0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan3 halaman

Bab V Kesimpulan Dan Saran

Ruas Jalan Wa Ode Wau Kota Baubau memiliki volume lalu lintas 618,85 Skr/jam dan rasio derajat kejenuhan 0,208 dengan tingkat pelayanan B. Analisis menunjukkan bahwa faktor keluar dan masuk kendaraan memberikan kontribusi terbesar terhadap hambatan samping. Saran diberikan untuk memasang rambu dilarang parkir dan menugaskan petugas untuk menegur pelanggaran di sepanjang jalan.

Diunggah oleh

abdmusdi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan3 halaman

Bab V Kesimpulan Dan Saran

Ruas Jalan Wa Ode Wau Kota Baubau memiliki volume lalu lintas 618,85 Skr/jam dan rasio derajat kejenuhan 0,208 dengan tingkat pelayanan B. Analisis menunjukkan bahwa faktor keluar dan masuk kendaraan memberikan kontribusi terbesar terhadap hambatan samping. Saran diberikan untuk memasang rambu dilarang parkir dan menugaskan petugas untuk menegur pelanggaran di sepanjang jalan.

Diunggah oleh

abdmusdi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

45

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan maka dapat ditarik

kesimpulan sebagai berikut :

1. Ruas Jalan Wa Ode Wau Kota Baubau memiliki volume lalu lintas sebesar

618,85 Skr/jam, kecepatan kendaraan sebesar 27,04 Km/jam, dan hambatan

samping 529,9 Kejadian/jam. Besar kapasitas jalan 2975.4 Skr/jam,

kecepatan arus bebas 41,85 Km/jam, dan rasio derajat kejenuhan sebesar

0,208 dengan tingkat pelayanan B.

2. Dari hasil analisa regresi antara hambatan samping dengan volume arus lalu

lintas dapat dilihat bahwa besar kontribusi secara berturut-turut dari

kontribusi terbesar adalah : faktor keluar dan masuk dengan selisih nilai r

square 23%, faktor parkir atau berhenti dengan selisih nilai r square -2%,

faktor kendaraan lambat dengan selisih nilai r square -2%; analisa antara

hambatan samping dengan kecepatan kendaraan dengan kontribusi secara

berturut-turut dari kontribusi terbesar adalah : faktor parkir atau berhenti

dengan selisih nilai r square 22%, faktor keluar dan masuk dengan selisih

nilai r square 18%, faktor kendaraan lambat dengan selisih nilai r square 14%.

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diberikan

beberapa saran sebagai berikut:


46

Untuk mengurangi tingkat hambatan samping akibat kurangnya kesadaran

masyarakat untuk tidak parkir dan berhenti di badan jalan perlu adanya

pemasangan rambu dilarang parkir di sepanjang ruas Jalan Wa Ode Wau, serta

diperlukan petugas yang berwenang untuk siaga dan menegur serta memberi

sangsi jika terjadi pelanggaran.

h u b u n gan h amb atan samp in g d en gan vou me lalu


lin tas
PSV (Kend. Parkir) Linear (PSV (Kend. Parkir))
EEV (Kend. Keluar Masuk) Linear (EEV (Kend. Keluar Masuk))
SMV (Kend. Lambat) Linear (SMV (Kend. Lambat))

650
600
volume arus lalu lintas (skr/jam)

550
500
450
400
350
300
250
0 50 100 150 200 250

bobot kejadian hambatan samping


47

h u b u n gan h amb atan samp in g d en gaN


KE C E P A T A N KE N D A R A A N
PSV (Kend. Parkir) Linear (PSV (Kend. Parkir))
EEV (Kend. Keluar Masuk) Linear (EEV (Kend. Keluar Masuk))
SMV (Kend. Lambat) Linear (SMV (Kend. Lambat))

32

30
KECEPATAN KENDARAAN (KM/jam)

28

26

24

22

20
0 20 40 60 80 100 120 140 160 180 200 220 240

bobot kejadian hambatan samping

Anda mungkin juga menyukai