STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP)
PEMELIHARAAN SALURAN UDARA TEGANGAN RENDAH (SUTR)
1. Tujuan
1. Menjaga kontinuitas dan keandalan penyaluran energi listrik.
2. Mengurangi potensi gangguan (trip, padam, losses).
3. Menjamin keselamatan tenaga kerja dan masyarakat.
4. Memperpanjang umur peralatan jaringan distribusi.
2. Ruang Lingkup
Mencakup seluruh kegiatan:
Inspeksi rutin dan berkala
Pemeliharaan preventif
Pemeliharaan korektif (perbaikan ringan)
Pengujian dan pengukuran pada jaringan SUTR (≤ 1 kV)
3. Definisi
SUTR: Saluran udara dengan tegangan ≤ 1 kV untuk distribusi
listrik ke pelanggan.
Pemeliharaan preventif: Perawatan untuk mencegah kerusakan.
Pemeliharaan korektif: Perbaikan setelah ditemukan kerusakan.
Grounding: Pengamanan dengan menghubungkan ke tanah untuk
menghindari tegangan sisa.
4. Referensi
PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik)
SPLN (Standar PLN)
K3 Ketenagalistrikan
5. Tanggung Jawab
Supervisor: Mengawasi pekerjaan dan memastikan SOP dipatuhi
Teknisi: Melaksanakan pekerjaan sesuai prosedur
Petugas K3: Memastikan keselamatan kerja terpenuhi
6. Peralatan dan APD
A. Peralatan Utama
Tang kombinasi, tang potong, tang press
Obeng (+/-)
Kunci pas/ring/set
Clamp meter
Multimeter digital
Test pen / voltage detector
Teleskop pemotong ranting
Tangga fiberglass / climbing set
Grounding set
B. APD (Wajib Digunakan)
Helm safety berstandar SNI
Sarung tangan isolasi
Sepatu safety (anti slip & isolasi)
Body harness (pekerjaan di ketinggian)
Kacamata pelindung
Rompi kerja
7. Prosedur Pelaksanaan
7.1 Tahap Persiapan
1. Administrasi
o Mengajukan dan memperoleh Work Permit
o Koordinasi dengan dispatcher/operator
o Penjadwalan pemeliharaan
2. Briefing (Toolbox Meeting)
o Pembagian tugas
o Identifikasi bahaya (risk assessment)
o Penjelasan metode kerja
3. Survey Lokasi
o Mengecek kondisi medan
o Mengidentifikasi potensi bahaya:
Kabel dekat pohon
Tiang miring
Lingkungan padat penduduk
4. Pengamanan Jaringan
o Pemadaman jaringan (jika diperlukan)
o Penguncian sumber (LOTO - Lock Out Tag Out)
o Pemasangan grounding
5. Persiapan Alat dan APD
o Pemeriksaan kelayakan alat
o Pemeriksaan APD
7.2 Tahap Pelaksanaan
A. Inspeksi Visual Detail
1. Kabel Jaringan
o Cek isolasi kabel (retak, getas, terkelupas)
o Cek kekencangan (tidak kendur/sagging berlebih)
o Cek sambungan (tidak longgar/berkarat)
2. Tiang Listrik
o Kemiringan tiang
o Retak pada beton/kayu
o Korosi pada tiang besi
3. Isolator
o Retak atau pecah
o Kotoran yang menempel
o Kondisi dudukan isolator
4. Aksesoris Jaringan
o Klem, bracket, pengikat
o Kondisi penggantung kabel
B. Pembersihan Jaringan
Pemangkasan ranting pohon minimal jarak aman ±1 meter dari
kabel
Membersihkan benda asing (layangan, plastik, dll)
Membersihkan isolator dari debu/kotoran
C. Pemeliharaan / Perbaikan
Mengencangkan sambungan longgar
Mengganti:
o Kabel rusak
o Isolator pecah
o Klem atau aksesoris aus
Meluruskan tiang jika memungkinkan
Penyesuaian sagging kabel
D. Pengukuran dan Pengujian
1. Pengukuran Tegangan
o Memastikan tegangan sesuai standar (±220V / 380V)
2. Pengukuran Arus
o Menggunakan clamp meter
o Mengidentifikasi beban berlebih
3. Pemeriksaan Ketidakseimbangan Beban
o Membandingkan arus antar fasa
4. Pemeriksaan Kebocoran
o Menggunakan alat ukur isolasi (jika ada)
7.3 Tahap Penyelesaian
1. Pemeriksaan ulang seluruh pekerjaan
2. Pelepasan grounding
3. Pengoperasian kembali jaringan
4. Monitoring awal (tegangan dan arus normal)
5. Pembersihan lokasi kerja
6. Pengembalian alat
8. Keselamatan Kerja (K3)
Wajib menggunakan APD lengkap
Dilarang bekerja saat:
o Hujan
o Petir
o Angin kencang
Gunakan alat berisolasi
Pastikan tidak ada tegangan sebelum bekerja
Jaga jarak aman dari jaringan aktif
Gunakan sistem kerja tim (tidak bekerja sendiri)
9. Risiko dan Mitigasi
Risiko Mitigasi
Gunakan APD dan
Sengatan listrik
grounding
Risiko Mitigasi
Jatuh dari
Gunakan body harness
ketinggian
Tertimpa ranting Gunakan helm
Kesalahan kerja Toolbox meeting
10. Dokumentasi dan Pelaporan
Form checklist inspeksi
Laporan pemeliharaan
Foto sebelum & sesudah
Catatan kerusakan dan tindakan
11. Indikator Keberhasilan
Tidak ada gangguan setelah pemeliharaan
Tegangan stabil
Tidak ada sambungan longgar
Jaringan bersih dan aman
12. Flow Proses (Singkat)
Persiapan → Inspeksi → Pembersihan → Perbaikan → Pengukuran →
Penyelesaian → Dokumentasi
STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP)
PEMELIHARAAN PERALATAN HUBUNG BAGI TEGANGAN RENDAH
(PHB-TR)
1. Tujuan
1. Menjamin keandalan distribusi tenaga listrik pada sisi tegangan
rendah.
2. Mencegah gangguan seperti short circuit, overheating, dan
kegagalan proteksi.
3. Menjaga keselamatan kerja personel.
4. Memastikan peralatan bekerja sesuai standar (PUIL & SPLN).
2. Ruang Lingkup
Mencakup pemeliharaan pada:
Panel PHB-TR (utama & cabang)
MCCB, MCB, ELCB/RCD
Busbar (rel penghantar)
Terminal dan koneksi kabel
Sistem grounding panel
3. Definisi
PHB-TR: Panel distribusi tegangan rendah sebagai pusat pembagian
tenaga listrik.
Busbar: Konduktor utama dalam panel sebagai distribusi arus.
MCCB/MCB: Alat proteksi arus lebih dan hubung singkat.
ELCB/RCD: Proteksi kebocoran arus ke tanah.
4. Referensi
PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik)
SPLN (Standar PLN)
Standar K3 Ketenagalistrikan
5. Tanggung Jawab
Supervisor: Pengawasan dan persetujuan kerja
Teknisi: Pelaksanaan pemeliharaan
Petugas K3: Pengawasan keselamatan kerja
6. Peralatan dan APD
A. Peralatan
Multimeter digital
Clamp meter
Insulation tester (Megger)
Obeng (+/-) isolasi
Kunci pas/ring
Thermal gun / thermal camera
Contact cleaner
Kuas & blower
B. APD
Helm safety
Sarung tangan isolasi
Sepatu safety
Kacamata pelindung
Arc flash protection (jika tersedia)
7. Prosedur Pelaksanaan
7.1 Tahap Persiapan
1. Administrasi
o Pengajuan izin kerja (Work Permit)
o Koordinasi dengan operator
2. Briefing (Toolbox Meeting)
o Pembagian tugas
o Identifikasi bahaya (arc flash, listrik aktif)
3. Pengamanan Sistem
o Pemadaman panel (jika memungkinkan)
o Penerapan LOTO (Lock Out Tag Out)
o Verifikasi bebas tegangan (test pen/multimeter)
4. Persiapan Alat
o Cek kondisi alat ukur
o Cek kelayakan APD
7.2 Tahap Pelaksanaan
A. Inspeksi Visual Detail
1. Kondisi Panel
o Cek kebersihan (debu, sarang serangga)
o Cek tanda overheating (perubahan warna, bau gosong)
o Cek ventilasi panel
2. Busbar
o Perubahan warna (indikasi panas berlebih)
o Kekencangan baut
o Korosi atau oksidasi
3. MCB / MCCB
o Kondisi fisik (retak, terbakar)
o Posisi ON/OFF normal
o Label dan rating sesuai
4. Kabel dan Terminal
o Kelonggaran sambungan
o Isolasi kabel (retak/meleleh)
o Penataan kabel (rapi/tidak semrawut)
5. Grounding
o Koneksi grounding terpasang dengan baik
o Tidak berkarat atau longgar
B. Pembersihan
Membersihkan debu dengan blower
Membersihkan terminal dengan contact cleaner
Membersihkan panel dari kotoran
C. Pengencangan (Tightening)
Mengencangkan:
o Baut busbar
o Terminal kabel
o Koneksi proteksi
Dilakukan sesuai standar torsi (jika ada)
D. Pengujian dan Pengukuran
1. Pengukuran Tegangan
Fasa–netral ≈ 220V
Fasa–fasa ≈ 380V
2. Pengukuran Arus
Menggunakan clamp meter
Identifikasi beban berlebih
3. Ketidakseimbangan Beban
Gunakan rumus:
I max−I min
% Unbalance= ×100 %
I avg
Jika > 25% → perlu penyeimbangan beban
4. Uji Isolasi (Megger)
Mengukur tahanan isolasi antar fasa dan ke ground
Nilai standar: ≥ 1 MΩ
5. Pemeriksaan Suhu (Thermal)
Menggunakan thermal gun/kamera
Deteksi hotspot pada:
o Busbar
o Terminal
o MCB
E. Pemeliharaan / Perbaikan
Mengganti MCB/MCCB rusak
Mengganti kabel rusak
Membersihkan atau mengganti busbar berkarat
Perapihan ulang instalasi kabel
Penyeimbangan beban antar fasa
7.3 Tahap Penyelesaian
1. Pemeriksaan ulang seluruh komponen
2. Melepas LOTO
3. Mengaktifkan kembali panel
4. Monitoring:
o Tegangan stabil
o Arus normal
5. Membersihkan area kerja
6. Pengembalian alat
8. Keselamatan Kerja (K3)
Wajib APD lengkap
Pastikan panel bebas tegangan sebelum kerja
Hindari kontak langsung dengan bagian aktif
Gunakan alat berisolasi
Waspada arc flash
Tidak bekerja sendirian
9. Risiko dan Mitigasi
Risiko Mitigasi
Sengatan
LOTO + APD
listrik
Jaga jarak & APD
Arc flash
khusus
Kebakaran
Inspeksi thermal
panel
Kerusakan Penggunaan sesuai
alat SOP
10. Dokumentasi
Form checklist pemeliharaan
Data pengukuran (tegangan, arus, isolasi)
Foto sebelum & sesudah
Laporan hasil pekerjaan
11. Indikator Keberhasilan
Panel bersih dan rapi
Tidak ada hotspot
Beban seimbang
Tegangan stabil
Tidak terjadi trip/gangguan
12. Flow Proses
Persiapan → Pengamanan → Inspeksi → Pembersihan → Pengencangan →
Pengujian → Perbaikan → Penyalaan → Dokumentasi