0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan4 halaman

SK Rujukan

Keputusan Kepala Puskesmas CH M Tiahahu menetapkan kebijakan rujukan pasien untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Rujukan harus disertai resume klinis dan memenuhi kriteria tertentu, serta melibatkan petugas kompeten dalam prosesnya. Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dan dapat diperbaiki jika terdapat kekeliruan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan4 halaman

SK Rujukan

Keputusan Kepala Puskesmas CH M Tiahahu menetapkan kebijakan rujukan pasien untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Rujukan harus disertai resume klinis dan memenuhi kriteria tertentu, serta melibatkan petugas kompeten dalam prosesnya. Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dan dapat diperbaiki jika terdapat kekeliruan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH KOTA AMBON

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS CH. M. TIAHAHU
Jl. Imam Bonjol No. 14 Ambon (Kode Pos 97127)
Email : pkmchtiahahu@[Link]

KEPUTUSAN
KEPALA PUSKESMAS CH M TIAHAHU
NOMOR: / SK KAPUS / PKM CHMT / I / 2021

TENTANG
RUJUKAN DI PUSKESMAS CH M TIAHAHU

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA,

KEPALA PUSKESMAS CH M TIAHAHU,


Menimbang : a. bahwa Puskesmas sebagai salah satu sarana
kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan
kepada masyarakat memiliki peran yang sangat
penting dalam meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat;
b. bahwa rujukan pasien sebagai bagian integral dari
pelayanan kesehatan harus diselenggarakan secara
bermutu, merata dan terjangkau sangat diperlukan
untuk mendukung pelayanan kesehatan yang baik;
c. bahwa berdasarkan huruf a dan b diatas, maka
perlu disusun kebijakan rujukan pasien Puskesmas
Ch M Tiahahu;

Mengingat : 1. Undang-Undang No 29 tahun 2004 tentang Praktek


Kedokteran;
2. Undang-Undang No. 36 tahun 2009 tentang
Kesehatan;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 5 Tahun 2014 tentang panduan Praktik
Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Primer;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 75 tahun 2014, tentang Puskesmas;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 46 tahun 2015, tentang Akreditasi Fasilitas
Kesehatan Tingkat Pertama;

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS CH M


TIAHAHU TENTANG RUJUKAN PASIEN DI
PUSKESMAS CH M TIAHAHU.

Kesatu : Rujukan pasien di Puskesmas Ch M Tiahahu


sebagaimana tercantum dalam Lampiran merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari surat keputusan ini

Kedua : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan


ketentuan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan
akan dilakukan perbaikan/perubahan sebagaimana
mestinya.
Ditetapkan di : Ambon
Pada Tanggal :
KEPALA PUSKESMAS CH M TIAHAHU,

ERWINE S. N. WATTIMENA

LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN KEPALA


PUSKESMAS
NOMOR : /SK/KAPUS/PKM CHMT/I/2021
TENTANG : RUJUKAN DI PUSKESMAS CH M.
TIAHAHU

RUJUKAN PASIEN DI PUSKESMAS CH M TIAHAHU

1. Rujukan pasien harus disertai dengan resume klinis.


2. Resume klinis meliputi: nama pasien, kondisi klinis, prosedur/tindakan yang
telah dilakukan, dan kebutuhan akan tindak lanjut.
3. Pasien diberi informasi tentang hak untuk memilih tempat rujukan.
4. Pasien emergensi yang dirujuk perlu dimonitoring dan didampingi oleh
petugas yang kompeten,sesuai kebutuhan pasien.
5. Kriteria merujuk pasien meliputi:
a. Pengobatan atau tindakan tertentu yang diperlukan tidak bisa dilakukan di
Puskesmas
b. Pasien membutuhkan fasilitas atau peralatan yang tidak dimiliki
Puskesmas atau peralatan yang dibutuhkan sedang rusak
c. Tenaga profesional (ahli) yang tidak dimiliki Puskesmas Ch M Tiahahu
d. Atas permintaan pasien sendiri atau keluarga
6. Persyaratan kompetensi petugas untuk mendampingi pasien selama proses
rujukan:
a. Dokter : - Telah mengikuti ACLS dan ATLS
b. Perawat : - Minimal DIII keperawatan
- Telah mengikuti pelatihan BTLS dan BCLS
7. Proses transportasi pasien untuk rujukan emergensi dilakukan sesuai dengan
prosedur
yang berlaku.
8. Keluarga pasien dapat memdampingi selama proses rujukan pasien emergensi
bila
dibutuhkan.

Ditetapkan di : Ambon
Pada Tanggal :
KEPALA PUSKESMAS CH M TIAHAHU,

ERWINE S. N. WATTIMENA

Anda mungkin juga menyukai