0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1 tayangan54 halaman

Modul Inti Subaida

Diunggah oleh

intisubaida01
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1 tayangan54 halaman

Modul Inti Subaida

Diunggah oleh

intisubaida01
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

odul Aj

M OLOG ra
BI an lin
I
mar gkunga
nce
pe n

Disusun oleh Inti Subaida, [Link]


MODUL AJAR
KOMPONEN EKOSISTEM

A Identitas Sekolah
. Nama Penyusun INTI SUBAIDA, [Link]
Nama Institusi SMAS ZAINUL HASAN 2 KRUCIL
Mata Pelajaran Biologi
Tahun Pelajaran 2023 – 2024
Jenjang Sekolah Sekolah Menengah Atas
Fase / Kelas E/X
Konten/Materi Perubahan Lingkungan (Pencemaran Lingkungan)
Semester Dua (Genap)
Alokasi Waktu 2 X 45 MENIT

B Capaian Pembelajaran Fase E


Pada akhir fase E, peserta didik memiliki kemampuan
menciptakan solusi atas permasalahan-permasalahan
berdasarkan isu lokal, nasional atau global terkait
pemahaman keanekaragaman makhluk hidup dan
Pemahaman Biologi
peranannya, virus dan peranannya, inovasi teknologi biologi,
komponen ekosistem dan interaksi antar komponen serta
perubahan lingkungan.

1. Mengamati
2. Mempertanyakan dan memprediksi
3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan
Ketrampilan Proses
4. Memproses, menganalisis data dan informasi
5. Mengevaluasi dan refleksi Mengevaluasi
6. Mengomunikasikan hasil

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
 Menggunakan pemahaman yang dimiliki untuk mengamati pencemaran sungai umbul
dengan memilih alat bantu yang tepat untuk melakukan pengukuran atas objek yang
dipilih.
 Menggunakan pemahaman yang dimiliki untuk merumuskan pertanyaan dan
masalah dalam penyelidikan tentang pencemaran sungai umbul.

D. INDIKATOR KEBERHASILAN TUJUAN PEMBELAJARAN


1. Mengidentifikasi jenis pencemaran lingkungan
2. Mengidentifikasi penyebab pencemaran lingkungan
3. Menelaah jenis pencemaran air yang terjadi pada sungai umbul
4. Menyimpulkan apa saja penyebab pencemaran air yang ada di sungai umbul
E. TUJUAN AKHIR KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Dengan melakukan kegiatan mengamati video, diskusi kelompok dan presentasi, peserta didik
mampu mengidentifikasi minimal 3 jenis pencemaran lingkungan dengan gotong royong dan
bernalar kritis
2. Dengan melakukan kegiatan mengamati video, diskusi kelompok dan presentasi, peserta didik
mampu mengidentifikasi 3 penyebab pencemaran lingkungan dengan gotong royong dan bernalar
kritis
3. Dengan melakukan kegiatan mengamati video, diskusi kelompok dan presentasi, peserta
didik mampu menelaah 3 jenis pencemaran air yang terjadi pada sungai umbul dengan
gotong royong dan bernalar kritis.
4. Dengan melakukan kegiatan mengamati video, diskusi kelompok dan presentasi, peserta
didik mampu menyimpulkan 3 penyebab pencemaran air yang ada di sungai umbul dengan
gotong royong dan bernalar kritis.

F. DIMENSI PROFIL PELAJAR PANCASILA


 Gotong Royong “ peserta didik memiliki kemampuan untuk melakukan kegiatan secara
bersama-sama dengan suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan lancar, mudah dan
ringan”
 Berpikir Kritis “mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif,
membangun keterkaitan antara berbagai informasi, menganalisis informasi, mengevaluasi dan
menyimpulkannya”

G. KOMPETENSI AWAL (PENGETAHUAN/KETERAMPILAN PRASYARAT)


 Peserta didik telah memahami mengenai pengertian lingkungan, komponen penyusun
dalam ekosistem terkait dengan keseimbangan antar komponen

H. PEMAHAMAN BERMAKNA
 Peserta didik memahami bahwa lingkungan terus berubah dan dapat memberikan
dampak negatif bagi kelangsungan makhluk hidup. Perubahan lingkungan disebabkan
oleh beberapa kejadian alam salah satunya adalah banjir.
I. PERTANYAAN PEMANTIK
1. Vidio apakah yang kalian lihat?
2. Pernahkah kalian melihat adanya pencemaran di daerah kalian?dimana?

J. MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN


 Model Pembelajaran : PBL (Problem Based Learning)
 Metode Pembelajaran : Diskusi, Presentasi dan Tanya Jawab

K. MEDIA SARANA & PRASARANA


1. LCD Projector
2. Laptop/Chromebook
3. Jaringan internet
4. PPT materi pembelajaran
5. Video Pembelajaran
6. Handphone
7. Kertas gambar pencemaran

L. SUMBER BELAJAR
1. Bahan ajar (Hand Out)
2. Power point
3. Internet/video
4. Handphone
5. LKPD
M. ASSESMEN (PENILAIAN)

 Bentuk penilaian : Individu dan Kelompok

Jenis Asesmen Deskripsi


Assessment as Learning/Penilaian 1. Penilaian kinerja
Proses 2. Lembar Kerja Kelompok (LKPD)
3. Penilaian Profil Pelajar Pancasila
gotong royong dan bernalar kritis

Assessment for learning 1. Asessment formatif


(posttest)

N. PENGAYAAN DAN REMIDIAL


 PENGAYAAN:

Pencemaran lingkungan adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat,


energi atau komponen lain ke dalam lingkungan atau berubahnya tatanan lingkungan
akibat kegiatan manusia atau proses alam. salah satu jenis pencemaran adalah
pencemaran tanah, Pencemaran tanah adalah kondisi dimana tanah tercemar di area permukaan
atau bahkan bawah tanah. Pencemaran ini disebabkan karena adanya polutan atau kontaminan
yang mencemari tanah.

1. Jelaskan apa saja penyebab pencemaran tanah?


2. Bagaimana cara menangani pencemaran tanah?

 REMIDIAL
Berdasarkan pembelajaran yang telah dilakukan mengenai perubahan lingkungan
melalui pengamatan vidio dan diskusi. Coba pelajari kembali materi yang terkait hal
tersebut melalui berbagai sumber literatur (baik bahan ajar, artikel, video, buku, dan lain-
lain) yang relevan. Kemudian, jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
1. Apa yang dimaksud pencemaran lingkungan?
2. Apa saja jenis perubahan lingkungan?
3. Apa yang dimaksud dengan pencemaran air?
4. Apa saja penyebab terjadinya pencemaran air?

O. RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan ke-1 Keterampilan


abad 21 (4C)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
 Guru menyapa secara langsung peserta didik dikelas
 Guru memulai dengan budaya posistif memberikan salam, berdoa
bersama, memeriksa kehadiran siswa melalui google form
dengan link :
[Link]
0xsscixSNBLH7UYt9Gwj49LoWQF5nHi-
g/viewform?usp=sf_link
 Guru menyampaikan kesepakatan kelas
 Guru memberikan apersepsi terkait materi yang telah dipelajari
sebelumnya yaitu tentang keseimbangan antar komponen
ekosistem
 Guru memberikan pertanyaan pemantik dengan menayangkan
video.
 Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari, tujuan
pembelajaran, model pembelajaran, dan penilaian
Kegiatan Inti (60 Menit)
Sintak 1:  Guru membagi kelompok berdasarkan Critical thingking
Orientasi gaya belajar siswa (diferensiasi proses)
Masalah
 Guru membagikan LKPD kepada siswa
 Guru Meminta siswa memahami artikel
yang disediakan di LKPD
 Guru meminta siswa mengidentifikasi
masalah dari artikel tersebut
Sintak 2:  Peserta didik melakukan proses belajar Collaboration and
Mengorganisasi dengan berdifrensiasi proses secara Critical thingking
peserta didik heterogen (menelaah artikel untuk
pada masalah kelompok gaya belajar visual, melihat
video pembelajaran untuk kelompok
gaya belajar auditory, melakukan puzzle
shopping untuk kelompok gaya belajar
kinestetik), kemudian memahami
permasalahan yang muncul selama
melakukan proses belajar.
 Guru mengorganisasi siswa dalam proses
kegiatan menyelesaikan LKPD
 Peserta didik berdiskusi mengerjakan
LKPD bersama kelompoknya dari
pengamatan artikel, tayangan video dan
bermain puzzle. (gotong royong)
Sintak 3:  Guru membimbing diskusi kelompok Collaboration
Membimbing dalam melakukan penyelidikan mencari
penyelidikan individu referensi dan membantu peserta didik
dan kelompok apabila mengalami kesulitan.
 Peserta didik mengisi LKPD dari kajian
literatur berdasarkan gaya belajar baik
melalui pengamatan artikel, tayangan
video dan bermain puzzle. (gotong
royong dan bernalar kritis)
Sintak 4:  Guru membimbing masing-masing Collaboration and
Mengembangkan dan kelompok untuk mempresentasikan LKPD Critical thingking
menyajikan hasil dan meminta kelompok lain memberikan
karya umpan balik.
 Masing-masing kelompok
mempresentasikan hasil pemecahan
masalah LKPD dan saling memberikan
umpan balik.
Sintak 5:  Guru memberikan apresiasi dan Collaboration
feedback pada penampilan peserta
Menganalisa dan didik.
mengevaluasi proses
 Siswa mengevaluasi pembelajaran
pemecahan masalah
dengan menjawab soal kunci di
LKPD
 Guru memberikan penguatan tentang
materi pencemaran lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
1. Siswa melakukan postest melalui google form dengan link :
[Link]
MKr-acXGAQYBJCSLWw/viewform?usp=sf_link
2. Guru dan peserta didik menyimpulkan materi dan melakukan refleksi
pembelajaran;
3. Guru menginformasikan materi pembelajaran yang akan datang yaitu dampak negarif dari
pencemaran air sungai umbul
4. Guru menutup pembelajaran dengan salam

P. REFLEKSI
 Guru bersama peserta didik melakukan refleksi dari pembelajaran hari ini, dengan
pertanyaan :
1. Apa yang membuatmu tertarik saat belajar tadi? Mengapa?
2. Apakah dengan diskusi yang kamu lakukan membantumu dalam belajar hari ini?
Mengapademikian?

Q. GLOSARIUM
Kata Kunci Pengertian
Pencemaran
Masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat
energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan.
Pencemaran Terkontaminasinya komponen fisik dan biologis dari sistem
Lingkungan bumi dan atmosfer sehingga mengganggu keseimbangan
ekosistem lingkungan
Polutan Segala sesuatu yang dapat menimbulkan pencemaran disebut
polutan (bahan pencemar)
Pencemaran air Perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai,
lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia
Pencemaran tanah Keadaan di mana bahan kimia buatan manusia masuk dan
merubah lingkungan tanah alami.
Pencemaran udara Pencemaran yang tercipta di udara karena masuknya bahan
pencemar di atas batas normal.
limbah organik Sampah yang berasal dari sisa mahkluk hidup yang mudah
terurai secara alami tanpa proses campur tangan manusia untuk
dapat terurai.
Limbah domestic Limbah cair hasil buangan dari perumahan (rumah tangga),
bangunan, perdagangan dan perkantoran
Mikroorganisme Makhluk hidup berukuran kecil yang tak kasat mata.
Limbah industri Semua jenis bahan sisa atau bahan buangan yang berasal dari
hasil samping suatu proses perindustrian

R. DAFTAR PUSTAKA
Yusa, Manickam dkk. 2016. Buku Siswa Aktif dan Kreatif Belajar Biologi 1 untuk SMA/MA
Kelas XPeminatan Matematika dan Ilmu [Link]:Grafindo Media Pratama
Da. Pratiwi, dkk. 2017. Biologi untuk SMA/MA Kelas X Peminatan
Matematika dan Ilmu Alam. Jakarta:Penerbit Erlangga
Kriswani Apri, dkk. 2017. Modul Pengayaan Bisnis dan Manajeme Ilmu pengetahuan
Alam untukSMA/SMK kelas X. Surakarta: CV. Graha Pustaka.

Mengetahui, Krucil, Februari 2024


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Inti Subaida, [Link]


RIANTO, [Link].I NIP : -
NIP : -
Lampiran 1: Lembar Refleksi Peserta Didik

LEMBAR REFLEKSI
PESERTA DIDIK
Nama :
Kelas :
Hari /Tanggal:
Judul Materi :

No. Pertanyaan Respon Peserta Didik


1 Apa yang membuatmu tertarik saat belajar tadi?
Mengapa?
2 Apakah dengan diskusi yang kamu lakuakn
membantumu dalam belajar hari ini? Mengapa
demikian?
3 Apakah kamu puas dengan proses belajarmu hari
ini? Mengapa?
Lampiran 2: Rubrik Penilaian Observasi Kegiatan Diskusi

a. Lembar penilaian diskusi kelompok

No. Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nilai Kualitatif Nilai Kuantitif
peserta
Penilaian Kelompok
1 Menyelesaikan tugas kelompok
dengan baik
2 Kerjasama kelompok
(komunikasi)
3 Hasil tugas (relevan dengan
bahan)
4 Pembagian job
5 Sistematisasi pelaksanaan
Jumlah Nilai Kelompok

b. Format penilaian individu PD (diskusi)


No. Sikap/Aspek yang dinilai Nama Kelompok/ Nilai Kualitatif Nilai Kuantitif
peserta
1 Berani mengemukakan pendapat
2 Berani menjawab pertanyaan
3 Inisiatif
4 Ketelitian
5 Jiwa kepemimpinan
6 Bermain peran
Jumlah nilai individu

c. Lembar keaktifan dalam diskusi


No. Aspek yg dinilai Nilai kualitatif Nilai kuantitatif
1 Bertanya (cara)
2 Menjawab pertanyaan
3 Kesesuaian dengan topik kajian
4 Cara mendapatkan pendapat
5 Antusiasme mengikuti pembelajaran

Kriteria Penilaian :
Kriteria indikator Nilai kualitatif Nilai kuantitatif
80 – 100 Memuaskan 4
70 – 79 Baik 3
60 – 69 Cukup 2
45 - 59 kurang 1

Nilai akhir = 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑌𝑎𝑛𝑔 𝐷𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ X 100


𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
Lampiran 3: Rubrik Penilaian Presentasi

PENILAIAN PRESENTASI KELOMPOK


KELAS : X

RUBRIK PENILAIAN PRESENTASI :


Lampiran 4: Rubrik Penilaian Gotong Royong

Dimensi Elemen Subelemen Deskripsi Skor


Gotong Kolaborasi Kerjasama - Membangun tim dan mengelola kerjasama untuk
Royong mencapai tujuan bersama sesuai dengan target yang
sudah ditentukan (skor 3)
- Kurang dapat membangun tim dan mengelola
kerjasama untuk mencapai tujuan bersama sesuai
dengan target yang sudah ditentukan (skor 2)
- Tidak dapat membangun tim dan mengelola
kerjasama untuk mencapai tujuan bersama sesuai
dengan target yang sudah ditentukan (skor 1)
Komunikasi - Aktif menyimak untuk memahami dan menganalisis
untuk informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan
mencapai keprihatinan yang disampaikan oleh orang lain dan
tujuan bersama kelompok menggunakan berbagai simbol dan media
secara efektif, serta menggunakan berbagai strategi
komunikasi untuk menyelesaikan masalah guna
mencapai berbagai tujuan bersama (skor 3)
- Kurang dapat menyimak dan menggunakan strategi
komunikasi untuk mencapai tujuan bersama (skor 2)
- Tidak dapat menyimak dan menggunakan strategi
komunikasi untuk mencapai tujuan bersama (skor
1)

Pedoman Penilaian Gotong Royong

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑌𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ


Nilai = 𝑋 100 %
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚

Kategori Penilaian

Nilai Kategori
86 ≤ x ≤ 100 Sangat Baik
76 ≤ x ≤ 85 Baik
60 ≤ x ≤ 75 Cukup
55 ≤ x ≤ 59 Kurang
≤ 54 Sangat kurang
Lampiran 5: Rubrik Bernalar Kritis
Dimensi Elemen Subelemen Deskripsi Skor
Bernalar Memperole Mengajukan - Mengajukan pertanyaan untuk menganalisis secara
dan pertanyaan kritis permasalahan yang kompleks dan abstrak (skor
Kritis
memproses 3)
informasi
- Kurang dapat mengajukan pertanyaan untuk
dan gagasa
menganalisis secara kritis permasalahan yang
kompleks dan abstrak (skor 2)
- Tidak dapat mengajukan pertanyaan untuk
menganalisis secara kritis permasalahan yang
kompleks dan abstrak (skor 1)
Mengidentifikasi, - Secara kritis mengklarifikasi serta menganalisis
mengklarifikasi, gagasan dan informasiyang kompleks dan abstrak
dan mengolah dari berbagai sumber, memprioritaskan suatu
informasi dan gagasan yang paling relevan dari hasil klarifikasi dan
gagasan analisis (skor 3)
- Kurang dapat secara kritis mengklarifikasi serta
menganalisis gagasan dan informasiyang kompleks
dan abstrak dari berbagai sumber, memprioritaskan
suatu gagasan yang paling relevan dari hasil
klarifikasi dan analisis (skor 2)
- Tidak dapat secara kritis mengklarifikasi serta
menganalisis gagasan dan informasiyang kompleks
dan abstrak dari berbagai sumber, memprioritaskan
suatu gagasan yang paling relevan dari hasil
klarifikasi dan analisis (skor 1)
-

Pedoman Penilaian Bernalar kritis


JUMLAH SKOR YANG DIPEROLEH
𝑁𝐼𝐿𝐴𝐼 = 𝑋 100
JUMLAH SKOR MAKSIMUM

Kategori Penilaian

Nilai Kategori
86 ≤ x ≤ 100 Sangat Baik
76 ≤ x ≤ 85 Baik
60 ≤ x ≤ 75 Cukup
55 ≤ x ≤ 59 Kurang
≤ 54 Sangat kurang
Lampiran 6: Rubrik Penilaian Kognitif

KISI-KISI SOAL POSTTES PENCEMARAN LINGKUNGAN

Indikator Pencapaian Indikator Jenjang No Butir Soal Kunci Kriteria penilaian


Kompetensi Kemampuan Kognitif Jawaba
Berpikir n
Kritis
Menganalisis penyebab Menganalisis C4 1 Pada gambar 1 Skor 10 jika peserta
pencemaran lingkungan argumen merupakan didik menjawab
pencemaran macam dan
lingkungan karena penyebabnya
pembuangan - Skor 7 jika peserta
didik menjawab
limbah, perubahan
penyebabnya
lingkungan pada
- Skor 3 jika peserta
gambar tersebut didik hanya menjawab
Analisislah peristiwa-peristiwa disebabkan karena
macam pencemaran
perubahan lingkungan pada faktor manusia. - Skor 0 jika peserta
gambar diatas, termasuk
didik tidak menjawab
pencemaran lingkungan yang
disebabkan oleh faktor alam
atau faktor manusia. Tulislah
hasil pengamatanmu!
Menganalisis penyebab Menganalisis C4 2 Pada gambar 2 Skor 10 jika peserta
pencemaran lingkungan argumen adalah gambar didik menjawab
pencemaran macam dan
lingkungan akibat penyebabnya
banjir, perubahan - Skor 7 jika peserta
didik menjawab
lingkungan pada
penyebabnya
gambar tersebut
- Skor 3 jika peserta
Analisislah peristiwa-peristiwa disebabkan oleh didik hanya menjawab
perubahan lingkungan pada gambar faktor alam macam pencemaran
diatas, termasuk pencemaran - Skor 0 jika peserta
lingkungan yang disebabkan oleh didik tidak menjawab
faktor alam atau faktor manusia.
Tulislah hasil pengamatanmu!

Menjelaskandefinisi dari Bertanya dan C1 3 Peningkatan eksploitasi Pencemaran Skor 10 jika peserta
pencemaran lingkungan menjawab terhadap sumber daya alam lingkungan didik menjawab
pertanyaan (SDA) akan menyebabkan adalah dengan tepat
klarifikasi dan peningk masuknya zat- - Skor 7 jika peserta
pertanyaan atan zat pencemar didik menjawab
yang kerusakan ekosistem, ke dalam belum tepat
menantang sebagai contoh timbulnya lingkungan - Skor 3 jika peserta
sampah yang mengakibatkan yang didik menjawab kurang tepat
menyebabkan - Skor 0lingkungan
kualitas jika pesertamenurun
terjadin didik tidak menjawab
ya pencemaran lingkungan.
Apa yang dimaksud
pencem
aran
lingkungan?
Menganalisis penyebab Menganalisis C4 4 Deswaty Furqonita, [Link]., 1. kotoran hewan Skor 10 jika peserta
pencemaran lingkungan argumen [Link] mengungkapkan, yang dibuang ke didik menjawab
pencemaran air terjadi akibat sungai dengan tepat
masuknya polutan atau zat 2. limbah medis - Skor 7 jika peserta
pencemar dengan konsentrasi yang dibuang ke didik menjawab
tinggi ke dalam air. Zat sungai belum tepat
pencemar tersebut bisa 3. banyak sampah - Skor 3 jika peserta
mempengaruhi kualitas air dan yang dibuang ke didik menjawab kurang tepat
organisme di dalamnya. Air di sungai - Skor 0 jika peserta
perairan terbuka seperti sungai, 4. tidak ada tempat didik tidak menjawab
air tanah dan sumur bisa
pembuangan
tercemar. Sungai umbul salah
sampah sementara
satu sungai yang sudah
tercemar. Jelaskan apa saja di daerah sungai
penyebab pencemaran air yang umbul
terjadi pada sungai umbul?
Menganalisis macam- Bertanya dan C4 5 Perhatikan gambar Masalah utama Skor 10 jika peserta
macam pencemaran menjawab ini! dari gambar didik menjawab
lingkungan (air, udara, pertanyaan tersebut adalah dengan tepat
tanah dan suara) klarifikasi dan pencemaran - Skor 7 jika peserta
pertanyaan air. didik menjawab
yang Pencemaran belum tepat
menantang air terjadi - Skor 3 jika peserta
akibat polutan didik menjawab kurang tepat
Berdarkan gambar diatas, apa yang - Skor 0 jika peserta
yang menjadi masalah mengkontamin didik tidak menjawab
utamanya? Jelaskan mengapa asi air
hal tersebut dapat terjadi? sehingga bisamenyebabkan perubahan
digunakan
untuk
mendukung
aktivitas
sehari-hari.
SOAL POSTTES MELALUI LINK GOOGLE FORM SEBAGAI BERIKUT:

[Link]
acXGAQYBJCSLWw/viewform?usp=sf_link

Rubrik Penilaian:

JUMLAH SKOR YANG DI PEROLEH


𝑁𝐼𝐿𝐴𝐼 = 𝑋 100
JUMLAH SKOR MAKSIMUM
PENCEMARAN AIR

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama Anggota Kelompok:


1.
2.
3.
4.
5.
6.

Tujuan Pembelajaran:
 Menggunakan pemahaman yang dimiliki untuk mengamati pencemaran sungai manggisan dengan
memilih alat bantu yang tepat untuk melakukan pengukuran atas objek yang dipilih.
 Menggunakan pemahaman yang dimiliki untuk merumuskan pertanyaan dan masalah dalam
penyelidikan tentang pencemaran sungai umbul.

Tujuan Akhir Pembelajaran:


1. Dengan melakukan kegiatan mengamati video, diskusi kelompok dan presentasi, peserta didik mampu
mengidentifikasi minimal 3 jenis pencemaran lingkungan dengan gotong royong dan bernalar kritis
2. Dengan melakukan kegiatan mengamati video, diskusi kelompok dan presentasi, peserta didik mampu
mengidentifikasi 3 penyebab pencemaran lingkungan dengan gotong royong dan bernalar kritis
3. Dengan melakukan kegiatan mengamati video, diskusi kelompok dan presentasi, peserta didik mampu
menelaah 3 jenis pencemaran air yang terjadi pada sungai umbul dengan gotong royong dan bernalar
kritis.
4. Dengan melakukan kegiatan mengamati video, diskusi kelompok dan presentasi, peserta didik
mampu menyimpulkan 3 penyebab pencemaran air yang ada di sungai umbul dengan gotong royong
dan bernalar kritis.

Pada pembelajaran kali ini kalian akan belajar tentang materi “Pencemaran Lingkungan
(pencemaran air sungai umbul)” Ikutilah langkah kegiatan pembelajaran ini dengan
menggunakan model PBL (Problem Based Learning) yang meliputi: 1) orientasi siswa pada
masalah; 2) mengorganisasi siswa untuk belajar; 3) membimbing penyelidikan individu dan
kelompok; 4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya; 5) menganalisis dan mengevaluasi
proses pemecahan masalah!
PENCEMARAN AIR

1) Orientasi Masalah

Ikutilah instruksi kegiatan berikut ini!


- Baca dan cermati kembali tujuan pembelajaran yang akan dibahas pada diskusi hari ini!
- Baca dan pahami permasalahan yang terdapat pada artikel berikut ini!

Kehadiran sampah merupakan salah satu persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. Keberadaan sampah
tidak diinginkan bila dihubungkan dengan faktor kebersihan, kesehatan, kenyamanan dan keindahan (estetika).
Tumpukan onggokan sampah yang mengganggu kesehatan dan keindahan lingkungan merupakan jenis
pencemaran yang dapat digolongkan dalam degradasi lingkunganyang bersifat sosial (Bintarto, 1997:57) Salah
satu faktor yang mempengaruhi lingkungan adalah masalah pembuangan dan pengelolaan sampah. Sampah
adalah bahan buangan sebagai akibat dari aktivitas manusia yang merupakan bahan yang sudah tidak dapat
dipergunakan lagi.
Menurut Keputusan Dirjen Cipta Karya, nomor 07/KPTS/CK/1999: Juknis Perencanaan,
Pembangunan dan Pengelolaan Bidang Ke-PLP-an Perkotaan dan Perdesaan, sampah adalah limbah yang
bersifat padat terdiri dari zat organik dan zat anorganik yang dianggap tidak berguna lagi dan harus dikelola
agar tidak membahayakan lingkungan dan melindungi investasi pembangunan.
Bertambahnya jumlah penduduk perkotaan yang terjadi tidak hanya tingginya kelahiran tetapi juga
adanya urbanisasi masyarakat. Dengan jumlah penduduk yang tinggi akan mengakibatkan terhadap tingginya
volume limbah yang dihasilkan dari rumah tangga. Pada saat ini manusia kurang akan kesadaran lingkungan
sendiri. Banyak di antara mereka yang kurang mengerti akan kebersihan lingkungan, sehingga mereka dengan
mudahnya membuat limbah yang sangat berbahaya bagi lingkungan. Seperti halnya aktivitas sehari-hari yang
kita lakukan seperti mandi, mencuci dan berbagai aktifitas lain yang kita anggap sepele namun menghasilkan
sisa buangan ternyata dapat membahayakan bagi manusia dan lingkungan khususnya lingkungan laut. Dari
sekian banyak aktifitas manusia ternyata yang paling berbahaya adalah limbah rumah tangga. Walaupun kita
tidak hidup di wilayah pesisir dan banyak limbah industri yang tidak diolah juga dapat membahayakan perairan
laut tapi melihat banyaknya penduduk Indonesia dengan limbah rumah tangga yang tidak diolah serta di
hasilkan setiap hari. Dapat dikatakan keruksakan karena limbah rumah tangga lebih besar dari pada limbah
industry. Kepedulian masyarakat khususnya rumah tangga dalam pengelolaan limbah rumah tangga sangat
diperlukan untuk membantu pemerintah dalam menangani permasalahan lingkungan hidup. Kurangnya
partisipasi lingkungan rumah tangga dalam pengelolaan limbah rumah tangga merupakan kendala terpenting.
Dampak limbah rumah tangga terhadap lingkungan hidup perlu mendapat perhatian dari pemerintah.
Dalam menjaga lingkungan hidup pemerintah memerlukan adanya aturan yang jelas dan tegas tentang
lingkungan hidup, serta mensosialisasikan kepada masyarakat.

Sumber artikel : [Link]


- Berdasarkan artikel diatas, identifikasikan atau definisikan masalah yang kalian temukan
setelah memahami artikel tersebut!
- Definisikan masalah yang kalian temukan pada kolom di bawah ini!
Masalah 1

Masalah 2

Masalah 3
PENCEMARAN AIR

2) Mengorganisasi Belajar

Lakukan ketiga proses belajar di bawah ini!

a. Menelaah artikel, yaitu menelaah artikel mengenai pencemaran lingkungan yaitu pencemaran air
sungai:
[Link]
oKXf05CEAxU2S2wGHfTYBrcQFnoECBMQAw&url=https%3A%2F%[Link]
[Link]%2Finformasi%2Fdetail%2Fartikel%2F66_air-sungai-permasalahan-dan-
penanggulangannya&usg=AOvVaw31PsUQ_zricTZWAFCNppKd&opi=89978449

[Link]
oKXf05CEAxU2S2wGHfTYBrcQFnoECCIQAQ&url=https%3A%2F%[Link].i
d%[Link]%2FJTL%2Farticle%2Fdownload%2F230%2F130%2F490&usg=AOvVaw
1D5SVpkKZprq8qelm53TOv&opi=89978449

b. Melihat video pembelajaran, yaitu mengenai video jenis jenis pencemaran dan penyebab
pencemaran air

Video Pertama : [Link]

Video kedua, [Link]

Video Kedua, [Link]

a) Melakukan kegiatan puzzle shopping atau belanja teka teki terkait Pencemaran
Lingkungan: 1) Ambilah kertas bergambar yang sudah di cetak 2) gunting kertas-kertas
itu sesuai bentuk 3) tempel kertas yang sudah digunting sesuai dengan macam
komponen dan peranannya.
PENCEMARAN AIR

- Diskusikan dan buatlah pertanyaan yang berkaitan dengan masalah yang akan diselidiki dan
dieksplorasi! (Usahakan pertanyaan yang dibuat adalah pertanyaan yang menggunakan
kalimat yang mengarah pada jawaban solusi)

3) Melakukan Penyelidikan

- Lakukan penyelidikan dengan mengumpulkan berbagai informasi untuk menjawab pertanyaan


utama yang telah ditentukan sebelumnya! Lalu, tuliskan informasi apa saja yang kalian peroleh
pada tabel berikut!
Informasi 1

Informasi 2

Informasi 3
PENCEMARAN AIR

- Simpulkan hasil penyelidikan (informasi) yang telah kalian peroleh pada kolom yang
disediakan! (kesimpulan ini berisi jawaban/solusi atas pertanyaan yang kalian buat
sebelumnya)

4) Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya

- Sampaikan/presentasikan hasil diskusi kalian di depan kelas, kepada guru atau kelompok yang
lain!
- Jangan lupa! Catatlah kesimpulan hasil presentasi dari kelompok lain pada kolom di bawah
ini! agar kalian dapat saling berbagi pengalaman belajar mengenai materi yang dipelajari.
PENCEMARAN AIR

5) Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah

- Lakukan refleksi dan evaluasi dari hasil diskusi atau kegiatan pembelajaran yang telah
dilakukan dengan menjawab pertanyaan kunci berikut ini!
-
Pertanyaan Kunci
1. Apa yang membuatmu tertarik saat belajar tadi? Mengapa?

2. Apakah dengan diskusi yang kamu lakukan membantumu dalam belajar hari
ini? Mengapademikian?

3. Apakah kamu puas dengan proses belajarmu hari ini? Mengapa?


PENCEMARAN AIR

RUBLIK PENILAIAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)


Kriteria Skor
Mengorganisasi Siswa untuk Belajar
Peserta didik menyebutkan 3 masalah berdasarkan artikel yang 3
telah dibaca
Peserta didik menyebutkan 2 masalah berdasarkan artikel yang 2
telah dibaca
Peserta didik menyebutkan 1 masalah berdasarkan artikel yang 1
telah dibaca
Membimbing Penyelidikan Individu dan Kelompok
Peserta didik menuliskan 3 hasil penyelidikan kelompok 3
Peserta didik menuliskan 2 hasil penyelidikan kelompok 2
Peserta didik menuliskan 1 hasil penyelidikan kelompok 1
Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya
Peserta didik dapat membuat dan mempresentasikan gagasan 3
alternatif solusi dengan baik
Peserta didik kurang tepat dalam membuat dan 2
mempresentasikan gagasan alternatif solusi
Peserta didik tidak dapat membuat dan mempresentasikan 1
gagasan alternatif solusi
Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah
Peserta didik dapat mengevaluasi dengan menjawab 3 3
pertanyaan kunci
Peserta didik dapat mengevaluasi dengan menjawab 2 2
pertanyaan kunci
Peserta didik dapat mengevaluasi dengan menjawab 1 1
pertanyaan kunci

Nilai Akhir : Jumlah skor yang diperoleh x 100


Jumlah skor maksimal
HAND OUT
PENCEMARAN LINGKUNGAN

Capaian Pembelajaran:
Pada akhir fase E, peserta didik memiliki kemampuan menciptakan solusi atas permasalahan-
permasalahan berdasarkan isu lokal, nasional atau global terkait pemahaman keanekaragaman makhluk
hidup dan peranannya, virus dan peranannya, inovasi teknologi biologi, komponen ekosistem dan
interaksi antar komponen serta perubahan lingkungan.

Tujuan Pembelajaran:
 Menggunakan pemahaman yang dimiliki untuk mengamati pencemaran sungai manggisan
dengan memilih alat bantu yang tepat untuk melakukan pengukuran atas objek yang
dipilih.
 Menggunakan pemahaman yang dimiliki untuk merumuskan pertanyaan dan
masalah dalam penyelidikan tentang pencemaran sungai umbul.

Materi:

Pencemaran air adalah masuknya makhluk hidup ke dalam air sehingga menyebabkan kualitas
air menurun ke tingkat tertentu sampai tidak dapat berfungsi sesuai kegunaannya.

PENCEMARAN LINGKUNGAN

 Daya dukung lingkungan : kemampuan lingkungan mendukung kehidupan berbagai makhluk hidup di
dalamnya.
 Daya lenting lingkungan : kemampuan lingkungan untuk pulih kembali pada keadaan
seimbang jika mengalami perubahan atau gangguan.
 Keseimbangan lingkungan akan menjadi rusak jika terjadi perubahan yang melebihi daya
dukung dan daya lentingnya.
 Perubahan lingkungan dapat disebabkan oleh
1. alam : kemarau, badai, banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, letusan gunung berapi.
2. Manusia: penebangan hutan, penangkapan ikan secara besar-besaran menggunakan
bom, racun ,pukat harimau, kegiatan pertanian, peternakan , perindustrian.
 Pencemaran :
 Keadaan dimana adanya pemasukan zat ke lingkungan yang jumlahnya melebihi
batas dan dapat mengganggu kehidupan di dalamnya
 Polutan: makhluk hidup, zat, energi, atau komponen penyebab pencemaran.
 Macam-macam pencemaran:
1. Pencemaran air
Sumber pencemaran air misalnya limbah rumah tangga, industri, pertanian,
pertambangan minyak lepas pantai, dan kebocoran kapal tanker pengangkut minyak.
- Limbah rumah tangga
Misalnya detergen, sampah, kotoran.
Sampah dan kotoran yang mengandung virus dan bakteri akan menimbulkan penyakit.
Misalnya bakteri E. coli yang mencemari sumber air yang dikonsumsi akan
menyebabkan ganguan pencernaan seperti muntaber, mikroorganisme tertentu juga
bisa menyebabkan gangguan kulit dan penyakit lain.
Sampah rumah tangga yang bersifat organik akan menyebabkan menurunkan kadar
oksigen perairan karena untuk menguraikannya diperlukan oksigen. Hal ini akan
menyebabkan mengganggu biota yang ada di perairan tersebut misalnya hewan air
yang sampai bisa menyebabkan kematian.
Selain itu sampah yang sampai meyumbat saluran air bila musim hujan datang dapat
menyebabkan banjir.
- Limbah industri
Polutan bisa berasal dari pengolahan hasil ternak, logam berat, panas.
Polutan berupa logam berat beracun berbahaya misalnya merkuri (Hg), timbal (Pb),
krom (Cr), tembaga (Cu), seng (Zn), nikel (Ni). Bahan- bahan ini mengalami
biomagnifikasi dan mengganggu kesehatan manusia. Contohnya merkuri yang bisa
menyebabkan bayi lahir cacat, gangguan syaraf, kanker bahkan bisa menyebabkan
kematian seperti pada kasus pencemaran merkuri di teluk Minamata Jepang yang
dikenal sebagaitragedi Minamata.
- Limbah pertanian
Polutan penyebab: pupuk buatan, pestisida, herbisida, bisa meracuni organisme
air, mslnya plankton, ikan dan hewan yang meminum air maupun manusia.
Pestisida seperti DDT bila mencemari perairan maka akan masuk rantai
makanan dan bersifat biomagnifikasi sehingga taraf trofik paling tinggi
mengandung DDT dengan kadar terbanyak. Pupuk pertanian, sampah, kotoran
yang bersifat organik bila masuk ke perairan akan menyebabkan tumbuhan air
seperti ganggang, enceng gondok tumbuh pesat (blooming) yang disebabkan
oleh peristiwa eutrofikasi yakni air kaya zat an organik yang dihasilkan oleh
penguraian zat organik yang dilakukan oleh bakteri aerob dengan menggunakan
oksigen yang terlarut dalam air,akibatnya kadar oksigen terlarut akan berkurang
dan kadar CO2 meningkat. Penurunan kadar oksigen akan menyebabkan
kematian hewan air. Dengan banyaknya zat an organik hasil penguraian
menyebabkan tumbuhan air tumbuh pesat/blooming, sebagian tumbuhan air
yang mati akan mengendap di dasar perairan sehingga lama kelamaan air akan
mengalami pendangkalan.
- Limbah pertambangan
Pencemaran minyak di laut bisa disebabkan oleh limbah pertambangan minyak
lepas pantai dan kebocoran kapal tanker minyak.
Tumpahan minyak dapat menempel pada burung laut dan ikan yang akan menutupi
sayap dan insang yang akan menyebabkan kematian.
Tumpahan minyak yang menutupi permukaan air laut akan menghalangi sinar
matahari yang masuk ke perairan yang diperlukan oleh produsen dilaut sehingga
menghalangi proses fotosintesis, proses difusi gas baik oksigen maupun
karbondioksida ke air laut juga terhalagi sehingga respirasi dan fotosintesis
ekosistem lautan juga terganggu.
[Link] tanah
- Bahan pencemar berasal dari
 limbah pabrik misalnya logam berat;
 limbah rumah tangga baik bahan organik misalnya sisa makanan atau
sisa bahan makanan, detergen yang bersifat non biodegradable (sukar
diuraikan secara alami) dan bahan anorganik misalnya plastik,karet,
pecahan kaca, botol kaleng
 rongsokan kendaraan

 sisa kegiatan pertanian misalnya pestisida misalnya DDT, herbisida


yang sulit terurai, pupuk yang berlebihan
 limbah pertambangan misalnya pertambangan emas yang menghasilkan
limbah logam Hg/merkuri yang sangat berbahaya bagi kesehatan.
- Dari bahan pencemar tadi ada yang pembusukannya memerlukan banyak
oksigen misalnya sampah organik. Hal ini sangat mengganggu pertumbuhan
komunitas, karena bila tanah kekurangan oksigen karena digunakan untuk
pembusukan maka tumbuhan dan organisme tanah lain akan sukar hidup, ini
akan sangat merugikan bila yang terganggu adalah bakteri penyubur tanah.
- Bahan pencemar yang an organik misalnya plastik yang sangat sukar
dihancurkan, kaleng, logam, sisa kendaraan, pecahan kaca yang sukar
dihancurkan akan membuat tanah menjadi tidak subur lagi atau sulit untuk
ditanami.
- Logam berat dari limbah pabrik atau limbah pertambangan emas akan mencemari
tanah, yang akan menumpuk dalam tanah dan sebagian meresap ke dalam air.
Logam berat ini dapat masuk ke dalam tubuh tumbuhan dan masuk ke dalam
rantai makanan, akhirnya akan masuk ke tubuh manusia yang akan mengganggu
kesehatan karena zat ini akan mengalami biomagnifikasi yakni kadarnya dalam
tubuh organisme semakin tinggi tingkat trofiknya semakin besar kandungannya
karena tidak bisa diuraikan oleh tubuh makhluk hidup. Karena manusia
menduduki taraf trofik yang paling tinggi maka kadarnya dalam tubuh manusia
paling besar. Logam berat bila masuk ke dalam tubuh akan mengganggu
kesehatan misalnya merusak organ ginjal, hati, sistem saraf, bahkan
menimbulkan penyakit kanker.
- Limbah pertanian yang mencemari tanah dan air juga punya efek seperti logam
berat yakni bersifat biomagnifikasi dan akhirnya akan mengganggu kesehatan
yakni menyebabkan kanker.
3. Pencemaran udara
Sumber polutan pencemara udara beserta efeknya:
a. CO2 (karbondioksida)
Sumber karbondioksida berasal dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi,
batubara), pembakaran gas, kebakaran hutan, respirasi, pembusukan.
Meningkatnya gas CO2 di atmosfer akan menyebabkan terbentuknya
tameng/shield gas yang bersifat seperti kaca yakni dapat ditembus energi cahaya
tetapi menahan energi panas cahaya matahari yang masuk ke bumi sehingga
akan dipantulkan kembali ke permukaan bumi. Akibatnya akan terjadi kenaikan
suhu di permukaan bumi yang disebut efek rumah kaca (green house efect)
akibat kenaikan suhu akan menyebabkan pemanasan global (global warming)
yang bisa menimbulkan cairnya es di kutub utara dan kutub selatan. Hal ini akan
mengakibatkan terjadi kenaikan permukaan air laut yang mengancam pulau pulau
kecil tenggelam begitu juga dengan kota-kota yang berada di tepi laut. Selain itu
pemanasan global akan mengubah pola cuaca dunia, musim kemarau semakin
panjang atau menjadi pendek, sebaliknya musim hujan juga bisa menjadi
semakin panjang atau semakin pendek dengan intensitas curah hujan yang
meningkat sehingga menyebabkan banjir yang besar dan bisa berkepanjangan.
Badai badai besar pun semakin banyak. Perbahan pola cuaca dapat mengancam
produktivitas budidaya pertanian, peternakan, perikanan, dan kehidupan manusia.
b. CO (karbonmonoksida)
Merupakan hasil pembakaran bahan bakar fosil yang tidak sempurna misalnya
pada knalpot sepeda motor, mobil. Gas ini sangat berbahaya sehingga disebut
gas beracun. Bia masuk ke dalam tubuh manusia gas ini memiliki afinitas/ daya
ikat terhadap hemoglobin / sel darah merah yang lebih tinggi bila dibandingkan
dengan oksigen sehingga eritrosit lebih mudah mengikat CO dibandingkan
dengan oksigen, akibatnya bisa menyebabkan kematian.
c. Gas oksida belerang (SO, SO2) dan oksida nitrogen (NO2)
Bisa dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar fosil misalnya dari cerobong asap
pebrik atau dari kendaraan bermotor atau letusan gunung berapi. Bila bereaksi
dengan air di awan akan menyebabkan hujan asam.
Akibat hujan asam:
- Merusak tumbuhan
- Mematika mikroorganisme penyubur tanah
- Mengganggu kehidupan air tawar
- Melukai kulit manusia
- Merusak bangunan dan jembatan karena membuat besi keropos dan
bangunan sejarah rusk karena batuan menjadi lapuk.
d. CFC (kloro fluoro karbon)
Dihasilkan oleh: AC, lemari es, perlengkapan yang menggunakan penyemprot
aerosol, proses pembuatan plastik atau busa.
Gas ini akan bereaksi dengan lapisan ozon (O3) yakni lapisan gas di atmosfer
yang melindungi bumi dari radiasi sinar ultraviolet sehingga lapisan ozon akan
terurai, akibatnya di ozon akan berlubang. Hal ini akan menyebabkan sinar
ultraviolet akan menembus atmosfer dan masuk ke bumi. Efeknya :
- Kanker kulit pada manusia
- Terjadinya katarak
- Kerusakan tanaman (menjadi kerdil)
- Gangguan rantai makanan di laut (kematian fitoplankton).

4. Pencemaran suara
Sumber polutan: mesin instalasi listrik, mesin pabrik, mesin pesawat terbang, kereta api,
motor yang memiliki kekuatan suara melebihi ambang batas yakni 50-80 Db (decibel).
Efeknya :
- kerusakan organ pendengaran
- kenaikan tekanan darah
- perubahan denyut nadi
- stress
- sakit kepala
Sumber Rujukan:

Annisa Kusumaningrum dan Fajar Rahmah, 2022. Ilmu Pengetahuan Alam Biologi. Kelas X (Fase E) untuk SMA/MA.
Penerbit dan Percetakan Mediatama. Surakarta

Irnaningtyas dan Sylva Sagita. 2022. IPA Biologi SMA/MA kelas X. Jakarta : Erlangga Dewi Safitri. 2023. Biologi 1/X

SMA/MA Kurikulum Merdeka. Yudhistira. Jakarta

12
PENCEMARAN LINGKUNGAN
(PENCEMARAN AIR)

BIOLOGI KELAS X
Smas zainul hasan 2 krucil
OLEH: INTI SUBAIDA, [Link]
Apersepsi
Masih ingatkah kalian dengan materi kita sebelumnya?
PERHATIKAN DAN AMATI VIDEO BERIKUT INI
PERTANYAAN PEMANTIK

• Video apakah yang kalian lihat?


• Pernahkah kalian melihat adanya pencemaran di daerah
kalian?dimana?
MATERI PEMBELAJARAN

PENCEMARAN LINGKUNGAN
(PENCEMARAN AIR)
TUJUAN AKHIR PEMBELAJARAN
• Dengan melakukan kegiatan mengamati video, diskusi kelompok dan
presentasi, peserta didik mampu mengidentifikasi minimal 3 jenis
pencemaran lingkungan dengan gotong royong dan bernalar kritis
• Dengan melakukan kegiatan mengamati video, diskusi kelompok dan
presentasi, peserta didik mampu mengidentifikasi 3 penyebab pencemaran
lingkungan dengan gotong royong dan bernalar kritis
• Dengan melakukan kegiatan mengamati video, diskusi kelompok dan
presentasi, peserta didik mampu menelaah 3 jenis pencemaran air yang
terjadi pada sungai umbul dengan gotong royong dan bernalar kritis.
• Dengan melakukan kegiatan mengamati video, diskusi kelompok dan
presentasi, peserta didik mampu menyimpulkan 3 penyebab pencemaran
air yang ada di sungai umbul dengan gotong royong dan bernalar kritis.
MODEL PEMBELAJARAN
• Menggunakan model PBL ( Problem Based Learning)
• 1) orientasi siswa pada masalah;

• 2) mengorganisasi siswa untuk belajar;

• 3) membimbing penyelidikan individu dan kelompok;

• 4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya;

• 5) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah


METODE PEMBELAJARAN
•Diskusi,
•Presentasi dan
•Tanya jawab
ASSESSMENT (PENILAIAN)

• Assessment as Learning/Penilaian Proses


Penilaian kinerja
Penilaian kerja kelompok LKPD
Penilaian profil Pelajar Pancasila (gotong royong dan bernalar
kritis)
• Assessment for learning
Berupa posttes
Mencakup 3 aspek afektif psikomotorik, kognitif
Sintaks 1 : Orientasi masalah;
Baca dan cermati kembali tujuan
pembelajaran yang akan dibahas pada
diskusi hari ini!

Siswa memahami artikel pada LKPD


Lalu mengidentifikasi masalah , masalah yang ditemukan di tulis pada kolom masalah yang
ada di LKPD
Masalah 1

Masalah 2

Masalah 3

Masalah 4
Sintak 2 : Mengorganisasi belajar
• Baca dan pahami permasalahan yang terdapat pada artikel dalam LKPD! Informasi bisa dengan cara:
❖ Menelaah artikel
• [Link]
xU2S2wGHfTYBrcQFnoECBMQAw&url=https%3A%2F%[Link]%2Finformasi%2Fdetai
l%2Fartikel%2F66_air-sungai-permasalahan-dan-
penanggulangannya&usg=AOvVaw31PsUQ_zricTZWAFCNppKd&opi=89978449

• [Link]
xU2S2wGHfTYBrcQFnoECCIQAQ&url=https%3A%2F%[Link]%[Link]%2FJTL%2Fart
icle%2Fdownload%2F230%2F130%2F490&usg=AOvVaw1D5SVpkKZprq8qelm53TOv&opi=89978449
❖ Mengamati video
• Video Pertama, [Link]
• Video Kedua, [Link]
❖ Melakukan puzzle shopping pada media yang sudah disiapkan
❖ Lalu peserta didik membuat pertanyaan dari masalah yang telah di identifikasi dengan diskusi
kelompok
Sintak 3: Melakukan Penyelidikan

1. Lakukan penyelidikan dengan Informasi 1


mengumpulkan berbagai informasi
untuk menjawab pertanyaan utama
yang telah ditentukan sebelumnya! Informasi 2
Lalu, tuliskan informasi apa saja yang
kalian peroleh pada tabel di LKPD!
2. Simpulkan hasil penyelidikan Informasi 3

(informasi) yang telah kalian peroleh


pada kolom yang disediakan! Informasi 4
(kesimpulan ini berisi
jawaban / solusi atas pertanyaan
yang kalian buat sebelumnya)
Sintak 4: Mengembangkan dan menyajikan
hasil karya
• Sampaikan/presentasikan hasil diskusi kalian
di depan kelas, kepada guru dan kelompok yang
lain!

• Catatlah kesimpulan hasil presentasi dari kelompok


lain pada kolom di LKPD!
Sintak 5: Menganalisa dan mengevaluasi
proses pemecahan masalah
• Guru memberikan apresiasi dan feedback pada penampilan
peserta didik.
• Lakukan evaluasi dari hasil diskusi yang telah dilakukan dengan
menjawab pertanyaan kunci di LKPD!
• Penguatan materi
PENGUATAN MATERI
• Pencemaran Lingkungan adalah masuk atau dimasukkannya makhluk
hidup, zat, energi atau komponen lain ke dalam lingkungan sehingga
kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan
lingkungan tersebut tidak sesuai lagi dengan fungsinya. Tidak hanya
akan berdampak kepada lingkungan, pencemaran dapat pula
berdampak kepada manusia dan makhluk lain baik secara langsung
dan tidak langsung.
• Polutan adalah bahan atau zat yang bisa menyebabkan pencemaran
lingkungan.
Jenis dan Penyebab Pencemaran Lingkungan

1. Pencemaran Air
• Penyebabnya :
adanya sampah yang mengandung senyawa
organik dan menggenang di air. Sampah jenis
ini biasanya berupa sampah industri makanan,
sampah sisa rumah tangga, kotoran hewan
hingga manusia.
Jenis dan Penyebab Pencemaran Lingkungan
2. Pencemaran Tanah
• Penyebabnya :
kebocoran limbah cair atau bahan kimia
industri atau fasilitas komersial;
penggunaan pestisida; masuknya air
permukaan tanah tercemar ke dalam
lapisan sub-permukaan; kecelakaan
kendaraan pengangkut minyak, zat kimia,air
limbah dari tempat penimbunan sampah
Jenis dan Penyebab Pencemaran Lingkungan
3. Pencemaran Udara
• Penyebabnya :
Pembakaran; Semisal pembakaran
sampah, pembakaran pada
kegiatan rumah tangga, kendaraan
bermotor, dan kegiatan industri
Jenis dan Penyebab Pencemaran Lingkungan
4. Pencemaran Suara
• Penyebabnya :
kebisingan dari suara kendaraan
seperti halnya suara motor, mobil,
kapal laut, pesawat udara dan suara
kereta api
Jenis Pencemaran Air

1. Pencemaran Mikroorganisme
Contohnya bakteri yang dihasilkan dari
kotoran manusia dan hewan

2. Pencemaran Organik Nutrisi Tanaman.


Contohnya Pemakaian pupuk pada
tanaman
Jenis Pencemaran Air
3. Pencemaran Bahan Kimia Anorganik.
Contohnya garam, merkuri dari produk
kecantikan, timbal.

4. Pencemaran Bahan Kimia Organik.


• Contohnya detergen, oli, bensin, minyak
dan pestisida
Pencemaran Air Sungai Umbul
• Termasuk dalam ke empat jenis pencemaran air tersebut, yaitu
mikroorganisme, pencemaran organik Nutrisi Tanaman,pencemaran
bahan kimia anorganik dan pencemaran bahan kimia organik. Karena
pada sungai umbul terdapat tumpukan sampah yang dihasilkan oleh
warga sekitar dari berbagai jenis sampah organik maupun anorganik,
yang tidak hanya dihasilkan oleh aktivitas rumah tangga saja tetapi
juga terdapat limbah pembuangan kotoran hewan, limbah medis yang
dibuang ke sungai, bahkan aliran air yg mengandung bahan kimia,
pupuk yang berasal dari persawahan.
Penyebab
pencemaran air
sungai umbul

Kotoran hewan yang dibuang ke sungai Limbah medis di buang ke sungai

Tidak adanya Tempat Pembuangan Sampah


Banyaknya sampah yang dibuang pada sungai
sementara didaerah sungai umbul
Waktunya….POST TEST !!!
Apa kesimpulan pembelajaran hari ini?

• Refleksi
1. Apa yang membuatmu tertarik saat belajar tadi? Mengapa?
2. Apakah dengan diskusi yang kamu lakukan membantumu
dalam belajar hari ini? Mengapa demikian?
3. Apakah kalian senang belajar hari ini?

Anda mungkin juga menyukai