0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan6 halaman

Format

Dokumen ini mengidentifikasi berbagai masalah dalam pembelajaran, termasuk rendahnya minat membaca dan menulis siswa, kesiapan guru dengan bahan ajar, serta koordinasi antara orang tua dan sekolah. Analisis menunjukkan perlunya motivasi, bimbingan, pelatihan, dan komunikasi yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Masalah-masalah ini memerlukan perhatian dan solusi yang tepat agar proses pendidikan dapat berjalan dengan efektif.

Diunggah oleh

Syaiful Anwar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan6 halaman

Format

Dokumen ini mengidentifikasi berbagai masalah dalam pembelajaran, termasuk rendahnya minat membaca dan menulis siswa, kesiapan guru dengan bahan ajar, serta koordinasi antara orang tua dan sekolah. Analisis menunjukkan perlunya motivasi, bimbingan, pelatihan, dan komunikasi yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Masalah-masalah ini memerlukan perhatian dan solusi yang tepat agar proses pendidikan dapat berjalan dengan efektif.

Diunggah oleh

Syaiful Anwar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TEMA : IDENTIFIKASI MASALAH MATERI PEMBELAJARAN (PBL)

Nama : NAILUL MUNJIAH


Kelas : AKIDAH AKHLAK
Judul : BERBAGAI MASALAH DALAM PEMBELAJARAN

No Jenis Masalah Masalah yang diidentifikasi Analisis Identifikasi Masalah


1. 1. Konsep literasi dan 1. Rendahnya minat 1) Peserta didk
membaca siswa masih banyak
2. kurangnya yang tidak
kemampuan siswa semangat saat
dalam menulis. membaca,
3. Kurangnya sumber sehingga
bacaan siswa. kemampaun
membacanya
pun sangat
rendah. Oleh
karenanya
diperlukan
motivasi dari
guru untuk
peserta didik
supya mereka
giat belajar.
2) Peserta didik
masih banyak
yang belum
mampu
menuangkan
ide-ide atau
gagasan. Oleh
karenanaya
perlu bimbingan
secara individu
supaya peserta
didik lebih
mudah
memahami
keterampilan
menulis.
3) Peserta didik
masih banyak
yang
berpatokan
pada satu
sumber saja
tanpa mau
mencari sumber
bacaan lain. Oleh
karenanya guru
perlu
menyediakan
pojok baca untuk
menambah
bahan bacaan
siswa.

2. 2. konsep paedagogik, 1. Masalah kesiapan guru 1) Masih adanya


strategi pembelajaran dengan bahan bahan guru yang
dan kurikulum. ajar. melaksanakan
2. Rendahnya pembelajaran
kemampuan guru tanpa standar
dalam menggunakan kurikulum
metode yang sehingga materi
bervariasi. yang diberikan
3. Lemahnya rasa tidak sesuai.
tanggung jawab guru. Oleh karenanya
4. Kematangan mental perlu diadakan
guru yang belum diskusi dengan
sempurna. teman sejawat
5. Kurangnya kedekatan untuk mengatasi
antara guru dan keterbatasan
peserta didik. tersebut.
6. Lemahnya 2) Masih adanya
pengetahuan IT Guru. guru yang hanya
7. Kurikulum yang menggunakan
berubah-ubah. metode lama
ataupun metode
yang berpusat
pada guru
sehingga banyak
peserta didik
yang bosan dan
tidak bisa
menyerap
pelajaran dengan
baik. Olah
karenanya perlu
diadakan
pelatihan
lokakarya guna
meningkatkan
kemampuan
guru dalam
penggunaan
metode
pembelajaran.
3) Masih adanya
guru yang belum
memiliki rasa
tanggung jawab
dan kematangan
mental sehingga
belum maksimal
dalam
melakasnakan
tugasnya. Olah
karenanya perlu
diadakan
pengawasan dan
bimbingan dari
atasan pada guru
sehingga guru
mampu memiliki
rasa tanggung
jawab yang
tinggi.
4) Masih adanya
guru yang belum
bisa membangun
kedekatan dan
komunikasi yang
baik dengan
peserta didik
sehingga sulit
untuk
menyampaikan
nilai-nilai
pendidkan ke
peserta didik.
Oleh karenanya
guru harus
berusaha
menciptakan
hubungan yang
harmonis
dengan peserta
didik.
5) Masih
banyaknya guru
yang belum
mampu
menguasai IT
sehingga belum
mampu
menerapkan
metode
pembelajaran
yang berbasis IT.
Oleh karenanya
diperlukan
peltihan
tehnologi kepada
guru guna
meningkatkan
kemampuan
guru dalam
bidang IT.
6) Kurikulum yang
sering berubah-
ubah
menimbulkan
kebingungan
tersendiri bagi
guru. Oleh
karenanya
diperlukan
bimbingan dan
peltihan
kurikulum yang
baru sehingga
pembelajaran
akan berjalan
dengan lancar.
7) Penerapan P5
pada kurikulum
merdeka belum
berjalan dengan
optimal karena
masih terdapat
kelas yang masih
menggunakan
kurikulum K13.
Oleh karenanya
diperlikan diskusi
dan musyawarah
guna berjalannya
kegiatan P5.
3. [Link] dengan 1. Lemahnya koordinasi 1) Masih
orang tua/walimurid antara orang tua dengan rendahnya
sekolah hubungan antara
2. Lemahnya koordinasi orang tua
orang tua dengan guru dengan pihak
sekolah sehingga
menyebabkan
diskomunikasi
tentang berbagai
permaslahan
peserta didik di
sekolah. Oleh
karenanya
diperlukan usaha
untuk
membangun
koordinasi orang
tua dengan pihak
sekolah misalnya
mengundang
orangtua /wali
untuk berdiskusi
mencari solusi
permasalahan
yang ada.
2) Lemahnya
hubungan
komunikasi
orang tua
dengan guru,
sehingga
sehingga dadat
menimbulkan
masalah belajar
dan sikap
peserta didik.
Oleh karenanya
diperlukan
kunjungan guru
ke rumah orang
tua peserta didik
sehingga aka
nada solusi dari
sikap ataupun
hasil belajar
peserta didik.

Anda mungkin juga menyukai