0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan8 halaman

Program Tdba 2022

Dokumen ini menjelaskan program Tatanen di Bale Atikan yang bertujuan untuk meningkatkan pendidikan dan karakter siswa melalui kegiatan pertanian di SMPN 3 Sukatani. Program ini didasarkan pada berbagai peraturan dan bertujuan untuk melibatkan seluruh warga sekolah dalam kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan dan pendidikan. Selain itu, dokumen ini juga mencakup rencana kegiatan, anggaran biaya, dan instrumen kendali untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif.

Diunggah oleh

bibahhabibah81
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan8 halaman

Program Tdba 2022

Dokumen ini menjelaskan program Tatanen di Bale Atikan yang bertujuan untuk meningkatkan pendidikan dan karakter siswa melalui kegiatan pertanian di SMPN 3 Sukatani. Program ini didasarkan pada berbagai peraturan dan bertujuan untuk melibatkan seluruh warga sekolah dalam kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan dan pendidikan. Selain itu, dokumen ini juga mencakup rencana kegiatan, anggaran biaya, dan instrumen kendali untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif.

Diunggah oleh

bibahhabibah81
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB 1

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mendorong peradaban manusia
memasuki era modernisasi dan globalisasi. Perkembangan ini memiliki dua sisi yang tidak
hanya berdampak positif bagi kehidupan manusia, namun ternyata memiliki dampak negative
terhadap peradaban manusia saat ini. Menurut Siahaan (2007), penemuan berbagai teknologi
telah mengubah lingkungan alam sesuai dengan keperluan manusia.
Permasalahan saat ini seperti fenomena puncak gunung es dimana permasalahan yang
hanya Nampak sebagian kecil dari permasalahan yang terjadi sebenarnya. Fenomena ini
merupakan langkahmasalah yang menimbulkan tiga kesenjangan, yaitu kesenjangan ekologi
(the ecological devide); kesenjangansosial (the social devide);dan kesenjangan spiritual (the
spiritual devide).
Kesenjangan ekologi tercermin dengan timbulnya kerusakan lingkungan yang mengarah
pada situasi yang [Link],pemanasan global, habisnya
energi bahan bakar fosil,polusi,privatisasi,dan kelangkaan air, berkurangnya keanekaragaman
hayati, penggundulan hutan, penurunandan rusaknya kualitas tanah prodiktif, rusaknya
beberapa habitatbaik secara langsung maupun tidak langsung mengancam peradaban umat
manusia.
Pergeseran paradigm menjadi faktor utama pemicu kondisi saat ini. Perubahan pesepsi
manusia yang hanya mendudukan alam sebagai sumber daya untuk dieksploitasi,
pembangunan, yang hanya berorentasi pada modernitas,industrirealisasi, dimaniprestasikan
sebagai kemakmuran finasial, serta presepsi, sebagai ke arifkan lokal yang di posisikan
sebagai suatu aturan yang memikat atau kuno.

B. Dasar Hukum

Penyelengaraan program Tatanen di Bale Atikan ini berlandaskan pada aturan


perundangan yang berlaku. Ada pun yang menjadi dasarhukum Tatanen di Bale Atikan
adalah sebagai berikut:
1. Undang-undang dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
2. Undang-undang Nomer 20 tahun 2003 tentang system pendidikan nasional;
3. Undang-undanh Nomer 9 tahun 2015 tentang pemerintahan daerah;
4. Peraturan pemerintah Nomer 32 tahun 2013 tentang perubahan atas peraturan pemerintah
Nomer 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan;
5. Peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan republik Indonesia Nomer 37 tahun 2018
tentang kompetensi inti dan kompetensi dasar pada kurikulum 2013;
6. Peraturan bupati purwakarta Nomer 69 tahun 2015 tentang pendidikan berkreakter;
7. Keputusan kepaladinas pendidikan kabupaten purwakarta Nomer: 422.5/3905/Disdik
tanggal 14 desember 2020 tentang panduan Tatanen di Bale Atikan.

C. Tujuan dan Sasaran


Paduan Tatanen di Bale Atikan disusun dengan tujuan untuk:
1. Menjadi dokumen tertulis program Tatanen di Bale Atikan
2. Sebagai aspek legal formal program Tatanen di Bale Atikan
3. Memberi acuan kepada satuan pendidikan dalam melaksanakan program Tatanen di Bale
Atikan di sekolahnya
Adupun yang menjadi sasaran pelaksanaan Tatanen di Bale Atikan adalah seluruh
warga sekolah yang terdiri peserta didik pendidik, tenaga kependidikan, penjaga sekolah, dan
orang tua siswa.
D. Manfaat
Manfaat Tatanen di Bale Atikan di antaranya
1. Menjadi bahan rujukan bagi satuan pendidikan dalam penyusun program Tatanen di Bale
Atikan
2. Memastikan keterlaksanaan program Tatanen di Bale Atikan sesuai konsep sebagai
upaya penguatan krakter dan kecakapan hidup peserta didik
3. Meminimalisir terjadinya perbedaan konsep implementasi program Tatanen di Bale
Atikan
4. Memberikan manfaat untuk semua warga sekolah, kepala sekolah, tenaga kependidikan,
peserta didik, serta lingkungan masyarakat

E. Program Pembiasaan
Program Tatanen di Bale Atikan merupakan salah satu program yang mengintegrasikan
pembelajaran abad 21 yang mengharuskan menginsert 4 hal yaitu:
1. PPK (Penguatan Pendidikan Karakter)
PPK jelas terlihat salah satunya pada tujuan membangun harmoni manusia dengan alam,
dan banyak hal yang lainnya berkait PPK dalam pelaksanaan program tersebut
2. Literasi bukan hanya membaca buku namun mengenal alam dan memanfaatkan literasi
dalam hal apapun namun mengenal alam dan memanfaatkan banyak hal yang ada di
lingkungan merupakan literasi
3. 4C (Communication, creativity, critical thinking, dan collaboration)
4C akan dampa selama proses berlangsungnya program Tatanen di Bale Atikan
4. HOTS (Higher order Thinking Skills)
Proses Tatanen di Bale Atikan akan sangat memerlukan pemikiran tingkat tinggi terkait
banyak hal dalam proses menanam
Kompetensi inti yang terdiri dari 4 KI terkampter dalam program Tatanen di Bale
Atikan yaitu:
1. K1-1
Spiritual mensyukuri dan mentafakuri tanaman ciptaan Allah
2. K1-2 sosial
Tatanen membutuhkan kerja sama bersosialisasi dengan baik
3. K1- 3 Pengetahuan
KD yang memuat K1-3 pada permendikbud Nomer 37 tahun 2018 dapat tersampaikan
melalui program Tatanen di Bale Atikan
4. K1-4 Keterampilan
Praktek Tatanen mampu membuat murid mempraktekan pengetahuna tentang tatanen
BAB II
PERENCANAAN KEGIATAAN
A. Penataan Lingkungan
Lokasi UPTD SMPN 3 Sukatani memiliki lokasi yang sangat strategis, berada di sekitar daerah
pertanian dan pusat pembelanjaan. Luas tanah sekitar 6.300m 3 dngan memiliki ruang terbuka yang
luas. Lokasi yang cukup luas dimungkinkan untuk pembuatan kapling sebagai pendistribusian lokasi
bagi peserta didik.

No Kapling Lokasi Penanggung jawab Jenis Peliharaan

1 A Depan Kelas 9A Bu Bibah H, [Link] Tanaman Hias

2 B Depan Kelas 9B Pa Nata Mikail, [Link] Tanaman Hias

3 C Depan Kelas 9C Pa Ade Miharja, [Link] Tanaman Hias

4 D Depan Kelas 9D Pa Nana Rusyana, [Link] Tanaman Hias

5 E Depan Kelas 9E Pa Eko Lukman, [Link] Tanaman Cabe


Rawit(Cengek)

6 F Depan Kelas 8A Pa Tatang, [Link] Tanaman Bayam Brazil

7 G Depan Kelas 8B, Bu Cucu Sumyati, [Link] Tanaman Ikan dan dan
Kolam Ikan, dan Tomat
Lahan samping toilet

8 H Depan Kelas 8C Bu Rini Nuru, [Link] Tanaman Kangkung


Ruang Aula

9 I Depan Ruang Kelas Pa Amir dan Pa Fahrizal Tanaman Sosin


8D Multimedia

10 J Depan Kelas 8E Bu Nita dan Bu Eneng Tanaman Pakcoy/Bayam


Gudang

11 K Depan Kelas 7A Pa Muhtar dan Pa Uu Tanaman Terong


Bengkel

12 L Depan Kelas 7B Bu Resti dan Bu Tati Tanaman Mentimun

13 M Depan Kelas 7C Bu Tineu dan Bu Mela Tanaman Cabe Keriting

14 N Depan Kelas 7D Bu Irna dan Bu Elis Tanaman Kacang Panjang

15 O Depan Ruang Bu Ela dan Bu Rika Tanaman Bawang Daun


Perpustakaan

16 P Depan Ruang Guru Pa Ruhyana Tanaman Saledri

17 Q Area Gerbang Mang Sandi dan Mang Tanaman Hias


Iki
B. Kegiatan Tatanen di Bale Atikan Purwakarta Istimewa
Berikut ini adalah berbagai kegiatan dalam rangka penerapan tatanen di Bale Atikan Purwakarta
Istimewa UPTD SMPN 3 SUKATANI
 Semester 1
NO Uraian Kegiatan Bulan dan Minggu ke- Ket
Jan Peb Mar Apr Mei Juni
1 Perencaaan Pembuatan Program
2 Inventarisir Lahan kosong
3 Pengolahantanah
4 Pengadaan bibit
5 Pembibitan/penyemaian
6 Pemupukan media tanma
7 Penanaman lahan
8 Pemeliharaan tanman
9 Peanenan dan penjualan
10 Persipan penanaman kembali

 Semester 2
NO Uraian Kegiatan Bulan dan Minggu ke- Ket
Jul Ags Sep Okt Nov Des
1 Revisi/PerbaikanProgram
2 Pengistirahatan lahan
3 PengolahnaTanha
4 Pengdaan bibit
5 Pembibitan/Penyemaian
6 Permupukn lahan tanam
7 Penanaman lahan
8 Pemelharaan tnaman
9 Pemnaenan dan Penjualan
10 Pesiapan penanaman kembali

C. Rencana Anggaran Biaya

A. Pengadaan Alat dan Bahan


1 Cangkul 3 buah 300.000
2 Garpu tanah 3 buah 375.000
3 Kored/parang 3 buah 120.000
4 Plastik polybag 20x40cm 3 sak 90.000
5 Selang Plastik benang ½ inc ½ rol 250.000
6 Tong/drum air 160liter 2 buah 300.000
7 Kaleng Cat 25kg 6 buah 150.000
8 Buah-buahan BS secukupnya 150.000

B. Pengadaan Bibit Tanaman


1 Jahe merah Secukupnya 150.000
2 Lengkuas merah Secukupnya 100.000
3 Kunyit Secukupnya 100.000
4 Sereh Secukupnya 100.000
5 Biji cabe rawit berangkai 3 pak kecil 150.000
6 Biji terong ungu tanah virus 3 pak kecil 150.000
7 Biji paria yunan 3 pak kecil 100.000
8 Biji kacang panjang metro 3 pak kecil 100.000
9 Biji emes sayur 3 pak kecil 100.000
10 Pohon salam 5 pohon 100.000

C. Pengadaan obat obatan


1 Berbisida (pembasmi rumput) 2 botol 130.000
2 Pestisida 2 botol 100.000
3 Perangsang buah 1 botol 200.000

D. Pemupukan
1 Pupuk kandang ( kambing) 5 karung 200.000
2 Pupuk orgamik 50 kg 1.000.000
3 Pupuk urea 50 kg 350.000
4 Merang 5 karung 100.000
5 Kotoran sapi Secukupnya 100.000
6 Tanah merah 5 karung 100.000
7 Buah buahan secukupnya 150.000

6. kegitan pelatihan/bimtek tatanen di bale atikan

No Uraian Satuan Harga Satuan Jumlah


Satuan
1 Honor narasumber Jp 100.000 40 4.000.000
2 Transportasi nara sumber 3 orang 450.000 5 2.250.000
3 Snack (5 hari x 2 kali x 55 xorg x Hk 1.100.000 5 5.500.000
rp.10.000)
4 Konsumsi (5 haari kali x 55 x org x rp Hok 1.375.000 5 6.875.000
25.000)
5 Bahan dan alat Keg 3.000.000 1 3.000.000
6 Sertifikat Keg 2.000 55 110.000
7 Atk keg 1.000.000 1 1.000.000
22.735.000

Total 30.000.000 ( Tiga puluh juta empat ratus Sembilan puluh ribu rupiah)

1. Mendesain lahan bagi yang punya lahan


2. Pembuatan sekam bakar
3. Pengolahan media tanam
4. Pembuatan komposter
5. Pembuatan pupuk bio compound
6. Pembuatan Eco enzyme
7. Barang-barang tersebut dibutuhkan kaena pada saat latihan dibutuhkan:
D. Instrumen Kendali Kegiatan
Untuk mengontrol pelaksanaan kegiatan Tatanen di Bale Atikan Purwakarta Istimewa UPTD SMPN 3
Sukatani menggunakna Instrumen yang disusun berdasarkan program kegiatan. Instrumen ini berisi
berbagai kegiatan yang dilaksanakan peserta didik satu semester dalam satu minggu. Peserta didik
dapat mengisi sesuai kegiatan yang dilakukan baik saat berada di sekolah maupun di rumah yang
memungkinkan dilaksanakannya kegiatan pembiasaan.

NO Kegiatan Keterlaksanaan Tanggal Ket


Ya Tidak
A. Perencanaan
1. Perencanaan dan Pembuatan Program
B. Pengadaan
2 Pengadaan Alat
3 Pengadaan Bibit Tanaman
4 Pengadaan Obat-obatan
5 Pengadaan
C Pengolahan
6 Pengolahan Lahan
D Penanaman
7 Tanaman Sayuran
8 Tanaman Obat-obatan
9 Tanaman Keras
E Pemeliharaan
10 Pemupukan
11 Pembersihan tanman Gulma
12 Penyemprotan
F Pemanenan
G Penjualan
H Persiapan Kegitana Tahap 2
BAB III
PENUTUP

Program Tatanen di Bale Atikan di SMPN 3 SUKATANI disusun dengan harapan


dapat membantu meningkatkan kecapaian tujuan pendidikan dan pembelajaran melalui
kegiatan tatanen di bale atikan adalah pembiasaan baik. Dukungan dari berbagai pihak yang
berada pada satuan pendidikan akan sangat membantu pencapaian tujuan program Tatanen di
Bale Atikan. Tanpa adanya dukungan dari warga seluruh warga sekolah maka program ini
akan menjadi rencana tanpa realisasi yang nyata. Pada akhir tahun pembelajaran program
Tatanen di Bale Atikan akan dievaluasi untuk mengukur tingkat efektivitas pelaksanaannya
agar dapat disusun program tindak lanjut Tatanen di Bale Atikan.

Sukatani,

Anda mungkin juga menyukai