis proses yang diinginkan
permohonan. Lihat lampiran, pilih data oleh customer. Adapun hasil pengujian
yang akan dilihat lampirannya, kemudian dari aplikasi yang dibuat ini dituangkan
klik lihat lampiran. Lihat balasan, pilih dalam Tabel 1.

Tabel 1 Hasil Pengujan Sistem


Aktivitas Yang diharapkan Hasil Kesimpulan
. Halaman Login Validasi login Sukses Diterima
Disposisi Dapat didospo Dapat Diterima
Hak Akses Sesuai haknya Sesuai Diterima
Tambah Pengguna Dapat Ditambah Dapat Diterima
Kelola Permohonan CRUD Berhasil Diterima
Setting Penerima Dapat diset Sesuai Diterima

965
Riyadi & Nurmoliati/Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat 5 (2) 2023 958-967

Pelatihan Pengguna Lampuyang, serta Cempaka Putih.


Pelatihan ini dimaksudkan untuk Adapun materi yang disampaikan yaitu
memastikan bahwa pengguna dapat bagaimana membuat permohonan baru,
memahami dan menggunakan aplikasi melakukan tracking permohonan,
bantuan hukum dengan benar. Pelatihan memperbaikai permohonan yang
dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2022. mendapat revisi, serta mengecek
Pelatihan dibagi menjadi 2 sesi. Sesi 1 permohonan yang sudah selesai.
untuk admin dan bagian hukum sendiri Pelatihan berjalan dengan lancar.
dan sesi 2 untuk untuk operator desa. Tidak ada kendala yang berarti. Semua
Adapun pelatihnya yaitu Slamet Riyadi, pengguna dapat memahami penggunaan
[Link] dari IAIN Palangka Raya yang aplikas dengan baik. Pada akhir kegiatan
dibantu oleh Dwiyan Hidayat, [Link] juga disepakati usulan untuk desa-desa
staf bagian hukum sekretariat daerah. yang jauh dari jangkauan internet untuk
Pelatih merupakan lulusan sarjana dapat mendatangi kecamatan atau desa
komputer yang memiliki keahlian terdekat yang memiliki koneksi internet
dibidang teknologi informasi. untuk mengakses aplikasi ini. Hal ini
Dokumentasi terlihat pada Gambar 10. juga merupakan solusi terbaik daripada
harus datang ke sekretariat daerah.

SIMPULAN
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat
terlaksana dengan baik. Hasil pelatihan
penggunaan aplikasi juga menunjukkan
semua pengguna dapat memahi
penggunaannya. Kegiatan ini akan
Gambar 10 Pelatihan Sesi 1 membantu para kepala desa dan
perangkat desa yang ingin berkonsultasi
Pelatihan sesi 1 membahas tentang dan mendapatkan bantuan hukum kepada
kesesuaikan program dengan peraturan sekretaris daerah tanpa harus mendatangi
yang ada, alur sistem, serta hak akses kantor sekretariat daerah. Kabupaten
yang harus dipahami seorang admin. kotim terdiri dari 168 desa dan 17
Dokumentasi seperti pada Gambar 11. Kecamatan dengan jarak tempuh yang
jauh dari ibukota Kabupaten. Aplikasi ini
menjadi solusi atas permasalahan jarak
tempuh yang tidak kurang dari sehari dan
biaya perjalanan/akomodasi yang tidak
sedikit. Kegiatan pengabdian masyarakat
ini hendaknya dapat dilakukan kembali
dengan melakukan sosialisasi dan
pelatihan lebih lanjut. Kegiatan
selanjutnya diharapkan dapat
meningkatkan pemahaman dalam
Gambar 11 Pelatihan Sesi 2
penggunaan aplikasi bagi kepala desa
dan perangkat desa di Kabupaten Kotim,
Pelatihan sesi 2 difokuskan untuk
sehingga keberadaan aplikasi website ini
operator desa. Sesi ini setidaknya dihadiri
akan dipergunakan dengan baik
10 perwakilan desa. Nama-nama desa
sebagaimana fungsinya.
tersebut yaitu Cempaka Mulia Barat,
Bajarum, Baamang Barat, Sawahan,
DAFTAR PUSTAKA
Bagendang Hilir, Bapinang Hilir,
Agarwal, B. B., Tayal, S. P., & Gupta, M.
Seragam Jaya, Tumbang Sangai,

966
Riyadi & Nurmoliati/Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat 5 (2) 2023 958-967

(2010). Software engineering and Isaias, P., & Issa, T. (2016). High level
testing. Jones & Bartlett Learning. models for information systems. In
Ayunandita, N., & Dadi Riskiono, S. Springer.
(2021). Permodelan sistem Jogiyanto. (2005). Analisis dan desain
informasi akademik menggunakan sistem informasi: pendekatan
extreme programming pada terstruktur teori dan praktek
madrasah aliyah (ma) mambaul aplikasi bisnis. Andi Publisher.
ulum tanggamus. Jurnal Kementrian Hukum dan HAM. (2021).
Informatika Dan Rekayasa Berita Negara. Peraturan Menteri
Perangkat Lunak (JATIKA), 2(2), Hukum Dan Hak Asasi Manusia
196–204. Republik Indonesia Nomor 4 Tahun
Azdy, R. A., & Rini, A. (2018). 2021 Tentang Standar Layanan
Penerapan extreme programming Bantuan Hukum, Nomor 15(879),
dalam membangun aplikasi 2004–2006.
pengaduan layanan pelanggan Kotim, B. (2019). Susunan organisasi
(palapa) pada perguruan tinggi. dan rincian tugas pokok, fungsi serta
Jurnal Teknologi Informasi Dan uraian tugas sekretariat daerah
Ilmu Komputer, 5(2), 197. kabupaten kotawaringin timur. In
Back, K. (1999). The rules of extreme Bagiian Hukum Setda Kotiim, 7(1),
programming. Don Wells. 5–10.
Beck, K. (1999). Extreme programming UU NO. 12 TAHUN 2008, (2008).
explained: Embrace change. Riyadi, S. (2020). Pengembangan e-
Addison-Wesley. disposisi menggunakan metode
Berard, E. V. (1994). Issues in the testing exreme programming (studi kasus
of object-oriented software. bpkad kotawaringin timur).
Proceedings of ELECTRO 94, 211– Generation Journal, 4(1), 11–21.
219. Suryantara, I. G. N., & Andry, J. F.
DPMPTS. (2022). Profile Kabupaten (2018). Development of medical
Kotawaringin Timur. DPMPTSP record with extreme programming
Kotim. SDLC. International Journal of
[Link] New Media Technology, 5(1), 47–
/pages/profil-kabupaten- 53.
kotawaringin-timur

967

Anda mungkin juga menyukai