0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan6 halaman

Program Kerja

Dokumen ini adalah program kerja Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kota Madiun untuk periode 2022-2027. Terdapat berbagai bidang fokus seperti organisasi, hukum, hubungan antar lembaga, pendidikan, pelayanan, kesejahteraan, kesekretariatan, dan bendahara, dengan rencana kegiatan yang mencakup optimalisasi keanggotaan, pelatihan, advokasi hukum, dan pengembangan pelayanan keperawatan. Tujuan utama adalah meningkatkan kualitas dan kesejahteraan perawat serta memperkuat posisi organisasi dalam bidang kesehatan.

Diunggah oleh

Dyah Surya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan6 halaman

Program Kerja

Dokumen ini adalah program kerja Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kota Madiun untuk periode 2022-2027. Terdapat berbagai bidang fokus seperti organisasi, hukum, hubungan antar lembaga, pendidikan, pelayanan, kesejahteraan, kesekretariatan, dan bendahara, dengan rencana kegiatan yang mencakup optimalisasi keanggotaan, pelatihan, advokasi hukum, dan pengembangan pelayanan keperawatan. Tujuan utama adalah meningkatkan kualitas dan kesejahteraan perawat serta memperkuat posisi organisasi dalam bidang kesehatan.

Diunggah oleh

Dyah Surya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM KERJA

PERIODE 2022-2027

TIM PERUMUS
MUSYAWARAH DAERAH
DEWAN PENGURUS DAERAH
PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONESIA
KOTA MADIUN

Madiun, 20 Pebruari 2022


Ketua : Ns Ahmad Pamuji, [Link], M.H Kes
Anggota : Ns Moch. Yudi Kriswanto, [Link]
Ns Grendina Tariart, [Link]
Ns Sarbani, [Link]
Ns Sri Lestari, [Link]
Rudianto, AMd. Kep
Gatot Yulis S, AMd. Kep
1. BIDANG ORGANISASI DAN KADERISASI.
1.1. Optimalisasi penguatan organisasi pada semua struktur.
1.1.1. Rapat kerja organisasi di semua level kepengurusan.
1.1.2. Rakor bidang organisasi di semua level kepengurusan.
1.1.3. Audiensi dengan lembaga pemerintah dan non pemerintah
dalam rangka memperkenalkan organisasi profesi.
1.2. Pemetaan, pengkawalan, dan penguatan keanggotaan.
1.2.1. Optimalisasi sistem online keanggotaan yang semakin baik dan
memberikan daya ungkit untuk pemenuhan kebutuhan anggota.
1.2.2. Monev sistem keanggotaan secara berkala koordinasi dengan
Bidang Infokom.
1.3. Kaderisasi kepemimpinan organisasi.
1.3.1. Pelatihan Kepemimpinan.
1.3.2. Monev sistem kaderisasi secara berkala.
1.4. Pengelolaan dan pembinaan anggota.
1.4.1. Capacity Building Bidang OKK
1.4.2. Monev Bidang Organisasi.
1.5. Penataan dan penguatan peran dan fungsi Ikatan/Himpunan, dan
Badan-badan lainnya.
1.5.1. Rapat koodinasi Bidang OKK dengan Badan Kelengkapan.
1.5.2. Monev keorganisasian DPD dan Badan Kelengkapan.
1.5.3. Capacity Building DPD dan Badan Kelengkapan.
1.6. Penataan Protokoler Organisasi.
1.6.1. Optimalisasi Sistem keprotokoleran organisasi.
1.6.2. Monev berkala sistem keprotokoleran organisasi.

2. BIDANG HUKUM DAN PEMBERDAYAAN POLITIK.


2.1. Optimalisasi implementasi UU 38/2014.
2.1.1. Rapat kerja bidang hukum dan pemberdayaan politik.
2.1.2. Rapat koordinasi dengan bidang lain, telaah berbagai peraturan
perundang undangan yang menyangkut keperawatan.
2.1.3. Sosialisasi, workshop dan seminar.
2.1.4. Dokumentasi laporan setiap kegiatan.
2.2. Pengkawalan penyelarasan dan pengembangan peraturan terkait
keperawatan dan kesehatan.
2.2.1. Rapat kerja dan koordinasi dengan bidang-bidang lain.
2.2.2. Konsultasi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat.
2.3. Pemetaan dan pengawalan posisi strategis perawat dalam
kebangsaan dan politik.
2.3.1. Rapat kerja dan koordinasi dengan bidang-bidang lain.
2.3.2. Dokumentasi laporan setiap kegiatan.
2.4. Advokasi dan bantuan hukum PPNI dan anggota.
2.4.1. Rapat kerja dan organisasi dengan BBH PPNI.
2.4.2. Workshop, seminar tentang perlindungan hukum bagi perawat.
2.4.3. Pendampingan bagi anggota Perawat yang berdampak hukum
bersama dengan BBH PPNI.

3. BIDANG HUBUNGAN ANTAR LEMBAGA


1.1. Membangun jejaring kerjasama antar lembaga Pemerintah dan Non
Pemerintah.
1.1.1. Sosialisasi peran organisasi profesi PPNI ke Lembaga
Pemerintah dan Non Pemerintah.
1.1.2. Road show dan menjalin kerjasama dengan lembaga
Pemerintah dan Non Pemerintah.
1.1.3. Seminar/Webinar “Trending Topik Permasalahan Kesehatan
Indonesia/Dunia”.
1.2. Pemantapan pencitraan profesi perawat melalui berbagai media.
1.2.1. Penjadwalan pengurus DPD untuk selalu hadir pada
pertemuan atau rapat issue strategis dibidang kesehatan dan
non kesehatan.
1.3. Optimalisasi fungsi hubungan masyarakat (HUMAS).
1.3.1. Bekerjasama dengan sekretaris DPD untuk selalu terinformasi
setiap kegiatan DPD.
1.3.2. Mewartakan setiap kegiatan DPD dibeberapa media sosial.
1.4. Monitoring dan evaluasi
4. BIDANG PENDIDIKAN DAN PELATIHAN.
4.1 Penataan dan pengkawalan pendidikan berkualitas program vokasi, profesi
dan spesialis keperawatan.
4.1.1 Mendorong dan memfasilitasi anggota PPNI Kota untuk meningkatkan
kualifikasi pendidikan.
4.1.2 Memberikan pembinaan dan pendampingan pada institusi pendidikan.
4.1.3 Optimalisasi peningkatan mutu lulusan dengan melakukan koordinasi
dengan AIP dalam pelaksanaan UKOM

4.2 Penataan dan pembinaan lembaga penyelenggaraan pelatihan


4.2.1 Sosialisasi dan penerapan PKB edisi 3.
4.2.2 Melakukan koordinasi Bidang Diklat untuk pelaksanaan PKB.
4.2.3 Melakukan monev dalam pelaksanaan PKB.

5. BIDANG PENELITIAN DAN INFOKOM.


5.1 Penguatan dan pengembangan aplikasi berbasis IT untuk menunjang kinerja
organisasi.
5.2. Pemutakhiran dan maintenance portal berita.
5.3. Memfasilitasi posting dan pemberitaan berbagai kegiatan DPD PPNI Kota
Madiun.
5.4 Monitoring dan evaluasi

6. BIDANG PELAYANAN.
6.1 Optimalisasi iplementasi pelayanan keperawatan.
6.2. Pengembangan pelayanan keperawatan.
6.2.1 Implementasi praktik berbasis SDKI-SLKI-SIKI.
6.2.2 Melakukan suport kepada Institusi Pelayanan Kesehatan untuk
penerapan SDKI SIKI dan SLKI dalam praktik keperawatan profesional.
6.2.3 Evaluasi Implementasi prakti berbasis SDKI-SLKI-SIKI.
6.3 Penguatan organisasi pelayanan keperawatan.
Pengembangan kerjasama lintas program dan lintas sektoral dalam
penguatan posisi struktur organisasi pada institusi pelayanan keperawatan.

7. BIDANG KESEJAHTERAAN.
7.1 Optimalisasi kesejahteraan perawat.
Kerjasama lintas semua Bidang dalam organisasi PPNI dan lintas sektor diluar
PPNI.
7.2 Ada ketersediaan dana dari anggota, untuk anggota, oleh anggota, sehingga
dana tersebut dapat dijadikan:
7.3 Santunan kepada anggota (bencana, kematian, dll).
7.4 Pelaksanaan arisan DPD PPNI Kota Madiun.
7.5 Mengembangkan bidang usaha produktif di DPD PPNI Kota Madiun.

8. KESEKRETARIATAN.
8.1. Penataan ulang sekretariat baru.
8.2. Reinventarisasi aset DPD PPNI Kota Madiun.
8.3. Optimalisasi sistem pengarsipan (surat masuk dan keluar, laporan kegiatan,
laporan perjalanan tugas,dll) DPD PPNI Kota Madiun.
8.4. Penataan ulang berbagai alur pelayanan administratif kepada anggota.
8.5. Menjalin komunikasi dan koordinasi bersama dengan administrator/sekretaris
DPK dalam hal kesekretariatan.
8.6. Monotoring dan Evaluasi

9. BENDAHARA.
9.1. Penataan kembali sistem pelaporan keuangan DPD PPNI Kota Madiun
(seluruh pembayaran melalui transfer).
9.2. Penyiapan dan penyampaian laporan keuangan DPD PPNI Kota Madiun
secara berkala.
9.3. Melaksanaan koordinasi dengan bidang-bidang dalam penggunaan dana DPD
PPNI Kota Madiun.
9.4. Monitoring dan evaluasi

Anda mungkin juga menyukai