0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan12 halaman

Notes Power Bi

Dokumen ini menjelaskan berbagai fitur dan teknik dalam Power BI, termasuk cara mengaktifkan fitur Map, menggunakan Power Query untuk mengimpor dan membersihkan data, serta membuat hubungan antara tabel. Selain itu, terdapat penjelasan tentang penggunaan DAX untuk membuat kolom dan melakukan agregasi data. Dokumen juga mencakup fungsi-fungsi penting dalam DAX dan perbedaan antara berbagai jenis kunci dalam database.

Diunggah oleh

Muh Khoirul Akbar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan12 halaman

Notes Power Bi

Dokumen ini menjelaskan berbagai fitur dan teknik dalam Power BI, termasuk cara mengaktifkan fitur Map, menggunakan Power Query untuk mengimpor dan membersihkan data, serta membuat hubungan antara tabel. Selain itu, terdapat penjelasan tentang penggunaan DAX untuk membuat kolom dan melakukan agregasi data. Dokumen juga mencakup fungsi-fungsi penting dalam DAX dan perbedaan antara berbagai jenis kunci dalam database.

Diunggah oleh

Muh Khoirul Akbar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

POWER BI DATA ANALYST

A. Cara agar mengaktifkan fitur Map


1) Option
2) Security
3) Check Arcgis dan Map and filled

B. Power Query
1) Import data source dari get Data, pilih jenis access (SQL, EXCEL,CSV, dll)
2) Transform Data lalu masuk ke Power Query

C. M-SCRIPT
TERDAPAT PADA POWER QUERY
D. MEMUNCULKAN COLUMN PROFILE, DISTRIBUTION

Cara memunculkan Valid, error, empty pada menu View

E. Cleaning Data
E.1 Cara Menghapus Rows diatas yang ga berguna
1) Klik ke Menu home -> Remove Rows

E.2 Menghapus rows empty


E.3 Menghapus NA dengan filter
Dengan cara memfilter, lalu uncheck NA pada filter
E.4 Menghapus Duplicate
Tergantung kebutuhan,
Cara pertama :
1) All rows lalu Remove rows -> Remove duplicate
Cara kedua :
2) Pilih column2 yang jadi acuan kalo data tersebut duplicate atau tidak
E.5 Mengubah data type secara otomatis
Klik column > transform > Detect data type

E.6 Menghapus space berlebih pada awal dengan Trim


Klik column > klik kanan > transform > Trim
E.7 Menghapus space di Tengah dengan Clean
Klik column > klik kanan > transform > Clean
E.8 Memisahkan 2 kategori dari yang tadinya 1 column menjadi 2 column
Klik column > klik kanan > split column > delimiter > custom > character apa yang
menjadikan bisa di split
E.9 Append Queries

Untuk menggabungkan rows dari tabel yang berbeda, syaratnya nama column dan layout
column nya harus sama
E.10 Merge Queries
Menggabungkan column dari table yang berbeda, syaratnya id rows semuanya harus ada
pada table yang di merge
F. Membuat Relationship
F.1 Fact tables dan Dimension tables
 Fact tables
Terdapat foreign key, banyak data yang kembar, karena berulang kali diinput.
Missal :
Tabel Penjualan

Terdiri dari beberapa produk yang terjual sehingga muncul banyak ID produk (banyak
foreign key)
 Dimension tables
Dari ID produk pada Fact tables, ada dimension produk yang mendetailkan spesifikasi dari
produk tersebut dan tidak ada yang kembar maka tables nya disebut dimension tables.
Dan Id yang pada dimension tables disebut primary Key

Contoh table product terdiri dari ID product (sebagai primary key) dan column2 lain yang
menjelaskan setiap ID product dengan unique (tidak ada yang kembar)
F.2 Perbedaan Foreign Key dan Primary Key
 Foreign Key
Foreign key Adalah ID setiap dari dimension table yang terdapat pada fact tables
banyak yang kembar

 Primary Key
Primary key adalah ID yang terdapat pada dimension tables dan tidak ada yang
kembar ID nya
F.3 Apa itu Many dan one
 Many : Banyak data yang kembar pada table tersebut
 One : data nya identik/unique pada table tersebut
Missal menghubungkan data dari penjualan yang mana terdiri dari banyak produk yang
terjual dan data produk, maka menggunakan Many to one
Karena pada table penjualan, data produk yang terjual ada banyak (many), dan pada table
produk hanya mendetailkan tiap produk tapi identic atau unique produknya tidak ada
yang sama datanya pada table tersebut

G. Cara membuka beberapa file yang keterkaitan antara satu sama lain
Cara 1
1) New Data Source
2) Buat blank query
3) [Link](”pastekan directory”)
4) Run
Cara 2
1) New Data Source
2) Get data from folder
3) Copy path lokasi files
4) Paste ke path nya
5) Run
MEMBUAT COLUMN DENGAN DAX

A. DAX FORMULA YANG DIPAKAI UNTUK MENGHITUNG SESUATU, MEMBUAT


COLUMN
A.1 DAX UNTUK MEMBUAT COLUMN
1) Masuk ke data model, bukan di transform data
2) Pada table yang dituju
3) Klik kanan > add new column
4) Buat dax seperti gambar di bawah contohnya

B. SWITCH TRUE UNTUK MENGKATEGORIKAN VALUE

Switch true, akan mencocokkan data sesuai dengan urutan dari yang teratas, hingga dia cocok
maka akan menghasilkan result sesuai kategori, jika tidak cocok, maka akan blank,
Missal
C. IF ERROR
Replace sesuatu yang error dengan value entah itu text, angka, dll

D. Date and time functions


D.1 DATE

D.2 DATEDIFF
 Menghitung selisih dalam waktu

D.3 DATEADD
 Menghitung penambahan waktu

E. TEXT FUNCTION
E.1 CONCATENATE
 Menggabungkan value dari 2 kolom
E.2 & sebagai query untuk menggabungkan beberapa value menjadi satu
Missal :
Data_column1 & Data_column2 & Data_column3
E.3 FORMAT untuk mengubah format pada data
F. RELATED untuk mengambil data dari table lain
Missal :
Data pada kategori produk dengan column nama produk, ingin diambil untuk
ditambahkan kolumn pada table lain

G. INFORMATION FUNCTIONS
G.1 HASONFILTER
G.2 HASONVALUE
G.3 ISBLANK
Data yang kosong akan bervalue true, jika ada isinya, maka false
G.4 ISFILTERED
G.5 ISINSCOPE

H. Apakah bisa membuat column pada M-Script saat proses transform data di
power query?
Bisa, tapi agar memudahkan review formula, alangkah lebih baik dijadikan satu saja pada DAX
AGREGASI / MEASURE

A. FUNGSI-FUNGSI AGREGASI
A.1 SUM
TOTAL
A.2 AVERAGE
RATA-RATA
A.3 MIN
MINIMUM
A.4 MAX
MAKSIMUM
A.5 COUNT
MENGHITUNG SEMUA JUMLAH DATA
A.6 DISTINCT COUNT
ADA BERAPA VALUE YANG BERBEDA PADA SATU KOLOM

B. MENGHITUNG (AGREGASI) PADA DATA, TANPA MENAMBAHKAN COLUMN


B.1 SUMX
MENJUMLAHKAN SATU KOLOM, NAMUN DI KOLOM TERSEBUT ADALAH HASIL
PERHITUNGAN JUGA

B.2 AVERAGEX

C. MENGAPA HARUS MENGGUNAKAN SUMX, DAN AVERAGEX, DLL


C.1 Jika menggunakan SUM

KARENA SUM SAJA, HANYA BISA AGREGASI SATU COLUMN


C.2 JIKA MENGGUNAKAN SUMX

Ada variable expression yang bisa diisi dengan hasil pengoperasian


D. CALCULATE untuk agregasi data berdasar filter.
Missal :
SUM pada kategori tertentu saja

Notes :
”=” dipakai jika kategori value yang difilter hanya satu value pada kategori tersebut,
Jika dua value dalam satu kategori gunakan “IN {value1,value2}”

E. FILTER

E.1 Apa perbedaan calculate dengan filter dengan tidak?


Persamaan :
Result value nya akan sama,
Perbedaan :
Jika memakai Filter, maka
Jika kita masukkan variabel category pada chart, maka akan tampil hanya category yang
difilter saja
Jika tidak memakai filter sebagai DAX, maka
Jika kita masukkan variabel category pada chart, maka akan tampil semua category
dengan value nya Adalah hasil filter.
F. ALL, ALLSELECTED, ALLEXCEPT untuk agregasi value dan hasil agregasi akan
tampil pada setiap ROW
F.1

Anda mungkin juga menyukai