0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan3 halaman

Metode Create

Dokumen ini membahas metode CREATE yang mencakup berbagai pendekatan dalam proses kerja dan pembelajaran, seperti integrasi, pembalikan, penghilangan, penggantian, pemutaran, dan penguraian proses. Setiap pendekatan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas hasil dengan memanfaatkan teknologi dan strategi manajemen yang tepat. Konsep-konsep ini dirancang untuk menciptakan sistem yang lebih komprehensif dan sinergis dalam mencapai tujuan yang diinginkan.

Diunggah oleh

ahmadrofiqi197
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan3 halaman

Metode Create

Dokumen ini membahas metode CREATE yang mencakup berbagai pendekatan dalam proses kerja dan pembelajaran, seperti integrasi, pembalikan, penghilangan, penggantian, pemutaran, dan penguraian proses. Setiap pendekatan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas hasil dengan memanfaatkan teknologi dan strategi manajemen yang tepat. Konsep-konsep ini dirancang untuk menciptakan sistem yang lebih komprehensif dan sinergis dalam mencapai tujuan yang diinginkan.

Diunggah oleh

ahmadrofiqi197
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Metode CREATE

Metode CREATE
Tabel Proyek Inovasi

KELOMPOK 1
1. Ahmad Rofiqi
2. Siti Safitri
3. Rabiatul Adawiyah
4. Anis Musyarrofah
5. Ibnani Faradisa
Apakah ada proses kerja atau proses tentu saja. Ada banyak sekali proses
kerja atau proses pembelajaran yang
pembelajaran yang bisa bisa digabungkan atau diintegrasikan
“digabungkan”, misalnya dari A dan untuk menciptakan sebuah proses baru
yang lebih efisien, komprehensif, dan
B menjadi AB? memiliki sinergi. Konsep ini dikenal
sebagai integrasi proses atau
pendekatan holistik.

Menggabungkan proses dari A dan B


menjadi AB bukan sekadar
menggabungkan dua hal, melainkan
menciptakan sebuah sistem di mana
kedua elemen tersebut saling
melengkapi dan memperkuat satu sama
lain, menghasilkan nilai yang lebih besar
daripada jumlah bagian-bagiannya.

Apakah ada proses kerja atau proses Ya, tentu saja. Proses kerja atau proses
pembelajaran yang bisa dibalik atau
pembelajaran yang bisa “dibalik”, disusun mundur adalah pendekatan
misalnya dari A – B menjadi B - A? yang sangat efektif dan banyak
digunakan di berbagai bidang, terutama
untuk memastikan tujuan akhir tercapai
dengan maksimal.

Konsep "A-B menjadi B-A" berarti kita


tidak lagi memulai dari langkah awal (A)
dan berharap mencapai tujuan (B).
Sebaliknya, kita memulai dari tujuan
atau hasil akhir yang diinginkan (B),
dan kemudian merancang proses (A)
yang paling efisien untuk mencapainya.
Ini adalah pergeseran pola pikir dari
"proses-sentris" menjadi "hasil-sentris"
atau "tujuan-sentris."
Apakah ada proses kerja atau proses Ya, tentu saja. Menghilangkan atau
merampingkan bagian dari sebuah
pembelajaran yang bisa proses adalah inti dari prinsip efisiensi,
“dihilangkan” (seluruhnya atau cuma optimalisasi, dan pemikiran ramping
(Lean Thinking). Tujuannya adalah
sebagian), misalnya AB menjadi A untuk membuang langkah-langkah yang
sedangkan B dihilangkan atau tidak memberikan nilai tambah (non-
value added steps) dan memfokuskan
Metode CREATE

menjadi Ab (dengan B diperkecil energi pada langkah yang paling


penting.
menjadi b)?
Konsep "AB menjadi A" atau "AB menjadi
Ab" adalah pendekatan yang sangat
umum dan efektif, baik dalam dunia
kerja maupun pembelajaran.

Apakah ada proses kerja atau proses Ya, tentu saja. Mengganti proses, seperti
dari manual ke digital atau dari luring ke
pembelajaran yang bisa “diganti” daring, adalah bentuk transformasi
misalnya dari manual ke digital atau yang paling umum dan krusial dalam
dunia modern. Ini bukan hanya tentang
dari luring menjadi daring? mengubah mediumnya, tetapi tentang
mengubah cara kerja secara
fundamental untuk mencapai efisiensi,
jangkauan, dan hasil yang lebih baik.

Proses ini sering disebut sebagai


substitusi proses atau modernisasi,
dan tujuannya adalah untuk mengatasi
keterbatasan dari metode lama dengan
memanfaatkan teknologi dan
pendekatan baru.

Apakah ada proses kerja atau proses Ya, tentu saja. Mengubah urutan atau
memutar sebuah proses adalah salah
pembelajaran yang bisa “diputar” satu strategi paling efektif dalam
misalnya dari A – B – C menjadi A – C optimalisasi alur kerja untuk
meningkatkan efisiensi. Ini dilakukan
– B agar lebih efisien? dengan menganalisis ketergantungan
antar langkah. Jika sebuah langkah tidak
bergantung pada hasil dari langkah
sebelumnya, maka urutannya bisa
diubah.

Konsep "A-B-C menjadi A-C-B" sering kali


diterapkan untuk:

 Menghilangkan Bottleneck:
Menggeser langkah yang lambat
ke posisi yang tidak menghalangi
langkah berikutnya.
 Memungkinkan Proses Paralel:
Menjalankan dua langkah secara
bersamaan yang sebelumnya
dilakukan secara berurutan.
 Mempercepat Waktu
Penyelesaian Keseluruhan:
Mengubah urutan agar tugas-
tugas kritis diselesaikan lebih
Metode CREATE

cepat.

Apakah ada proses kerja atau proses Ya, tentu saja. Mengurai atau memecah
satu proses yang besar menjadi
pembelajaran yang bisa “diurai” beberapa proses yang lebih kecil dan
menjadi beberapa proses yang baru, spesifik adalah prinsip fundamental
dalam manajemen, rekayasa, dan
misalnya dari P1 diurai menjadi P11 pedagogi. Ini disebut sebagai
dan P12? dekomposisi proses atau
modularisasi.

Tujuan dari mengurai proses (dari P1


menjadi P11 dan P12) adalah untuk:

 Meningkatkan Spesialisasi:
Setiap bagian proses dikerjakan
oleh individu atau tim yang ahli di
bidang tersebut.
 Memungkinkan Paralelisasi:
Bagian-bagian proses yang baru
bisa dikerjakan secara bersamaan,
sehingga mempercepat waktu
penyelesaian keseluruhan.
 Meningkatkan Fokus dan
Kualitas: Menangani satu tugas
kecil lebih mudah dan cenderung
menghasilkan kualitas yang lebih
baik daripada menangani tugas
besar dan kompleks sekaligus.
 Membuat Proses Lebih
Terkendali: Masalah yang muncul
di satu bagian (misalnya P11) bisa
diatasi tanpa mengganggu seluruh
proses.

Anda mungkin juga menyukai