0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan17 halaman

Modul Ajar Ipas

Modul ajar ini ditujukan untuk siswa kelas IV SD dalam mata pelajaran IPAS, dengan fokus pada perubahan wujud benda. Tujuan pembelajaran mencakup identifikasi dan percobaan sederhana mengenai perubahan wujud zat dalam kehidupan sehari-hari. Metode pembelajaran yang digunakan adalah Problem Based Learning (PBL) dan melibatkan berbagai aktivitas seperti diskusi, percobaan, dan presentasi.

Diunggah oleh

irandiawan70
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan17 halaman

Modul Ajar Ipas

Modul ajar ini ditujukan untuk siswa kelas IV SD dalam mata pelajaran IPAS, dengan fokus pada perubahan wujud benda. Tujuan pembelajaran mencakup identifikasi dan percobaan sederhana mengenai perubahan wujud zat dalam kehidupan sehari-hari. Metode pembelajaran yang digunakan adalah Problem Based Learning (PBL) dan melibatkan berbagai aktivitas seperti diskusi, percobaan, dan presentasi.

Diunggah oleh

irandiawan70
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR IPAS

INFORMASI UMUM PERANGKAT AJAR


IDENTITAS MODUL
1. Nama Penulis : I Made Randiawan, [Link].
2. Instansi : SDN 4 3 M a t a r a m
3. Tahun : 2024/2025
4. Jenjang Sekolah : Sekolah Dasar
5. Mata pelajaran : IPAS
6. Kelas : IV (Empat)
7. Alokasi Waktu : 2 JP x 35 Menit
KOMPETENSI AWAL
Peserta didik dapat mengenal bentuk perubahan wujud benda
TUJUAN PEMBELAJARAN
Capaian Pembelajaran:
Peserta didik mengidentifikasi proses perubahan wujud zat dan perubahan bentuk energi dalam
kehidupan sehari-hari.
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik dapat mengidentifikasi proses perubahan wujud benda. (C5)
Peserta didik dapat mengamati, mengklarifikasi, dan menjelaskan contoh perubahan wujud benda yang
terjadi yang berdasarkan kehidupan sehari-hari. (P3)
Peserta didik dapat menyampaikan laporan hasil percobaan wujud benda dengan bahasa yang
komunikatif. (C5)
Alur Tujuan Pembelajaran
o Peserta didik dapat mengidentifikasi proses perubahan wujud benda dengan tepat.
o Peserta didik dapat melakukan percobaan sederhana perubahan wujud benda dengan benar.
Materi Pokok: Perubahan Wujud Benda
PROFIL PELAJAR PANCASILA
o Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia
o Bergotong Royong
o Mandiri
SARANA DAN PRASARANA
o Ruang kelas
o Perangkat ajar
o Alat tulis
o Laptop dan LCD
o Papan tulis
o Pengeras suara
o Buku Guru
o Buku Siswa
o Karpet Bunda (Kartu Perubahan Bentuk Wujud Benda)
ASESMEN
o Asesmen Diagnostik : Tes Lisan secara klasikal menggunakan pertanyaan pemantik
o Asesmen Formatif: Diskusi, tanya jawab, mengerjakan Lembar Kerja Peserta Didik, Presentasi.
o Asesmen Sumatif: Tes Tulis
o Penilian Sikap: Penilaian Profil Pelajar Pancasila
TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler/tipikal: Umum, tidak ada kesulitan dalam memahami materi ajar.
MODEL PEMBELAJARAN: Problem Based Learning (PBL)
METODE PEMBELAJARAN: Percobaan, Diskusi, Tanya Jawab, Presentasi, Latihan.
Pendekatan : U n d e r s t a n d i n g b y D e s i g n ( U b D ) d a n S c i e n t i f i c
PEMAHAMAN BERMAKNA
Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengenali perubuhan bentuk wujud [Link] mencari
tahu bagaimana perubahan wujud zat terjadi.
PERTANYAAN PEMANTIK
Apa yang dimaksud perubahan wujud benda?
Bagaimana perubahan air jika dimasukkan ke dalam lemari es?
RENCANA KEGIATAN
Kegiatan pendahuluan (10 menit)
➢ Guru membuka kelas dengan salam dan menyapa peserta didik dengan
menanyakan kabar mereka dan mengajak peserta didik untuk tepuk semangat.
➢ Guru melakukan presensi
➢ Guru menanyakan kesiapan belajar
➢ G u r u m e m i n t a s a l a h s a t u p e s e r t a d i d i k m e m i m p i n d o ’ a untuk memulai
pembelajaran. (Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia)
➢ Peserta didik bersama guru menyanyikan lagu Indonesia Raya.
➢ Guru menstimulasi ingatan siswa mengenai pelajaran yang sudah dipelajari pada
pembelajaran sebelumnya.
➢ Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan tersebut dan apa yang
akan dilakukan selama proses pembelajaran.
➢ Guru memberikan pertanyaan pemantik kepada peserta didik
Apa yang dimaksud perubahan wujud benda?
Bagaiamana perubahan air jika dimasukkan ke dalam lemari es?
Kegiatan inti (50 menit)
1. Orientasi Masalah
➢ Guru menampilkan powerpoint dan video mengenai perubahan wujud benda.
➢ Peserta didik menyimak video tentang perubahan wujud benda, kemudian guru
menjelaskan kembali melalui powerpoint mengenai perubahan wujud benda.
➢ Peserta didik diberikan kesempatan untuk bertanya terkait materi yang belum dipahami.
➢ Peserta didik diajak untuk melakukan permainan menggunakan Karpet Bunda (Kartu
Perubahan Bentuk Wujud Benda).
➢ Masing-masing kelompok akan dibagikan Kartu Perubahan Bentuk Wujud Benda di
masing-masing tempat duduk.
➢ Guru akan memberikan pertanyaan terkait perubahan wujud benda.
➢ Masing-masing kelompok dengan cepat menempelkan kartu tersebut pada papan yang telah
disediakan kemudian diangkat sebagai bentuk telah menjawab pertanyaan dari guru.
2. Mengorganisasikan peserta didik
➢ Peserta didik dibagi menjadi 5 kelompok.
➢ Setiap kelompok diberikan LKPD untuk melakukan percobaan perubahan wujud
benda.
➢ Guru menjelaskan prosedur dari percobaan yang dilakukan.
➢ Seluruh peserta didik aktif dalam melakukan kegiatan percobaan.
➢ Guru memandu peserta didik selama melakukan percobaan.
➢ Guru melakukan Teknik STOP Mindfullness. (Kesadaran Diri)
3. Membimbing penyelidikan
➢ Peserta didik menganalisis bersama kelompoknya kegiatan percobaan yang dilakukan.
➢ Guru membantu mengarahkan cara menganalisis kegiatan percobaan yang dilakukan.
➢ Peserta didik menulis hasil diskusi yang mereka dapatkan pada lembar yang disediakan.
4. Mengembangkan dan Menyajikan hasil
➢ Peserta didik mempersiapkan hasil diskusi mereka.
➢ Perwakilan tiap-tiap kelompok diminta untuk presentasi.
➢ Peserta didik melakukan presentasi dari hasil percobaan mereka yang dituangkan dalam LKPD.
➢ Kelompok lain dapat menanggapi atau bertanya pada kelompok yang presentasi.
➢ Peserta didik bersama guru melakukan ice breaking “Tepuk Semangat"
5. Menganalisis dan Mengevaluasi Hasil Pemecahan Masalah
➢ Guru memberikan umpan balik atau tanggapan dari setiap kelompok yang tampil.
Kegiatan akhir (10 menit)
➢ Guru memberikan soal evaluasi mengenai perubahan wujud benda.
➢ Peserta didik mengerjakan soal evaluasi yang diberikan guru.
➢ Guru memandu peserta didik untuk menyimpulkan isi materi pada pembelajaran hari ini.
➢ Guru bersama peserta didik melakukan refleksi pada pembelajaran hari ini, dengan
bertanya:
o Bagaimana perasaan kalian mengenai pembelajaran hari ini?
o Hal menarik apa yang kalian dapatkan dalam pembelajaran hari ini?
➢ Guru menyampaikan rencana pembelajaran selajutnya.
➢ Guru menutup pembelajaran dengan do’a yang dipimpin oleh salah seorang peserta didik.
PENGAYAAN
Peserta didik dengan nilai rata-rata dan nilai diatas rata-rata mengikuti pembelajaran dengan pengayaan
REMEDIAL
Diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau
pembelajaran mengulang kepada siswa yang belum mencapai.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
o Instrumen Penilaian
o LKPD
o L e m b a r evaluasi
o Bahan ajar
o Media pembelajaran

Mengetahui Mataram, 11 Oktober 2024


Kepala Sekolah Guru Kelas

Ima Nadia Ningsih, [Link]. I Made Randiawan, [Link].


NIP. 19780116 20003 2 001 NIP. 19961017 202012 1 005
INSTRUMEN PENILAIAN

1. Penilaian Diagnostik
Aspek
Cukup Kurang Tidak
Mengenal
Mengenal Mengenal Mengenal Rencana
bentuk
No. Nama Siswa bentuk bentuk bentuk Tindak
perubahan
perubahan perubahan perubahan Lanjut
wujud
wujud wujud wujud
benda
benda benda benda
1 AGHA RAMDHANI
2 AHMAD AKSHAY SHAN
3 AISYA ZAILA ISLAMI
4 ALEENA ASSYABIYA SAKHI
5 ALISA PUTRI KINAYA
6 ANANDHITA SUKMANAYA
7 AQILA JULIA RAMADANI
8 Arkan Farid Ubaidillah
9 DARA BERLIANA RAMADHANI
10 FAIRUZT KURNIAWAN AMSIAH
11 GHINAA NUR HAFIDZAH
12 KAYSAN SAFARAZ QULUB
FATTAN
13 KHADIJAH AL HUSNA
14 MIKAYLA SHIDQIA PAMELLA
15 MUHAMMAD ABIDZAR AL GIFARI
16 MUHAMMAD ALIF FIRMANSYAH
17 MUHAMMAD DZAKI HAIDAR
18 MUHAMMAD YUSUF AKBAR
19 NAOMI QUEEN NADYA UTAMY
20 NOUVAL ATHALLAH DIRAN
SUNARDJO
21 RAFFA AL SYARIF
22 RIYAN BAKTI MULANA
23 SYAIKURROSYIDIN
24 TIRTA ATHA NEGARA
25 YUSRI FALIHAH
2. Penilaian Formatif
Rubrik Penilaian Formatif (Percobaan)
Aspek Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup Baik (2) Perlu Perbaikan
(1)
Persiapan Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
mempersiapkan mempersiapkan mempersiapkan mempersiapkan
alat dan bahan alat dan bahan alat dan bahan alat dan bahan
untuk percobaan
dengan lengkap untuk untuk
yang dilakukan
untuk percobaan namun kurang percobaan
percobaan yang dilakukan dua alat dan yang dilakukan
yang dilakukan namun kurang bahan namun kurang
satu alat dan tiga alat dan
bahan bahan
Pelaksanaan Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
dapat dengan dapat sering kesulitan dalam
sangat tepat melaksanakan melaksanakan melaksanakan
melaksanakan percobaan kesalahan percobaan
percobaan perubahan dalam perubahan
perubahan wujud benda melaksanakan wujud benda
wujud benda (membeku, percobaan (membeku,
(membeku, mencair, perubahan mencair,
mencair, menyublim, wujud benda menyublim,
menyublim, mengkristal, (membeku, mengkristal,
mengkristal, menguap, mencair, menguap,
menguap, mengembun) menyublim, mengembun.
mengembun). dengan cukup mengkristal,
baik, meskipun menguap,
penjelasan mengembun).
mengenai
perubahan
wujud benda
tempat kadang
kurang
mendetail.
Pengamatan Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
dapat dengan dapat dengan dapat dengan dapat dengan
sangat baik baik mengamati cukup baik kurang baik
mengamati percobaan mengamati mengamati
percobaan perubahan percobaan percobaan
perubahan wujud benda perubahan perubahan
wujud benda (membeku, wujud benda wujud benda
(membeku, mencair, (membeku, (membeku,
mencair, menyublim, mencair, mencair,
menyublim, mengkristal, menyublim, menyublim,
mengkristal, menguap, mengkristal, mengkristal,
menguap, mengembun). menguap, menguap,
mengembun). mengembun). mengembun).
Kerjasama Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
dapat bekerja dapat bekerja dapat bekerja kurang baik
sama dengan sama dengan sama dalam dalam bekerja
sangat baik baik dan percobaan sama dalam
dan mampu mampu yang percobaan yang
berkontribusi bekontribusi dilakukan dan dilakukan dan
dalam dalam bekontribusi tidak mampu
melakukan melakukan dalam bekontribusi
setiap kegiatan setiap kegiatan melakukan dalam
percobaan. percobaan. setiap melakukan
kegiatan setiap kegiatan
percobaan percobaan.
cukup baik.

Penilaian Formatif (Percobaan)


Aspek
No. Nama Siswa Jumlah
Persiapan Pelaksanaan Percobaan Kerjasama
1 AGHA RAMDHANI
2 AHMAD AKSHAY SHAN
3 AISYA ZAILA ISLAMI
4 ALEENA ASSYABIYA SAKHI
5 ALISA PUTRI KINAYA
6 ANANDHITA SUKMANAYA
7 AQILA JULIA RAMADANI
8 Arkan Farid Ubaidillah
9 DARA BERLIANA RAMADHANI
10 FAIRUZT KURNIAWAN AMSIAH
11 GHINAA NUR HAFIDZAH
12 KAYSAN SAFARAZ QULUB FATTAN
13 KHADIJAH AL HUSNA
14 MIKAYLA SHIDQIA PAMELLA
15 MUHAMMAD ABIDZAR AL GIFARI
16 MUHAMMAD ALIF FIRMANSYAH
17 MUHAMMAD DZAKI HAIDAR
18 MUHAMMAD YUSUF AKBAR
19 NAOMI QUEEN NADYA UTAMY
20 NOUVAL ATHALLAH DIRAN
SUNARDJO
21 RAFFA AL SYARIF
22 RIYAN BAKTI MULANA
23 SYAIKURROSYIDIN
24 TIRTA ATHA NEGARA
25 YUSRI FALIHAH
Keterangan Skor: 4 ( Sangat Baik), 3 (Baik), 2(Cukup Baik), 1 (Perlu Perbaikan)
Format Penilaian
𝒋𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒌𝒐𝒓
𝑺𝒌𝒐𝒓 = 𝒙𝟏𝟎𝟎
𝒋𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍

3. Penilaian Sikap
Kisi-Kisi Penilaian Sikap (Profil Pelajar Pancasila)
Jenis Bentuk
Aspek Sikap Indikator Ranah(Level)
Penilaian Instrumen
Peserta didik berdoa
Beriman dan sebelum dan sesudah
Bertaqwa A3
belajar serta bersikap Rubrik Observasi
kepada Tuhan Penghargaan
yang Maha Esa toleran terhadap
perbedaan agama
Peserta didik bekerja
sama, membantu teman
A3
Gotong Royong yang kesulitan, dan Rubrik Observasi
Penghargaan
berpartisipasi dalam
kegiatan kelompok
Peserta didik
mengerjakan tugas dan A3
Mandiri Rubrik Observasi
mengambil keputusan Penghargaan
sendiri

Rubrik Penilaian Sikap


Aspek Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup Baik (2) Perlu Perbaikan(1)
Sikap
Beriman Peserta didik selalu Peserta didik sering Peserta didik Peserta didik jarang
dan berdoa sebelum berdoa sebelum kadang-kadang atau tidak pernah
Bertaqwa dan sesudah dan sesudah berdoa sebelum berdoa sebelum dan
kepada belajar, serta belajar, serta dan sesudah sesudah belajar,
Tuhan yang menghormati menghormati belajar, serta serta menghormati
Maha Esa teman yang teman yang menghormati teman yang berbeda
berbeda agama. berbeda agama. teman yang agama.
berbeda agama.
Gotong Peserta didik selalu Peserta didik sering Peserta didik Peserta didik jarang
Royong bekerja sama, bekerja sama, kadang-kadang atau tidak pernah
membantu teman membantuteman bekerja sama, bekerja sama,
yang kesulitan, dan yang kesulitan, dan membantu teman membantu teman
berpartisipasi berpartisipasi yang kesulitan, dan yang kesulitan, dan
dalam kegiatan dalam kegiatan berpartisipasi berpartisipasi dalam
kelompok kelompok dalam kegiatan kegiatan kelompok
kelompok
Mandiri Peserta didik selalu Peserta didik sering Peserta didik Peserta didik jarang
mengerjakan tugas mengerjakan tugas kadang-kadang atau tdak pernah
dan mengambil dan mengambil mengerjakan tugas mengerjakan tugas
keputusan sendiri keputusan sendiri dan mengambil dan mengambil
keputusan sendiri keputusan sendiri

Penilaian Sikap
Aspek
Beriman dan
Bertaqwa Gotong
No. Nama Siswa Mandiri Jumlah
kepada Tuhan Royong
YME

1 AGHA RAMDHANI
2 AHMAD AKSHAY SHAN
3 AISYA ZAILA ISLAMI
4 ALEENA ASSYABIYA SAKHI
5 ALISA PUTRI KINAYA
6 ANANDHITA SUKMANAYA
7 AQILA JULIA RAMADANI
8 Arkan Farid Ubaidillah
9 DARA BERLIANA RAMADHANI
10 FAIRUZT KURNIAWAN AMSIAH
11 GHINAA NUR HAFIDZAH
12 KAYSAN SAFARAZ QULUB
FATTAN
13 KHADIJAH AL HUSNA
14 MIKAYLA SHIDQIA PAMELLA
15 MUHAMMAD ABIDZAR AL
GIFARI
16 MUHAMMAD ALIF FIRMANSYAH
17 MUHAMMAD DZAKI HAIDAR
18 MUHAMMAD YUSUF AKBAR
19 NAOMI QUEEN NADYA UTAMY
20 NOUVAL ATHALLAH DIRAN
SUNARDJO
21 RAFFA AL SYARIF
22 RIYAN BAKTI MULANA
23 SYAIKURROSYIDIN
24 TIRTA ATHA NEGARA
25 YUSRI FALIHAH
Keterangan Skor: 4 ( Sangat Baik), 3 (Baik), 2(Cukup Baik), 1 (Perlu Perbaikan)
Format Penilaian
𝒋𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒌𝒐𝒓
𝑺𝒌𝒐𝒓 = 𝒙𝟏𝟎𝟎
𝒋𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍

4. Penilaian Sumatif
Kisi-kisi soal Sumatif (Tes Tulis)
Alur Tujuan Indikator Soal Ranah Jenis Jenis No.
Pembelajaran (Level) Soal Instrumen Soal
Mengidentifikasi proses Menyebutkan contoh Pilihan
perubahan wujud benda. perubahan wujud benda
C1 Ganda
Soal Tes 1,2,3
Mengidentifikasi perubahan Pilihan
wujud benda
C2 Ganda
Soal Tes 4,5,6
Menjelaskan faktor yang
mempengaruhi perubahan Pilihan
wujud benda C2 Ganda
Soal Tes 7,8,9,10

Keterangan : skor jawaban benar tiap soal: 10

Format Penilaian
𝒋𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒌𝒐𝒓
𝑺𝒌𝒐𝒓 = 𝒙𝟏𝟎𝟎
𝒋𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍
Kriteria Penilaian
Skor Kriteria
80 - 100 Sangat Baik
50 - 70 Baik
20 - 40 Cukup Baik
0 - 10 Perlu Perbaikan
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
(LKPD)
Hari/Tanggal: Nama Kelompok:
Materi: Perubahan Wujud Zat Nama Anggota Kelompok:
Tujuan Pembelajaran: 1.
- Mengidentifikasi perubahan wujud zat dengan 2.
tepat.
- Peserta didik dapat mengamati, 3.
mengklarifikasi, dan menjelaskan contoh 4.
perubahan wujud benda yang terjadi yang
berdasarkan kehidupan sehari-hari. 5.
- Peserta didik dapat menyampaikan laporan
hasil percobahan wujud benda dengan bahasa
yang komunikatif
Alur Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik dapat mengidentifikasi perubahan
wujud benda dengan tepat.
- Peserta didik melakukan percobaan sederhana
perubahan wujud benda dengan benar

Peringatan penting:
Lakukan Percobaan dengan hati-hati mengutamakan keselamatan karena percobaan akan menggunakan api yang
sifatnya panas.
Alat dan Bahan
1. Kaleng Bekas 7. Plastik kiloan
2. Lilin 8. Es Batu
3. Kapur Barus 9. Batu Bata
4. Air 10. Pasir
5. Korek Api 11. Mentega
6. Piring kecil/mangkok kecil 12. Sendok alumunum

Lakukanlah percobaan berikut!


1. Ambil lilin kemudian nyalakan dengan korek api.
2. Taruhlah lilin yang telah menyala diantara kedua batu bata.
3. Selanjutnya ambil air pada wadah menggunakan sendok lalu letakkan di atas lilin yang menyala, tunggu
beberapa saat kemudian amati peristiwa perubahan wujud benda apa yang terjadi.
4. Setelah itu ambil mentega pada wadah menggunakan sendok, lalu letakkan sendok di atas lilin yang menyala
tunggu beberapa saat, kemudian amati peristiwa perubahan wujud benda apa yang terjadi.
5. Kemudian letakkan kaleng bekas di antara kedua batu bata.
6. Masukkan pasir dan kapur ke dalam kaleng, kemudian tutup kaleng dan letakkan es batu di atas kaleng tunggu
beberapa saat, lalu buka tutup kaleng dan amati peristiwa perubahan wujud benda apa yang terjadi.
7. Ambil plastik kiloan kemudian masukkan es batu di dalamnya, tunggu beberapa saat kemudian amati peristiwa
perubahan wujud benda apa yang terjadi.
8. Lilin yang sudah menyala, kemudian diteteskan ke piring kecil yang dibawa, kemudian amati peristiwa perubahan
wujud benda apa yang terjadi.
TABEL PENGAMATAN

No. Nama Benda Wujud Benda Asal Percobaan yang dilakukan Perubahan Wujud Benda
1 Lilin

2 Mentega

3 Kapur Barus

4 Air

5 Es Batu

Kesimpulan:
Lembar Evaluasi Peserta Didik

Nama: No. Absen:

Pilihlah jawaban A,B,C, atau D dengan tanda (X) pada lembar soal di bawah ini dengan tepat!

1. Contoh perubahan wujud zat dari gas menjadi padat adalah .....
A. Kapur barus yang hilang
B. Air membeku menjadi es
C. Terbentuknya salju
D. Lilin yang terbakar
2. Contoh peristiwa menguap dalam kehidupan sehari-hari dapat kita jumpai ketika ....
A. Menjemur pakaian basah
B. Memasukkan air ke dalam kulkas
C. Memasak mentega di atas wajan
D. Mencampur semen dengan air
3. Berikut ini contoh peristiwa mengembun adalah ....
A. Parfum yang disemprot lama-lama menghilang
B. Gelas bagian luar yang berair karena di dalam gelas terisi air dingin
C. Jus jeruk yang menjadi es ketika dimasukkan ke mesin pendingin
D. Es krim yang meleleh karena terkena sinar matahari
4. Pada kapur barus terjadi perubahan wujud benda dari padat menjadi ...
A. Padat
B. Cair
C. Gas
D. Embun
5. Mila memasukkan jus jeruknya ke dalam kulkas. Setelah beberapa jam ia ingin mengambil jus jeruknya jeruknya
lagi. Ternyata jus jeruknya sudah mengeras menjadi es. Peristiwa ini adalah contoh perubahan wujud, yaitu ....
A. Mengeras
B. Menguap
C. Menyublim
D. Membeku
6. Plastik yang berisi es batu pada permukaan plasik akan terdapat titik-titik air. Hal itu terjadi karena udara di luar
di luar gelas mengalami ....
A. Penguapan
B. Peresapan
C. Pengembunan
D. Penyubliman
7. Minyak kelapa pada musim dingin dapat membeku. Peristiwa ini disebabkan minyak kelapa....
A. Pada musim dingin tidak mendapat kalor
B. Pada musim dingin kelebihan energi kalor
C. Kurang menghasilkan kalor sehingga membeku
D. Banyak melepaskan kalor sehingga membeku
8. Contoh proses perubahan wujud ketika melepaskan kalor adalah ....
A. Es mencair, uap air mengembun, dan kapur barus menyublim
B. Air membeku, uap air mengembun, dan lilin memadat
C. Lilin mencair, lilin memadat, dan kapur barus menyublim
D. Besi meleleh, air mendidih, dan uap air mengembun
9. Perubahan wujud zat ketika menerima kalor adalah ....
A. Mengembun
B. Menguap
C. Mendeposisi
D. Membeku
10. Perubahan wujud zat ketika melepas kalor adalah ....
A. Mengembun
B. Mencair
C. Menyublim
D. Menguap

No. Kunci Jawaban No. Kunci Jawaban

1 C 6 C

2 A 7 D

3 B 8 B

4 C 9 B

5 D 10 A
Bahan Ajar
Perubahan Wujud Benda
1. Perubahan wujud benda adalah salah satu bentuk terjadinya gejala perubahan pada suatu benda
menjadi berbeda wujud dari sebelumnya, baik ukuran, bentuk, warna, dan aroma atau baunya yang
berubah.
2. Pada kondisi tertentu suatu zat benda yakni padat, cair, dan gas mengalami perubahan wujud karena
zat benda tersebut dalam kondisi tertentu yang dipengaruhi oleh panas, suhu, kelembapan, dan
sebagainya.
3. Macam-macam Perubahan Wujud Benda
a. Mencair
Mencair adalah bentuk perubahan wujud yang terjadi pada benda padat menjadi benda cair. Agar
dapat terjadi perubahan wujud mencair maka memerlukan panas atau kalor yang mempengaruhi
zat benda tersebut. Perubahan wujud ini juga biasa kita kenal dengan istilah meleleh. Contohnya
melelehkan cokelat batangan menjadi lebih kental dengan memanaskannya di kompor.
b. Membeku
Membeku adalah bentuk perubahan wujud yang terjadi pada benda cair menjadi benda padat.
Perubahan wujud membeku bisa dibilang kebalikan dari mencair. Itu artinya proses perubahan
wujud dengan membeku akan melepaskan panas pada suhu yang dingin, berkebalikan dari mencair.
c. Menguap
Menguap adalah bentuk perubahan wujud yang terjadi pada benda cair menjadi zat gas. Menguap
adalah perubahan wujud yang memerlukan kalor atau pemanasan. Perubahan tersebut tidak hanya
terjadi pada zat cair saja, namun juga bisa terjadi di dalam tubuh manusia. Contohnya saat
berkeringat, maka keringat akan menguap dan mendingin dari tubuh kita. Yang paling sering kita
lihat adalah ketika merebus air maka saat mendidih akan mengeluarkan uap.
d. Mengembun
Mengembun adalah bentuk perubahan wujud yang terjadi pada benda gas menjadi benda cair.
Pengembunan terjadi pada gas di udara yang dingin atau suhu rendah menjadi butiran-butiran air.
Perubahan wujud ini termasuk dalam proses yang melepaskan kalor karena membutuhkan suhu
yang rendah. Lihat embun pada daun-daun rumput di pagi hari atau gelas kaca yang mengembun
karena berisi air dingin atau es batu.
e. Menyublim
Menyublim adalah bentuk perubahan wujud yang terjadi pada benda padat menjadi material gas.
Proses perubahan wujud dengan menyublim membutuhkan kalor atau energi panas agar benda
padat tersebut bisa berubah menjadi molekul gas di udara. Misalnya jika meletakan kapur barus
atau kamper di suatu ruangan maka lama kelamaan akan habis benda padat itu karena menyublim
ke udara.
f. Mengkristal
Mengkristal adalah bentuk perubahan wujud yang terjadi pada material gas menjadi material yang
lebih padat. Proses perubahan wujud ini terjadi karena adanya pelepasan energi panas atau kalor
pada suhu yang lebih rendah dari benda. Perubahan ini bisa amati pada botol madu yang mulai
muncul kristalisasi gula lama-kelamaan.
Media Pembelajaran
1) Powerpoint (terlampir)
2) Video Pembelajaran:

[Link]

3) Karpet Bunda (Kartu Perubahan Bentuk Wujud Benda)

Anda mungkin juga menyukai