0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan4 halaman

Program Linear Part 1

Dokumen ini membahas tentang program linear, termasuk cara menentukan penyelesaian pertidaksamaan linear dua variabel dan sistem pertidaksamaan linear. Contoh-contoh diberikan untuk menggambarkan cara menentukan daerah penyelesaian dan model matematika dari masalah sehari-hari. Terdapat juga penjelasan singkat mengenai cara menentukan daerah penyelesaian berdasarkan nilai koefisien dalam persamaan.

Diunggah oleh

Rosita Ramadhani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan4 halaman

Program Linear Part 1

Dokumen ini membahas tentang program linear, termasuk cara menentukan penyelesaian pertidaksamaan linear dua variabel dan sistem pertidaksamaan linear. Contoh-contoh diberikan untuk menggambarkan cara menentukan daerah penyelesaian dan model matematika dari masalah sehari-hari. Terdapat juga penjelasan singkat mengenai cara menentukan daerah penyelesaian berdasarkan nilai koefisien dalam persamaan.

Diunggah oleh

Rosita Ramadhani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM LINEAR

A. Menentukan penyelesaian pertidaksamaan linear dua variabel


Bentuk umum :
ax + by < c
ax + by > c
ax + by  c
ax + by  c
x, y adalah variabel
a, b, dan c  R

Contoh : Tentukan daerah penyelesaian dari pertidaksamaan 2x + 4y  8


Jawab :
Menentukan titik potong dengan sumbu x dan sumbu y dengan membuat tabel sbb :
X 0 4
Y 2 0
Jadi titik potong dengan sumbu x (4,0) dan dengan sumbu y (0,2)
y

2
DP
x
4
Dari gambar diatas terlihat bahwa daerah penyelesaian (DP) untuk pertidaksamaan 2x
+ 4y  8
B. Menentukan daerah penyelesaian suatu sistem pertidaksamaan liniear dengan dua variabel.
Sistem pertidaksamaan linear dua variabel adalah gabungan dua atau lebih pertidaksamaan
linear dua variabel.
Contoh :
Tentukan daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linear
x+y  5
x + 2y  6
x0
y0
Jawab :
x+y  5
X 0 5
Y 5 0

x + 2y  6
X 0 6
Y 3 0

DP
x
5 6
C. Menentukan fungsi tujuan dan kendala dari program linear
Langkah langkah menuliskan persoalan sehari-hari kedalam bentuk model matematika
yaitu :
1. Menuliskan ketentuan-ketentuan yang ada dalam model matematika SPLDV
2. Membuat pemisalan untuk objek objek yang belum diketahui dalam bentuk variabel
variabel, misalkan x dan y
3. Membuat sistem pertidaksamaan linear dari hal hal yang sudah diketahui

Contoh 1 :
Sebuah pesawat terbang mempunyai kapasitas 48 buah tempat duduk yang terbagi dalam
dua kelas yaitu kelas A dan kelas B. Setiap penumpang kelas A diberi hak yaitu membawa
barang 60 kg, sedang penumpang kelas B diberi hak membawa barang hanya 20 kg, tempat
bagasi paling banyak dapat memuat 1440 kg. Bila banyaknya penumpang kelas A sebanyak
x orang sedang kelas B sebanyak y orang. Tentukan model matematikanya.
Jawab :
Kelas A Kelas B
Bagasi 60 kg 20 kg
Penumpang x orang y orang

Bagasi : 60x + 20y  1440 3x + y  72


Penumpang : x + y  48
Banyak penumpang tidak pernah negatif : x  0, y  0
Sehingga diperoleh model matematikanya adalah :
3x + y  72
x+y  48
x 0
y 0
Contoh 2 :
Mas Bejo membeli 6 buku tulis dan 8 pensil di suatu toko buku. Untuk itu Mas Bejo harus
membayar Rp.6.900. Sedangkan Bang Jarwo hanya membeli 1 buah buku tulis dan 1 buah
pensil dengan harga Rp.1.050. Apabila harga dari sebuah buku rupiah dan sebuah pensil
dinyatakan dengan xdany, buatlah model matematika dari permasalahan tersebut!
Jawab:
Berdasarkan jumlah uang yang dibayar oleh Mas Bejo, didapat hubungan:
6x + 8y = 6.900
Berdasarkan jumlah uang yang dibayar oleh Bang Jarwo, didapat hubungan:
x+ y = 1.050
Maka model matematikanya adalah:
6x + 8y = 6.900 dan
x + y = 1.050 dengan x dan y ε C

Cara singkat :

Misal terdapat garis ax + by = c

Jika b > 0 (positif)

• Daerah penyelesaian dari ax + by  c adalah daerah di atas garis


• Daerah penyelesaian dari ax + by  c adalah daerah di bawah garis

Jika b < 0 (negatif)

• Daerah penyelesaian dari ax + by  c adalah daerah di bawah garis


• Daerah penyelesaian dari ax + by  c adalah daerah di atas garis

Anda mungkin juga menyukai