BUKU AJAR
MANAJEMEN PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN
Penulis:
Arif Murti R & Darmastuti
Desain Cover:
Fawwaz Abyan
Tata Letak:
Handarini Rohana
Editor:
N. Rismawati
ISBN:
978-623-459-368-6
Cetakan Pertama:
Februari, 2023
Hak Cipta 2023, Pada Penulis
Hak Cipta Dilindungi Oleh Undang-Undang
Copyright © 2023
by Penerbit Widina Bhakti Persada Bandung
All Right Reserved
Dilarang keras menerjemahkan, memfotokopi, atau memperbanyak sebagian atau
seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari Penerbit.
PENERBIT:
WIDINA BHAKTI PERSADA BANDUNG
(Grup CV. Widina Media Utama)
Komplek Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Desa Bojong Emas
Kec. Solokan Jeruk Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat
Anggota IKAPI No. 360/JBA/2020
Website: [Link]
Instagram: @penerbitwidina
Telpon (022) 87355370
PRAKATA
Alhamdulillah rasa syukur patutlah pada kesempatan ini kami
curahkan kehadirat Allah SWT, karena berkat Rahmat, Hidayah, dan
Inayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan Buku dengan judul “Buku
Ajar Manajemen Pelatihan dan Pengembangan”.
Buku ini merupakan salah satu wujud perhatian penulis
terhadap Peranan Manajemen Sumber Daya Manusia dalam upaya
untuk memotivasi, menarik, mengembangkan dan
mempertahankan pekerja. Salah satu caranya adalah melalui
pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. Melalui
program pelatihan dan pengembangan diharapkan tidak hanya
meningkatkan keterampilan individu dan produktivitas, tetapi dapat
memberikan kesempatan kepada pekerja untuk meningkatkan
competitive advantage.
Walaupun demikian, kemampuan divisi sumber daya manusia
mengidentifikasi jenis dan bentuk pelatihan yang diperlukan juga
sangat penting. Karena pelatihan dan pengembangan yang
dilakukan tidak hanya untuk meningkatkan knowledge, skill dan
ability, namun program yang dilakukan dapat bermanfaat di tugas/
pekerjaan saat ini dan akan datang. Selain daripada itu, hal lainnya
iii
METODE PELATIHAN····································································· 27
A. Metode Pelatihan Tradisional ················································ 27
B. Metode Pelatihan Berbasis Teknologi ···································· 31
EVALUASI PELATIHAN ··································································· 35
A. Reaksi ······················································································ 35
B. Pembelajaran-Tingkat Pengetahuan ····································· 36
C. Perilaku ··················································································· 36
D. Hasil························································································· 37
SIMULASI PELATIHAN ··································································· 39
A. Perencanaan Pelatihan dan Pengembangan ·························· 39
B. Teknis Pelaksanaan Pelatihan ················································ 42
C. Evaluasi ·················································································· 72
D. Tingkat Pengembalian ··························································· 86
DAFTAR PUSTAKA········································································· 89
GLOSARIUM ················································································· 90
INDEKS ························································································· 97
vi
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA
A. DEFINISI PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN
Manajemen sumber daya manusia identik dengan kebijakan
perusahaan, praktik, dan sistem yang memengaruhi perilaku, sikap,
dan kinerja karyawan. Manajemen sumber daya manusia berperan
penting dalam menarik, memotivasi, memberi penghargaan, dan
mempertahankan karyawan. Sumber daya manusia dalam
perusahaan haruslah memiliki daya saing yang tinggi dan dilengkapi
dengan pengetahuan serta keterampilan yang menunjang.
Karyawan memerlukan proses pelatihan dan pengembangan yang
sesuai untuk meningkatkan keterampilan individu sehingga dapat
meningkatkan produktivitas.
Fokus pelatihan dan pengembangan tidak hanya pada
pembelajaran karyawan untuk kepentingannya sendiri, melainkan
perlu menunjukkan bagaimana hal itu berkontribusi dalam
ANALISIS KEBUTUHAN KARYAWAN
A. ANALISIS KEBUTUHAN KARYAWAN
Training Need Analysis merupakan metode untuk menentukan
program pelatihan dan pengembangan apa yang akan dilakukan
untuk karyawan atau divisi yang membutuhkan perbaikan atau
peningkatan performa. Kebutuhan pelatihan dan pengembangan
dapat diidentifikasi dengan berbagai indikasi, antara lain:
1. Banyaknya keluhan yang disampaikan oleh karyawan dan
konsumen,
2. Kualitas kerja yang rendah atau menurun,
3. Tingkat error kerja yang tinggi,
4. Tingkat turnover karyawan yang tinggi,
5. Tidak ada deadline pekerjaan yang tercapai,
6. Konflik antar karyawan,
7. Sistem kerja yang baru.
METODE PELATIHAN
A. METODE PELATIHAN TRADISIONAL
Terdapat beberapa jenis metode pelatihan tradisional yang ada
dimana masing-masing metode memiliki kelebihan dan kekurangan
masing-masing dalam implementasinya.
a. METODE PRESENTASI
Metode presentasi merupakan metode dimana peserta
pelatihan bersifat pasif terhadap informasi yang diterima dari
pembicaranya. Informasi yang diterima dapat berupa fakta atau
informasi, proses, dan metode pemecahan masalah.
1. Lectures (Pembelajaran Klasikal)
Pada pembelajaran klasikal, pelatih berkomunikasi melalui kata-
kata yang diucapkan terkait topik yang ingin peserta pelajari.
Metode ini menarik bagi beberapa peserta pelatihan karena fokus
utama peserta adalah mendengarkan informasi. Metode ini sering
DAFTAR PUSTAKA
Kirkpatrick's Four Levels of Training Evaluation. (2018). (n.p.):
Skillsoft.
Noe, R. A. (2020). Employee Training and Development. United
Kingdom: McGraw-Hill Educating.
Rossett, A. (1987). Training Needs Assessment. United States:
Educational Technology Publications.
Daftar Pustaka | 89