0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan6 halaman

Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMA Negeri 10 Seram Bagian Barat

Penelitian ini mengkaji pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa di SMA Negeri 10 Seram Bagian Barat dengan menggunakan metode regresi linier sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi belajar memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar, dengan kontribusi sebesar 60.3%. Temuan ini menekankan pentingnya meningkatkan motivasi belajar siswa untuk mencapai prestasi akademik yang lebih baik.

Diunggah oleh

MONICA SILITONGA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan6 halaman

Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMA Negeri 10 Seram Bagian Barat

Penelitian ini mengkaji pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa di SMA Negeri 10 Seram Bagian Barat dengan menggunakan metode regresi linier sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi belajar memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar, dengan kontribusi sebesar 60.3%. Temuan ini menekankan pentingnya meningkatkan motivasi belajar siswa untuk mencapai prestasi akademik yang lebih baik.

Diunggah oleh

MONICA SILITONGA
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti

| Desember 2025 | Volume 6 Nomor 3 | Hal. 137 – 142


DOI [Link]
Website: [Link]
ISSN 2723-6870

Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika


Siswa SMA Negeri 10 Seram Bagian Barat
Reinhard Salamor1*, Muhammad Samad Rumalean2, Vicardy Kempa3,
Pieter Zakarias Tupamahu4, Cindy Papilaya5
1-5
Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pattimura
Jalan Ir. M. Putuhena, Kampus Unpatti, Poka, Ambon, Indonesia

Submitted: September 19, 2025 Revised: October 01, 2025 Accepted: November 29, 2025

e-mail: 1reinhardsalamor01@[Link]

corresponding author*
Abstrak
Motivasi belajar merupakan salah satu faktor afektif penting yang memengaruhi pencapaian hasil belajar
siswa, terutama dalam mata pelajaran matematika. Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh motivasi
belajar terhadap hasil belajar pada siswa SMA Negeri 10 Seram Bagian Barat. Metode penelitian yang
digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Sampel penelitian
terdiri atas 30 siswa kelas X yang dipilih secara purposive sampling. Pengukuran motivasi belajar dilakukan
menggunakan angket berskala Likert, sementara hasil belajar diperoleh melalui tes akademik siswa. Hasil
analisis menggunakan software SPSS v.25 menunjukkan bahwa motivasi belajar memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa, dengan kontribusi sebesar 60.3%. Temuan ini
mengindikasikan bahwa upaya peningkatan motivasi belajar siswa dapat memberikan dampak substansial
terhadap hasil belajar siswa atau prestasi akademik mereka. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi
guru dan sekolah untuk meningkatkan strategi pembelajaran yang berorientasi pada penguatan motivasi
sehingga prestasi belajar siswa dapat lebih optimal.
Kata kunci: hasil belajar, matematika, motivasi belajar.
Abstract
Learning motivation is one of the important affective factors influencing students’ achievement, especially
in mathematics. This study examines the effect of learning motivation on academic achievement among
students at State Senior High School in West Seram Regency. The research employed a quantitative
approach using simple linear regression analysis. The sample involved 30 tenth-grade students selected
through purposive sampling. Learning motivation was measured using a Likert-scale questionnaire, while
academic achievement was assessed through student tests. Analysis using SPSS v.25 revealed that learning
motivation had a significant effect on students’ mathematics achievement, with a contribution of 60.3%.
These findings indicate that efforts to increase students’ learning motivation may provide substantial impact
on their academic achievement. The implications of this study suggest that teachers and schools should
enhance teaching strategies that focus on strengthening motivation, in order to optimize students’ learning
outcomes.
Keywords: learning motivation, learning outcomes, mathematics.

This is an open access article distributed under the Creative Commons 4.0 Attribution License, which
permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original work is
properly cited. ©2025 by author.
138 Salamor, dkk

1. Pendahuluan Motivasi belajar sangat dibutuhkan untuk


meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
Aspek kognitif dan afektif merupakan dua
Banyak hasil tes baik survei maupun penelitian
elemen penting yang saling terkait dalam proses
selalu menunjukkan kemampuan siswa di bidang
pembelajaran siswa. Aspek kognitif ini berkaitan
matematika masih tergolong rendah. Selama 22
dengan cara berpikir seseorang, mengolah
tahun siswa Indonesia tidak menunjukkan
informasi dan mencari solusi dari suatu masalah,
peningkatan kemampuan matematika yang
sedangkan aspek afektif berkaitan dengan sikap,
signifikan berdasarkan data PISA (Putra, dkk.,
minat dan motivasi yang dimiliki siswa terhadap
2024). Oleh karena itu harus ada motivasi baik dari
pembelajaran. Menurut Yeni et al., (2022), hasil
guru maupun siswa sendiri untuk terus belajar, agar
belajar afektif dapat terlihat melalui tingkah laku
mampu meningkatkan kemampuan
seperti dalam hal perhatian, disiplin, menghargai
matematikanya.
guru dan teman, kebiasaan belajar dan hubungan
sosial. Siswa yang memiliki hasil belajar yang baik,
cenderung termotivasi dalam pembelajaran
Salah satu unsur afektif yang mendukung
dibandingkan dengan mereka yang kurang
keberhasilan siswa adalah motivasi belajar.
termotivasi. Sebaliknya tanpa adanya motivasi,
Motivasi belajar adalah faktor pendorong psikis
proses belajar menjadi pasif dan hanya mengarah
yang ada dalam diri siswa. faktor ini tidak hanya
pada kewajiban, bukan pada pemahaman. Hal
memicu kegiatan belajar, tetapi juga memastikan
serupa juga dikemukakan oleh Wahidin (2024),
bahwa proses belajar berlangsung secara
bahwa siswa yang kurang motivasi, tidak
berkelanjutan serta memberikan arahan yang jelas
menunjukkan semangat belajar sehingga mereka
untuk mencapai tujuan optimal (Hamidah &
cenderung tidak bersungguh-sungguh dalam
Oktaviani, 2023). Oleh karena itu, hasil belajar
belajar ataupun menerima pelajaran di sekolah.
yang baik, tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan,
tetapi lebih kepada sejauh mana siswa memiliki Dampak motivasi terhadap perkembangan
tekad dan semangat untuk terus belajar. Tanpa pendidikan sangatlah signifikan. Sepsena & Alber,
adanya motivasi, bahkan siswa yang cerdas pun (2023) mengungkapkan bahwa motivasi belajar
akan mengalami kesulitan dalam mempertahankan memiliki dampak yang luas bagi pendidikan
prestasinya. termasuk terciptanya suasana belajar yang inovatif,
aktif, dan menyenangkan. Suasana seperti ini tidak
Siswa yang memiliki motivasi biasanya
hanya mendukung hasil belajar yang optimal,
menunjukkan sikap positif terhadap proses
tetapi juga mampu mengubah perilaku dan sikap
pembelajaran. Karakteristik mereka seringkali
siswa menjadi lebih positif. Motivasi dapat
ditandai dengan semangat dan motivasi tinggi
dibedakan menjadi dua jenis, yaitu motivasi
dalam belajar, yang dapat meningkatkan
intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik
keberhasilan akademis mereka (Fitriani et al.,
mengacu dengan dorongan dari dalam diri siswa
2023). Pandangan ini sejalan dengan pendapat
untuk belajar seperti minat atau tingkat keterlibatan
Sapsena & Alber (2023), yang menyatakan bahwa
kognitif yang lebih tinggi dalam proses
siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi
pembelajaran (Felea & Roman, 2022). Sementara
biasanya bersikap aktif, antusias dan
itu, motivasi ekstrinsik berasal dari luar, seperti
memperhatikan dengan baik selama
penghargaan, pengakuan, atau harapan dari
berlangsungnya pembelajaran, serta menunjukkan
lingkungan (Setyowati & Syaputra, 2023).
partisipasi yang lebih besar dalam kegiatan belajar.
Menurut Novianti et al., (2020), karakteristik Motivasi yang tinggi dapat mendukung
siswa yang termotivasi meliputi: a) proaktif dalam proses pembelajaran, meningkatkan daya serap dan
menyelesaikan tugas, b) semangat dalam belajar, c) partisipasi siswa. Hal ini berkontribusi pada
memiliki tujuan yang jelas, d) tidak mudah putus keberhasilan akademik dan perkembangan sikap
asa saat menghadapi tantangan. aspek-aspek ini positif dalam pendidikan. Motivasi belajar yang
sangat penting karena menjadi dasar bagi positif akan menciptakan lingkungan yang lebih
pencapaian keberhasilan akademik yang produktif, dimana siswa lebih terlibat dan
berkelanjutan. berprestasi. Selain itu, hal ini juga berperan dalam
pengembangan sumber daya manusia yang
Pada beberapa tahun terakhir, hasil belajar
berkualitas di masa depan (Annisa, 2019). Oleh
siswa yang dipengaruhi oleh motivasi belajar
karena itu, sangat penting untuk menciptakan
sedang menjadi tren penelitian. Penelitian yang
lingkungan yang mendukung motivasi belajar
dilakukan oleh Nugroho & Warmi (2022)
siswa. Siswa akan lebih terlibat aktif dan
mengungkapkan bahwa motivasi belajar memiliki
bersemangat saat guru dapat memberikan stimulus
dampak yang kuat terutama di bidang matematika.
yang tepat saat proses belajar. Dampaknya, tidak
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti | Desember 2025 | Volume 6 Nomor 3 | 139

hanya prestasi akademik siswa yang meningkat SPLDV. Bentuk soal yang digunakan adalah esay
tetapi sikap positif akan terbentuk dan diperlukan sebanyak 10 butir dengan sebaran tingkat kognitif
di masa depan. C1 sampai dengan C3.
Hubungan antara kedua variabel yaitu Tabel 1. Sebaran Instrumen Tes
motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa masih Kognitif Bentuk soal Jumlah
perlu dikaji lagi lebih mendalam. Seperti dijelaskan C1 Menyebutkan himpunan 3
oleh Nurjanah et al., (2023), pemahaman yang baik bilangan bulat, asli, dan rasional
tentang pengaruh motivasi terhadap hasil belajar C2 - Menghitung operasi bilangan 2
ril
dapat menjadi dasar bagi guru dan tenaga pendidik
- Menentukan penyelesaian 2
untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih SPLDV
efektif dan berpusat pada siswa. Oleh karena itu, C3 - Menyelesaikan masalah yang 2
penilitian ini diharapkan dapat memberikan berkaitan dengan bilangan ril
kontribusi bagi pendidik dan lembaga pendidikan - Menyelesaikan masalah yang
dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta berkaitan dengan bilangan
menumbuhkan motivasi belajar siswa secara SPLDV 1
berkelanjutan.
2. Metode Penelitian Respon dari angket disusun berdasarkan
skala likert dengan mengacu pada indikator
Jenis Penelitian adalah penelitian kuantitatif
ketekunan, minat, semangat dalam belajar, dan
dengan metode regresi liner sederhana (simple
tujuan yang ingin dicapai. Pengolahan dan
linear regression) untuk mengetahui adanya
pengujian data dilakukan dengan perangkat SPSS
pengaruh motivasi (X) belajar terhadap hasil
versi. 25.
belajar siswa (Y) dengan desain penelitian sebagai
berikut. 3. Hasil dan Pembahasan
3.1. Hasil
Uji regresi sederhana dilakukan untuk
menganalisis seberapa besar pengaruh variabel
Gambar 1. Desain Penelitian bebas X (motivasi belajar atau MB) terhadap
Hipotesis penelitian ini yaitu terdapat variabel Y (hasil belajar atau HB). Analisis
pengaruh yang signifikan dari motivasi belajar tersebut dilakukan dengan berbantuan SPSS
terhadap hasil belajar siswa. Uji statitik inferensial dengan taraf signifikansi 5% (α = 0.05). Syarat uji
yang digunakan untuk menguji hipotesis ini adalah normalitas dan linearitas sebagai uji prasyarat
regresi linier sederhana dengan tahapan sebagai sebelum dilakukan uji regresi.
berikut. Tabel 2. Uji Prasyarat
Var Jum Statistik Sig Kesimp Ket
a. Uji prasyarat, yaitu (1) Normalitas
MB 30 0.12 0.20 Terima H0 Normal
menggunakan kolmogorov-smirnov; dan (2)
HB 30 0.13 0.19 Terima H0 Normal
Linieritas menggunakan deviation from
linierity.
Tabel 2, menunjukkan bahwa baik variabel
b. Uji Anova (𝐹) untuk menguji kelayakan
motivasi belajar (MB) maupun hasil belajar (HB)
model: 𝑌̂ = 𝑎 + 𝑏𝑥. memiliki nilai signifikansi yang lebih besar dar
c. Uji 𝑡 untuk menguji signifikansi pengaruh 0,05. Artinya, data motivasi belajar maupun hasil
variabel 𝑥 terhadap 𝑦. belajar menyebar normal.
Populasi dalam penelitian yaitu siswa kelas Selanjutnya hasil uji linieritas dapat dilihat
X di salah satu SMA Negeri 10 Seram Bagian pada tabel 3 berikut.
Barat dengan sampel yang terpilih secara
purposive sampling yaitu 30 siswa pada kelas X Tabel 3. Uji Linieritas
IPA. Kelas ini dipilih sebagai sampel karena para Var Bebas Var. Terikat F Sig. Ket
siswa mempunyai kemampuan yang heterogen, MB HB 0.89 0.58 Linier
baik secara akademik maupun karakter.
Tabel 3 menunjukkan bahwa F hitung
Instrumen yang digunakan dalam penelitian sebesar 0.89, F tabel (30;1;5%) adalah 4.17
ini yaitu tes hasil belajar siswa dan angket yang akibatnya F-hitung kurang dari F-tabel. Artinya,
digunakan untuk mengukur motivasi belajar siswa. motivasi belajar dan hasil belajar mempunyai
Instrument tes yang dibuat merupakan materi yang hubungan yang linier.
telah diajarkan sebelumnya yaitu bilangan ril dan
140 Salamor, dkk

Uji prasyarat telah terpenuhi sehingga dapat belajar dan hasil belajar. Artinya, semakin tinggi
dilanjutkan dengan analisis regresi untuk menguji motivasi belajar yang dimiliki siswa, semakin baik
hipotesis penelitian. Lebih spesifiknya, uji dipakai pula prestasi yang dapat dicapai mereka.
untuk membuat estimasi rata-rata dan nilai variabel
Hasil penelitian ini memberi gambaran
hasil belajar (HB) dengan didasarkan pada nilai
kepada guru dan semua pemerhati pendidikan,
variabel motivasi belajar (MB). Selengkapnya
bahwa semua siswa SMA kelas X IPA di Seram
dapat dilihat Tabel 4 berikut.
Bagian Barat memiliki peluang besar untuk
Tabel 4. Hasil Uji Regresi Sederhana
meningkatkan hasil belajar mereka karena adanya
Variabel Koef. Regresi t-hit Sig. motivasi. Oleh sebab itu menurut Peng & Fu,
Konstanta 53.310 15.060 0.000 2021), guru memainkan peran penting dalam
X 0.315 6.525 0.000 menumbuhkan motivasi belajar, guru didorong
F-hit = 42.576 0.000 untuk fokus pada minat intrinsik siswa untuk
R = 0.777 mencapai hasil belajar yang optimal. Saputra
R-Square = 0.603 (2022) menjelaskan bahwa dengan keterampilan
komunikasi yang efektif dan kemampuan untuk
Tabel 4 menunjukkan bahwa uji Anova (F- menciptakan lingkungan belajar yang menarik dari
seorang guru dapat secara signifikan meningkatkan
hit) sebesar 42.576, F-tab (30;1;5%) adalah 4.17
akibatnya F-hit > F-tab. Sama halnya jika motivasi siswa dan berdampak pada hasil belajar
dipandang dari nilai signifikansi yang dihasilkan. mereka.
Maka dapat disimpulkan bahwa model regresi ini Wahidin (2024) mengungkapkan bahwa
layak untuk memprediksi hasil belajar. Pada bagian motivasi yang kuat dapat memberikan dorongan
koefisien regresi, model persamaan regresi yang dan semangat dalam proses belajar. Lebih lanjut
dapat dibentuk yaitu 𝑦̂ = 53.310 + 0.315𝑥. dijelaskan bahwa motivasi yang tinggi dapat
Persamaan ini mempunyai arti bahwa: (1) jika memberikan energi dan semangat dalam belajar,
tidak ada penambahan satu nilai motivasi belajar, serta menumbuhkan minat belajar. Minat dalam
maka hasil belajar sebesar 53.310; dan (2) setiap belajar terkait erat dengan motivasi. Triarisanti &
penambahan satu nilai motivasi belajar, maka nilai Purnawarman (2019) berpendapat ketika siswa
hasil belajar akan bertambah sebesar 0.315. Nilai tertarik pada suatu mata pelajaran, mereka lebih
t-hitung sebesar 6.525 dibandingkan dengan nilai t cenderung termotivasi untuk belajar, yang pada
tabel dengan df = 30 (5%:1) yaitu 1.697 (t-hit > t- akhirnya mengarah pada hasil belajar yang lebih
tab). Maka dapat disimpulkan bahwa variabel baik.
motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap
Temuan-temuan dalam penelitian ini masih
hasil belajar.
relevan dengan teori-teori motivasi dari beberapa
3.2. Pembahasan ahli. Arends dan Kilcher menyebutkan bahwa anak
harus memiliki motivasi intrinsik karena akan
Nilai statistik terhadap besarnya hubungan
timbul tekad yang kuat untuk berjuang. Lebih
antara variabel motivasi dan hasil belajar adalah
lanjut dijelaskan oleh Hermans bahwa Ciri orang
0.777 yang merepresentasikan kategori hubungan
memiliki motivasi, yaitu (1) Terus mengerjakan
yang kuat. Bagian koefisien determinasi
tugas-tugas yang menantang; (2) Bekerja sendiri
menunjukkan angka R-square yang sebesar 0.603
menemukan penyelesaian; (3) Memiliki keinginan
atau sama dengan 60.3%. Hasil ini menunjukkan
kuat untuk maju; dan (4) Berorientasi pada masa
bahwa besarnya pengaruh motivasi belajar
depan (Nurrawi, dkk., 2023). Menumbuhkan
terhadap hasil belajar sebesar 60.3% dan sisanya
motivasi dalam diri anak memang tidak mudah,
39.7% adalah faktor lain di luar model regresi ini.
butuh kerja keras dari para guru serta orang tua.
Sejalan dengan temuan tersebut, (Juandi et al.,
2025) menjelaskan bahwa motivasi belajar tidak Indikator yang dipakai dalam penelitian ini
dapat dikategorikan sebagai faktor yang dominan dapat menjadi pegangan guru untuk mendorong
dapat mempengaruhi hasil belajar, seperti peningkatan motivasi belajar siswa. (1) Ketekunan.
dukungan sosial, kebiasaan belajar, dan faktor Hal ini dapat dilihat dari perilaku siswa konsiten
psikologis lainnya. dalam menyelesaikan tugas-tugas; (2) Minat. Rasa
suka atau ketertarikan terhadap matematika dapat
Hasil analisis dengan uji regresi sederhana
memotivasi siswa untuk terus belajar; (3)
menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang
Semangat dalam belajar. Semangat menjadi
signifikan antara motivasi belajar dan hasil belajar
pemicu timbulnya motivasi sehingga siswa terus
siswa. Hasil penelitian ini juga relevan dengan
terdorong untuk berusaha; dan (4) Tujuan yang
penelitian yang dilakukan oleh Annisa (2019),
ingin dicapai. Keinginan setiap siswa akan masa
dimana terdapat hubungan positif antara motivasi
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti | Desember 2025 | Volume 6 Nomor 3 | 141

depan yang cerah akan menjadi tujuan utama Harahap, A. C. P., Anggina, A., Ritonga, D., Amarta, M.
sehingga siswa harus belajar. Beberapa hal ini jika A., Ayumi, S., Rahmi, Wardatur, Mariana, W.,
diperhatikan dengan baik, maka akan berdampak & Nst, Y. R. (2024). Faktor-faktor Pendukung
pada prestasi akademik siswa. dan Penghambat Semangat Belajar Siswa. El-
Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat , 4(2),
Penelitian Harahap et al., (2024) 263–268.
menunjukkan bahwa motivasi belajar memiliki [Link]
peran yang sangat penting dalam mendukung Juandi, D., Monariska, E., & Tupamahu, P. Z. (2025).
keberhasilan akademis siswa. Motivasi yang The Influence of Motivation and Study Habits on
tinggi, antusiasme, dan keinginan untuk Student Achievement Index. PRISMA, 14(1),
105–116. [Link]
berkembang merupakan faktor yang signifikan
Novianti, C., Sadipun, B., & Balan, J. M. (2020).
bagi semangat belajar siswa. Hal ini berarti bahwa Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil
motivasi belajar merupakan faktor penting yang Belajar Matematika Peserta Didik. Science, and
harus diperhatikan untuk mencapai keberhasilan Physics Education Journal (SPEJ), 3(2), 57–75.
siswa. [Link]
Nugroho, R., & Warmi, A. (2022). Pengaruh Motivasi
4. Kesimpulan Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika
Temuan dalam penelitian menunjukkan Siswa di SMPN 2 Tirtamulya.
bahwa ada pengaruh yang signifikan dari motivasi EduMatSainsJurnal Pendidikan, Matematika
belajar terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dapat DanSains, 6(2), 407–418.
[Link]
dilihat dari hasil uji t-hitung yaitu 6.525 lebih besar
Nurjanah, N., Sutrisno, S., & Meiriyanti, R. (2023).
dari t-tabel yaitu 1.697. Adapun besar pengaruh Pengaruh Motivasi, Inovasi, Dan Kompetensi
motivasi belajar terhadap hasil belajar sebesar Terhadap Keberhasilan UMKM Dengan
60.3%. Temuan ini memberikan kontribusi bagi Kemampuan Usaha Sebagai Variabel
perbaikan mutu pendidikan dalam hal prestasi Intervening. Jurnal Rimba : Riset Ilmu
akademik siswa SMA di Kabupaten Seram Bagian Manajemen Bisnis Dan Akuntansi, 1(3), 143–
Barat. 152. [Link]
Nurrawi, P. E. A., Zahra, T. A., Aulia, D., Greis, G., &
5. Ucapan Terima Kasih Mubarok, S. (2023). Motivasi Belajar Siswa
Tim peneliti mengucapkan terima kasih Terhadap Hasil Belajar Matematika. Plusminus:
kepada semua pihak yang berkontribusi terhadap Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 29-38.
[Link]
penyelesaian penelitian dan artikel ini. Terima
Peng, R., & Fu, R. (2021). The effect of Chinese EFL
kasih terlebih khusus kepada kepala sekolah, para students’ learning motivation on learning
guru dan para siswa di SMA Negeri 10 Seram outcomes within a blended learning
Bagian Barat yang kerendahan hati menginjinkan environment. Australasian Journal of
pelaksanaan penelitan di Sekolah tersebut. Educational Technology, 2021(6), 61–74.
[Link]
Daftar Pustaka Putra, P. D. K., Wibawa, A. K., & Noviantri, S. P.
Annisa, A. N. (2019). Pengaruh Motivasi Belajar (2024). Kemampuan Literasi Matematis Siswa
Terhadap Prestasi Siswa. Al-Ittizaan: Jurnal dalam Menyelesaikan Soal Pisa Konten Change
Bimbingan Konseling Islam, 2(2), 1–6. And Relationship. Jurnal Riset HOTS
[Link] Pendidikan Matematika, 4(1), 105-114.
Felea, M. L., & Roman, A. F. (2022). The Motivation of [Link]
Learning in Students. Ournal Plus Education, Saputra, E. B. (2022). The Effect of Teacher
31(02), 10. Communication Ability and Learning
[Link] Motivation on Student Learning Outcomes in
Fitriani, Z. D., Hutajulu, M., & Minarti, E. D. (2023). Economic Lessons for Class XI IPS SMA
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Ekasakti in Padang Academic Year 2015/2016.
Belajar Siswa SMP Pada Materi Statistika. Journal International on Global Education, 1(1),
Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 6(1), 1–10. [Link]
329–336. Sepsena, N., & Alber, A. (2023). Pengaruh Motivasi
[Link] Belajar Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia
Hamidah, J., & Oktaviani, O. (2023). Pengaruh Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Tualang. Sajak:
Motivasi Belajar Dalam Pembelajaran Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Sastra,
Berdiferensiasi Terhadap Hasil Belajar Bahasa Bahasa, Dan Pendidikan, 2(3), 225–234.
Indonesia Siswa MAN 1 Pulang Pisau. Prima [Link]
Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 4(3), iew/14108
254–262. Setyowati, H., & Syaputra, A. (2023). Analysis of
[Link] Extrinsic Rewards on Work Motivation in the
Apron Movement Control (AMC) Unit at Adi
142 Salamor, dkk

Soemarmo Boyolali International Airport.


JETISH: Journal of Education Technology
Information Social Sciences and Health E-ISSN,
1, 231–234.
[Link]
Triarisanti, R., & Purnawarman, P. (2019). The
Influence of Interest and Motivation on College
Students’ Language and Art Appreciation
Learning Outcomes. International Journal of
Education, 11(2), 130.
[Link]
Wahidin, M. (2024). Manfaat Motivasi Belajar Untuk
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Ilmu
Tarbiyah Dan Keguruan (JITK), 2(1), 96–101.
[Link]
article/view/698
Yeni, D. F., Lasia Putri, S., & Setiawati, M. (2022).
Pengaruh Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil
Belajar Siswa SMP N 1 X Koto Diatas. Jurnal
Pendidikan Ekonomi, 10(2), 133–140.
[Link]

Anda mungkin juga menyukai