His02 Aida Module02
His02 Aida Module02
Arranged by:
HIS02
AIDA
LO1: Explain the human’s physical, biological, and psychological or represent the
industrial problems.
LO2: Apply the tools and techniques of human factors in industrial engineering
problems.
LO3: Demonstrate the tools and techniques in a human-integrated system.
I. Objectives
1. Mengumpulkan data waktu dan gerak secara langsung dan tidak langsung
2. Mendefinisikan siklus waktu, waktu normal dan waktu baku dengan
menerapkan metode kelonggaran Westinghouse dan ILO
3. Menganalisis tata letak stasiun kerja saat ini dan mengusulkan yang optimal
4. Mendefinisikan gerakan Therblig dan mengklasifikasikan gerakan menjadi
gerakan efektif dan tidak efektif
5. Menghilangkan atau mengurangi gerakan tidak efektif berdasarkan studi
kasus yang diberikan
6. Membuat peta tangan kiri dan tangan kanan MTM berdasarkan stasiun kerja
dan analisisnya.
1. Hasil pengukuran waktu perakitan (assembly time) dan waktu siklus (cycle
time) dari stasiun kerja perakitan pena standard AE7 0,5mm.
Tabel 2.1 Data Waktu Perakitan dan Waktu Siklus Stasiun Kerja Perakitan
Pena
1. 15.2 15.2
2. 30 15
3. 46.3 15.433
4. 61.3 15.325
5. 76.9 15.38
6. 93 15.5
7. 107.7 15.385
8. 123.1 15.387
9. 138.9 15.433
Total 153.433
2. Hasil perhitungan nilai waktu normal (normal time) dan waktu baku
(standard time) dari stasiun kerja perakitan pena.
3. Analisis nilai waktu normal (normal time), waktu baku (standard time) dan
work performance rating dari stasiun kerja.
Analisis waktu baku (standard time) : Waktu baku adalah waktu kerja yang
telah disesuaikan untuk menyelesaikan satu unit produksi dengan
mempertimbangkan faktor manusia seperti kelelahan, kebutuhan pribadi, dan
jeda operasional melalui tambahan allowance berdasar analisis sebesar 22.83%.
Jika suatu pekerjaan secara teknis membutuhkan 19.2375 detik, waktu bakunya
menjadi 24.933 detik setelah dimasukkan kelonggaran waktu tersebut. Waktu ini
menjadi dasar penting dalam perencanaan produksi, penjadwalan kerja, dan
penetapan target yang realistis karena memastikan kapasitas produksi dapat
dicapai tanpa membebani operator, sekaligus menjaga keseimbangan efisiensi
dan kenyamanan kerja
Analisis performance rating : Penilaian rating menunjukkan bahwa operator
bekerja 25% lebih cepat dari kecepatan standar yang ditentukan berdasarkan
pengamatan terhadap skill, effort, kondisi kerja, dan konsistensi. Ini menandakan
operator yang berpengalaman dan efisien, mampu menyelesaikan tugas dengan
cepat tanpa mengorbankan kualitas kerja. Rating ini juga berguna untuk
penilaian produktivitas individu, insentif kerja, dan evaluasi pelatihan karyawan.
Diketahui :
!
!" ∑ $ # %& ∑()%)#
N’ = ! "
∑ $%
"
$.&' -
(,(*
!+, ∑ -./0.-+& ∑(-./2+.3)
N’ = ! +/..2..
"
-
.4.- √-,.2
N’ = # +/..2..
$
.4.- ) 2./- -
N’ = # +/..2..
$
N’ = 1.156 -
N’ = 1.336
Analisis Hasil:
5. Gambar tata letak (layout) dari stasiun kerja berdasarkan video yang telah
diberikan beserta legenda dari masing-masing komponen:
1 Bucket BK 1 4”
2 Wheel WH 4 6”
3 Cab CB 1 7”
4 Lego Body LB 1 7”
5 Brake Group BG 1 7”
6 Engine EG 1 7”
7 Side Bumper SB 2 6”
8 Stairs ST 2 6”
9 Back Bumper BB 1 5”
10 Human Body HB 1 3”
11 Steering Control SC 1 5”
12 Lift Cylinder LC 1 4”
6. Usulan perbaikan tata letak (layout) dari stasiun kerja berdasarkan video
yang telah diberikan beserta legenda dari masing-masing komponen.
1 Lego Body LB 1 4”
2 Engine EG 1 5”
3 Back Bumper BB 1 5”
4 Brake Group BG 1 5”
5 Steering Control SC 1 5”
6 Stairs ST 2 4”
7 Side Bumper SB 2 4”
8 Human Body HB 1 5”
9 Cab CB 1 5”
10 Wheel WH 4 3”
11 Bucket BK 1 4”
12 Lift Cylinder LC 1 4”
7. Analisis tata letak (layout) dari stasiun kerja yang sekarang dan usulan
perbaikan yang diberikan.
1 Mengambil Lego Body (LB) sejauh 4" dengan tangan kanan 3,280 detik
2 Mengambil Engine (EG) sejauh 7" dengan tangan kiri 4,567 detik
3 Memasang Engine (EG) pada Lego Body (LB) dengan kedua 4,280 detik
tangan
4 Mengambil Back Bumper (BB) sejauh 4" dengan tangan kiri 3,014 detik
6 Mengambil Back Group (BG) sejauh 7" dengan tangan kanan 3,422 detik
7 Memasang Back Group (BG) pada assembly dengan kedua 2,105 detik
tangan
8 Mengambil Steering Control (SC) sejauh 5" dengan tangan 2,973 detik
kiri
10 Mengambil Stairs (ST) pertama sejauh 6" dengan tangan 1,854 detik
kanan
11 Memasang Stairs (ST) pertama pada assembly dengan kedua 1,043 detik
tangan
12 Mengambil Stairs (ST) kedua sejauh 6" dengan tangan kanan 2,174 detik
13 Memasang Stairs (ST) kedua pada assembly dengan kedua 1,880 detik
tangan
14 Mengambil Side Bumper (SB) pertama sejauh 6" dengan 1,357 detik
tangan kanan
15 Memasang Side Bumper (SB) pertama pada assembly dengan 2,321 detik
kedua tangan
16 Mengambil Side Bumper (SB) kedua sejauh 6" dengan tangan 1,434 detik
kanan
17 Memasang Side Bumper (SB) kedua pada assembly dengan 1,042 detik
kedua tangan
18 Mengambil Human Body (HB) sejauh 3" dengan tangan 1,185 detik
kanan
19 Memasang Human Body (HB) pada assembly dengan kedua 1,600 detik
tangan
20 Mengambil Cab (CB) sejauh 7" dengan tangan kiri 2,980 detik
21 Memasang Cab (CB) pada assembly dengan kedua tangan 1,940 detik
22 Mengambil Wheel (WH) pertama sejauh 6" dengan tangan 2,130 deik
kiri
23 Mengambil Wheel (WH) kedua sejauh 6" dengan tangan kiri 2,095 detik
24 Mengambil Wheel (WH) ketiga sejauh 6" dengan tangan 2,340 detik
kanan
25 Mengambil Wheel (WH) keempat sejauh 6" dengan tangan 2,250 detik
kiri
27 Mengambil Bucket (BK) sejauh 4" dengan tangan kiri 2,210 detik
28 Mengambil Lift Cylinder (LC) sejauh 4" dengan tangan 2,874 detik
kanan
29 Memasang Lift Cylinder (LC) pada Bucket (BK) dengan 4,020 detik
kedua tangan
30 Memasang Bucket (BK) pada assembly dengan kedua tangan 2,845 detik
9. Buatlah peta tangan kiri dan tangan kanan MTM berdasarkan stasiun kerja
pada video yang telah diberikan.
Mengambil Engine
(EG) RE7A 07.04 07.04 H Diam
Jarak=7”
Memasang Engine
Memasang Engine (EG) pada
(EG) pada Lego APA 10.06 10.06 APA
Lego Body (LB)
Body (LB)
Mengambil Back
Bumper (BB) RE4A 06.01 06.01 H Diam
Jarak=4”
Memasang Back
APA 10.06 10.06 APA Memasang Back Group (BG)
Group (BG)
Mengambil
Steering Control RE5A 06.05 06.05 H Diam
Jarak=5”
Memasang
Memasang Steering Control
Steering Control APA 10.06 10.06 APA
(SC)
(SC)
Memasang Stairs
Memasang Stairs (ST)
(ST) pertama pada APA 10.06 10.06 APA
pertama pada assembly
assembly
Memasang Stairs
Memasang Stairs (ST) kedua
(ST) kedua pada APA 10.06 10.06 APA
pada assembly
assembly
Memasang Side
Bumper (SB) Memasang Side Bumper (SB)
APA 10.06 10.06 APA
pertama pada pertama pada assembly
assembly
Memasang Side
Memasang Side Bumper (SB)
Bumper (SB) kedua APA 10.06 10.06 APA
kedua pada assembly
pada assembly
Mengambil Cab
RE7A 07.04 07.04 H Diam
(CB) Jarak=7”
Memasang Cab
Memasang Cab (CB) pada
(CB) pada APA 10.06 10.06 APA
assembly
assembly
Mengambil Wheel
(WH) pertama. RE6C 10.01 10.01 H Diam
jarak=6”
Memasang wheel
APA 10.06 10.06 H Diam
pertama
Mengambil Wheel
(WH) kedua. RE6C 10.01 10.01 H Diam
jarak=6”
Memasang wheel
APA 10.06 10.06 H Diam
kedua
Mengambil Wheel
(WH) RE6C 10.01 10.01 H Diam
keempat. jarak=6”
Memasang Wheel
Memasang Wheel (WH)
(WH) keempat APA 10.06 10.06 APA
keempat pada assembly
pada assembly
Mengambil Bucket
RE4A 06.01 06.01 H Diam
(BK). Jarak= 4”
Memasang Bucket
Memasang Bucket (BK) pada
(BK) pada APA 10.06 10.06 APA
assembly
assembly
542.5 542.5
Total Waktu Tangan Kiri Total Waktu Tangan Kanan
TMU TMU
Sumber: (Diolah oleh Penulis)
10. Analisis perbandingan waktu peta tangan kiri dan tangan kanan MTM
dengan waktu hasil perakitan lego pada video.
Berdasarkan Tabel 2.3 Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan MTM pada
aktivitas perakitan lego, dapat disimpulkan bahwa distribusi beban kerja antara
tangan kiri dan tangan kanan berada dalam kondisi yang seimbang. Total waktu
efektif untuk tangan kiri adalah 10,9 detik dan untuk tangan kanan adalah 11,11
detik, sedangkan waktu tidak efektif masing-masing sebesar 8,62 detik dan 8,41
detik. Dengan demikian, total waktu kerja masing-masing tangan adalah 19,52
detik, menunjukkan bahwa beban kerja kedua tangan telah direncanakan dengan
baik dan selaras, sesuai dengan prinsip dasar dalam metode MTM yang
mengutamakan efisiensi dan keseimbangan gerakan.
Total waktu yang diperoleh dari seluruh aktivitas tangan kiri dan kanan
adalah 542,5 TMU. Dengan konversi 1 TMU setara dengan 0,036 detik, maka
waktu kerja total adalah 542,5 × 0,036 = 19,53 detik. Nilai ini sangat konsisten
dengan waktu total hasil observasi langsung dalam aktivitas perakitan, yang
menunjukkan bahwa perencanaan kerja dengan pendekatan MTM mampu
mencerminkan waktu aktual secara akurat. Distribusi waktu kerja yang merata
antara tangan kiri dan kanan juga menunjukkan bahwa tidak terdapat dominasi
aktivitas pada salah satu tangan, yang penting untuk menghindari kelelahan otot
dan potensi risiko ergonomi.
Setiap tangan secara aktif berkontribusi dalam kegiatan seperti
mengambil, memindahkan, dan memasang komponen lego, dengan waktu yang
hampir identik untuk setiap jenis aktivitas. Selain itu, elemen kerja dengan durasi
lebih lama seperti aktivitas pemasangan (10,6 detik) telah dirancang dengan baik
agar terjadi secara sinkron antara kedua tangan. Hal ini menunjukkan bahwa
proses perakitan lego yang dianalisis tidak hanya efisien tetapi juga telah
memenuhi prinsip ergonomi kerja manual, khususnya dalam hal keseimbangan
dan sinkronisasi gerakan.
III. Conclusion
2. Work Allowance
B. Variable allowances
1. Standing allowance 2
Slightly Awkward 0
Total 22.83%
Sumber: (Diolah oleh Penulis)