0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan17 halaman

Proposal

Proposal ini mengusulkan pembangunan ruang praktik dan peralatan laboratorium fisika di SMK Penerbangan Nusantara (S.P.N) Ketaping untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memenuhi kebutuhan sarana praktik siswa. Dengan akreditasi 'A' dan lokasi strategis dekat bandara, sekolah ini berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang penerbangan. Diharapkan bantuan dana dapat mendukung pengadaan ruang dan peralatan yang memadai untuk mendukung proses belajar mengajar.

Diunggah oleh

Rahma Fitri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan17 halaman

Proposal

Proposal ini mengusulkan pembangunan ruang praktik dan peralatan laboratorium fisika di SMK Penerbangan Nusantara (S.P.N) Ketaping untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memenuhi kebutuhan sarana praktik siswa. Dengan akreditasi 'A' dan lokasi strategis dekat bandara, sekolah ini berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang penerbangan. Diharapkan bantuan dana dapat mendukung pengadaan ruang dan peralatan yang memadai untuk mendukung proses belajar mengajar.

Diunggah oleh

Rahma Fitri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROPOSAL

PEMBANGUNAN RUANG PRAKTEK DAN PERALATAN LABOR


FISIKA

SMK : SMK Penerbangan Nusantara (S.P.N) Ketaping

Kecamatan : Batang Anai

Kabupaten/Kota : Kabupaten Padang Pariaman

Provinsi : Sumatera Barat

TAHUN 2021

SMK PENERBANGAN NUSANTARA(S.P.N) KETAPING


DINAS PROVINSI SUMATERA BARAT
LEMBARAN PENGESAHAN PROPOSAL PEMBANGUAN

GEDUNG DAN PERALATAN RUANG PRAKTEK FISIKA

SEKOLAH

SMK PENERBANGAN NUSANTARA (S.P.N) KETAPING

Komite SMK Penerbangan Nusantara Kepala SMK Penerbangan Nusantara


Kepala,

Maulidan Rahman,[Link].I Makmur,T,[Link]

Mengetahui,
Kacabdin Pendidikan [Link]

Abinul Hakim,[Link],[Link]
Nip. 19690409 199401 1 001
PROFIL IDENTITAS SEKOLAH

1. NAMA SEKOLAH SMK-Penerbangan Nusantara


( S.P.N ) Ketaping
2. NSS / NPSN [Link].001 / 10308465
3. STATUS AKREDITASI Terakreditasi “ A “
Telepon Sekolah : (0751) 484959
HP : 08126710733
4. [Link]
Nomor 801/1626/Disdik/2009
Tanggal 07 April 2009
5. BIDANG STUDY KEAHLIAN Tekhnologi dan Rekayasa

6. PROGRAM STUDY Tekhnologi Pesawat Udara


KEAHLIAN
1. Airframe Power Plant
2. Avionic Elektric.

7. KEPALA SEKOLAH
Nama Makmur T, [Link]
NRK 1003009.-
SK yang mengangkat Yayasan
Nomor SK 039/YPKMN/X/2019
Tanggal 16 Oktober 2019
TMT 16 Oktober 2019/2024
8. NAMA YAYASAN Yayasan Pengembangan Karya Mandiri
Nusantara
Nama Ketua Yayasan Eddy Suryadi, ST
9. ALAMAT YAYASAN Komplek Graha Agung Perdana Blok D No.
36
Kel. Batipuh Panjang, Kec. Koto Tangah
Kota Padang
10. KOMITE SEKOLAH
Nama Komite Sekolah Maulidan Rahman, [Link]
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL / COVER

LEMBAR PENGESAHAN

HALAMAN IDENTITAS SEKOLAH / PROFIL

KATA PENGANTAR

DAFTAR LAMPIRAN

DAFTAR ISI

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

B. Tujuan dan Sasaran

C. Anasis Potensi dan Tantangan

D. Permasalah dan Alternatif Pemecahan

E. Kopetensi Keahlian dan Data Siswa

F. Rencana Anggaran Biaya

G. Penutup

LAMPIRAN
KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur disampaikan kehadirat Allah SWT Atas limpahan Rahmat dan Karunia-
NYA, sehingga kami telah dapat menyusun Proposal Pembangunan Ruang Praktek dan Peralatan
Biologi beserta perabotnya di SMK Penerbangan Nusantara (S.P.N) Ketaping untuk mengatasi
kekurangan Ruang Praktek Siswa dalam mendidik dan melahirkan peserta didik SMK
Penerbangan Nusantara (S.P.N) Ketaping Tahun Anggaran 2021. Proposal ini dibuat
berdasarkan kebutuhan kebutuhan institusi dalam memenuhi Ruang Praktek Siswa dibidang
penerbangan yang belum memadai.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Bapak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
Sumatera Barat yang telah memfasilitasi SMK Penerbangan Nusantara (S.P.N) Ketaping,
sehingga dapat memenuhi syarat untuk pembangunan Gedung Ruang Praktek Siswa di SMK
Penerbangan Nusantara (S.P.N) Ketaping.
Proposal ini ditujukan kepada Direktorat Pembinaan SMK, Direktorat Jendral Pendidikan
Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Dinas Pendidikan
Provinsi Sumatera Barat sehingga besar harapan kami pembangunan Gedung RPS Electrical
Avionics (Elektronika) SMK Penerbangan Nusantara (S.P.N) Ketaping dapat terwujud.
Atas perhatian Bapak dan demi keterampilan peserta didik kita, sebelumya kami ucapkan
terima kasih.

Tim Penulis
DAFTAR LAMPIRAN

Halaman
1. Surat Pengantar dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi;
2. Pengesahan Proposal oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi;
3. Fotokopi SK Pengangkatan Kepala Sekolah
4. SK Tim Teknis Pembangunan RPS dan pengadaan peralatan praktik SMK dari Kepala
Sekolah/Dinas Pendidikan Provinsi;
5. SK Tim Teknis Pembimbingan Perencanaan dan Pengawasan;
6. Sk Penjabay/Panitia Pengadaan Peralatan;
7. SK Tim Pemeriksa dan Penerima Hasil Pengadaan Barang/Jasa;
8. Fotokopi Ijin Operasional dari Dinas Pendidikan Sumatera Barat;
9. Fotokopi bukti kepemilikan lahan;
10. Fotokopi Surat Ukur Tanah/Peta Bidang Tanah dari BPN;
11. Gambar site plan dan/atau Master Plan (Berskala, kertas A3);
12. Foto lokasi (dari 8 titik yang berbeda) berwarna;
13. Surat Kerjasama (MoU) dengan Dunia Usaha atau Dunia Industri (DU/DI);
14. Rencana Anggaran Biaya;
15. Analisa Harga Satuan Bahan dan Jasa;
16. Data Peserta didik masing-masing kompetensi keahlian yang dibuka pada setiap tingkat,
dan banyak rombongan belajar(Rombel);
17. Analisa Kebutuhan sarana dan prasarana (Jenis, jumlah, spesifik/persyaratan teknis
bangunan);
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Keberhasilan pembangunan dewasa ini sangat tergantung kepada keberadaan


Sumber Daya Manusia (SDM). SDM yang berkualitas merupakan factor penunjang bagi
kemajuan dan keberhasilan pembangunan suatu bangsa. Tanpa SDM yang berkualitas,
mustahil bagi suatu bangsa dapat mencapai kemajuan dalam segala bidang kehidupan.
Ketersediaan SDM yang berkualitas tentunya merupakan tanggung jawab fundamental bagi
suatu lembaga pendidikan. Hal tersebut bukanlah perkara yang mudah dan sederhana, tetapi
persoalan yang memerlukan upaya yang serius dan sungguh-sungguh dalam menanganinya.
Pendidikan yang fundamental berkaitan langsung dengan pembentukan kognitif, efektif dan
psikomotor peserta didik secara komprehensif, yang harus mendapat perhatian serius bagi
para pendidik, pimpinan lembaga pendidikan dan masyarakat da DUDI sebagai pengguna
jasa Peserta Didik, serta pemerintah (costumer). Untuk meningkatkan kualitas pendidikan,
khususnya di jenjang pendidikan menengah kejuruan, perlu ditunjang oleh sarana dan
prasarana yang memadai, gedung yang permanen, kokoh dan refresentatif, serta lingkungan
belajar yang nyaman, bersih dan asri sehingga tumbuh rasa bangga dan percaya diri pada
siswa dan mereka akan merasa betah selama berada di sekolah tersebut. Selain itu juga, para
pendidik dapat mampu menciptakan suasana pembelajaran yang sesuai dengan yang
diinginkan.
Permasalahan Negara Republik Indonesia adalah masalah kesejahteraan rakyat,
indikatornya adalah taraf hidup, daya belinya sangat rendah, selain itu jumlah pengangguran
usia produktif/angkatan kerja masih tinggi.; Tahun 2008 jumlah pengangguran angkatan
kerja sekitar 200.000 orang, 80% adalah lulusan SMU dan 20% lulusan SMK.
Memperhatikan fenomena di atas pemerintah dalam hal ini Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Menengah mengeluarkan kebijakan sangat esensial
dan prinsip yaitu pada tahun 2015 jumlah siswa SMK harus 600% dan siswa SMU 40%.
Mulai tahun 2005 Direktorat Pembinaan SMK membangun SMK hampir disetiap
kecamatan, hal ini dimaksudkan agar daya tampung SMK lebih besar. Permasalahannya
adalah sebagian besar komponen SMK belum memenuhi standar minimal seperti ruang
teori, gedung praktikum, sarana ibadah, sarana pembelajaran praktik dan sumber daya guru
produktif yang belum terpenuhi.
SMK Penerbangan Nusantara (SPN)Ketaping Kabupaten Padang Pariaman didirikan
pada tahun 2009 yang lokasinya sangat strategis berdekatan dengan Bandara Internasional
Minangkabau dampaknya sangat baik yaitu animo masyarakat melebihi daya tampung
sekolah. Kompetensi Keahlian yang ada di SMK Penerbangan Nusantara
(SPN)Ketaping adalah dua (2) Kompetensi Keahlian. Pertama Kompetensi Keahlian
Airframe Powerplant dan Avionic Electric.
Ruang kelas yang digunakan merupakan hasil kerja keras Pimpinan Sekolah dan
Yayasan YPKMN Sumbar dan partisipasi masyarakat, namun jumlahnya masih kurang.
Permasalahan yang perlu segera diatasi adalah kurangnya Ruang Praktek dan Alat Praktek
siswa,selama ini kami banyak belajar teori, hal ini disebabkan belum memadai tersedianya
ruang praktik siswa yang cukup, dengan mata pelajaran produktif beserta kurangnya
peralatan praktik di semua bidang keahlian.
Sejalan dengan Kebijakan Pemerintah untuk memberikan keterampilan sesuai dengan
bidang keahlian dan sejalan pula dengan amanat UUD 1945 untuk mencerdaskan kehidupan
bangsa guna meningkatkan tingkat kesejahteraan, maka kami SMK Penerbangan Nusantara
( S.P.N.) Ketaping terus berjuang dengan berbagai upaya agar SMK Penerbangan Nusantara
( S.P.N.) Ketaping menjadi sekolah unggulan di Sumatera Barat untuk semua Bidang
Keahlian Teknologi yang dibuka pada SMK Penerbangan Nusantara (SPN) Ketaping.
Melalui proposal ini kami sampaikan permohonan bantuan untuk memberikan
Bantuan Ruang Praktik Siswa (RPS), Ruang Kelas Baru (RKB), dan Peralatan Praktik
TIK, agar meminimalisir tuntutan standar sarana dan prasarana yang memadai.

B. Tujuan dan Sasaran


Tujuan dan sasaran yang diharapkan tercapai dari proposal ini adalah :
1. Pembangunan Ruang Praktek Siswa (RPS) mata pelajaran Fisika
2. Pengadaan Peralatan Praktek yang lebih memadai.
Dengan melihat rombongan belajar yang selalu meningkat dari tahun ke tahun
maka sarana pendidikan yang memadai tentulah menjadi prasyarat yang harus dipenuhi
untuk meningkatkan kualitas peserta didik, apalagi diera globalisasi informasi saat ini
menuntut penguasaan keterampilan pada setiap jurusan, sedangkan SMK Penerbangan
Nusantara (SPN) Ketaping selama ini belum terpenuhi peralatan praktik yang memadai
sebagai sarana pembelajaran, maka SMK Penerbangan Nusantara (SPN) Ketaping sangat
membutuhkan kelengkapan peralatan praktik untuk lebihmenunjang pembelajaran siswa.
Melalui proposal ini kami sampaikan permohonan bantuan Dana Alokasi Khusus
(DAK) agar mendekati standar minimal sesuai dengan tuntutan standar sarana dan
prasarana SMK.

Visi Sekolah
Menjadi sekolah yang menghasilkan SDM Penerbangan yang mampu bersaing di
industri penerbangan nasional dan internasional.

Misi Sekolah
 Menjadikan peserta didik 98% setiap lulusan diserap di dunia penerbangan baik di

dalam maupun di luar negeri.

 Pencapaian mutu lulusan ujian nasional rata-rata nilai UN diatas Nilai 65 (enam puluh

lima)

 Meningkatkan mutu sarana dan prasarana pendidikan dan pelatihan guna mendukung

sistem pembelajaran

 Menjalin kerja sama dengan stakeholder dibidang penerbangan

 Menghasilkan lulusan yang prima, profesional dan beretika


Tujuan Sekolah
1. Untuk membantu menyiapkan tenaga teknologi tingkat menengah Bidang Penerbangan

dan kedirgantaraan, untuk menjawab tantangan dan peluang menghadapi era

perdagangan bebas dan otonomi daerah.

2. Memberikan kesempatan pada lulusan SLTP yang berbakat dan mempunyai

kemampuan untuk dididik dalam Teknologi Penerbangan dan Kedirgantaraan yang

mandiri dan professional dan memiliki kemauan.

3. Ikut berpartisipasi membantu Pemerintah dibidang Pendidikan khususnya untuk tenaga

Teknisi Penerbangan yang sangat dibutuhkan dewasa ini.

Rencana Strategis
Sasaran sekolah pada tahun pelajaran 2020-2021 sebagai berikut :

1. Sekolah memiliki standar kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) dan Kurikulum

2013 sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan

2. Sekolah memiliki perangkat pembelajaran lengkap yang meliputi kalender pendidikan,

program tahunan, program semester, silabus, dan bahan ajar serta referensi , untuk

semua tingkat kelas

3. PAKEM mampu dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya oleh peserta didik

4. Sekolah mampu mengembangkan strategi penilaian

5. Sekolah memiliki standar pengembangan bahan dan sumber pembelajaran

6. Sekolah memiliki model pembelajaran bagi siswa berprestasi dan siswa yang menghadapi

kesulitan belajar

7. Sekolah dapat meningkatkan profesionalisme dalam kinerja sebagai tenaga edukatif

8. Pencapaian hasil rata-rata Nilai Ujian Nasional minimal memenuhi standar kelulusan

9. Sekolah mampu meningkatkan kedisiplinan siswa.


10. Sekolah mampu mengembangkan prestasi non akademik siswa melalui kegiatan

ekstrakurikuler.

11. Sekolah mampu mengembangkan kompetensi kepala sekolah, guru dan karyawan

sekolah, sesuai dengan tugas dan keahliannya

12. Sekolah mampu mengembangkan system monitoring dan evaluasi kinerja ketenagaan

13. Sekolah mampu memberdayakan fasilitas dan potensi sekolah

14. Sekolah mampu mencipatkan kerjasama atau MOU dengan berbagai DU/DI sesuai

dengan program keahlian

15. Diterimanya lulusan SMK Penerbangan di DU/DI yang relevan.

16. Sekolah mampu mengadakan dan merawat perpustakaan, laboratorium komputer,

laboratorium sesuai program keahlian .

17. Sekolah memiliki pengembangan administrasi sekolah

18. Sekolah mampu mencapai SPM (Standar Pelayanan Minimal)

C. ANALISIS POTENSI DAN TANTANGAN

1. POTENSI

a) Semangat belajar yang tinggi dari anak didik dan peningkatan Animo Siswa /

Masyarakat untuk masuk pendidikan Penerbangan bertambah setiap tahun.

b) Tersedianya lokasi untuk pengembangan pembangunan gedung sekolah.

c) Staff pendidik yang dimiliki sangat potensial yang terdiri dari pendidik dari berbagai

perguruan tinggi, dan Praktisi Penerbangan serta Guru yang berpengalaman.

d) Kerjasama dengan dunia usaha dan industri bagi siswa SMK – Penerbangan Nusantara

( S.P.N ) Ketaping dalam PRAKERIN, dan On Job Training ( OJT ) seperti, Garuda

Indonesia, Lion Air, PT. Dirgantara Indonesia, MMF-GMF Surabaya, Aero Flyer, Pol
isi Udara Pondok Cabe. Lulusan terbuka luas untuk memasuki perguruan tinggi

penerbangan terutama Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia ( STPI ) Curug

Tanggerang, dan Fakultas Teknik Iniversitas NURTANIO Bandung atau ITB Jurusan

Aeronautika.

e) Lulusan terbuka luas untuk memasuki perguruan tinggi penerbangan terutama Sekolah

Tinggi Penerbangan Indonesia ( STPI ) Curug Tanggerang, dan Fakultas Teknik

Iniversitas NUTANIO Bandung atau ITB Jurusan Aeronautika.

f) Lulusan SMK – Penerbangan Nusantara ( S.P.N ) Ketaping dari program keahlian

yang ada sangat berpeluang dipasar kerja dewasa ini, tawaran rekrutmen dari berbagai

Airlines sudah banyak masuk ke sekolah kami.

g) Guru diberikan diklat setiap tahunnya di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia di cur

ug.

2. KELEMAHAN

a. Gedung kantor yang belum maksimal atau tempat kegiatan administrasi kurang mema

dai.

b. Sudah memiliki Hanggar dan Workshop yang Representative tapi belum memadai da

n belum maksimal.

c. Masih terdapatnya kekurangan ruang pratek atau ruang praktikum, sehingga proses

pengajaran dilakukan dengan dua shiff yaitu pagi teori dan siang praktek.

d. Pemenuhan alat pratikum dan alat-alat untuk pratek yang belum cukup dan harus

dilengkapi segera, demi untuk memenuhi standar kompetensi yang lebih baik.

e. Terdapat beberapa tenaga pendidik yang belum mengikuti pelatihan manajemen dan

sertifikasi, serta pelatihan kompetensi yang belum maksimal.


f. Dana pendamping yang kurang mendukung dari orang tua, sementara dana sangat

diharapkan untuk menutupi kegiatan operasional.

D. PERMASALAHAN DAN ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

1. PERMASALAHAN

a. Ruang kantor atau tempat kegiatan administrasi kurang memadai sehingga proses ke

giatan yang dilakukan belum berjalan dengan maksimal, Dengan keadaan tersebut d

apat dilihat bahwa kami ingin melakukan perubahan ruangan kantor dengan wajah b

aru yang lebih baik lagi dan dapat di operasi dengan semaksimal

b. Ruang pratek untuk siswa yang masih belum memadai atau belum maksimal untuk d

iguanakan.

c. Penambahan Ruang Kelas Baru yang Repsentatif

d. Peralatan atau alat-alat untuk praktek yang belum lengkap dan masih belum

memenuhi Standar Dunia Penerbangan yang akan segera disediakan dengan

berbagai upaya.

2. ALTERNATIF PEMECAHAN

a. Berusaha mencari bantuan dan dukungan pemerintah daerah.

b. Permohonan Bantuan kepada Pemerintah Pusat melalui Bantuan APBN Kementrian

Pendidikan dan Kebudayaan melalui Program Dit PSMK

c. Berusaha mencarikan alternatif lain melalui Donatur lain yang tidak mengikat

d. Mengusahakan tenaga pendidik yang betul-betul memenuhi standar kompetensi dan

sertifikat DSKU Departemen Perhubungan dan sertifikat ISO.


e. Mencari peluang - peluang untuk membina tenaga kependidikan dan pelatihan

manajemen mutu, melalui kerjasama dengan Pelatihan Guru Produktif dengan

Perguruan Tinggi terkait seperti Politeknik Penerbangan Indonesia Curug,Politeknik

Penerbangan Surabaya.

KOMPETENSI KEAHLIAN DAN DATA SISWA

Jumlah
Tingkat II Tingkat Total
Tingkat I
III
N
Bidang/ [Link] Rom Sis Rom Sis Rom Sis Rom Sis
o
Bel Wa Bel Wa Bel Wa Bel Wa

1 Airframe Power Plant 3 94 3 102 4 122 10 318

2 Electrical Avionics 2 55 2 66 3 92 7 213

Jumlah 5 149 5 168 7 214 17 531

Proyeksi Siswa Baru Tahun 2020 / 2021 sd 2024/2025

Jumlah
Tingkat I Tingkat II Tingkat III Total

Rom Sis Rom Sis Rom Sis Rom Sis


N
Bidang/ [Link] Bel Wa Bel Wa Bel Wa Bel Wa
o

1 Airframe Power Plant 4 250 4 223 4 227 12 7000

2 Avionic Elektrik 4 277 4 250 4 273 12 8000

Jumlah 8 527 8 473 8 500 24 15000


F. RENCANA ANGGARAN BIAYA ( RAB )

Agar terarahnya program kegiatan pemenuhan RPS,RKB, dan alat Praktik Siswa,
Kiranya Pemerintah Propinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
memberikan bantuan Penunjang Praktik, melalui DAK Provinsi Sumatera Barat maka
perlu adanya Perencanaan Anggaran Biaya sebagai acuan untuk pemenuhannya.
Secara garis besar masing-masing Program Keahlian Airframe Powerplant dan Electrical
Avionics ini memerlukan alat dan bahan yang diperlukan siswa.
G. PENUTUP
Dengan adanya bantuan DAK Provinsi Sumatera Barat dapat memenuhi
kekurangan RPS,RKB dan peralatan praktik pada SMK Penerbangan Nusantara (SPN)
Ketaping Pada Tahun Anggaran 2021 ini, mudah-mudahan menjadi solusi bagi suatu
permasalahan yang ada. Pengadaan tersebut, khususnya untuk kegiatan belajar teori dan
belajar praktik siswa sangat membantu sekali dalam ketercapaian kompetensi yang
diajarkan. Hal-hal yang belum tersurat pada proposal ini mengenai teknis penerimaan dan
panitia pengadaan perbaikan maka kami akan mengikuti sesuai dengan ketentuan yang
ada.

Demikian proposal permohonan ini dibuat semoga dapat dikabulkan mengingat


keperluan peralatan alat praktik sangat mendesak. Diharapkan dengan bantuan ini SMK
Penerbangan Nusantara (SPN) Ketaping dapat tumbuh dan berkembang sesuai tuntutan
perkembangan jaman, dan bisa menjawab tantangan dunia usaha/dunia industri dalam
menunjang perekonomian Propinsi Sumatera Barat pada umumnya.
NOMOR REKENING
1005-0105-0000-61

SMK PENERBANGAN
NUSANTARA ( S.P.N ) KETAPING

BANK NAGARI SITEBA


PADANG

Anda mungkin juga menyukai