0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan8 halaman

Modul Ajar Deep Learning

Modul ajar ini berfokus pada pengajaran piktogram dan diagram batang dalam mata pelajaran Matematika untuk siswa kelas IV. Tujuan pembelajaran mencakup kemampuan analisis data dan interpretasi visual, dengan pendekatan pembelajaran yang melibatkan kegiatan praktis dan kolaboratif. Materi ini juga mengintegrasikan nilai-nilai kejujuran dan kreativitas dalam menyajikan data secara visual.

Diunggah oleh

nuraeni651
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan8 halaman

Modul Ajar Deep Learning

Modul ajar ini berfokus pada pengajaran piktogram dan diagram batang dalam mata pelajaran Matematika untuk siswa kelas IV. Tujuan pembelajaran mencakup kemampuan analisis data dan interpretasi visual, dengan pendekatan pembelajaran yang melibatkan kegiatan praktis dan kolaboratif. Materi ini juga mengintegrasikan nilai-nilai kejujuran dan kreativitas dalam menyajikan data secara visual.

Diunggah oleh

nuraeni651
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : MATEMATIKA


BAB 6 : PIKTOGRAM DAN DIAGRAM BATANG

A. IDENTITAS MODUL
Nama Sekolah : UPT SD Negeri 104 Jalajja
Nama Penyusun : Nuraeni, [Link]
vfdvrMata Pelajaran : Matematika
Kelas / Fase / Semester : IV (Empat) / B / II (Genap)
Alokasi Waktu ; 10 JP (5 kali pertemuan @ 2 JP)
Tahun Pelajaran : 2025/ 2026

B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK


● Pengetahuan Awal: Peserta didik mampu menghitung dan membandingkan jumlah
benda dalam suatu kumpulan. Mereka juga dapat membaca tabel sederhana dengan
dua kolom.
● Minat: Peserta didik memiliki minat dalam mengumpulkan data tentang hal-hal yang
mereka sukai, seperti mainan, warna favorit, atau jenis olahraga, dan melihatnya
dalam bentuk visual yang menarik.
● Latar Belakang: Peserta didik sering melihat data yang disajikan secara visual di
lingkungan sekitar (misalnya, grafik di televisi, poster di mading sekolah), meskipun
belum memahami cara membaca atau membuatnya secara formal.
● Kebutuhan Belajar:
○ Visual: Membutuhkan contoh piktogram dan diagram batang yang jelas dan
berwarna untuk menarik perhatian dan memudahkan pemahaman.
○ Auditori: Membutuhkan diskusi kelompok untuk menafsirkan data bersama-sama
dan penjelasan lisan dari guru tentang cara membaca setiap sumbu pada diagram
batang.
○ Kinestetik: Membutuhkan kegiatan langsung seperti melakukan survei sederhana
di kelas, mengumpulkan data, dan menggambar piktogram atau diagram batang
sendiri.

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN


● Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai:
○ Konseptual: Memahami bahwa data dapat disajikan dalam berbagai bentuk visual
(piktogram, diagram batang) untuk mempermudah pembacaan dan perbandingan.
Memahami fungsi skala dalam piktogram dan diagram batang.
○ Prosedural: Mampu membaca, menafsirkan, dan menyajikan data dalam bentuk
piktogram dan diagram batang (tegak dan mendatar).
● Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Keterampilan menyajikan dan
membaca data sangat penting untuk memahami informasi di berbagai bidang, seperti
melihat hasil polling, data cuaca, atau informasi penjualan di toko.
● Tingkat Kesulitan: Rendah hingga Sedang. Membaca piktogram dan diagram batang
dengan skala satu satuan relatif mudah. Tantangannya adalah saat menafsirkan data
yang menggunakan skala (misalnya, 1 gambar mewakili 4 siswa) dan membuat
diagram batang sendiri dengan skala yang tepat.
● Struktur Materi: Dimulai dengan piktogram sebagai representasi data yang lebih
konkret menggunakan gambar, kemudian beralih ke diagram batang yang lebih
abstrak namun efisien dalam menyajikan data.
● Integrasi Nilai dan Karakter: Mengintegrasikan nilai kejujuran dalam menyajikan
data, ketelitian dalam membaca skala, dan kemampuan berpikir kritis dalam
menafsirkan dan membandingkan data.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
● Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak
Mulia: Menerapkan kejujuran dan objektivitas saat mengumpulkan dan menyajikan
data tanpa memanipulasinya.
● Kewargaan: Bekerja sama dalam kelompok untuk mengumpulkan data kelas dan
menyajikannya secara visual.
● Penalaran Kritis: Menganalisis dan menginterpretasi data yang disajikan dalam
piktogram dan diagram batang untuk menarik kesimpulan (misalnya, menentukan
mana yang paling banyak atau paling sedikit).
● Kreativitas: Merancang piktogram dengan gambar atau simbol yang relevan dan
menarik, serta membuat diagram batang yang rapi dan mudah dibaca.
● Kolaborasi: Berdiskusi dengan teman sekelompok untuk memutuskan cara terbaik
menyajikan data yang telah dikumpulkan.
● Kemandirian: Mampu membaca dan menafsirkan data dari sebuah diagram secara
individu.
● Kesehatan: Menjaga kebersihan dan kerapian setelah melakukan aktivitas survei dan
menggambar di kertas.
● Komunikasi: Mampu mempresentasikan dan menjelaskan data yang telah disajikan
dalam bentuk diagram kepada teman-teman sekelas.
DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)


Pada akhir Fase B, murid memiliki kemampuan sebagai berikut:
 Analisis Data dan Peluang
Mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis dan menginterpretasi data
dalam bentuk tabel, diagram gambar, piktogram, dan diagram batang (skala satu
satuan).

B. LINTAS DISIPLIN ILMU


● Sains (IPA): Menyajikan data hasil pengamatan atau percobaan (misalnya, data
pertumbuhan tanaman) dalam bentuk diagram batang.
● Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Membaca data kependudukan atau data hasil
panen yang disajikan dalam bentuk piktogram atau diagram batang.
● Bahasa Indonesia: Melakukan survei tentang buku favorit di kelas dan menyajikan
hasilnya.
● Seni Budaya dan Prakarya (SBdP): Menggambar simbol (untuk piktogram) dan
mewarnai diagram batang agar menarik secara visual.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
● Pertemuan 1: Peserta didik mampu menampilkan dan menafsirkan data dari
piktogram (skala satu satuan). (2 JP)
● Pertemuan 2: Peserta didik mampu menampilkan dan menafsirkan data dari
piktogram (dengan skala). (2 JP)
● Pertemuan 3: Peserta didik mampu menampilkan dan menafsirkan data dari diagram
batang tegak. (2 JP)
● Pertemuan 4: Peserta didik mampu menampilkan dan menafsirkan data dari diagram
batang mendatar. (2 JP)
● Pertemuan 5: Peserta didik mampu menyelesaikan masalah dengan
membandingkan data dari piktogram dan diagram batang. (2 JP)

D. INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN


1. Peserta didik dapat membaca data yang disajikan dalam bentuk piktogram.
2. Peserta didik dapat menyajikan data sederhana ke dalam bentuk piktogram.
3. Peserta didik dapat memahami penggunaan skala pada piktogram (misal: 1 gambar
mewakili 4 siswa).
4. Peserta didik dapat membaca data yang disajikan dalam bentuk diagram batang
(tegak dan mendatar).
5. Peserta didik dapat menyajikan data sederhana ke dalam bentuk diagram batang.
6. Peserta didik dapat menentukan data terbesar, terkecil, dan selisih data dari diagram
yang disajikan.

E. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL


Data alat tulis siswa, warna bunga di taman sekolah, transportasi ke sekolah, hobi atau
makanan favorit siswa, dan data peminjaman buku di perpustakaan.

F. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
● Model Pembelajaran: Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning)
sederhana, Pembelajaran Kooperatif.
● Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning)
○ Mindful Learning: Melatih siswa untuk teliti membaca judul, label, dan skala
pada diagram agar tidak salah dalam menginterpretasi data.
○ Meaningful Learning: Siswa mengumpulkan dan menyajikan data dari
lingkungan mereka sendiri (teman sekelas), sehingga mereka merasa memiliki
data tersebut dan memahami kegunaannya.
○ Joyful Learning: Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan survei, menggambar,
dan permainan "membaca data" yang membuat proses belajar menjadi aktif dan
menyenangkan.

● Metode Pembelajaran: Survei, Diskusi, Demonstrasi, Penugasan.


● Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Diferensiasi Konten: Menyediakan data dengan jumlah kategori dan rentang
nilai yang berbeda. Ada data sederhana dan ada data yang lebih kompleks yang
memerlukan penggunaan skala.
○ Diferensiasi Proses: Siswa dapat memilih untuk menyajikan data dalam bentuk
piktogram atau diagram batang. Guru memberikan bantuan dalam menentukan
skala yang sesuai bagi kelompok yang membutuhkan.
○ Diferensiasi Produk: Hasil akhir dapat berupa piktogram yang digambar tangan,
diagram batang yang dibuat di kertas berpetak, atau presentasi lisan hasil analisis
data.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
● Lingkungan Sekolah: Bekerja sama dengan petugas perpustakaan untuk
mendapatkan data peminjaman buku atau dengan guru kelas lain untuk
membandingkan data hobi siswa.
● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Menugaskan siswa untuk mencari contoh
piktogram atau diagram batang di koran, majalah, atau internet dengan bantuan
orang tua.
● Mitra Digital: Menggunakan alat pembuat diagram online sederhana untuk
menunjukkan bagaimana data dapat divisualisasikan dengan cepat.
LINGKUNGAN BELAJAR
● Ruang Fisik: Menata kelas untuk memudahkan kegiatan survei dan kerja kelompok.
Memajang hasil karya diagram siswa di mading kelas sebagai "Pojok Data Kelas 4".
● Ruang Virtual: Membagikan cotntoh-contoh diagram yang menarik dan informatif
melalui grup belajar.
● Budaya Belajar: Mendorong siswa untuk bertanya tentang data ("Apa artinya ini?",
"Mengapa data ini penting?") dan membangun sikap kritis terhadap informasi yang
disajikan secara visual.
PEMANFAATAN DIGITAL
● **Menayangkan video singkat tentang bagaimana data digunakan dalam kehidupan
sehari-hari (misal: oleh reporter berita).
● **Menggunakan proyektor untuk mendemonstrasikan cara membuat diagram batang
yang rapi dan proporsional.

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI


PERTEMUAN 1 (2 JP : 70 MENIT)
Topik: Piktogram (Skala Satu Satuan)
KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)
● Pembukaan: Salam, doa, presensi.
● Apersepsi (Meaningful): Guru bertanya, "Jika Ibu ingin tahu ada berapa pensil,
pulpen, dan penghapus di tas kalian, bagaimana cara mencatatnya agar mudah
dilihat?". Guru memandu ke arah penggunaan tabel.
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
● Eksplorasi (Kinestetik & Joyful):
1. Siswa dalam kelompok mengeluarkan alat tulis dari tas mereka.
2. Mereka menghitung jumlah setiap jenis alat tulis (buku, pulpen, pensil, dll.).
3. Guru memperkenalkan piktogram atau diagram gambar.
4. Siswa menyajikan data alat tulis mereka dalam bentuk piktogram di selembar
kertas, di mana satu gambar mewakili satu benda.
● Diskusi Terbimbing (Mindful): Setiap kelompok memajang karyanya. Guru
memandu diskusi kelas untuk membaca data dari piktogram kelompok lain. "Di
kelompok A, benda apa yang paling banyak? Berapa jumlahnya?".
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Proses: Kelompok yang datanya terlalu banyak dapat dibatasi hanya menghitung
3 jenis alat tulis.
○ Produk: Piktogram hasil kerja kelompok.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)


● Refleksi: "Apakah lebih mudah melihat data dalam bentuk gambar atau daftar
angka?"
● Rangkuman: Menyimpulkan bahwa piktogram membantu kita melihat perbandingan
data dengan cepat.
● Tindak Lanjut: Memberi data sederhana (misal: data mainan Karel) dan meminta
siswa membuatnya menjadi piktogram di rumah.
● Penutup: Doa dan salam.

PERTEMUAN 2 (2 JP : 70 MENIT)
Topik: Piktogram (dengan Skala)
KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)
● Pembukaan: Salam, doa, presensi.
● Apersepsi: Guru menunjukkan piktogram PR dan bertanya, "Bagaimana jika jumlah
siswanya sangat banyak, misalnya 20 orang? Apakah kita harus menggambar 20
orang?"
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
● Pengenalan Konsep (Mindful): Guru memperkenalkan konsep skala. "Agar lebih
ringkas, kita bisa membuat kesepakatan. Misalnya, 1 gambar orang mewakili 4 siswa."
● Demonstrasi: Guru menunjukkan contoh piktogram data siswa kelas I-VI yang
menggunakan skala. Guru menunjukkan cara membacanya: "Jika di kelas IV ada 6
gambar, dan 1 gambar = 4 siswa, maka jumlah siswa kelas IV adalah 6 x 4 = 24
siswa."
● Latihan Terbimbing: Siswa diajak membaca piktogram berskala lainnya secara
bersama-sama.
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Proses: Siswa yang kesulitan dengan perkalian skala dibantu dengan penjumlahan
berulang. Siswa yang cepat paham diberi tantangan untuk menentukan skala yang
paling cocok untuk suatu data.
○ Produk: Siswa mengerjakan lembar kerja menafsirkan piktogram berskala.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: "Apa gunanya skala pada piktogram?"
● Rangkuman: Menyimpulkan bahwa skala digunakan untuk menyajikan data dalam
jumlah besar secara lebih efisien.
● Tindak Lanjut: Memberikan satu soal piktogram berskala.
● Penutup: Doa dan salam.

PERTEMUAN 3 (2 JP : 70 MENIT)
Topik: Diagram Batang Tegak
KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)
● Pembukaan: Salam, doa, presensi.
● Apersepsi (Meaningful): Guru bertanya, "Selain dengan gambar, adakah cara lain
untuk menunjukkan data? Pernahkah kalian melihat grafik dengan batang-batang
yang naik ke atas?"
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
● Pengenalan Konsep (Visual): Guru memperkenalkan diagram batang dan bagian-
bagiannya: judul, sumbu tegak (frekuensi/jumlah), dan sumbu datar (kategori).
● Demonstrasi (Mindful): Guru mengambil data dari pertemuan sebelumnya (misal:
data ekstrakurikuler) dan menunjukkan langkah demi langkah cara membuat diagram
batang tegak di papan tulis berpetak, menekankan pentingnya skala yang konsisten
dan lebar batang yang sama.
● Aktivitas Kelompok (Kinestetik & Joyful):
1. Setiap kelompok melakukan survei sederhana di antara anggotanya (misal: "Apa
olahraga favoritmu?").
2. Mereka mencatat data dalam tabel.
3. Mereka menggambar diagram batang tegak dari data tersebut.
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Proses: Guru membantu kelompok yang kesulitan menentukan skala pada sumbu
tegak. Kelompok yang lebih cepat dapat mencoba membuat diagram dari data
yang lebih kompleks.
○ Produk: Diagram batang tegak hasil kerja kelompok.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)


● Refleksi: "Apa yang ditunjukkan oleh tinggi sebuah batang pada diagram batang
tegak?"
● Rangkuman: Menyimpulkan cara membuat dan membaca diagram batang tegak.
● Tindak Lanjut: Memberikan data dalam tabel dan meminta siswa membuat diagram
batang tegak di rumah.
● Penutup: Doa dan salam.

PERTEMUAN 4 (2 JP : 70 MENIT)
Topik: Diagram Batang
KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)
● Pembukaan: Salam, doa, presensi.
● Apersepsi: Guru menanyakan tentang materi yang telah dipelajari.
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
● Pengenalan Konsep (Visual): Guru memperkenalkan diagram batang Mendatar,
menjelaskan bahwa posisi sumbu kategori dan sumbu frekuensi ditukar. Sumbu tegak
untuk kategori, sumbu datar untuk frekuensi/jumlah.
● Diskusi Terbimbing: Guru bersama siswa mengubah diagram batang tegak dari
pertemuan sebelumnya menjadi diagram batang mendatar. Siswa diajak
membandingkan keduanya dan menyimpulkan bahwa informasinya tetap sama,
hanya penyajiannya yang berbeda.
● Aktivitas Individu: Siswa diberikan data (misal: jumlah bunga di taman sekolah) dan
diminta untuk menyajikannya dalam bentuk diagram batang mendatar.
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Proses: Siswa yang kesulitan dapat diberi kertas berpetak yang sudah diberi label
sumbu sebagai panduan.
○ Produk: Diagram batang mendatar yang dibuat siswa.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: "Apa perbedaan utama antara diagram batang tegak dan mendatar?"
● Rangkuman: Menyimpulkan cara membuat dan membaca diagram batang mendatar.
● Tindak Lanjut: Memberikan satu set data dan meminta siswa memilih ingin
membuatnya menjadi diagram batang tegak atau mendatar.
● Penutup: Doa dan salam.

PERTEMUAN 5 (2 JP : 70 MENIT)
Topik: Membandingkan Data dari Diagram
KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)
● Pembukaan: Salam, doa, presensi.
● Apersepsi: Guru menampilkan sebuah piktogram dan sebuah diagram batang secara
berdampingan. "Kedua diagram ini menunjukkan data. Bagaimana cara kita
mengambil informasi dari keduanya?"
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
● Problem Solving (Mindful & Kritis): Guru menyajikan sebuah masalah yang
membutuhkan informasi dari dua diagram berbeda. Contoh:
○ Diagram 1 (Piktogram): Data transportasi siswa ke sekolah.
○ Diagram 2 (Diagram Batang): Data lomba yang diikuti siswa.
○ Pertanyaan: "Berapa selisih antara jumlah siswa yang paling banyak mengikuti
lomba dengan jumlah siswa yang naik mobil ke sekolah?"
● Langkah Pemecahan Masalah: Guru memandu siswa:
1. Baca dan temukan informasi yang dibutuhkan dari Diagram 1 (jumlah siswa naik
mobil).
2. Baca dan temukan informasi yang dibutuhkan dari Diagram 2 (jumlah siswa lomba
terbanyak).
3. Lakukan operasi hitung (pengurangan) untuk menemukan selisihnya.

● Kerja Kelompok (Joyful): Setiap kelompok mendapat lembar kerja berisi 2 diagram
dan beberapa pertanyaan perbandingan atau gabungan data. Mereka berdiskusi
untuk menemukan jawabannya.
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Proses: Kelompok yang kesulitan dibantu untuk fokus pada satu diagram terlebih
dahulu sebelum membandingkan.
○ Produk: Lembar kerja kelompok yang telah diisi.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: "Apa yang harus kita lakukan sebelum menjawab pertanyaan tentang
diagram?" (Membaca dan memahami diagramnya terlebih dahulu).
● Rangkuman: Menyimpulkan bahwa kita dapat menggabungkan dan membandingkan
informasi dari berbagai jenis diagram untuk mendapatkan wawasan baru.
● Tindak Lanjut: Memberikan latihan soal sumatif untuk persiapan evaluasi bab.
● Penutup: Doa dan salam.

H. ASESMEN PEMBELAJARAN
ASESMEN DIAGNOSTIK
● Tanya Jawab: Di awal bab, guru menunjukkan sebuah tabel sederhana data hobi
siswa dan bertanya, "Hobi apa yang paling banyak disukai? Hobi apa yang paling
sedikit?". Ini untuk mengecek kemampuan dasar membaca tabel.
ASESMEN FORMATIF
● Tanya Jawab: Selama pembelajaran: "Jika satu gambar mewakili 5 buku, berapa
banyak buku jika ada 4 gambar?", "Pada diagram batang ini, batang mana yang paling
tinggi? Apa artinya?".
● Produk Proses: Hasil piktogram dan diagram batang yang dibuat oleh kelompok.
Guru menilai kelengkapan (judul, label, skala) dan kerapiannya.
● Latihan Singkat: Memberikan sebuah diagram (piktogram atau batang) dan 3-4
pertanyaan singkat terkait data di dalamnya.
ASESMEN SUMATIF
● Proyek Mini:
○ Tugas: "Survei Favoritku".
○ Instruksi: Setiap siswa melakukan survei sederhana kepada 10 teman tentang
topik favorit (misal: mata pelajaran, buah, atau warna). Kemudian, siswa
menyajikan data hasil survei tersebut dalam bentuk piktogram berskala ATAU
diagram batang di kertas HVS.
● Tes Tertulis: Memberikan soal evaluasi di akhir bab yang berisi:
○ Satu piktogram berskala dengan beberapa pertanyaan interpretasi.
○ Satu diagram batang dengan beberapa pertanyaan interpretasi.
○ Sebuah data dalam tabel yang harus disajikan kembali oleh siswa dalam bentuk
diagram batang.

Mengetahui Jalajja, 2026


Kepala Sekolah Guru Kelas

ERIANA, [Link] NURAENI,[Link]


NIP.197212312008012042 NIP.198805062022212003

Anda mungkin juga menyukai