0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan3 halaman

Resume Dan Strategi Pelaksanaan (SP) Harga Diri Rendah (HDR) Situasional

Dokumen ini membahas tentang Harga Diri Rendah Situasional (HDR) yang ditandai dengan evaluasi negatif terhadap diri sendiri dan gejala seperti berbicara pelan dan menolak interaksi sosial. Tujuan intervensi adalah untuk meningkatkan harga diri melalui manajemen perilaku dan strategi pelaksanaan yang meliputi observasi, edukasi, dan penguatan positif. Implementasi mencakup diskusi tanggung jawab, penjadwalan kegiatan, dan evaluasi perkembangan pasien.

Diunggah oleh

yudharendra411
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan3 halaman

Resume Dan Strategi Pelaksanaan (SP) Harga Diri Rendah (HDR) Situasional

Dokumen ini membahas tentang Harga Diri Rendah Situasional (HDR) yang ditandai dengan evaluasi negatif terhadap diri sendiri dan gejala seperti berbicara pelan dan menolak interaksi sosial. Tujuan intervensi adalah untuk meningkatkan harga diri melalui manajemen perilaku dan strategi pelaksanaan yang meliputi observasi, edukasi, dan penguatan positif. Implementasi mencakup diskusi tanggung jawab, penjadwalan kegiatan, dan evaluasi perkembangan pasien.

Diunggah oleh

yudharendra411
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RESUME DAN STRATEGI PELAKSANAAN (SP)

HARGA DIRI RENDAH (HDR) SITUASIONAL

Pengertian : Evaluasi atau perasaan negatif terhadap diri sendiri atau kemampuan klien sebagai
respons terhadap situasi saat ini.

Tanda dan Gejala :


Subjektif Mayor : Objektif Mayor :
• Menilai diri negatif (mis. tidak berguna, • Berbicara pelan dan lirih
tidak tertolong) • Menolak berinteraksi dengan orang lain
• Merasa malu/bersalah • Berjalan menunduk
• Melebih-lebihkan penilaian negatif • Postur tubuh menunduk
tentang diri sendiri
• Menolak penilaian positif tentang diri
sendiri

Objektif Minor :
Subjektif Minor :
• Kontak mata kurang
• Sulit berkonsentrasi
• Lesu dan tidak bergairah
• Pasif
• Tidak mampu membuat keputusan

Diagnosa (SDKI) : Harga Diri Rendah Situasional (D.0087) b.d Perubahan pada Citra
Tubuh dan Perubahan Peran Sosial (Penyakit Kronis: Gagal Ginjal Kronik post Hemodialisa)
Tujuan (SLKI) : Harga Diri meningkat (L.09069)
Intervensi (SIKI) : Manajemen Perilaku (I.12463)

Implementasi
Intervensi / SIKI SLKI Strategi Pelaksanaan (SP 3)

Observasi Harga Diri SP 3 : Memilih & Menetapkan


• Identifikasi harapan Kemampuan
(L.09069)
untuk mengendalikan
perilaku Ekspektasi
Fase Orientasi
Meningkat: "Assalamualaikum, selamat siang
Terapeutik  Penilaian diri Tn. A. Senang bisa bertemu lagi
• Diskusikan dengan Bapak hari ini."
tanggungjawab positif
terhadap perilaku  Perasaan Evaluasi/Validasi: Menanyakan
• Jadwalkan kegiatan perasaan pasien, mengapresiasi
memiliki
terstruktur perkembangan (sudah mau duduk
• Ciptakan dan  kelebihan atau di luar, kontak mata lebih baik,
pertahankan jadwal sudah bertambah 1
kemampuan
lingkungan dan kemampuan baru).
kegiatan perawatan positif
konsisten setiap dinas Kontrak: Memilih dan menetapkan
 Penerimaan
• Tingkatkan aktivitas kemampuan yang akan dilatih dari
fisik sesuai penilaian positif 5 kemampuan yang sudah dinilai,
kemampuan terhadap diri waktu sekitar 20 menit.
• Batasi jumlah
pengunjung sendiri
Fase Kerja
• Bicara dengan nada  Minat mencoba
"Baik, dari kelima kemampuan
rendah dan tenang hal baru yang sudah Tn. nilai tadi, Tn. pilih
• Lakukan kegiatan satu kegiatan untuk kita latih
pengalihan terhadap  Berjalan
pertama kali..."
sumber agitasi menampakkan
• Cegah perilaku pasif Bersama pasien menyebutkan
wajah
dan agresif kelima kemampuan, lalu pasien
• Beri penguatan positif  Postur tubuh memilih dan menetapkan urutan
terhadap keberhasilan menampakkan latihan.
mengendalikan
perilaku wajah
Fase Terminasi
• Hindari bersikap  Konsentrasi
Evaluasi subjektif: Menanyakan
menyudutkan dan
menghentikan  Tidur perasaan setelah menetapkan
kemampuan yang akan dilatih.
pembicaraan  Kontak mata
Evaluasi objektif: Pasien
• Hindari sikap  Gairah aktivitas menyebutkan kemampuan pertama
mengancam dan
 Aktif yang dipilih.
berdebat
RTL: Memasukkan pilihan
 Percaya diri kegiatan ke jadwal harian.
Edukasi
berbicara "Besok kita akan latihan
• Informasikan kemampuan pertama yaitu sikat
keluarga bahwa  Perilaku asertif
gigi. Besok jam 9 pagi ya, Pak."
keluarga sebagai  Kemampuan
dasar pembentukan
kognitif membuat
keputusan

Ekspektasi
Menurun:
 Perasaan
malu
 Perasaan
bersalah
 Perasaan
tidak
mampu
melakukan
apapun
 Meremehka
n
kemampuan
mengatasi
masalah
 Ketergantun
gan pada
penguatan
secara
berlebihan
 Pencarian
penguatan
secara
berlebihan

Anda mungkin juga menyukai