Modul Ajar Ipas
Modul Ajar Ipas
1. Penilaian Diagnostik
Aspek
Cukup Kurang Tidak
Mengenal
Mengenal Mengenal Mengenal Rencana
bentuk
No. Nama Siswa bentuk bentuk bentuk Tindak
perubahan
perubahan perubahan perubahan Lanjut
wujud
wujud wujud wujud
benda
benda benda benda
1 AGHA RAMDHANI
2 AHMAD AKSHAY SHAN
3 AISYA ZAILA ISLAMI
4 ALEENA ASSYABIYA SAKHI
5 ALISA PUTRI KINAYA
6 ANANDHITA SUKMANAYA
7 AQILA JULIA RAMADANI
8 Arkan Farid Ubaidillah
9 DARA BERLIANA RAMADHANI
10 FAIRUZT KURNIAWAN AMSIAH
11 GHINAA NUR HAFIDZAH
12 KAYSAN SAFARAZ QULUB
FATTAN
13 KHADIJAH AL HUSNA
14 MIKAYLA SHIDQIA PAMELLA
15 MUHAMMAD ABIDZAR AL GIFARI
16 MUHAMMAD ALIF FIRMANSYAH
17 MUHAMMAD DZAKI HAIDAR
18 MUHAMMAD YUSUF AKBAR
19 NAOMI QUEEN NADYA UTAMY
20 NOUVAL ATHALLAH DIRAN
SUNARDJO
21 RAFFA AL SYARIF
22 RIYAN BAKTI MULANA
23 SYAIKURROSYIDIN
24 TIRTA ATHA NEGARA
25 YUSRI FALIHAH
2. Penilaian Formatif
Rubrik Penilaian Formatif (Percobaan)
Aspek Sangat Baik (4) Baik (3) Cukup Baik (2) Perlu Perbaikan
(1)
Persiapan Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
mempersiapkan mempersiapkan mempersiapkan mempersiapkan
alat dan bahan alat dan bahan alat dan bahan alat dan bahan
untuk percobaan
dengan lengkap untuk untuk
yang dilakukan
untuk percobaan namun kurang percobaan
percobaan yang dilakukan dua alat dan yang dilakukan
yang dilakukan namun kurang bahan namun kurang
satu alat dan tiga alat dan
bahan bahan
Pelaksanaan Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
dapat dengan dapat sering kesulitan dalam
sangat tepat melaksanakan melaksanakan melaksanakan
melaksanakan percobaan kesalahan percobaan
percobaan perubahan dalam perubahan
perubahan wujud benda melaksanakan wujud benda
wujud benda (membeku, percobaan (membeku,
(membeku, mencair, perubahan mencair,
mencair, menyublim, wujud benda menyublim,
menyublim, mengkristal, (membeku, mengkristal,
mengkristal, menguap, mencair, menguap,
menguap, mengembun) menyublim, mengembun.
mengembun). dengan cukup mengkristal,
baik, meskipun menguap,
penjelasan mengembun).
mengenai
perubahan
wujud benda
tempat kadang
kurang
mendetail.
Pengamatan Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
dapat dengan dapat dengan dapat dengan dapat dengan
sangat baik baik mengamati cukup baik kurang baik
mengamati percobaan mengamati mengamati
percobaan perubahan percobaan percobaan
perubahan wujud benda perubahan perubahan
wujud benda (membeku, wujud benda wujud benda
(membeku, mencair, (membeku, (membeku,
mencair, menyublim, mencair, mencair,
menyublim, mengkristal, menyublim, menyublim,
mengkristal, menguap, mengkristal, mengkristal,
menguap, mengembun). menguap, menguap,
mengembun). mengembun). mengembun).
Kerjasama Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
dapat bekerja dapat bekerja dapat bekerja kurang baik
sama dengan sama dengan sama dalam dalam bekerja
sangat baik baik dan percobaan sama dalam
dan mampu mampu yang percobaan yang
berkontribusi bekontribusi dilakukan dan dilakukan dan
dalam dalam bekontribusi tidak mampu
melakukan melakukan dalam bekontribusi
setiap kegiatan setiap kegiatan melakukan dalam
percobaan. percobaan. setiap melakukan
kegiatan setiap kegiatan
percobaan percobaan.
cukup baik.
3. Penilaian Sikap
Kisi-Kisi Penilaian Sikap (Profil Pelajar Pancasila)
Jenis Bentuk
Aspek Sikap Indikator Ranah(Level)
Penilaian Instrumen
Peserta didik berdoa
Beriman dan sebelum dan sesudah
Bertaqwa A3
belajar serta bersikap Rubrik Observasi
kepada Tuhan Penghargaan
yang Maha Esa toleran terhadap
perbedaan agama
Peserta didik bekerja
sama, membantu teman
A3
Gotong Royong yang kesulitan, dan Rubrik Observasi
Penghargaan
berpartisipasi dalam
kegiatan kelompok
Peserta didik
mengerjakan tugas dan A3
Mandiri Rubrik Observasi
mengambil keputusan Penghargaan
sendiri
Penilaian Sikap
Aspek
Beriman dan
Bertaqwa Gotong
No. Nama Siswa Mandiri Jumlah
kepada Tuhan Royong
YME
1 AGHA RAMDHANI
2 AHMAD AKSHAY SHAN
3 AISYA ZAILA ISLAMI
4 ALEENA ASSYABIYA SAKHI
5 ALISA PUTRI KINAYA
6 ANANDHITA SUKMANAYA
7 AQILA JULIA RAMADANI
8 Arkan Farid Ubaidillah
9 DARA BERLIANA RAMADHANI
10 FAIRUZT KURNIAWAN AMSIAH
11 GHINAA NUR HAFIDZAH
12 KAYSAN SAFARAZ QULUB
FATTAN
13 KHADIJAH AL HUSNA
14 MIKAYLA SHIDQIA PAMELLA
15 MUHAMMAD ABIDZAR AL
GIFARI
16 MUHAMMAD ALIF FIRMANSYAH
17 MUHAMMAD DZAKI HAIDAR
18 MUHAMMAD YUSUF AKBAR
19 NAOMI QUEEN NADYA UTAMY
20 NOUVAL ATHALLAH DIRAN
SUNARDJO
21 RAFFA AL SYARIF
22 RIYAN BAKTI MULANA
23 SYAIKURROSYIDIN
24 TIRTA ATHA NEGARA
25 YUSRI FALIHAH
Keterangan Skor: 4 ( Sangat Baik), 3 (Baik), 2(Cukup Baik), 1 (Perlu Perbaikan)
Format Penilaian
𝒋𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒌𝒐𝒓
𝑺𝒌𝒐𝒓 = 𝒙𝟏𝟎𝟎
𝒋𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍
4. Penilaian Sumatif
Kisi-kisi soal Sumatif (Tes Tulis)
Alur Tujuan Indikator Soal Ranah Jenis Jenis No.
Pembelajaran (Level) Soal Instrumen Soal
Mengidentifikasi proses Menyebutkan contoh Pilihan
perubahan wujud benda. perubahan wujud benda
C1 Ganda
Soal Tes 1,2,3
Mengidentifikasi perubahan Pilihan
wujud benda
C2 Ganda
Soal Tes 4,5,6
Menjelaskan faktor yang
mempengaruhi perubahan Pilihan
wujud benda C2 Ganda
Soal Tes 7,8,9,10
Format Penilaian
𝒋𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒌𝒐𝒓
𝑺𝒌𝒐𝒓 = 𝒙𝟏𝟎𝟎
𝒋𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒊𝒎𝒂𝒍
Kriteria Penilaian
Skor Kriteria
80 - 100 Sangat Baik
50 - 70 Baik
20 - 40 Cukup Baik
0 - 10 Perlu Perbaikan
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
(LKPD)
Hari/Tanggal: Nama Kelompok:
Materi: Perubahan Wujud Zat Nama Anggota Kelompok:
Tujuan Pembelajaran: 1.
- Mengidentifikasi perubahan wujud zat dengan 2.
tepat.
- Peserta didik dapat mengamati, 3.
mengklarifikasi, dan menjelaskan contoh 4.
perubahan wujud benda yang terjadi yang
berdasarkan kehidupan sehari-hari. 5.
- Peserta didik dapat menyampaikan laporan
hasil percobahan wujud benda dengan bahasa
yang komunikatif
Alur Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik dapat mengidentifikasi perubahan
wujud benda dengan tepat.
- Peserta didik melakukan percobaan sederhana
perubahan wujud benda dengan benar
Peringatan penting:
Lakukan Percobaan dengan hati-hati mengutamakan keselamatan karena percobaan akan menggunakan api yang
sifatnya panas.
Alat dan Bahan
1. Kaleng Bekas 7. Plastik kiloan
2. Lilin 8. Es Batu
3. Kapur Barus 9. Batu Bata
4. Air 10. Pasir
5. Korek Api 11. Mentega
6. Piring kecil/mangkok kecil 12. Sendok alumunum
No. Nama Benda Wujud Benda Asal Percobaan yang dilakukan Perubahan Wujud Benda
1 Lilin
2 Mentega
3 Kapur Barus
4 Air
5 Es Batu
Kesimpulan:
Lembar Evaluasi Peserta Didik
Pilihlah jawaban A,B,C, atau D dengan tanda (X) pada lembar soal di bawah ini dengan tepat!
1. Contoh perubahan wujud zat dari gas menjadi padat adalah .....
A. Kapur barus yang hilang
B. Air membeku menjadi es
C. Terbentuknya salju
D. Lilin yang terbakar
2. Contoh peristiwa menguap dalam kehidupan sehari-hari dapat kita jumpai ketika ....
A. Menjemur pakaian basah
B. Memasukkan air ke dalam kulkas
C. Memasak mentega di atas wajan
D. Mencampur semen dengan air
3. Berikut ini contoh peristiwa mengembun adalah ....
A. Parfum yang disemprot lama-lama menghilang
B. Gelas bagian luar yang berair karena di dalam gelas terisi air dingin
C. Jus jeruk yang menjadi es ketika dimasukkan ke mesin pendingin
D. Es krim yang meleleh karena terkena sinar matahari
4. Pada kapur barus terjadi perubahan wujud benda dari padat menjadi ...
A. Padat
B. Cair
C. Gas
D. Embun
5. Mila memasukkan jus jeruknya ke dalam kulkas. Setelah beberapa jam ia ingin mengambil jus jeruknya jeruknya
lagi. Ternyata jus jeruknya sudah mengeras menjadi es. Peristiwa ini adalah contoh perubahan wujud, yaitu ....
A. Mengeras
B. Menguap
C. Menyublim
D. Membeku
6. Plastik yang berisi es batu pada permukaan plasik akan terdapat titik-titik air. Hal itu terjadi karena udara di luar
di luar gelas mengalami ....
A. Penguapan
B. Peresapan
C. Pengembunan
D. Penyubliman
7. Minyak kelapa pada musim dingin dapat membeku. Peristiwa ini disebabkan minyak kelapa....
A. Pada musim dingin tidak mendapat kalor
B. Pada musim dingin kelebihan energi kalor
C. Kurang menghasilkan kalor sehingga membeku
D. Banyak melepaskan kalor sehingga membeku
8. Contoh proses perubahan wujud ketika melepaskan kalor adalah ....
A. Es mencair, uap air mengembun, dan kapur barus menyublim
B. Air membeku, uap air mengembun, dan lilin memadat
C. Lilin mencair, lilin memadat, dan kapur barus menyublim
D. Besi meleleh, air mendidih, dan uap air mengembun
9. Perubahan wujud zat ketika menerima kalor adalah ....
A. Mengembun
B. Menguap
C. Mendeposisi
D. Membeku
10. Perubahan wujud zat ketika melepas kalor adalah ....
A. Mengembun
B. Mencair
C. Menyublim
D. Menguap
1 C 6 C
2 A 7 D
3 B 8 B
4 C 9 B
5 D 10 A
Bahan Ajar
Perubahan Wujud Benda
1. Perubahan wujud benda adalah salah satu bentuk terjadinya gejala perubahan pada suatu benda
menjadi berbeda wujud dari sebelumnya, baik ukuran, bentuk, warna, dan aroma atau baunya yang
berubah.
2. Pada kondisi tertentu suatu zat benda yakni padat, cair, dan gas mengalami perubahan wujud karena
zat benda tersebut dalam kondisi tertentu yang dipengaruhi oleh panas, suhu, kelembapan, dan
sebagainya.
3. Macam-macam Perubahan Wujud Benda
a. Mencair
Mencair adalah bentuk perubahan wujud yang terjadi pada benda padat menjadi benda cair. Agar
dapat terjadi perubahan wujud mencair maka memerlukan panas atau kalor yang mempengaruhi
zat benda tersebut. Perubahan wujud ini juga biasa kita kenal dengan istilah meleleh. Contohnya
melelehkan cokelat batangan menjadi lebih kental dengan memanaskannya di kompor.
b. Membeku
Membeku adalah bentuk perubahan wujud yang terjadi pada benda cair menjadi benda padat.
Perubahan wujud membeku bisa dibilang kebalikan dari mencair. Itu artinya proses perubahan
wujud dengan membeku akan melepaskan panas pada suhu yang dingin, berkebalikan dari mencair.
c. Menguap
Menguap adalah bentuk perubahan wujud yang terjadi pada benda cair menjadi zat gas. Menguap
adalah perubahan wujud yang memerlukan kalor atau pemanasan. Perubahan tersebut tidak hanya
terjadi pada zat cair saja, namun juga bisa terjadi di dalam tubuh manusia. Contohnya saat
berkeringat, maka keringat akan menguap dan mendingin dari tubuh kita. Yang paling sering kita
lihat adalah ketika merebus air maka saat mendidih akan mengeluarkan uap.
d. Mengembun
Mengembun adalah bentuk perubahan wujud yang terjadi pada benda gas menjadi benda cair.
Pengembunan terjadi pada gas di udara yang dingin atau suhu rendah menjadi butiran-butiran air.
Perubahan wujud ini termasuk dalam proses yang melepaskan kalor karena membutuhkan suhu
yang rendah. Lihat embun pada daun-daun rumput di pagi hari atau gelas kaca yang mengembun
karena berisi air dingin atau es batu.
e. Menyublim
Menyublim adalah bentuk perubahan wujud yang terjadi pada benda padat menjadi material gas.
Proses perubahan wujud dengan menyublim membutuhkan kalor atau energi panas agar benda
padat tersebut bisa berubah menjadi molekul gas di udara. Misalnya jika meletakan kapur barus
atau kamper di suatu ruangan maka lama kelamaan akan habis benda padat itu karena menyublim
ke udara.
f. Mengkristal
Mengkristal adalah bentuk perubahan wujud yang terjadi pada material gas menjadi material yang
lebih padat. Proses perubahan wujud ini terjadi karena adanya pelepasan energi panas atau kalor
pada suhu yang lebih rendah dari benda. Perubahan ini bisa amati pada botol madu yang mulai
muncul kristalisasi gula lama-kelamaan.
Media Pembelajaran
1) Powerpoint (terlampir)
2) Video Pembelajaran:
[Link]