II.
DETAIL SETIAP MODUL PELATIHAN
Berikut adalah rincian materi, praktik hands-on, dan output yang diharapkan dari setiap modul:
Modul 1: Awareness Keamanan Cyber
Materi • Apa itu cyber attack — studi kasus RS kena ransomware
• Phishing: anatomi email palsu, domain spoofing, pretexting
• Malware & Ransomware: lifecycle, vektor infeksi, dampak operasional
• Social engineering: vishing, baiting, tailgating, impersonasi vendor
• Pentingnya kerahasiaan data pasien — ancaman hukum & reputasi
• Framework: CIA Triad (Confidentiality, Integrity, Availability)
Praktik Hands- • Simulasi email phishing — kuis identifikasi 10 email
On • Cara cek header email mencurigakan (SPF, DKIM, DMARC)
• Analisa URL: hover link, cek domain typo, cek via VirusTotal
• Latihan lapor insiden ke tim IT (SOP pelaporan)
Output User tidak sembarangan klik — bisa identifikasi phishing & lapor ke IT
Modul 2: Manajemen Password dan Access
Materi • Password policy: minimal 12 karakter, uppercase + lowercase + angka + simbol
• Larangan sharing akun antar staf — prinsip individual accountability
• Multi-Factor Authentication (MFA): TOTP, push notification, hardware key
• Prinsip Least Privilege — akses sesuai kebutuhan kerja
• Password manager: cara kerja, pilihan enterprise (Bitwarden, 1Password)
Praktik Hands- • Setup password kuat dengan formula: 3 kata acak + angka + simbol
On • Aktivasi MFA via Google Authenticator / Microsoft Authenticator
• Instalasi & konfigurasi password manager organisasi
• Simulasi: uji kekuatan password di [Link]
Output Akun tidak mudah dibobol, MFA aktif di semua akun kritis
Modul 3: Proteksi dari Ransomware
Materi • Cara kerja ransomware: initial access → lateral movement → encryption →
ransom note
• Vektor serangan: phishing email, RDP bruteforce, unpatched software
• Backup strategy — 3-2-1 Rule: 3 copy, 2 media berbeda, 1 offsite/cloud
• Air-gapped backup & Immutable backup
• Recovery Time Objective (RTO) dan Recovery Point Objective (RPO) untuk RS
• Ransomware negotiation — aspek hukum & etis
Praktik Hands- • Setup backup otomatis dengan Veeam / rsync + cron
On • Simulasi restore backup: ambil file dari backup, verifikasi integritas
Dokumen ini bersifat rahasia dan hanya ditujukan untuk RSI Cempaka Putih Hal.
• Test recovery plan: berapa lama RS bisa operasi tanpa sistem digital?
• Setup backup ke cloud (S3 / Backblaze B2) dengan versioning
Output Kalau kena serangan → bisa recovery cepat, data tidak hilang permanen
Modul 4: Monitoring dan Logging
Materi • Apa yang harus di-log: login, akses data sensitif, perubahan konfigurasi
• Log management: sentralisasi log ke satu tempat — SIEM
• SIEM (Security Information & Event Management): Wazuh (open source), Elastic
SIEM
• Alerting: kapan harus notifikasi otomatis ke tim IT?
• Threat hunting: proaktif cari tanda serangan sebelum alert berbunyi
• Log retention policy: minimal 1 tahun online, 2 tahun arsip
Praktik Hands- • Deploy Wazuh (server + agent di semua endpoint)
On • Konfigurasi rules: alert jika ada 5 login gagal dalam 1 menit
• Analisa log sederhana untuk cari anomali
• Setup dashboard Kibana / Wazuh untuk visualisasi aktivitas
Output Serangan terdeteksi lebih cepat — rata-rata dari 197 hari ke <24 jam
Modul 5: Incident Response
Materi • Siklus incident response: Preparation → Identification → Containment →
Eradication → Recovery → Lessons Learned
• SOP kena ransomware: isolasi segera, jangan matikan server, hubungi IR team
• SOP data leak: identifikasi scope, notifikasi DPO, lapor ke Kominfo (UU PDP)
• SOP phishing berhasil: reset password, revoke session, cek forward rule email
• Chain of custody: bukti digital untuk keperluan hukum
• Komunikasi krisis & kontak eksternal: BSSN, vendor IR, asuransi siber
Praktik Hands- • Simulasi tabletop: 'PC staf tiba-tiba encrypt semua file'
On • Simulasi: user lapor klik link phishing — trace dampaknya
• Praktik isolasi jaringan: cabut dari switch, disable port, block di firewall
• Latihan forensik dasar: ambil memory dump, preserve log sebelum shutdown
Output Tim tidak panik saat insiden nyata — ada prosedur jelas yang sudah
dipraktikkan
Modul 6: Advanced Security
Materi • IDS/IPS dengan Suricata: rule-based detection, ET Open rules untuk healthcare
threats
• SIEM lanjutan dengan Wazuh: custom rules, compliance mapping
• Server hardening Linux & Windows: CIS Benchmark, AppArmor/SELinux
• Vulnerability scanning: OpenVAS / Nessus Essentials — scan rutin mingguan
• Network monitoring: Zeek / ntopng untuk analisis traffic, deteksi C2 beacon
Dokumen ini bersifat rahasia dan hanya ditujukan untuk RSI Cempaka Putih Hal.
• Penetration testing basics: metodologi, scope, legal authorization
• Container & cloud security: Docker hardening, cloud misconfiguration
Praktik Hands- • Deploy Suricata di inline mode / IDS mode — test dengan attack simulation
On • Konfigurasi Wazuh: custom decoder untuk log SIM RS
• Hardening server Linux: ikuti CIS Level 1 Benchmark dengan Lynis
• Jalankan OpenVAS scan, analisa hasil, prioritas patching dengan CVSS
• Purple team exercise: red team coba masuk, blue team deteksi & respons
Output Tim IT mampu detect, defend, dan respond secara proaktif — bukan reaktif
Dokumen ini bersifat rahasia dan hanya ditujukan untuk RSI Cempaka Putih Hal.