0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan3 halaman

TP-Akidah-Akhlak-11 (SILABUS)

Dokumen ini adalah tujuan pembelajaran untuk mata pelajaran Akidah Akhlak di MA. DI PUTRI KEDIRI, yang disusun oleh Dra Hj. Satimah untuk kelas XI tahun ajaran 2025/2026. Capaian pembelajaran mencakup analisis akidah, akhlak, adab, dan kisah keteladanan, dengan fokus pada pengembangan sikap toleransi, moralitas, dan pemahaman ajaran Islam. Peserta didik diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan menghadapi tantangan di era global.

Diunggah oleh

Ehram
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan3 halaman

TP-Akidah-Akhlak-11 (SILABUS)

Dokumen ini adalah tujuan pembelajaran untuk mata pelajaran Akidah Akhlak di MA. DI PUTRI KEDIRI, yang disusun oleh Dra Hj. Satimah untuk kelas XI tahun ajaran 2025/2026. Capaian pembelajaran mencakup analisis akidah, akhlak, adab, dan kisah keteladanan, dengan fokus pada pengembangan sikap toleransi, moralitas, dan pemahaman ajaran Islam. Peserta didik diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan menghadapi tantangan di era global.

Diunggah oleh

Ehram
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

MATA PELAJARAN : AKIDAH AKHLAK

Nama Madrasah : MA. DI PUTRI KEDIRI


Nama Penyusun : Dra Hj. Satimah
Mata Pelajaran : Akidah Akhlak
Fase / Kelas : F - XI
Tahun Penyusunan : 2025 / 2026

CAPAIAN PEMBELAJARAN
Dalam elemen akidah, peserta didik mampu menganalisis sejarah, tokoh utama dan ajaran pokok
aliran Ilmu Kalam, asma al-Husna, fakta kematian dan alam barzah yang perlu disiapkan agar
husnul khatimah. Dalam elemen akhlak peserta didik mampu menganalisis dan membiasakan
bersikap tasamuh (toleransi), musawah (persamaan derajat), tawasuth (moderat), dan ukhuwah
(persaudaraan); sikap bekerja keras, kolaboratif, fastabiq al-khairat, optimis, dinamis, kreatif, dan
inovatif, menerapkan akhlak mulia dalam berorganisasi dan bekerja; syariat, tarikat, hakikat, dan
ma'rifat; inti ajaran tasawuf; dan menghindari akhlak tercela (membunuh, liwath, LGBT, meminum
khamar, judi, mencuri, durhaka kepada orang tua, meninggalkan shalat, memakan harta anak yatim,
korupsi, israf, tabzir, bakhil, nifaq, keras hati, dan ghadlab (pemarah), fitnah, berita bohong
(hoaks), namimah, tajassus, dan gibah. Dalam elemen adab peserta didik mampu mengevaluasi
adab berpakaian, berhias, dalam perjalanan, bertamu, menerima tamu, pergaulan remaja, bergaul
dengan sebaya, yang lebih tua, yang lebih muda, dan lawan jenis. Dalam elemen kisah keteladanan
peserta didik mampu mengevaluasi kisah sahabat Abdurrahman bin Auf dan Abu Dzar al-Gifari
r.a., Fatimatuzzahra r.a., dan Uways al-Qarni, Kyai Kholil al-Bangkalani, Kyai Hasyim Asy'ari,
Kyai Ahmad Dahlan dan mengambil ibrah dalam kehidupan sehari-hari.

Elemen Capaian Pembelajaran Konten Tujuan Pembelajaran

Akidah Peserta didik mampu Munculnya Peserta didik mampu menganalisis


menganalisis sejarah ilmu Aliran sejarah, tokoh utama dan ajaran
kalam, tokoh utama dan Kalam pokok aliran Ilmu Kalam, asma al-
ajaran pokok aliran-aliran Dalam Husna, fakta kematian dan alam
Ilmu Kalam (Khawarij, Peristiwa barzah yang perlu disiapkan agar
Syiah, Murji'ah, Jabariyah, Tahkim husnul khatimah.
Qodariyah, Mu'tazilah, ahl
as-sunnah wa al-Jama'ah Aliran- Peserta didik mampu menganalisis
(Asy'ariyah dan Maturidiyah) Aliran Ilmu sejarah ilmu kalam, tokoh utama
sebagai upaya mewujudkan Kalam dan ajaran pokok aliran-aliran Ilmu
sikap toleran dan memegang Kalam (Khawarij, Syiah, Murji'ah,
teguh akidah yang benar Jabariyah, Qodariyah, Mu'tazilah,
sebagai pedoman dalam ahl as-sunnah wa al-Jama'ah
kehidupan sehari-hari.; (Asy'ariyah dan Maturidiyah)
Mengimplementasikan sebagai upaya mewujudkan sikap
makna kandungan Asma al- toleran dan memegang teguh
Husna (al-Afuww, al-Rozaq, akidah yang benar sebagai
pedoman dalam kehidupan sehari-
al-Malik, al-Hasib, al-Hadi, hari.
al-Khalik dan al-Hakim);
menganalisis dalil dan fakta Kematian Peserta didik mampu menganalisis
kematian, husnul khatimah, dan dalil dan fakta kematian, husnul
su 'ul khatimah, dan alam Kehidupan khatimah, su 'ul khatimah, dan
barzah se bagai pedoman dan di Alam alam barzah se bagai pedoman dan
peringatan dalam merespon Barzakh peringatan dalam merespon
tantangan kehidupan hedonis tantangan kehidupan hedonis dan
dan materialistis di era materialistis di era global.
global.

Akhlak Peserta didik mampu Menghindari Peserta didik mampu menganalisis


menganalisis syariat, tarikat, Dosa Besar dan membiasakan bersikap
hakikat, dan makrifat; inti tasamuh (toleransi), musawah
ajaran tasawuf menurut tokoh (persamaan derajat), tawasuth
(Imam Junaid al-Baghdadi, (moderat), dan ukhuwah
Rabiah al-Adawiyah, al- (persaudaraan); sikap bekerja
Ghazali, Syekh Abdul Qadir keras, kolaboratif, fastabiq al-
al-Jailani); sikap tasamuh khairat, optimis, dinamis, kreatif,
(toleransi), musawah dan inovatif, menerapkan akhlak
(persamaan derajat), mulia dalam berorganisasi dan
tawasuth (moderat), ukhuwah bekerja; syariat, tarikat, hakikat,
(persaudaraan), bekerja keras, dan ma'rifat; inti ajaran tasawuf;
kolaboratif, fastabiq al- dan menghindari akhlak tercela
khairat, optimis, dinamis, (membunuh, liwath, LGBT,
kreatif, inovatif, etika dalam meminum khamar, judi, mencuri,
berorganisasi dan bekerja; durhaka kepada orang tua,
menghindari akhlak tercela meninggalkan shalat, dan memakan
membunuh, liwath, LGBT, harta anak yatim.
memmum khamar, judi,
mencuri, durhaka kepada Menghindari Peserta didik mampu menghindari
orang tua, meninggalkan Akhlak akhlak tercela israf, tabzir, bakhil,
salat, memakan harta anak Tercela nifaq, keras hati, dan ghadlab
yatim, korupsi, israf, tabzir, (pemarah), fitnah, berita bohong
bakhil, nifaq, keras hati, (hoaks), namimah, tajassus, dan
ghadlab (pemarah), fitnah, gibah.
berita bohong (hoaks),
namimah, tajassus dan Syari’at, Peserta didik mampu menganalisis;
ghibah sehingga terbentuk Ṭarekat, syariat, tarikat, hakikat, dan
pribadi yang memiliki Hakikat, ma'rifat
kesalehan individual dan Ma’rifat
sosial dalam menjalankan
kehidupan berbangsa dan Tokoh dan Peserta didik mampu menganalisis
bernegara. Ajaran inti ajaran tasawuf menurut tokoh
Tasawuf Sufi (Imam Junaid al-Baghdadi, Rabiah
Besar al-Adawiyah, al-Ghazali, Syekh
Abdul Qadir al-Jailani.

Adab Peserta didik mampu Adab Peserta didik mampu mengevaluasi


membiasakan dan Berpakaian, adab berpakaian, berhias, dalam
mengevaluasi adab Berhias, perjalanan, bertamu, menerima
berpakaian, berhias, Perjalanan, tamu, pergaulan remaja, bergaul
perjalanan, bertamu, dan Bertamu dan dengan sebaya, yang lebih tua,
menenma tamu, bergaul Menerima yang lebih muda, dan lawan jenis.
dengan sebaya, yang lebih Tamu
tua, yang lebih muda, dan
lawan jenis sebagai upaya Akhlak Peserta didik mampu menganalisis
membentuk generasi yang Pergaulan sikap bertanggung jawab dan
beradab, bermoral, dan Remaja santun dalam pergaulan remaja,
berbudaya di era digital
dalam dunia global sehingga
tidak terjebak pergaulan
bebas, hedonis, dan
materialis.

Kisah Peserta didik mampu Kisah Peserta didik mampu mengevaluasi


keteladanan menganalisis dan meneladani Teladan kisah Fatimatuzzahra r.a., dan
kisah Fatimah az-Zahra r.a., Uways al-Qarni dan mengambil
Uways al-Qarni, ibrah dalam kehidupan sehari-hari.
Abdurrahman bin Auf, Abu
Dzar al-Gifari r.a.; kesufian Kisah Peserta didik mampu mengevaluasi
Imam Hanafi, Imam Malik, Teladan kisah sahabat Abdurrahman bin Auf
Imam Asy-Syafi'i, Imam dan Abu Dzar al-Gifari r.a., dan
Ahmad bin Hambal; sifat- mengambil ibrah dalam kehidupan
sifat positif Kyai Khalil al- sehari-hari.
Bangkalani, Kyai Hasyim
Asy'ari, dan Kyai Ahmad
Dahlan dalam
kedermawanan, kesetiaan
memegang prmsip,
menegakkan amar ma'ruf dan
nahi munkar dengan tetap
meniaga harmoni kehidupan
yang majemuk, sehingga
dapat diambil inspirasi
menghadapi tantangan
kehidupan yang beragam
dalam kebinekaan global.

Anda mungkin juga menyukai