SOAL LATIHAN
ASESMEN SUMATIF AKHIR JENJANG KELAS 6
SENI RUPA
I. Berilah tanda silang (x) pada jawaban A, B, C, atau D di depan jawaban yang benar!
1. Garis yang memiliki kesan lentur, lembut, dan luwes adalah garis...
a. Horizontal
b. Zig-zag
c. Lengkung
d. Tegak
2. Jika warna merah dicampur dengan warna kuning, maka akan menghasilkan warna sekunder yaitu...
a. Hijau
b. Ungu
c. Oranye
d. Cokelat
3. Motif batik "Mega Mendung" yang memiliki ciri khas bentuk menyerupai awan berasal dari daerah...
a. Pekalongan
b. Cirebon
c. Solo
d. Yogyakarta
4. Motif dekoratif Pa'teddong dari Toraja memiliki bentuk dasar yang menyerupai...
a. Akar tanaman
b. Burung Merak
c. Tanduk Kerbau
d. Matahari
5. Ketika kita melihat sebuah permukaan benda yang tampak kasar, dan saat diraba permukaannya memang terasa
kasar, maka benda tersebut memiliki tekstur...
a. Nyata
b. Semu
c. Halus
d. Maya
6. Tekstur semu adalah kondisi di mana suatu permukaan benda...
a. Terasa kasar saat diraba dan dilihat
b. Terlihat kasar namun terasa halus saat diraba
c. Terlihat halus namun terasa kasar saat diraba
d. Memiliki permukaan yang tidak beraturan
7. Berikut ini yang merupakan bahan alam yang sering digunakan untuk membuat karya kolase adalah...
a. Plastik bekas dan sedotan
b. Kertas kado dan pita
c. Biji-bijian dan daun kering
d. Logam dan kaca
8. Pengulangan unsur garis atau bentuk secara teratur dan terus-menerus dalam sebuah karya seni disebut
dengan...
a. Tekstur
b. Irama/Ritme
c. Gradasi
d. Gelap terang
9. Jika kita melihat sebuah motif kain batik yang mengulang bentuk lingkaran secara konsisten, maka unsur rupa
yang mengalami pengulangan adalah...
a. Warna
b. Tekstur
c. Bentuk
d. Ruang
10. Susunan pola yang dihasilkan dari pengulangan garis lurus dan garis lengkung secara bergantian akan
menciptakan kesan...
a. Statis dan kaku
b. Dinamis dan luwes
c. Berantakan
d. Monoton
11. Dalam gambar perspektif, untuk menciptakan keseimbangan dan kesan jarak, benda yang letaknya semakin jauh
dari pandangan mata seharusnya digambar...
a. Lebih besar dan jelas
b. Lebih kecil dan memudar
c. Sama besar dengan benda di depan
d. Lebih tebal garisnya
12. Agar sebuah gambar perspektif terlihat seimbang dan menyatu, semua garis sejajar pada objek akan bertemu di
satu titik yang disebut...
a. Titik focus
b. Titik tengah
c. Titik hilang
d. Titik bantu
13. Perhatikan gambar!.
Objek pohon yang diletakkan di sisi kiri dan kanan jalan dengan ukuran yang proporsional bertujuan untuk
mencapai...
a. Kontras warna
b. Keseimbangan (Balance)
c. Tekstur semu
d. Kesatuan bentuk
14. Bahan bekas yang paling kuat dan mudah dibentuk untuk digunakan sebagai struktur dinding dalam pembuatan
maket rumah adalah...
a. Kantong plastik
b. Kardus atau karton tebal
c. Sisa kain perca
d. Kertas koran basah
15. Untuk membuat bagian atap maket rumah agar terlihat bertekstur, kita bisa memanfaatkan bahan bekas berupa...
a. Botol plastik bening
b. Potongan sedotan atau karton gelombang
c. Plastik pembungkus makanan
d. Kaleng bekas yang dipipihkan
16. Ketika seorang seniman menyusun motif bunga yang sama secara berulang dengan jarak yang tetap pada
sebuah kain batik, jenis ritme yang dihasilkan adalah...
a. Oposisi
b. Repetisi
c. Gradasi
d. Transisi
17. Perhatikan deskripsi berikut: "Dalam sebuah lukisan, terdapat garis-garis vertikal yang dipadukan dengan garis-
garis horizontal secara tajam sehingga menciptakan kesan kontras." Jenis ritme ini disebut...
a. Repetisi murni
b. Oposisi
c. Alur murni
d. Harmoni
18. Perbedaan mendasar antara ritme repetisi dan ritme oposisi terletak pada...
a. Jumlah warna yang digunakan dalam gambar.
b. Cara penyusunan unsur (kesamaan vs pertentangan unsur).
c. Ukuran media gambar yang digunakan seniman.
d. Alat yang digunakan untuk menggambar.
19. Manakah di bawah ini yang merupakan contoh penerapan ritme oposisi dalam sebuah karya visual?
a. Deretan tiang listrik yang berjajar rapi di pinggir jalan.
b. Susunan ubin lantai dengan motif dan warna yang identik.
c. Perpaduan bentuk lingkaran besar di samping bentuk segitiga yang tajam dan kontras.
d. Gambar ombak laut yang digambar dengan garis lengkung yang mengalir.
20. Prinsip ritme repetisi sering digunakan untuk menciptakan kesan...
a. Konflik dan ketegangan visual.
b. Keteraturan, kesatuan, dan harmoni yang tenang.
c. Kekacauan yang dinamis.
d. Perubahan bentuk yang sangat drastis.
21. Poster yang baik harus menggunakan bahasa yang tidak bertele-tele agar pesan mudah ditangkap. Hal ini sesuai
dengan syarat poster, yaitu...
a. Panjang dan lebar
b. Singkat dan padat
c. Rumit dan puitis
d. Abstrak dan kusam
22. Agar poster mampu menarik perhatian masyarakat umum yang sedang melintas, maka poster sebaiknya dibuat
dengan...
a. Tulisan yang sangat kecil dan banyak
b. Warna-warna yang pucat dan gelap
c. Perpaduan warna yang kontras dan gambar yang menarik
d. Menggunakan kertas yang tipis dan transparan
23. Perhatikan ciri-ciri berikut!
1. Menggunakan kalimat yang panjang.
2. Kalimat bersifat persuasif (mengajak).
3. Menggunakan gambar yang mencolok.
4. Bahasa yang digunakan sulit dipahami.
Ciri-ciri poster yang baik ditunjukkan oleh nomor...
a. 1 dan 2
b. 1 dan 4
c. 2 dan 3
d. 3 dan 4
24. Tujuan utama penggunaan kalimat yang "singkat dan padat" dalam sebuah poster adalah...
a. Agar ruang di kertas poster masih banyak yang kosong
b. Agar pembaca dapat memahami pesan dalam waktu singkat
c. Agar biaya cetak poster menjadi lebih murah
d. Agar poster terlihat lebih sederhana dan tidak berwarna
25. Salah satu syarat poster yang baik adalah "menarik". Unsur yang paling menonjol untuk memenuhi syarat
tersebut adalah...
a. Nama pembuat poster yang ditulis besar
b. Jenis kertas yang digunakan harus sangat mahal
c. Komposisi gambar dan tata letak tulisan yang estetis
d. Jumlah kata yang mencapai ribuan dalam satu poster
26. Teknik pembuatan kerajinan tanah liat yang dilakukan dengan meletakkan gumpalan tanah di atas alat yang
dapat berputar secara horizontal disebut teknik...
a. Pijit tekan (pinching)
b. Lempengan (slabbing)
c. Putar (throwing)
d. Cetak (casting)
27. Salah satu ciri utama pembuatan kerajinan menggunakan teknik cetak tuang adalah...
a. Menghasilkan bentuk yang simetris dan silindris
b. Memerlukan cetakan dari bahan gips untuk menyerap air
c. Tanah liat harus diputar dengan kecepatan tinggi
d. Menggunakan jari tangan untuk menekan tanah liat
28. Alat utama yang digunakan oleh pengrajin gerabah untuk membuat bentuk kendi atau vas bunga agar hasilnya
simetris dan halus adalah...
a. Pahat kayu
b. Butsir
c. Meja putar
d. Cetakan silicon
29. Keuntungan menggunakan teknik cetak dibandingkan teknik putar dalam produksi kerajinan tanah liat adalah...
a. Hasilnya lebih unik dan tidak ada yang sama
b. Memerlukan waktu yang lebih lama untuk satu produk
c. Dapat memproduksi barang dalam jumlah banyak dengan bentuk yang identic
d. Tidak memerlukan bahan tambahan seperti gips
30. Seorang siswa ingin membuat piring hias dalam jumlah banyak dengan motif yang sama persis. Teknik
membentuk yang paling tepat digunakan adalah...
a. Teknik pijit
b. Teknik pilin
c. Teknik putar
d. Teknik cetak
31. Perhatikan sebuah lukisan yang didominasi oleh warna-warna gelap seperti hitam dan biru tua dengan goresan
garis yang tegas dan tajam. Kesan subjektif apa yang paling kuat terpancar dari penggunaan unsur rupa
tersebut?
a. Kegembiraan dan keceriaan
b. Ketegangan dan kesedihan
c. Kelembutan dan kasih saying
d. Kesucian dan ketenangan
32. Dalam sebuah lukisan pemandangan, pelukis menggunakan teknik gradasi warna yang sangat halus pada bagian
langit. Penilaian subjektif penonton terhadap unsur warna tersebut biasanya menimbulkan perasaan...
a. Kekacauan dan kebingungan
b. Semangat yang meluap-luap
c. Kedamaian dan ketentraman
d. Kemarahan yang terpendam
33. Jika seseorang melihat lukisan abstrak yang menggunakan tekstur kasar (impasto) yang menonjol keluar dari
kanvas, kesan subjektif yang muncul seringkali berkaitan dengan...
a. Kejujuran dan kedinamisan emosi
b. Kehalusan budi pekerti
c. Kelemahan dan kerapuhan
d. Kepasrahan pada keadaan
34. Penggunaan garis-garis lengkung yang saling bertumpuk secara organis dalam sebuah karya lukis seringkali
diinterpretasikan secara subjektif oleh pengamat sebagai simbol...
a. Kekuatan bangunan yang kokoh
b. Kehidupan yang luwes dan dinamis
c. Aturan yang kaku dan mengikat
d. Teknologi yang serba canggih
35. Sebuah lukisan memiliki komposisi yang tidak seimbang (asimetris) dengan satu objek besar di pojok kiri bawah
dan ruang kosong yang luas di sisi lainnya. Secara subjektif, unsur ruang ini dapat memberikan kesan...
a. Kepadatan dan keramaian
b. Keadilan dan kesetaraan
c. Kesunyian atau kesepian
d. Keamanan dan perlindungan
II. Isilah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang tepat!
36. Dalam proses pembuatan layang-layang, faktor keseimbangan sangat penting untuk diperhatikan agar layang-
layang dapat ....
37. Alat utama yang digunakan untuk menorehkan cairan malam (lilin) pada kain dalam pembuatan batik tulis
adalah ..
38. Titik pusat di mana garis-garis proyeksi bertemu dan seolah-olah menghilang dalam gambar perspektif disebut ....
39. Dalam teknik perspektif satu titik hilang, jika posisi mata pengamat berada tepat di depan objek, maka titik hilang
biasanya terletak di .... garis cakrawala.
40. Salah satu tujuan utama diadakannya pameran karya seni di sekolah bagi siswa adalah untuk meningkatkan ….
41. Pameran sekolah berfungsi sebagai sarana bagi siswa untuk …. yang telah dibuat selama proses belajar.
42. Dengan adanya pameran, siswa termotivasi untuk terus berkarya. Hal ini menunjukkan bahwa pameran bertujuan
untuk ….
43. Sesuai dengan namanya, bahan yang digunakan sebagai pengencer utama pada media cat air adalah ….
44. Berbeda dengan cat air, cat minyak memerlukan cairan khusus seperti linseed oil atau terpentin sebagai ….
45. Perbedaan mendasar antara cat air dan cat minyak jika dilihat dari bahan pelarutnya adalah penggunaan air
untuk cat air dan …. untuk cat minyak.
III. Jawablah pertanyaan dibawah ini!
46. Setiap orang memiliki kemampuan dan gaya yang berbeda dalam berkarya. Jelaskan 3 cara positif yang dapat
kamu lakukan untuk mengapresiasi hasil karya seni teman sekelasmu!
Jawab:
47. Jelaskan secara urut langkah-langkah dasar dalam membuat anyaman tunggal (anyaman sasak)!
Jawab:
48. Buatlah satu slogan yang menarik, singkat, dan persuasif untuk sebuah poster dengan tema "Lingkungan Hidup"!
Jawab:
49. Limbah plastik di sekitar kita dapat didaur ulang menjadi barang yang bermanfaat. Pilihlah satu jenis benda pakai
dan rincilah langkah-langkah pembuatannya secara urut!
Jawab:
50. Warna memiliki kekuatan untuk memengaruhi suasana hati dan emosi seseorang. Jelaskan kesan perasaan apa
saja yang biasanya muncul saat seseorang melihat kelompok warna panas, khususnya warna merah dan jingga!
Jawab:
KUNCI JAWABAN
ROMAWI I
1. C
2. C
3. B
4. C
5. A
6. B
7. C
8. B
9. C
10. B
11. B
12. C
13. B
14. B
15. B
16. B
17. B
18. B
19. C
20. B
21. B
22. C
23. C
24. B
25. C
26. C
27. B
28. C
29. C
30. D
31. B
32. C
33. A
34. B
35. C
ROMAW II
36. Terbang dengan stabil (atau tidak miring/oleng saat di udara).
37. Canting
38. Titik hilang (vanishing point)
39. Tengah
40. Apresiasi seni
41. Menampilkan hasil karya
42. Mengembangkan bakat / kreativitas
43. Air
44. Pengencer
45. Minyak
ROMAWI III
46. Jawaban:
1. Memberikan Pujian yang Jujur: Menyampaikan kata-kata positif terhadap bagian yang
dianggap menarik dari karya tersebut, misalnya, "Perpaduan warna yang kamu gunakan
sangat serasi."
2. Memberikan Kritik yang Membangun: Jika ada kekurangan, sampaikan saran dengan sopan
tanpa merendahkan, misalnya, "Karyamu sudah bagus, mungkin akan lebih menarik jika
garisnya dipertegas lagi."
3. Menghargai Proses Pembuatannya: Tidak mengejek hasil karya teman meskipun hasilnya
belum sempurna, karena kita harus menghargai usaha dan kerja keras yang telah mereka
lakukan.
4. Menjaga Karya Tersebut: Tidak merusak, mencoret-coret, atau menyentuh karya teman
tanpa izin, terutama jika karya tersebut sedang dipamerkan.
47. Langkah-langkah dasar dalam membuat anyaman tunggal adalah sebagai berikut:
1. Persiapan: Siapkan dua jenis bahan anyaman (misalnya kertas warna, bambu, atau rotan)
yang telah dipotong menjadi lembaran pita dengan lebar yang sama. Pisahkan menjadi
bagian vertikal (lungsi) dan horizontal (pakan).
2. Pola Dasar: Ambil satu pita pakan, lalu selipkan secara selang-seling (satu-satu) di atas
dan di bawah pita lungsi.
3. Baris Kedua: Masukkan pita pakan kedua dengan posisi yang berlawanan dari baris
pertama (jika baris pertama mulai dari atas, maka baris kedua mulai dari bawah).
4. Pengulangan: Ulangi langkah tersebut hingga seluruh bahan terpakai dan membentuk pola
kotak-kotak seperti papan catur.
5. Penyelesaian: Rapatkan sela-sela anyaman agar terlihat rapi dan kunci bagian ujungnya
(bisa dengan dilem atau dilipat) agar tidak terlepas.
48. Kebijakan Guru
Kunci Jawaban (Alternatif):
"Hijaukan Bumi, Selamatkan Masa Depan."
"Satu Pohon, Berjuta Kehidupan."
"Buanglah Sampah pada Tempatnya, Jaga Alam Tetap Bersih."
(Skor maksimal diberikan jika slogan relevan dengan tema, menggunakan bahasa yang
menarik, dan bersifat mengajak).
49. Kebijakan Guru
Kunci Jawaban (Contoh: Pot Tanaman dari Botol Plastik):
1. Siapkan alat dan bahan (botol plastik bekas, gunting/cutter, cat, dan tanah).
2. Bersihkan botol plastik dari label atau sisa minuman.
3. Potong botol menjadi dua bagian menggunakan gunting atau cutter.
4. Lubangi bagian bawah botol sebagai saluran pembuangan air.
5. Hias botol dengan cat agar tampilan lebih menarik.
6. Masukkan tanah dan tanaman ke dalam botol yang sudah siap.
(Skor maksimal diberikan jika langkah-langkah yang dituliskan logis, urut, dan detail).
50. Kelompok warna panas seperti merah dan jingga secara psikologis memberikan kesan yang
kuat dan aktif. Berikut adalah rinciannya:
1. Warna Merah: Menimbulkan kesan perasaan yang berani, penuh energi, gairah
(passion), semangat, namun bisa juga memberikan kesan peringatan atau kemarahan.
2. Warna Jingga: Menimbulkan kesan perasaan yang ceria, hangat, ramah, dan penuh
antusiasme. Warna ini sering dikaitkan dengan kenyamanan dan kreativitas.