Analisa Rasio
Analisa Rasio
𝑋
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑎𝑘𝑡𝑖𝑣𝑎 𝑙𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟 −(𝑝𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 +𝑏𝑒𝑏𝑎𝑛 𝑑𝑖𝑏𝑎𝑦𝑎𝑟 𝑑𝑖𝑚𝑢𝑘𝑎 )
100%
b. Rasio cepat (Quick ratio)=
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑘𝑒𝑎𝑗𝑖𝑏𝑎𝑛 𝑙𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟
1
𝐾𝑎𝑠
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑘𝑒𝑤𝑎𝑗𝑖𝑏𝑎𝑛
c. Rasio kas (Cash ratio)=
𝑙𝑎𝑛𝑐𝑎𝑟
x 100%
2
b. Rasio utang jangka panjang terhadap modal (Long term debt to equity ratio total) =
𝑈𝑡𝑎𝑛𝑔 𝑗𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎
𝑝𝑎𝑛𝑗𝑎𝑛𝑔
𝐸𝑞𝑢𝑖𝑡𝑎𝑠
= x 100%
c. Rasio total utang terhadap total aktiva (Total debt to total assets) =
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙
𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔 𝑋 100%
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙
=
𝐴𝑘𝑡𝑖𝑣𝑎
3
Hari rata-rata untuk penjualan persediaan, maka dengan rumus
dibawah ini : Perputaran penjualan persediaan (Day to sell inventory)
𝑃𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 𝑟𝑎𝑡𝑎 −𝑟𝑎𝑡𝑎
=𝐻𝑎𝑟𝑔𝑎 𝑝𝑜𝑘𝑜𝑘 𝑝𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑋 360 ℎ𝑎𝑟𝑖
[Link] modal kerja (Working capital turn over)
𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑟𝑠𝑖 ℎ
=𝑀𝑜𝑑𝑎𝑙 𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑏𝑒𝑟𝑠𝑖 ℎ 𝑟𝑎𝑡𝑎 −𝑟𝑎𝑡𝑎 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑚𝑜𝑑𝑎𝑙 𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎
Modal kerja bersih adalah total aktiva lancar dikurangi total kewajiban lancar.
Modal kerja bersih rata-rata adalah modal kerja bersih awal ditambah
modal kerja bersih akhir dibagi dua.
d. Perputaran total aktiva (Total assets turn over)
𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
𝑏𝑒𝑠𝑖 ℎ
𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙
= Atau
𝑎𝑘𝑡𝑖𝑣𝑎
Perputara aktiva tetap saja dihitung , rumusnya :
Perputaran aktiva tetap (Fixed assets turn over)
𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑟𝑠𝑖 ℎ
= 𝐴𝑘𝑡𝑖𝑣𝑎 𝑡𝑒𝑡𝑎𝑝
4
4. Rasio ukuran pasar (Market measure ratio) yaitu rasio yang
menggambarkan ukuran kemampuan perusahaan dalam
mempertahankan dan meningkatkan harga pasar sahamnya di pasar
modal. Rasio ukuran pasar terdiri dari
:
a. Laba per lembar saham biasa (Earning per share-EPS)
𝐿𝑎𝑏𝑎 𝑏𝑒𝑟𝑠𝑖 ℎ 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎 ℎ
𝑝𝑎𝑗𝑎𝑘
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎 ℎ 𝑙𝑒𝑚𝑏𝑎𝑟 𝑠𝑎ℎ𝑎𝑚
= (Hasil dalam rupiah)
𝑏𝑖𝑎𝑠𝑎
5
Contoh :
Laporan Neraca
31 Desember 2021 dan 31 Desember 2022
(Dalam jutaan
rupiah)
Aktiva 31 Des 2021 31 Des 2022
Aktiva Lancar
Kas 420 790
Investasi jangka panjang 960 650
Pitang dagang 1,000 1,200
Persediaan barang dagang 2,650 2,500
Total aktiva lancer 5,030 5,140
Aktiva tetap
Peralatan took 3,500 4,000
Peralatan kantor 500 450
Bangunan 6,750 6,250
Tanah 1,000 1,000
Total aktiva tetap 11,75 11,700
0
Total Aktiva 16,78 16,840
0
Kewajiban
Kewajiban Lancar
Utang dagang 1,900 1,640
Utang wessel 900 750
Utang pajak 120 260
Total utang lancer 2,920 2,650
Kewajiban tidak lancer
Utang obligasi 4,200 4,000
Total kewajiban 7,120 6,650
Modal pemegang saham
Saham biasa nominal(Rp. 0,05 per lembar) 4,750 4,750
Laba ditahan 4,910 5,440
Total modal pemegang saham 9,660 10,190
Total kewajiban dan equitas 16,78 16,840
0
PT ABC
Laporan laba-rugi
31 Desember 2021 dan 31 Desember 2022
(Dalam jutaan rupiah)
6
Diminta:
A. Menyusun analisis laporan keuangan comparative (Neraca dan laba-rugi)
B. Menyususun analisis laporan keuangan common size (Neraca dan laba-rugi)
C. Membuat analisis rasio untuk tahun 2016 yang terdiri dari yaitu
1. Rasio likuiditas, yaitu rasio lancar dan rasio cepat
2. Rasio struktur modal dan solvabilitas yaitu rasio utang jangka
panjang terhadap modal, rasio total utang terhadap modal, rasio
total utang terhadap total aktiva, rasio kelipatan bunga yang
dihasilkan
3. Rasio aktivitas, yaitu perputaran piutang, perputaran persediaan,
perputaran aktiva tetap dan hari rata-rata penagihan piutang
4. Rasio rentabilitas, yaitu rasio laba kotor, rasio pengembalian modal
5. Rasio ukuran pasar, yaitu laba per lembar saham biasa
[Link] analisa rasio nomor 3 hanya rasio lancar, rasio total utang terhadap
modal, perputaran piutang, rasio laba kotor dan laba per lembar saham
biasa. Diketahui sebagai pembanding dari rasio rata-rata industri secara
berurut yaitu 200 persen, 50 persen, 15 kali, 40 persen, dan Rp. 20.000
per lembar
7
Penyelesaian :
A. - Analisis Neraca Komparatif
PT. ABC
Laporan Neraca
31 Desember 2021 dan 31 Desember
2022
(Dalam jutaan rupiah)
8
- Analisis laba-rugi komparatif
PT ABC
Laporan laba-rugi
31 Desember 2021 dan 31 Desember
2022
(Dalam jutaan rupiah)
Naik atau turun tahun 2022
Akun 31 Des 2021 31 Des Dalam
2022 rupiah
Penjualan bersih 20,750 24,860 4,110
Harga pokok penjualan 12,220 15,230 3,010
Laba kotor 8,530 9,630 1,100
Beban operasi
Beban iklan 1,000 1,450 450
Beban gaji bagian penjualan 2,800 2,400 (400)
Beban gaji bagian kantor 2,000 1,650 (350)
Beban asuransi 450 1,000 550
Beban perlengkapan 350 260 (90)
Beban penyusutan 750 850 100
Beban rupa-rupa 150 170 20
Total beban operasi 7,500 7,780 280
Laba bersih sebelum bunga
dan pajak 1,030 1,850 820
Beban bunga 460 440 (20)
Laba bersih sebelum pajak 570 1,410 840
Pajak penghasilan 190 470 280
Laba bersih setelah pajak 38 940 560
0
9
B. - Analisa neraca Common size
PT. ABC
Laporan Neraca
31 Desember 2021 dan 31 Desember
2022
(Dalam jutaan rupiah)
10
- Analisa laba-rugi common size
PT ABC
Laporan laba-rugi
31 Desember 2021 dan 31 Desember
2022
(Dalam jutaan rupiah)
Persentase dari pjlan bersih
Akun 31 Des 2021 31 Des 2022 31 Des 2021 31 Des 2022
Catatan : Jika ada retur penjualan dan pengurangan harga, maka persentase
pada penjuaan bersih tetap 100 persen, penjualan kotor dipastikan diatas 100
persen.
𝑋 100% = 194%
a. Quick ratio =
5.140
2.650
𝑋 100% = 100%
b. Quick ratio =
5.140−2.500
2.650
𝑋 100% = 39%
a. Long term debt to equity ratio
= 4.000
1.0190
11
𝑋 100% = 62%
c. Total debt to total assets =
6.650
16.84
0
𝑋 100% = 4%
𝑋 100% = 4 𝑘𝑎𝑙𝑖
d. Times interest earned ratio
= 1.850
440
12
3. Rasio aktivitas
= 23 𝑘𝑎𝑙𝑖
24.860
(1.000+12.000):2
a. Receivable turn over =
4. Rasio rentabilitas
𝑋 100% = 39%
a. Gross profit ratio =
9.630
24.86
𝑋 100% = 9%
0
b. Return on equity =
940
10.19
0
13
Latihan :
1. Paparkan perbedaan analisis laporan keuangan komparatif dan
common size?
2. Jelaskan 5 jenis analisa rasio?
3. Analis keuangan diharuskan memahami penyusunan laporan
keuangan khususnya laporan neraca dan laporan laba-rugi, Jelaskan
alasannya?
14
Kasus:
PT. Emas Jakarta menyajikan laporan neraca dan laporan laba-rugi
untuk tahun 2000 dan 2001 adalah sebagai berikut :
PT . Bintang Emas Jakarta
Laporan
Neraca
31 Desember 2000 dan 31 Desember 2001
31 Des 31 Des
Pos-pos 2000 2001
Aktiva
Akun
Aktiva Lancar
61,200 54,200
Kewajiban tidak lancar
15
PT Bintang Emas Jakarta
Laporan Laba-Rugi
31 Desember 2000 dan 31 Desember 2001
31 Des
Pos-pas 2000 31 Des 2001
121,000 137,400
Beban administrasi dan umum
46,500 49,300
16
Diminta :
1. Menyusun analisis laporan keuangan komparatif (Neraca dan Laba-Rugi)
2. Menyusun laporan keuangan common size (Neraca dan Laba-Rugi)
3. Membuat analisis rasio tahun 2001 terdiri dari :
a. Rasio likuiditas yaitu current ratio, quick ratio, cash ratio
b. Rasio struktur modal dan solvabilitas yaitu total debt to equity
ratio, long term debt to equity ratio total, total debt to total
assets
c. Rasio aktivitas yaitu inventory turn over, receivable turn over,
dan assets turn over
d. Rasio ukuran pasar, yaitu earning debt share dan price earnings ratio
17
BAB 5
ANALISIS DUPONT
1. Pengertian
Dupont merupakan seorang pengusaha sukses yang terkenal,
orang tersebut memiliki produk berkualitas dan laris dalam penjualan di
pasar dan memiliki sasaran utamanya adalah pengembalian investasi
(Return on investment- ROI).
2. Kerangka analisis dupont
Dalam kerangka dupont ini dikatakan sangat terintegrasi artinya
tidak perlu detail seperti analis rasio.
Dibawah ini kita sajikan kerangka analisis dupont :
Penjuala
n bersih
Penjualan Perputaran
Bersih Total
Total aktiva Dibagi Aktiva
(TATO)
Lancar
Ditambah Total aktiva
Total aktiva
Tetap
18
Contoh analisis Dupont
Dalam laporan neraca saldo yang telah disesuikan perusahaan
dagang PT. ADIBA menyajikan data neraca dan laba-rugi tahun yang
berakhir 1 Desember 2015
Kas 100,000.000
Persediaan
barang dagang 200,000.000
Peralatan 250,000.000
Bangunan 425,000.000
Tanah 200,000.000
Penjualan 620,000.000
20
2. Laporan laba-rugi
PT. ADIBA
Laporan Laba-Rugi (Jutaan
rupiah)
31 Desember
2015
Penjualan kotor 2,620
Beban bunga 30
Pajak penghasilan 96
Beban bunga 30
Pajak 96
penghasilan
Total biaya 2,064
21
4. ROI, Analisis Dupont (Dalam jutaan rupiah)
Penjuala
n bersih
Rp.2.580
Laba
Dikurangi bersih
setelah
pajak
Total Biaya Rp. 516 Rasio
Laba
bersi
Rp. 2.064 Dibag h
i 20%
Penjuala
n
Bersih
Rp. Dikali ROI
2.580
36%
Penjuala Perputaran
n
Bersih
Rp.2.580 Total
Total Dibag Aktiva
aktiva i
Lancar
Rp.550 1,8 kali
Total
Ditambah aktiv
a
Rp.1.42
5
Total
aktiva
Tetap
Rp. 875
5. PT. ADIBA dinyatakan baik atau berhasil dengan ROI 36% artinya
diatas rata- rata industri
22
Latihan :
1. Jelaskan perbedaan analisa rasio dengan analisa dupont?
2. Seorang analis keuangan harus memahami analisa rasio dan analisa
dupont dalam penggolongan dan pengklasifikasian laporan neraca
dan laba-rugi jelaskan?
3. Buatlah kerangka analisis dupont?
Kasus:
Neraca saldo yangtelah disesuaikan pada [Link] di Semarang tahun
2012 adalah sebagai berikut :
Penjualan 1,310,000,00
0
Retur penjualan
dan pengurangan 20,000,000
harga
Harga pokok penjualan 600,000,000
Kas 50,000,000
Peralatan 125,000,000
Bangunan 212,500,000
23
Tanah 100,000,000
24
Diminta
1. Susunlah laba-rugi akhir tahun 2012 !
2. Sususnlah laporan neraca 31 Desenber 2012 !
3. Hitunglah ROI rata-rata industri adalah 38%, apakah PT. ABC
cukup baik atau tidak jelaskan!
25
BAB 6
ANALISA IMPAS (BREAK EVEN POINT ANALIYSIS)
1. Pengertian
26
Contoh :
Produksi Biaya campuran
2500 Unit 150.000.000
3.200 Unit 173.000.000
5000 Unit 180.000.000
Diminta :
Menghitung biaya variable per unit dan jumlah biaya tetap dengan metode
titik
tertinggi dan terendah (metode high and low point
method) Penyelesaian :
Biaya variable
Produksi Biaya
campuran
Titik tertinggi 5.000 unit 180.000.000
Titik terendah 2.500 unit 150.000.000
Selisih 2.500 unit 30.000.000
30.000.000
= Rp. 12.000
2.500 𝑢𝑛𝑖𝑡
Maka : Biaya variabel perunit =
Biaya tetap
Titik tertinggi 5000 Unit Biaya campuran Rp.
180.000.000 Biaya variabel (5000 X 12.000)
60.000.000
Biaya tetap 120.000.000
Atau
Titik terendah 2.500 unit Biaya campuran Rp.
150.000.000 Biaya variabel (2.500 X 12.000) Rp.
30.000.000
Biaya tetap Rp.120.000.000
Kasus :
PT. Bintang, menghasilkan 3 jenis produk,yaitu produk A, B dan C data-
data penjualan dan biaya tahun 2011, yaitu :
Keterangan Produk A Produk B Produk C
Unit yang dijual 10000 unit 6000 unit 4000 unit
Ditanya :
a. Hitungklah penjualan BEP total, baik dalam unit maupun rupiah!
b. Hitunglah penjualan BEP,masing-masing produk, baik dalam unit
maupun rupiah
28
29