0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan154 halaman

Contoh RPP

Dokumen ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Kimia di SMK Negeri 3 Maumere, kelas X, semester 1, tahun ajaran 2022/2023. RPP ini mencakup kompetensi inti dan dasar, tujuan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, serta metode dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan. Materi yang diajarkan meliputi ikatan kimia, kepolaran senyawa, dan sifat-sifat materi, dengan pendekatan saintifik dan model pembelajaran discovery learning.

Diunggah oleh

siti sara
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan154 halaman

Contoh RPP

Dokumen ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Kimia di SMK Negeri 3 Maumere, kelas X, semester 1, tahun ajaran 2022/2023. RPP ini mencakup kompetensi inti dan dasar, tujuan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, serta metode dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan. Materi yang diajarkan meliputi ikatan kimia, kepolaran senyawa, dan sifat-sifat materi, dengan pendekatan saintifik dan model pembelajaran discovery learning.

Diunggah oleh

siti sara
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMK Negeri 3 Maumere


Mata Pelajaran : KIMIA
Komp. Keahlian : Kimia Teknologi Rekayasa
Kelas/Semester : X/1
Tahun Pelajaran : 2022/2023
AlokasiWaktu : 6 JP

A. Kompetensi Inti danKompetensiDasar


Kompetensi Inti
KI Deskripsi Kompetensi Inti
Pengetahuan Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan
faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang
dan lingkup kajian kimia teknologi rekayasa pada tingkat teknis, spesifik, detil,
dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari
keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan
internasional
Keterampilan  Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan
prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai
dengan bidang kajian kimia teknologi rekayasa.
 Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang
terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.
 Menunjukkanketerampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif,
kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam
ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
 Menunjukkan keterampilan mempresepsi, kesiapan, meniru, membiasakan
gerak mahir, menjadikan gerak alami, dalam ranah konkret terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

Kompetensi Dasar
KD KODE Deskripsi Kompetensi dasar
Pengetahuan 3.4 Menganalisis proses pembentukan ikatan kimia pada beberapa senyawa
dalam kehidupan sehari-hari
Keterampilan 4.4 Mengintegrasikan proses pembentukan ikatan kimia pada beberapa
senyawa dalam kehidupan sehari-hari dengan electron valensi atom-atom
penyusunnya
B. Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

Kode Deskripsi Indikator Pencapaian Kompetensi


IPK
3.4 1. Menjelaskan proses pembentukan ikatan ion.
2. Menjelaskan proses pembentukan ikatan kovalen
3. Meramalkan bentuk molekul
4. Menghubungan bentuk molekul dengan kepolaran senyawa
5. Menjelaskan proses pembentukan interaksi antar partikel materi.
6. Menjelaskan pembentukan ikatan kimia dan hubungannya dengan sifat fisik materi
4.4 1. Mengidentifikasi pembentukan ikatan dalam senyawa.
2. Meyimpulkan kepolaran suatu senyawa
C. Tujuan Pembelajaran (TP)

Nomor
Deskripsi Tujuan Pembelajaran
TP
3.4.1 Melalui diskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat:
a. Menjelaskan kecendrungan suatu unsur untuk mencapai kestabilan.
b. Menggambarkan lambang Lewis untuk unsur gas mulia (duplet dan oktet) dan
unsur bukan gas mulia.
c. Menjelaskan proses terjadinya ikatan ion
3.4.2 Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat:
a. Menjelaskan proses terjadinya ikatan kovalen tunggal,rangkap dan rangkap tiga .
b. Menjelaskan proses terjadinya ikatan kovalen koordinasi.
3.4.3 Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat:
a. Meramalkan bentuk molekul.
d. Menentukan bentuk molekul berdasarkan ikatan yang terjadi.
3.4.4 Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat:
a. Menjelaskan kepolaran dari beberapa senyawa
b. Menjelaskan hubungan bentuk molekul dengan kepolaran senyawa
3.4.5 Setelah disediakan alat dan bahan,peserta didik dapat:
a. Menjelaskan proses pembentukan ikatan logam dan hubungannya dengan sifat
fisik logam
3.4.6 Setelah disediakan alat dan bahan,peserta didik dapat:
a. Menghubungkan sifat fisis materi dan hubungannya dengan jenis ikatan kimianya
4.4.1 Setelah disediakan alat dan bahan,peserta didik dapat:
a. Menggambarkan bentuk-bentuk molekul
b. Menjelaskan proses pembentukan ikatan kimia pada kehidupan sehari-hari
c. Menentukan nama semyawa sederhana
4.2.2 Setelah disediakan alat dan bahan,peserta didik dapat:
a. Mengklasifikasikan senyawa polar dan non polar
b. Mengklasifikasikan sifat fisis materi
c. Menjelaskan gaya antar molekul
D. Materi Pembelajaran

- Aturan oktet dan lambang Lewis.


- Ikatan ion atau ikatan elektrovalen.
- Ikatan kovalen.
- Kepolaran senyawa
- Sifat senyawa
- Ikatan logam.
- Bentuk molekul
- Gaya antar molekul
- Tata nama senyawa sederhana
E. Model dan Metode pembelajaran:
a. Model Pembelajaran : Discovery learning
b. Metode : Tanya jawab, demontrasi, praktikum
c. Pendekatan : Saintifik
F. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama = 3 x 45 menit
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu
Pendahuluan  Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk 10
memulai pembelajaran
 Melakukan pengkondisian peserta didik
 Mengabsensi kehadiran peserta didik
 Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
 Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
 Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
 Memotivasi peserta didik dengan mengajukan pertanyaan
 Peserta didik duduk berkelompok (satu kelompok terdiri 5 orang)
Inti /Sintak
Deskripsi Inti/ sintak Waktu
Pemberian  Ditampilkan tayangan power point tentang Ikatan ion atau ikatan 20
stimulus kepada elektrovalen, Ikatan kovalen, kepolaran senyawa, sifat senyawa,
siswa Ikatan logam.
(Stimulation)  Peserta didik untuk meihat power point yang ditampilkan
 Peserta didik mengamati Ikatan ion atau ikatan elektrovalen,
Ikatan kovalen, kepolaran senyawa, sifat senyawa, Ikatan logam.
Identifikasi  Guru mempersilahkan siswa untuk melakukan identifikasi 30
masalah terhadap tayangan power point mengenai Ikatan ion atau ikatan
(Problem elektrovalen, Ikatan kovalen, kepolaran senyawa, sifat senyawa,
Statement) Ikatan logam.
 Peserta didik melakukan identifikasi terhadap Ikatan ion atau
ikatan elektrovalen, Ikatan kovalen, dan Ikatan logam.
 Guru mempersilahkan peserta didik secara berkelompok
melakukan identifikasi untuk menentukan masalah Ikatan ion atau
ikatan elektrovalen, Ikatan kovalen, kepolaran senyawa, sifat
senyawa, Ikatan logam.
 Peserta didik melakukan proses identifikasi melalui diskusi
kelompok dan menulisakan hasil identifikasinya dalam lembar
notulensi Ikatan ion atau ikatan elektrovalen, Ikatan kovalen,
kepolaran senyawa, sifat senyawa, Ikatan logam.
 Guru mempersilahkan peserta didik secara berkelompok
melakukan identifikasi untuk menentukan perbedaan Ikatan ion atau
ikatan elektrovalen, Ikatan kovalen, dan Ikatan logam.
 Peserta didik melakukan proses identifikasi melalui diskusi
kelompok dan menulisakan hasil identifikasinya
 Guru mempersilahkan siswa secara berkelompok untuk membuat
hipotesa mengenai kepolaran senyawa, sifat senyawa,.
 Peserta didik secara berkelompok berdiskusi untuk membuat
hipotesa mengenai ciri-ciri Ikatan ion atau ikatan elektrovalen,
Ikatan kovalen, kepolaran senyawa, sifat senyawa, Ikatan logam.
Pengumpulan  Guru mengajak peserta didik untuk melakukan pengamatan 25
data kembali pada materi pembelajaran, untuk proses pengumpulan data
(Data Collection) dan informasi yang diperlukan
 Peserta didik melakukan pengamatan kembali materi untuk
mengumpulkan data.
 Guru mempersilahkan peserta didik untuk mencari informasi dan
data-data tambahan melalui buku paket dan berbagai literatur
tentang Ikatan ion atau ikatan elektrovalen, Ikatan kovalen,
kepolaran senyawa, sifat senyawa, Ikatan logam.
 Peserta didik membaca buku untuk mendapatkan informasi
mengenai Ikatan ion atau ikatan elektrovalen, Ikatan kovalen,
kepolaran senyawa, sifat senyawa, Ikatan logam
 Peserta didik melakukan proses pengumpulan data dan informasi
dari buku sumber dan internet, lalu mencatatkannya
Pembuktian  Guru mempersilahkan peserta didik secara berkelompok untuk 20
(Verification), membandingkan hasil pencarian data dan informasi dari
pengamatan, buku sumber dan internet dengan hasil hipotesa di
awal mengenai Ikatan ion atau ikatan elektrovalen, Ikatan kovalen,
kepolaran senyawa, sifat senyawa, Ikatan logam
 Peserta didik secara berkelompok berdiskusi membuat
perbandingan dan verifikasi terhadap data dan informasi yang
diperoleh dan mencatatkan hasil verifikasinya dalam lembar
notulensi mengenai Ikatan ion atau ikatan elektrovalen, Ikatan
kovalen, kepolaran senyawa, sifat senyawa, Ikatan logam
Menarik  Guru mempersilahkan Peserta didik secara berkelompok untuk 20
kesimpulan membuat kesimpulan mengenai materi yang dikaji.
(generalization)  Peserta didik secara berkelompok membuat kesimpulan terhadap
materi yang dikaji
 Peserta didik (perwakilan kelompok) mempresentasikan hasil
kesimpulannya di depan kelas secara bergiliran mengenai materi
mengenai Ikatan ion atau ikatan elektrovalen, Ikatan kovalen,
kepolaran senyawa, sifat senyawa, Ikatan logam yang telah
kelompoknya buat.
 Peserta didik dari kelompok lain menanggapi presentasi mengenai
Ikatan ion atau ikatan elektrovalen, Ikatan kovalen, kepolaran
senyawa, sifat senyawa, Ikatan logam.
 Peserta didik antar kelompok berdiskusi untuk menghasilkan
kesimpulan yang paling tepat
Kegiatan Deskripsi kegiatan Waktu
Penutup  Secara bersama-sama peserta didik diminta untuk menyimpulkan 10
tentang konsep lambang unsur, ciri-ciri unsur logam dan non
logam, rumus unsur dan senyawa, perbedaan struktur dari berbagai
jenis zat.
 Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan
dari hasil pembelajaran.
 Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh siswa secara
individu untuk mengerjakannya.
 Menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk
pertemuan berikutnya.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan
untuk tetap belajar.
 Guru menutup pelajaran dengan memberi salam
 Guru menutup pelajaran (situasional)
G. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran

Media Slide presentasi powerpoint


Alat/Bahan Papan Tulis, Spidol, LCD, laptop
H. Sumber Belajar
Buku Kimia untuk SMK/MAK kelas X (Aas Saidah dan Michael Purba), Bidang Keahlian
Tekhnologi dan Rekayasa, penerbit Erlangga.
I. Penilaian Pembelajaran
1. TeknikPenilaian

No Aspek Teknik Bentuk Instrumen

1 Pengetahuan Tes tertulis Soal Uraian


2 Keterampilan Praktik Format Penilaian

2. InstrumenPenilaian
a. Pengetahuan
Instrumen Soal Pengetahuan
PENGETAHUAN

No Kompetensi IPK Materi Indikator Soal Bentuk Butir Soal


Dasar Soal
1 2 3 4 5 6 7
1 3.4. Menentukan Ikatan Peserta didik dapat Essay Jumlah elektron
Menganalisis ikatan kovalen, kovalen menentukan Jumlah yang digunakan
proses ion, kovalen elektron yang bersama bersama
pembentukan koordinasi dan digunakan bersama dalam molekul
ikatan kimia logam bersama dalam N2
pada molekul N2
beberapa Kumpulan
senyawa Peserta didik dapat Essay senyawa
dalam menentukan ikatan berikut yang
kehidupan yang terjadi pada semuanya
sehari-hari senyawa mengandung
ikatan kovalen
Menentukan Ikatan Peserta didik dapat Apa yang
ikatan kovalen, kovalen menentukan dimaksud dengan
ion, kovalen perbedaan Ikatan Essay :
koordinasi dan kovalen, ikatan a. Ikatan kovalen
logam kovalen b. ikatan kovalen
koordinasim Ikatan koordinasi
kovalen c. Ikatan kovalen
polar
2 4.4Mengintegra Menggambark Bentuk Peserta didik dapat Essay Gambarkan
sikan proses an bentuk molekul menggambar bagaimana
pembentukan molekul a. rangkap satu proses terjadinya
ikatan kimia
pada molekul ikatan kovalen :
pada
beberapa CH4 d. rangkap satu
senyawa b. rangkap pada pada molekul CH4
dalam molekul O2 e. rangkap pada
kehidupan c. rangkap tiga pada molekul O2
sehari-hari molekul N2 f. rangkap tiga
dengan pada molekul N2
electron
valensi atom-
Bentuk Peserta didik dapat Essay Diketahui :
atom
Menggambar molekul Gambarkan rumus a.SO3
penyusunnya
kan bentuk titik elektronnya dan b. HNO3
molekul
berilah tanda ikatan Gambarkan rumus
kovalen titik elektronnya
koordinatnya Pada dan berilah tanda
a.SO3 ikatan kovalen
b. HNO3 koordinatnya

KUNCI SKOR
NO SOAL
JAWABAN MAKS.
SOAL PILIHAN BERGANDA
Jumlah elektron yang digunakan bersama bersama dalam molekul N 2
1. adalah e 20
a. 2 b. 3 c. 4 d. 5 e. 6
Kumpulan senyawa berikut yang semuanya mengandung ikatan
kovalen adalah:
2. c 20
a. HI, MgCl2, CH4 b. NaCl, KI, CaCl2 c. H2O, CO2, CH4
d. HI, H2O, NaCl e. HBr, NaBr, Br2
Asam Nitrat (HNO3) memiliki susunan elektron :
.. ..
H : O ∙∙ N : : O
∙∙ ∙∙
3. 1 :O: 2
3 b 20
¨
Pasangan kovalen koordinasi terletak pada nomor..…
a. 1 b. 2 c. 3
d. 1 and 3 e. 2 and 3
Keelektronegatifan unsur-unsur F, Cl, Br, dan H masing-masing
4. adalah: 4; 3; 2,8 dan 2,1 Senyawa manakah berikut ini yang paling d 20
bersifat polar:..
a. F2 b. HCl c. HBr d. HF e. H
Diantara senyawa berikut ini : yang tidak memenuhi kaidah oktet
adalah …
5. a 20
a. BCl3 b. NH3 c. CO2 d. N2 e. C2H2
NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR
MAKS.
SOAL ESSAY
1. Gambarkan bagaimana proses a. 6C : 2 4, Struktur lewis ∙ C ∙ ; 1H : 1,
terjadinya ikatan kovalen : Struktur lewis H∙
a. rangkap satu pada molekul CH4 H H
b. rangkap pada molekul O2 :
c. rangkap tiga pada molekul N2 H∙ ∙ C ∙ ∙H H C H CH4
:
H H
20
b. 8O : 2 6, Struktur Lewis : O :
¨
: O :: O : O= O O2
¨ ¨
c. 7N : 2 5, Struktur Lewis : N
N N: N N: N2

2 Apa yang dimaksud dengan : a. Ikatan kovalen : Ikatan yang menggunakan


a. Ikatan kovalen pasangan elektron bersama-sama
b. ikatan kovalen koordinasi b. Ikatan kovalen koordinas:pemakaian pasangan
c. Ikatan kovalen polar elektron secara bersama dam membentuk
ikatan berasal hanya dari salah satu atom atau
20
gugus atom.
c. Ikatan kovalen polar : Ikatanyang terjadi jika
pasangan elektron yang dipakai bersama
memihak atau mengutub kesalah satu atom
atau gugus atom
3. Nyatakanlah apakah ikatan kovalen
berikut polar atau nonpolar? a. Polar δ-N – H δ+ b. Polar δ+
N–F
Jika polar, tentukan kutup negative δ-

a. N – H b. N – F c.O = O c. Nonpolar µ = 0 d. Polar δ+


H– 20
d. H – Cl e. C – H f. F – F Clδ-
e. Polar δ-C – H δ+ f. Nonpolar µ =
0
4. Diketahui : a.SO3 b. HNO3
Gambarkan rumus titik elektronnya Ikatan
dan berilah tanda ikatan kovalen a : O : Ikatan koordinasi b. :O:
koordinasi
koordinatnya
: : 20

: O :: S: O : : O :: N∙∙ O
∙∙H
¨ ¨ ¨
5. Penyimpangan dari kaidah oktet a. BeCl2 BH3
dapat berupa : s
a. Tidak mencapai oktet, : Cl ∙ ∙ Be ∙ ∙ Cl : H∙∙ B ∙
b. Melampaui oktet ∙ H
tuliskan contoh masing – masing ¨ ¨ ∙∙
senyawa untuk penyimpangan H
tersebut Jumlah ev Be = 4 Jumlah ev B = 6
(tidak mencapai oktet) (tidak mencapai oktet)
20
b.
Cl:
: Cl : Jumlah ev P = 10
(melampaui okted oktet)
:: : P: ::
: Cl ˙ ˙ Cl :
¨ ¨

Kriteria Penskoran :
Jadi skor ideal = 100
𝐒𝐤𝐨𝐫 𝐏𝐞𝐫𝐨𝐥𝐞𝐡𝐚𝐧
𝐍𝐈𝐋𝐀𝐈 = 𝐗 𝟏𝟎𝟎
𝟏𝟎𝟎

Mengetahui : Maumere, 23 Juli 2022


Kepala SMK NEGERI 3 MAUMERE Guru Mata Pelajaran

ALFRID BERLIN KEDOH, [Link], [Link] KARTIKA HASAN, [Link]


NIP. 196804271995121001

.
PEMERINTAH KABUPATEN SIKKA
DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
SMK NEGERI 3 MAUMERE
Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 17 Kec Alok Timur
Email : smknegeri3_maumere@[Link] Kode Pos 86111

RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SMK NEGERI 3 MAUMERE
Mata Pelajaran : Fisika
Pertemuan Ke : 1 (satu) s/d 1 (satu)
Kelas/Semester : X / I (SATU)
Tahun Ajaran : 2022/2023

A. KOMPETENSI INTI
KI-3 : Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif sesuai dengan
bidang dan lingkup kajian/kerja Fisika pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional.
KI-4 : Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat informasi dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta menyelesaikan masalah
sederhana sesuai dengan lingkup kajian/kerja Fisika.
Menampilkan kinerja di bawah dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif
dalam ranah abstrak, terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan gerak alami, dalam ranah kongkrit terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah.
[Link] DASAR DAN INDIKATOR
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

3.1 Menerapkan prinsipprinsip pengukuran\r\nbesaran fisis, angka\r\npenting dan notasi ilmiah\r\npada bidang 3.1.1 Memahami konsep besaran dan satuan
teknologi dan\r\nrekayasa
3.1.2 Mengidentifikasi besaran pokok dan
besaran turunan

3.1.3 Mengidentifikasi jenis-jenis pengukuran


dan satuan

4.1 Melakukan pengukuran\r\nbesaran fisis dengan\r\nmenggunakan peralatan dan\r\nteknik yang tepat 4.1.1 mengolah data hasil pengukuran
serta\r\nmengikuti aturan angka\r\npenting.
4.1.2 menyajikan hasil pengukuran
menggunakan alat ukur

4.1.3 menjelaskan perbedaan besaran dan


besaran skalar vektor

[Link] PEMBELAJARAN
Melalui kegiatan diskusi, menggali informasi dan praktikum, peserta didik mampu : secara cermat dan mandiri serta penuh rasa ingin tahu dan bertanggung jawab.
D. MATERI PEMBELAJARAN
Besaran dan Satuan
Pengukuran dan Alat Ukur
Angka Penting
E. PENDEKATAN, MODEL DAN METODE
Pendekatan : Saintifik
Model Pembelajaran : Cooperative Learning
Metode : Diskusi, Ceramah dan Praktikum

E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN 1 ( 40 Menit )
Langkah-langkah pembelajaran Alokasi
waktu
a. Kegiatana Pendahuluan 5 menit
 Motivasi dan Apersepsi:
- apa perbedaan antara panjang meja yang diukur
mistar dan jengkal?
 Prasyarat pengetahuan:
- Apa yang dimaksud dengan besaran?
- Apakah perhitungan menggunakan jengkal sama
dengan mistar?
b. Kegiatan Inti 30
 Eksplorasi menit
Dalam kegiatan eksplorasi :
 Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan
kelompok. (nilai yang ditanamkan: Jujur, Toleransi,
Mandiri, Demokratis, Komunikatif, Tanggung
Jawab.);
 Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi,
 Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan
pengertian besaran pokok dan besaran turunan. (nilai
yang ditanamkan: Jujur, Toleransi, Mandiri,
Demokratis, Komunikatif, Tanggung Jawab.);
 Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya
mengenai contoh turunan dan dimensinya. (nilai yang
ditanamkan: Jujur, Toleransi, Mandiri, Demokratis,
Komunikatif, Tanggung Jawab.);
 Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk
menyebutkan contoh besaran turunan dan dimensinya.
(nilai yang ditanamkan: Jujur, Toleransi, Mandiri,
Demokratis, Komunikatif, Tanggung Jawab.);
 Peserta didik memperhatikan contoh soal mengenai
penulisan dimensi dari besaran turunan dan
pengkonfersian satuan yang disampaikan oleh guru.
(nilai yang ditanamkan: Jujur, Toleransi, Mandiri,
Demokratis, Komunikatif, Tanggung Jawab.);
 Guru memberikan beberapa soal mengenai konversi
satuan . (nilai yang ditanamkan: Jujur, Toleransi,
Mandiri, Demokratis, Komunikatif, Tanggung
Jawab.);
 Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah
benar atau belum. Jika masih terdapat peserta didik
yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat
langsung memberikan bimbingan. (nilai yang
ditanamkan: Jujur, Toleransi, Mandiri, Demokratis,
Komunikatif, Tanggung Jawab.);
 Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, Siswa:
 Menyimpulkan tentang hal-hal yang belum diketahui
(nilai yang ditanamkan: Jujur, Toleransi, Mandiri,
Demokratis, Komunikatif, Tanggung Jawab.);
 Menjelaskan tentang hal-hal yang belum diketahui.
(nilai yang ditanamkan: Jujur, Toleransi, Mandiri,
Demokratis, Komunikatif, Tanggung Jawab.);

c. Kegiatan Penutup 5 menit


 Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang
memiliki kinerja dan kerjasama yang baik. (nilai yang
ditanamkan: Jujur, Toleransi, Mandiri, Demokratis,
Komunikatif, Tanggung Jawab.);
 Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk
membuat rangkuman. (nilai yang ditanamkan: Jujur,
Toleransi, Mandiri, Demokratis, Komunikatif,
Tanggung Jawab.);
 Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.
(nilai yang ditanamkan: Jujur, Toleransi, Mandiri,
Demokratis, Komunikatif, Tanggung Jawab.);
F. PENILAIAN, PEMBELAJARAN REMEDIAL DAN PENGAYAAN
1. Teknik penilaian : pengamatan, tes tertulis
2. Instrumen penilaian
No Aspek Yang Dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian
1 Sikap Pengamatan Selama pembelajaran dan saat
1. Terlibat aktif dalam pembelajaran diskusi
2. Bekerjasama dalam kegiatan kelompok
3. Menghargai pendapat kelompok atau peserta didik lain terhadap pemecahan masalah
yang berbeda dan kreatif
4. Memiliki sikap displin waktu dalam kegiatan belajar
5. Menunjukkan sikap tanggungjawab terhadap tugas yang diberikan

2 Pengetahuan Pengamatan dan Test Penyelesaian tugas individu dan


Tertulis kelompok

2 Keterampilan Pengamatan dan Selama Proses


1. Menunjukkan desain sesuai prinsip. Unjuk Kerja Praktikum
2. Menyimpan gambar dengan format pilihan.

G. MEDIA/ALAT, BAHAN, DAN SUMBER BELAJAR


1. Media/Alat : Koneksi Internet, LCD Proyektor, Papan Tulis

2. Bahan : Spidol, Kertas


3. Sumber Belaja : Buku Paket Fisika SMK Teknologi dan Rekayasa kelas X
Internet
Video Youtube
Lingkungan Sekitar

LEMBAR PENGAMATAN SIKAP


No Nama Peserta Didik Perilaku yang diamati saat
pembelajaran
Aktif Kerjasama Toleran Disiplin Tanggung Jawab
1

3
CONTOH RUBRIK PENILAIAN
SOAL KUNCI JAWABAN SKOR
Lengkapi tabel besaran pokok beserta satuan dan lambangnya BESARAN SIMBOL LAMBANG Jawaban benar
No SATUAN DIMENSI nilai 100
dibawah: POKOK BESARAN SATUAN
Besaran pokok ,
BESARAN SIMBOL LAMBANG 1 Panjang l Meter m [L] simbol benar
No SATUAN DIMENSI
POKOK BESARAN SATUAN satuan dan
2 Massa m Kilogram kg [M] lambang benar
1 ……… l Meter m …. tetapi dimensi
3 Waktu t Sekon s [T] salah nilai 80
2 Massa …. …… kg [M]
4 Kuat Arus I Ampere A [I]
3 Waktu …… Sekon …… [T] Jawaban tidak
Listrik lengkap nilai 50
4 ……. I Ampere ……. ……
5 Suhu T …… K …… 5 Suhu T Kelvin K [] Tidak menjawab
nilai 0
6 Intensitas …….. Candela ….. [J] 6 Intensitas I Candela Cd [J]
Cahaya Cahaya
7 …… n Mole ….. ….. 7 Jumlah Zat n Mole Mol [N]

Mengetahui Maumere, 14 Juli 2022


Kepala SMK NEGERI 3 Guru Mata Pelajaran
MAUMERE

Alfrid Berlin Kedoh, [Link], [Link] Alfredo Alexander Mitan


NIY/NIP. 196804271995121001 NIY/NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMK NEGERI 3 MAUMERE


Mata Pelajaran : Sejarah Indonesia
Komp. Keahlian : TKJ, Multimedia, TITL
Kelas/Semester : X / Ganjil
Tahun Pelajaran : 2022/2023
Alokasi Waktu : 9 x 45 menit

A. Kompetensi Inti
KI-3 Pengetahuan
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kajian
Sejarah Indonesia pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakt nasional,
regional dan internasional
KI-4 Keterampilan
Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja
yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kajian Sejarah
Indonesia. Menampilkan kinerja dibawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang
terukur sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja.
Menunjukan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya disekolah, serta mampu
melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan langsung.
Menunjukan keterampilan, mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya disekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan
langsung.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.6 menganalisis dampak poltik, sosial, 3.6.1 Menjelaskan dampak
budaya, ekonomi, dan pendidikan pada penjajahan bangsa Eropa yang
masa penjajahan bangsa Eropa, lahirnya memicu perlawanan bersenjata bangsa
pergerakan nasional dan peristiwa sumpah Indonesia
pemuda 3.6.2 Menganalisis berbagai bentuk
perlawanan terhadap penjajahan
bangsa Eropa di Indonesia sebelum
awal abad XX

3.6.3 Menjelaskan latar belakang


lahirnya
organisasi-organisasi pergerakan
nasional di Indonesia
3.6.4 Menganalisis nilai-nilai Sumpah
Pemuda dan maknanya bagi
kehidupan kebangsaan di
Indonesia pada masa kini
3.6.5 Menganalisis Pengaruh
Kolonialisme terhadap kehidupan
politik sosial, budaya masyarakat
Indonesia di masa sekarang.

4.6 Menalar dampak politik, budaya, 4.6.1 Mengolah informasi tentang


sosial, ekonomi, dan pendidikan pada strategi perlawanan bangsa Indonesia
masa penjajahan bangsa Eropa lahirnya terhadap penjajahan bangsa Eropa
pergerakan nasional dan peristiwa sumpah (Portugis, Belanda)
pemuda. 4.6.2 Menyajikan hasil penalaran
dalam bentuk
Tulisan Sejarah tentang Pentingnnya
Peristiwa Sumpah Pemuda bagi
Kemerdekaan Indonesia

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui model pembelajaran Problem Based Learning peserta didik dapat berpikir
secara kritis dan kreatif dalam menganalisis dan menyajikan materi tentangdampak
poltik, sosial, budaya, ekonomi, dan pendidikan pada masa penjajahan bangsa Eropa,
lahirnya pergerakan nasional dan peristiwa sumpah pemuda dengan memiliki rasa
tanggung jawab, kerja sama dan percaya diri.
D. Materi Pembelajaran
1. Kebijakan Pemerintah Kolonial yang Memicu Perlawanan Lokal
2. Perlawanan terhadap Kolonialisme Sebelum Lahirnya Kesadaran Nasional
3. Lahirnya Pergerakan Nasional
4. Kolonialisme dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan Politik, Sosial, dan Budaya
Masyarakat Indonesia Kini
E. Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Pembelajaran : Pendekatan Saintifik
2. Model Pembelajaran : Problem Bassed Learning
3. Metode Pembelajaran : Diskusi, Tanya Jawab, Penugasan
F. Media dan Alat
Media : PPT
Alat : Leptop, LCD, Papan tulis, Spidol
G. Sumber Belajar
1. Buku Sejarah Indonesia Kelas X Penerbit Erlangga, Buku sumber yang relevan
dengan materi pembelajaran,
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sejarah Indonesia: Buku Guru. Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014.
H. Kegiatan Pembelajaran
Indikator:
3.6.1 Menjelaskan dampak penjajahan bangsa Eropa yang memicu perlawanan
bersenjata bangsa Indonesia
3.6.2 Menganalisis berbagai bentuk perlawanan terhadap penjajahan bangsa Eropa di
Indonesia sebelum awal abad XX
4.6.1 Mengolah informasi tentang strategi perlawanan bangsa Indonesia terhadap
penjajahan bangsa Eropa (Portugis, Belanda)
Pertemuan Ke 1 (3 x 45 menit) Alokasi Waktu
Kegiatan Pendahuluan 10 Menit
Guru
Orientasi
1. Guru memberi salam
2. Berdoa bersama
3. Guru memeriksa kehadiran siswa
4. Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik
untuk mengikuti proses pembelajaran
Apersepsi
1. Mendiskusikan kompetensi yang sudah dipelajari dan
dikembangkan sebelumnya berkaitan dengan
kompetensi yang akan dipelajari dan dikembangkan.
2. Mengaitkan materi kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan dengan pengalaman pesertda didik.
3. Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya
dengan pembelajaran yang akan dilakukan
Motivasi
Guru memberi motivasi belajar siswa secara kontekstual sesuai
manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari,
dengan memberikan contoh dan perbandingan local, nasional,
dan internasional
Pemberian Acuan
1. Guru menjelaskan tentang tujuan pembelajaran atau
kompetensi dasar yang akan dicapai
2. Menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
3. Guru menyampaikan kegiatan yang akan digunakan
Kegiatan Inti Alokasi Waktu
Sintak Model Kegiatan Model Pembelajaran
Pembelajaran
Mengorientasi Peserta 1. Guru mengarahkan peserta didik 15
didik pada masalah untuk mengamati gambar yang ada
pada halaman 220 pada buku
Sejarah Indonesia Kelas X dan
menjawab pertanyaan yang
diberikan oleh guru
2. Guru memberikan sebuah topik
masalah tentang kebijakan-
kebijakan yang memicu perlawanan
diberbagai daerah di Nusantara.
Mengorganisasikan 1. Siswa dibagi dalam 6 kelompok
kegiatan pembelajaran
2. Kelompok 1 mendiskusikan tentang
Perlawanan Kesultanan Demak
3. Kelompok 2 mendiskusikan tentang
Perlawanan Kesultanan Aceh
4. Kelompok 3 mendiskusikan tentang
Perlawanan Kesultanan Mataram
5. Kelompok 4 mendiskusikan tentang
Perlawanan Pattimura di Maluku
6. Kelompok 5 mendiskusikan tentang
perlawanan Pangeran Diponegoro
7. Kelompok 6 mendiskusikan tentang
Perang Padri
Setiap kelompok membahas tentang
latar belakang, jalannya perang dan
dampak perlawanan
Membimbing Siswa mengumpulkan informasi dari
penyelidikan mandiri dan
berbagai sumber dengan bimbingan
kelompok
guru
Mengembangkan dan Siswa membuat laporan atas hasil 35
menyajikan hasil karya
kerjanya
Menganalisis dan 1. Peserta didik mempresentasikan 15
mengevaluasi proses
hasil kerjanya
pemecahan masalah
2. Guru dan peserta didik
memberikan pertanyaan,
masukan kepada kelompok
3. Guru bersama peserta didik
menyimpulkan materi

Kegiatan Penutup 10
1. 1. Memberi panduan menyimpulkan hasil pembelajaran
2. 22. Meminta siswa menyampaikan pendapat atau perasaan atas
pembelajaran yang dilakukan
3. 3. Menyampaikan rencana kegiatan berikutnya

I. Penilaian Pembelajaran
1. Teknik Penilaian
a. Penilaian Sikap : Observasi/pengamatan
b. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis
2. Bentuk Penilaian
a. Observasi : Jurnal Guru
b. Tes tertulis : Uraian dan Lembar Kerja
3. Instrumen Penilaian (terlamapir)

Mengetahui : Maumere, 23 Juli 2022


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Alfrid Berlin Kedoh, [Link], [Link] Theresia Yovita Watir, [Link]


NIP. 19680427 199512 1 001 NIP. 19920706 202221 2 014
Lampiran 1
A. Penilaian Kompetensi Sikap
a. Sikap yang menjadi focus penilaian adalah jujur, disiplin, tanggung jawab, kerja sama,
santun.
b. Jurnal Penilaian Sikap:

Perilaku yang diamati saat pembelajaran


Rasa ingin
No Nama Pesesrta Didik
Jujur Kerjasama tahu Tanggung jawab

1 Aidil Saputra
Alexander Juanditi
2 Medosiga
3 Elisabeth Novianti Gisi
4 Hikmatul Rizkia
5 Maria Diana Pale
Oktaviani Chelse
6 Lirong
Rubrik penilaian sikap
1) Sikap jujur
Indikator sikap sosial “ jujur”
 Tidak berbohong
 Mengembalikan kepada yang berhak bila menemukan sesuatu
 Tidak menyontek
 Terus terang
Rubrik pemberian skor
A = jika peserta didik melakukan empat kegiatan tersebut
B= jika peserta didik melakukan tiga kegiatan tersebut
C= jika peserta didik melakukan dua kegiatan tersebut
D= jika peserta didik melakukan satu kegiatan tersebut
2) Sikap kerja sama
Indikator sikap sosial “kerja sama”
 Peduli kepada sesama
 Saling membantu dalam hal kebaikan
 Saling menghargai atau toleran
 Ramah dengan sesama
Rubrik pemberian skor:
A = jika peserta didik melakukan empat kegiatan tersebut
B = jika peserta didik melakukan tiga kegiatan tersebut
C= jika peserta didik melakukan dua kegiatan tersebut
D= jika peserta didik melakukan satu kegiatan tersebut
3) Sikap rasa ingin tahu
Indikator sikap “rasa ingin tahu”
 Antusias mencari jawaban
 Perhatian terhadap obyek yang diamati
 Memberikan pertanyaan
Rubrik pemberian skor
A = jika peserta didik melakukan empat kegiatan tersebut
B = jika peserta didik melakukan tiga kegiatan tersebut
C = jika peserta didik melakukan dua kegiatan tersebut
D = jika peserta didik melakukan satu kegiatan tersebut
4) Sikap Tanggung Jawab
Indikator sikap sosial “tanggung jawab”
 Melaksanakan tugas individu dengan baik.
 Menerima risiko dari tindakan yang dilakukan.
 Tidak menyalahkan/menuduh orang lain tanpa bukti akurat.
 Mengembalikan barang pinjaman.
Rubrik pemberian skor:
A = jika peserta didik melakukan empat kegiatan tersebut
B = jika peserta didik melakukan tiga kegiatan tersebut
C = jika peserta didik melakukan dua kegiatan tersebut
D = jika peserta didik melakukan satu kegiatan tersebut
B. Kisi-kisi Penilaian Pengetahuan
Tes Tertulis
Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal Bentuk
Soal
3.6 menganalisis 3.6.1 Kebijakan Peserta didik dapat Uraian
dampak poltik, Menjelaskan pemerintah menjelaskan
sosial, budaya, dampak kolonial yang kebijakan-
ekonomi, dan penjajahan memicu kebijakan bangsa
pendidikan pada bangsa Eropa perlawanan Portugis yang
masa penjajahan yang memicu memicu
bangsa Eropa, perlawanan perlawanan
lahirnya bersenjata bangsa diberbagai daerah
pergerakan Indonesia di Indonesia
nasional dan
Peserta didik dapat Uraian
peristiwa sumpah
menjelaskan
pemuda
kebijakan-
kebijakan bangsa
Belanda yang
memicu
perlawanan di
berbagai daerah di
Indonesia
3.6.2Menganalisis Peserta didik dapat Uraian
berbagai bentuk menguraikan isi
perlawanan perjanjian Bongaya
terhadap
penjajahan bangsa
Eropa di Indonesia
sebelum awal
abad XX
C. Instrumen Penilaian Pengetahuan
1. Jelaskan dua alasan kebijakan monopoli perdagangan oleh Portugis di tentang oleh
kesultanan-kesultanan di Nusantara.
2. Tuliskan kebijakan- kebijakan VOC yang memicu perlawanan diberbagai daerah di
Indonesia
3. Tuliskan isi Perjanjian Bongaya.
D. Kunci Jawaban
No Kunci Jawaban Skor
1  Menyebabkan harga rempah-rempah turun sehingga menyebabkan 2

kerugian ekonomi bagi kesultanan-kesultanan Nusatara

 Merupakan bentuk campur tangan terhadap kedaulatan yang 2


melemahkan kesultanan-kesultanan Nusatara

Jumlah 4
2  Monopoli perddagangan rempah-rempah 1
 Campur tangan terhadap masalah internal kerajaan 1
 Ekspansi wilayah demi melancarkan kebijakan pintu terbuka 1
 Arogansi Belanda terhdapap kerajaan pribumi 1
 Adanya praktik diskriminasi terhadap penduduk pribumi 1
 Penderitaan rakyat akibat sistem Tanam Paksa, kebijakan Pintu 1
Terbuka, serta Politik Etis

Jumlah 6
3  Gowa mengakui monopoli perdagangan oleh VOC 1
 Semua pihak Barat kecuali VOC harus meninggalkan wilayah 1
kekuasaan Gowa 1
 Gowa diwajibkan untuk membayar kerugian Perang 1
 Voc membangun benteng-benteng di Makassar
Jumlah 4
Jumlah skor keseluruhan 14
Nilai Perolehan

Nilai
No Bobot Skor Maksimal Skor Perolehan Perolehan

1. 30 4

2. 40 6

3. 30 4

100 14

𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ


N= 𝑥 100
𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚

E. Penilaian untuk kegiatan diskusi kelompok


Mengkomu- Mendengar- Berargu- Berkontri Jumlah
No Nama
nikasikan Kan Mentasi -busi Skor
1
2

Keterangan :
a. Keterampilan mengomunikasikan adalah kemampuan peserta didik untuk
mengungkapkan atau menyampaikan ide atau gagasan dengan bahasa lisan yang
efektif.
b. Keterampilan mendengarkan dipahami sebagai kemampuan peserta didik untuk
tidak menyela, memotong, atau menginterupsi pembicaraan seseorang ketika sedang
mengungkapkan gagasannya.
c. Kemampuan berargumentasi menunjukkan kemampuan peserta didik dalam
mengemukakan argumentasi logis ketika ada pihak yang bertanya atau
mempertanyakan gagasannya.
d. Kemampuan berkontribusi dimaksudkan sebagai kemampuan peserta didik
memberikan gagasan-gagasan yang mendukung atau mengarah ke penarikan
kesimpulan termasuk di dalamnya menghargai perbedaan pendapat.
a. Skor rentang antara 1 – 4
1 = Kurang; 3 = Baik
2 = Cukup 4 = Amat Baik
F. Penilaian presentasi
Jumlah
No Nama Menjelaskan Memvisualkan Merespon
Skor
1
2

Keterangan :
a. Keterampilan menjelaskan adalah kemampuan menyampaikan hasil observasi dan
diskusi secara meyakinkan.
b. Keterampilan memvisualisasikan berkaitan dengan kemampuan peserta didik
untuk membuat atau mengemas informasi seunik mungkin, semenarik mungkin, atau
sekreatif mungkin.
c. Keterampilan merespon adalah kemampuan peserta didik menyampaikan
tanggapan atas pertanyaan, bantahan, sanggahan dari pihak lain secara empatik.
d. Skor rentang antara 1 – 4
1. = Kurang; 3 = Baik
2. = Cukup 4 = Amat Baik
Materi Ajar
A. Berbagai Kebijakan Pemerintah Kolonial yang Memicu Perlawanan Lokal
1. Kebijakan Portugis
Sejak menguasai Malaka pada tahun 1511, Portugis bermaksud memonopoli perdagangan
di Nisantara. Kehadiran Portugis membawa dua pengaruh besar terhadap Nusantara, yaitu
dalam bentuk monopoli perdagangan rempah-rempah dan penyebaran agama Kristen.
Kedua hal ini menjadi pemicu perlawanan bersenjata kerajaan-kerajaan Islam terhadap
Portugis
a. Monopoli perdagangan rempah-rempah
Ancaman praktik monopoli serta ambisi Portugis memperluas pengaruh dan hegemoni
di Jawa membuat Kesultanan Demak melakukan serangan preventif ke Malaka pada
tahun 1513 dan 1521 dan ke Sunda Kelapa pada tahun 1526 dan 1527. Demak yang
berambisis menguasai seluruh Pulau Jawa, termasuk Pajajaran sebagai pintu masuk.
Karena alasan yang sama pula, yaitu moopoli perdagangan, kehadiran Portugis di
Maluku mendapat perlawanan dari rakyat dan Kesultanan Ternate. Kesultanan
Ternatemenganggap kebijakan monopoli bertentangan dengan praktik perdagangan
yang telah berabad-abad berlangsung di bumi Nusantara. Berhadapan dengan prakatik
monopoli, rakyat Maluku yang menggantungkan hidupnya pada pasar rempah-rempah
sangat dirugikan. Apalagi penerapan kebijakan itu disertai sikap aroganasi dan
kesewenang-wenangan, yang meruntuhkan harga diri dan martabat Kesultanan
Ternate.
2. Kebijakan VOC dan Pemerintah Kolonial Belanda
a. Monopoli perdagangan rempah-rempah
Dengan monopoli, harga dan jumlah produk petani sepertirempah-rempah ditemukan
oleh VOC. Sebagai bagian dari kebijakan itu, VOC menerapkan kebijakan ekstirpasi
dan Pelayaran Hongi. Monopoli peerdagangan merugikan rakyat Indonesia terutama di
Maluku. Kebijakan ekstirpasi dan Pelayaran Hongi juga memiliki dampak yang serius
yaitu runtuhnya wibawa dan martabat raja-raja pribumi karena wilayahnya dikuasai,
rajanya diasingkan karena menolak kemauan VOC dan kerajaan dipecah belah
b. Campur tangan terhadap masalah internal kerajaan
Campur tangan terhadap masalah internal kerajaan merupakan bagian dari upaya
melancarkan monopoli perdagangan. Intervansi itu umumnya terjadi ketika terjadi
perebutan takhta dalam istana.
Campur tangan VOC juga tampak dalam hal pengangkatan pejabat- pejabat keratin
seperti patih ataupun penentuan kebijakan ekonomi- politik kerajaan
c. Ekspansi wilayah demi melancarkan kebijakan Pintu Terbuka
Sejak kebijakan Pintu Terbuka diberlakukan pada tahun 1870. Belanda gencar
melakukan ekspansi ke wilayah-wilayah kerajaan yang sebelumnya independen.
Wilayah-wilayah diantaranya Tapanuli menjadi wilayah Kerajaaan Batak dan
Kalimantan bagian selatan yang menjadi wilayah kekuasaan Kesultanan Banjar.
d. Arogansi Belanda terhadap penduduk pribumi
Perang terhadap Belanda juga dilacarkan karena arogansi serta kesewenang-
wenangan Belanda terhadap bangsawan dan raja-raja pribumi. Belanda kerap
memperlakukan para bangsawan dan raja pribumi sebagai bawahan.
e. Adanya praktik diskriminasi terhadap penduduk pribumi
Pada masa colonial penduduk Indonesia digolong-golongkan atas dasar ras, dari yang
paling tinggi status social dan kedudukannya (orang Eropa) sampai yang paling
rendah (penduduk pribumi)
 Golongan Eropa (Belanda, Inggris, Amerika, Belgia, Swiss, Prancis)
 Orang-orang Indo (turunan pribumi danEropa)
 Orang-orang keturunan Timur Asing (Cina)
 Orang-orang pribumi (Indonesia), golongan Timur Asing (Tionghoa, India,
Arab) dan
Pembagian penduduk berdasarkan golongan ini memiliki kensekuensi tertentu baik
dalam bidang social, hukum, ekonomi maupun politik. Dalam bidang pendidikan,
misalnya mereka ditempatkan disekolah yang dikhususkan untuk mereka dan tidak
berbaur dengan penduduk pribumi ataupun golongan Timur Asing.
Golongan pribumi masih dibedakan lagi berdasarkan aspek keturunan, pekerjaan dan
pendidikan. Golongan bangsawan merupakan golongan tertinggi. Mereka adalah
raja/sultan dan keturunannya, para pejabat kerajaan, serta pejabat pribumi. Dibawah
mereka adalah wong cilik atau rakyat [Link] biasa adalah golongan yang
paling menderita dalam sistem sosial ini. Mereka dibebankan banyak kewajiban
termasuk pajak, namun nasibnya tidak diperhatikan pemerintah kolonial.
f. Penderitaan rakyat akibat sistem Tanam Paksa, Pintu Terbuka, serta Politik Etis
Ujung tombak dari setiap perlawanan yang domotori oleh para raja dan bangsawan itu
adalah rakyat Indonesia. Rakyat Indonesia yang paling merasakan dampak negative
dari berbagai sikap dan kebijakan Belanda yang sewenang-wenang serta tak
berperikemanusiaan itu: monopoli perdagangan, pajak Tanam Paksa, kebijakan Pintu
Terbuka, dan Politik Etis.

B. Perlawanan Terhadap Kolonialisme Sebelum Lahirnya Kesadaran Nsional


Perlawanan yang terjadi sebelum lahirnya kesadaran kebangsaan atau kesadaran nasional
memiliki ciri-ciri yang khususnya, diantaranya:
 Bersifat lokal
 Bergantung pada seorang pimpinan karismastik
 Perlawanan mengandalkan kekuatan senjata
 Mudah dipecah belah
1. Perlawanan terhadap Portugis
a. Perlawanan Kesultanan Ternate
Latar belakang:
 Monopoli perdagangan oleh bangsa Portugis.
 Bangsa Portugis melakukan campur tangan terhadap urusan Kerajaan
Ternate dan Tidore.
 Penyebaran agama Katolik di tengah masyarakat Maluku yang beragama
Islam.
Tokoh perlawanan rakyat Maluku antara lain Sultan Khairun (1534—1570)
dan anaknya, Sultan Baabullah (1570—1583), dari Kerajaan Ternate.
Sultan Baabullah melanjutkan perlawanan Sultan dan berhasil mengusir
bangsa Portugis dari Maluku pada tahun 1575.
b. Perlawanan Kesultanan Demak
Sultan Baabullah melanjutkan perlawanan Sultan dan berhasil mengusir bangsa
Portugis dari Maluku pada tahun 1575.
Perlawanan rakyat Demak dimulai sejak masa pemerintahan Raden Patah yang
mengutus anaknya, Pati Unus, menyerang bangsa Portugis di Malaka pada tahun
1512 dan 1513 namun gagal. Pada 22 Juni 1527, Fatahillah berhasil mengusir
Portugis dari Sunda Kelapa dan mengganti nama Sunda Kelapa menjadi
Jayakarta.
c. Perlawanan Rakyat Aceh
Latar belakang:
 Hubungan antara Kesultanan Aceh dan bangsa Eropa (VOC/ Belanda dan
Inggris) yang dianggap mengancam keberadaan bangsa Portugis di Malaka.
 Sikap Kerajaan Aceh di bawah Sultan Ali Mughayat Syah (1514—1528)
yang menentang kehadiran bangsa Portugis di Malaka.
Sultan Ali Mughayat Syah berhasil mengusir bangsa Portugis dari wilayah
Aceh—yakni Daya, Pidie, dan Pasai—pada 1520-an. Perjuangan rakyat
Aceh mengusir Portugis terus berlanjut di bawah Sultan Iskandar Tsani
(1636—1641).
2. Perlawanan terhadap Kolonialisme Belanda
a. Perlawanan terhadap kekuasaan VOC
 Perlawanan Kesultanan Mataram
 Perlawanan Kesultanan Gowa atau Makassar
b. Perlawanan terhadap pemerintah colonial Belanda
 Perlawanan Patimura di Maluku (1817)
 Perlawanan Pangeran Diponegoro (1825-1830)
 Perlawanan Kesultanan Palembang (1804-1821)
 Perang Padri (1803-1838)
 Perang Aceh (1873-1904)
 Perlawanan Sisingamangaraja XII (1870-1907)
PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 3 MAUMERE
Jl. Jend. Ahmad Yani No. 17 Kel. Wairotang Kec. Alok Timur
Telp. (0382) 23562 | Kode Pos 86111 | NPSN : 69864616
Website : [Link] email : smkn3mof@[Link]

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMK NEGERI 3 Pertemuan Ke : 1 (satu) s/d 2 (dua)


MAUMERE Kelas/Semester : X / I (SATU)
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Tahun Ajaran : 2022/2023

A. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.1 Mengidentifikasi teks laporan hasil observasi yang dipresentasikan dengan 3.1.1 Menentukan isi pokok dalam teks laporan hasil observasi.
lisan dan tulis. 3.1.2 Menyusun ringkasan isi teks laporan hasil observasi
4.1 Menginterpretasi isi teks laporan hasil observasi berdasarkan 4.1.1 Menafsirkan isi teks laporan hasil observasi (pernyataan umum,hal yang
interpretasi baik secara lisan maupun tulis. dilaporkan,deskripsi bagian,deskripsi manfaat)
B. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu :

3.1.1 Menentukan isi teks laporn hasil observasi

3.1.2 Mampu menyusun ringkasan isi teks

4.1.1 Menafsirkan isi teks yang dibaca

4.1.2 Melengkapi isi teks laporan hasil observasi

secara cermat dan mandiri serta penuh rasa ingin tahu dan bertanggung jawab.
LANGKAH - LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan 1 KD Pengetahuan
Kegiatan Aktifitas Pembelajaran Wakt
u
Langkah Kegiatan Pembelajaran Wakt
u
Pendahuluan [Link] didik bersama guru memulai pembelajaran dengan memberi salam dan berdoa. 5
Menit
2 Guru memberikan motivasi kepada peserta didik untuk tetap semangat belajar dan menjaga kesehatan.

3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.


Kegiatan Menciptakan stimulus/rangsangan (Stimulation) 35
Inti 4Siswa mengamati,lingkungan sekitar,melakukan observasi
Menyiapkan pernyataan masalah (Problem Statement)
Menanya dan mengajukan hipotesisr
5. Pendidik mengajuan pertanyaan dan peserta didik memberikan jawaban sementara dari hasil observasi
Mengumpulkan data (Data Collecting)
[Link] didik mencoba mendeskripsikan atau menjelaskan hasil pengamatannya
Mengolah data (Data Processing)
[Link] didik menyusun hasil pengamatannya menjadi sebuah teks hasil laporan observasi
Kegiatan Aktifitas Wakt
Pembelajaran u
Memverifikasi data (Verrification)
8. Peserta didik menyunting atau memperbaiki hasil tulisan teks laporan hasil observasi yang telah dibuat
[Link] didik menyampaikan hasil kerjanya secara lisan atau tulis
Menarik kesimpulan (Generalisation)
[Link] dan peserta didik memuat kesimpulan dari hasil identifikasi teks LHO
Penutup [Link] didik beserta guru menyimpulkan kegiatan pembelajaran hari ini. 5
[Link] menutup pelajaran Menit
Pertemuan 2 KD Keterampilan
Kegiatan Aktifitas Pembelajaran Wakt
u
Langkah Kegiatan Pembelajaran Wakt
u
Pendahuluan [Link] didik bersama guru memulai pembelajaran dengan memberi salam dan berdoa. 5
Menit
2 Guru memberikan motivasi kepada peserta didik untuk tetap semangat belajar dan menjaga kesehatan.

3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.


Kegiatan Menciptakan stimulus/rangsangan (Stimulation) 35
Inti [Link] didik disajikan sebuah teks laporan hasil observasi
Menyiapkan pernyataan masalah (Problem Statement)
Menanya dan mengajukan hipotesis
[Link] meminta peserta didik membaca teks laporan observasi pada buku paket ‘’Mengenal Suku Badui’’
[Link] meminta peserta didik menafsirkan isi teks observasi ‘’Mengenal Suku Badui’’
Mengumpulkan data (Data Collecting)
[Link] didik menafsirkan isi teks dengan menuliskan gagasan pokok dalam teks LHO yang dibaca
Mengolah data (Data Processing)
[Link] didik menulis hasiil tafsiran isi teks yang dibuat
Kegiatan Aktifitas Wakt
Pembelajaran u
Memverifikasi data (Verrification)
[Link] didik menyunting atau memperbaiki hasil tulisan tafsiran isiteks laporan hasil observasi yang telah dibuatrn
[Link] didik menyampaikan hasil kerjanya secara lisan atau tulis
Menarik kesimpulan (Generalisation)
[Link] dan peserta didik menarik kesimpulan dari hasil tafsiran isi teks LHO ‘’Mengenal Suku Badui’’
Penutup [Link] menyampaikan kesimpulan tentang KD Pembelajaran hari ini 5
[Link] menutup pelajaran dengan menyampaikan kegiatan pembelajaran selanjutnya Menit

C. MEDIA/ALAT, BAHAN, DAN SUMBER BELAJAR


1. Media/Alat : Koneksi Internet, LCD Proyektor, Papan Tulis
2. Bahan : Spidol, Kertas
3. Sumber Belajar : · Suherli, dkk. 2017. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas X Revisi Tahun 2018. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

· Suherli, dkk. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas X Revisi Tahun 2018. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

· Internet

· Alamsekitar dan sumber lain yang relevan


D. PENILAI
AN

1. Sikap : Observasi, Penilaian diri & Peniliaian Antar


Teman
2. Pengetahuan : Tes Tertulis
3. Keterampilan : Portofolio,unjuk kerja proses dan hasil

Maumere, 23 Juli 2022 Guru


Mengetahui Mata Pelajaran
Kepala Smk Negeri 3 Maumere

Alfrid Berlin Kedoh, [Link], [Link] Magdalena Theodoras, [Link]


Nip. 196804271995121001 Nip.
PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 3 MAUMERE
Jl. Jend. Ahmad Yani No. 17 Kel. Wairotang Kec. Alok Timur
Telp. (0382) 23562 | Kode Pos 86111 | NPSN : 69864616
Website : [Link] email : smkn3mof@[Link]

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMK NEGERI 3 MAUMERE Pertemuan Ke : 1 (satu) s/d 1 (satu)


Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas/Semester : XI / I (SATU)
Tahun Ajaran : 2022/2023
A. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.2 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks prosedur 3.2.1 Menganalisis struktur teks prosedur
3.2.2 Menganalisis kebahasaan teks prosedur
4.2 Mengembangkan teks prosedur dengan memerhatikan hasil analisis 4.2.1 Menyusun pernyataanumumdantahapan-tahapan dalam teksprosedur dengan
terhadap isi, struktur, dan kebahasaan organisasi yang tepatsecaralisandantulis
B. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu :

3.2.1 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks prosedur

3.2.1 Menganalisis kebahasaan teks prosedur

4.2.1 menyusun teks prosedur dengan memerhatikan strukturdan kebahasaan teks prosedur

secara cermat dan mandiri serta penuh rasa ingin tahu dan bertanggung jawab.
LANGKAH - LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan 1
Kegiatan Aktifitas Pembelajaran Waktu
Langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu
Pendahuluan 1. Peserta didik bersama guru memulai pembelajaran dengan memberi salam dan berdoa. 5
2. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik untuk tetap semangat belajar dan menjaga kesehatan. Menit
3. Dengan bimbingan guru, peserta didik mereview pembelajaran sebelumnya dan mengaitkan dengan pembelajaran yang akan dilakukan
pada hari tersebut.
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Mengorientasi peserta didik pada masalah
[Link] didik disajikan teks prosedurrnPesrta didik membaca teks
Mengorganisasikan kegiatan pembelajaran
[Link] didik dibagi dalam bentuk kelompok\r\nPendidik meminta peserta didik menganalisis struktur dan kebahasaan teks prosedur
Membimbing penyelidikan mandiri dan kelompok
[Link] bimbingan pendidik peserta diidk menganalisis struktur dan kebahasaan teks prosedur
Mengembangkan dan Menyajikan hasil karya
[Link] didik menyampaikan hasil analisisnya
Analisis dan Evaluasi Proses Pemecahan Masalah
[Link] membuat kesimpulan tehadap hasil analisis teks tersebut
Kegiatan Aktifitas Pembelajaran Waktu
Penutup [Link] didik beserta guru menyimpulkan kegiatan pembelajaran hari ini. 5
[Link] menutup pelajaran Menit

Pertemuan 2
Kegiatan Aktifitas Pembelajaran Waktu
Langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu
Pendahuluan 1. Peserta didik bersama guru memulai pembelajaran dengan memberi salam dan berdoa. 5
2. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik untuk tetap semangat belajar dan menjaga kesehatan. Menit
3. Dengan bimbingan guru, peserta didik mereview pembelajaran sebelumnya dan mengaitkan dengan pembelajaran yang akan dilakukan
pada hari tersebut.
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Mengorientasi peserta didik pada masalah 35
[Link] didik diarahkan pendidik untuk menentukan suatu prosedur kerja yang berkaitan dengan bidang ilmu keahlian
Mengorganisasikan kegiatan pembelajaran
[Link] didik diminta menentukan langkah-langkah kerja dari suatu kegiatan
[Link] didik diminta mengembagkan langkah –langkah kegitan atau prosedur kerja dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan teks prosedur
Membimbing penyelidikan mandiri dan kelompok
[Link] bimbingan pendidik peserta diidk mengembangkan isi teks prosedur sesuai dengan struktur dan kebahasaan yang tepat
Mengembangkan dan Menyajikan hasil karya
[Link] didik menyampaikan hasil kerjanya secara lisan atau tulis
Analisis dan Evaluasi Proses Pemecahan Masalah
[Link] membuat kesimpulan tehadap hasil kerja peserta didik
Kegiatan Aktifitas Pembelajaran Waktu
Penutup [Link] didik dan pendidik bersama menyimpulkan kegiatan pembelajaran hari ini 5
[Link] menutup pelajaran Menit

C. MEDIA/ALAT, BAHAN, DAN SUMBER BELAJAR


1. Media/Alat : Koneksi Internet, LCD Proyektor, Papan Tulis
2. Bahan : PPT,Word,Vidio
3. Sumber Belajar : Suherli, dkk. 2018. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas XI Revisi Tahun 2018. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

· Suherli, dkk. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas XI Revisi Tahun 2018. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

· Internet

D. PENILAIAN
1. Sikap : Observasi, Penilaian diri & Peniliaian Antar Teman
2. Pengetahuan : Tes Tertulis
3. Keterampilan : Penilaian Unjuk Kerja
Portofolio

Maumere, 23 Juli 2022


Mengetahui Guru Mata Pelajaran
Kepala Smk Negeri 3 Maumere

Alfrid Berlin Kedoh, [Link], [Link] Magdalena Theodoras


Nip. 196804271995121001 Nip.
PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 3 MAUMERE
Jl. Jend. Ahmad Yani No. 17 Kel. Wairotang Kec. Alok Timur
Telp. (0382) 23562 | Kode Pos 86111 | NPSN : 69864616
Website : [Link] email : smkn3mof@[Link]

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


TAHUN PELAJARAN 2022/2023

Nama Sekolah SMK Negeri 3 Maumere


Mata Pelajaran Bahasa Indonesia (Wajib)
Kelas/Semester XII / Ganjil
Materi Pokok Teks Editorial
Alokasi Waktu 4 JP
Kompetensi Dasar 3.5 Mengidentifikasi informasi (pendapat, alternatif solusi dan
simpulan terhadap suatu isu) dalam teks editorial
4.5 Menyeleksi ragam informasi sebagai bahan teks editorial baik
secara lisan maupun tulis
Indikator Pencapaian 3.5.1. Mengidentifikasi isi dalam teks editorial.
Kompetensi 3.5.2. Membedakan fakta dan opini dalam teks editorial
4.5.1. Menentukan isu aktual dari berbagai media informasi (cetak,
elektronik, maupun internet)
4.5.2. Menuliskan pendapat terhadap isu aktual dilengkapi argumen
pendukung (data dan alasan logis).
4.5.3. Mempresentasikan, menanggapi, dan merevisi informasi berupa
pendapat, alternatif solusi, dan simpulan, informasi-informasi
penting, dan ragam informasi sebagai bahan teks editorial.

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan model pembelajaran
discovery learning, peserta didik mengidentifikasi informasi (pendapat,
alternatif solusi dan simpulan terhadap suatu isu) dalam teks editorial
serta terampil menyeleksi ragam informasi sebagai bahan teks editorial
baik secara lisan maupun tulis dengan semangatdan percaya diri serta
kreatif selama proses pembelajaran.

B. MATERI AJAR (terlampir)

C. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan : Scientific Learning
Model Pembelajaran : Discovery Learning (Pembelajaran Penemuan) dan Problem
Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah )/ projek
D. Media/alat, Bahan

Media :
➢ Worksheet atau lembar kerja (siswa)
➢ lembar penilaian
➢ Cetak: buku, modul, brosur, leaflet, dan gambar.
➢ Manusia dalam lingkungan: guru, pustakawan.
Alat/Bahan :
➢ Penggaris, spidol, papan tulis
➢ Laptop & infocus
➢ Audio: kaset dan CD.
➢ Audio-cetak: kaset atau CD audio yang dilengkapi dengan teks.
➢ Proyeksi visual diam: OUT dan film bingkai.
➢ Proyeksi audio visual: film dan bingkai (slide) bersuara.
➢ Audio visual gerak: VCD, DVD.

E. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Kegiatan
Pendahuluan

1. Guru menyapa peserta didik dengan ucapan salam


2. Guru mengajak peserta didik untuk berdoa bersama sebelum
mengawali kegiatanpembelajaran
3. Guru mengecek kehadiran peserta didik sebagai tanda
keikutsertaan dalam kegiatan dan menanyakan kondisi peserta
didik
4. Peserta didik merespons pertanyaan dari guru berhubungan
dengan pembelajaransebelumnya
5. Peserta didik menyimak informasi dari guru tentang
kompetensi dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dan
manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari
6. Peserta didik merespons secara aktif informasi tentang hal-hal
yang akan dipelajari termasuk metode dan media, langkah
pembelajaran, dan penilaian pembelajaran

Kegiatan Inti
7. Guru memberikan tayangan video editorial
dengan tautan
[Link]
8. Peserta didik mencermati tayangan yang diberikan oleh guru
9. Guru juga meminta peserta didik untuk membaca buku paket
bahasa Indonesiahalaman 86 s.d. 88
10. Peserta didik membaca buku paket dengan cermat.
11. Peserta mengerjakan latihan pada halaman 88 s.d. 89 dan
hasilnya dikumpulkan
12. Guru membagi beberapa kelompok
13. Peserta didik secara berkelompok diminta untuk mencari dua
buah teks editorial yang akan diidentifikasikan
14. Peserta didik secara berkelompok mengidentifikasi kedua
teks tersebut dandibandingkan.
15. Peserta didik secara berkelompok juga membedakan fakta dan
opini yang terdapatdalam kedua teks editorial tersebut
16. Peserta didik mempresentasi hasil kerja kelompok
17. Kelompok lain mengamati dan menanggapi hasil kerja kelompok
18. Setiap kelompok melaporkan perbaikan hasil diskusi berdasarkan
masukan-masukandari kelompok lain.
19. Hasil laporan diskusi kelompok diserahkan kepada guru
20. Guru bersama peserta didik mengevaluasi dan menyimpulkan
informasi (pendapat,alternatif solusi dan simpulan terhadap suatu
isu) dalam teks editorial

Kegiatan Penutup
21. Peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari .
22. Guru bersama peserta didik melakukan refleksi tentang
kegiatan pembelajaran dengan memberikan pertanyaan seperti
berikut :
a. Bagaimana kesan pembelajaran hari ini?
b. Apa manfaat pembelajaran hari ini?
23. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik yang aktif dan
memberi motivasi untuk yang lainnya.
24. Guru memberikan penguatan kepada peserta didik untuk
tetap semangat danmengikuti pembelajaran.
25. Guru mengajak peserta didik berdoa untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran.
26. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam

F. SUMBER BELAJAR
Kosasih, E. 2007. 1700 Bank Soal Bimbingan Pemantapan Bahasa Indonesia
untuk SMA/MA. Bandung: Yrama Widya.
Suryaman, M., Suherli, & Istiqomah. 2018. Bahasa Indonesia untuk
SMA/MA/SMK/MAKKelas XII. Jakarta: Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan.
Yustinah, 2017. Produktif Berbahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

G. PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN


1. Teknik Penilaian

No Aspek Kompetensi Teknik Bentuk Instrumen Rubrik


Penilaian Instrumen
a Sikap Jujur Observasi Lembar Terlampir Terlampir
Disiplin Observasi
Peduli
Tanggung jawab
b Pengetahuan Mengidentifikasi Tes Uraian Terlampir Terlampir
isi Tertulis
teks laporan
hasil
observasi
berdasarkan
struktur dan ciri
kebahasaan
c Keterampilan Menyeleksi Tes Uraian Terlampir Terlampir
ragam teks Tertulis
informasi

2. Pembelajaran Remidial dan Pengayaan


A. Remidial
a. Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai
[Link] terdiri atas dua bagian : remedial karena belum mencapai
KKM dan remedial karena belum mencapai Kompetensi Dasar

b. Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum mencapai


KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru akan memberikan tugas bagi
peserta didik yang belum mencapai KKM (Kriterian Ketuntasan
Minimal),misalnya sebagai berikut.
1) Mengidentifikasi pendapat, solusi, dan kesimpulan
2) Mengidentifikasi ragam informasi

B. Pengayaan

a. Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi


pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas
mencapai KKM atau mencapai Kompetensi Dasar.
b. Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan
peserta didik.
c. Direncanakan berdasarkan IPK atau materi pembelajaran yang membutuhkan
pengembangan lebih luas.

Mengetahui Maumere, Agustus 2022


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran,

Alfrid Berlin Kedoh,[Link].,[Link] Petrus Kpalet


NIP.196804271995121001 NIP.197111232007011009
Lampiran 1. Bahan Ajar
A. Pendahuluan
1. Kompetensi Dasar
3.5 Mengidentifikasi informasi (pendapat, alternatif solusi dan simpulan
terhadap suatu isu) dalam teks editorial.
4.5 Menyeleksi ragam informasi sebagai bahan teks editorial baik secara lisan
maupun tulis.

2. Indikator Pelaksanaan Kompetensi


3.5.1 Mengidentifikasi isu dalam sebuah teks editorial
3.5.2 Mengidentifikasi pendapat dalam sebuah teks editorial
3.5.3 Mengidentifikasi solusi dalam teks editorial
3.5.4 Menyimpulkan informasi dalam teks editorial
4.5.1 Menemukan ragam informasi teks editorial secara tulis
4.5.2 Mempresentasikan ragam informasi sebagai bahan teks editorial baik
secara lisan maupun tulis

5. Peta Konsep
Materi Ajar
1. Pengertian Teks Editorial

Teks editorial bisa disebut juga sebagai tajuk rencana. Teks editorial adalah artikel pokok
dalam surat kabar yang merupakan pandangan redaksi dari media yang bersangkutan terhadap
suatu peristiwa yang menjadi sorotan. Teks ini biasanya diungkapkan fakta peristiwa atau
masalah aktual, penegasan pentingnya masalah, opini redaksi tentang masalah tersebut, kritik,
penilaian, dan saran atas maslaha, dan harapan redaksi akan peran serta pembaca. Berdasarkan
isi dan tujuannya, teks editorial tergolong jenis teks argumentatif seperti halnya eksposisi dan
teks ulasan. Editorial di surat kabar memiliki istilah yang berbeda-beda yaitu tajuk rencana,
dari redaksi, redaksi menulis, induk karangan, dan lain sebagainya.
2. Ciri-ciri teks editorial sebagai berikut.
1) tema bersifat luas, actual, dan factual.
2) berisi fakta, opini penulis yang sistematis dan rasional argumentative.
3) pada umumnya berisi isu/permasalahan, opini, solusi, dan simpulan.
Jadi, teks editorial adalah pandangan/pendapat/opini pimpinan redaksi media massa
mengenai isu/permasalahan sesuatu yang bersifat actual. Contoh: RUU KPK, Kebakaran
hutan di riau, Kerusuhan di papua, dll.

3. Struktur Teks Editorial


1) Judul
provokatif, singkat, representatif, dan relevan.
2) Isu
Isu merupakan pendahuluan teks editorial yakni berupa sorotan peristiwa
yang mengandung suatu persoalan aktual.
Contoh:
Beberapa bulan lagi ujian nasional akan dilaksanakan di tingkat SD hingga
SMA. Kemendikbud menambahkan aturan baru yaitu pelaksanaan ujian
nasional secara online di beberapa sekolah. Dilihat dari keadaan dan
situasi lapangan saat ini, rencana ini belum tepat dan perlu
dipertimbangkan kembali karena permasalahan seperti infrastruktur yang
belum merata dan kurangnya pengetahuan dari tenaga ahli di beberapa
sekolah.
3) Pendapat/Opini
Penyampaian argumen-argumen sebagai pembahasan, yakni berupa
tanggapan-tanggapanredaktur dari media yang bersangkutan berkenaan
dengan peristiwa, kejadian dan persoalan aktual.
Contoh:
Padahal hal ini sangatlah baik. Jika pelaksanaan ujian nasional online tetap dilaksanakan,
maka beberapa sekolah akan kesulitan karena tidak adanya infrastruktur yang memadai
seperti komputer, akses internet, dan listrik.
Coba bayangkan ketika ada sebuah sekolah yang mempunyai 250 siswa yang akan mengikuti
ujian nasional, maka berapa jumlah komputer yang dibutuhkan oleh pihak sekolah untuk
melaksanaan ujian nasional ini?
Tentunya membutuhkan komputer yang banyak. Apabila tetap dipaksakan, maka salah satu
caranya yaitu dengan menggunakan komputer secara bergiliran. Tetapi hal ini rentan akan
timbulnya kecurangan dalam ujian nasional. Selain itu kurangnya tenaga ahli di
beberapa sekolah juga menjadi masalah, karena pasti beberapa sekolah akan bingung dalam
pelaksanaan karena tidak mengerti bagaimana
melaksanakannya.
4) Solusi
Jalan keluar atau pengambilan kebijakan untuk mengatasi permasalahan
yang berupa harapan/himbauan dari dewan redaksi.
Contoh:
Sudah semestinya jika pemerintah ingin melaksanakan ujian nasional secara online,
pemerintah harus menjamin ketersediaan infrastruktur yang mendukung serta tidak terburu-
buru dalam melaksanakannya. Pemerintah juga harus melakukan sosialisasi langsung ke
sekolah-sekolah yang jauh sebelum ujian nasional agar tidak menimbulkan masalah seperti
yang telah diuraikan di atas.
5) Kesimpulan
Kesimpulan/saran/rekomendasi sebagai penutup, berupa pernyataan dalam menyelesaikan
persoalan yang dikemukakan sebelumnya.
Contohnya menggunakan kata kunci: jadi, simpulannya,
4. Ragam Informasi
1) Data
Data adalah keterangan yang benar dan nyata; keterangan atau bahan nyata yang dapat
dijadikan dasar analisis atau simpulan. Data dapat berupa angka-angka yang disebut data
kuantitatif. Data berupa deskripsi disebut data kualitatif.
2) Fakta
Fakta merupakan hal (keadaan/peristiwa) yang bersifat nyata, yang ada, dan benar-benar
terjadi apa adanya tidak dibumbui (ditambahi). Fakta yang akurat didukung oleh data. Ciri-
ciri fakta: logis, objektif, factual, telah terjadi, dan didukung data atau pendapat pakar/ahli.
3) Opini
Opini berupa:
1. pendapat/teses, hipoptesis, pandangan, gagasan
2. komentar positif, dukungan, pujian, optimistisme, persetujuan
3. komentar negative, keberatan, kritik, pesimisme, penolakan
4. usul/arahan/himbauan/harapan/keinginan
5. prediksi/perkiraan/proyeksi
6. pendirian, sikap, keyakinan
7. simpulan/intepretasi/penilaian/penapsiran
Ciri-ciri informasi berupa opini:
1. perlu
2. harus
3. tidak diduga
4. seharusnya
5. mungkin
6. akan
7. bakal
8. berpotensi
9. mungkin
10. diperkirakan
11. sebaiknya
12. sepertinya
13. menurut
14. mengungkapkan
15. berkata
4) Pendapat ahli
Pendapat pakar sering digunakand dalam editorial untuk memperkuat argument. Contohnya:
“Ya, satu-satunya bahan bakar yang kami gunakan memang hanya sampah,” kata Christian
Lowhagen, juru bicara Renova.
“Ahli pangan PBB mengatakan bahawa untuk meningkatkan pednapatan petani di Indonesia
yang tepat adalah dengan meningkatkan produktivitas pertanian, bukan dengan menetapkan
harga dasar komoditas.

Latihan
1. Bacalah teks editorial “Pahlawan (bertopeng ) Buton Raya”, dengan saksama!
Identifikasi bagian isu, opini, solusi, dan kesimpulan pada teks tersebut!
2. Berdasarkan teks editorial “Pahlawan (bertopeng Buton Raya”, Identifikasi
ragam informasi pada tesk tersebut!

Pahlawan (Bertopeng) Buton Raya


(1) Provinsi Buton Raya belum terwujud. Namun pergumulan siapa yang berjasa dalam
pemekaran mulai diributkan. Inilah fenomena yang mulai mengemuka dalam sepekan
terakhir.
(2)Memang diskusi seputar Buton Raya merupakan diskusi yang menarik bagi masyarakat di
jazirah ini. Betapa tidak, sudah lebih dari satu decade pemekaran provinsi ini diperjuangkan.
Kini, setelah cakupan wilayah memadai dengan masuknya Kabupaten Buton Tengah dan
Buton Selatan, mengapa harus berpolemik?
(3) Semestinya, tenaga yang dimiliki komponen daerah ini jangan dihabiskan untuk
bermusuhan karena tidak akan menghasilkan apa-apa. Semua daya harusnya dipakai untuk
menggolkan provinsi yang diidamkan masyarakat di eks-Kesultanan Buton ini. Caranya kerja
sama, jangan sendiri-sendiri, apalagi kalau sampai bermusuhan. Menurut dosen hukum
Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Samuel,[Link]., “Semua eleman warga Buton harus
bersatu untuk kepentingan bersama.”
(4) Ingat, Buton Raya belum terbentuk, jangan sampai gontok-gontokan ini justrus hanya
akan menghambat pemekaran. Padahal, masyarakat sudah lama memimpikannya dan tidak
penting siapa yang tulus dan punya modus lain dalam pemekaran.
(5) Bisa dilihat dari siklus pesta demokrasi yang terjadi di negeri ini, mulai dari pilkada
kabupaten/kota, pilkada Sultra, pileg, hingga pilpres selalu saja Buton Raya dijadikan lagu
merdu untuk pribadi, Namun, begitu mendapatkan takhta kuasa, mereka seolah terhinggapi
penyakit amnesia, lupa dengan janji yang telah diucap.
(6)Mereka yang telah khianat dengan janjinya, pada akhirnya waktulah memberikan jawaban
bahwa mereka hanya menjadikan publik di Buton Raya sebagai “kayu bakar” politiknya.
Waktu juga yang akan menghukumnya melalui tangan rakyat. Kini setelah Buton Raya di
depan mata, harusnya semua figur sentral daerah ini berangkulan untuk menyamakan langkah
dalam mewujudkan pemekaran. Dengan demikian, mereka layak disebut pahlawan.
(7)Walapun pada akhirnya publik juga yang akan menilai apakah mereka pahlawan sejati,
pahlawan tanpa tanda jasa, pahlawan kesiangan, atau pahlawan bertopeng. Semua tegantung
pada ketulusan niat, cara, dan hasil perjuangannya. (Sumber: Buton Post)

Pembahasan
1. bagian teks editorial
Nomor Urut Bagian Nomor
1 Isu 1, 2
2 Opini 3, 4
3 Solusi 5, 6
4 Simpulan 7

2. Ragam Informasi Teks Editorial


- data
Namun pergumulan siapa yang berjasa dalam pemekaran mulai diributkan
- fakta
Provinsi Buton Raya belum terwujud.
- opini
Semestinya, tenaga yang dimiliki komponen daerah ini jangan dihabiskan untuk
bermusuhan karena tidak akan menghasilkan apaapa.
Ingat, Buton Raya belum terbentuk, jangan sampai gontok-gontokan ini justrus hanya
akan menghambat pemekaran
- pendapat pakar
Menurut dosen hukum Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Samuel, [Link]., “Semua
eleman warga Buton harus bersatu untuk kepentingan bersama.”
Rangkuman
1. Teks editorial adalah pandangan/pendapat/opini pimpinan redaksi media massa
mengenai isu/permasalahan sesuatu yang bersifat actual
2. Struktur teks editorial yaitu isu, opini, solusi, dan simpulan.
3. Ragam informasi yaitu data, opini, fakta, dan pendapat ahli.

Lampiran 2. Media Pembelajaran


Satuan Pendidikan : SMK Negeri 3 Maumere
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : XII/Gasal
Materi : Teks Editorial
Nama Media : Multimedia
A. Media
1. Power Point
2. Teks Eksposisi
B. Petunjuk Penggunaan Media
1. Guru menyampaikan materi dengan menampilkan media pembelajaran power point.
2. Guru menyampaikan kompetensi dasar, indikator, dan tujuan pembelajaran
Sintak 1. Simulasi
3. Guru memberikan stimulus dengan menampilkan video.

4. Peserta didik dan guru bertanya jawab tentang video tersebut.


5. Guru menyampaikan PPT materi struktur dan ragam informasi.
Sintak 2. Identifikasi Masalah
6. Setiap kelompok menerima LKPD dari guru.
7. Peserta didik menerima petunjuk mengerjakan LKPD dari guru.
8. Secara berkelompok, peserta didik mencermati teks editorial “Pengawasan Peredaran
Makanan Berbahaya” untuk mengidentifikasi bagain teks editorial (isu, pendapat, solusi, dan
kesimpulan) dan menyeleksi ragam informasi.
Sintak. 3 Pengumpulan Data
9. Peserta didik menemukan isu, pendapat, solusi, dan kesimpulan teks editorial
“Pengawasan Peredaran Makanan Berbahaya”.
[Link] pembelajaran guru mengamati sikap peserta didik.
[Link] kelompok, peserta didik aktif menyampaikan pendapat secara percaya diri
mengenai isu, pendapat, solusi, dan kesimpulan teks editorial
“Pengawasan Peredaran Makanan Berbahaya” sedangkan anggota kelompok menerima
pendapat dengan lapang dada.
[Link] kelompok mencatat hasil temuan tersebut.
Sintak 4. Pengolahan data
[Link] Peserta didik secara berkelompok mendiskusikan data yang didapat dari
teks teks editorial berupa mengidentifikasi bagain teks editorial (isu, pendapat,
solusi, dan kesimpulan) dan menyeleksi ragam informasi.
Sintak 5. Pembuktian
[Link] berkelompok, peserta didik mempresentasikan hasil temuannya.
[Link] yang lain dan guru memberikan feedback kepada kelompok yang maju.
Sintak 6. Kesimpulan
[Link] didik dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini

Instrumen Penilaian:
A. Kognitif
1. Kisi-kisi Penilaian Kognitif
Satuan pendidikan : SMK Negeri 3 Maumere
Kelas/Semester : XII /Ganjil
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Bentuk soal : Uraian
No KD Kls/smstr Materi Indikator Soal LK [Link] Bentuk
Soal
1 3.5 Teks Disajikan C4 1 Uraian
Mengidentifikasi Editorial sebuah teks
informasi editorial,
(pendapat, peserta
alternatif solusi didik
dan simpulan mengidentifi
terhadap suatu isu) kasi styuktur
dalam teks atau bagian
editorial
Disajikan C4 2 Uraian
sebuah teks
debat,
peserta
didik
menentukan
bagian tesis,
argumen,
dan
rekomendas
i.

Instrumen: Bacalah teks berikut

Mama, Aku Tidak Nakal dan Bodoh


(1) Tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya bermasalah. Demikian juga anak, tidak ada anak
yang mau dicap anak nakal dan bodoh. Karena pada dasarnya, tidak ada anak nakal dan bodoh.
Seorang anak melakukan sesuatu yang dianggap salah oleh orang dewasa karena ketidaktahuannya
atau karena dorongan rasa ingin tahunya yang kuat.

(2) Namun, pernahkah orang tua berpikir, seorang anak kelihatannya seperti nakal karena ada
dorongan dalam dirinya. Ia tidak bisa mengendalikan dorongan dirinya. Ia inginnya bergerak terus. Ia
tidak mampu duduk diam sebentar, atau konsentrasi sebentar. Menurut Jack Kern, profesor kinesiologi
dari University of Arkansas, Amerika Serikat, "Anak yang aktif secara fisik
memiliki tingkat konsentrasi yang lebih baik dan hal ini sangat mendukung prestasi akademiknya di
sekolah.”

(3) Memang, tidak banyak orang tua dan guru yang dapat memahami permasalahan anak. Bisa jadi
seorang anak mengalami gangguan konsentrasi lalu stigma anak nakal dan bodoh sudah terlanjur
menempel padanya. Jika buah anak-anak senang melompat, berlari, menari, berjoget, naik sepeda, dan
sebagainya, mungkin kecerdasan kinestetiknya bagus sehingga perlu distimulasi supaya berkembang
lebih maksimal. Selain itu, anak-anak juga cenderung bermain gawai yaitu bermain aneka permainan.
Anak perempuan yang menghabiskan satu jam atau lebih di media sosial sejak usia 10 tahun,
menunjukkan rendahnya kebahagiaan pada saat mereka mencapai usia 15 tahun.

(4) Banyak orang tua yang tidak paham, bahkan tidak peduli dengan kesulitan anak. Mereka justru
memperlakukan anak tidak sebagai mana mestinya. Bahkan yang lebih parah lagi, orang tua sering
kali salah menetapkan solusi atas permasalahan ini. Akbibatnya, anak bukan tambah berkembang,
malah makin menurun prestasinya.
(5) Sebenarnya anak yang tidak bisa diam dan sulit berkonsentrasi bukanlah anak nakal dan bodoh.
Anak seperti ini memang memiliki ciri tidak mampu bertahan lama mendengarkan guru mengajar.
Mengerjakan tugas pun tidak akan selesai. Jika kecerdasannnya diukur dari prestasi belajar, anak
model ini kerap dianggap sebagai anak bodoh. Padahal, ia bukan tidak mampumengerjakannya, tetapi
konsentrasinya yang mudah teralih. Ia tidak mampu berkonsentrasi dalam jangka waktu tertentu.

(6) Para orang tua kurang menyadari bahwa kemungkinan anak-anak model ini memang kurang dalam
hal akademis. Namun, mereka memiliki potensi lain yang belum tergali. Anak yang cenderung aktif
kemungkinan anak tersebut memiliki kecerdasan kinestetif.

(7) Oleh karena itu, tugas orang tua dan guru untuk mencari potensipotensi yang belum tergali pada
anak-anak seperti ini. Mereka juga perlu penanganan yang tepat agar kepandaian yang sesungguhnya
dapat tergali. Orang tua dan guru tidak perlu cemas dan khawatir menghadapi anak-anak seperti itu.

(8) Jadi, orang tua perlu menggali potensi anak yang masih terpendam.

Identifikasi bagian teks editorial di atas!


1. Judul
………………………………………………………………………………………………
2. Isu
Paragraf No. ….
3. Opini
Paragraf No. ….
4. Solusi
Paragraf No. ….
5. Kesimpulan
Paragraf No. ….

Identifikasi ragam Informasi teks editorial di atas!


1. Data
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
2. Opini
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
3. Fakta
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
……………………………………………..……………………………………………………
3. Pendapat ahli
………………………………………………..……………………………………………………………
………………………………………………..……………………………………………………………
………………………………………………..……………………………………………………………
………………………………………………..……………………………………………………………
………………………………………………..……………………………………………………………
………………………………………………..……………………………………………………………
Kunci Jawaban
Struktur teks editorial di atas yaitu:
1. Judul
Mama, Aku Tidak Nakal dan Bodoh
2. Isu
Paragraf No. 1
3. Opini
Paragraf No. 2, 3, 4, 5, 6
4. Solusi
Paragraf No. 7
5. Kesimpulan
Paragraf No. 8

Ragam Informasi teks editorial di atas yaitu:


1. Data
- Anak perempuan yang menghabiskan satu jam atau lebih di media sosial
sejak usia 10 tahun, menunjukkan rendahnya kebahagiaan pada saat
mereka mencapai usia 15 tahun.
2. Opini
- Para orang tua kurang menyadari bahwa kemungkinan anak-anak model
ini memang kurang dalam hal akademis.
3. Fakta
- Tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya bermasalah
4. Pendapat ahli
- Menurut Jack Kern, profesor kinesiologi dari University of Arkansas, Amerika
Serikat, "Anak yang aktif secara fisik memiliki tingkat konsentrasi yang lebih
baik dan hal ini sangat mendukung prestasi akademiknya di sekolah.”

Rubrik Penilaian Kognitif


No Jawaban/aspek Kriteria Penilaian Skor
1 Judul Peserta didik menjawab 3
judul dengan benar
Peserta didik menjawab 1
judul dengan salah
2 Isu Peserta didik menjawab 5 8
paragraf isu dengan benar
Peserta didik menjawab 3 5
paragraf isu dengan benar
Peserta didik menjawab 1 3
paragraf isu dengan benar
Peserta didik menjawab 1
paragraf isu dengan salah
3 Opini Peserta didik menjawab 1 3
paragraf opini dengan
benar
Peserta didik menjawab 1 1
paragraf opini dengan
salah
4 Solusi Peserta didik menjawab 1 3
paragraf solusi dengan
benar
Peserta didik menjawab 1 1
paragraf solusi dengan
salah
5 Kesimpulan Peserta didik menjawab 1 3
paragraf kesimpulan
dengan benar
Peserta didik menjawab 1 1
paragraf kesimpulan
dengan salah
Total 20
Keterampilan
1. Kisi-kisi Soal
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : XII/ Gasal

No KD Kls/smstr Materi Indikator Soal LK [Link] Bentuk


Soal
4.5 Menyeleksi XII/Ganjil Teks Peserta didik P3 1 Uraian
ragam informasi menemukan
Editorial
sebagai bahan ragam
teks editorial informasi teks
baik secara editorial
lisan maupun
tulis
Peserta didik P4 2 Uraian
mempresenta
sikan teks
editorial

Instrumen: Bacalah teks berikut

Mama, Aku Tidak Nakal dan Bodoh


(1) Tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya bermasalah. Demikian juga anak, tidak ada anak
yang mau dicap anak nakal dan bodoh. Karena pada dasarnya, tidak ada anak nakal dan bodoh.
Seorang anak melakukan sesuatu yang dianggap salah oleh orang dewasa karena ketidaktahuannya
atau karena dorongan rasa ingin tahunya yang kuat.

(2) Namun, pernahkah orang tua berpikir, seorang anak kelihatannya seperti nakal karena ada
dorongan dalam dirinya. Ia tidak bisa mengendalikan dorongan dirinya. Ia inginnya bergerak terus. Ia
tidak mampu duduk diam sebentar, atau konsentrasi sebentar. Menurut Jack Kern, profesor kinesiologi
dari University of Arkansas, Amerika Serikat, "Anak yang aktif secara fisik
memiliki tingkat konsentrasi yang lebih baik dan hal ini sangat mendukung prestasi akademiknya di
sekolah.”

(3) Memang, tidak banyak orang tua dan guru yang dapat memahami permasalahan anak. Bisa jadi
seorang anak mengalami gangguan konsentrasi lalu stigma anak nakal dan bodoh sudah terlanjur
menempel padanya. Jika buah anak-anak senang melompat, berlari, menari, berjoget, naik sepeda, dan
sebagainya, mungkin kecerdasan kinestetiknya bagus sehingga perlu distimulasi supaya berkembang
lebih maksimal. Selain itu, anak-anak juga cenderung bermain gawai yaitu bermain aneka permainan.
Anak perempuan yang menghabiskan satu jam atau lebih di media sosial sejak usia 10 tahun,
menunjukkan rendahnya kebahagiaan pada saat mereka mencapai usia 15 tahun.
(4) Banyak orang tua yang tidak paham, bahkan tidak peduli dengan kesulitan anak. Mereka justru
memperlakukan anak tidak sebagai mana mestinya. Bahkan yang lebih parah lagi, orang tua sering
kali salah menetapkan solusi atas permasalahan ini. Akbibatnya, anak bukan tambah berkembang,
malah makin menurun prestasinya.

(5) Sebenarnya anak yang tidak bisa diam dan sulit berkonsentrasi bukanlah anak nakal dan bodoh.
Anak seperti ini memang memiliki ciri tidak mampu bertahan lama mendengarkan guru mengajar.
Mengerjakan tugas pun tidak akan selesai. Jika kecerdasannnya diukur dari prestasi belajar, anak
model ini kerap dianggap sebagai anak bodoh. Padahal, ia bukan tidak mampumengerjakannya, tetapi
konsentrasinya yang mudah teralih. Ia tidak mampu berkonsentrasi dalam jangka waktu tertentu.

(6) Para orang tua kurang menyadari bahwa kemungkinan anak-anak model ini memang kurang dalam
hal akademis. Namun, mereka memiliki potensi lain yang belum tergali. Anak yang cenderung aktif
kemungkinan anak tersebut memiliki kecerdasan kinestetif.

(7) Oleh karena itu, tugas orang tua dan guru untuk mencari potensipotensi yang belum tergali pada
anak-anak seperti ini. Mereka juga perlu penanganan yang tepat agar kepandaian yang sesungguhnya
dapat tergali. Orang tua dan guru tidak perlu cemas dan khawatir menghadapi anak-anak seperti itu.

(8) Jadi, orang tua perlu menggali potensi anak yang masih terpendam.

Identifikasi ragam Informasi teks editorial di atas!


1. Data
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
…………………………………………..………………………………………………………
2. Opini
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
3. Fakta
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
4. Pendapat ahli
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………
………………………………………………..…………………………………………………

Kunci Jawaban
Ragam Informasi teks editorial di atas yaitu:
1. Data
- Anak perempuan yang menghabiskan satu jam atau lebih di media sosial
sejak usia 10 tahun, menunjukkan rendahnya kebahagiaan pada saat
mereka mencapai usia 15 tahun.
2. Opini
- Para orang tua kurang menyadari bahwa kemungkinan anak-anak model
ini memang kurang dalam hal akademis.
3. Fakta
- Tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya bermasalah
4. Pendapat ahli
- Menurut Jack Kern, profesor kinesiologi dari University of Arkansas, Amerika
Serikat, "Anak yang aktif secara fisik memiliki tingkat konsentrasi yang lebih
baik dan hal ini sangat mendukung prestasi akademiknya di sekolah.”
Rubrik Penilaian Keterampilan
Aspek Yang Kriteria Skor Total
Dinilai Skor
Isu Peserta didik menuliskan 1 kalimat isu 2 2
teks editorial dengan benar
Peserta didik menuliskan 1 kalimat isu 1
teks editorial dengan salah
Opini Peserta didik menuliskan 1 kalimat 2 2
opini teks editorial dengan benar
Peserta didik menuliskan 1 kalimat 1
opini teks editorial dengan salah
Solusi Peserta didik menuliskan 1 kalimat 2 2
solusi teks editorial dengan benar
Peserta didik menuliskan 1 kalimat 1
solusi teks editorial dengan salah
Kesimpulan Peserta didik menuliskan 1 kalimat 2 2
kesimpulan teks editorial dengan benar
Peserta didik menuliskan 1 kalimat 1
kesimpulan teks editorial dengan salah
Skor Maksimal 8

NILAI = Jumlah Skor X 100


Jumlah Skor Maksimal
Sikap
1. Aspek yang dinilai:
a. bekerja sama
b. bertanggung jawab
c. disiplin
d. Jujur
2. Teknik Penilaian
Pengamatan
Lembar Pengamatan Sikap
No Nama Peserta Didik Nilai Sikap Skor Predikat
Sikap
Bekerja Bertanggung Disiplin Jujur
sama jawab
1 Glen Kristian Yahya 3 3 3 4 13 A
2
3

Instrumen Penilaian Sikap


Nilai Sikap Aspek Yang Dinilai Skor Total
Skor
Kerja Sama Peserta didik bekerja sama dalam 4 4
diskusi kelompok dengan sangat baik.
Peserta didik bekerja sama dalam 3
diskusi kelompok dengan baik.
Peserta didik bekerja sama dalam 2
diskusi kelompok dengan kurang baik.
Peserta didik tidak dapat bekerja sama 1
dengan baik.
Bertanggung Peserta didik mengerjakan tugas 4 4
dengan penuh bertanggung jawab.
jawab
Peserta didik mengerjakan tugas 3
dengan bertanggung jawab.
Peserta didik mengerjakan tugas 2
dengan kurang bertanggung jawab.
Peserta didik mengerjakan tugas 1
dengan
tidak bertanggung jawab.
Jujur Peserta didik sangat percaya diri dan 4 4
jujur dalam mengerjakan tugas tanpa
melihat pekerjaan teman.
Peserta didik percaya diri dan jujur 3
dalam mengerjakan tugas tanpa melihat
pekerjaan teman.
Peserta didik kurang percaya diri dan 2
jujur dalam mengerjakan tugas dan
sedikit melihat pekerjaan teman.
Peserta didik tidak percaya diri dan 1
jujur dalam mengerjakan tugas dan
melihat pekerjaan teman.
Disiplin Peserta didik sangat disiplin 4 4
mengumpulkan tugas sesuai dengan
waktu yang sudah ditentukan.
Peserta didik disiplin mengumpulkan 3
tugas sesuai dengan waktu yang sudah
ditentukan.
Peserta didik kurang disiplin 2
mengumpulkan tugas sesuai dengan
waktu yang sudah ditentukan.
Peserta didik tidak disiplin 1
mengumpulkan tugas sesuai dengan
waktu yang sudah ditentukan.
Skor Maksimal 16
PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 3 MAUMERE
Jl. Jend. Ahmad Yani No. 17 Kel. Wairotang Kec. Alok Timur
Telp. (0382) 23562 | Kode Pos 86111 | NPSN : 69864616
Website : [Link] email : smkn3mof@[Link]

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)
Nama Sekolah : SMK Negeri 3 Maumere
Mata Pelajaran : Bahasa Inggris
Kelas / Semester :X/I
Alokasi Waktu : 6 x 45 Menit
Topik Pembelajaran : Teks Naratif

A. KOMPETENSI INTI
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajari di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

1
B. KOMPETENSI DASAR
1.1. Mensyukuri kesempatan dapat mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa
pengantar komunikasi internasional yang diwujudkan dalam semangat belajar.
2.3. Menunjukan perilaku tanggung jawab, peduli, kerjasama, dan cinta damai, dalam
melaksanakan komunikasi fungsional.
3.10. Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks naratif
sederhana berbentuk legenda rakyat, sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.15. Menangkap makna teks naratif lisan dan tulis berbentuk cerita pendek sederhana.

C. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Pertemuan 1

1.1 Menunjukkan rasa syukur dapat mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa
pengantar komunikasi Internasional.
2.3 Menghargai perilaku tanggung jawab, peduli, kerjasama, dan cinta damai, dalam
melaksanakan komunikasi fungsional.
3.10.1 Mengidentifikasi generic structure (orientation, complication, resolution) dari
teks naratif berbentuk legenda rakyat, sesuai dengan konteks penggunaannya.
3.10.2 Menyebutkan generic structure (orientation, complication, resolution) dari teks
naratif berbentuk legenda rakyat, sesuai dengan konteks penggunaannya.
3.10.3 Menemukan informasi rinci dalam teks naratif berbentuk legenda rakyat, sesuai
dengan konteks penggunaannya.

Pertemuan II

1.1 Menunjukkan rasa syukur dapat mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa
pengantar komunikasi Internasional.
2.3 Menghargai perilaku tanggung jawab, peduli, kerjasama, dan cinta damai, dalam
melaksanakan komunikasi fungsional.
3.10.4 Menyebutkan unsur-unsur kebahasaan (noun, adjective, time connective,
conjunction, adverbs, action verb and saying verb) dari teks naratif berbentuk
legenda rakyat.
3.10.5 Menemukan ide pokok dari tiap-tiap paragraph dari teks naratif berbentuk
legenda rakyat.

2
Pertemuan III

1.1 Menunjukkan rasa syukur dapat mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa
pengantar komunikasi Internasional.
2.3 Menghargai perilaku tanggung jawab, peduli, kerjasama, dan cinta damai, dalam
melaksanakan komunikasi fungsional.
4.15.1 Menentukan tema dari teks naratif berbentuk cerita pendek sederhana.
4.15.2 Menentukan ide pokok dari teks naratif berbentuk cerita pendek sederhana.
4.15.3 Menemukan informasi rinci dari teks naratif berbentuk cerita pendek sederhana.
4.15.4 Menemukan pesan moral dari teks naratif berbentuk cerita pendek sederhana.
4.15.5 Menceritakan kembali cerita pendek sederhana dengan menggunakan kata-kata
sendiri.

D. TUJUAN PEMBELAJARAN

Pertemuan I

Pada akhir pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu :


1.1 Menunjukkan rasa syukur dapat mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa
pengantar komunikasi Internasional.
2.3 Menghargai perilaku tanggung jawab, peduli, kerjasama, dan cinta damai,
dalam melaksanakan komunikasi fungsional.
3.10.1 Menentukan generic structure (orientation, complication, resolution) dari teks
naratif berbentuk legenda rakyat, sesuai dengan konteks penggunaannya.
3.10.2 Menyebutkan generic structure (orientation, complication, resolution) dari teks
naratif berbentuk legenda rakyat, sesuai dengan konteks penggunaannya.
3.10.3 Menemukan informasi rinci (pengenalan tokoh, waktu, tempat kejadian,
masalah dan penyelesaian masalah) dalam teks naratif berbentuk legenda
rakyat, sesuai dengan konteks penggunaannya.

Pertemuan II
Pada akhir pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu :
1.1 Menunjukkan rasa syukur dapat mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa
pengantar komunikasi Internasional.

3
2.3 Menghargai perilaku tanggung jawab, peduli, kerjasama, dan cinta damai,
dalam melaksanakan komunikasi fungsional.

[Link] Menentukan unsur-unsur kebahasaan (noun, adjective, time connective,


conjunction, adverbs, action verb and saying verb) dari teks naratif berbentuk
legenda rakyat.

[Link] Menyebutkan unsur-unsur kebahasaan (noun, adjective, time connective,


conjunction, adverbs, action verb and saying verb) dari teks naratif berbentuk
legenda rakyat.
[Link] Menemukan ide pokok dari tiap-tiap paragraph dari teks naratif berbentuk
legenda rakyat.
[Link] Menyebutkan ide pokok dari tiap-tiap paragraph dari teks naratif berbentuk
legenda rakyat.

Pertemuan III
Pada akhir pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu :
1.1 Menunjukkan rasa syukur dapat mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa
pengantar komunikasi Internasional.
2.3 Menghargai perilaku tanggung jawab, peduli, kerjasama, dan cinta damai,
dalam melaksanakan komunikasi fungsional.
4.15.1 Menentukan tema dari teks naratif berbentuk cerita pendek sederhana.
4.15.2 Menentukan ide pokok dari teks naratif berbentuk cerita pendek sederhana.
4.15.3 Menemukan informasi rinci dari teks naratif berbentuk cerita pendek
sederhana.
4.15.4 Menemukan pesan moral dari teks naratif berbentuk cerita pendek sederhana.
4.15.5 Menceritakan kembali cerita pendek sederhana dengan menggunakan kata-kata
sendiri.

E. MATERI PEMBELAJARAN
Fungsi sosial
Meneladani nilai-nilai moral, cinta tanah air, menghargai budaya lain.

Struktur teks

a. Pengenalan tokoh dan setting.

4
b. Komplikasi terhadap tokoh utama.

c. Solusi dan akhir cerita.

Unsur kebahasaan
a. Kata-kata terkait karakter, watak, dan setting dalam legenda.
b. Noun, adjective, time connective, conjunction, adverbs, action verb and saying verb.
c. Ejaan dan tulisan tangan dan cetak yang jelas dan rapi.
d. Ucapan, tekanan kata, intonasi, ketika mempresentasikan secara lisan.

F. METODE PEMBELAJARAN
• Pendekatan : Scientific Approach.
• Metode : Task Based Learning.
• Teknik : Diskusi, Tanya Jawab.

G. MEDIA PEMBELAJARAN
• Media : Teks Naratif (Legenda Rakyat), Video.
• Alat : laptop, LCD, Papan Tulis, spidol.
• Sumber : Buku dan Internet.

H. LANGKAH–LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan I
1. Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit)
• Guru bersama peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
• Guru mengecek kehadiran siswa.
• Guru memberikan motivasi dan inspirasi kepada peserta didik sebelum memulai
kegiatan pembelajaran.
• Guru mengajukan beberapa pertanyaan stimulasi yang berkaitan dengan materi
yang akan diajarkan.
Have you ever heard the legend of toba lake ?how does it story ?
• Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan
dicapai.
2. Kegiatan Inti (70 Menit)
Observing
5
• Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok.
• Peserta didik membaca dan mempelajari sebuah teks naratif berbentuk legenda
rakyat yang sama (teks 1).
Questioning
• Peserta didik diberi kesempatan untuk berdiskusi bersama (menanya dan
merespon) terkait teks naratif berbentuk legenda rakyat yang telah dibaca dan
diamati (teks I).
Exploring
• Peserta didik menentukan generic structure (orientation, complication,
resolution) dari teks naratif berbentuk legenda rakyat (teks I).
• Peserta didik menyampaikan hasil pekerjaan mereka.
Associating
• Peserta didik menemukan informasi rinci (pengenalan tokoh, waktu, tempat
kejadian, masalah dan penyelesaian masalah) dari teks naratif (ke-2) berbentuk
legenda rakyat.
• Peserta didik menentukan generic structure (orientation, complication,
resolution) dari teks naratif (ke-2) berbentuk legenda rakyat.
• Peserta didik menemukan informasi rinci (pengenalan tokoh, waktu, tempat
kejadian, masalah dan penyelesaian masalah) dari teks naratif ke-1 berbentuk
legenda rakyat.
• Peserta didik membandingkan generic structure dan informasi rinci (pengenalan
tokoh, waktu, tempat kejadian, masalah dan penyelesaian masalah) dari 2 teks
naratif sebelumnya dengan hasil pekerjaan kelompok lain.
Communicating
• Peserta didik menyampaikan kembali hasil pekerjaan mereka terkait generic
structure dan informasi rinci (pengenalan tokoh, waktu, tempat kejadian,
masalah dan penyelesaian masalah) dari 2 teks naratif yang telah dianalisis.
• Peserta didik mendapatkan feedback dari guru.
3. Kegiatan Penutup (10 Menit)
• Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi pembelajaran.
• Peserta didik mendapat tugas individu berdasarkan kemampuan peserta didik
secara berimbang.
• Doa Penutup.
6
Pertemuan II

1. Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit)


• Guru bersama peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
• Guru mengecek kehadiran siswa.
• Guru mereview kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan
sebelumnya.
• Guru memberikan motivasi dan inspirasi kepada peserta didik sebelum memulai
kegiatan pembelajaran.
• Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan
dicapai.
2. Kegiatan Inti (70 Menit)
Observing
• Peserta didik dibagi kedalam beberapa kelompok.
• Peserta didik dalam kelompok membaca dan mempelajari sebuah teks naratif
berbentuk legenda rakyat yang berbeda.
Questioning
• Peserta didik diberi kesempatan untuk berdiskusi bersama (menanya dan
merespon) terkait teks legenda rakyat yang dibaca dan dipelajari pada masing-
masing kelompok.
Exploring
• Peserta didik dalam kelompok menemukan ide pokok tiap-tiap paragraph dari
sebuah teks naratif berbentuk legenda rakyat yang dibaca dan dipelajari.
• Peserta didik dalam kelompok menentukan unsur-unsur kebahasaan (noun,
adjective, time connective, conjunction, adverbs, action verb and saying verb)
dari sebuah teks naratif berbentuk legenda rakyat yang dibaca dan dipelajari.
• Peserta didik menyampaikan hasil diskusi mereka.
• Peserta didik mendapatkan feedback dari guru.
Associating
• Peserta didik membandingkan unsur-unsur kebahasaan (noun, adjective, time
connective, conjunction, adverbs, action verb and saying verb) dari teks naratif
berbentuk legenda rakyat dengan kelompok lain.
Communicating

7
• Peserta didik menceritakan kembali menggunakan kata-kata sendiri terkait cerita
legenda rakyat dari masing-masing kelompok.
• Peserta didik mendapatkan feedback dari guru.
3. Kegiatan Penutup (10 Menit)
• Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi pembelajaran.
• Peserta didik mendapat tugas individu berdasarkan kemampuan peserta didik
secara berimbang.
• Doa Penutup.
Pertemuan III
1. Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit)
• Guru bersama peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
• Guru mengecek kehadiran siswa.
• Guru mereview kembali materi yang telah dipelajari pada pertemuan
sebelumnya.
• Guru memberikan motivasi dan inspirasi kepada peserta didik sebelum memulai
kegiatan pembelajaran.
• Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang akan
dicapai.
2. Kegiatan Inti (70 Menit)
Observing
• Peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok.
• Peserta didik menonton sebuah video cerita naratif pendek sederhana berjudul
“Mount Tangkuban Perahu”.
Questioning
• Peserta didik diberi kesempatan untuk berdiskusi bersama (menanya dan
merespon) terkait video cerita naratif pendek sederhana.
Exploring
• Peserta didik menentukan tema berdasarkan cerita naratif dari video singkat yang
ditayangkan.
• Peserta didik menentukan informasi rinci (pengenalan tokoh, waktu, tempat
kejadian, masalah dan penyelesaian masalah) berdasarkan cerita naratif dari
video singkat yang ditayangkan.

8
• Peserta didik menentukan pesan moral yang tersirat dari video singkat yang
ditayangkan.
• Peserta didik menyampaikan hasil pekerjaan mereka terkait tema, informasi
rinci, dan pesan moral berdasarkan cerita naratif dari video singkat yang
ditayangkan.
Associating
• Peserta didik menentukan tema, informasi rinci, dan pesan moral dari teks naratif
berbentuk cerita pendek sederhana yang berbeda pada masing-masing kelompok.
• Peserta didik menyampaikan hasil pekerjaan mereka terkait tema, informasi
rinci, dan pesan moral dari teks naratif berbentuk cerita pendek sederhana.
• Peserta didik membandingkan hasil pekerjaan mereka terkait tema, informasi
rinci, dan pesan moral dari teks naratif berbentuk cerita pendek sederhana
dengan kelompok lain.
• Peserta didik merangkum hasil pekerjaan tiap-tiap kelompok yang memuat tema,
informasi rinci dan pesan moral.
Communicating
• Peserta didik menyampaikan kembali rangkuman hasil pekerjaan tiap-tiap
kelompok.
• Peserta didik mendapatkan feedback dari guru.
3. Kegiatan Penutup (10 Menit)
• Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi pembelajaran.
• Peserta didik mendapat tugas individu berdasarkan kemampuan peserta didik
secara berimbang.
• Doa Penutup.

I. PENILAIAN HASIL BELAJAR


1. Kriteria penilaian Kinerja dan Tugas
➢ Penilaian Sikap (Attitude)

No Aspek yang dinilai Score Teknik Waktu Instrument


penilaian penilaian penilaian

9
1. Rasa hormat 5-1 Pengamatan Proses Lembar
2. Jujur 5-1 Pengamatan
3. Peduli 5-1
4. Berani 5-1
5. Percaya diri 5-1
6. Komunikatif 5-1
7. Peduli sesama 5-1
8. Ingin tahu 5-1

Ket. Scoring
5= Tidak pernah menunjukkan sikap tidak hormat, jujur, peduli, berani, percaya
diri, komunikatif, peduli sesama, ingin tahu.
4= Pernah menunjukkan sikap tidak hormat, jujur, peduli, berani, percaya diri,
komunikatif, peduli sesama, ingin tahu.
3= Beberapa kali menunjukan sikap tidak hormat, jujur, peduli, berani, percaya
diri, komunikatif, peduli sesama, ingin tahu.
2= Sering menunjukkan sikap tidak hormat, jujur, peduli, berani, percaya diri,
komunikatif, peduli sesama, ingin tahu.
1= Sangat sering menunjukkan sikap tidak hormat, jujur, peduli, berani, percaya
diri, komunikatif, peduli sesama, ingin tahu.

➢ Penilaian Pengetahuan

N Aspek yang dinilai Score Teknik Waktu Instrument


o penilaian penilaian penilaian
1. Kosa kata(Vocabulary) 5-1 Pengamata Proses Lembar
2. Kelancaran (Fluency) 5-1 n Pengamatan
3. Ketelitian (Accuracy) 5-1
4. Pengucapan
(Pronunciation) 5-1
5. Intonasi (Intonation) 5-1
Pemahaman
6. (Understanding) 5-1

10
7. Pilihan kata (Diction) 5-1

Ket Scoring:

A. Kosa kata (Vocabulary)


5= hampir sempurna
4= ada kesalahan tapi tidak mengganggu makna
3= ada kesalahan dan mengganggu makna
2= banyak kesalahan dan mengganggu makna
1= terlalu banyak kesalahan sehingga sulit di pahami

B. Kelancaran (Fluency)
5= sangat lancar
4=lancar
3=cukup lancar
2=kurang lancar
1=tidak lancer

C. Ketelitian ( Accuracy)
5=sangat teliti
4=teliti
3=cukup teliti
2=kurang teliti
1=tidak teliti

D. Pengucapan(Pronunciation)
5= hampir sempurna
4=ada kesalahan tapi tidak mengganggu makna
3=ada kesalahan dan mengganggu makna
2=banyak kesalahan dan mengganggu makna
1=terlalu banyak kesalahan sehingga sulit dipahami

11
E. Intonasi(Intonation)
5=hampir sempurna.
4=ada beberapa kesalahan tapi tidak mengganggu makna.
3=ada beberapa kesalahan dan mengganggu makna.
2=banyak kesalahan dan mengganggu makna.
1=terlalu banyak kesalahan sehingga sulit di pahami

F. Pemahaman(Understanding)
5= sangat memahami
4=memahami
3=cukup memahami
2=kurang memahami
1=tidak memahami

G. Pilihan kata (Diction)


5=sangat variatif dan tepat
4=variatif dan tepat
3=cukup variatif dan tepat
2=kurang variatif dan tepat
1=tidak variatif dan tepat

12
➢ Penilaian Tingkah laku/Praktek (Action)

No Aspek yang Dinilai Score Teknik Waktu Instrument


Penilaian Penilaian Penilaian
1. Kerja Sama 5-1 Unjuk Proses dan Lembar
2. Melakukan tindakan kerja Porto Folio pengamatan
komunikasi yang tepat. 5-1
Ket. Skore:
A. Kerja sama (team work)
5=Selalu bekerja sama
4=Sering bekerja sama
3=Beberapa kali melakukan kerja sama
2=Pernah bekerja sama
1=Tidak pernah bekerja sama
B. Melakukan tindak komunikasi yang tepat.
5=Selalu melakukan kegiatan komunikasi yang tepat.
4=Sering melakukan kegiatan komunikasi yang tepat.
3=Beberapa kali melakukan kegiatan komunikasi yang tepat.
2=Pernah melakukan kegiatan komunikasi yang tepat.
1=Tidak pernah melakukan kegiatan komunikasi yang tepat.

13
2. Format Penilaian
FORMAT PENILAIAN INDIVIDU

Nama Kegiatan :
Tanggal Pelaksanaan :
Nama :
NIS :

No Aspek yang Dinilai Nilai

Knowledge
1. Kosa kata (Vocabulary)
2. Kelancaran (Fluency)
3. Ketelitian (Accuracy)
4. Pengucapan (Pronunciation)
5. Intonasi (Intonation)
6. Pemahaman (Understanding)
7. Pilihan kata (Diction)
Attitude
1. Rasa hormat (Respect)
2. Jujur (Honest)
3. Peduli (Care)
4. Berani (Brave)
5. Percaya diri (Confidence)
6. Berkomunikasi baik (Communicative)
7. Peduli social (Social Awareness)
8. Ingin tahu (Curiosity)
Action
1. Kerja sama (Team Work)
2. Melakukan tindakan komunikasi
(Communicative Action)
TOTAL
RATA-RATA

14
FORMAT PENILAIAN PENGETAHUAN

Nama Kegiatan :
Tanggal Pelaksanaan :
Kelas :

N Nama Aspek yang Dinilai Tot


o Fluency Pronunciation Intonation Understanding Diction al
1. 5-1
2.
3.
Catatan
a) Aspek yang dinilai disesuaikan dengan jenis kegiatan yang dilaksanakan.
b) Range nilai bisa dari 1-5 (Sesuai Keterangan di atas) atau nilai 50-100.

Formulasi Nilai Pengetahuan :


Jumlah skor yang diperoleh
Nilai akhir = 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟 = X 100
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙

15
FORMAT PENILAIAN SIKAP

Nama Kegiatan :
Tanggal Pelaksanaan :

No Nama Aspek yang Dinilai To


Rasa Peduli Ingin Beran Perca Berkom tal
hormat (Car) tahu i ya diri unikasi Ingi
(Respect) baik n
tahu
1.
2.
3.
RATA – RATA
Kelas :

Catatan
a) Aspek yang dinilai disesuaikan dengan jenis kegiatan yang dilaksanakan.
b) Range nilai bisa dari 1-5 (Sesuai Keterangan di atas) atau nilai 50-10.

Formulasi Nilai Pengetahuan:

Jumlah skor yang diperoleh


Nilai akhir = X 100
Jumlah skor maksimal

16
FORMAT PENILAIAN ACTION

Nama Kegiatan :
Tanggal Pelaksanaan :
Kelas :

NO Nama Aspek yang dinilai


Kerja sama Melakukan tindakan Total
komunikasi

Catatan
a) Aspek yang dinilai disesuaikan dengan jenis kegiatan yang dilaksanakan.
b) Range nilai bisa dari 1-5 (Sesuai Keterangan di atas) atau nilai 50-10.

Formulasi Nilai Action :

Jumlah skor yang diperoleh


Nilai Akhir = X 100
Jumlah skor maksimal

17
Mengetahui, Maumere, …… Juli 2022
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Alfrid Berlin Kedoh, [Link], [Link] Marteen Y. Tue Aso, [Link]


NIP. 19680427 199512 1 001 NIP.

18
BAHAN AJAR I

A.

1. Narrative Text

What is Narrative?
1. Definition of Narrative
Narrative is a text focusing specific participants. Social function is to tell stories or
past events and entertain the readers.
2. Generic Structure of Narrative
A narrative text consists of the following structure:
1. Orientation: Introducing the participants and informing the time and the place.
2. Complication: Describing the rising crises which the participants have to do with.
3. Resolution: Showing the way of participant to solve the crises, better or worse.
3. Language Features of Narrative
• Using processes verbs
• Using temporal conjunction
• Using Simple Past Tense
Small Notes
Narrative (Naratif, dongeng)
Ciri Umum:
(a) Tujuan Komunikatif Teks:
Menghibur pendengar atau pembaca (yang bertalian dengan pengalaman nyata, khayal atau
peristiwa pelik yang mengarah ke suatu krisis, yang pada akhirnya menemukan suatu
penyelesaian).
(b)Struktur Teks/Generic structure
• Orientation; Pengenalan tokoh, waktu, dan tempat terjadinya peristiwa.
• Complication; Masalah, konflik dalam cerita.
• Resolution; Penyelesaian masalah.
• Koda: perubahan yang terjadi pada tokoh dan pelajaran yang dapat dipetik dari cerita.
(c) Ciri Kebahasaan:
Menggunakan:

19
• nouns tertentu sebagai kata ganti orang, hewan dan benda tertentu dalam cerita, misalnya,
stepsisters, housework, dsb.
• adjectives yang membentuk noun phrase, misalnya, long black hair, two red apples, dsb.
• time connectives dan conjunctions untuk mengurutkan kejadian-kejadian, misalnya then,
before that, soon, dsb.
• adverbs dan adverbial phrases untuk menunjukkan lokasi kejadian atau peristiwa,
misalnya here, in the mountain, happily ever after,dsb.
• action verbs dalam past tense; stayed, climbed, dsb.
• saying verbs yang menandai ucapan seperti: said, told, promised, dan thinking verbs yang
menandai pikiran, persepsi atau perasaan tokoh dalam cerita, misalnya thought,
understood, felt, dsb.

20
Student Worksheet

1st Meeting Name :


Class :
Date :
Group :
➢ Read the text below carefully. (Text I)

The Smartest Animal


Once there was a farmer from Laos. Every morning and every evening, he ploughed
his field with his buffalo.
One day, a tiger saw the farmer and his buffalo working in the field. The tiger was
very surprised to see a big animal listening to a small animal. The tiger wanted to know
more about the big animal and the small animal.
After the man went home, the tiger spoke to the buffalo; “you are so big and strong.
Why do you do everything the man tells you?” The buffalo answered; “oh, the man is very
intelligent”.
The tiger asked; “can you tell me how intelligent he is?” “No, I can’t tell you”, said
the buffalo; “but you can ask him”
So the next day the tiger asked to the man; “Can I see your intelligence?”. But the
man answered; “it is at home”. “Can you go and get it?” asked the tiger. “Yes” said the
man; “but I am afraid you will kill my buffalo when I am gone. Can I tie you to a tree?”
After the man tied the tiger to the tree, he didn’t go home to get his intelligence. He
took his plough and hit the tiger. Then he said; “Now you know about my intelligence
even you haven’t seen it.

1. Find out difficult words!


Difficult word Meaning

2. Analize the generic structure of the text!

21
3. Answer the questions based on the text!
a. Who are the participants in the story? What are their character?
Participant Character

b. Where and when does the story take place?

c. Why does the man hit the tiger?

d. Find out the problems (crisis) and its resolutions in the story!
Problems (crisis) Resolutions

Read the text below (Text II)


Biwar and the Dragon

One day, the people from the village of Mimika were very busy. They prepared twelve
boats and set off on a journey to find sago (traditional food of the people in the island of
Papua). After three days, their boats were filled with sago. But on their way back to the
village, they were attacked by a dragon. The dragon’s tail caused a big wave in the river. Most
of the villagers were drown, but there’s a woman who managed to save herself. She was
hanging to a tree log and finally arrives in a land.
The woman was the only survivor from the incident. She was pregnant. Her boat was
broken so she couldn’t go back to the village. The woman then lived in the forest near the
river. Later she gave birth to a son. She named her son Biwar. He grew up as a skillful hunter.
He can make various weapons, set traps to catch animals, and provided sufficient food for
both of them.
One day he brought some fish for their food. When his mother saw him bringing fish,
she asked where Biwar got them. He said it was from the river. The mother was still afraid of
the dragon, so she forbade Biwar to go near the river again. She also told him about his father
and the villagers that were killed by the dragon, "Your father was killed by the dragon. I'm the
only one survived from the [Link]'s why we live alone here, Son." Biwar then decided
to hunt the dragon so that he and his mother could go back to the village. He set traps near the

22
river. Then he made some noise by playing the tifa (traditional drums). Attracted by the noise,
the dragon came to Biwar.
When the dragon started to attack, Biwar pulled the rope that linked to his traps,
releasing spears that hit the dragon’s head directly. The dragon died instantly.
Biwar then came to his mother and told her about the death of the dragon. The next day, he
built a boat and set sail to return to the village. When they arrived in the village, all the people
were so happy to hear the news about the dragon’s death. Thanks to Biwar, they are not afraid
to sail in the river anymore.***

4. Find out difficult words!


Difficult word Meaning

5. Identify language features of the text!


Time Action Saying
Noun Adjective Adverbs
Connective&Conjunction Verb Verb

6. Analize the generic structure.

7. Answer the questions based on the text II!


a) Who are the participants in the story?
b) What happened to the villagers on journey to the island of Papua?
c) How did the woman safe herself from drowning?
d) Who killed the dragon?

23
e) How the dragon was killed?
f) Find out the problems (crisis) and its resolutions in the story!
Problems (crisis) Resolutions

2nd Meeting
(Text 1)Read the text below!
GROUP 1

The Story of Sangkuriang and Tangkuban Perahu Mountain

Once, there was a kingdom in Priangan Land. Lived a happy family. They were a father in
form of dog,his name is Tumang, a mother which was called is Dayang Sumbi, and a child
which was called Sangkuriang.
One day, Dayang Sumbi asked her son to go hunting with his lovely dog, Tumang. After
hunting all day, Sangkuriang began desperate and worried because he hunted no deer. Then
he thought to shot his own dog. Then he took the dog liver and carried home.

Soon Dayang Sumbi found out that it was not deer lever but Tumang's, his own dog. So, She
was very angry and hit Sangkuriang's head. In that incident, Sangkuriang got wounded and
scared then cast away from their home.

Years go by, Sangkuriang had travel many places and finally arrived at a village. He met a
beautiful woman and felt in love with her. When they were discussing their wedding plans,
The woman looked at the wound in Sangkuriang's head. It matched to her son's wound who
had left several years earlier. Soon she realized that she felt in love with her own son.

She couldn't marry him but how to say it. Then, she found the way. She needed a lake and a
boat for celebrating their wedding day. Sangkuriang had to make them in one night. He built a
24
lake. With a dawn just moment away and the boat was almost complete. Dayang Sumbi had
to stop it. Then, she lit up the eastern horizon with flashes of light. It made the cock crowed
for a new day.
Sangkuriang failed to marry her. She was very angry and kicked the boat. It felt over and
became the mountain of Tangkuban Perahu Bandung.
1. Find out difficult words!
Difficult word Meaning

2. Determine main idea of each paragraph!

Paragraph I

Paragraph II

Paragraph III

Paragraph IV

3. Identify language features of the text!


Time Action Saying
Noun Adjective Adverbs
Connective&Conjunction Verb Verb

4. Answer the questions based on the text!


a) Who are the participants in the story?
b) Why did Dayang Sumbi hit sangkuriang’s head?
25
c) Why didn’t dayang sumbi marry Sangkuriang?
d) Why did Sangkuriang fail to marry Dayang sumbi?

GROUP 2

The legend of Toba Lake

Once upon a time, there was a man who was living in north Sumatra. He lived in a simple hut
in a farming field. He did some gardening and fishing for his daily life.
One day, while the man was fishing, he caught a big golden fish in his trap. It was the biggest
catch which he ever had in his life. Surprisingly, this fish turned into a beautiful princess. He
felt in love with her and proposed her to be his wife. She said; “Yes, but you have to promise
not to tell anyone about the secret that I was once a fish, otherwise there will be a huge
disaster”. The man made the deal and they got married, lived happily and had a daughter.
Few years later, this daughter would help bringing lunch to her father out in the fields. One
day, his daughter was so hungry and she ate his father’s lunch. Unfortunately, he found out
and got furious, and shouted; “You damned daughter of a fish”. The daughter ran home and
asked her mother. The mother started crying, felt sad that her husband had broke his promise.
Then she told her daughter to run up the hills because a huge disaster was about to come.
When her daughter left, she prayed. Soon there was a big earthquake followed by non-stop
pouring rain. The whole area got flooded and became Toba Lake. She turned into a fish again
and the man became the island of Samosir.
1. Find out difficult words!
Difficult word Meaning

2. Identify main idea of each paragraph!


26
Paragraph I

Paragraph II

Paragraph III

Paragraph IV

3. Identify language features of the text!


Time Action Saying
Noun Adjective Adverbs
Connective&Conjunction Verb Verb

4. Answer the questions based on the text!


a) Who are the participations in the story?
b) What happened when he was fishing?
c) Why did the flood cover the area?
d) What happened when the flood covered the area?

GROUP 3

The Legend of Surabaya

27
A long time ago, there were two animals, Sura and Baya. Sura was the name of a
shark and Baya was a crocodile. They lived in a sea.
Once Sura and Baya were looking for some food. Suddenly, Baya saw a goat.
“Yummy, this is my lunch,” said Baya.
“No way! This is my lunch. You are greedy” said Sura. Then they fought for the goat.
After several hours, they were very tired.

Feeling tired of fighting, they lived in the different places. Sura lived in the water
and Baya lived in the land. The border was the beach, so they would never fight again.
One day, Sura went to the land and looked for some food in the river. He was
very hungry and there was not much food in the sea. Baya was very angry when he
knew that Sura broke the promise.
They fought again. They both hit each other. Sura bit Baya's tail. Baya did the
same thing to Sura. He bit very hard until Sura finally gave up and went back to the sea.
Baya was happy.

1. Find out difficult words!


Difficult word Meaning

2. Identify main idea of each paragraph!

Paragraph I
There were two animals named Sura and Baya.

Paragraph II
They fought for the goat

Paragraph III Feeling tired of the fighting, they lived in the different places.

Paragraph IV Sura broke the promise and Baya was very angry.
Paragraph V They fought again.

28
3. Identify language features of the text!
Time Action Saying Verb
Noun Adjective Connective&Conjunc Adverbs Verb
tion

4. Answer the questions based on the text!


a) Who are the participants in the story?
b) What were actually Sura and Baya?
c) Why did they fight?
d) Why was Baya angry to Sura?

29
3rd meeting

1. a. Who are the participants in the story? What are their character?
Participant Character

b. Where and when does the story take place?


c. Find out the problems (crisis) and the resolutions in the story!
Problems (crisis) Resolutions

2. Identify the theme of short story in the video!

3. Identify lesson learn of the story!

30
KEY ANSWER
1st Meeting
Text I
1. Generic structure and language feature analysis:

Generic Structure Analysis


1. Orientation; introducing specific participants; farmer and his buffalo, once in
Laos
2. Complication; revealing a series of crisis: the tiger wanted to know more about
the farmer and the buffalo, the tiger wanted to know about the farmer’s
intelligence.
3. Resolution; the crisis is resolve: the farmer hit the tiger

Language Feature Analysis


• Using saying verb; answered
• Using thinking verb; saw, was surprised to
• Using action verb; tie, hit
• Using time conjunction; once, one day
• Using connectives; after, the next day
• Using past tense; there was a farmer, the man tied the tiger.
2. a.
Participant Character
1. A man (farmer) • Dilligent, Intelligent
2. Buffalo • Loyal, Strong
3. Tiger (etc)
• Curious, Arrogant (etc)

b. Setting
Place Time
In Laos, in the field, Every morning, every evening, one day

c. Because the man was afraid of the tiger attacking his buffalo when he went home.
d. Problems and resolution:
Problems/Crisis Resolutions
1. The tiger wanted to know The farmer hit the tiger
more about the farmer and
the buffalo.
2. The tiger wanted to know
31
about the farmer’s
intelligence.

Text II

1. Language features used in the text:


Time
Noun Adjective Connective & Adverbs Action Verb Saying Verb
conjunction
People, boats, Big, One day, after In the Prepared, set off, Asked,
villagers, afraid, three days, then, island, find, filled, said, told.
They, dragon, happy when, the next skillful, managed, attacked,
sago, dragon, day, finally. here, make, provided,
woman, biwar, directly brought, killed,
food, fish, pulled, saw, catch.
survivor.

2. Generic structure of the text.

Generic Structure Analysis


1. Orientation; Introducing specific participants; people from the village, a
woman, Biwar, dragon, village of mimika, river, land.
2. Complication; Revealing a series of crisis: they were attacked by a dragon,
they all drown, their boat was broken, the villigers and his
father were killed by the dragon, Attracted by the noise, the
dragon came to Biwar and started to attack.
3. Resolution; The crisis is resolved: there’s a woman who managed to save
herself. She was hanging to a tree log and finally arrives in a
land, woman then lived in the forest near the river,
Biwar then decided to hunt the dragon so that he and his
mother could go back to the village. He set traps near the river.
Then he made some noise by playing the tifa (traditional
drums). Attracted by the noise, the dragon came to Biwar.
When the dragon started to attack, Biwar pulled the rope that
linked to his traps, releasing spears that hit the dragon’s head
[Link] dragon died instantly.

32
3. Answer questions based on the text:
a) Villagers, a woman (biwar’s mother), Biwar, a dragon.
b) Their boat were attacked by a dragon.
c) Biwar.
d) Biwar set traps near the river. Then he made some noise by playing the tifa
(traditional drums). Attracted by the noise, the dragon came to Biwar.
When the dragon started to attack, Biwar pulled the rope that linked to his
traps, releasing spears that hit the dragon’s head directly
e) Problems and solution:
Problem Resolution
❖ They were attacked ❖ There’s a woman who
by a dragon. managed to save herself.
❖ They all drown. ❖ She was hanging to a tree
❖ Their boat was log and finally arrives in a
broken land, woman then lived in
❖ The villigers and his the forest near the river,
father were killed ❖ Biwar then decided to hunt
by the dragon, the dragon so that he and
❖ Attracted by the his mother could go back to
noise. the village.
❖ The dragon came to ❖ He set traps near the river.
Biwar and started to ❖ Then he made some noise
attack. by playing the tifa
(traditional drums).
❖ Biwar pulled the rope that
linked to his traps, releasing
spears that hit the dragon’s
head directly.
❖ The dragon died instantly.

2nd Meeting

GROUP 1

1. Main idea of each paragraph!


Paragraph I Sangkuriang shot Tumang and took it’s liver then took home.
The dayang Sumbi hit her son’s head and he run away from
Paragraph II
home.

33
Paragraph III Sangkuriang felt in love with Dayang Sumbi.
Paragraph IV Sangkuriang failed to marry Dayang Sumbi.

2. Language features used in the text:


Time Connective Saying
Noun Adjective Adverbs Action Verb
& conjunction Verb
Mother,son, Angry, Once, one day, Kingdom, Go,began, carried, Asked,
child, dog, beautiful. after, then, years forest, found, got, took, called.
deer, boat, go by. home, thought, match,
(etc) village. realized, needed,
built, made, failed,
felt, became.

3. Answer the questions based on the text:


a. Dayang Sumbi, a dog (Tumang), Sangkuriang.
b. Because he shot the dog (his father) and took his liver.
c. Because he knew that sangkuriang was his son.
d. Because he couldn’t build a lake with a dawn in one night.

GROUP II

1. Main idea of each paragraph!


Paragraph I Once upon a time there was a man lived in North Sumatera.
Paragraph II The fish turned into beautiful princess and marry with the man.
Paragraph III Her husband broke his promise.
Paragraph IV The whole area got flooded and became Toba Lake.

2. Language features used in the text:

Time
Noun Adjective Connective & Adverbs Action Verb Saying Verb
conjunction

34
A man, Angry, Once, one day, Sumatera, Fishing, promise, Said, tell,
fish(princess, beautiful. after, then, forest, broke, help, made. shouted,
his wife), their years go by. home, Asked,
daughter. village. told.

3. Answer the questions based on the text:


a. The man, a fish (a princess, his wife), their daughter,
b. He caught a big fish. The fish turned into a beautiful princess.
c. Because his husband didn’t keep the secret that his wife was a fish.
d. The wife turned into fish again and the man turned into Toba lake.

Group III

1. Identify main idea of each paragraph!

Paragraph I
There were two animals named Sura and Baya.

Paragraph II
They fought for the goat

Paragraph III Feeling tired of the fighting, they lived in the different places.

Paragraph IV Sura broke the promise and Baya was very angry.
Paragraph V They fought again.

2. Language features used in the text:

Time
Noun Adjective Connective & Adverbs Action Verb Saying Verb
conjunction
A man, Angry, Once, one day, Sumatera, Fishing, promise, Said, tell,

35
fish(princess, beautiful. after, then, forest, broke, help, made. shouted,
his wife), their years go by. home, Asked,
daughter. village. told.

3. Answer the questions based on the text!


a. Sura and Baya.
b. Sura was a shark. Baya was a crocodile.
c. They fought for a goat.
d. Because Sura broke its promise to come to the river.

3rd meeting

Mount Tangkuban Perahu.MP4

1. a. The participants and characters in the story?


Participant Character
➢ Dayang Sumbi ➢ Smart and Clever.
➢ Sangkuriang ➢ Brilliant boy, Dilligent
➢ Tumang ➢ Kind, Patience

b. The story takes place in West java, Kayangan kingdom.


i. The problems (crisis) and the resolutions in the story!
Problems (crisis) Resolutions
✓ Sangkuriang began desperate and ✓ He thought to shot his own dog.
worried because he hunted no ✓ Sangkuriang got wounded and
deer. scared then cast away from their
✓ Dayang Sumbi found out that it home.
was not deer liver but Tumang's, ✓ She found the way.
his own dog. ✓ She needed a lake and a boat for
✓ Dayang Sumbi hit Sangkuriang's celebrating their wedding day.
head. ✓ She lit up the eastern horizon with

36
✓ She realized that she felt in love flashes of light. It made the cock
with her own son. crowed for a new day.
✓ With a dawn just moment away
and the boat was almost
completed.

4. Theme of short story in the video!


❖ unfairness ruins life
❖ selfisness
❖ love is blind

5. Determine the lesson learn of the story!


• Think twice before doing something.

Post test

Read the story carefully!


The Legend of Prambanan Temple
Near Yogyakarta lies the most beautiful Hindu temple in Indonesia. The temple was built in
the ninth century. Located in Prambanan Village, the temple is called Prambanan Temple.
However, the temple is also known as Roro Jonggrang Temple. The name was taken from the
legend of Roro Jonggrang and Bandung Bondowoso.
Long time ago, there was a king named Prabu Baka who ruled Prambanan. The king was
a fierce and powerful giant. Unfortunately, he was defeated by King Pengging in a war. To
gain his victory, King Pengging asked help to a very powerful man, Bondowoso, who was
known as Bandung Bondowoso because he had a supernatural weapon, Bandung.
With the permission of King Pengging, Bandung Bondowoso lived in Prambanan Palace. In
that palace, Bandung Bondowoso saw a very beautiful princess and fell in love with her. She

37
was Princess Roro Jonggrang, the daughter of Prabu Baka. Bandung Bondowoso insisted to

marry Roro Jonggrang.


Roro Jonggrang was afraid to refuse the proposal, yet she did not want to accept it. She
decided to accept the proposal under one condition. The condition was Bandung Bondowoso
should build her a thousand temples and two deep wells in one night. Bandung Bondowoso
accepted the condition half-heartedly. He asked help to his father, who was also very
powerful and had supernatural spirit army.
In the decided day, Bandung Bondowoso, his army, and the spirits started to build the
temples. Their speed in building the temples and wells was beyond everyone’s imagination.
After four in the morning, they only had five temples to be done. The wells also were almost
done.
Knowing that Bandung Bondowoso would succeed, the people in Prambanan Palace
panicked. They woke the girls and ordered them to pound rice and scattered fragrant flowers.
The spirits heard the sound of mortar and smelled the flower fragrance. They thought it was
noon already and stopped their work. It remained one temple to be done but without the help
from the spirits Bandung Bondowoso would not be able to finish it.
Bandung Bondowoso was furious that he failed. He cursed all girls living in Prambanan, no
one would ever propose them until they died. Roro Jonggrang herself was cursed into a statue.
The statue lied in a big temple called Roro Jonggrang Temple. The surrounding temples were
named Candi Sewu, which means a thousand of temples.
Adapted from:
[Link]

Answer the quetions based on the text!

1. Where is Prambanan Temple located?


❖ It is located in near Yogyakarta.

38
2. Who was Rara Jonggrang?
❖ Rara jonggrang was very famous in the land was the daughter of Prabu Baka, and evil
king.
3. Who was Prabu Baka?
❖ Prabu Baka was the father of Rara Jonggrang.
4. Whom did Bandung Bondowoso fall in love with?
❖ Roro Jonggrang

5. How did King Pengging defeat Prabu Baka?


❖ He was defeated by King Pengging in a war

6. What was Roro Jonggrang’s response to Bandung Bondowoso’s proposal?


❖ Roro Jonggrang was afraid to refuse the proposal, yet she did not want to accept it.
She decided to accept the proposal under one condition.

7. What was the condition that Roro Jonggrang gave to Bandung


Bondowoso?
❖ He had to build one thousand temples in one night as a wedding gift.
8. How could Bandung Bondowoso almost fulfil the condition in one night?
❖ He asked help to his father, who was also very powerful and had supernatural spirit
army.

9. What did the people in Prambanan Palace do to fail Bandung


Bondowoso’s effort?
❖ They woke the girls and ordered them to pound rice and scattered fragrant flowers.
The spirits heard the sound of mortar and smelled the flower fragrance. They thought
it was noon already and stopped their work

10. What did Bandung Bondowoso do after his failure?


❖ He cursed all girls living in Prambanan, no one would ever propose them until they
died. Roro Jonggrang herself was cursed into a statue. The statue lied in a big temple
called Roro Jonggrang Temple

11. Determine the generic structure of the text!

The Legend of Prambanan Temple Title

Near Yogyakarta lies the most beautiful Hindu temple in Orientation


Indonesia. The temple was built in the ninth century. Location:
Located in Prambanan Village, the temple is called Yogyakarta
Prambanan Temple. However, the temple is also known as Characters: Roro
Roro Jonggrang Temple. The name was taken from the Jonggrang,

39
legend of Roro Jonggrang and Bandung Bondowoso. Bandung
Bondowoso

Long time ago, there was a king named Prabu Baka who
ruled Prambanan. The king was a fierce and powerful giant.
Unfortunately, he was defeated by King Pengging in a war.
To gain his victory, King Pengging asked help to a very
powerful man, Bondowoso, who was known as Bandung
Bondowoso because he had a supernatural
weapon,[Link] the permission of King Pengging,
Bandung Bondowoso lived in Prambanan Palace. In that Complications
palace, Bandung Bondowoso saw a very beautiful princess 1. King Pengging
and fell in love with her. She was Princess Roro Jonggrang, defeated Prabu
the daughter of Prabu Baka. Bandung Bondowoso insisted Baka and became
to marry [Link] Jonggrang was afraid to the king of
refuse the proposal, yet she did not want to accept it. She Prambanan
decided to accept the proposal if Bandung Bondowoso was 2. Bandung
able to fulfil the condition she gave. The condition was Bondowoso fell in
Bandung Bondowoso should build her a thousand temples love with Roro
and two deep wells in one night. Bandung Bondowoso Jonggrang and
accepted the condition half-heartedly. He asked help to his proposed her
father, who was also very powerful and had supernatural 3. Roro Jonggrang
spirit army. accept the proposal
In the decided day, Bandung Bondowoso, his army, and the if Bandung
spirits started to build the temples. Their speed in building Bondowoso was
the temples and wells was beyond everyone’s imagination. able to build one
After four in the morning, they only had five temples to be thousand temples
done. The wells also were almost done. and two wells in
Knowing that Bandung Bondowoso would succeed, the one night
people in Prambanan Palace panicked. They woke the girls 4. With help from
and ordered them to pound rice and scattered fragrant spirits, Bandung
flowers. The spirits heard the sound of mortar and smelled Bondowoso almost
the flower fragrance. They thought it was noon already and succeeded but the
stopped their work. It remained one temple to be done but people in
without the help from the spirits Bandung Bondowoso Prambanan Temple
would not be able to finish it. failed him.

Bandung Bondowoso was furious that he failed. He cursed Resolution

40
all girls living in Prambanan, no one would ever propose Bandung
them until they died. Roro Jonggrang herself was cursed Bondowoso cursed
into a statue. The statue lied in a big temple called Roro the girls and Roro
Jonggrang Temple. The temples surrounding was named Jonggrang.
Candi Sewu, which means a thousand of temples.

41
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP) 5

Nama Sekolah : SMK Negeri 3 Maumere

Mata Pelajaran : Bahasa Inggris

Kompetensi Keahlian : Teknik Komputer dan Jaringan

Kelas / Semester : XI/3 (Tiga)

Tahun Ajaran : 2022/2023

Alokasi Waktu : 3 x 45 menit

A. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.


2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasitentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup
kajian/kerja Bahasa Inggris pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan
dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks
pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga
masyarakat nasional, regional, dan internasional.
4. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja
yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kajian/kerja
Bahasa [Link] kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas
yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi


(IPK)
3.16 Menganalisis fungsi sosial, struktur 3.16.1 Membedakan struktur teks dan
teks, dan unsur kebahasaan beberapa unsur kebahasaan teks khusus
teks khusus dalam bentuk undangan dalam bentuk undangan resmi.
resmi dengan memberi dan meminta 3.16.2 Menggunakan struktur teks dan
informasi terkait kegiatan unsur kebahasaan dalam
sekolah/tempat kerja sesuai dengan melengkapi teks undangan.
konteks penggunaannya.
4.16 Menyusun teks khusus dalam bentuk 4.16.1 Melengkapi teks undangan yang
undangan resmi lisan dan tulis, terkait belum lengkap berdasarkan
kegiatan sekolah/tempat kerja, dengan informasi yang tersedia.
memperhatikan fungsi sosial, struktur 4.16.2 Menulis sebuah teks undangan
teks, dan unsur kebahasaan, secara resmi dengan memperhatikan
benar dan sesuai konteks fungsi sosial, struktur teks dan
unsur kebahasaan dengan benar
dan sesuai konteks.

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui penggalian informasi, diskusi kelompok dan pemberian latihan, peserta didik
dapat mengidentifikasi, membedakan, menggunakan dan menemukan fungsi sosial,
struktur teks dan unsur kebahasaan serta menuliskan undangan resmi lisan dan tulis
dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara benar
dan sesuai konteks dengan kreatif, mandiri, tanggung jawab serta dapat bekerjasama.
D. Materi Pembelajaran

Official invitation (Undangan Resmi)


Fungsi Sosial
Menjaga hubungan transaksional dengan orang lain
Struktur Surat Undangan
 Sender’s address
 Date
 Addressee details
 Salutation
 Introduction
 Body: the invitation
 Even details
 Request for response
 Complimentary closing
 Closing remark
 Sender’s signature
Unsur kebahasaan
 Ungkapan dan istilah yang digunakan dalam undangan resmi
 Offerings: would you like to + V1
 Nomina singular dan plural dengan atau tanpa a, the, this, those, my, their, dsb.
 Ucapan, tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, dan tulisan tangan

E. Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran


 Pendekatan : Scientific Approach
 Model : Discovery Learning
 Metode : Discussion (Kelompok), Tanya Jawab, Penugasan
F. Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar
 Alat / Bahan
 LCD Proyektor
 Laptop
 Papan tulis
 Spidol
 Media
 PPT Materi
 Materi Ajar
 Audio
 Lembar Kerja Siswa (Worksheet)
 Sumber Belajar
 Practice your English Competence SMK X
 Forward An English SMK XI
 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Bahasa Inggris SMK XI
 Buku Teks Pendamping Bahasa Inggris SMK Kelas XI
 Kamus
G. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ke 5 (3 x 45 Menit) Alokasi
Waktu
Kegiatan Pendahuluan 10 Menit
Guru:
Orientasi
1. Guru memberi salam (greeting).
2. Berdoa bersama.
3. Guru memeriksa kehadiran siswa.
4. Guru menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti
proses pembelajaran.
Apersepsi
1. Mendiskusikan kompetensi yang sudah di pelajari dan dikembangkan
sebelumnya yang berkaitan dengan kompetensi yang akan di pelajari dan
dikembangkan.
2. Mengaitkan materi kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi pada kelas XI.
3. Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pembelajaran
yang akan dilakukan.
Motivasi
Guru memberi motivasi belajar siswa secara kontekstual sesuai manfaat
dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari.
Pemberian Acuan
1. Guru menjelaskan tentang tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar
yang akan dicapai.
2. Menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan
dilakukan.
3. Guru menyampaikan penilaian yang akan digunakan.
Kegiatan Inti Alokasi
Waktu
Sintak Model Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran
Pemberian rangsangan Guru menyajikan bahan kajian berupa bahan 15
terhadap siswa bacaan, gambar, video yang berkaitan dengan
teks undangan resmi dengan cara:
Mengamati:
Peserta didik mengamati berbagai jenis
undangan secara lisan untuk mengidentifikasi
fungsi sosial, struktur teks dan unsur
kebahasaan untuk menumbuhkan rasa ingin
tahu rasa ingin tahu.

Peserta didik mengamati beberapa jenis


undangan untuk membedakan fungsi social,
struktur teks dan bahasa yang dipakai dalam
penulisan surat undangan.

Identifikasi masalah Menanya : 15


Guru memberikan kesempatan pada peserta
didik untuk mengidentifikasi sebanyak
mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan
teks undangan yang disajikan dan akan
dijawab melalui kegiatan belajar.
Pengumpulan data Mengumpulkan informasi : 25
 Peserta didik membaca buku sumber dan
bahan ajar, untuk mengumpulkan
informasi terkait materi.
 Peserta didik saling berkomunikasi antar
teman untuk mendapatkan informasi
terkait materi.
Pembuktian Mengasosiasi 35
 Peserta didik mengerjakan beberapa
undangan yang belum lengkap dan
melengkapinya sesuai dengan struktur
undangan yang benar.
 Peserta didik menemukan informasi terkait
fungsi social, struktur teks dan unsur
kebahasaan dari beberapa undangan.
Menarik Kesimpulan Mengkomunikasikan : 35
Peserta didik membuat surat undangan sesuai
struktur teks undangan berdasarkan scenario
yang diberikan.
Kegiatan Penutup : 10
1. Guru memberi panduan menyimpulkan hasil pembelajaran
2. Meminta siswa menyampaikan pendapat atau perasaan atas
pembelajaran yang dilakukan
3. Memberikan penugasan terstruktur individu dengan membaca
pelajaran berikutnya.
4. Menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya
H. Penilaian Pembelajaran
1. Teknik Penilaian:
a. Penilaian Sikap : Observasi/pengamatan
b. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis
2. Bentuk Penilaian:
a. Observasi : Jurnal guru
b. Tes tertulis : uraian dan lembar kerja

3. Instrumen Penilaian (terlampir)

Maumere, 20 September 2022

Mengetahui
Kepala SMK Negeri 3 Maumere Guru Bidang Studi

Alfrid B. Kedoh, [Link],[Link] Kristina Melania Dollys, [Link]


NIP.19680427 199512 1 001 NIP. 19880528 201101 2 004
LAMPIRAN

1. Penilaian Kompetensi Sikap


a. Sikap yang menjadi fokus penilaian adalah jujur, disiplin, tanggung jawab, kerja
sama, santun.
b. Jurnal Penilaian Sikap:
Nama Peserta Didik Sikap yang dinilai
No
Jujur Disiplin Tanggung jawab Kerja sama Santun
1. Afam M. Hisam
2. Agustio L. Boliona
3. Alfonsus Adryanto
4. Amanda Tita Aulia Ali
5. Beadtrix Y. Oktaviani
6. Bernadetha T. D. Soar
7. Djasa Dian Pawansa
8. Evaldus Hilnoris Moa
9. Fransesko YayanLusi
10. Gabryel B. Freinademetz
11 Gustina Gralda
12 Kristina Aminarti
13 Laurensius Petriko
14 Maria Ameliana Kartija
15 Maria Eka Aprini
16 Maria Elisa Dona
17 Maria Ines Talia
18 Mariana Niga Krova
19 Mario Bernadus Adrizal
20 Michela Y. Odang
21 Muhamad A. Firmansyah
22 Novaris Moa Koet
23 Nur Hijriani
24 Afam Muhammad Hisam
Penilaian Kompetensi Pengetahuan

a. Kisi -Kisi Soal Pengetahuan

Level Bentuk
Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Kognitif soal
3.16 Menganalisis 3.16.1. Teks undangan resmi Disajikan dua L2 Tertulis
fungsi sosial, Membedakan sederhana jenis undangan
struktur teks, dan struktur teks dan peserta didik
unsur kebahasaan unsur dapat
beberapa teks kebahasaan teks menemukan
khusus dalam khusus dalam perbedaan
bentuk undangan bentuk undangan dengan tepat.
resmi dengan resmi.
memberi dan 3.16. 2 Disajikan
meminta informasi Menggunakan undangan
terkait kegiatan struktur teks dan peserta didik
sekolah/tempat unsur dapat
kerja sesuai dengan kebahasaan menggunakan L2 Tertulis
konteks dalam struktur teks
penggunaannya melengkapi teks undangan
undangan dengan tepat
b. Soal Kompetensi Pengetahuan
IPK 3.16.1 Membedakan struktur teks dan unsur kebahasaan teks khusus dalam bentuk
undangan resmi

Compare four invitations below. Do you recognize the differences?

The honor of your presence


is requested at the ceremonies attending the Inauguration of
the President and Vice President of The United States
January twentieth Two thousand and nine
The Capitol of The United States of America city of Washington
By the
Joint Congressional on Inaugural Ceremonies
Dianne Feinstein, Chairman, Harry Reid, Robert F. Bennett,
Nancy Pelosi, Steny H. Hoyer, John A. Buchner

11.30

Getting Married
You are cordially invited to celebrate the wedding of
Sara Elisabeth Johnson
And
Thomas Cage Willington
On Tuesday afternoon June the 2nd at four o’clock
Thirty-five East Oliver Avenue
Followed by reception

R.S.V.P
213.555.1821
Since 1961
March 10,2010
Ikenna Achilihu
211 East Frenchmans Bend Road
Monroe, LA 71203

Dear Ikenna,
Congratulation! It is with great pleasure that we invite you to begin training in Sierra Leone foe
Peace Corps service. You will be joining thousands of Americans who are building stronger
communities around the world. This call to action gives you the opportunity to learn new skill and
to find the best in yourself.
The next is up to you. Please carefully read the enclosed Volunteer Assignment Description,
Welcome Book, and other important details about Peace Corps service. Please consider the project
description and primary assignment duties carefully when making your decision. In accepting this
assignment, you are making a commitment to the project, the country, and the Peace Corps.
Please call us within ten days regarding your decision to accept or decline our invitation. If we don’t
hear from you within this period, the assignment may be offered to another applicant.

Sincerely,
Amanda

Amanda Mendelson
VRS/Placement Unit

Enclosures
Sierra Leone
IPK 3.16.2 Menggunakan struktur teks dan unsur kebahasaan dalam melengkapi teks undangan

Read the following formal wedding invitation.

As we shall become one to share all the days of our


lives …..

Mr. and Mrs. Lande request the honor of your


presence at the marriage of their daughter:

Sheila Lande to Lukas Sinatrya

On December 6th ,2018

At 3 p.m.

Resto Taman Bunga Bintaro

Jalan Bintaro Raya No, 19,

Tangerang Selatan

Complete the following informal wedding invitation based on the above invitation.

……………………. (1)
………………….... (2)
November 30th,2018
Dear Miss. Davina Tjaraka,
We are happy to share with you that our ………. (3) is to be married on ………. (4) to ………. (5)
It would be very pleased if you could attend the wedding ceremony and feast. The weeding feast will be held
at ………. (6) at …… (7)
I hope that you will give me pleasure of your company on the wedding day.
Yours sincerely,
…………. (8)
c. Pedoman Penilaian Pengetahuan/Penskoran
IPK 3. 16.1 Membedakan struktur teks dan unsur kebahasaan teks khusus dalam bentuk
undangan resmi

No Penyelesaian Skor
1. Personal Invitation letter (1)
2. Personal Invitation letter (1)
1 0-4
3. Personal Invitation letter (1)
4. Oficial Invitation letter (1)
 Letter 1 is about the invitation to follow the inauguration of the
president & vice president of the United States
 Letter 2 is about invitation to present the wedding celebration of
2 Sara Elisabeth Johnson and Thomas Gade Willoughby 0-4
 Letter 3 is about invitation to present the wedding ceremony of
Prince William and Catherine Middleton
 Letter 4 is about invitation to begin training in Sierra Lione
3  Yes, I have. Meeting event 0-2
Skor maksimal 10
IPK 3.16.2 Menggunakan struktur teks dan unsur kebahasaan dalam melengkapi teks
undangan

No Penyelesaian Skor

1 Kuningan 1

2 East Jakarta 1

3 daughter 1

4 December 6th, 2016 1

5 Lucas Sinatrya 1

6 at 3 o’clock in the afternoon 1

at Resto Taman Bunga Bintaro, Jalan Bintaro


7 Raya No. 19, Tangerang Selatan. 1

8 Mr. and Mrs. Lande 1

Jumlah 8

Nilai : jumlah skor peroleh x 10


8
Penilaian Kompetensi Ketrampilan

a. Kisi – Kisi Soal Ketrampilan


Level Bentuk
Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Kognitif soal
4.16 Menyusun 4.16.1 Menyusun teks Teks undangan Disediakan tiga L3 Tertulis
teks khusus dalam undangan tertulis resmi skenario
bentuk undangan dengan memperhatikan kegiatan,
resmi lisan dan fungsi sosial, struktur peserta didik
tulis, terkait teks dan unsur diharapkan
kegiatan kebahasaan mampu
sekolah/tempat menuliskan
kerja, dengan undangan resmi
memperhatikan berdasarkan
fungsi sosial, skenario
struktur teks, dan kegiatan dengan
unsur kebahasaan, tepat.
secara benar dan
sesuai konteks
b. Pedoman Penilaian Ketrampilan/Penskoran

No Penyelesaian Skor
1 Terdapat 14 struktur surat resmi 14
2 Terdapat 13 struktur surat resmi 13
3 Terdapat 12 struktur surat resmi 12
4 Terdapat 11struktur surat resmi 11
5 Terdapat 10 struktur surat resmi 10
6 Terdapat 9 struktur surat resmi 9
7 Terdapat 8 struktur surat resmi 8
8 Terdapat 7 struktur surat resmi 7
9 Terdapat 6 struktur surat resmi 6
10 Terdapat 5 struktur surat resmi 5
11 Terdapat 4 struktur surat resmi 4
12 Terdapat 3 struktur surat resmi 3
13 Terdapat 2 struktur surat resmi 2
14 Terdapat 1 struktur surat resmi 1
Skor maksimal 14

𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ


Rata-rata = 𝑋 100
14
MATERI AJAR

UNIT 3
A. Social Function (Fungsi Sosial)

Sustain transactional relationships with people

B. Language features

 Offerings: “Would you like to + V1


‘Would like’ is usually used to invite people to join you for social events and some
other occasions. This form can be used for both formal and informal invitations.
Remember that ‘would like’ is always followed by the infinitive form of the verb (to
do).
Phrases for Inviting People
 Formal phrases
♠ Can you come over on Saturday night?
♠ Would you like to come to my party?
♠ Do you want to go to a football game on Saturday night?
♠ Would you mind coming over on Saturday night?
♠ Woud you care of coming along?
♠ Do you feel like going to a football game on Saturday night?
♠ I’d like to ask you to attend the opening ceremonies next week?
♠ It would be my pleasure if you would attend my graduation party?
Examples:
 Anis : Would you like to join us for dinner this evening?
Wulan : Thank you. That would be very nice.
 Ani : Would you like to come with us?
Widya : Sure!
♠ Informal Phrases

Formula Examples
Why don’t we + verb 1 + ? Why don’t we go to out for dinner?
Let’s + verb 1 Let’s get a doughnut

Sometimes people use suggestion forms in more informal situations to invite other
people to join them in doing something. These forms include ‘let’s do’, ‘how about
/what about doing’ and ‘shall we’.
Examples:
A. Doni : Let’s go out on the town tomorrow morning!
Oka : Sure. Let’s do that.
B. Lia : Shall we get some dinner tonight?
Nina : That sound good.

Phrases for Accepting an invitation


 That’s very kind of you.
 Thank you very much for inviting me
 It’d delightful to …
 With pleasure
 Sure
 I’d love very much
 Ok.
 Why not?
 Yes, that would be interesting.
 That would be nice
 That’s great idea.
Phrases for Refusing an invitation
 I’m terribly sorry but I already have other appointments
 Sorry, but it look like I can’t make it.
 I’m afraid I can’t. I have to go to the airport.
 Thanks, but I’m afraid I can’t. I have an exam today.
 Oh’ I’d love to, but I have to work.
 That would be nice, but I don’t have time.
C. Structure text
An invitation letter is s type of letter written to an organization or an individual asking
for their participation or presence in an event or an occasional. The occasion can be
official (formal) or personal (informal). (Surat undangan adalah sejenis surat tertulis
untuk organisasi atau perseorangan yang meminta partisipasi atau kehasiran dalam
sebuah acara atau perayaan).

There are two types of invitation letters:


1. Official (resmi)
Official invitation letters are written for inviting officials and certain distinguished
people. They follow a formal format. The invitations are related to meetings,
interviews, trainings and conferences.
2. Personal
Personal invitation letters are written for inviting friends, peers, relatives, family
members, or neighbors to social events such as: weddings, birthday parties,
anniversary, baby showers, or other activites. The format is a mixture of formal
and informal invitations.
Parts of an invitation letter:
 Sender’s address
 Date
 Addressee’s name and address
 Greeting/salutation
 Body of letter
 Complimentary close
 Closing remark
 Signature
Contoh Formal Invitation

Contoh Informal Invitation


PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 3 MAUMERE
Jl. Jend. Ahmad Yani No. 17 Kel. Wairotang Kec. Alok Timur
Telp. (0382) 23562 | Kode Pos 86111 | NPSN : 69864616
Website : [Link] email : smkn3mof@[Link]

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMK Negeri 3 Maumere


Mata Pelajaran : Bahasa Inggris
Kompetensi Keahlian : Semua Kompetensi Keahlian
Kelas/Semester : XII / Gazal
Tahun Pelajaran : 2021-2022
Alokasi Waktu : 6 x 45 menit

A. Kompetensi Inti
3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang
kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajari di sekolah secara mandiri, dan mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

B. Kompetensi Dasar
3.24. Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks
interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan tindakan memberi
dan meminta informasi terkait hubungan sebab akibat, sesuai dengan
konteks penggunaannya. (Perhatikan unsur kebahasaan (because of ..., due
to ..., thanks to ...)
4.24 Menyusun teks interaksi transaksional lisan dan tulis yang melibatkan
tindakan memberi dan meminta informasi terkait hubungan sebab akibat,
dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan
yang benar dan sesuai konteks.

C. Indikator
3.24.1 Mengidentifikasi fungsi social, struktur teks dan unsur kebahasaan teks
interaksi transaksional yang melibatkan tindakan memberi dan meminta
informasi terkait hubungan sebab akibat ( cause and effect )

3.24.2 Membedakan teks interaksi transaksional yang melibatkan tindakan memberi


dan meminta informasi terkait hubungan sebab akibat dalam unsur
kebahasaan because of ..., due to ..., thanks to.

3.24.3 Menganalisis fungsi social, struktur teks dan unsur kebahasaan teks
interaksi transaksional yang melibatkan tindakan memberi dan meminta
informasi terkait hubungan sebab akibat ( cause and effect )

4.24.1 Menyusun Teks transaksional pendek dan sederhana tentang hubungan


sebab akibat sesuai dengan konteks.
4.24.2 Menerapkan fungsi social, struktur teks dan unsur kebahasaan teks
transaksional pendek dan sederhana yang melibatkan tindakan memberi dan
meminta informasi terkait hubungan sebab akibat sesuai dengan konteks ,
unsur dan struktur kebahasaan dan penggunaanya.

D. Tujuan Pembelajaran:
1. Melalui pembelajaran berbasis Problem- based learning peserta didik dapat
mengidentifikasi dan Menganalisis dialog yang melibatkan tindakan memberi
dan meminta informasi terkait hubungan sebab akibat sesuai dengan konteks,
unsur dan struktur kebahasaan dan penggunaanya.
2. Melalui pemberian latihan dan diskusi peserta didik dapat menyusun serta
Menyajikan dialog yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi
terkait hubungan sebab akibat sesuai dengan konteks , unsur dan struktur
kebahasaan dan penggunaanya.

E. Materi Pembelajaran
1. Social function:
To sustain interpersonal relationships others people
2. Structure text:

3. Laguage feature of cause and effect


F. Pendekatan dan Metode
Pendekatan : Scientific Approach
Model : problem based learning
Metode : Discussion, Role Play dan Presentation
G. Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar
 Alat / Bahan
• LCD Proyektor
• Laptop
• Papan tulis
• Spidol

 Media
• PPT Materi
• Video percakapan
• Audio
• Lembar Kerja Siswa (Worksheet)
 Sumber Belajar
• E- Modul Bahasa Inggris
• Buku Teks Pendamping Bahasa Inggris SMK Kelas XII
• Referensi internet: [Link]
dalam-bahasa-inggris
• [Link]
• Kamus

H. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan ke-1
No IPK
IPK
3.24.1 Mengidentifikasi fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis
yang melibatkan tindakan memberi dan meminta
informasi terkait hubungan sebab akibat, sesuai dengan
konteks penggunaannya

No IPK
IPK
3.24.2 Membedakan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis
yang melibatkan tindakan memberi dan meminta
informasi terkait hubungan sebab akibat, sesuai dengan
konteks penggunaannya

Pertemuan ke-1
No IPK
IPK
3.24.3 Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis
yang melibatkan tindakan memberi dan meminta
informasi terkait hubungan sebab akibat, sesuai dengan
konteks penggunaannya

Pertemuan ke-2

No IPK
IPK
4.24.1 Menyusun teks transaksional pendek sederhana tentang
hubungan sebab akibat sesuai dengan konteks
penggunaannya.

No IPK
IPK
4.24.2 Menerapkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan teks interaksi transaksional lisan dan tulis
yang melibatkan tindakan memberi dan meminta
informasi terkait hubungan sebab akibat, sesuai dengan
konteks penggunaannya

I. Langkah – langkah Pembelajaran


Pertemuan ke - 1

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi


Waktu

(menit)

Pendahuluan ▪ Guru memberikan salam


( Apersepsi )
▪ Guru membuka pelajaran dengan 20
menyarankan agar berdoa terlebih menit
dahulu.
▪ Guru mengecek kehadiran
peserta didik, mengondisikan
kelas dan pembiasaan
▪ Guru membuka pelajaran dengan
menyapa siswa, menanyakan kabar,
dan lain-lain.
▪ Untuk mengetahui sejauh mana
pemahaman siswa tentang cause and
effect, guru menceritakan sebuah
kejadian (bisa pengalaman sendiri,
pengalaman orang lain atau dari
gambar), misalnya virus Corona, dan
menanyakan siswa sebab akibat yang
mungkin ada atau muncul dari
kejadian tersebut.
▪ Lalu guru menjelaskan tujuan
pembelajaran KD.3.24 dan kegiatan
yang akan siswa lakukan untuk
mencapai tujuan tersebut.
Inti Kegiatan pembelajaran Alokasi
waktu
(Syntak model
pembelajaran) 90
menit

Orientasi peserta Mengamati:


didik pada masalah
▪ Guru menayangkan gambar atau video
sebagai stimulus untuk menggali
informasi dan pemahaman siswa dalam
mempelajari teks cause dan effect.

▪ Peserta didik mengamati dan


memahami masalah yang disampaikan
guru atau yang diperoleh dari bahan
bacaan, gambar atau video yang
ditayangkan.

Mengorganisasikan Menanya:
peserta didik untuk
belajar ▪ Guru memberikan kesempatan pada
peserta didik untuk mengidentifikasi
sebanyak mungkin pertanyaan yang
berkaitan dengan teks atau video
percakapan yang disajikan dan akan
dijawab melalui kegiatan belajar.

▪ Guru memulai pelajaran dengan


meminta siswa menyimak sebuah
percakapan tentang cause and effect
yang di tampilkan di LCD.

▪ Setelah selesai menyimak, guru


mengajukan pertanyaan-pertanyaan
seputar isi percakapan. Selanjutnya,
guru mengarahkan diskusi untuk
menganalisis fungsi social, struktur
teks dan unsur kebahasaan yang ada
dalam teks cause dan effect.

Membimbing Mengumpulkan informasi:


penyelidikan individu
maupun kelompok. ▪ Guru mendorong peserta didik
untuk mengumpulkan informasi
yang di butuhkan melalui sumber
belajar yang berhubungan dengan
materi (fungsi sosial dan struktur
teks dan unsur kebahasaan cause
and effect).

▪ Peserta Didik mencari sumber


belajar lain seperti sumber di
perpustakaan, kamus, atau
internet yang berhubungan
dengan teks cause dan effect.

▪ Guru membagikan siswa dalam


beberapa kelompok.

Mengembangkan dan Mengasosiasi:


menyajikan hasil
karya. ▪ Dalam kelompok Peserta didik
berdiskusi untuk
mengidentifikasi, membedakan
dan menganalisis fungsi social,
struktur text dan unsur
kebahasaan teks cause and effect
berdasarkan LKPD yang diberikan
oleh guru.

▪ Peserta didik diminta untuk


menyajikan hasil diskusi
kelompoknya didepan kelas.

Menganalisis dan Mengkomunikasikan :


mengevaluasi proses
pemecahan masalah. ▪ Guru membantu Peserta Didik
untuk melakukan refleksi atau
evaluasi terhadap proses dan hasil
belajar yang mereka lakukan.
▪ Guru mengulas kembali apa yang
sudah dikerjakan oleh peserta
didik.

Penutup 20
menit
▪ Refleksi: Guru membuka diskusi
untuk melakukan refleksi
terhadap semua kegiatan yang
telah dilakukan.

▪ Memberikan pertanyaan (kuis)


berkaitan dengan ungkapan cause
and effect

▪ Tindak lanjut: Penugasan

▪ Menyampaikan rencana
pembelajaran selanjutnya

Pertemuan ke – 2

Kegiatan Deskripsi kegiatan Alokasi


waktu

Pendahuluan ▪ Guru memberikan salam 20 menit

( Apersepsi ) ▪ Guru membuka pelajaran dengan


menyarankan agar berdoa terlebih
dahulu.

▪ Guru mengecek kehadiran peserta didik,


mengondisikan kelas dan pembiasaan

▪ Guru membuka pelajaran dengan


menyapa siswa, menanyakan kabar, dan
lain-lain.

▪ Mengingatkan kembali pokok materi


pembelajaran sebelumnya.

Kegiatan Inti Deskripsi kegiatan Alokasi


waktu
Syntak model
pembelajaran

Orientasi peserta Mengamati:


didik pada masalah
▪ Guru menampilkan sebuah teks dialogue
singkat tentang cause dan effect di power
point.

▪ Peserta didik mengamati dan memahami


masalah yang ada dalam teks atau
gambar tersebut.

Mengorganisasikan Menanya:
peserta didik untuk
belajar ▪ Guru memberikan kesempatan pada
peserta didik untuk mengidentifikasi
sebanyak mungkin pertanyaan yang
berkaitan dengan teks atau video
percakapan yang disajikan dan akan
dijawab melalui kegiatan belajar.

▪ Guru memulai pelajaran dengan meminta


siswa membaca sebuah percakapan
tentang cause and effect yang ada di
power point.

Membimbing Mengumpulkan informasi:


penyelidikan individu
maupun kelompok. ▪ Guru mendorong peserta didik untuk
mengumpulkan informasi yang di
butuhkan melalui sumber belajar yang
berhubungan dengan materi (fungsi sosial
dan struktur teks dan unsur kebahasaan
cause and effect).

▪ Peserta didik mengidentifikasi,


menganalisis teks yang ditampilkan
sesuai dengan fungsi social, struktur text
dan unsur kebahasaan teks cause and
effect.

▪ Guru membagikan siswa dalam beberapa


kelompok diskusi.

Mengembangkan dan Mengasosiasi:


menyajikan hasil
karya. ▪ Peserta didik diminta untuk bekerja
dalam kelompoknya. Lalu masing-masing
menyusun sebuah percakapan sesuai
topik yang telah ditentukan. Guru
menekankan bahwa percakapan tersebut
harus mengandung kalimat-kalimat yang
menunjukkan cause dan effect

▪ Peserta didik diminta untuk menyajikan


hasil diskusi kelompoknya didepan kelas.

Menganalisis dan Mengkomunikasikan :


mengevaluasi proses
pemecahan masalah ▪ Guru membantu Peserta Didik untuk
melakukan refleksi atau evaluasi
terhadap proses dan hasil belajar yang
mereka lakukan.
▪ Guru mengulas kembali apa yang sudah
dikerjakan selama awal pembelajaran
hingga akhir pembelajaran.

Penutup ▪ Refleksi: Guru membuka diskusi untuk


melakukan refleksi terhadap semua
kegiatan yang telah dilakukan.

▪ Penugasan: Guru menutup pelajaran


dengan memberi feed- back dan
pekerjaan rumah bagi yang belum selesai
mengerjakan.

▪ Guru menutup pertemuan dengan doa.

J. Penilaian

Penilaian Pengetahuan
KISI –KISI SOAL PENGETAHUAN

No Bentuk
No Kompetensi Dasar Materi Indikator Soal
Soal Soal
Cause and Effect Disajikan sebuah 1, 2, PG
1 3.24. Menganalisis fungsi sosial,
contoh kasus 3, 4,5
struktur teks, dan unsur tentang cause
kebahasaan teks interaksi dan effect siswa
transaksional lisan dan dapat
tulis yang melibatkan menentukan
tindakan memberi dan jawaban yang
meminta informasi terkait sesuai.
hubungan sebab akibat,
sesuai dengan konteks
penggunaannya.

Kunci
No Soal Skor
Jawaban
1 Read the cause in this situation and choose the effect. B 1

A child stretched a balloon, put it to his lips, and


pursed his lips around the balloon's neck
A) The child blew up the balloon.
B) The balloon popped.
C) The balloon deflated.
D) The child took a deep breath.

2 Read the cause and choose the effect. She was in a hurry D 1
Kunci
No Soal Skor
Jawaban
riding her bike, so she carried her viola across the
handlebars. She failed, She didn’t see the rock on the street
in front of her.
A) The viola did not fall off the bike.
B) The rock did not get in the girl's way.
C) The girl got off her bike to take a break.
D) The girl fell off of her bike
3 B 1

Look at the picture and choose the best cause for the
stated effect. Effect = The toast was ready to eat, since
steam was coming from the toaster.

A) I put some bread in the toaster to eat for breakfast.


B) I poured some milk to go with the toast.
C) I got out the peanut butter to spread on my toast.
D) I went to take a shower to get ready for school.

4 Read the cause and choose the effect. Dani held her burger A 1

in her hand, even though she had already eaten a large


lunch. Her pup looked up at her with those begging eyes.
Sighing, the dog rested its head on her lap.

A) Dani gave the dog the burger.


B) The dog whined for hours.
C) Dani ate the burger, even though she wasn't really
hungry.
D) The dog took a nap.
Kunci
No Soal Skor
Jawaban
5 C 1

Look at the picture and choose the best cause for the stated
effect. Effect = The cops are chasing a criminal.

A) The cops forgot their handcuffs at the station.


B) The cops want to beat the lunch rush at the restaurants
in town.
C) The cops are driving quickly, using their guns.
D) The cops want to get home for dinner

JURNAL PENILAIAN KETRAMPILAN

N Kompetensi Dasar Materi Indikator Soal No Bentu


o Soal k Soal
1 4.24 Menyusun teks interaksi Cause and Effect Peserta didik dapat 1 Uraian
transaksional lisan dan menyusun dialog
tulis yang melibatkan pendek tentang
tindakan memberi dan cause and effect dan
meminta informasi terkait mempraktekkannya
hubungan sebab akibat, di depan kelas
dengan memperhatikan
fungsi sosial, struktur
teks, dan unsur
kebahasaan yang benar
dan sesuai konteks.

No Soal Kunci Jawaban Skor


1 In pairs, please make a short dialogue Beragam sesuai dengan Sesuai jawaban
to ask for and give information about keadaan masing-masing siswa
cause and effect siswa
2. Please practice it in front of the class
with your partner !

Speaking Rubrik

Kriteria Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1

Pelafalan Lafal dapat Ada masalah Sulit dimengerti Hampir selalu


(Pronounciation) Dipahami dalam pengucapan karena ada keliru dalam
meskipun dengan sehingga membuat masalah dalam pelafalan sehingga
aksen tertentu pendengar harus pelafalan dan tidak dapat
sangat fokus dan frekuensinya Dimengerti
kadang-kadang Sering
menimbulkan
kesalahpahaman

Tata Bahasa Hampir tidak ada Terjadi beberapa Banyak terjadi Tata bahasa sangat
(Grammar) kekeliruan tata kekeliruan tata kekeliruan tata buruk sehingga
Bahasa bahasa, tetapi bahasa yang percakapan sangat
tidak berpengaruh mempengaruhi sulit dipahami
terhadap arti arti dan sering kali
harus menyusun
ulang kalimat
percakapan

Kosakata Kadang-kadang Sering Menggunakan Kosakata


(Vocabulary) Pelafalan menggunakan kosakata yang sangat terbatas
tidak tepat dan kosakata yang salah sehingga sehingga tidak
Mengharuskan tidak tepat tidak dapat memungkinkan
penjelasan lebih sehingga Dipahami terjadinya dialog
lanjut karena dialognya menjadi
kosakata yang terbatas karena
tidak sesuai kosakata yang
terbatas

Kelancaran Dialog lancar, Tidak terlalu Sering ragu dan Sering berhenti
lancar karena berhenti karena dan diam selama dialog
(Fluency) sangat sedikit menemui keterbatasan sehingga
Menemui kesulitan bahasa Bahasa dailog tidak
Kesulitan tercipta

Seluruh isi percakapan


Sulit untuk mengikuti
dapat dipahami Sebagian besar isi
dialog yang dilakukan Tidak dapat dipahami
percakapan dapat
meskipun sesekali ada kecuali di bagian dialog bahkan dalam bentuk
Comprehension dimengerti meskipun
umum dengan percakapan dialog yang singkat
pengulangan di bagian- ada beberapa
yang perlahan-lahan dan sekalipun
pengulangan
bagian tertentu banyak pengulangan

Speaking rubrik

Pengetahuan (Knowledge)
Nama Kosakat Kelancar Ketelit Pengucapa Intonasi Pem Pilihan
No
(Name) a an ian n (Intonatio aha Kata
(Vocabul (Fluency) (Accura (Pronunciati n) man (Diction)
ary) cy) on) Unde
rstan
ding)
1
2
3
4
5
6

Rumus perhitungan nilai siswa sebagai berikut:


Jumlah skor yang diperoleh siswa X 100 = …….
Skor maksimal/ideal
Keterangan:
• Jumlah skor yang diperoleh siswa adalah jumlah skor yang diperoleh siswa dari
Aspek ke-1 sampai dengan ke-5.
• Skor maksimal/ideal adalah hasil perkalian skor tertinggi (4) dengan jumlah
kriteria yang ditetapkan (ada 5 kriteria). Jadi skor maksimal/ideal= 4×5 = 20
perhitungan nilai akhir siswa adalah:

Muhammad Naufal : 16 × 100 = 80 2. Angelina : 15 × 100 = 75


20 20

Rubric Penilaian Menulis


Aspek Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1

Ide Penulisan
Ide yang dipilih orisinal, ide
Hanya memenuhi 1 atau
sangat sesuai dengan genre
Hanya memenuhi 3 dari 4 Hanya memenuhi 2 dari 4 bahkan tidak memenuhi
yang dipilih, ide
ketentuan yang ditetapkan ketentuan yang ditetapkan sama sekali 4 ketentuan
dikembangkan dengan tepat
yang telah ditetapkan
dan terarah

Organisasi/ Struktur
Teks dan Isi Teks sesuai dengan genre
yang dipilih, ketentuan dan
ciri- ciri genre yang dipilih Hanya memenuhi 1 atau
diikuti dengan sempurna, Hanya memenuhi 3 dari 4 Hanya memenuhi 2 dari 4 bahkan tidak memnuhi
ide penulisan dan informasi ketentuan yang ditetapkan ketentuan yang ditetapkan semua kriteria yang
yang disajikan sangat ditetapkan
relevan, isi teks sangat
mudah dipahami.
Tata Bahasa

Ada beberapa kesalahan


Tidak ada kesalahan tata Sering ditemukan
tata bahasa tetapi tidak Banyak sekali kesalahan
bahasa yang signifikan, kesalahan tata bahasa,
terlalu berpengaruh tata bahasa sehingga makna
makna dan isi teks dapat tetapi makna dan isi teks
terhadap makna kalimat dan isi teks sulit dipahami
dipahami dengan jelas masih dapat dipahami
dan isi teks

Perbendaharaan Kata

Kalimat-kalimat yang
digunakan sangat efektif,
menggunakan variasi Hanya memenuhi 1 atau
leksikal dengan benar, Hanya memenuhi 3 dari 4 Hanya memenuhi 2 dari 4 bahkan tidak memenuhi
menguasai bentuk kata dan ketentuan yang ditetapkan ketentuan yang ditetapkan semua kriteria yang
idiom dengan benar dan ditetapkan
efektif, istilah- istilah
digunakan dengan benar

Perolehan Skor Jumlah Skor


No. Nama Siswa Perolehan
Aspek ke- Aspek ke- Aspek ke- Aspek ke-
1 2 3 4

1. Angelina 4 3 3 2 12

2. Muhammad Naufal 4 3 3 4 14

3. Teguh 3 4 4 3 14

.... .......................... ... ... ... ...

Rumus perhitungan nilai siswa, sebagai berikut :


Jumlah skor yang diperoleh siswa X 100 =
Skor maksimal/ideal
Keterangan:
• Jumlah skor yang diperoleh siswa adalah jumlah skor yang diperoleh siswa dari
aspek ke-1 sampai dengan ke-4.

• Skor maksimal/ideal adalah hasil perkalian skor tertinggi (4) dengan jumlah aspek
yang ditetapkan (ada 4 aspek). Jadi, skor maksimal/ideal= 4x4 = 16. Sehingga
perhitungan nilai akhir siswa adalah:

12
1. Muhammad Naufal : × 100 = 75
16
14
2. Angelina: × 100 = 87,5
16
Mengetahui Maumere, Juli 2022
Kepala SMK Negeri 3 Maumere Guru Mata Pelajaran

Alfrid Berlin Kedoh, [Link], [Link] Anita Riwu, [Link].,Gr


NIP. 19680427 199512 1 001 NIP. -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMK NEGERI 3 MAUMERE Pertemuan Ke : 1 (satu) s/d 2 (dua)


Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : X / I (SATU)

Alokasi Waktu : 4 X 45 menit Tahun Ajaran : 2022/2023

A. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR


Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1 Menerapkan konsep bilangan berpangkat, bentuk 3.1.1 Menghitung bilangan berpangkat, bentuk akar dan
akar, dan logaritma dalam menyelesaikan masalah logaritma dalam menyelesaikan masalah
3.1.2 Menentukan konsep bilangan berpangkat, bentuk akar
dan logaritma dalam menyelesaikan masalah
4.1 Menyajikan penyelesaian masalah bilangan 4.1.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
berpangkat, bentuk akar, dan logaritma bilangan berpangkat, bentuk akar dan logaritma
4.1.2 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan
dengan bilangan berpangkat, bentuk akar dan
logaritma

B. MATERI POKOK
o Bilangan Berpangkat
o Bentuk Akar
o Logaritma

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui kegiatan diskusi, menggali informasi , peserta didik mampu :

Menerapkan konsep bilangan berpangkat, bentuk akar, dan logaritma dalam menyelesaikan masalah
Menyajikan penyelesaian masalah bilangan berpangkat, bentuk akar, dan logaritma secara cermat
dan mandiri serta penuh rasa ingin tahu dan bertanggung jawab.
LANGKAH - LANGKAH PEMBELAJARAN
Kegiatan Aktifitas Pembelajaran Waktu
Langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu
Pendahuluan 1. Peserta didik bersama guru memulai pembelajaran dengan memberi salam dan berdoa. 5
2. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik untuk tetap semangat belajar dan Menit
menjaga kesehatan.
3. Dengan bimbingan guru, peserta didik mereview pembelajaran sebelumnya dan
mengaitkan dengan pembelajaran yang akan dilakukan pada hari tersebut.
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Kegiatan Inti Mengorientasi peserta didik pada masalah 5 Menit
dalam mengamati cara Menerapkan konsep bilangan berpangkat, bentuk akar, dan logaritma
dalam menyelesaikan masalah
Mengorganisasikan kegiatan pembelajaran 5 Menit
dalam mengumpulkan data untuk penyelesaian masalah pada konsep bilangan berpangkat,
bentuk akar, dan logaritma
Membimbing penyelidikan mandiri dan kelompok 5 Menit
dalam pengumulan data untuk penyelesaian soal tersebut
Mengembangkan dan Menyajikan hasil karya 10
dengan cara menyelesaikan soal sesuai dengan langkah-langkah penyelesaian bilangan Menit
berpangkat, bentuk akar, dan logaritma
Analisis dan Evaluasi Proses Pemecahan Masalah 10
dengan memberikan penilaian terhadap hasil kerja soal tersebut . Menit
Penutup 1. Peserta didik beserta guru menyimpulkan kegiatan pembelajaran hari ini. 5
2. Guru menutup pelajaran Menit

D. MATERI PEMBELAJARAN
o Bilangan Berpangkat
Jika 𝑎 bilangan real dan 𝑛 bilangan bulat positif, maka pangkat 𝑛 dari 𝑎 ditulis 𝑎𝑛
Didefinisikan sebagai berikut.
𝑎 .𝑎 .𝑎 .𝑎 .….𝑎 . 𝑎

sebanyak n
𝑎𝑛 dibaca 𝑎 pangkat 𝑛 dengan 𝑎 merupakan bilangan pokok atau dasar dan 𝑛 disebut
pangkat atau eksponen.
Sifat-sifat bilangan brpangkat.
Untuk 𝑎, 𝑏 bilangan real, 𝑚, 𝑛 bilangan bulat positif, 𝑎 ≠ 0, 𝑏 ≠ 0.
𝑎 𝑚 𝑎𝑚
1. 𝑎𝑚 . 𝑎𝑛 = 𝑎𝑚+𝑛 5. (𝑏 ) = 𝑎𝑛
𝑎𝑚 𝑚−𝑛 0
2. =𝑎 ,𝑚 > 𝑛 6. 𝑎 = 1
𝑎𝑛
1
3. (𝑎𝑚 )𝑛 = 𝑎𝑚𝑛 7. 𝑎−𝑚 = 𝑎𝑚
𝑚
𝑛
4. (𝑎 . 𝑏)𝑚 = 𝑎𝑚 . 𝑏𝑚 8. 𝑎 𝑛 = √𝑎𝑚 , 𝑛 ≥ 2
o Bentuk Akar
Bentuk akar adalah akar dari suatu bilangan yang nilainya memuat tidak terhingga
banyaknya angka di belakang koma dan tidak berulang. Contohnya adalah √2, √3, √50,
dan lain sebagainya
Operasi pada bentuk akar.
1. Penjumlahan dan Pengurangan
Bentuk akar dapat dijumlahkan atau dikurangkan jika bentuk akarnya sejenis
𝑎 √𝑐 + 𝑏 √ 𝑐 = ( 𝑎 + 𝑏 ) √𝑐
𝑎 √𝑐 − 𝑏 √ 𝑐 = ( 𝑎 − 𝑏 ) √𝑐
dengan 𝑎, 𝑏 bilangan real dan 𝑐 bilangan rasional nonnegatif.
2. Perkalian bilangan real dengan bentuk akar
𝑎 . 𝑏 √𝑐 = 𝑎𝑏√𝑐
dengan 𝑎, 𝑏 bilangan real dan 𝑐 bilangan rasional nonnegatif.
3. Perkalian bentuk akar dengan bentuk akar
√𝑎 . √𝑏 = √𝑎. 𝑏 dan 𝑐√𝑑 . 𝑒√𝑓 = 𝑐𝑒√𝑑𝑓
dengan 𝑐, 𝑒 bilangan real dan 𝑎, 𝑏, 𝑑, 𝑓 bilangan rasional nonnegatif
4. Pembagian bentuk akar
𝑎 𝑎 √𝑏 𝑎
a. = . = 𝑏 √𝑏
√𝑏 √𝑏 √𝑏
dengan 𝑎 bilangan real dan 𝑏 bilangan rasional nonnegatif
𝑐 𝑐 𝑎−√𝑏 𝑐(𝑎−√𝑏)
b. = 𝑎+√𝑏 . 𝑎−√𝑏 =
𝑎+√𝑏 𝑎 2 −𝑏
dengan 𝑎, 𝑐 bilangan real dan 𝑏 bilangan rasional nonnegatif
𝑐 𝑐 √𝑎−√𝑏 𝑐(√𝑎−√𝑏)
c. = . =
√𝑎+√𝑏 √𝑎+√𝑏 √𝑎−√𝑏 𝑎−𝑏
dengan 𝑐 bilangan real dan 𝑎, 𝑏 bilangan rasional nonnegtaif
o Logaritma
Logaritma merupakan invers dari eksponen
𝑎𝑐 = 𝑏 ⇔ 𝑎log 𝑏 = 𝑐

Sifat-sifat logaritma.
𝑚 a
1. 𝑝𝑙𝑜𝑔(𝑎 .𝑏) = 𝑝log 𝑎 + 𝑝log 𝑏 6. 𝑎𝑛 𝑙𝑜𝑔𝑏𝑚 = . log b
𝑛
𝑎
2. p
log(𝑏 ) = plog a – plog b 7. 𝑎𝑎 log 𝑏 = b
3. p
log 𝑎𝑛 = n . plog a 8. plog 1 = 0
𝑝
4. a
log b = 𝑝log 𝑏 9. alog a = 1
log 𝑎
1 b
5. = log a 10. plog a . alog b = plog b
𝑎log 𝑏

E. MEDIA/ALAT, BAHAN, DAN SUMBER BELAJAR


1. Media/Alat : Koneksi Internet, LCD Proyektor, Papan Tulis
2. Bahan : Spidol, Kertas
3. Sumber Belajar : Buku Matematika Kelas X, Penerbit : Erlangga
Referensi Lain
Internet

F. PENILAIAN
1. Sikap : Jujur, Tanggung Jawab, Ingin Tahu, Cermat
2. Pengetahuan : Tes Tertulis
3. Ketrampilan : Penilaian Unjuk Kerja

Mengetahui Maumere, 23 Juli 2022


Kepala SMK Negeri 3 Maumere Guru Mata Pelajaran

Alfrid Berlin Kedoh,[Link],[Link] Yulianti Leonarda Weling,[Link]


NIP 19680427 199512 1 001 NIP 19850826 201101 2 013
LAMPIRAN 1 :
LEMBAR PENGAMATAN SIKAP

KOMPETENSI KEAHLIHAN
PROGRAM KEAHLIHAN :
KELAS/ SEMESTER : /
MATA PELAJARAN :
TAHUN PELAJARAN : 2022 / 2023

Perilaku yang diamati saat pembelajaran


NO NAMA SISWA Tanggung Keterangan
Aktif Kerja Sama Toleran Disiplin
Jawab
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 3 Maumere Satuan Pendidikan : Smk Negeri 3 Maumere
Mata Pelajaran : Matematika Mata Pelajaran : Matematika
Alokasi Waktu : 4 X 45 Menit Alokasi Waktu : 4 X 45 Menit

A. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.28 Menganalisis ukuran pemusatan data 3.28.1 Menentukan Mean, Median, dan modus data
tunggal dan data kelompok tunggal dan data kelompok
3.28.2 Menentukan Kuartil, Desil, dan Persentil data
tunggal, dan data kelompok
4.28 Menyelesaiakn masalah yang 4.28.1 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan
berkaitan dengan ukuran pemusatan dengan Mean, Median, modus, kuartil, desil, dan
data tunggal dan data kelompok persentil
B. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui kegiatan diskusi, menggali informasi, peserta didik mampu :
1. Menentukan ukuran pemusatan data tunggal dan data kelompok yang mencakup rerata, modus dan
media
2. Menganalisis ukuran pemusatan data tunggal dan data kelompok yang mencakup rerata,modus dan
median
3. Menyelesaikan permasalahan tentang ukuran pemusatan data yang mencakup rerata, modus dan media
4. Menyelesaikan permasalahan nyata tentang ukuran pemusatan data yang mencakup
rerata, modus dan median secara cermat dan mandiri serta penuh rasa ingin tahu
dan bertanggung jawab.
C. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Kegiata Aktifitas Waktu


n Pembelajaran
Pendahulu 1. Peserta didik bersama guru memulai pembelajaran dengan memberi salam dan 5
an berdoa. Menit
2. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik untuk tetap semangat belajar dan
menjaga kesehatan.
3. Dengan bimbingan guru, peserta didik mereview pembelajaran sebelumnya dan
mengaitkan dengan pembelajaran yang akan dilakukan pada hari tersebut.
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
Kegiatan 1. Peserta didik diberi kesempatan untuk mengamati video pembelajaran yang 60
Inti ditayangkan melalui channel youtube mata pelajaran melalui zoom meeting Menit
2. Dengan bimbingan guru, peserta didik mengikuti secara cermat penjelasan pada
video pembelajaran tersebut
3. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memberikan
pertanyaan terkait video pembelajaran yang diberikan.
4. Guru memberikan arahan kepada peserta didik mengenai tugas yang akan
dikerjakan secara mandiri oleh peserta didik dirumah masing-masing Setelah
kegiatan video conference berakhir
5. Peserta didik diarahkan untuk mengikuti kegiatan praktek dirumah masing-
masing melalui tutorial-tutorial yang telah diupload di channel youtube guru

Penutup 1. Peserta didik beserta guru menyimpulkan kegiatan pembelajaran hari ini. 5
2. Guru menutup pelajaran Menit

D. MATERI PEMBELAJARAN
UKURAN PEMUSATAN DATA
1. Rataan hitung (mean)
Mean ( 𝑥̅ ) adalah nilai rata-rata yang dirumuskan sebagai berikut.
a. Mean data tunggal
𝒙𝟏 +𝒙𝟐 +𝒙𝟑 +⋯+𝒙𝒏
𝒙̅ = 𝒏
Dengan:
𝑥𝑛 = data ke- n
𝑛 = banyak data
b. Mean data berkelompok
𝒏
𝒇𝒊 ∙ 𝒙𝒊
𝒙̅ = ∑
𝒇𝒊
𝒊=𝒏
Dengan:
𝑓𝑖 = frekuensi kelas ke-i
𝑥𝑖 = nilai tengah kelas ke-i
𝐵𝑎𝑡𝑎𝑠 𝐵𝑎𝑤𝑎ℎ + 𝐵𝑎𝑡𝑎𝑠 𝐴𝑡𝑎𝑠
(𝑥𝑖 = )
2
𝑛 = banyak kelas interval

2. Median
Median (𝑀𝑒 ) adalah ukuran tengah dari sekelompok data yang telah diurutkan menurut besarnya.
a. Mean data tunggal
Misalkan 𝑥1 , 𝑥2, 𝑥3, … 𝑥𝑛 merupakan n datum terurut. Untuk menentukan mediannya adalah
sebagai berikut:
𝒏+𝟏
1) Jika n ganjil, maka median (𝑴𝒆 ) = 𝑿𝒏+𝟏 , dengan 𝑿𝒏+𝟏 adalah datum ke- 𝟐
𝟐 𝟐
𝟏
2) Jika n genap, maka median (𝑴𝒆 ) = 𝟐
(𝑿𝒏 + 𝑿𝒏+𝟏 ),
𝟐 𝟐

b. Mean data berkelompok


𝟏
𝒏 − 𝒇𝒌
𝑴𝒆 = 𝒕 𝒃 + (𝟐 )𝒑
𝒇𝑴𝒆

Dengan:
𝑀𝑒 = Median
𝑡𝑏 = tepi bawah
𝑛 = jumlah frekuensi
𝑓𝑘 = jumlah frekuensi sebelum kelas Median
𝑝 = panjang kelas
𝑓𝑀𝑒 = frekuensi kelas Median
3. Modus
Modus (𝑀𝑂 ) adalah datum yang paling sering muncul atau datum yang memiliki frekuensi
terbesar.
a. Modus data tunggal
𝑴𝑶 = 𝒏𝒊𝒍𝒂𝒊 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒂𝒍𝒊𝒏𝒈 𝒔𝒆𝒓𝒊𝒏𝒈 𝒎𝒖𝒏𝒄𝒖𝒍
b. Modus data berkelompok
𝒅𝟏
𝑴𝑶 = 𝒕 𝒃 + ( )𝒑
𝒅𝟏 + 𝒅𝟐
Dengan:
𝑀𝑂 = modus
𝑡𝑏 = tepi bawah
𝑑1 = frekuensi kelas modus – frekuensi sebelum frekuensi modus
𝑑2 = frekuensi kelas modus – frekuensi sesudah frekuensi modus
p = interval kelas
E. MEDIA/ALAT, BAHAN, DAN SUMBER BELAJAR
1. Media/Alat:Koneksi Internet, Laptop, LCD Proyektor, Papan Tulis
2. Bahan :Spidol, Kertas
3. Sumber Belajar:
 Buku Matematika K-13 KI-KD 2018 untuk SMK/MAK kelas XII, Penerbit Erlangga
 Internet ([Link]
F. PENILAIAN
1. Sikap : Jurnal BDR
2. Pengetahuan:Tes Tertulis
3. Keterampilan: Penilaian Unjuk Kerja

Mengetahui Maumere, 23 Juli 2022


Kepala SMK Negeri 3 Maumere Guru Mata Pelajaran

Alfrid Berlin Kedoh, [Link], [Link] Natalius Yoseph Dona, [Link]


NIP. 196804271995121001 NIP.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SMK NEGERI 3 MAUMERE Pertemuan Ke : 1 (satu) s/d 1 (satu)
Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : XII / I (SATU)
Tahun Ajaran : 2022/2023
A. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.31 Menentukan turunan fungsi aljabar menggunakan 3.31.1 Menjelaskan dasar-dasar turunan fungsi
definisi limit fungsi atau sifat-sifat turunan fungsi aljabar dengan menggunakan definisi limit
serta penerapannya fungsi
3.31.2 Menentukan turunan fungsi aljabar
menggunakan aturan, sifatsifat turunan fungsi
serta penerapannya
4.31 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan 4.31.1 Menerapkan konsep turunan fungsi aljabar
turunan fungsi aljabar dalam penyelesaian masalah
4.31.2 Menyelesaikan permasalahan yang berkaitan
dengan turunan fungsi aljabar
B. MATERI POKOK
 Turunan Fungsi Aljabar

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui kegiatan diskusi, menggali informasi , peserta didik mampu :
Menentukan turunan fungsi aljabar menggunakan definisi limit fungsi atau sifat-sifat turunan fungsi
serta penerapannya
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan turunan fungsi aljabar

secara cermat dan mandiri serta penuh rasa ingin tahu dan bertanggung jawab.
LANGKAH - LANGKAH PEMBELAJARAN
Kegiatan Aktifitas Pembelajaran Waktu
Langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu
Pendahuluan 1. Peserta didik bersama guru memulai pembelajaran dengan memberi salam dan berdoa. 5
2. Guru memberikan mo vasi kepada peserta didik untuk tetap semangat belajar dan Menit
menjaga kesehatan.
3. Dengan bimbingan guru, peserta didik mereview pembelajaran sebelumnya dan
mengaitkan dengan pembelajaran yang akan dilakukan pada hari tersebut.
4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

Kegiatan In Mengorientasi peserta didik pada masalah


dalam mengama cara Menentukan turunan fungsi aljabar menggunakan definisi limit fungsi
atau sifat-sifat turunan fungsi serta penerapannya
Mengorganisasikan kegiatan pembelajaran
dalam mengumpulkan data untuk penyelesaian masalah pada turunan fungsi aljabar
Membimbing penyelidikan mandiri dan kelompok
dalam pengumulan data untuk penyelesaian soal
tersebut
Mengembangkan dan Menyajikan hasil karya
dengan cara menyelesaikan soal sesuai dengan langkah-langkah penyelesaian fungsi aljabar
Analisis dan Evaluasi Proses Pemecahan Masalah
dengan memberikan penilaian terhadap hasil kerja soal tersebut
Penutup 1. Peserta didik beserta guru menyimpulkan kegiatan pembelajaran hari ini. 5
2. Guru menutup pelajaran Menit

C. MEDIA/ALAT, BAHAN, DAN SUMBER BELAJAR


1. Media/Alat : Koneksi Internet, LCD Proyektor, Papan Tulis
2. Bahan : Spidol, Kertas
3. Sumber Belajar :Buku Matematika Kelas XII, Penerbit : Erlangga
Referensi Lain
Internet

D. PENILAIAN
1. Sikap : Observasi, Penilaian diri & Peniliaian Antar Teman
2. Pengetahuan : Tes Tertulis
3. Keterampilan : Penilaian Unjuk Kerja

Mengetahui Maumere, 23 Juli 2022


Kepala Smk Negeri 3 Maumere Guru Mata Pelajaran

Alfrid Berlin Kedoh, [Link], [Link] Klatius Yoristo Juma, [Link]


Nip. 196804271995121001 Nip.
LAMPIRAN 1 :
LEMBAR PENGAMATAN SIKAP

KOMPETENSI KEAHLIHAN
PROGRAM KEAHLIHAN :
KELAS/ SEMESTER : /
MATA PELAJARAN :
TAHUN PELAJARAN : 2022 / 2023

Perilaku yang diamati saat pembelajaran


NO NAMA SISWA Tanggung Keterangan
Aktif Kerja Sama Toleran Disiplin
Jawab

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25
26

27

28

29

30

31

32

33

34

35

36

Anda mungkin juga menyukai