Bismillahirrohmanirrohiim,,
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh
Salam Sejahtera untuk kita semua
Shalom om swastiastu, namo budhaya, salam Kebajikan
Yang saya hormati bapak Natsir [Link] [Link] dan Ibu Rumina [Link] [Link] selaku dosen
penguji proposal saya pada pagi hari ini
Pada hari ini Sabtu, 10 Januari 2026 saya Alfa Wahyu Maulida mahasiswa prodi Pendidikan
Agama Islam dengan NIM 20224811016 akan mempresentasikan proposal saya yang
berjudul “Pengaruh Model Project Based Learning terhadap Peningkatan Hasil Belajar
Pendidikan Agama Islam pada Siswa Kelas VIII SMP PGRI Jabung”
Baiklah penelitian ini dilatarbelakangi oleh
Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk pengetahuan, sikap, dan
praktik keagamaan peserta didik. Namun, berdasarkan hasil observasi awal di SMP PGRI
Jabung, ditemukan bahwa hasil belajar PAI siswa kelas VIII masih belum optimal, khususnya
pada pemahaman dan penerapan materi ibadah.
Salah satu faktor penyebabnya adalah pola pembelajaran yang masih dominan menggunakan
metode ceramah, sehingga siswa cenderung pasif, kurang terlibat, dan sulit mengaitkan
materi dengan praktik nyata.
Sebagai solusi, Project Based Learning (PjBL) dipandang relevan karena menempatkan siswa
sebagai subjek aktif pembelajaran melalui kegiatan proyek nyata, seperti pembuatan poster
atau video praktik ibadah.
Berdasarkan kajian penelitian terdahulu, penerapan PjBL dalam pembelajaran PAI sudah
banyak diteliti, namun sebagian besar berfokus pada variabel motivasi, kemandirian, atau
aspek PAI lain, serta menggunakan desain kuasi eksperimen. Oleh karena itu, penelitian ini
hadir untuk mengisi celah penelitian (research gap) dengan fokus pada peningkatan hasil
belajar PAI secara holistik.
Berangkat dari latar belakang di atas, maka rumusan masalah yang akan penulis
angkat dalam penelitian ini adalah:
1. Bagaimana hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada siswa kelas VIII SMP PGRI
Jabung sebelum diterapkan model Project Based Learning?
2. Bagaimana hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada siswa kelas VIII SMP PGRI
Jabung setelah diterapkan model Project Based Learning?
3. Apakah penerapan model Project Based Learning berpengaruh terhadap peningkatan
hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa kelas VIII SMP PGRI Jabung?
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan yang ingin dicapai dalam
penelitian ini adalah:
1. Untuk mengetahui hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada siswa kelas VIII SMP
PGRI Jabung sebelum diterapkan model Project Based Learning.
2. Untuk mengetahui hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada siswa kelas VIII SMP
PGRI Jabung setelah diterapkan model Project Based Learning.
3. Untuk mengetahui pengaruh penerapan model Project Based Learning terhadap
peningkatan hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) pada siswa kelas VIII SMP
PGRI Jabung.
Penelitian Terdahulu yang Relevan
Penelitian pertama dilakukan oleh Erika Ulfawati (2025) dalam bentuk tesis berjudul
“Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap Motivasi dan Skor
Penilaian Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam”. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, melibatkan dua kelompok, yaitu kelas
eksperimen dan kelas kontrol. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model Project
Based Learning, sedangkan variabel terikatnya terdiri dari dua variabel, yaitu motivasi belajar
dan skor penilaian hasil belajar PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL
berpengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa. Perbedaan
dengan penelitian saya terletak pada desain penelitian dan fokus variabel terikat, di mana
penelitian saya hanya menggunakan satu kelompok (pre-experimental one-group pretest-
posttest) dan memfokuskan pada peningkatan hasil belajar PAI saja, tanpa mengukur
motivasi belajar.
Penelitian kedua adalah skripsi Nurul Safira (2025) yang berjudul “Pengaruh Pembelajaran
Berbasis Project Based Learning (PjBL) pada Pelajaran PAI terhadap Kemandirian Belajar
Siswa di SMP Negeri 1 Pesisir Barat”. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan
desain quasi eksperimen yang melibatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Variabel
bebasnya adalah model PjBL, sedangkan variabel terikatnya adalah kemandirian belajar
siswa. Instrumen yang digunakan meliputi angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil
penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan PjBL terhadap kemandirian belajar
siswa. Perbedaan dengan penelitian saya terletak pada variabel terikat, di mana penelitian
saya menitikberatkan pada hasil belajar PAI, bukan kemandirian belajar, serta menggunakan
desain pre-eksperimental dengan satu kelompok.
Penelitian ketiga dilakukan oleh Milatul Khanifah (2025) dalam bentuk skripsi dengan judul
“Pengaruh Model Project Based Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran PAI
Kelas XI di SMK Mulya Husada Purwokerto”. Penelitian ini menggunakan metode
kuantitatif dengan desain quasi eksperimen yang melibatkan kelompok eksperimen dan
kelompok kontrol. Variabel bebasnya adalah model Project Based Learning, sedangkan
variabel terikatnya adalah hasil belajar PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan
PjBL berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Perbedaan dengan penelitian saya
terletak pada jenjang pendidikan dan desain penelitian, di mana penelitian saya dilakukan di
SMP kelas VIII dan menggunakan desain one-group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol.
Penelitian keempat adalah skripsi Patma Sari (2025) yang berjudul “Pengaruh Penerapan
Project Based Learning terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik pada
Pembelajaran PAI di SMKN 8 Pinrang”. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
dengan desain korelasional. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penerapan PjBL,
sedangkan variabel terikatnya adalah kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hasil
penelitian menunjukkan adanya hubungan dan pengaruh positif antara penerapan PjBL dan
peningkatan kemampuan berpikir kritis. Perbedaan dengan penelitian saya terletak pada jenis
desain penelitian dan fokus hasil, karena penelitian saya bersifat eksperimental dan mengukur
peningkatan hasil belajar PAI, bukan kemampuan berpikir kritis.
Penelitian kelima dilakukan oleh Nikmatul Huda, dkk. (2023) dalam bentuk artikel jurnal
berjudul “Pengaruh Penerapan Project Based Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada
Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VIII di SMPN 3 Palembayan”. Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan dua kelompok, yaitu kelas
eksperimen dan kelas kontrol, dengan jumlah responden 54 siswa. Variabel bebasnya adalah
model PjBL, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar PAI. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penerapan PjBL memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap
peningkatan hasil belajar siswa. Perbedaan dengan penelitian saya terletak pada desain
penelitian, di mana penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dua kelompok, sedangkan
penelitian saya menggunakan pre-eksperimental satu kelompok, serta fokus penelitian saya
lebih diarahkan pada peningkatan hasil belajar melalui selisih pretest dan posttest (N-Gain).
Dengan demikian, kebaruan penelitian saya terletak pada penggunaan desain pre-
eksperimental one-group pretest-posttest, fokus pada peningkatan hasil belajar PAI, serta
konteks penelitian pada siswa kelas VIII SMP PGRI Jabung, yang belum dikaji secara
spesifik dalam penelitian terdahulu.