0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan4 halaman

Bab Ii

Hipertensi adalah kondisi tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani, dengan faktor risiko yang dibagi menjadi yang dapat dan tidak dapat dimodifikasi. Gejala hipertensi meliputi sakit kepala, nyeri dada, dan masalah penglihatan, sementara pencegahan melibatkan gaya hidup sehat seperti diet seimbang dan olahraga. Pemeriksaan penunjang seperti tes kolesterol dan EKG diperlukan untuk memantau dan mendiagnosis hipertensi.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan4 halaman

Bab Ii

Hipertensi adalah kondisi tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani, dengan faktor risiko yang dibagi menjadi yang dapat dan tidak dapat dimodifikasi. Gejala hipertensi meliputi sakit kepala, nyeri dada, dan masalah penglihatan, sementara pencegahan melibatkan gaya hidup sehat seperti diet seimbang dan olahraga. Pemeriksaan penunjang seperti tes kolesterol dan EKG diperlukan untuk memantau dan mendiagnosis hipertensi.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Definisi Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi ketika tekanan darah di atas
batas normal (130/80 mmHg atau lebih). Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai
macam komplikasi kesehatan yang membahayakan nywa jika tidak ditanganim,
bahkan gannguan ini dapat menyebabkan peningkatan resiko terjadinya penyakit
jantung,stroke,hingga kematian.
Menurut WHO seseorang bisa dikatan hipertensi jika angka tekanan darah sistol dari
pengukuran selama dua kali berturut-turut memperli dan angka tekanan darah
diastolik menunjukkan hasil lebih besar dari 90 mmHg.

B. faktor-faktor hipertensi
Faktor hipertensi ada dua yaitu faktor yang tidak dapat di modifikasi dan yang dapat
di modifikasi yaitu:
Faktor-faktor yang tidak dapat dimodifikasi antara lain
1. faktor genetik,
2. faktor umur
3. faktor jenis kelamin
4. faktor etnis.
faktor yang dapat dimodifikasi meliputi:
1. stres
2. obesitas
3. Nutrisi

I. Usia
Usia mempengaruhi faktor resiko terkena Hipertensi dengan kejadian paling
tinggi pada usia 30 – 40 th. Kejadian 2X lebih besar pada orang kulit
hitam,dengan 3X lebih besar pada laki-laki kulit hitam, dan 5X lebih besar
untuk wanita kulit

hitam.

II. Jenis kelamin


Komplikasi hipertensi meningkat pada seseorang dengan jenis kelamin laki-
laki.
III. Riwayat keluarga
Riwayat keluarga dengan hipertensi memberikan resiko terkena hipertensi
sebanyak 75%.
IV. Obesitas
Meningkatnya berat badan pada masa anak-anak atau usia pertengahan resiko
hipertensi meningkat.
V. Serum lipid
Meningkatnya triglycerida atau kolesterol meninggi resiko dari hipertensi.
VI. Diet
Meningkatnya resiko dengan diet sodium tinggi, resiko meninggi pada
masyarakat industri dengan tinggi lemak, diet tinggi kalori.
VII. Merokok
Resiko terkena hipertensi dihubungkan dengan jumlah rokok dan lamanya
merokok. Terdapat penambahan kriteria, sebagai berikut :
a. Keturunan atau Gen
Kasus hipertensi esensial 70%-80% diturunkan dari orang tuanya kepada
anaknya.
b. Stres Pekerjaan
Hampir semua orang di dalam kehidupan mereka mengalami stress berhubungan
dengan pekerjaan mereka. Stres dapat meningkatkan tekanan darah dalam waktu
yang pendek, tetapi kemungkinan bukan penyebab meningkatnya tekanan darah
dalam waktu yang panjang
c. Asupan Garam
Konsumsi garam memiliki efek langsung terhadap tekanan darah. Terdapat bukti
bahwa mereka yang memiliki kecenderungan menderita hipertensi secara
keturunan
memiliki kemampuan yang lebih rendah untuk mengeluarkan garam dari tubuhnya
d. Aktivitas Fisik (Olahraga)
Olahraga lebih banyak dihubungkan dengan pengelolaan hipertensi karena
olahraga isotonik dan teratur dapat menurunkan tekanan darah.

C. gejala hipertensi
Seseorang yang mengidap hipertensi akan merasakan beberapa gejala yang timbul,
antara lain:
a) Sakit kepala;
b) Mimisan;
c) Masalah penglihatan;
d) Nyeri dada;
e) Telinga berdengung;
f) Sesak napas dan Aritmia.
Untuk hipertensi yang berat gejalanya bisa berupa:
a) Kelelahan;
b) Mual dan/atau muntah;
c) Kebingungan;
d) Merasa cemas;
e) Nyeri pada dada;
f) Tremor otot; dan
g) Adanya darah dalam urine

D. pencegahan hipertensi
Terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah hipertensi, yaitu:
1. Mengonsumsi makanan sehat, seperti buah dan sayuran.
2. Batasi asupan garam (menjadi kurang dari 5g setiap hari).
3. Kurangi konsumsi kafein yang berlebihan.
4. Berhenti merokok.
5. Berolahraga secara teratur.
6. Menjaga berat badan.
7. Mengurangi konsumsi minuman beralkohol.
8. Membatasi asupan makanan tinggi lemak jenuh.
9. Menghilangkan/mengurangi lemak trans dalam diet.

E. pemeriksaan penunjang
i. Pemantauan rawat jalan. Tujuannya untuk memeriksa tekanan darah secara
teratur selama 6 hingga 24 jam.
ii. Tes kadar kolesterol. Untuk memeriksa kondisi yang dapat menyebabkan
atau memperburuk tekanan darah tinggi.
iii. Tes gula darah. Tujuannya untuk mengetahui resistensi insulin yang dapat
menyebabkan peningkatan kadar gula darah, dan berkontribusi pada
pengembangan hipertensi.
iv. Elektrokardiogram (EKG). Caranya dengan mengukur aktivitas listrik
jantung dan mengetahui seberapa cepat atau lambat jantung berdetak.
v. Ekokardiogram. Pemeriksaan non-invasif ini menggunakan gelombang suara
untuk menghasilkan gambaran detail detak jantung. Ini menunjukkan
bagaimana darah bergerak melalui jantung dan katup jantung.
vi. Pemeriksaan fungsi tiroid. Tujuannya untuk menilai fungsi kelenjar tiroid
yang dapat memengaruhi tekanan darah.
vii. Pemeriksaan urine. Fungsinya untuk mengidentifikasi adanya protein, darah,
atau zat lain yang dapat mengindikasikan hipertensi, termasuk kerusakan
ginjal.

Daftar pustaka
[Link]

[Link]
%20pengertian%2C%20Hipertensi%20adalah%20suatu,atau%20sama
%20dengan%2090%20mmHg

[Link]

[Link]
[Link]

Anda mungkin juga menyukai