A About me…
Literasi Digital T
G Introduction
OLEH :
O
E Learning Process Pilar Literasi Digital
P
N brainstorming,
(discussion, lecturing,
case study)
Implementasi Literasi I
D Digital
Closing C
A
|by: Hengky J. Hailitik, [Link]., [Link].|©24-05-2022|
SMART ASN
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta diharapkan mampu
membentuk karakter yang efektif, efisien, inovatif, dan memiliki
kinerja yang bermutu, dalam penyelenggaraan program
pemerintah, khususnya program literasi digital, pilar literasi
digital, sampai implementasi dan implikasi literasi digital dalam
kehidupan bersosial dan dunia kerja
Setelah mempelajari materi ini, peserta
diharapkan dapat:
Mengenali mengimplementasi
mengaplikasikan mengaplikasikan
Memiliki berbagai bentuk kan materi
materi literasi materi literasi
pemahaman masalah yang literasi digital
digital dana digital dana
mengenai literasi ditimbulkan akibat pada kehidupan
kehidupan sehari- kehidupan sehari-
digital kurangnya literasi sehari-hari bagi
hari bagi peserta hari bagi peserta
digital peserta
LITERASI
DIGITAL
MATERI
IMPLEMENTASI POKOK
DAN IMPLIKASI PILAR LITERASI
LITERASI DIGITAL
DIGITAL
Click here: [Link] or see @ google classroom
or scan this QR Code
Percepatan
Transformasi
Digital
Implementasi Pengertian
Literasi Literasi
Digital Digital
Lingkup Peta Jalan
Literasi Literasi
Digital Digital
Percepatan Transformasi Digital
5 arahan presiden untuk percepatan transformasi digital:
1. Perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital.
2. Persiapkan betul roadmap transportasi digital di sektor-sektor strategis, baik di
pemerintahan, layanan publik, bantuan sosial, sektor pendidikan, sektor kesehatan,
perdagangan, sektor industri, sektor penyiaran.
3. Percepat integrasi Pusat Data Nasional sebagaimana sudah dibicarakan.
4. Persiapkan kebutuhan SDM talenta digital
5. Persiapan terkait dengan regulasi, skema-skema pendanaan dan pembiayaan
transformasi digital dilakukan secepat-cepatnya (Oktari, 2020)
Percepatan Transformasi Digital
Pengertian Literasi Digital
Ruang Digital: Keterjangkauan (affordances):
lingkungan yang kaya akan informasi akses, perangkat, dan platform digital
Literasi Digital:
Literasi digital lebih dari sekadar masalah fungsional
Literasi Digital: belajar bagaimana menggunakan komputer dan
kemampuan untuk memahami, keyboard, atau cara melakukan pencarian secara
mengevaluasi dan mengintegrasi daring. Literasi digital juga mengacu pada mengajukan
pertanyaan tentang sumber informasi, kepentingan
ke dalam berbagai format produsennya, dan cara-cara di mana ia
(multiple formats) dalam bentuk merepresentasikan realita di dunia; dan memahami
digital (Gilster) bagaimana perkembangan teknologi ini terkait dengan
kekuatan sosial, politik dan ekonomi yang lebih luas.
(Buckingham)
Pengertian Literasi Digital
Literasi digital banyak menekankan pada
kecakapan pengguna media digital dalam Kompetensi literasi digital tidak hanya
melakukan proses mediasi media digital yang dilihat dari kecakapan menggunakan
dilakukan secara produktif (Kurnia & Wijayanto, media digital (digital skills) saja, namun
2020; Kurnia & Astuti, 2017). Seorang pengguna juga budaya menggunakan digital (digital
yang memiliki kecakapan literasi digital yang culture), etis menggunakan media digital
bagus tidak hanya mampu mengoperasikan alat, (digital ethics), dan aman menggunakan
melainkan juga mampu bermedia digital dengan media digital (digital safety).
penuh tanggung jawab
Click here: [Link] or see @ google classroom
or scan this QR Code
Peta Jalan Literasi Digital
PILAR
“INDONESIAN
DIGITAL NATION”
MASYARAKAT PEMERINTAH EKONOMI
DIGITAL DIGITAL DIGITAL
Peta Jalan Literasi Digital
AREA
KOMPETENSI
DIGITAL SKILL
DIGITAL DIGITAL DIGITAL
CULTURE ETHICS SAFETY
Lingkup Literasi Digital
Penetrasi Internet di Indonesia (73,7%)
Masyarakat yang Belum Mendapat Layanan Internet (26,3%)
Lingkup Literasi Digital
Fokus Lingkup
Literasi Digital
Pengurangan
Penguatan literasi
kesenjangan digital
digital
(digital divide)
Implementasi Literasi Digital
ICT DUNIA PENDIDIKAN
➢ Online learning
• Sekolah berbasis web (web-school) ➢ Distance learning
➢ Web-based learning
• Sekolah berbasis internet ➢ E-learning
(cyber-school)
Implementasi Literasi Digital
Indikator Literasi pada Berbagai Basis
KELAS: BUDAYA SEKOLAH:
Jumlah pelatihan literasi digital Jumlah dan variasi bahan bacaan dan alat peraga
Frekuensi peminjaman buku bertema digital
Intensitas penerapan dan pemanfaatan literasi digital
Jumlah kegiatan , penyajian informasi, kebijakan sekolah
Tingkat pemahaman
Tingkat pemanfaatan dan penerapan ITC
BASIS
KELUARGA: MASYARAKAT:
jumlah dan variasi bahan bacaan literasi digital, Jumlah sapras, fasilitas publik, kegiatan
frekuensi membaca bahan bacaan literasi literasi digital, partisipasi stakeholder, frekuensi
digital, frekuensi akses anggota keluarga, membaca,, pelatihan literasi digital , variasi
intensitas pemanfaatan media digital bacaan
Etika
Bermedia
Digital
Cakap Budaya
Bermedia Bermedia
Digital Digital
Aman
Bermedia
Digital
Etika Bermedia Digital
Kemampuan individu dalam menyadari, mencontohkan, menyesuaikan
diri, merasionalkan, mempertimbangkan, dan mengembangkan tata
kelola etika digital (netiquette) dalam kehidupan sehari-hari
Tiga tantangan dalam menimbang urgensi penerapan etika bermedia digital :
1. Penetrasi internet yang sangat tinggi dalam kehidupan sehari-hari
masyarakat Indonesia. Bukan hanya jumlah danaksesnya yang
bertambah, durasi penggunaannya pun meningkat drastis
2. Perubahan perilaku masyarakat yang berpindah dari madia konvensional
ke media digital. Karakter media digitalyang serba cepat dan serba
instan, menyediakan kesempatan tak terbatas dan big data, telah
mengubah perilakumasyarakat dalam segala hal, mulai dari belajar,
bekerja, bertransaksi, hingga berkolaborasi.
3. Intensitas orang berinteraksi dengan gawai semakin tinggi. Situasi
pandemi COVID-19 yang menyebabkan intensitas orang berinteraksi
dengan gawai semakin tinggi, sehingga memunculkan berbagai isu dan
gesekan. Semua ini tak lepas dari situasi ketika semua orang berkumpul
di media guna melaksanakan segala aktivitasnya,tanpa batas
Cakap Bermedia Digital
Kemampuan individu dalam mengetahui, memahami, dan
menggunakan perangkat keras dan piranti lunak TIK serta
sistem operasi digital dalam kehidupan sehari-hari
Mengetahui menggunakan perangkat keras digital (HP, PC)
Mengetahui mesin telusur (search engine) dalam mencari informasi dan data,
memasukkan kata kunci dan memilah berita benar
Mengetahui beragam aplikasi chat dan media sosial untuk berkomunikasi dan
berinteraksi, mengunduh dan mengganti Settings
Mengtahui beragam aplikasi dompet digital dan e-commerce untuk
memantau keuangan dan bertransaksi secara digital
Budaya Bermedia Digital
Kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan,
memeriksa, dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila dan
Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari
1. Memahami Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sebagai landasan kehidupan berbudaya,
berbangsa dan berbahasa Indonesia
2. membedakan informasi mana saja yang tidak sejalan dengan nilai Pancasila di mesin telusur,
seperti perpecahan, radikalisme, dll.
3. menggunakan Bahasa Indonesia baik dan benar dalam berkomunikasi, menjunjung nilai
Pancasila, Bhineka Tunggal Ika
4. mendorong perilaku konsumsi sehat, menabung, mencintai produk dalam negeri dan kegiatan
produktif lainnya.
Etika Bermedia Digital
Media digital digunakan oleh siapa saja yang berbeda latar
pendidikan dan tingkat kompetensi. Karena itu, dibutuhkan
panduan etis dan kontrol diri (self-controlling) dalam
menghadapi jarak perbedaanperbedaan tersebut dalam
menggunakan media digital, yang disebut dengan Etika
Digital. Empat prinsip etika tersebut menjadi ujung tombak
self-control setiap individu dalam mengakses, berinteraksi,
berpartisipasi, dan berkolaborasi di ruang digital, sehingga
media digital benar-benar bisa dimanfaatkan secara kolektif
untuk hal-hal positif.
Aman Bermedia Digital
Kemampuan individu dalam mengenali,
mempolakan, menerapkan, menganalisis, menimbang dan
meningkatkan kesadaran keamanan digital dalam
kehidupan sehari-hari
1. Mengetahui fitur proteksi perangkat keras (kata sandi, fingerprint) Pengetahuan dasar
memproteksi identitas digital (kata sandi
2. Mengetahui cara mencari informasi dan data yang valid dari sumber yang terverifikasi dan
terpercaya, memahami spam, phishing.
3. memahami fitur keamanan platform digital dan menyadari adanya rekam jejak digital dalam
memuat konten sosmed
4. Mengetahui perlindungan diri atas penipuan (scam) dalam transaksi digital serta protokol
keamanan seperti PIN dan kode otentikasi
Ayo Berdiskusi
Kasus Scam
Romance
Kasus Pinjol
STUDI Kasus
cyberbullying
KASUS
Kasus Hoax
Ayo Berdiskusi
Buatlah analisis terhadap berbagai bentuk
implementasi literasi digital berserta implikasinya
Rancanglah program yang menargetkan peningkatan
kesadaran dan pengetahuan masyarakat akan
berbagai bentuk implementasi literasi digital
beserta implikasinya
Open assignment @ google classroom
Literasi Digital adalah kemampuan Literasi Digital menjadi
Kerangka kerja literasi Setiap CPNS
untuk mengakses, mengelola, kemampuan wajib yang digital untuk kurikulum diharapkan mampu
memahami, mengintegrasikan, harus dimiliki oleh terdiri dari digital skill, mengimplementasikan
mengkomunikasikan, mengevaluasi, masyarakat untuk digital culture, digital literasi digital dalam
dan menciptakan informasi secara saling melindungi hak ethics, dan digital pelaksanaan tugas
aman dan tepat melalui teknologi digital setiap warga safety pelayanan publik
digital. negara
SEKIAN
|by: Hengky J. Hailitik, [Link]., [Link].|
MARI BIJAK BERMEDIA SOSIAL