66
V.1. CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB
A. Rasional Mata Pelajaran Bahasa Arab
Bahasa Arab merupakan bahasa yang sangat penting untuk
dikembangkan, karena di samping sebagai bahasa agama, ia juga
sebagai bahasa internasional. Penguasaan bahasa Arab saat ini juga
telah menjadi tuntutan sebagai konsekuensi dari adanya proses
globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang berlangsung
sangat pesat. Saat ini, bahasa Arab tidak saja dijadikan sebagai
bahasa studi agama, akan tetapi juga digunakan sebagai bahasa
ekonomi, pariwisata, politik, dan keamanan global. Untuk merespon
perkembangan tersebut, maka bahasa Arab juga tidak hanya cukup
diajarkan dengan tujuan untuk memahami literatur keagamaan
semata, namun juga harus diorientasikan pada penguasaan bahasa
sebagai alat komunikasi baik lisan maupun tulisan.
Pembelajaran bahasa Arab di madrasah secara bertahap dan
holistik diarahkan untuk menyiapkan peserta didik memiliki
kecakapan berbahasa, yaitu: a) mampu mengekspresikan perasaan,
pikiran, dan gagasan secara verbal-komunikatif; b) mampu
menginternalisasi keterampilan berbahasa Arab dengan baik
sehingga peserta didik menjadi terampil menggunakan bahasa Arab
dalam berbagai situasi; c) mampu menggunakan bahasa Arab untuk
mempelajari ilmu-ilmu agama, pengetahuan umum, dan
kebudayaan; dan d) mampu mengintegrasikan kemampuan
berbahasa Arab dengan perilaku yang tercermin dalam sikap
moderat, berpikir kritis, dan sistematis.
Pembelajaran bahasa Arab pada jenjang MI, MTs, MA/MAK
diharapkan dapat membantu peserta didik berhasil mencapai
kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Arab sebagai bagian dari
life skills. Pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran bahasa
Arab umum adalah pendekatan berbasis teks (genre-based approach),
pendekatan komunikatif, dan lain sebagainya.
Pendekatan berbasis teks (genre-based approach) yakni
pembelajaran difokuskan pada teks dalam berbagai moda, baik lisan,
tulisan, visual, audio, maupun multimodal. Tahapan dalam
pendekatan berbasis teks ada empat yaitu:
1. Building Knowledge of the Field (BKoF): Guru membangun
pengetahuan atau latar belakang pengetahuan peserta didik
terhadap topik yang akan ditulis atau dibicarakan. Pada tahapan
ini, guru juga membangun konteks budaya dari teks yang
diajarkan.
2. Modelling of the Text (MoT): Guru memberikan model/contoh teks
sebagai acuan bagi peserta didik dalam menghasilkan karya, baik
secara lisan maupun tulisan.
3. Joint Construction of the Text (JCoT): Guru membimbing peserta
didik dan bersama-sama memproduksi teks.
4. Independent Construction of the Text (ICoT): Peserta didik
memproduksi teks lisan dan tulisan secara mandiri.
B. Tujuan Mata Pelajaran Bahasa Arab
Pembelajaran bahasa Arab di madrasah mempunyai tujuan
untuk mempersiapkan peserta didik memiliki kemampuan
menggunakan bahasa Arab sebagai alat komunikasi global dan alat
untuk mendalami agama dari sumber autentik yang pada umumnya
67
menggunakan bahasa Arab dan melalui proses rantai keilmuan
(isnad) yang terus bersambung hingga sumber asalnya yaitu Al-
Qur’an dan Hadis.
C. Karakteristik Mata Pelajaran Bahasa Arab
Pembelajaran bahasa Arab di madrasah diorientasikan untuk
memberikan tiga kompetensi yaitu:
1. Kompetensi berbahasa (al-kifayah al-lughawiyyah)
Sebuah kompetensi dasar dalam bahasa yang meliputi empat
kemahiran berbahasa (al-maharat al-lughawiyyah) yaitu
kemahiran mendengar (maharah al-istima’), kemahiran berbicara
(maharah al-kalam), kemahiran membaca-memirsa (maharah al-
qiraʹah – al-mu’ayanah), dan kemahiran menulis-
mempresentasikan (maharah al-kitabah – at-taqaddumah).
Keterampilan berbahasa tersebut harus dijalankan berdasarkan
unsur-unsur bahasa (al-anashir al-lughawiyyah) yang baik dan
benar meliputi: bunyi (ashwat), kosakata (mufradat), dan kaidah
bahasa (qawa’id al-lughah).
2. Kompetensi berkomunikasi (al-kifayah al-ittishaliyyah)
Kompetensi untuk melakukan tindak tutur dengan bahasa target
dalam berbagai konteks sosial secara lisan dan tulisan. Bahasa
Arab hendaknya dilihat dari sudut pandang fungsionalitasnya,
yaitu sebagai alat komunikasi. Jadi kompetensi berkomunikasi ini
menjadi hal penting yang harus diajarkan.
3. Kompetensi berbudaya (al-kifayah al-tsaqafiyyah)
Pembelajaran bahasa Arab disamping membelajarkan bahasa, ia
mengandung pesan-pesan budaya dari bahasa itu sendiri, budaya
yang dikandung dalam hal ini adalah budaya Arab Islam
(tsaqafah arabiyyah islamiyyah), budaya global umum (tsaqafah
‘alamiyyah ‘ammah), dan budaya lokal khusus (tsaqafah
mahalliyah khashshah). Kandungan budaya ini tercermin dalam
tema-tema atau topik yang diangkat dalam pembelajaran,
misalnya perkenalan, hobi, profesi, kegiatan liburan dan wisata,
cinta Indonesia, pelestarian lingkungan, teknologi informasi dan
komunikasi, tokoh-tokoh Islam, haji umrah, hari-hari besar
Islam, dll.
Berdasarkan hal di atas, tiga kompetensi yang menjadi target
pembelajaran bahasa Arab yaitu kompetensi berbahasa, kompetensi
berkomunikasi dan kompetensi berbudaya digabungkan dalam
kerangka komponen pembelajaran meliputi:
Komponen Pembelajaran Bahasa Arab
Kemahiran Unsur Tema/Topik Ungkapan
Berbahasa Bahasa Komunikatif
Menyimak Sistem Tema/topik Ungkapan
Berbicara bunyi, pembelajaran untuk
Membaca kosakata, yang melakukan
Memirsa pola mengandung tindak tutur
Menulis kalimat/ aspek budaya dalam bahasa
Mempresentasikan gramatikal lokal, religi, target
internasional.
68
Pembelajaran bahasa Arab juga nantinya akan terbagi dalam
beberapa fase yaitu fase A, B, C, D, E, dan F dengan peta jalan
capaian sebagai berikut:
FASE A FASE B FASE C
ELEMEN
Kelas I-II Kelas III-IV Kelas V-VI
Menyimak - Mendengarkan Mendengarkan Mendengarkan
Berbicara secara intensif: secara responsif: secara responsif:
peserta didik peserta didik peserta didik
mampu mampu mampu
mendengarkan memahami memahami ide
komponen bahasa perintah, sapaan, pokok dan
seperti fonem, pertanyaan. membuat
kata, intonasi, tanggapan
penanda wacana. Berbicara secara sederhana.
intensif:
Berbicara secara peserta didik Berbicara secara
imitasi: mampu responsif:
peserta didik menggunakan peserta didik
mampu meniru bahasa Arab mampu merespon
kata, frasa, sesuai dengan dengan bertanya,
kalimat. gramatikal, frasa, menjawab dalam
leksikal, atau percakapan yang
fonologis sebagai sangat sederhana
alat komunikasi sebagai alat
global. komunikasi global.
Membaca - Membaca-Memirsa Membaca-Memirsa Membaca-Memirsa
Memirsa secara perseptif: secara selektif: secara selektif:
peserta didik peserta didik peserta didik
mampu mampu membaca mampu membaca
membaca huruf dan memahami dan memahami
dan memahami wacana yang wacana yang
kata, tanda baca sangat sederhana singkat dalam teks
dalam bentuk teks dalam teks tertulis tertulis atau teks
tertulis atau teks atau teks visual visual
visual
Menulis - Menulis - Menulis - Menulis -
Mempresenta Mempresentasikan Mempresentasikan Mempresentasikan
sikan secara imitasi: secara intensif: secara intensif:
peserta didik peserta didik peserta didik
mampu meniru mampu mampu
dan memaparkan menghasilkan dan menghasilkan dan
huruf, kata, tanda memaparkan memaparkan
baca, dan kalimat kosakata yang kosakata yang
yang sangat sesuai dalam sesuai dalam
sederhana. konteks dan tata konteks dan tata
bahasa yang bahasa yang
benar. benar.
69
FASE D FASE E FASE F
ELEMEN
Kelas VII-IX Kelas X Kelas XI-XII
Menyimak - Mendengarkan Mendengarkan Mendengarkan
Berbicara secara selektif: secara selektif: secara ekstensif:
peserta didik peserta didik peserta didik
mampu mampu mampu membuat
mengeksplorasi mengevaluasi tanggapan dari
informasi yang informasi yang informasi yang
didengar. didengar. didengar.
Berbicara secara Berbicara secara
Berbicara secara
interaktif: interaktif:
ekstensif:
peserta didik peserta didik
peserta didik
mampu mampu mampu berbicara
membangun membangundengan
interaksi dengan interaksi dengan
memproduksi
teks sederhana teks kompleks
bahasa secara
sebagai alat sebagai alat
lisan sebagai alat
komunikasi global. komunikasi global.
komunikasi global.
Membaca - Membaca-Memirsa Membaca-Memirsa
Membaca-Memirsa
Memirsa secara interaktif: secara interaktif:
secara Ekstensif:
peserta didik peserta didik
peserta didik
mampu mampu mampu
memahami dan memahami dan
memahami dan
merefleksi merefleksi
merefleksi teks
beberapa paragraf beberapa paragraf
tertulis atau teks
dalam teks tertulis dalam teks tertulis
visual berupa
atau teks visual atau teks visual
cerita
secara interaktif. secara interaktif.
pendek/artikel/
esai/laporan/
buku.
Menulis – Menulis Menulis Menulis
Mempresenta mempresentasikan mempresentasikan mempresentasikan
sikan secara responsif: secara responsif: secara ekstensif:
peserta didik peserta didik peserta didik
mampu mampu mampu
menghubungkan menghubungkan memproduksi
dan memaparkan dan memaparkan bahasa tulisan
kalimat ke dalam kalimat ke dalam secara bebas dan
paragraf pada paragraf pada mendalam serta
wacana terbatas, wacana terbatas, mampu
dan membuat dan membuat memaparkannya
urutan yang urutan yang dalam konteks
terhubung secara terhubung secara sesuai tema.
logis dari dua atau logis dari empat
tiga paragraf. atau lima
paragraf.
D. Elemen Mata Pelajaran Bahasa Arab
Adapun elemen dalam capaian pembelajaran mengintegrasikan
komponen pembelajaran bahasa Arab di atas sebagai pemandu
adalah kemahiran berbahasa berikut:
Elemen Deskripsi
Menyimak – Menyimak adalah kemampuan memahami,
Berbicara mengidentifikasi, dan menginterpretasi fakta,
ide pokok, urutan peristiwa, makna tersurat
dan tersirat, nilai, fakta dan opini, solusi,
70
Elemen Deskripsi
manfaat, membaca tabel, membuat
pertanyaan, dan menyimpulkan isi teks yang
diperdengarkan.
Berbicara adalah kemampuan menyampaikan
pesan singkat, mengajukan pertanyaan,
mengomunikasikan informasi pada topik-
topik tertentu, menyajikan pendapat dengan
tepat, fasih, terampil, efisien dan efektif
sesuai dengan budaya bahasa target.
Membaca – Membaca adalah kemampuan memahami,
Memirsa menginterpretasi dan menentukan fakta, ide
pokok, urutan peristiwa, makna tersurat dan
tersirat, nilai, fakta dan opini, solusi,
manfaat, membaca tabel, membuat
pertanyaan, dan menyimpulkan isi teks yang
dibaca.
Memirsa adalah kemampuan memperhatikan,
memahami, menggunakan, merefleksi,
menganalisis, mengevaluasi, dan
mengapresiasi struktur, isi, asumsi, nilai,
keyakinan, fungsi sosial teks visual dan teks
multimodal sesuai tujuan dan
kepentingannya.
Menulis – Menulis adalah kemampuan menuliskan kata
Mempresentasikan dan ungkapan, menyampaikan pesan,
mengomunikasikan fakta dan ide dalam
kalimat dan paragraf dengan memperhatikan
kerangka waktu, struktur gramatikal, dan
budaya bahasa target.
Mempresentasikan adalah kemampuan
mempresentasikan, mengkritisi dan
mengevaluasi gagasan secara jelas dan
efektif, baik secara individu maupun
berkolaborasi, dengan menggunakan strategi
dan gesture yang tepat.
E. Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Bahasa Arab
1. Fase A (Kelas I dan II Madrasah Ibtidaiyah)
Pada akhir fase A, peserta didik memiliki kemampuan
memahami komponen bahasa, meniru huruf, kata, tanda baca,
frasa, kalimat, membaca dan memahami teks tertulis atau teks
visual, serta memaparkannya dalam kalimat yang sangat
sederhana.
Elemen Capaian Pembelajaran
Menyimak – Memahami komponen bahasa seperti
Berbicara fonem, kata, intonasi, penanda wacana
tentang topik perkenalan, keluargaku,
rumahku, madrasahku, hobiku, nama-
nama buah, warna, alat transportasi, dan
pemandangan alam dengan pola kalimat
.من هذا؟ من هذه؟ ما هذا؟ ما هذه؟ هذا – هذه
71
Elemen Capaian Pembelajaran
Membaca – Memahami kata, tanda baca dalam teks
Memirsa tertulis atau teks visual tentang topik
perkenalan, keluargaku, rumahku,
madrasahku, hobiku, nama-nama buah,
warna, alat transportasi, dan
pemandangan alam dengan pola kalimat
.من هذا؟ من هذه؟ ما هذا؟ ما هذه؟ هذا – هذه
Menulis – Memahami huruf, kata, tanda baca, dan
Mempresentasikan kalimat yang sangat sederhana dengan
benar tentang topik perkenalan,
keluargaku, rumahku, madrasahku,
hobiku, nama-nama buah, warna, alat
transportasi, dan pemandangan alam
dengan pola kalimat
.من هذا؟ من هذه؟ ما هذا؟ ما هذه؟ هذا – هذه
2. Fase B (Kelas III dan IV Madrasah Ibtidaiyah)
Pada akhir fase B, peserta didik memiliki kemampuan
memahami kosa kata, perintah, sapaan, pertanyaan, dan
berbicara, membaca, memahami wacana yang sangat sederhana
dalam teks tertulis atau teks visual, serta memaparkannya sesuai
pola kalimat dan konteks secara tulis dan lisan.
Elemen Capaian Pembelajaran
Menyimak – Memahami kosa kata, perintah, sapaan,
Berbicara pertanyaan tentang materi pelajaran,
nama-nama binatang, penyakit, olahraga,
teman-temanku, taman, alamat, profesi,
cita-citaku, anggota keluarga, di rumah,
dan cinta Indonesia dengan pola kalimat:
، االسم املفرد، الضمير املتصل،الضمير املنفصل
.اسم العلم
Membaca – Membaca dan memahami secara tersurat
Memirsa wacana yang sangat sederhana berupa
teks tertulis atau teks visual tentang
materi pelajaran, nama-nama binatang,
penyakit, olahraga, teman-temanku,
taman, alamat, profesi, cita-citaku,
anggota keluarga, di rumah, dan cinta
Indonesia dengan pola kalimat:
، االسم املفرد، الضمير املتصل،الضمير املنفصل
.اسم العلم
Menulis – Memaparkan kosakata secara tertulis dan
Mempresentasikan lisan yang sesuai konteks dengan topik
materi pelajaran, nama-nama binatang,
penyakit, olahraga, teman-temanku,
taman, alamat, profesi, cita-citaku,
anggota keluarga, di rumah, dan cinta
72
Elemen Capaian Pembelajaran
Indonesia dengan pola kalimat:
، االسم املفرد، الضمير املتصل،الضمير املنفصل
.اسم العلم
3. Fase C (Kelas V dan VI Madrasah Ibtidaiyah)
Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan
memahami informasi yang didengar, merespon percakapan yang
sangat sederhana, membaca dan memahami wacana singkat
dalam teks tertulis atau teks visual, serta memaparkannya sesuai
pola kalimat dan konteks secara tulis dan lisan.
Elemen Capaian Pembelajaran
Menyimak – Memahami informasi dan tanggapan
Berbicara sederhana tentang tema anggota tubuh,
kebun binatang, di ruang tamu dan di
ruang belajar, di perpustakaan, di kantin,
jam, saya suka bahasa Arab, saya suka
kegiatan liburan dan piknik dengan
menggunakan pola kalimat:
، املبتدأ والخبر، النعت+ االسم+ اإلشارة للمفرد
الفعل، الفعل املضارع،الخبر املقدم واملبتدأ املؤخر
.املاض ي
Membaca – Mengenal dan memahami informasi secara
Memirsa tersurat wacana singkat dalam bentuk teks
tertulis atau teks visual tentang anggota
tubuh, kebun binatang, di ruang tamu dan
di ruang belajar, di perpustakaan, di
kantin, jam, saya suka bahasa Arab, saya
suka kegiatan liburan dan piknik dengan
menggunakan pola kalimat:
، املبتدأ والخبر، النعت+ االسم+ اإلشارة للمفرد
الفعل، الفعل املضارع،الخبر املقدم واملبتدأ املؤخر
.املاض ي
Menulis – Memaparkan kosakata secara tertulis dan
Mempresentasikan lisan yang sesuai tata bahasa dan konteks
tentang anggota tubuh, kebun binatang, di
ruang tamu dan di ruang belajar, di
perpustakaan, di kantin, jam, saya suka
bahasa Arab, saya suka kegiatan liburan
dan piknik dengan menggunakan pola
kalimat:
، املبتدأ والخبر، النعت+ االسم+ اإلشارة للمفرد
الفعل، الفعل املضارع،الخبر املقدم واملبتدأ املؤخر
.املاض ي
73
4. Fase D (Kelas VII, VIII dan IX Madrasah Tsanawiyah)
Pada akhir fase D, peserta didik mempunyai kemampuan
memahami informasi tersirat dan tersurat dari berbagai jenis teks
lisan dan teks visual atau multimodal, membangun interaksi, dan
mengomunikasikan ide yang terstruktur baik secara tertulis
maupun lisan.
Elemen Capaian Pembelajaran
Menyimak – Memahami informasi yang diterima secara
Berbicara tersirat dan tersurat serta interaksi
tentang tema madrasah, rumah, hobi,
pekerjaan, kesehatan, hari-hari besar
Islam, pariwisata, alam, dan lingkungan
dengan susunan gramatikal:
فعل، التصريف اللغوي، العدد،الجملة االسمية
ال، (أن – لن – ِلـ، الجملة الفعلية،األمر
، املصدر الصريح، الفعل املضارع+ )لم/الناهية
، الفعل املزيد، كان واسمها وخبرها،الفعل املاض ي
. اسم التفضيل،اسم املوصول
Membaca – Memahami informasi secara tersurat dan
Memirsa tersirat berbagai jenis teks visual atau
multimodal tentang madrasah, rumah,
hobi, pekerjaan, kesehatan, hari-hari
besar Islam, pariwisata, alam, dan
lingkungan dengan susunan gramatikal:
فعل، التصريف اللغوي، العدد،الجملة االسمية
ال، (أن – لن – ِلـ، الجملة الفعلية،األمر
، املصدر الصريح، الفعل املضارع+ )لم/الناهية
، الفعل املزيد، كان واسمها وخبرها،الفعل املاض ي
. اسم التفضيل،اسم املوصول
Menulis – Mengomunikasikan ide baik secara
Mempresentasikan tertulis maupun lisan melalui paragraf
sederhana pada berbagai jenis teks dan
terstruktur tentang madrasah, rumah,
hobi, pekerjaan, kesehatan, hari-hari
besar Islam, pariwisata, alam, dan
lingkungan dengan susunan gramatikal:
فعل، التصريف اللغوي، العدد،الجملة االسمية
ال، (أن – لن – ِلـ، الجملة الفعلية،األمر
، املصدر الصريح، الفعل املضارع+ )لم/الناهية
، الفعل املزيد، كان واسمها وخبرها،الفعل املاض ي
. اسم التفضيل،اسم املوصول
74
5. Fase E (Kelas X Madrasah Aliyah/Madrasah Aliyah Kejuruan)
Pada akhir fase E, peserta didik memiliki kemampuan
memahami informasi, membangun interaksi, memahami dan
merefleksi teks tertulis atau teks visual secara interaktif, serta
mampu memaparkan kalimat secara logis ke dalam wacana
terbatas secara tulis dan lisan.
Capaian pembelajaran bahasa Arab ini berlaku juga untuk
Madrasah Aliyah Peminatan/Program Keagamaan. Adapun
capaian pembelajaran sebagai berikut:
Elemen Capaian Pembelajaran
Menyimak – Memahami informasi yang diterima secara
Berbicara tersirat dan tersurat serta interaksi
tentang tema perkenalan, keluarga,
madrasah, hobi, profesi, kehidupan
sehari-hari dengan menggunakan
susunan gramatikal:
املفرد، املذكر واملؤنث، أدوات االستفهام،الضمائر
حروف الجر وحروف العطف،واملثنى والجمع
الجملة، أقسام الفعل، تقسيم الكلمة،والظرف
. العدد واملعدود، األرقام،االسمية والجملة الفعلية
Membaca – Memahami informasi secara tersurat dan
Memirsa tersirat dalam teks visual atau teks
multimodal secara interaktif tentang
perkenalan, keluarga, madrasah, hobi,
profesi, kehidupan sehari-hari dengan
menggunakan susunan gramatikal:
املفرد، املذكر واملؤنث، أدوات االستفهام،الضمائر
حروف الجر وحروف العطف،واملثنى والجمع
الجملة، أقسام الفعل، تقسيم الكلمة،والظرف
. العدد واملعدود، األرقام،االسمية والجملة الفعلية
Menulis – Mengomunikasikan ide secara tertulis dan
Mempresentasikan lisan ke dalam wacana terbatas secara
logis tentang perkenalan, keluarga,
madrasah, hobi, profesi, kehidupan
sehari-hari dengan menggunakan
susunan gramatikal:
املفرد، املذكر واملؤنث، أدوات االستفهام،الضمائر
حروف الجر وحروف العطف،واملثنى والجمع
الجملة، أقسام الفعل، تقسيم الكلمة،والظرف
. العدد واملعدود، األرقام،االسمية والجملة الفعلية
75
6. Fase F (Kelas XI dan XII Madrasah Aliyah/Madrasah Aliyah
Kejuruan)
Pada akhir fase F, peserta didik memiliki kemampuan
menanggapi informasi yang didengar, mengkontruksi bahasa,
merefleksi berbagai jenis teks visual atau teks multimodal,
mengungkapkan gagasan secara bebas sesuai dengan struktur
teks, serta mampu memaparkannya secara tulis dan lisan sesuai
dengan tujuan dan konteks sosial.
Capaian pembelajaran bahasa Arab ini berlaku juga untuk
Madrasah Aliyah Peminatan/Program Keagamaan. Adapun
capaian pembelajaran sebagai berikut:
Elemen Capaian Pembelajaran
Menyimak - Memahami informasi yang diterima secara
Berbicara tersirat dan tersurat dan mengkonstruksi
bahasa secara lisan tentang wisata,
kesehatan, haji dan umroh, agama-agama
di Indonesia, teknologi informasi dan
komunikasi, tokoh-tokoh Islam, kuliah di
universitas dengan menggunakan struktur
gramatikal:
التصريف اللغوي،التصريف اللغوي للفعل املاض ي
، التصريف اللغوي لفعل األمر،للفعل املضارع
الفعل املبني، اسم التفضيل، اإلضافة،النعت
الفعل املضارع،للمعلوم والفعل املبني للمجهول
.املرفوع واملنصوب واملجزوم
Membaca – Memahami secara tersurat dan tersirat
Memirsa berbagai teks visual atau teks multimodal
dalam cerita
pendek/artikel/esai/laporan/buku tentang
wisata, kesehatan, haji dan umroh, agama-
agama di Indonesia, teknologi informasi
dan komunikasi, tokoh-tokoh Islam, kuliah
di universitas dengan menggunakan
struktur gramatikal:
التصريف اللغوي،التصريف اللغوي للفعل املاض ي
، التصريف اللغوي لفعل األمر،للفعل املضارع
الفعل املبني، اسم التفضيل، اإلضافة،النعت
الفعل املضارع،للمعلوم والفعل املبني للمجهول
.املرفوع واملنصوب واملجزوم
Menulis – Memahami gagasan teks secara tertulis dan
Mempresentasikan lisan dengan bebas sesuai tema wisata,
kesehatan, haji dan umroh, agama-agama
di Indonesia, teknologi informasi dan
komunikasi, tokoh-tokoh Islam, kuliah di
universitas dengan menggunakan struktur
gramatikal:
76
Elemen Capaian Pembelajaran
التصريف اللغوي،التصريف اللغوي للفعل املاض ي
، التصريف اللغوي لفعل األمر،للفعل املضارع
الفعل املبني، اسم التفضيل، اإلضافة،النعت
الفعل املضارع،للمعلوم والفعل املبني للمجهول
.املرفوع واملنصوب واملجزوم
V.2. CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB MADRASAH ALIYAH
PROGRAM KEAGAMAAN (MAPK)
A. Rasional Mata Pelajaran Bahasa Arab MAPK
Bagi umat Islam Indonesia, bahasa Arab memiliki kedudukan
yang sangat penting, karena selain menjadi bahasa agama, di mana
Al-Qur’an dan Hadis sebagai dua sumber utama ajaran Islam
menggunakan bahasa Arab serta digunakan dalam kegiatan ibadah
umat Islam, bahasa Arab juga menjadi bahasa yang telah lama
menjadi bahasa yang paling banyak diserap oleh bahasa Indonesia.
Di samping urgensi pembelajaran bahasa didasari oleh faktor agama,
penguasaan bahasa Arab saat ini juga telah menjadi tuntutan
sebagai konsekuensi dari adanya proses globalisasi dan
perkembangan teknologi informasi yang berlangsung sangat pesat.
Berdasarkan hal di atas, kurikulum bahasa Arab Madrasah
Aliyah Program Keagamaan dan Peminatan Keagamaan, diharapkan
dapat menyajikan pembelajaran bahasa Arab untuk membekali
peserta didik agar dapat melakukan pengkajian ilmu agama (tafaqquh
fi al-din), sekaligus menumbuhkembangkan kompetensi komunikatif,
ekspresif, fungsional, dan inspiratif.
B. Tujuan Mata Pelajaran Bahasa Arab MAPK
1. Mengembangkan kemampuan memahami, mengkaji dan
mengkontekstualisasi kitab-kitab klasik (kutub al-turats) melalui
penguasaan bentuk, makna, fungsi, dan gramatikal bahasa Arab.
2. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Arab
yang baligh, baik lisan maupun tulis.
3. Menumbuhkembangkan kesadaran pentingnya bahasa Arab yang
baligh, sebagai salah satu bahasa asing untuk menjadi sumber
utama belajar, khususnya dalam mengkaji sumber utama ajaran
Islam dan sebagai alat komunikasi internasional.
C. Karakteristik Mata Pelajaran Bahasa Arab MAPK
Mata pelajaran ini merupakan materi pengayaan (al-mawad al-
idhafiyyah) dari bahasa Arab umum yang wajib diikuti oleh peserta
didik Peminatan Keagamaan dan Program Keagamaan. Tujuan dan
materi pembelajarannya berorientasi pada pengembangan
kemampuan memahami, mengkaji, dan mengkontekstualisasi kitab-
kitab klasik (kutub al-turats) yang ditulis dalam bahasa Arab. Oleh
karena itu, mata pelajaran bahasa Arab Peminatan Keagamaan dan
Program Keagamaan ini, memiliki perbedaan dengan bahasa Arab
umum dalam hal materi ajar yang harus dipelajari oleh peserta didik.
Mata pelajaran ini lebih banyak membekali peserta didik untuk
memiliki kompetensi komunikasi dalam bahasa Arab yang akurat