0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan68 halaman

Graphic Design

Desain grafis adalah seni dan disiplin yang berfokus pada komunikasi visual untuk menyampaikan pesan tertentu melalui elemen seperti tulisan, gambar, warna, dan bentuk. Terdapat berbagai jenis desain grafis, termasuk identitas visual, pemasaran, dan desain antarmuka, yang masing-masing memiliki tujuan dan prinsip dasar seperti elemen, tata letak, warna, dan tipografi. Prinsip-prinsip ini membantu menciptakan desain yang efektif dan menarik secara visual.

Diunggah oleh

Zainul Arif
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan68 halaman

Graphic Design

Desain grafis adalah seni dan disiplin yang berfokus pada komunikasi visual untuk menyampaikan pesan tertentu melalui elemen seperti tulisan, gambar, warna, dan bentuk. Terdapat berbagai jenis desain grafis, termasuk identitas visual, pemasaran, dan desain antarmuka, yang masing-masing memiliki tujuan dan prinsip dasar seperti elemen, tata letak, warna, dan tipografi. Prinsip-prinsip ini membantu menciptakan desain yang efektif dan menarik secara visual.

Diunggah oleh

Zainul Arif
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Home Definition Types Basic Principles About

Graphic Design
Introduction
Get Started Learn More

Minggu, 02 Juli 2023


Definisi
Seni, profesi, dan disiplin ilmu yang aktivitasnya berupa
memproyeksikan komunikasi visual yang bertujuan untuk
menyampaikan pesan tertentu kepada orang-orang, dengan tujuan
tertentu. (Wikipedia)

2
Jadi...
Desain grafis menggunakan komposisi visual untuk menyelesaikan
masalah dan menyampaikan gagasan melalui tulisan, gambar,
warna, dan bentuk.

3
Tujuan??
• Proses menciptakan suatu objek baru
• Menuangkan ide atau karya ciptanya kepada khalayak.
• Memaparkan tampilan objek-objek tertentu
• Sebagai sarana untuk meningkatkan ilmu pengetahuan
• Untuk menciptakan sesuatu yang dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas.
• Desain yang dipadukan dengan unsur seni dan teknologi bertujuan untuk menciptakan
keamanan, kenyamanan, dan keindahan.

4
Types of
Graphic Design

5
1. Visual Identity

Source: [Link] 6
2. Marketing & Advertising

Source: [Link] 7
3. User Interface

Source: [Link] 8
4. Publication

Source: [Link] 9
5. Packaging

Source: [Link] 10
6. Motion Graphic Design

Source: [Link] 11
7. Enviromental Graphic Design

Source: [Link] 12
8. Art & Illustration

Source: [Link] 13
Aplikasi Desain

14
Aplikasi Desain

15
Basic Principles of
Graphic Design

16
1. Elements
Lines – Shapes – Colors – Typography – Texture - Space

17
Lines Shapes Colors

ABCDEF
Typography Texture Space

18
2. Layout
Penyusunan dari elemen-elemen desain yang berhubungan ke
dalam sebuah bidang sehingga membentuk susunan yang artistik

19
A. Negative Space
Atau dikenal dengan White Space. Mengacu pada
area/ruang dalam desain yang tidak terisi oleh
aset/bentuk/gambar dari desain yang asli. Dapat digunakan
untuk memisahkan bagian dari sebuah desain, membatasi
area tertentu, dan membuat desain lebih lega.

“Ibarat sebuah ruangan, jika diisi oleh banyak


perabotan, maka akan terasa sesak”

20
Source: [Link] 21
B. Proximity
Mempunyai arti kedekatan. Proximity pada dasarnya
menyarankan bahwa elemen-elemen desain yang terkait,
berhubungan, mempunyai kesamaan itu harus
dikumpulkan. Elemen-elemen yang tidak berkaitan atau
tidak berhubungan, harusnya tidak dikumpulkan (untuk
kebanyakan kasus). Proximity membantu audience
mengidentifikasi informasi yang berkaitan.

22
Source: [Link] 23
C. Repetition
Yang berarti pengulangan. Repetisi adalah aspek kunci,
tidak hanya dalam layout tetapi juga desain secara
keseluruhan. Repetisi membantu desain mempunyai
tampilan dan tema yang kontinyu. Repetisi biasanya
diaplikasikan melalui penggunaan warna, font, bentuk,
elemen grafis, dan style yang sama.

24
Source: [Link] 25
D. Contrast
Kontras mengacu pada 2 elemen desain yang berbeda
secara penampilan dan sifat. Untuk membuat kontras, kita
dapat bereksperimen dengan warna, font, ketebalan,
bentuk, garis, dan ukuran. Kontras sangat berguna dalam
membuat titik fokus, sebagaimana memberi objek tampilan
yang lebih besar dan menyeimbangkan desain.

26
Source: [Link] 27
E. Alignment
Kesejajaran. Di desain grafis, kita benar-benar harus
memikirkan kesejajaran. Entah itu untuk teks, gambar, atau
elemen desain secara umum, kita harus profesional dalam
mensejajarkannya. Kesalahan umum pemula salah satunya
adalah salah dalam memilih mana kesejajaran yang sesuai
(rata kanan, rata kiri, rata tengah, atau justify) atau malah
tidak sejajar sama sekali.

28
Source: [Link] 29
F. Visual Hierarchy
Hierarki visual merupakan urutan kepentingan informasi
yang disampaikan dalam desain. Maksudnya ialah manakah
bagian dari desain yang akan menjadi fokus pertama saat
dilihat oleh audience dan akan diarahkan kemana
setelahnya. Beberapa informasi akan lebih penting daripada
yang lain. Dengan menggabungkan prinsip-prinsip yang
telah dibahas sebelumnya, maka akan memudahkan kita
untuk membuat hierarki visual yang sesuai.

30
Examples of Visual Hierarchy

UKURAN KONTRAS ARAH POSISI


Informasi yang paling Sesuatu yang secara Elemen dengan Umumnya, mata kita
penting berukuran tampilan lebih berbeda kesejajaran yang akan melihat bagian
paling besar. akan kita lihat lebih berbeda akan terlihat dari atas ke bawah dan
dahulu. lebih menonjol. dari kiri ke kanan.

31
Source: [Link] 32
3. Color
RGB & CMYK - Color Wheel – Color Theory

33
Color Theory
Teori warna merupakan ilmu sains dan juga seni dalam penggunaan warna. Teori
warna menjelaskan bagaimana manusia melihat warna; dan efek visual dari
bagaimana pencampuran warna, apakah cocok atau tidak satu sama lain. Teori
warna juga menerangkan pesan apa yang disampaikan lewat warna.

Pada teori warna, warna diatur ke dalam Color Wheel atau Roda Warna dan
dibagi menjadi 3 kategori, yaitu warna primer (Primary), sekunder (Secondary),
dan tersier (Tertiary).

34
35
Warm Color Cool Color
Warna Hangat Warna Dingin

36
Hue Tint Shade Tone
Warna Murni Warna + Putih Warna + Hitam Warna + Abu-abu

37
Color Scheme
& Color Palette

38
Monochromatic
Pada dasarnya terdiri dari 1 warna, yang kemudian
untuk warna yang lain dipilih dengan mengatur
tint, shade, dan tone-nya.
Analogous
Menggunakan 3 warna yang saling berdampingan
pada roda warna. Variasinya ialah mencampurkan
warna putih untuk menciptakan “high key”.
Complementary
Menggunakan 2 warna yang berhadapan
/berlawanan untuk memaksimalkan kontras.
Split-Complementary
Mirip seperti komplementer, namun menggunakan
warna disampingnya guna mengurangi kontras.
Triadic
Menggunakan 3 warna yang jaraknya sama pada
roda warna (berjarak 120 derajat).
Tetradic
Menggunakan 4 warna yang merupakan pasangan
warna komplementer dan pilih satu warna
dominasi. Memungkinkan desain yang menarik,
namun tetap perhatikan keseimbangan antara
warna yang hangat dan dingin.
Square
Variasi dari tetradic, namun pemilihan warnanya
berjarak 90 derajat. Tidak seperti tetradic, skema
warna ini dapat terlihat bagus jika warna yang
digunakan merata.
Monochrome Analogous

Source: [Link] 46
Complementary Split-Complementary

Source: [Link] 47
Triadic Tetradic Square

48
Merah Jingga Kuning Hijau Biru

Gembira Percaya diri Kreativitas Alami Kepercayaan


Kekuatan Kesuksesan Bahagia Sehat Damai
Cinta Berani Ramah Kesegaran Loyalitas
Energi Ramah Semangat Kualitas Kompeten

Pink Ungu Coklat Hitam Putih

Kasih sayang Mewah Teguh Formal Bersih


Ketulusan Spiritual Berat Dramatis Sederhana
Canggih Ambisi Cinta Berkualitas Murni
Feminim Keadilan Dapat dipercaya Aman Jujur

49
RGB vs. CMYK
Baik RGB dan CMYK keduanya adalah cara untuk
mencampurkan warna di desain grafis. Secara singkat,
mode RGB digunakan dalam dunia digital, sementara CMYK
digunakan untuk percetakan. Kita akan pelajari lebih lanjut
mengenai perbedaan keduanya dan kapankah waktu yang
tepat kita menggunakannya.

50
What is RGB?
RGB (Red Green Blue) adalah warna yang digunakan dalam
dunia digital. Dikenal juga sebagai additive color.

When to use RGB?


Jika desain kita hanya untuk di dunia digital (publikasi di
internet, hanya dilihat lewat layar monitor) maka gunakan
mode RGB.

JPG PNG GIF CDR PSD

51
What is CMYK?
CMYK (Cyan Magenta Yellow Key/Black) adalah warna yang
digunakan dalam dunia percetakan. Dikenal juga sebagai
subtractive color.

When to use CMYK?


Jika kita berencana untuk mencetak sebuah desain atau
membuat ulang desain menggunakan tinta atau cat, maka
gunakan mode CMYK.

PDF AI CDR PSD

52
4. Typography
Style – Font – Typeface – Typography 101

53
Definisi
Desain tipografi adalah seni menyusun sebuah pesan yang
dapat dibaca dan estetis.

Tipografi tidak menuntut desainer untuk menggambar


tulisannya sendiri, melainkan bekerja dengan typefaces yang
sudah ada.

54
55
56
Tips Tipografi

1. Pahami Jenis Font & Psikologinya

57
Tips Tipografi

2. Batasi Jumlah Font yang Kamu Gunakan

58
Tips Tipografi

3. Pilih Pasangan Font yang Tepat

59
Tips Tipografi

4. Pilih Alignment yang Sesuai

60
Tips Tipografi

5. Gunakan Hierarki Visual

61
Tips Tipografi

6. Jangan Gunakan Font-font Berikut Ini dan yang Sejenisnya

Comic Sans Papyrus

62
Tips Tipografi

7. Sesuaikan Line Spacing

63
Tips Tipografi

8. Highlight Text
• Pakai versi yang lebih tebal dari font yang kamu gunakan

• Pakai versi italic

• Gunakan warna yang berbeda

• Gunakan font yang

• Gunakan ukuran yang lebih besar

64
Tips Tipografi

9. Keterbacaan itu Penting

65
“A Good Sketch is Better Than
Long Speech”
Napoleon Bonaparte

66
Thank You!!

67
Ayo Me-REDESIGN!

68

Anda mungkin juga menyukai