0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan8 halaman

Repos

Dokumen ini membahas rancang bangun sistem pengaman brankas berbasis mikrokontroler ATMega8535 yang menggunakan komunikasi serial RS-232 dan perangkat lunak deteksi wajah serta gerakan untuk meningkatkan keamanan. Sistem ini dapat membuka dan mengunci brankas secara otomatis, serta memberikan peringatan melalui sirine jika terdeteksi gerakan mencurigakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pengaman yang lebih efektif dan sederhana untuk melindungi barang berharga.

Diunggah oleh

muhammadcahyo1710
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan8 halaman

Repos

Dokumen ini membahas rancang bangun sistem pengaman brankas berbasis mikrokontroler ATMega8535 yang menggunakan komunikasi serial RS-232 dan perangkat lunak deteksi wajah serta gerakan untuk meningkatkan keamanan. Sistem ini dapat membuka dan mengunci brankas secara otomatis, serta memberikan peringatan melalui sirine jika terdeteksi gerakan mencurigakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pengaman yang lebih efektif dan sederhana untuk melindungi barang berharga.

Diunggah oleh

muhammadcahyo1710
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RANCANG BANGUN SISTEM PENGAMAN BRANKAS BERBASIS

MIKROKONTROLER ATMega8535

TUGAS AKHIR

Disusun Guna Memenuhi Persyaratan Untuk Mencapai Pendidikan Diploma III


Program Studi Instrumentasi dan Elektronika

Disusun Oleh :

Nurus Shobah K

J0D009001

PROGRAM STUDI DIII INSTRUMENTASI DAN ELEKTRONIKA


JURUSAN FISIKA
FAKULTAS SAINS DAN MATEMATIKA
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2012
INTISARI

Telah dilakukan rancang bangun sistem pengaman brankas yang


menggunakan komunikasi serial RS-232 dan mikrokontroler ATMega8535.
Perangkat ini digunakan untuk mengamankan barang berharga yang terdapat pada
brankas dan membuka serta mengunci pintu brankas secara otomatis menggunakan
software face detectiondan software motion detection.
Sistem pengaman brankas berbasis ATMega8535 ini berhasil direalisasikan
dengan beberapa perangkat keras yang terdapat dalam sistem tersebut. Perangkat
keras yang berada pada sistem tersebut terdiri dari rangkaian sistem minimum
mikrokontroler ATMega8535 sebagai pengendali sistem, rangkaian driver motor dc
yang berfungsi mengendalikan motor dc untuk menggerakkan kuncipada pintu
brankas, rangkaian driver relay yang berfungsi untuk menyalakan sirine, serta
rangkaian catu datya yang berfungsisebagai sumber tegangan.

Kata kunci: relay, motor dc, Mikrokontroler ATMega 8535.

ii
ABSTRACT

The safety box have been made by safe design safety system that use RS-232
serial communication and microcontroller ATMega8535. This device is used to
secure the valuables that contained in the safety box opening and locking the doors
automatically using face detection software and motion detection software
The safety boxy system based ATMega8535 was successfully realized with
some present hardware in the system. The hardware inside the system consists of a
series of minimum system microcontroller ATMega8535 as the system controller, dc
motor driver circuit that functions to control the dc motors to actuate the lock on the
door of safety box, relay driver circuit that functions to turn on sirens, and the power
supply circuit that serves as a voltage source.

Keywords: Relay, DC Motors, Microcontroller ATMega8535.

iii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Beragam cara ditempuh orang untuk mengamankan barang – barang berharga


yang disimpan pada suatu brankas disetiap bagian rumahnya, salah satunya dengan
menggunakan kunci gembok untuk menjaga brankas tersebut. Cara – cara seperti ini
tentu mempunyai beberapa keuntungan yaitu sederhana dan murah. Namun cara
tersebut di atas juga memiliki kekurangan yaitu mudah diduplikasi dan kurang aman
karena tidak ada sistem peringatan kepada pemiliknya. Seiring dengan perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi maka dikembangkanlah sebuah sistem keamanan
dengan cara memberikan peringatan (warning system) untuk memberikan sebuah
tanda jika ada sesuatu yang mencurigakan yang terjadi disekitar ruangan tersebut.

Salah satu komponen elektronika yang murah dan mudah didapat adalah buzzer
yang dapat digunakan untuk mengeluarkan tanda peringatan jika terjadi adanya
gangguan disekitar brankas, sehingga kita dapat mengetahui keadaan yang terjadi
disekitar brankas tersebut. Setelah menerima pesan peringatan tersebut maka kita
dapat melakukan tindakan balik untuk melakukan pengamanan terhadap brankas
tersebut. Kerja dari keseluruhan sistem dikendalikan oleh sebuah keping tunggal yang
disebut mikrokontroler.

Pada rancang bangun sistem pengaman brankas berbasis mikrokontroler


ATMega8535 ini, sistem perangkat keras secara keseluruhan dikendalikan oleh
mikrokontroler ATMega8535. Digunakannya mikrokontroler ATMega8535 ini
dikarenakan mikrokontroler ATMega8535 ini memiliki beberapa kelebihan yaitu :

iv
a. Cara memprogram yang mudah

Pada jenis mikrokotroler yang lain seperti MCS-51 pada saat memprogram
dibutuhkan perangkat tambahan berupa IC untuk proses koneksi antara
mikrokontroler ke computer sedangkan mikrokontroler AVR ATMega8535 dapat
langsung diprogram dari port paralel komputer menuju pin mikrokontroler AVR
ATMega8535.

b. Mikrokontroler AVR ATMega8535 intruksi dieksekusi dalam 1 siklus clock,


sedangkan MCS-51 intruksi dieksekusi dalam 12 siklus clock.

c. Mikrokontroler AVR ATMega8535 memiliki teknologi RISC dengan kecepatan


maksimal 16MHz.

Dengan semakin beragamnya modus pencurian terutama model pencurian yang


akan membuka brankas secara paksa gembok / kunci pada saat pencurian, maka
dalam tugas akhir ini akan dibuat sistem pengaman brankas dengan deteksi wajah
sebagai pasword untuk meningkatkan keamanan sistem pengaman brankas. Pasword
yang digunakan adalah pengenalan wajah (Face Detection) dari pemilik brankas yang
telah tersimpan dalam data base Borland Delphi 7. Hal ini bertujuan supaya orang
lain yang bukan pemiliknya tidak bisa membuka brankas tanpa izin dari pemiliknya.
Sistem ini dilengkapi pula dengan deteksi gerakan yaitu sebuah program yang
diatur untuk merekam setiap gerakan yang terjadi di sekitar brankas. Bila terdeteksi
gerakan yang mencurigakan di sekitar ruangan ketika pemilik brankas meninggalkan
brankasnya, maka secara otomatis sistem peringatan dari brankas akan menyalakan
sirine sebagai tanda brankas dalam kondisi yang tidak aman.
Pembuatan tugas akhir belum sepenuhnya sempurna, masih memiliki beberapa
kekurangan dalam penelitian ini diantaranya yaitu :
a. Sistem ini hanya menggunakan sirine sebagai output dari sistem, sehingga
jangkauan dari peringatan keamananya hanya dalam lingkup yang sempit. Penelitian
lebih lanjut dapat dilakukan pengembangan dengan menggunakan keluaran yang

v
dapat menjangkau lingkup yang lebih luas seperti dengan layanan pesan singkat
(SMS) ataupun dial number.
b. Perangkat lunak pada sistem ini belum bisa mendeteksi ciri khas wajah pemilik
yang sebenarnya apabila pemilik brankas ini pada suatu saat mengalami perubahan
ciri wajah yang disebabkan oleh kecelakaan pada wajah atau lainnya. Maka dari itu
untuk masa yang akan datang perangkat lunak deteksi wajah dapat dikembangkan
untuk objek pengidentifikasian yang lebih spesifik seperti dengan memanfaatkan
pola iris mata, lekuk hidung atau dagu.
c. Untuk pengembangan perangkat lunak deteksi wajah di masa mendatang
diharapkan dapat bekerja tanpa adanya masukan pengenalan nama.
Rancang bangun sistem pengaman brankas berbasis ATMega8535 ini memiliki
sistem kerja secara keseluruhan yaitu ; brankas akan terbuka ketika perangkat lunak
deteksi wajah mendeteksi wajah yang sesuai dengan wajah yang tersimpan pada
database Delphi, pada saat wajah yang terdeteksi sesuai maka terjadi komunikasi
data antara perangkat lunak deteksi wajah dengan mikrokontroler ATMega8535
yang menyebabkan motor dc berputar searah jarum jam sehingga kunci pintu
brankas tersebut terbuka.
Pada saat menutup pintu masih menggunakan perangkat lunak deteksi wajah,,
pintu tertutup akan menekan saklar sehingga motor akan berputar berlawanan arah
jarum jam sehingga akan mengunci pintu brankas. Brankas ini memiliki sistem
pengaman dengan memanfaatkan perangkat lunak deteksi gerakan dengan keluaran
berupa bunyi dari sirine.

1.2 Perumusan Masalah

Sesuai dengan latar belakang masalah yang telah dikemukakan, maka dapat
dirumuskan permasalahan yang harus diselesaikan, yaitu bagaimana merancang dan
membuat sebuah alat yang berfungsi untuk mengirimkan sebuah tanda bahaya jika
alat tersebut mendeteksi adanya tindak kejahatan dan juga menerima sistem untuk
mengendalikan pintu brankas secara otomatis.

vi
1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian tugas akhir mengenai Prototype Hardware Pengaman Brankas


berbasis ATMega8535 adalah membuat alat yang berfungsi sebagai sistem
peringatan pengaman brankas dan juga sistem untuk membuka dan menutup brankas
secara otomatis. Menggunakan dikarenakan mikrokontroler ATMega8535 ini
memiliki beberapa kelebihan yaitu :

a. Cara memprogram yang mudah

Pada jenis mikrokotroler yang lain seperti MCS-51 pada saat memprogram
dibutuhkan perangkat tambahan berupa IC untuk proses koneksi antara
mikrokontroler ke computer sedangkan mikrokontroler AVR ATMega8535 dapat
langsung diprogram dari port paralel komputer menuju pin mikrokontroler AVR
ATMega8535.

b. Mikrokontroler AVR ATMega8535 intruksi dieksekusi dalam 1 siklus clock,


sedangkan MCS-51 intruksi dieksekusi dalam 12 siklus clock.

c. Mikrokontroler AVR ATMega8535 memiliki teknologi RISC dengan kecepatan


maksimal 16MHz.

1.4 Batasan Masalah

Pembuatan tugas akhir ini dibatasi dalam perencanaan, perancangan dan


pengujian sistem kontrol brankas otomatis via SMS berbasis mikrokontroler
ATMega8535 yang dilengkapi dengan prototype perangkat lunak deteksi wajah
berbasis VDCL menggunkan Borland Delphi 7. Perangkat lunak pada sistem
berfungsi sebagai kata kunci pembuka brankas dengan mengenali wajah pemilik
brankas yang telah tersimpan dalam database Borland Delphi7. Sistem ini
menggunakan sensor mekanik berupa 1 buah saklar, dengan prinsip kerja akan aktif
bila ada tekanan yang mengenai aktuatornya yang terletak dibagian atas sensor.

vii
Mikrokontroler yang di gunakan dalam sistem ini adalah Mikrokontroler dari
keluarga ATMega8535.

1.5 Manfaat Penelitian

Penelitian yang dihasilkan bermanfaat untuk pengembangan sistem pengaman


terpadu dimasa mendatang, khususnya untuk meningkatkan sistem keamanan pada
sebuah brankas secara sederhana.

viii

Anda mungkin juga menyukai