Tutorial Dasar React: Membangun
UI Modern
React adalah pustaka JavaScript yang dikembangkan oleh Meta untuk membangun
antarmuka pengguna yang deklaratif, efisien, dan fleksibel. React memungkinkan
pengembang membuat UI yang kompleks dari potongan-potongan kecil yang
disebut 'komponen'.
Bab 1: Memahami Komponen
Komponen adalah inti dari React. Bayangkan komponen seperti blok LEGO; Anda
membangun potongan-potongan kecil (seperti Button, Navbar, Card) lalu
menyusunnya menjadi aplikasi yang utuh.
Ada dua jenis komponen: Class Components dan Functional Components. Saat ini,
Functional Components adalah standar industri yang disarankan.
function Welcome(props) {
return
Halo, {[Link]}
;
}
Bab 2: JSX - JavaScript XML
JSX adalah ekstensi sintaks untuk JavaScript yang terlihat seperti HTML. JSX
memudahkan kita menulis struktur UI di dalam file JavaScript. React kemudian
akan mengubah JSX ini menjadi elemen DOM yang sebenarnya.
Aturan utama JSX:
• Harus memiliki satu elemen pembungkus (root element).
• Gunakan className alih-alih class untuk atribut CSS.
• Gunakan kurung kurawal {} untuk menyisipkan ekspresi JavaScript.
Bab 3: State dan Hook useState
State adalah memori internal dari sebuah komponen. Jika State berubah, React
akan secara otomatis memperbarui tampilan UI (re-render).
import React, { useState } from 'react';
function Counter() {
const [count, setCount] = useState(0);
return (
Anda mengklik {count} kali
setCount(count + 1)}>
Klik Saya
);
}
Bab 4: Props - Mengirim Data Antar Komponen
Props (Properties) adalah cara kita mengirim data dari komponen induk (Parent) ke
komponen anak (Child). Props bersifat read-only, artinya komponen anak tidak
boleh mengubah props yang diterimanya.
function Parent() {
return ;
}
function Child(props) {
return
{[Link]}
;
}
Bab 5: Lifecycle dan useEffect
Hook useEffect memungkinkan kita melakukan 'side effects' seperti mengambil
data dari API (fetching), mengatur subscription, atau mengubah DOM secara
manual.
import React, { useState, useEffect } from 'react';
function DataFetcher() {
const [data, setData] = useState([]);
useEffect(() => {
fetch('[Link]
.then(res => [Link]())
.then(result => setData(result));
}, []); // Array kosong berarti ini hanya berjalan sekali saat mount
return (
{[Link](item =>
• {[Link]}
)}
);
}
Bab 6: List dan Key
Saat merender daftar elemen (seperti data dari array), React membutuhkan atribut
key yang unik. Key membantu React mengidentifikasi elemen mana yang berubah,
ditambah, atau dihapus, yang sangat krusial untuk performa.
Bab 7: Penutup dan Langkah Berikutnya
React memiliki ekosistem yang luas. Setelah menguasai dasar ini, Anda disarankan
untuk mempelajari:
• React Router: Untuk navigasi antar halaman.
• State Management (Redux/Zustand): Untuk aplikasi skala besar.
• Styling: Tailwind CSS atau Styled Components.