0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan17 halaman

Siskom

Dokumen ini membahas revolusi teknologi 5G dalam sistem komunikasi digital, yang menawarkan kecepatan tinggi, latensi rendah, dan kapasitas jaringan besar. Penerapan 5G di berbagai sektor seperti industri, kesehatan, dan transportasi membuka peluang baru meskipun terdapat tantangan dalam implementasinya. Dengan dukungan infrastruktur dan regulasi yang tepat, 5G diharapkan menjadi pilar utama dalam era digital yang berkembang.

Diunggah oleh

Rifky
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan17 halaman

Siskom

Dokumen ini membahas revolusi teknologi 5G dalam sistem komunikasi digital, yang menawarkan kecepatan tinggi, latensi rendah, dan kapasitas jaringan besar. Penerapan 5G di berbagai sektor seperti industri, kesehatan, dan transportasi membuka peluang baru meskipun terdapat tantangan dalam implementasinya. Dengan dukungan infrastruktur dan regulasi yang tepat, 5G diharapkan menjadi pilar utama dalam era digital yang berkembang.

Diunggah oleh

Rifky
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

REVOLUSI 5G PADA SISTEM KOMUNIKASI

DIGITAL

DI SUSUN OLEH :

IBNU AMAR RIFKI RIZKULLAH (20220120140)

FAKULTAS TEKNIK
PROGRAM STUDY TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Perkembangan teknologi komunikasi terus mengalami kemajuan pesat, terutama dengan
hadirnya jaringan [Link] 5G membawa revolusi dalam sistem komunikasi digital
dengan menawarkan kecepatan tinggi, latensi rendah, dan kapasitas konektivitas yang
lebih besar. Penerapan 5G di berbagai sektor, seperti industri, kesehatan, transportasi, dan
hiburan, telah membuka peluang baru dalam transformasi digital.

1.2 Tujuan
Makalah ini bertujuan untuk membahas perkembangan teknologi 5G, dampaknya
terhadap sistem komunikasi digital, serta manfaat dan tantangan dalam implementasinya.

BAB II

KONSEP DAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 5G

2.1 Pengertian 5G
5G (fifth-generation) adalah generasi terbaru dalam teknologi jaringan seluler yang
dirancang untuk menggantikan 4G. Teknologi ini menawarkan kecepatan data hingga 100
kali lebih cepat dibandingkan 4G, dengan latensi sangat rendah hingga di bawah 1
milidetik.

2.2 Perkembangan Teknologi 5G


Perkembangan teknologi jaringan seluler dimulai dari 1G (generasi pertama) yang hanya
mendukung komunikasi suara, 2G yang memperkenalkan pesan teks, 3G yang
memungkinkan akses internet, hingga 4G yang mendukung streaming dan aplikasi
berbasis data. Kini, 5G hadir dengan inovasi yang lebih canggih untuk mendukung era
digital.
BAB III

DAMPAK 5G TERHADAP SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL

3.1 Manfaat 5G
1. Kecepatan Tinggi
Memungkinkan pengunduhan dan pengunggahan data dalam hitungan detik.
2. Latensi Rendah
Meningkatkan responsivitas dalam komunikasi digital, penting untuk IoT dan
kendaraan otonom.
3. Kapasitas Jaringan Besar
Dapat menghubungkan miliaran perangkat secara bersamaan tanpa menurunkan
kualitas layanan.
4. Efisiensi Energi
Konsumsi daya yang lebih rendah dibandingkan jaringan sebelumnya.

3.2 Implementasi 5G dalam Berbagai Sektor


 Industri: Otomatisasi pabrik dan Internet of Things (IoT) berbasis 5G.
 Kesehatan: Telemedicine, operasi jarak jauh dengan robotik.
 Transportasi: Kendaraan otonom dan sistem lalu lintas cerdas.
 Hiburan: Streaming 8K, realitas virtual (VR), dan augmented reality (AR).

BAB IV

TANTANGAN IMPLEMENTASI 5G

1. Biaya Infrastruktur Tinggi


Pembangunan jaringan 5G memerlukan investasi besar.
2. Keamanan dan Privasi
Risiko serangan siber meningkat dengan banyaknya perangkat terhubung.
3. Regulasi dan Spektrum Frekuensi
Dibutuhkan kebijakan yang mendukung perkembangan 5G.
4. Ketersediaan Perangkat
Tidak semua perangkat mendukung jaringan 5G secara langsung.
BAB V

KESIMPULAN

Revolusi 5G membawa perubahan besar dalam sistem komunikasi digital dengan


kecepatan tinggi, latensi rendah, dan kapasitas jaringan yang lebih luas. Teknologi ini
memungkinkan berbagai inovasi di berbagai sektor, meskipun masih menghadapi
tantangan dalam implementasi. Dengan dukungan regulasi dan infrastruktur yang
memadai, 5G akan menjadi pilar utama dalam era digital yang semakin berkembang.

DAFTAR PUSTAKA
1. [Link]

2. [Link]

3. [Link]

4. [Link]
[Link]

5. [Link]

6. [Link]
future-trends

7. [Link]

8. [Link]

9. [Link]

10. [Link]
REVOLUSI 5G PADA SISTEM
KOMUNIKASI DIGITAL
Kelas B
IBNU AMAR RIFKY 20220120140
Daftar Isi
1. Sejarah 5G
2. Pengertian 5G
3. Teknologi 5G
3. Perbedaan 5G Dengan
Generasi Sebelumnya (4G)
4. Cara Kerja 5G
5. Perkembangan 5G di Masa
Depan
Sejarah 5G
Awal tahun 2000-an, periset mulai merasakan 3G dan bahkan 4G tidak
akan mendukung teknologi telekomunikasi masa depan. Maka,
mulailah dipikirkan pengembanganjaringan 5G dengan koneksi jauh
lebih ngebut.

Tahun 2012, studi 5G sudah dilakukan di negara seperti Jepang,


Amerika Serikat dan Inggris. Tahun 2014, perusahaan seperti Samsung
dan Huawei memulai riset 5G. Hingga akhirnya pada tahun 2017, 77
operator di 49 negara telah melakukan trial jaringan generasi baru ini.

Jaringan 5G ini pertama kali ditawarkan oleh negara Korea Selatan


pada Maret 2019. Generasi 5G diluncurkan oleh KT, LG Uplus, dan SK
telecom. Bebebrapa Ahli mengklaim 5G membawa kecepatan sekitar 10
Gbps ke ponsel. Itu lebih dari 600 kali lebih cepat daripada kecepatan
4G pada ponsel saat ini, dan 10 kali lebih cepat dari layanan fiber optic
di rumah.
Pengertian 5G
5G (generasi kelima) adalah sebuah istilah yang digunakan untuk
menyebut generasi kelima sebagai fase berikutnya dari standar
telekomunikasi seluler.

Kenapa dibutuhkan 5G?


1. 5G memiliki kecepatan data yang sangat tinggi
2. 5g mendukung interaktif multimedia, sara, video, internet dan
layanan broadband yang lainnya
3. Lebih efektif dan lebih menarik
4. Memiliki bidirectional dan statistic lalu lintas yang akurat
5. Teknologi 5G menawarkan akses secara global dan layanan portable
6. Teknologi 5G menawarkan layanan kualitas tinggi
7. 5G menyediakan kapasitas broadcasting yang besar up to Gigabit
yang mendukung hamper 65.000 koneksi dalam satu waktu
Teknologi 5G
Teknologi 5G yang bisa memberikan pengaruh pada jaringan internet serta MBB atau
Mobile Broadband dan bisa terhubung dari mesin ke mesin, koneksi jaringan internet
yang terhubung ke IOT atau Internet Of Thingas.
Teknologi yang mendukung 5G yaitu:

● MIMO atau Multiple Input Multiple Output yang memiliki keuntungan salah satunya
efisiensi energy, datarate, reliabilitas yang mengalami peningkatan serta tingkat
keamanan yang tinggi.
● D2D atau Device to Device yaitu kapasitas yang dimiliki seamless dan besar karena
penggunaan koneksi local.
● BDMA atau Beam Division Multiple Acces yang memiliki prinsip apabila pada
mobile stations ada pada tempat yang sama, penggunaan beam sama, yang
memakai waktu atau frekuensi yang ada pada multiple acces.
Perbedaan 5G Dengan Generasi Sebelumnya
(4G)
5G

Sistem Multiple-Input Radio Terintegrasi Komputasi Edge


Multiple-Output (MIMO)
yang masif
Perbedaan 5G Dengan Generasi Sebelumnya
(4G)
Dari Segi Performasi
1. Kecepatan download dan upload 5G jauh
lebih cepat dibandingkan dengan 4G
2. Latensi pada jaringan 5G jauh lebih
rendah dibandingkan 4G
3. Konsumsi daya 5G lebih tinggi
dibandingkan 4G
4. Jaringan 5G memiliki kapasitas yang jauh
lebih tinggi daripada 4G
Perbedaan 5G Dengan Generasi Sebelumnya
(4G)
Dari Segi Komponen Arsitekstur
1. Mobility Management Entity (MME)
2. Serving Gateway (SGW)
3. Packet Data Network Gateway (PGW)
4. Policy and Charging Rules Functions
(PCRF)
Perbedaan 5G Dengan Generasi Sebelumnya
(4G)
Dari Segi Komponen Arsitekstur Inti 5G
1. Acces and Mobility Management Function
(AMF)
2. Session Managemet Function (SMF)
3. User Plane Function (UPF)
4. Network Repository Function (NRF)
5. Network Slice Selection Function (NSSF)
6. Network Exsposure Function (NEF)
7. Policy Control Functions (PCF)
Cara Kerja 5G
Jaringan nirkabel yang terdiri dari situs seluler yang dibagi menjadi beberapa
sektor yang mengirimkan data melalui gelombang radio. Teknologi nirkabel
Long-Term Evolution (LTE) generasi keempat (4G) menyediakan dasar untuk
5G. Sinyal nirkabel 5G ditransmisikan melalui sejumlah besar stasiun seluler kecil
yang terletak di tempat-tempat seperti tiang lampu atau atap Gudang.
Penggunaan beberapa sel kecil diperlukan karena spektrum gelombang
milimeter (gelombang MM) – pita spektrum antara 30 dan 300 gigahertz (GHz)
yang diandalkan 5G untuk menghasilakn kecepatan yang tinggi- hanya dapat
berjalan dalam jarak pendek dan tunduk pada gangguan dari cuaca dan
rintangan fisik,s eperti bangunan atau pohon.
Cara Kerja 5G
Teknologi 5G akan memperkenalkan kemajuan diseluruh arsitektur jaringan.
Radio Baru 5G, standar global untuk antarmuka udara nirkabel 5G yang lebih
mampu, akan mencakup spektrum yang tidak digunakan dalam 4G

Antena baru akan menggabungkan teknologi yang dikenal sebagai MIMO masif
(beberapa masukan, banyak keluaran), yang memungkinkan banyak pemancar
dan penerima untuk mentransfer lebih banyak data pada saat yang bersamaan.

Namun, teknologi 5G tidak terbatas pada spektrum radio baru. Ini dirancang
untuk mendukung jaringan heterogen yang terkonvergensi yang mengabungkan
teknologi nirkabel berlisensi dan tidak berlisensi. Ini akan menambah bandwidth
yang tersedia untuk pengguna.
Perkembangan 5G di Masa Depan
Diperkirakan akan terdapat 7 miliar handphone pintar di dunia pada 2025 dan 5.7 miliar
diantaranya akan terhubung dengan jaringan 5G. Begitupula dengan Indonesia, potensi
pertumbuhan telepon pintar akan terus bertumbuh secara eksponensial sebanyak 338 juta unit
untuk tahun 2025. Namun, hanya 5.42% nya saja yang dapat terhubung dengan koneksi
internet 5G.
Teknologi 5G ini membuka peluang bisnis baru bagi berbagai lini kehidupan dalam masyarakat
dan bisa diterapkan hingga pada transformasi berbagai macam industri. Penerapan teknologi
ini bisa berpotensi untuk meningkatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 36% di tahun 2026
hingga US$ 619 billion.
Referensi
• [Link]
• [Link]
• [Link]
• [Link]
• [Link]
• [Link]
• [Link]
• [Link]
• [Link]
• [Link]

Anda mungkin juga menyukai