RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
RUMAH SUSUN BARAK REMBUNAI 2 LANTAI KDS C
DAFTAR ISI
A. Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan Konstruksi
A.1. Kepedulian pimpinan terhadap Isu eksternal dan internal
A.2. Komitmen Keselamatan Konstruksi
B. Perencanaan keselamatan konstruksi
B.1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang.
B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)
B.3. Standar dan peraturan perundangan
C. Dukungan Keselamatan Konstruksi
C.1. Sumber Daya
C.2. Kompetensi
C.3. Kepedulian
C.4. Komunikasi
C.5. Informasi Terdokumentasi
D. Operasi Keselamatan Konstruksi
D.1. Perencanaan operasi
D.2. Kesiapan dan tanggapan terhadap kondisi darurat
E. Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi
E.1. Pemantauan dan evaluasi
E.2. Tinjauan manajemen
E.3. Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi
Jakarta, 21 April 2023
PT. DAME ULI JADIAMAN INDAH
` Andica Parsaktian H
Direktur
PAKTA KOMITMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Andica Parsaktian H
Jabatan : Direktur
Bertindak untuk : PT. DAME ULI JADIAMAN INDAH
dan atas nama
dalam rangka pengadaan pekerjaan RUMAH SUSUN BARAK REMBUNAI 2 LANTAI KDS C pada Kelompok
Kerja (Pokja) Pemilihan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun Anggaran 2023 ,
berkomitmen melaksanakan konstruksi berkeselamatan demi terciptanya Zero Accident, dengan memastikan
bahwa seluruh pelaksanaan konstruksi :
1. Memenuhi ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi;
2. Menggunakan tenaga kerja kompeten bersertifikat;
3. Menggunakan peralatan yang memenuhi standar kelaikan;
4. Menggunakan material yang memenuhi standar mutu;
5. Menggunakan teknologi yang memenuhi standar kelaikan; dan
6. Melaksanakan Standar Operasi dan Prosedur (SOP)
7. Memenuhi 9 (sembilan) komponen biaya penerapan SMKK
Jakarta, 21 April 2023
PT. DAME ULI JADIAMAN INDAH
Andica Parsaktian H
Direktur
A. KEPEMIMPINAN DAN PARTISIPASI PEKERJA DALAM KESELAMATAN KONSTRUKSI
A.1 Kepedulian Pimpinan Terhadap Isu Eksternal dan Internal
1. Daftar Identifikasi Isu Internal dan Eksternal
Memuat daftar isu internal dan eksternal yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan konstruksi dan ditandatangani oleh ahli teknik
terkait dan Penanggung Jawab Keselamatan Konstruksi.
Daftar isu, terdiri atas:
1. Identifikasi isu internal yang akan dihadapi saat pelaksanaan pekerjaan konstruksi dan pengaruhnya terhadap penerapan
Keselamatan Konstruksi di antaranya:
a. Tata kelola, struktur organisasi, peran dan akuntabilitas;
b. Kebijakan, tujuan, dan strategi untuk mencapainya;
c. Kemampuan dan pemahaman dalam hal sumber daya, pengetahuan, dan kompetensi (seperti modal, waktu,
sumber daya manusia, proses, sistem, dan teknologi);
d. Hubungan dengan, serta persepsi dan nilai-nilai dari, pekerja;
e. Pengaturan waktu kerja;
f. Kondisi kerja; dan
g. Perubahan dan lain-lain yang terkait dengan hal-hal di atas.
2. Identifikasi isu eksternal yang akan dihadapi saat pelaksanaan pekerjaan konstruksi dan pengaruhnya terhadap
penerapan Keselamatan Konstruksi di antaranya:
a. Lokasi pekerjaan, sosial, budaya, teknologi, dan alam;
b. Subkontraktor, pemasok, mitra dan penyedia, teknologi baru, dan munculnya pekerjaan baru;
c. Pengetahuan baru tentang produk dan pengaruhnya terhadap kesehatan dan keselamatan;
d. Hubungan dengan kepentingan pengguna jasa terkait dengan pekerjaan konstruksi;
e. Perubahan dan lain-lain yang terkait dengan hal-hal di atas.
f. Penerapan dan Rencana Pelaksanaan Protokol Pencegahan COVID-19
Struktur Organisasi Pengelola SMKK
Manager
Pelaksanaan/
Proyek
Ahli K3
Konstruksi
Petugas Petugas Petugas
Keselamatan Tanggap P3K
Kontruksi Darurat
A.2 Tabel Tugas dan Tanggung Jawab UKK
Jabatan Tugas dan Tanggung Jawab
Menetapkan kebijakan Keselamatan Konstruksi
Memastikan dipenuhinya persyaratan SMKK pada pelaksanaan kegiatan
Manager Proyek Memastikan terlaksananya pelaksanaan Keselamatan Konstruksi pada proyek konstruksi
Menetapkan Sasaran Program Keselamatan Konstruksi
Melaporkan Kinerja Penerapan SMKK kepada pengguna jasa
Mengkoordinir penerapan SMKK di tempat kegiatan konstruksi
Menyiapkan dokumen-dokumen yang dipersyaratkan dalam penerapan SMKK
Ahli K3 Konstruksi Memastikan kegiatan Keselamatan Konstruksi di tempat kerja terlaksana dengan baik
Melakukan inspeksi Keselamatan Konstruksi di tempat kerja
Melakukan Koordinasi dengan pihak-pihak terkait
Melaksanakan induksi Keselamatan Konstruksi
Petugas Melaksanakan konsultasi dan komunikasi Keselamatan Konstruksi di tempat kerja
Keselamatan Melakukan inspeksi Keselamatan Konstruksi di tempat kerja
Konstruksi Melaporkan kejadian baik berupa insiden maupun accident kepada Manajer/Koordinator
Keselamatan Konstruksi
Petugas Tanggap Melaporkan kejadian tanggap darurat kepada Manajer/Koordinator Keselamatan Konstruksi
Darurat Mengumumkan kondisi darurat di tempat kerja, kepada seluruh pekerja
Melakukan tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan di tempat kerja
Petugas P3K Memastikan peralatan P3K dalam kondisi baik
Memastikan isi kotak P3K sesuai dengan peraturan
B PERENCANAAN KESELAMATAN KONSTRUKSI
B.1 IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RESIKO, PENGENDALIAN DAN PELUANG
TABEL
IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RESIKO, PENGENDALIAN DAN PELUANG
Nama Perusahaan : PT. DAME ULI JADIAMAN INDAH
Kegiatan : RUMAH SUSUN BARAK REMBUNAI 2 LANTAI KDS C
Lokasi :
Tanggal dibuat : 20 April 2023
DESKRIPSI RESIKO PENILAIAN TINGKAT RESIKO PENILAIAN SISA RESIKO
PERSYARATAN
PENGENDALIAN PENGENDALIAN
NO PEMENUHAN NILAI TINGKAT NILAI TINGKAT KETERANGAN
IDENTIFIKASI BAHAYA JENIS BAHAYA (Type AWAL KEMUNGKI KEPARA LANJUTAN KEMUNGKI KEPARAHA
URAIAN PEKERJAAN ATURAN RESIKO RESIKO RESIKO RESIKO
(Skenario Bahaya) Kecelakaan) NAN (P) HAN (A) NAN (P) N (A)
(FxA) (TR) (FxA) (TR)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
Menggunakan Menggunakan
Rambu, SDM metode, menyusun metode, menyusun
Melakukan
Terjatuh dari ketinggian sesuai dengan instruksi kerja, instruksi kerja,
1 Pekerjaan Atap Luka Berat / Mati pelatihan kepada Jarang Berat Berat Berat Jarang Berat Berat Berat
menyebabkan patah tulang kebutuhan, melakukan pelatihan melakukan pelatihan
pekerja
memakai APD kerja, penggunaan kerja, penggunaan
APD yg sesuai APD yg sesuai
Jakarta, 21 April 2023
PT. DAME ULI JADIAMAN INDAH
Andica Parsaktian H
Direktur
B.2. Rencana tindakan (sasaran khusus & program khusus)
TABEL PENYUSUNAN SASARAN DAN PROGRAM K3
SASARAN KHUSUS PROGRAM
PENGENDALIAN RESIKO
No. JADWAL BENTUK INDIKATOR PENANGGUNG
(SESUAI KOLOM TABEL 6) URAIAN TOLOK UKUR URAIAN KEGIATAN SUMBER DAYA
PELAKSANAAN MONITORING PENCAPAIAN JAWAB
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 Lulus tes dan 1. Rambu Sebelum bekerja
paham mengenai 2. SDM sesuai harus sudah
Melakukan pelatihan kepada Tersedia Metode dan 100 % Sesuai Pelaksana dan Ahli K3
sistem Pekerjaan Atap dengan Kebutuhan lengkap Cheklist
pekerja Instruksi Kerja standart Konstruksi
keselamatan 3. APD
pekerjaan Atap
Jakarta, 21 April 2023
PT. DAME ULI JADIAMAN INDAH
Andica Parsaktian H
Direktur
B.3. Standar dan Peraturan Perundangan
Daftar Peraturan Perundang– undangan dan Persyaratan K3 yang digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan SMK3
Konstruksi Bidang PU antara lain sebagai berikut :
1. UU No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi;
2. Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012 tentang Penerapan SMK 3:
3. UU No 14 Tahun 1969 Tentang Ketentuan Pokok Mengenai Tenaga Kerja
4. UU No 1 Tahun 1970 Tentang keselamatan Kerja
5. UU No 3 Tahun 1992 Tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja
6. UU RI No 23 Tahun 1992 Tentang Kesehatan
7. UU No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan
8. Permen Naker No. PER.05/MEN/1996 Tentang sistem Manajemen Keselmatan dan Kesehatan Kerja
9. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05/PRT/M/2014
10. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05/PRT/M/2019
PENGENDALIAN OPERASIONAL K3
Pengendalian operasional berupa prosedur kerja / petunjuk kerja, yang harus mencakup seluruh upaya pengendalian
resiko pekerjaan, diantaranya :
1. Upaya pengendalian berdasarkan lingkup pekerjaan
2. Rencana penunjukan personil yang akan ditugaskan menjadi Penganggung Jawab Kegiatan SMK3
3. Prediksi dan rencana penanganan kondisi keadaan darurat tempat kerja:
4. Rencana prosedur / petunjuk kerja yang perlu di siapkan
5. Rencana program pelatihan / soisalisasi sesuai pengendalian resiko
6. Sistem pertolongan pertama pada kecelakaan
7. Persyaratan Operator Alat Angkat
- Operator Alat Angkat harus memenuhi kompetensi Operator alat angkat.
- Setiap Operator alat angkat harus memiliki SIO (Surat Izin Operasi) alat yang di keluarkan oleh Badan yang
berwenang
8. Rambu Peringatan / Larangan / Anjuran
- Penempatan Rambu-rambu peringatan/larangan/anjuran harus dipasang sesuai dengan kondisi di tempat kerja.
- Rambu peringatan/larngan/anjuran harus mudah dilihat dan dapat dibaca
9. Alat Pelindung Diri
- Alat pelindung diri diidentifikasi berdasarkan hasil penilaian risiko.
- Alat pelindung diri (APD) diberikan kepada pekerja sesuai dengan jenis pekerjaan
10. Tamu/pengunjung dan pihak luar
- Pengendalian dan pembatasan akses masuk dan akses keluar tempat kerja
- Persyaratan APD (Alat Pelindung Diri)
- Induksi K3
- Persyaratan tanggap darurat
C. DUKUNGAN KESELAMATAN KONSTRUKSI
C.1. Sumber Daya
Menyiapkan tenaga ahli K3 dan petugas K3 yang bersertifikat
C.2. Kompetensi
Tenaga ahli K3 dan petugas K3 sudah lulus pelatihan keahlian K3
C.3. Kepedulian
1 Bekerja sesuai prosedur
2 Memperhatikan lingkungan kerja
3 Melaksanakan aturan dan norma-norma yang berlaku
4 Melakukan perbaikan kinerja K3 berkelanjutan
C.4. Komunikasi
1 Tetap menjaga komunikasi antar internal, maupun eksternal.
2 Prosedur keluar masuk pekerja harus sesuai aturan, demikian halnya mob-demob alat dan bahan.
3 Menanggapi kritik dan saran dari pihak internal maupun eksternal
C.5. Informasi Terdokumentasi
Perusahaan / penyedia jasa harus membuat dan memelihara informasi dokumen yang berkaitan dengan K3 baik
dalam bentuk cetak kertas maupun elektronik komputer, agar proses dokumentasi dapat berjalan dengan baik,
maka perusahaan / penyedia jasa akan menempatkan personil dengan tugas khusus untuk menangani masalah
dokumentasi.
D. OPERASI KESELAMATAN KONSTRUKSI
D.1. Perencanaan Operasi
Pengendalian operasional berupa prosedur kerja / petunjuk kerja, yang harus mencakup seluruh upaya pengendalian
resiko pekerjaan, diantaranya :
1. Menunjuk Penanggung jawab Kegiatan SMK3 yang diluangkan dalam Struktur Organisasi K3 beserta Uraian Tugas
2. Upayakan pengendalian berdasarkan lingkup pekerjaan sesuai pada contoh Tabel 2
3. Prediksi dan rencana penanganan kondisi keadaan darurat tempat kerja
4. Program-program detail pelatihan sesuai pengendalian risiko pada contoh Tabel 2.
5. Sistem pertolongan pertama pada kecelakaan
6.
Disesuaikan kebutuhan tingkat pengendalian risiko K3 seperti yang tertera pada contoh Tabel 1, Indentifikasi
Bahaya, Penilaian Risiko, Skala Prioritas, Pengendalian Risiko K3 dan Penanggung Jawab.
E. EVALUASI KINERJA KESELAMATAN KONSTRUKSI
E.1. Pemantauan dan Evaluasi
E.2. Tinjauan Manajemen
E.3. Peningkatan Kinerja Keselamatan Konstruksi
Pengendalian pemeriksaan dan evaluasi kinerja K3 dilakukan mengacu pada kegiatan yang dilaksanakan pada bagian D.
(Pengendalian Operasional) berdasarkan upaya pengendalian pada bagian C (Perencanaan K3) sesuai dengan uraian Tabel 2
(Sasaran dan Program K3).
Hasil pemeriksaan dan evaluasi kinerja K3 pada bagian E. Diklasifikasikan dengan kategori sesuai dan tidak sesuai tolok
ukur sebagaimana ditetapkan pada table 2. Sasaran dan Program K3.
Hal-hal yang tidak sesuai, termasuk bilamana terjadi kecelakaan kerja dilakukan peningjauan ulang untuk di ambil
tindakan perbaikan.
Jakarta, 21 April 2023
PT. DAME ULI JADIAMAN INDAH
Andica Parsaktian H
Direktur
Pemenuhan Perundang-Undangan dan Persyaratan Lainya
Daftar peraturan Perundang-Undangan dan persyaratan K3 yang wajib dipunyai dan dipenuhi dalam melaksanakan paket pekerjaan ini adalah:
1 UU No. 1 tahun 1970 tentang
2 UU No. 23 tahun 1992 tentang kesehatan
3 UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan
4 UU No. 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi
5 Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 Tentang Penerapan SMK3
6 Kepetusan Bersama Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Pekerjaan Umum KEP.174/MEN/1986 No. 104/KPTS/1986 Tentang K3di Tempat Kegiatan Konstruksi
7 Permenakertrans No. 1 Tahun 1980 Tentang K3 Pada Konstruksi Bangunan
8 Keputusan Menteri tenaga Kerja RI. Nomor : kep – 51/Men/1999 Tentang Nilai Ambang batas Faktor Fisika ditempat kerja
9 Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor kep- 187/Men1999 Tentang pengendalian bahan kimia berbahaya ditempat kerja
10 Peraturan pemerintah No. 27 Tahun 1999 tentang analisis mengenai dampak lingkungan
11 Surat Edaran Dirjen Binawas No. SE.05/BW/1997 Tentang Penggunaan Alat Pelindung Diri.
12 Peraturan Menteri tenaga Kerja No: PER .05/MEN/1996 tentang sistem Manajemen kesehatan dan keselamatan kerja.
13 Keputusan presiden No. 22 tahun 1993 tentang penyakit yang timbul akibat hubungan kerja
14 Keputusan menteri kesehatan Nomor 876/menkes/SK/IX/2001/tentang pedoman teknis analisis dampak lingkungan
15 Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1217/Menkes SK/IX/2001tentang pedoman penanganan dampak radiasi
16 Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 315 Menkes/SK/III/2003 tentang komite kesehatan dan keselamatan kerja sektor kesehatan
17 Permen PU No.9 Tahun 2008 tentang pedoman sistem manajemen keselamatan Kerja (SMK3)
18 Permen PU No.5 Tahun 2014 tentang pedoman sistem manajemen keselamatan Kerja (SMK3) konstriuksi bidang PU
19 Permen PUPR No. 02 Tahun 2018
3). PENGENDALIAN OPERASIONAL DAN PROGRAM K3
Sasaran K3
1 Menghindari adanya kecelakaan kerja dan berdampak korban jiwa ( Zero fatal Accident)
2 Menghindari adanya penyakit akibat kerja
3 Menyediakan lingkungan kerja yang sehat
4 Menghindari terjadinya efek negative terhadap lingkungan yang diakibatkan oleh aktivitas kerja
5 Tingkat Penerapan Manajement SMK3 minimal 80%
6 Semua pekerjaan wajib memakai APD yang sesuai
Program K3
1 Melaksanakan rencanaka K3 dengan menyediakan sumber
2 Melakukan Inspeksi secara rutin terhadap kondisi dan cara kerja berbahaya
3 Memastikan semua pekerja untuk mematuhi peraturan yang telah ditetapkan.
4 Menekankan tanggung jawab para manajer dalam melaksanakan program keselamatan kerja
5 Pencegahan Cedera dan Penyakit yang terkait dengan pekerjaan
6 Mengembangakan dan memelihara lingkungan kerja fisik yang
Struktur Organisasi K3
Penanggung
Jawab K3
Emergency/Kedar
P3K
uratan
B.1. Identifikasi bahaya, Penilaian risiko, Pengendalian dan Peluang.
TABEL 1. IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, PENETAPAN PENGENDALIAN RISIKO K3
PENILAIAN RESIKO
No. JENIS/TYPE PEKERJAAN IDENTIFIKASI BAHAYA DAMPAK TINGKAT SKALA PRIORITAS PENETAPAN PENGENDALIAN RESIKO K3
KEKERAPAN KEPARAHAN
RESIKO
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1. Menggunakan Metode
2. Menyusun Instruksi Kerja
Pelaksana dan Ahli K3 3. Melakukan Pelatihan Kerja
1 Pekerjaan Atap Terjatuh dari ketinggian menyebabkan patah tulang Luka ringan/berat Jarang Berat Berat
Konstruksi 4. Pengunaan APD yang Sesuai
B.2. Rencana tindakan (sasaran & program)
TABEL PENYUSUNAN SASARAN DAN PROGRAM K3
SASARAN KHUSUS PROGRAM
No. JENIS/TYPE PEKERJAAN PENEGENDALIAN BAHAYA JANGKA INDIKATOR PENANGGUNG
URAIAN TOLOK UKUR SUMBER DAYA MONITORING
WAKTU PENCAPAIAN JAWAB
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1. Rambu
2. SDM sesuai
dengan
Lulus tes dan paham Kebutuhan
2. SDM sesuai Sebelum
Tersedia Metode dan mengenai sistem 100 % Sesuai Pelaksana dan Ahli K3
1 Pekerjaan Atap Melakukan Pelatihan Kepada Pekerja dengan bekerja harus Cheklist
Instruksi Kerja keselamatan standart Konstruksi
Kebutuhan sudah lengkap
pekerjaan Atap
3. APD
Jakarta, 21 April 2023
PT. DAME ULI JADIAMAN INDAH
Andica Parsaktian H
Direktur
C. Dukungan Keselamatan Konstruksi
JADWAL PROGRAM KOMUNIKASI
NO. JENIS KOMUNIKASI PIC WAKTU PELAKSANAAN
1 Induksi Keselamatan Konstruksi (Safety Pagi hari dan pergantian shift
nduction) Pelaksana dan Ahli K3 Konstruksi untuk pekerja baru/dipindahkan/
tamu
2 Pertemuan pagi hari (safety morning) Setiap pagi hari sebelum kerja
Pelaksana dan Ahli K3 Konstruksi
06.30 s/d 07.00
3 Pertemuan Kelompok Kerja (toolbox Setiap pagi hari sebelum kerja
meeting) Pelaksana dan Ahli K3 Konstruksi 06.30 s/d 07.00
4 Rapat Keselamatan Konstruksi Setiap sore hari setelah kerja
Pelaksana dan Ahli K3 Konstruksi
(construction safety meeting) dalam waktu 1 minggu sekali
Jakarta, 21 April 2023
PT. DAME ULI JADIAMAN INDAH
Andica Parsaktian H
Direktur
D. Operasi Keselamatan Konstruksi
D.1. Perencanaan Dan Pengendalian Operasi
Nama Pekerja -
Nama Paket Pekerjaan : RUMAH SUSUN BARAK REMBUNAI 2 LANTAI KDS C
Lokasi :
Tanggal Pekerjaan -
Alat Pelindung Diri yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan
1 Topi Pelindung (Safety Helmet) ; √ 6 Sarung Tangan (Safety Gloves); √
2 Pelindung Mata (Goggles, Spectacles); √ 7 Sepatu Keselamatan (Safety Shoes); untuk Staf √
3 Tameng Muka (Face Shield); √ 8 Sepatu Keselamatan (Rubber Safety Shoes and toe cap) √
4 Pelindung Telinga (Ear Plug, Ear Muff); √ 9 Penunjang Seluruh Tubuh (Full Body Harness); √
5 Pelindung Pernafasan Dan Mulut (Masker); √ 10 Rompi Keselamatan (Safety Vest); √
Urutan Langkah Pekerjaan Identifikasi Bahaya Pengendalian Penanggung Jawab
Menggunakan metode, menyusun
Terjatuh dari ketinggian
Pekerjaan Atap instruksi kerja, melakukan pelatihan Pelaksana dan Ahli K3 Konstruksi
menyebabkan patah tulang
kerja, penggunaan APD yg sesuai
D.2. Kesiapan Dan Tanggapan Terhadap kondisi darurat
Jika terjadi kecelakaan kerja kami sudah menyiapkan ke rumah sakit yang ditunjuk yang terdekat dan tenaga kerja sudah dibuatkan BPJS Ketenagakerjaan dan kesehatan kerja
Jakarta, 21 April 2023
PT. DAME ULI JADIAMAN INDAH
Andica Parsaktian H
Direktur
E. Evaluasi Keselamatan Konstruksi
E.1 Pemantauan dan Evaluasi
Tabel Jadwal Inspeksi dan Audit
BULAN KE -
NO. JENIS KOMUNIKASI PIC
1 2 3 4 5 6
1 Inspeksi Keselamatan Konstruksi Pelaksana dan Ahli K3 Konstruksi √ √ √ √ √ √
2 Patroli Keselamatan Konstruksi Pelaksana dan Ahli K3 Konstruksi √ √ √ √ √ √
3 Audit internal Pelaksana dan Ahli K3 Konstruksi √ √ √ √ √ √
E.2. Tinjauan Manajemen
Kami lakukan Tinjauan manajemen dengan cara Rapat K3 / Safety meeting mingguan dengan melibatkan semua perwakilan pekerja-pekerja secara teratur kegiatan
Operasi Keselamatan termasuk perencanaan operasi secara berkesinambungan dengan tujuan meningkatkan kinerja keselamatan dan kesehatan kerja
E.3. Peningkatan Kinerja Keselamatan Konstruksi
Pengendalian pemeriksaan dan evaluasi kinerja K3 dilakukan mengacu pada kegiatan yang dilaksanakan pada bagian D. (Pengendalian Operasional) berdasarkan upaya
pengendalian pada bagian C (Perencanaan K3) sesuai dengan uraian Tabel 2 (Sasaran dan Program K3).
Hasil pemeriksaan dan evaluasi kinerja K3 pada bagian E. Diklasifikasikan dengan kategori sesuai dan tidak sesuai tolok ukur sebagaimana ditetapkan pada table 2. Sasaran
dan Program K3.
Hal-hal yang tidak sesuai, termasuk bilamana terjadi kecelakaan kerja dilakukan peningjauan ulang untuk di ambil tindakan perbaikan.
Jakarta, 21 April 2023
PT. DAME ULI JADIAMAN INDAH
Andica Parsaktian H
Direktur