“ INTRODUCTION 5R SYSTEM“
SUATU PONDASI YANG KUAT UNTUK
PERBAIKAN KONDISI LINGKUNGAN KERJA
YANG BERKESINAMBUNGAN
1. Ringkas
2. Rapi
3. Resik
4. Rawat
5. Rajin
AGENDA TRAINING
SEKILAS TENTANG 5R
PRINSIP 5R
STRATEGI PENERAPAN 5R
RINGKAS, RAPI, RESIK
RAWAT
RAJIN
SISTEM MANAJEMEN 5R
WORK SHOP - PENERAPAN
TUJUAN Training 5R
Mengerti manfaat dari sistem 5R
Mewujudkan tempat kerja yang
nyaman dan pekerjaan yg
menyenangkan
Praktek penerapan dari sistim 5R
dan mengembangkan suatu
rencana perbaikan
Sekilas Pandang TENTANG 5R
5R – Sekilas Pandang
78
30
57
47 89
11 77
56
19
52
Anda punya waktu 1 menit untuk menyebut setiap nomor secara
berurutan dimulai dari angka 1 S/D ……??????
Pimpinan membutuhkan record dokumen
pembelian untuk segera dikirim ke
custumer.
Anda harus meyiapkan dokumen tersebut
segera ??
Terjadi masalah pada mesin produksi dan harus diganti salah
satu spare part
Berapa lama waktu yang anda butuhkan untuk mencari spare
part tersebut ??
5R – Seleksi
30
47
11
19
Coba lagi – Berapa angka yang berhasil anda sebut dalam 1 menit ???
5R – Urutkan
30
47
11
19
Coba lagi – Berapa angka yang berhasil anda sebut dalam 1 menit ???
5R – Standarisasi
Angka dari 1 sampai 49
1 3
6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 23 25 27
28 29 30 31 35 36
37 38 39 41 43 44 45
47
5R – ANGKA HILANG ?
78
30
57
47 89
11 77
56
19
52
Berapa banyak angka yang hilang, yang anda temukan dalam
Lean Enterprise
waktu 1 menit ?
5R – ANGKA HILANG?
Angka dari 1 sampai 49
_0 _1 _2 _3 _4 _5 _6 _7 _8 _9
0_ 1 3 6 7 8 9
1_ 10 11 12 13 14 15 16 17 19
2_ 20 21 23 25 27 28 29
3_ 30 31 35 36 37 38 39
4_ 43 44 45 47
Sekarang, berapa yang anda temukan dalam waktu 1 menit ????
Pimpinan tersenyum dengan
kinerja anda menyiapkan
dokumen tersbut
Perusahaan mendapatkan
mendapatkan 1 custumer
Delay produksi, cukup sebentar saja
Penggantian spare part tidak perlu lama
Good jobs
Jenis Praktek yang terjadi saat ini
Managers menganut kebiasaan “Raja akan datang”
◦ Kita merapikan tempat hanya bila akan ada kunjungan
orang Penting/Boss dari pusat atau Customer, bukan
karena kita percaya akan manfaat dari 5R untuk
karyawan dan bisnis
Saya tidak dibayar untuk merapikan!
◦ Kita menyerahkan ke orang lain
untuk membersihkan kotoran
yang kita buat
MENGAPA KITA HARUS MENERAPKAN SYSTEM 5R
Perubahan Lingkungan Kerja / Tempat Kerja
Perubahan Mind Set Pekerja/ Karyawan
Kita bekerja tidak sendiri
Kecenderungan pekerja hanya mengerjakan tugasnya
saja
Itu bukan saya
PENTINGNYA IMPLEMENTASI 5R
P RODUKSI LANCAR
Q UALITAS TINGGI
Tertata Rapi C OST DAPAT DITEKAN
TEMPAT
KERJA BERSIH
Nyaman D ELIVERY TEPAT WAKTU
S AFETY TERJAMIN
M ENTAL PEKERJA TINGGI
PRINSIP 5R
Prinsip 5R
Prinsip 5R diciptakan oleh Toyota untuk
menjelaskan secara lebih detil apa yang dimaksud
dengan penataan barang yang sistimatis dan
pantas.
Prinsip 5R Praktek 5R yang bagus menjamin
Keamanan, Keselamatan, Kualitas dan
produktivitas yang tinggi.
5R adalah suatu pondasi dari Good
Housekeeping yang sukses!
Toyota dan Honda menganggap 25-30% dari
defect berasal dari disiplin 5R yang jelek
5R psychology
Jangan meremehkan faktor psikologi
pada bawahan anda dari suatu
program 5R yang bagus.
Karyawan / bawahan anda yang
bekerja didalam suatu lingkungan
kerja yang bagus/bersih akan merasa
dihargai sehingga akan
meningkatkan kualitas produk dan
produktivitas.
Kerjasama tim adalah suatu
PENTINGNYA
bagian yang vital dari setiap
KERJA SAMA TIM
program 5R!
Setiap orang harus terlibat
dalam mengangkat standard
dan menjaga standard!
Juga setiap orang harus ikut
bertanggungjawab –
partisipasi bukanlah
sesuatu pilihan yang kita
boleh memilih atau tidak
APAKAH 5R ITU ?
5R ADALAH SINGKATAN DARI 5 KATA
Istilah Dari Bahasa Jepang diterjemahkan
ke Bahasa Indonesia Yaitu :
[Link] (Sort) 1. Ringkas
[Link] (Systematise) 2. Rapi
[Link] (Sweep) 3. Resik
[Link] (Standardise) 4. Rawat
[Link] (Sustain) 5. Rajin
APA MAKNA 5R ?
JEPANG
5R MAKNA
INDONESIA
SEIRI AMBIL DAN SINGKIRKAN BARANG – BARANG YANG
1-R TIDAK PERLU.
RINGKAS
TATA BARANG – BARANG YANG DIPERLUKAN SESUAI
SEITON TEMPATNYA DENGAN BAIK, TERATUR, DAN RAPI
2-R UNTUK MEMUDAHKAN PENGAMBILAN
RAPI
SEISOU BERSIHKAN SELURUH SARANA DAN LINGKUNGAN
3-R KERJA UNTUK MEMUDAHKAN KONTROL SEHINGGA DI
RESIK PERLOLEH TEMPAT KERJA YG NYAMAN
SEIKETSU PELIHARA & PERTAHANKAN STANDARD “ 3R“
4-R SERTA SOP DAN KERAPIAN TEMPAT KERJA
RAWAT
SHITSUKE LATIH & BUDAYAKAN KARYAWAN UNTUK DAPAT RAJIN
5-R MENGIKUTI / MENTAATI STANDARD 5R & SOP YANG
RAJIN BAIK DAN DISIPLIN, BUKAN SECARA TERPAKSA
STRATEGI
PENERAPAN 5R
STRATEGI PENERAPAN 5R
Dengan mengikuti Strategi 5 langkah yang sederhana, adalah
mungkin untuk melaksanakan suatu kampanye 5R yang baik.
Rapi
Resik
Ringkas
Sistim 5R
Rawat
Rajin
STRATEGI PENERAPAN 5R
Item Kategori Aktivitas PDCA Circle Checklist
P Menyiapkan Tag "Masih Diapakai or Tdk"
Tempat kerja diatur sedemikian rupa,
singkirkan yang tidak dibutuhkan dan D Singkirkan
S1 Seiri (Ringkas )
beri tanda "Material Masih di Pakai atau C Lakukan berdasarkan Prioritas
Tidak di pakaii
A Aturlah secara terbuka dan tuntas
P Susun denah area kerja
Pakai alat bantu visual, warna, kode
D Tentukan warna standar
dan label-label "Ada suatu tempat untuk
S2 Seiton (Rapi) C Komunikasikan dengan tim
sesuatu dan segala sesuatu ada
ditempatnya" Tetapkan siapa yang bertanggung jawab dan
A
waktu selesainya
Atur tim atau tunjuk yang bertanggung jawab
P
setiap shiftnya
Sapu bersih tempatkerja dan
S3 Seisou (Resik) peralatan/mesin lama digosok sampai D Selesaikan dalam waktu satu hari
berkilau C Tetapkan lokasinya dan garis batas
A Letakkan semua barang pada tempatnya
P Buat Tabel
Ciptakan suatu Tabel Penugasan atau D Tempelkan ditempat yang mudah dilihat
S4 Seiketsu (Rawat) Jadwal untuk menegaskan "tiga S" yang
pertama C Beri tanda untuk yang sudah selesai
A Tetapkan audit atau Tinjauan manajemen
P Umumkan Jadwal berikutnya
Jadwalkan kampanye 5S berikutnya D Undang yang lain
untuk menegaskan perbaikannya dan
S5 Shitsuke (Rajin) C Jadwalkan suatu Management Review
menerapkan praktek perbaikan
berkelanjutan bersama tim anda Rayakan keberhasilan anda, dan ciptakan
A
standar yang lebih tinggi
RINGKAS : SEIRI (SORT)
SIMPAN SEMINIMUM MUNGKIN DARI APA YANG DIBUTUHKAN
UNTUK SUATU TUGAS, DAN BUANG YANG LAINNYA.
ANALISA APA YANG DIDAPAT DARI TUGAS ANDA, TENTUKAN APA
YANG DIBUTUHKAN UNTUK MENYELESAIKANNYA, DAN BUANG
SEMUA YANG TIDAK DIPERLUKAN. SEGALA SESUATU YANG LEBIH
ADALAH PEMBOROSAN. SEBAGAI CONTOH : MEMILIKI ALAT,
MATERIAL, PENSIL DAN KERTAS LEBIH ADALAH PEMBOROSAN DAN
SEBAIKNYA DIKURANGI/DIHAPUS.
(GUNAKAN RAMBU MATERIAL MASIH ATAU TIDAK DIPAKAI).
STRATEGI PENERAPAN 5R - TAHAP 1 (RINGKAS)
Item Kategori Aktivitas PDCA Circle Checklist
P Beri tanda (Di Pakai or Not)
Tempat kerja diatur sedemikian rupa, D Singkirkan
R1 Seiri (Ringkas) singkirkan yang tidak dibutuhkan dan
beri tanda C Lakukan berdasarkan Prioritas
A Aturlah secara terbuka dan tuntas
Harus kejam!
[tanpa ampun]
RINGKAS
-BAGAIMANA CARANYA…?
SINGKIRKAN DAN BUANG YANG
TIDAK PERLU
RINGKAS
-BAGAIMANA CARANYA…?
SINGKIRKAN DAN BUANG YANG
TIDAK PERLU
STRATEGI PENERAPAN 5R - TAHAP 2 (RAPI)
Item Kategori Aktivitas PDCA Circle Checklist
P Susun denah area kerja
Pakai alat bantu visual, warna, kode
D Tentukan warna standar
dan label-label "Ada suatu tempat untuk
S2 Seiton (Rapi) C Komunikasikan dengan tim
sesuatu dan segala sesuatu ada
ditempatnya" Tetapkan siapa yang bertanggung jawab dan
A
waktu selesainya
Setiap barang
ada tempatnya
RAPI : SEITON (SYSTEMATISE)
SUSUN SEMUA BARANG / PERALATAN YANG DIPERLUKAN
SEHINGGA DAPAT DILIHAT DENGAN MUDAH OLEH SIAPA SAJA
YANG MEMBUTUHKAN
SUSUN BARANG /PERALATAN DIANTARANYA:
1. MENYUSUN ALAT SESUAI DENGAN FUNGSINYA
2. URUTAN BESAR KECILNYA
3. WARNANYA DLL.
DENGAN TUJUAN :
1. PEKERJA SELALU MENGEMBALIKAN ALAT PADA TEMPATNYA
SEMULA SETELAH SELESAI DIPAKAI.
2. SELALU MENGISI FORM ATAU MEMBERI TANDA BILA
MENGAMBIL SUATU ALAT SEHINGGA ORANG LAIN YANG
MEMBUTUHKAN TIDAK MENCARI KEMANA – MANA
3. SELALU MEMBERSIHKAN ALAT SETELAH SELESAI BEKERJA
Before
After Improvement
After Improvement
Before
Before
After Improvement
RESIK SEISOU (SWEEP)
Segala sesuatu harus bersih.
Begitu pekerjaan diatur dan penataan diselesaikan,
barang-barang harus dijaga tetap bersih sehingga
mereka bisa didapatkan kembali dengan mudah tanpa
harus gagal atau kehilangan [Link] terjadi suatu
masalah, data pendukung sebaiknya selalu ada, didalam
kondisi yang siap pakai dan disimpan tepat ditempatnya
dimana seharusnya dia berada.
STRATEGI PENERAPAN 5R - TAHAP 3 (RESIK)
Item Kategori Aktivitas PDCA Circle Checklist
Atur tim atau tunjuk yang bertanggung jawab
P
setiap shiftnya
Sapu bersih tempat kerja dan
S3 Seisou (Resik) peralatan/mesin lama digosok sampai D Selesaikan dalam waktu satu hari
berkilau C Tetapkan lokasinya dan garis batas
A Letakkan semua barang pada tempatnya
Bersihkan Area kerja
Membersihkan adalah menge- cek
Ada Quality Control saat membersihkan
Lakukan bersama-sama
Terjadwal
Dengan senang hati
Kegiatan RESIK
Hasil dari aktivitas RESIK
sesudah
Hasil dari aktivitas RESIK
sesudah
RAWAT : SEIKETSU (STANDARDISE)
MEMPERTAHANKAN DAN MENINGKATKAN 3R ( R1, R2
dan R3 RINGKAS, RAPIH DAN RESIK ) YANG TELAH
DICAPAI SERTA CEGAH TERULANG KOTOR DAN
RUSAK ATAU TIDAK HYGIENIS (PREVENTIVE).
BUAT STANDAR SESUAI DENGAN PRINSIP R1-R2-R3
PRINSIP RAWAT: SETELAH SELESAI BEKERJA,
KAPANPUN DAN DIMANAPUN, KEMBALIKAN KESTANDAR
AWAL
STRATEGI SISTIM 5R - TAHAP 4
Item Kategori Aktivitas PDCA Circle Checklist
P Buat Tabel
Ciptakan suatu Tabel Penugasan atau D Tempelkan ditempat yang mudah dilihat
S4 Seiketsu (Rawat) Jadwal untuk menegaskan "tiga S" yang
pertama C Beri tanda untuk yang sudah selesai
A Tetapkan audit atau Tinjauan manajemen
Sistimatisasikan
3R yang pertama
RAWAT : SEIKETSU (STANDARDISE)
Contoh standar R1-R2-R3 untuk meja kerja
RAWAT : SEIKETSU
(STANDARDISE)
Before:
Anda sibuk berkativitas pada
hari itu
Sempatkan lima menit saja
untuk mengembalikan ke
standar Lakukan RAWAT
Lakukan daily, jangan menungu
besok
RAWAT : SEIKETSU
(STANDARDISE)
Before:
Pekerjaan banyak, order menumpuk
Buat program untuk melakukan RAWAT
Lakukan secara team work, jangan menunggu
disuruh
After Improvement
RAJIN : SHITSUKE (SUSTAIN)
• Rajin / suluh orang – orang untuk berdisiplin
mengikuti cara dan peraturan yang ada dan bertindak
sopan santun, penanganan kebersihan secara teratur
atas kesadaran diri sendiri.
Kita harus mengikuti peraturan dan membuatnya menjadi
suatu kebiasaan. Dari pengamatan, kelihatannya “R” ke
lima adalah suatu hal yang paling berat untuk diikuti.
Sesuatu dimulai diorganisir, diatur dan dibersihkan,
tetapi setelah berlalunya waktu menjadi berantakan.
Disiplin harian akan meningkatkan System 5R.
UNTUK MENCAPAI HAL INI ADALAH DENGAN PENYULUHAN ATAU TRAINING
STRATEGI SISTEM 5R - TAHAP 5 (RAJIN)
Item Kategori Aktivitas PDCA Circle Checklist
P Umumkan Jadwal berikutnya
Jadwalkan kampanye 5S berikutnya
D Undang yang lain
untuk menegaskan perbaikannya dan
R5 Shitsuke (Rajin) C Jadwalkan suatu Management Review
menerapkan praktek perbaikan
berkelanjutan bersama tim anda Rayakan keberhasilan anda, dan ciptakan
A
standar yang lebih tinggi
Pertahankan
Standard
Dengan cara
Audit
SISTEM
Manajemen 5R
SISTEM MANAJEMEN 5R
Mengapa mulai disini ?
5R adalah salah satu aspek yang
Yang kita butuhkan
adalah suatu termudah dari peningkatan
penyelesaian yang housekeeping di area kerja
jangka panjang
Tanpa praktek 5R yang baik
semua aktivitas untuk
meningkatkan housekeeping di
area kerja tidak mungkin
dipertahankan.
Flow chart Manajemen 5R 5R
PEMBENTUKAN Penyusunan Prosedur Operasi Promosi/ Sosialisasi/ Pelatihan 5R
KOMITMENT BERSAMA Baku sistem 5R
Merekam Kondisi Identifikasi dan Pembagian area kerja dan
Awal Observasi Penanggung jawab area
R1
Hasil Ya
Implementasi 3R R2 Implementasi Pembuatan standar R4
5R
R3
Tidak Implementasi R5
Budaya
Evaluasi Berkelanjutan Pembiasaan 5R
Kerja 5R
Komitmen Manajemen
• Program 5R harus didukung oleh seluruh manajemen
• Dukungan pemikiran dan kelancaran program;
• Dukungan tenaga;
• Dukungan finansial.
Penyusunan Prosedur Operasi Baku sistem 5R
• Menyusun dan membentuk prosedur sistem 5R
• Pembuatan dan menetapkan struktur organisasi 5R
• Penetapan program kerja 5R
Promosi/ Sosialisasi/ Pelatihan 5R
• rencana program 5R, prosedur 5R harus disosialisasikan ke:
karyawan, kontraktor, mitra kerja, pengunjung, relasi;
• Pelatihan sistem 5R harus diberikan kepada semua level
karyawan;
• Pelatihan bersifat kontinyu.
Pembagian area kerja dan Penanggung jawab area
• Maping area kerja: Kantor, Gudang, Bengkel/ Workshop, Produksi,
Laboratorium, Control Room, dan lain lain ) termasuk untuk area/
fasilitas umum karyawan, mitra kerja maupun tamu;
• Menentukan penanggung jawab area2 tersebut.
Identifikasi dan observasi
• Penanggung jawab area kerja mengidentifikasi dan
mengobservasi area kerjanya;
• mengevaluasi secara detail kondisi fisik tempat kerja, situasi
kerja, cara dan metode kerja, disiplin kerja termasuk kepedulian
terhadap standar standar kerja yang dimiliki perusahaan;
• identifikasi dan observasi harus obyektif sesuai dengan aktualnya.
Merekam kondisi awal area kerja
• Merekaman / mendokumentasian secara fisik terhadap area
kerja
• Sebagai pembanding kondisi awal dengan hasil penerapan 5R
Implementasi 3R (Ringkas, Rapi dan Resik)
Setelah didapatkan data awal serta perekaman kondisi fisik area kerja,
selanjutnya penanggung jawab area mulai melakukan penerapan 3R
secara bertahap dimulai dari Ringkas – Rapi – Resik
Melihat Hasil Implementasi
Setelah pelaksanaan Ringkas – Rapi – Resik telah dilaksanakan,
selanjutnya adalah melihat hasil penerapan secara menyeluruh
terhadap penerapan Ringkas – Rapi – Resik apakah telah sesuai
dengan target dan rencana yang telah ditetapkan. Apabila setelah
dievaluasi masih terdapat kekurangan atau hal hal yang masih
menyimpang terhadap penerapan prinsip prinsip Ringkas – Rapi –
Resik, maka Penanggung Jawab Area harus mengulang kembali
penerapan Ringkas – Rapi – Resik secara reguler sampai betul betul
telah sesuai dengan prinsip prinsip penerapan Ringkas – Rapi – Resik.
Apabila dalam evaluasi menyeluruh terhadap penerapan prinsip
prinsip Ringkas – Rapi – Resik telah sesuai, maka langkah selanjutnya
adalah melaksanakan langkah penerapan Rawat
Implementasi R-4 (Rawat)
• Memastikan implementasi Ringkas – Rapi – Resik telah sesuai
prinsip prinsip penerpan 5R
• Melaksanakan R-4 (Rawat) dengan membuat standar-standar
Ringkas – Rapi – Resik yang dipakai sebagai panduan kerja oleh
seluruh karyawan yang berada pada area kerja yang
bersangkutan.
Implementasi R-5 (Rajin)
• memastikan implementasi Rawat telah sesuai prinsip prinsip
penerapan 5R;
• melaksanakan R-5 (Rajin) sesuai prinsip prinsip 5R yang dipakai
sebagai panduan kerja oleh seluruh karyawan yang berada pada
area kerja yang bersangkutan.
Tahap Pembiasaan
• Implementasi 5R harus dilaksanakan dengan konsisten;
• Disiplin mematuhi standar ;
• Taat terhadap sistem prosedur;
• Konsisten menjalankan prinsip prinsip 5R dan penuh komitmen.
Evaluasi berkelanjutan
• Audit 5R: untuk memastikan sistem 5R konsisten dijalankan;
• Reward & Punishment Sistem: memotivasi karyawan untuk tetap
kontinyu mengimplementasikan sistem 5R;
• Lomba 5R antar departemen: untuk menjaga konsistensi
penerapan 5R, memotivasi departemen untuk menjadi yang
pioneer dan yang terbaik
Budaya kerja 5R
• Memasyarakatkan gerakan kebersihan (5 menit sebelum dan
sesudah bekerja merapikan area kerja masing2, jumat bersih,
patroli housekeeping, );
• Program sumbang saran (bench marking, promosi ide2 kreatif);
• Program SGA (small group activity): tim 3-10 orang melakukan
tindakan perbaikan dan penyempurnaan terkait mutu, k3,
lingkungan;
• Sharing program 5R: pendekatan program 5R secara persuasif
dan psikologis
• Budaya kepemimpinan 5R;
• Budaya meeting 5R;
WORK – SHOP IMPLEMENTASI