CAPAIAN PEMBELAJARAN,
MATA PELAJARAN IPAS
SMK KELAS X
ALOKASI WAKTU 108 JP
Dokumen ini berisi CP,TP,ATP produk kreati dan kewirausaan kelas X yang dapat
dipergunakan Guru sebagai acuan dalam mengimplementasikan kurikulum produk kreatif
dan kewirausahaan
Disusun oleh
Gusmayeni,SE,Gr
CAPAIAN PEMBELAJARAN PROJEK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN
A. Rasional Mata Pelajaran IPAS
Ilmu adalah terjemahan dari science (sains). Kata sains diambil dari bahasa latin yaitu
scientia. Secara etimologi kata sains memiliki arti pengetahuan, yaitu pengetahuan yang
diperoleh melalui pembelajaran dan pembuktian atau pengetahuan yang melingkupi
suatu kebenaran umum dari hukum-hukum alam yang terjadi dan didapatkan dan
dibuktikan melalui metode ilmiah. Ilmu adalah pengetahuan yang tersusun secara
sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran dan dapat ditelaah dengan kritis
oleh setiap orang yang ingin mengetahuinya. Penerapan mata pelajaran Projek IPAS
dengan pendekatan pembelajaran mendalam dapat membekali murid agar memiliki
keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kewargaan, penalaran kritis,
kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan
komunikasi sehingga murid mampu menyelesaikan permasalahan di kehidupan nyata
yang berkaitan dengan fenomena alam dan sosial di sekitarnya secara ilmiah. Selain itu,
setelah mempelajari mata pelajaran Projek IPAS, murid dapat memperoleh kecakapan
untuk mengambil keputusan yang tepat secara ilmiah agar dapat hidup lebih bijak dan
lebih baik. Projek IPAS merupakan integrasi antara Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Permasalahan yang melibatkan aspek manusia dengan
manusia lainnya dan manusia dengan alam terjadi akibat kurangnya pemahaman
akan sains. Kita sebagai makhluk sosial tidak hanya membutuhkan manusia lain dalam
masyarakat tetapi juga sangat bergantung dengan alam. Integrasi ini menjadi kunci
keberhasilan dalam proses pembelajaran di mana sains hadir untuk memecahkan
permasalahan yang berkaitan dengan fenomena alam dan sosial di sekitar secara
ilmiah.
B. Tujuan Mata Pelajaran
Mata pelajaran Projek IPAS bertujuan membekali murid dengan hard skills dan soft
skills untuk:
1. Memadukan pola pikir, perilaku, dan membangun karakter murid untuk peduli
dan bertanggung jawab terhadap dirinya, masyarakat, dan alam semesta, serta
permasalahan yang dihadapi
2. Menganalisis manfaat potensial dan risiko dari penggunaan sumber daya alam
3. Menyusun pengembangan alternatif keputusan yang mendasar dengan menggunakan
sains serta teknologi
4. Menemukan solusi dari masalah yang dihadapi melalui sains baik masalah personal
maupun sosial; dan
5. merefleksikan pengambilan keputusan secara ilmiah agar dapat hidup lebih bijak
dan lebih baik.
C. Karakteristik Mata Pelajaran
Projek IPAS memiliki objek kajian berupa benda konkret dan nonkonkret yang terdapat
di alam dan dikembangkan berdasarkan pengalaman empirik, yaitu pengalaman nyata
yang dirasakan oleh setiap orang dan memiliki langkah-langkah sistematis serta
menggunakan cara berpikir yang logis dan ilmiah. Pembelajaran Projek IPAS dikemas
dalam bentuk pembelajaran berbasis projek (projectbased learning) yang
mengintegrasikan seluruh aspek ilmu pengetahuan alam dan sosial. Project Based
Learning merupakan pendekatan pengajaran yang dibangun di atas kegiatan
pembelajaran dan tugas nyata yang memberikan tantangan bagi murid yang terkait
dengan kehidupan sehari-hari untuk dipecahkan secara berkelompok. Tiap projek
dilaksanakan untuk mencapai semua kompetensi dalam elemen mata pelajaran yang
dikontekskan dengan karakteristik masing-masing bidang keahlian. Elemen pada mata
pelajaran Projek IPAS tersebut meliputi: menjelaskan fenomena secara ilmiah, menyusun
penyelidikan ilmiah, serta merefleksikan data dan bukti-bukti secara ilmiah. Elemen-
elemen ini mengacu pada konstruk sains dan pembelajaran berbasis projek. Pada Projek
IPAS, elemen-elemen tersebut disampaikan dalam bentuk satu projek dengan beberapa
aspek yang disesuaikan dengan ruang lingkup, proporsi dan karakteristik bidang
keahliannya.
Elemen-elemen mata pelajaran serta diskripsinya
Aspek IPAS Deskripsi
Makhluk hidup dan Meliputi keterkaitan antara makhluk hidup yang terdiri dari
lingkungannya manusia, tumbuhan dan hewan yang saling bergantung kepada
lingkungannya baik berupa tanah, air, maupun energi. Hubungan
makhluk hidup dan lingkungannya dapat digambarkan sebagai
individu – populasi – komunitas - ekosistem – biosfer,
pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup yang menempati
bumi. Pada aspek ini juga menyajikan materi terkait keragaman
hayati, keseimbangan alam beserta dampaknya seperti :
perubahan iklim, cuaca, dan musim. Selain itu juga terdapat materi
kebumian terkait struktur dan interior bumi seperti susunan lapisan
batuan (litosfer), lapisan perairan (hidrosfer), dan lapisan udara
(atmosfer).
Zat dan Meliputi jenis dan sifat zat yang dibedakan secara kimia
perubahannya dan fisika, ciri-ciri dari perubahan zat secara fisika, kimia,
dan biologi, serta unsur senyawa campuran. Berbagai
jenis zat dapat dibedakan dari sifat dan perubahannya
secara fisika dan kimia. Zat yang dapat tersusun atas
unsur, senyawa dan campuran, dalam kehidupan sehari
hari dapat ditinjau secara perspektif ekonomi kreatif dan
sosial.
Energi dan Meliputi dasar-dasar besaran dan pengukuran serta energi dan
perubahannya perubahannya berkaitan dengan segala sesuatu yang mampu
membuat sebuah benda untuk melakukan sebuah usaha dan
bentuk. Energi dan perubahannya mencakup perubahan energi
kimia, listrik, panas dan mekanik serta energi terbarukan.
Keruangan dan Meliputi pemahaman terhadap kondisi sosial dan lingkungan alam
konektivitas dalam konteks lokal, regional, nasional, hingga global. Aspek ini
antarruang dan meliputi kondisi geografis Indonesia seperti kependudukan,
antarwaktu mitigasi dan adaptasi bencana, pengembangan wilayah, tata ruang,
dan revolusi industri, termasuk potensi sumber daya alam,
pemetaan bumi sebagai ruang hidup dan pengaruhnya terhadap
aktivitas sosial, ekonomi, dan politik. Aspek ini juga mengasah
kemampuan berpikir kritis, memahami efek sebab dan akibat yang
ditimbulkan dari kondisi sosial dan lingkungan alam tersebut.
Interaksi, Meliputi pembentukan identitas diri, merefleksikan keberadaan
komunikasi, diri di tengah keberagaman dan kelompok yang berbeda-beda,
sosialisasi, institusi serta mempelajari dan menjalankan peran sebagai warga Indonesia
sosial, dan dinamika dan bagian dari warga dunia. Aspek ini juga mempelajari interaksi
sosial dan institusi sosial, peluang dan tantangannya, dinamika/
problematika sosial, serta faktor penyebab dan solusinya
untuk mewujudkan Pembangunan berkelanjutan bagi
kemaslahatan manusia dan lingkungan sekitarnya.
Perilaku ekonomi Meliputi peran diri, masyarakat serta negara dalam memenuhi
dan kebutuhan bersama, faktor-faktor penyebab kelangkaan,
kesejahteraan permintaan, penawaran, harga pasar, bentuk-bentuk pasar, serta
inflasi, peran lembaga keuangan, nilai, serta fungsi uang
konvensional dan digital, pengelolaan, sumber-sumber pendapatan
dan pengeluaran keuangan keluarga, perusahaan serta negara, dan
hak serta kewajiban dalam jasa keuangan. Aspek ini menjadi
salah satu ruang berlatih bagi murid untuk memberikan
kontribusi pada masyarakat, memenuhi kebutuhan hidup
di tingkat lokal namun dalam perspektif global.
D. Capaian Pembelajaran Berdasaarkan Elemen
Elemen Capaian Pembelajaran
Menjelaskan Pada akhir fase E, peserta didik Menjelaskan pengetahuan ilmiah;
Fenomena membuat prediksi sederhana disertai dengan pembuktian fenomena-
secara Ilmiah fenomena yang terjadi di lingkungan sekitarnya dilihat dari berbagai
aspek seperti makhluk hidup dan lingkungannya, zat dan
perubahannya, energi dan perubahannya, keruangan dan
konektivitas antarruang dan antarwaktu, interaksi, komunikasi,
sosialisasi, institusi sosial dan dinamika sosial, serta perilaku
ekonomi dan kesejahteraan dan mengaitkan fenomena
fenomena tersebut dengan keterampilan teknis pada bidang
keahliannya
Menyusun Menyusun percobaan dengan menerapkan prosedur penyelidikan
Penyelidikan ilmiah dan memeriksa kekurangan atau kesalahan pada rancangan
Ilmiah percobaan ilmiah tersebut.
Merefleksikan Membuktikan dengan prinsip dasar melalui data dan bukti dari
Data dan berbagai sumber seperti tabel hasil, grafik, atau sumber data lain
Bukti-bukti untuk membangun sebuah argumen dan dapat mempertahankan
secara Ilmiah argumen tersebut dengan penjelasan ilmiah, mengomunikasikan
proses dan hasil, dan melakukan refleksi diri terhadap tahapan
kegiatan yang dilakukan.