Program Klasikal Valid
Program Klasikal Valid
Lecturer
Prof. Dr. Hj. Neviyarni S, M.S
Soeci Izzati Adlya, S. Pd., M. Pd.
BY GROUP
Fitri Asri (22006)
Hasnah Zaini (22006147)
Ridho Candra (22006)
B. Dasar Hukum
1. Pelayanan bimbingan dan konseling sebagai salah satu layanan pendidikan yang harus diperoleh semua peserta didik telah
termuat dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 89 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan
Pemerintah Nomor 28 Tahun 1990 tentang Pendidikan Dasar dan Nomor 29 Tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah.
2. “Konselor” sebagai salah satu jenis tenaga kependidikan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003
tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pada Bab I Pasal 1 angka 6 dinyatakan bahwa “pendidik adalah tenaga kependidikan yang
berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang
sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan”.
3. Pelayanan konseling yang merupakan bagian dari kegiatan pengembangan diri telah termuat dalam struktur kurikulum yang
ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk
Satuan Pendidikan Dasar Menengah.
4. Beban kerja Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor pada Pasal 54 ayat (6) Peraturan Pemerintah republik Indonesia
Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru yang menyatakan bahwa beban kerja Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor yang
memperoleh tunjangan profesi dan maslahat tambahan adalah mengampu bimbingan dan konseling paling sedikit 150 (seratus
lima puluh) peserta didik per tahun pada satu atau lebih satuan pendidikan. Lebih lanjut dalam penjelasan Pasal 54 ayat (6) yang
dimaksud dengan “mengampu layanan bimbingan dan konseling” adalah pemberian perhatian, pengarahan, pengendalian, dan
pengawasan kepada sekurang-kurangnya 150 (seratus lima puluh) peserta didik, yang dapat dilaksanakan dalam bentuk
pelayanan tatap muka terjadwal di kelas dan layanan perseorangan atau kelompok bagi yang dianggap perlu dan memerlukan.
5. Penilaian kinerja Guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor pada Pasal 22 ayat (5) Peraturan bersama Menteri Pendidikan
Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 03/V/PB/2010 dan Nomor 14 tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan
Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya dinyatakan bahwa penilaian kinerja guru bimbingan dan konseling atau konselor
dihitung secara proporsional berdasarkan beban kerja wajib paling kurang 150 (seratus lima puluh) orang Konseli dan paling
banyak 250 dua ratus lima puluh) orang Konseli per tahun.
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan
Kompetensi Konselor, yang menyatakan bahwa kualifikasi akademik konselor dalam satuan pendidikan pada jalur pendidikan
formal dan nonformal adalah: (i) sarjana pendidikan (S-1) dalam bidang bimbingan dan konseling; (ii) berpendidikan profesi
konselor. Kompetensi konselor meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi
profesional, yang berjumlah 17 kompetensi dan 76 sub kompetensi.
7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 68 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur
Kurikulum SMP/MTs, Nomor 69 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMA/MA, dan Nomor 70 Tahun
2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK/MAK, yang memberikan kesempatan kepada peserta didik belajar
berdasarkan minat mereka. Struktur kurikulum memperkenankan peserta didik melakukan pilihan dalam bentuk pilihan
kelompok peminatan, lintas minat atau pendalaman minat.
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 111 Tahun 2014 tentang bimbingan dan konseling pada pendidikan dasar. Dalam
permendiknas tersebut menyebutkanbahawa Komponen layanan Bimbingan dan Konseling memiliki 4 (empat) program yang
mencakup: (a) layanan dasar; (b) layanan peminatan dan perencanaan individual; (c) layanan responsif; dan (d) layanan dukungan
sistem. Bidang layanan bimbingan dan konseling mencakup : (a) bidang layanan pribadi, (b) bidangan layanan belajar, (c) bidang
layanan sosial, (d) bidang layanan karir.
9. Panduan Operasional Penyelenggaran Bimbingan dan Konseling SMP, 2016, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).
Pada POP BK SMP ini dapat memfasilitasi guru BK / Konselor dalam merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, melaporkan
dan menindaklanjuti layanan bimbingan dan konseling.
Masalah berat siswa ditindaklanjuti dengan memberikan layanan konseling perorangan. Melalui layanan klasikal, yaitu layanan
informasi dan layanan penguasaan konten, masalah yang banyak dialami siswa ditindaklanjuti dengan memberikan materi layanan
yang tepat. Materi layanan tersebut, yaitu:
No Bidang masalah Materi layanan
1 Hubungan Sosial (HSO) (35) Cara berkomunikasi
2 Keadaan Dan Hubungan Dalam Keluarga yang baik
(KHK) (15)
3 Karir Dan Pekerjaan (KDP) (15) Cara menentukan karir
dan pekerjaan yang
sesuai dengan fasen
4 Diri Pribadi (DPL) (20) Mengenal diri sendiri
dengan mencintai
segala kekurang diri
pribadi
Jumlah siswa sebanyak 36 orang di kelas XII IPS 3, SMA 1 PERTIWI Padang dan yang sering absen adalah sebanyak empat
orang yaitu DL alpa sebanyak 5 kali, F alpa sebanyak 3 kali, GA sebanyak 5 kali dan LP sebanyak 5 kali. Dari keempat siswa
tersebut butuh bimbingan dan konseling apa yang melatar belakangi mereka sering alpa. Ada kemungkinan-kemungkinan yang
terjadi pada siswa yang sering alpa yaitu kurang menyukai mata pelajaran, kurang menyukai guru, adanya pengaruh teman,
adanya masalah keluarga, tidak mengerjakan PR, adanya masalah keluarga, kurangnya minat belajar itu bisa saja terjadi.
Oleh karena itu sudah seharusnya guru BK menanyakan kepada siswa yang sering terlambat apa yang membuat dia sering
tidak masuk kelas, sehingga nantinya guru Bimbingan dan Konseling bisa mengarahkan siswa dan memberikan solusi agar
terselesainya masalah siswa sehingga tidak terjadi lagi yang namanya alpa. Adanya absen siswa yang sering terlambat bisa
membuat prestasi siswa tidak baik dan bisa memiliki nilai yang kurang baik karena sering tidak mengikuti mata pelajaran.
Siswa yang sering alpa seharusnya diberikan bimbingan dan kepada guru BK, guru mata pelajaran, wali kelas seharusnya
bekerja sama menangani anak yang sering absen dan alpa. Siswa yang sering absen sebanyak tiga orang sehingga dalam program
perlu dibuat terkait dengan bimbingan kepada anak yang sering alpa agar tidak mempengaruhi nilainya. Program perlu dirancang
terkait dengan keseringan siswa yang absen sehingga anak bisa berubah dengan baik. Karena tujuan dari program dibuat adalah
analisis kebutuhannya berdasarkan masalah-masalah siswa sehingga membuat dirinya lebih baik. Anak yang sering alpa butuh
perhatian yang serius oleh guru BK. Guru BK tidak boleh membiarkannya saja. Kepada anak yang memiliki masalah seharusnya
diberikan layanan sesuai dengan permasalahannya termasuk absensi siswa (alpa) khususnya kepada DL, F, GA, LP.
PROGRAM TAHUNAN
4 Layanan Kompetensi dan kebiasaan Kompetensi dan Kompetensi dan Kompetensi dan
Penguasan Konten dalam kehidupan pribadi kebiasaan dalam kebiasaaan dalam kebiasaan dala
Keterampilan belajar kehidupan sosial kegiatan serta pengembangan karir
Kemampuan penguasaan bahan Menyalurkan
bermusyawarah belajar bakat dan mint
Kemampuan sesuai dengan
mengingat dan jurusan dan
konsentrasi dalam keterampilan
belajar yang dimiliki.
3M (mendengar,
Memahami,
Merespon).
5 Layanan Konseling Masalah pribadi dalam Masalah pribadi dalam Masalah pribadi dalam Masalah pribadi
Peroranagan kehidupan pribadi kehidupan sosial kegiatan belajar dalam
pengembangan karir.
6 Layanan Topik tentang kemampuan Topic tentang Topic tentang Topic tentang
Bimbingan dan dan kondisi pribadi topic kemampuan dan kondisi kemampuan kegiatan kemampuan dan
Kelompok bebas hubungan sosial dan hasil belajar arah karir topic
Topic tugas: Topik tugas tugas:
Topik bebas Topic bebas Topic bebas
7 Layanan Konseling Masalah pribadi dalam Masalah pribadi dalam Masalah pribadi dalam Masalahdalam
Kelompok kehidupan pribadi kehidupan sosial kegiatan belajar pengembangan karir
8. Layanan Pembenrdayaan pihak Pemberdayaan pihak Pemberdayaan pihak Pemberdayaan pihak
Konsultasi tertentu untuk dapat tertentu untuk dapat tertentu untuk dapat tertentu untuk dapat
membantu peserta didik membantu peserta didik membantu peserta didik membantu peserta
dalam pengembangan dalam pengembangan dalam pengembangan didik dalam
pribadi kemampuan sosial kemampuan belajar pengembangan karir
9 Layanan Mediasi Upaya mendamaikan Upaya mendamaikan Upaya mendamaikan Upaya mendamaikan
pihak – pihak tertentu pihak – pihak tertentu pihak – pihak tertentu pihak – pihak
(peserta didik yang (peserta didik yang (peserta didik yang tertentu (peserta
berselisih) berselisih) berselisih) didik yang
berselisih)
10 Aplikasi Instrument tes dan non tes Instrumen tes dan non tes Instrument dan non tes Instrumen tes dan
Instrumentasi untuk mengungkapkan untuk mengungkapkan untuk mengungkapkan non tes untuk
kondisi dan masalah kondisi dan masalah kondisi dan masalah mengungkapkan
pribadi peserta didik hubungan sosial peserta belajar peserta didik kondisi dan masalah
AUM UMUM didik AUM PTSDL karir peserta didik
Angket Pengembangan Angket Peminatan Angket
Diri UNBK Peminatan
Angket Gaya PTN dan
Belajar Prodi
11 Himpunan Data Data perkembangan, Data perkembangan, Data kemampuan, Data kemampuan,
kondisi dan lingkungan kondisi dan lingkungan kegiatan dan hasil kegiatan dan
diri pribadi sosial belajar persiapan karir
Identitas diri (biodata)
12 Konferensi Kasus Pembahasan masalah- Pembahasan masalah – Pembahasan masalah- Pembahasan
masalah pribadi tertentu masalah sosial tertentu masalah belajar tertentu masalah- masalah
yang dialami peserta didik yang dialami peserta yang dialami peserta karir tertentu yang
didik. didik dialami peserta didik
13 Kunjungan Rumah Pertemuan dengan orang Pertemuan dengan orang Pertemuan dengan Pertemuan dengan
tua, keluarga peserta didik tua, keluarga peserta orang tua, keluarga orang tua, keluarga
yang mengalami maslah didikyang mengalami peserta didik yang peserta didik yang
pribadi masalah sosial mengalami masalah mengalami masalah
belajar karir
14 Tampilan Bacaan dan rekaman Bacaan dan rekaman Bacaan dan rekaman Bacaan dan rekaman
Kepustakaan tentang perkembangan dan tentang perkembangan tentang kemampuan tentang
kehidupan pribadi dan kehidupan sosial dan kegiatan belajar perkembangan karir
15 Alih tangan Kasus Pendalaman penanganan Pendalaman penanganan Pendalaman Pendalaman
masalah pribadi masalah sosial penanganan masalah penanganan masalah
belajar karir.
PROGRAM SEMESTERAN
SMA 1 PERTIWI PADANG Kelas XII
N Kegiatan Materi Bidang Pengembangan
o Semseter 1 (Juli-Desember)
Juli Agustus September Oktober Novermber Desember
1 Layanan Disesuaikan Disesuaikan Disesuaikan Disesuaikan Disesuaikan Disesuaikan
Orientasi dnegan situasi dan dnegan situasi dan dnegan situasi dan dnegan situasi dan dnegan situasi dan dnegan situasi
kondisi kondisi kondisi kondisi kondisi dan kondisi
2 Layana Konsep Pergaulan Cara Mengetah Pilihan Pilihan
informasi diri pribadi di belajar ui karir karir
Perencana lingkungan yang pengetahu setelah sesuai
an masa sekolah dan produktif an umum lulus SMA tipe
depan lingkungan Mengenal dan Profesi kepribadi
setelah perguruan jalur khusus dalam an
tamat tinggi masuk yang meningkat Persipan
SMA Hubungan PTN dan dimiliki kan taraf manghad
Kiat komunikasi PTS serta Sistem hidup api ujian
sukses dengan KIP- belajar di semester
masuk kualitas Kuliah perguruan
kerja hidup tinggi
manusia
3 Layanan Penempata Penempata Penempata Penempata Penempata Penempatan dan
penempat n tempat n kelompok n pada n dalam n dan penyaluran
an dan duduk layanan kelompok kelompok penyalura jenjang karir
penyalur bimbingan/ belajar belajar n setelah tamat
an konseling pengemba
kelompok ngan
kemampua
n diri
4 Layanan Etika Mengatur Cara Membuat Cara Keteramp
penguasa berdoa jadwal berdiskusi agenda mempersia ilan
an sebelum sehari-hari dalam belajar pkan diri belajar
konten dan di rumah, belajar sebelum kelompo
sesudah sekolah, ujian k
belajar dan di luar
Etika rumah/seko
keluar dan lah
masuk
kelas
5 Layanan Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan Sesuai
konseling siswa siswa siswa siswa siswa kebutuhan siswa
perorang
an
6 Layanan Topik tugas/bebas Topik tugas/bebas Topik tugas/bebas Topik tugas/bebas Topik tugas/bebas Topik
bimbinga sesuai dengan sesuai dengan sesuai dengan sesuai dengan sesuai dengan tugas/bebas
n topik yang topik yang topik yang topik yang topik yang sesuai dengan
kelompo diinginkan siswa diinginkan siswa diinginkan siswa diinginkan siswa diinginkan siswa topik yang
k diinginkan siswa
7 Layanan Masalah pribadi, Masalah pribadi, Masalah pribadi, Masalah pribadi, Masalah pribadi, Masalah pribadi,
konseling sosial, belajar, sosial, belajar, sosial, belajar, sosial, belajar, sosial, belajar, sosial, belajar,
kelompo karir karir karir karir karir karir
k
8 Layanan Pemberdayaan Pemberdayaan Pemberdayaan Pemberdayaan Pemberdayaan Pemberdayaan
konsultas pihak ke-3 pihak ke-3 pihak ke-3 pihak ke-3 pihak ke-3 pihak ke-3
i (tertentu) untuk (tertentu) untuk (tertentu) untuk (tertentu) untuk (tertentu) untuk (tertentu) untuk
membantu peserta membantu peserta membantu peserta membantu peserta membantu peserta membantu
didik dalam didik dalam didik dalam didik dalam didik dalam peserta didik
pengembangan pengembangan pengembangan pengembangan pengembangan dalam
pribadi pribadi pribadi pribadi pribadi pengembangan
pribadi
9 Layanan Upaya Upaya Upaya Upaya Upaya Upaya
mediasi mendamaikan mendamaikan mendamaikan mendamaikan mendamaikan mendamaikan
pihak-pihak pihak-pihak pihak-pihak pihak-pihak pihak-pihak pihak-pihak
tertentu (peserta tertentu (peserta tertentu (peserta tertentu (peserta tertentu (peserta tertentu (peserta
didik yang didik yang didik yang didik yang didik yang didik yang
berselisih) berselisih) berselisih) berselisih) berselisih) berselisih)
1 Aplikasi AUM UMUM Angker Angket gaya Invertori menjadi
0 Instrume pengembangan diri bellajar pribadi yang
n mandiri
1 Himpuna Identifikas
1 n data i diri
(biodata)
Pembuatan
grup wa
(konsultasi
dan
informasi)
1 Konferen Pembahasan Pembahasan kasus- Pembahasan Pembahasan Pembahasan Pembahasan
2 si kasus kasus-kasus yang kasus yang kasus-kasus yang kasus-kasus yang kasus-kasus yang kasus-kasus
dihadapi siswa dihadapi siswa dihadapi siswa dihadapi siswa dihadapi siswa yang dihadapi
siswa
1 Kunjung Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan Pertemuan
3 an rumah dengaan orang dengaan orang tua, dengaan orang dengaan orang dengaan orang dengaan orang
tua, keluarga keluarga peserta tua, keluarga tua, keluarga tua, keluarga tua, keluarga
peserta didik yang didik yang peserta didik yang peserta didik yang peserta didik yang peserta didik
mengalami mengalami mengalami mengalami mengalami yang mengalami
masalah pribadi, masalah pribadi, masalah pribadi, masalah pribadi, masalah pribadi, masalah pribadi,
sosial, belajar, dan sosial, belajar, dan sosial, belajar, sosial, belajar, sosial, belajar, sosial, belajar,
karir karir dan karir dan karir dan karir dan karir
1 Tampilan Bacaan dan Bacaan dan Bacaan dan Bacaan dan Bacaan dan Bacaan dan
4 kepustak rekaman tentang rekaman tentang rekaman tentang rekaman tentang rekaman tentang rekaman tentang
aan perkembangan perkembangan perkembangan perkembangan perkembangan perkembangan
kehidupan/kegiata kehidupan/kegiatan kehidupan/kegiata kehidupan/kegiata kehidupan/kegiata kehidupan/kegiat
n pribadi, sosial, pribadi, sosial, n pribadi, sosial, n pribadi, sosial, n pribadi, sosial, an pribadi,
belajar, dan karir belajar, dan karir belajar, dan karir belajar, dan karir belajar, dan karir sosial, belajar,
dan karir
1 Alih Mengahlikan Mengahlikan kasus Mengahlikan Mengahlikan Mengahlikan Mengahlikan
5 tangan kasus kepada kepada pihak yang kasus kepada kasus kepada kasus kepada kasus kepada
kasus pihak yang tepat tepat sesuai dengan pihak yang tepat pihak yang tepat pihak yang tepat pihak yang tepat
sesuai dengan permasalah siswa sesuai dengan sesuai dengan sesuai dengan sesuai dengan
permasalah siswa permasalah siswa permasalah siswa permasalah siswa permasalah
siswa
PROGRAM BULANAN
KLEAS XII SMA PERTIWI 1 PADANG
PROGRAM MINGGUAN
KLEAS XII SMA PERTIWI 1 PADANG
PROGRAM MINGGUAN
KELAS XII SMA PERTIWI 1 PADANG
TGL KELAS JA MATERI MEDIA ONLINE JENIS TUGAS CATATAN SELAMA KBM
M YANG DI ONLINE/OFFLINE
GUNAKAN
31/08/2021 [Link].3 7 Informasi Classroom BK, Meteri mengenai perkenalan Pembelajaran di mulai dengan
Mengenai WhatsApp, dan Universitas Negeri Padang mengajak siswa untuk bersiap
Universitas Video yang merupakan salah satu diri terlebih dahulu, penyapaan
Negeri Padang Universitas negeri di kota siswa di lakukan memalui
Padang PPT mengenal WhatsApp, serta siswa diminta
Universitas Negeri Padang untuk ambil absensi dan
(Menampilkan Profil), dan langsung menuju clasrrom
jurusan- jurusan yang ada, dalam penugasan.
jalur masuk, biaya kuliah Pada pertemuan ini ananda
akan ibuk beri suatu video
mengenai salah satu
Universitas Negeri di dalam
daerah kita.
Membahas jurusan - jurusan
yang ada, membahas jalur
masuk, baiya kuliah di
universitas NegeriPadang
Namun pada pertemuan ini
masih berlanjut dengan materi-
materi selanjutnya.
Siswa diberi kesempatan untuk
bertanya mengenai materi yang
di bahas serta menghubungi
guru yang bersangkutan untuk
diskusi masah jurusan
07/9/2021 [Link].3 7 UTS UTS UTS UTS
21/92021 [Link].3 7 VAKSIN VAKSIN VAKSIN VAKSIN
28/09/2021 XII/IPS.3 7 Penyebaran Classroom BK, Penjelasan Mengenai Cara Pembelajaran di mulai dengan
Pengisian Alat WhatsApp, Video Pengisian Alat Ungkap mengajak siswa untuk bersiap
Ungkap dan, File PDF Masalah(AUM)UMUM diri terlebih dahulu, penyapaan
Masalah(AUM) Yang dijelaskan melalui siswa di lakukan memalui
Classroom dilengkapi WhatsApp, serta siswa diminta
dengan penjelasan cara untuk ambil absensi dan
pengisian melalui Video dan langsung menuju clastrom dan
juga file PDF. membaca petunjuk yang telah
di jelaskan.
Tugas yang disampaikan
melalui Classroom dilengkapi
dengan petunjuk cara
pengisiannya melalui video
dan juga PDF, agar para siswa
lebih mudah memahami cara
pengisian Alat Ungkap
Masalah (AUM) UMUM.
Siswa dipersilahkan untuk
bertanya, dan menghubungi
guru, baik melalui classroom
ataupun melalui aplikasi
WhatsApp.
05/10/2021 [Link].3 7 Penyebaran Classroom BK, Penjelasan mengenai Hasil Pembelajaran di mulai dengan
Hasil Alat WhatsApp, Video Pengisian Alat Ungkap mengajak siswa untuk bersiap
Ungkap dan, File PDF Masalah (AUM) UMUM diri terlebih dahulu, penyapaan
Masalah (AUM) yang pada minggu siswa di lakukan memalui
UMUM sebelumnya, siswa WhatsApp, serta siswa diminta
diarahkan untuk mengisi untuk ambil absensi dan
Alat Ungkap Maslah langsung menuju clastrom dan
(AUM) secara Online. membaca petunjuk yang telah
di jelaskan.
Materi menjelaskan tentang
hasil Pengisian Alat Ungkap
Masalah (AUM) UMUM,
menerangkan tentang hasil
permasalahan yang paling
menonjol di dalam kelas
setelah melalukan pengisian
Alat Ungkap Masalah (AUM)
UMUM secara online,
penjelasan di bantu dengan
menampilkan hasil pengisian
yang di tampilkan dalam
bentuk file PDF.
05/10/2021 [Link].3 7 Penyebaran Classroom BK, Penjelasan mengenai Hasil Pembelajaran di mulai dengan
Hasil Alat WhatsApp, Video Pengisian Alat Ungkap mengajak siswa untuk bersiap
Ungkap dan, File PDF Masalah (AUM) UMUM diri terlebih dahulu, penyapaan
Masalah (AUM) yang pada minggu siswa di lakukan memalui
UMUM sebelumnya, siswa WhatsApp, serta siswa diminta
diarahkan untuk mengisi untuk ambil absensi dan
Alat Ungkap Maslah langsung menuju clasrrom dan
(AUM) secara Online membaca petunjuk yang telah
di jelaskan.
Materi menjelaskan tentang
hasil Pengisian Alat Ungkap
Masalah (AUM) UMUM,
menerangkan tentang hasil
permasalahan yang paling
menonjol di dalam kelas
setelah melalukan pengisian
Alut Ungkap Masalah (AUM)
UMUM secara online.
penjelasan di bantu dengan
menampilkan hasil pengisian
yang di tampilkan dalam
bentuk file PDF.
Siswa dipersilahkan untuk
bertanya, dan menghubungi
guru, baik melalui classroom
ataupun melalui aplikasi
WhatsApp.
12/10/2021 [Link].3 7 Materi Layanan Clasrrom BK, Penjelasan dan Materi Pembelajaran di mulai dengan
Informasi Ruang Kelas dan tentang memikirkan mengajak siswa untuk bersiap
(Klasikal) File PDF Persiapan Perencanaan diri terlebih dahulu, penyapaan
Mengenai Penjelasan dan Materi siswa di lakukan memalui
"Setelah lulus tentang memikirkan WhatsApp, serta siswa diminta
SMA Mau Persiapan Perencanaan untuk ambil absensi dan
kemana? Setelah Lulus SMA, dan langsung menuju Classroom
Persiapan Menuju Kuliah, dan membaca petunjuk yang
Mengenal Minat dan Bakat telah di jelaskan.
sampai Akhirnya Mengenal
diri sendiri untuk Setelah Lulus SMA, dan
menentukan Jurusan yang Persiapan Menuju Kuliah,
sesuai dengan Minat dan Mengenal Minat dan Bakat
Bakat yang dimiliki. sampai Akhirnya Mengenal
diri sendiri untuk menentukan
Jurusan yang sesuai dengan
Minat dan Bakat yang dimiliki.
09/11/2021 [Link].3 7 Hubungan IESQ Clasrom BK, Grup Menjelaskan materi tentang Pembelajaran di mulai dengan
dengan Masa WhatsApp. Ruang Pengertian Inteligent mengajak siswa untuk bersiap
Depan. Kelas, dan File Quotient (10), Emotional diri terlebih dahulu, penyapaan
PDF. Quotient (EQ), dan Spiritual siswa di lakukan memalui
Quotient (SQ) dan Classroom (untuk
menghubungkannya dengan pembelajaran online) dan
Masa Depan beserta dengan menyapa siswa di kelas secara
Contohnya. langsung (untuk pembelajaran
tatap muka). serta siswa
diminta untuk ambil absensi
(untuk pembelajaran online)
dan melakukan absensi kelas
(untuk pembelajaran tatap
muka) serta langsung menuju
clasroom dan membaca
petunjuk yang telah di jelaskan
(untuk pembelajaran online)
dan mengikuti pembelajaran di
kelas (untuk pembelajaran
tatap muka).