0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan2 halaman

Print Rara

Dokumen ini menjelaskan tentang struktur dan fungsi bagian-bagian vulva, termasuk mons pubis, labia mayor, labia minor, klitoris, vestibulum, hymen, dan perineum. Setiap bagian memiliki peran penting dalam perlindungan, sensualitas, dan fungsi seksual. Selain itu, dokumen juga menyebutkan perubahan yang terjadi seiring bertambahnya usia pada bagian-bagian tersebut.

Diunggah oleh

anemone
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan2 halaman

Print Rara

Dokumen ini menjelaskan tentang struktur dan fungsi bagian-bagian vulva, termasuk mons pubis, labia mayor, labia minor, klitoris, vestibulum, hymen, dan perineum. Setiap bagian memiliki peran penting dalam perlindungan, sensualitas, dan fungsi seksual. Selain itu, dokumen juga menyebutkan perubahan yang terjadi seiring bertambahnya usia pada bagian-bagian tersebut.

Diunggah oleh

anemone
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

■ Mons Pubis

- Mons pubis atau mons veneris adalah jaringan lemak subkutan berbentuk bulat yang
lunak dan padat serta merupakan jaringan ikat di atas simfisis pubis.
- Mons pubis banyak mengandung kelenjar minyak dan ditumbuhi rambut berwarna hitam,
kasar, dan ikal pada masa pubertas.
- Mons berperan dalam sensualitas dan melindungi simfisis pubis selama koitus
(hubungan seksual).
- Semakin bertambahnya usia, jumlah jaringan lemak di tubuh wanita berkurang dan
rambut pubis menipis.

■ Labia Mayor
- Labia mayora adalah dua lipatan kulit panjang melengkung yang menutupi lemak dan
jaringan ikat yang menyatu dengan mons pubis.
- Memanjang dari mons pubis ke arah bawah mengelilingi labia minor, berakhir di perineum
pada garis tengah.
- Panjangnya 7-8 cm, lebar 2-3 cm, dan tebal 1-1,5 cm dan agak meruncing pada ujung
bawah.
- Labia mayor melindungi labia minor, meatus urinarius, dan introitus vagina (lubang
vagina).
- Memiliki pigmen lebih gelap daripada jaringan sekitarnya dan ditutupi rambut yang kasar
(sama dengan rambut di mons pubis) dan semakin menipis kearah luar perineum
- Bagian ini mengandung suplai kelenjar sebasea dan banyak kelenjar keringat serta banyak
mengandung pembuluh darah.

■ Labia Minor
- Labia minor terletak di antara dua labia mayor dan merupakan lipatan kulit yang panjang,
sempit, dan tidak berambut, yang memanjang ke arah bawah dari bawah klitoris dab
menyatu dengan fourchette.
- Pembuluh darah yang banyak membuat labia berwarna merah kemerahan dan
memungkinkan labia minor membengkak, bila ada stimulus emosional dan stimulus fisik.
- Ruangan antara kedua labia minor disebut vestibulum.

■ Klitoris
- Klitoris adalah organ pendek berbentuk silinder dnegan ukuran + 6x6mm dan erektil yang
terletak di bawah arkus pubis.
- Ujung badan klitoris dinamakan glans dan lebih sensitive daripada badannya.
- Saat wanita secara seksual terangsang, glands dan badan klitoris membesar.
- klitoris ditutupi oleh lapisan kulit (epidermis) tipis yang kaya dengan saraf sensorik.
- Menurut Seksolog Jess O'Reilly yang juga pembaca acara Sex With Dr. Jess Podcast,
klitoris lebih dari sekedar sebuah titik yang berada di dalam vulva. Klitoris sesungguhnya
memiliki dua kaki, dua pentol, kulup, kelenjar, saraf, pembuluh darah, poros.

■ Vestibulum
- Vestibulum berbentuk lonjong, terletak antara labia minora, klitoris, dan fourchette.
- Vestibulum terdiri dari dua muara uretra, kelenjar parauretra (vetibulum minus atau
Skene), vagina, dan kelenjar paravagina (vestibulum mayus, vulvovagina, atau Bartholin).
- Permukaan vestibulum yang tipis dan agak berlendir mudah teritasi oleh bahan kimia,
panas, dan friksi (celana jins yang ketat).

■ Hymen
- Hymen merupakan lipatan yang tertutup mukosa sebaigan, bersifat elastic, tetapi kuat,
dan terletak di sekitar introitus vagina. Pada wanita yang perawan, hymen dapat menjadi
penghalang pada pemeriksaan dalam, pada insersi tampon menstruasi atau koitus.
- Hymen bersifat elastis sehingga dapat mudah robek. Terkadang hymen menutupi seluruh
orifisum yang menyebabkan hymen tertutup secara abnormal. Setelah pemasangan alat,
pemakaian tampon, atau melahirkan pervaginam, dapat terlihat sisa robekan hymen
(karunkulae hymen atau karunkula mirtiformis).

■ Perineum
- Perineum terdiri dari otot dan fasia urogenitalis serta diafragma pelvis. Perineum berperan
untuk mengontrol proses buang air besar dan buang air kecil, menjaga aktivitas peristaltic
agar tetap normal (dengan menjaga tekanan intra abdomen) dan fungsi seksual yang sehat
setelah bersalin.
- Perineum merupakan daerah muscular yang ditutupi kulit antara introitus vagina dan
anus. Perineum membentuk dasar badan perineum.

Anda mungkin juga menyukai