0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan5 halaman

Modul Current Meter

Dokumen ini adalah manual praktikum hidraulika yang mencakup berbagai percobaan untuk mengukur kecepatan dan debit aliran air menggunakan alat current meter. Terdapat penjelasan mengenai peralatan, dasar teori, metode pengukuran, dan langkah-langkah percobaan. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan berbagai jenis current meter dan cara menghitung kecepatan serta debit aliran.

Diunggah oleh

mazandregaming
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan5 halaman

Modul Current Meter

Dokumen ini adalah manual praktikum hidraulika yang mencakup berbagai percobaan untuk mengukur kecepatan dan debit aliran air menggunakan alat current meter. Terdapat penjelasan mengenai peralatan, dasar teori, metode pengukuran, dan langkah-langkah percobaan. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan berbagai jenis current meter dan cara menghitung kecepatan serta debit aliran.

Diunggah oleh

mazandregaming
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

DAFTAR ISI

Pendahuluan

Percobaan I : Kedalaman Dan Kecepatan Aliran Sepanjang Saluran..................................... 5

Percobaan II : Aliran Dengan Peluap Ambang Tipis................................................................ 7

Percobaan III : Aliran Dengan Perubahan Sepanjang Saluran .................................................. 10

Percobaan IV : Pengukuran Aliran Dengan Saluran Venture .................................................... 12

Percobaan V : Aliran Melalui Pelimpah ................................................................................... 15

Percobaan VI : Karakteristik Loncat Air ................................................................................... 17

Pecobaan VII : Tekanan Hidrostatik .......................................................................................... 20

Percobaan VIII : Osborne Reynolds ............................................................................................. 24

Percobaan IX : Pengukuran Kecepatan Aliran Menggunakan Current Meter ........................... 27

Manual Praktikum Hidraulika Unimal 2


Percobaan IX
Pengukuran Kecepatan Aliran Menggunakan Current Meter

. Tujuan
- Menentukan kecepatan aliran menggunakan alat current meter

. Peralatan yang Digunakan


- Tali Rafia
- Rambu Ukur
- Current Meter
- Kabel Connector
- Counter Display
- Patok

Gambar 9.1 Current Meter

1 Propeller No. 1, 125 mm dia 6 Road bar, 20 mm dia, 3 section, with


baseplate
2 Propeller No. 2 125 mm dia 7 Direction pointer
3 Propeller No. 3 80 mm dia 8 Kabel konekting
4 Body meter 9 Counter display
5 Ground pin short

Manual Praktikum Hidraulika Unimal 27


. Dasar Teori

Current meter dikenal juga dengan alat ukur arus, biasanya digunakan untuk mengukur aliran
pada air rendah. Alat ini merupakan alat pengukur kecepatan yang paling banyak digunakan
karena memberikan ketelitian yang cukup tinggi. Kecepatan aliran yang diukur adalah kecepatan
aliran titik dalam satu penampang aliran.

Prinsip yang digunakan adalah adanya kaitan antara kecepatan aliran dengan kecepatan putar
baling-baling current meter. Dari kecepatan yang didapatkan dari alat ukur arus, maka akan
didapatkan debit pada suatu aliran tersebut.

Pengukuran debit pada aliran ini (saluran/sungai) memerlukan pengukuran yaitu luas penampang
aliran dan kecepatan aliran. Pengukuran luas penampang sungai/saluran dapat dilakukan dengan
mudah apabila lokasi stasiun telah ditetapkan, dan dilakukan pengukuran yang cermat tentang
bentuk penampang sungai di stasiun tersebut. Dalam praktek terdapat cara pengukuran debit,
yaitu pengukuran langsung (direct measurement)

Jenis- Jenis Current Meter Current meter dapat pula dibagi kedalam dua kategori berdasarkan
metode pengukurannya. Kedua jenis current meter tersebut adalah:
1. Current meter dengan pengukuran non-otomatik, yaitu current meter dengan cara pengukuran
atau perekaman data kecepatan arus yang harus dilakukan langsung oleh seseorang untuk
membacanya, biasanya alat ini ditempatkan pada suatu struktur tertentu.
2. Current meter dengan pengukuran otomatik, yaitu current meter yang merekam data
kecepatan arus tanpa selalu harus langsung diperiksa oleh pengguna, Biasanya tipe ini
memiliki sarana penyimpanan data yang cukup untuk jangka waktu pengukuran tertentu.

Metode Pengukuran Kecepatan Arus Air Pengukuran kecepatan arus air, dapat dilakukan dengan
beberapa metode, antara lain:
1. Velocity Curved Method (metode garis lengkung) cara ini memerlukan pengukuran pada
banyak titik dalam satu garis vertikal dari permukaan air sampai dasar sungai. Pada umumnya
pengukuran dilakukan pada setiap 1/10 bagian ke dalam mulai dari titik 0,1 bagian sampai 0,9
bagian. Metode ini digunakan untukmendapatkan hasil pengukuran yang akurat dan dilakukan
pada lokasi yang kondisi alirannya sangat tidak baik, misalnya alirannya terlalu deras dan
terdapat banyak sampah.
2. Two-Point Method (metode pengukuran dua titik) pengkuran kecepatan aliran air dengan cara
ini dilangsungkan pada titik kedalaman 0,2 dan 0,8 dari permukaan air. Rata-rata kecepatan
aliran air diperoleh dengan merataratakan kecepatan pengukuran pada kedua titik tersebut.
Cara ini disarankan untuk tidak mengukur kecepatan aliran air pada lokasi yang
kedalamannya kurang dari 0,76 meter, karena pada kedalaman kurang dari 0,76 meter, titik
kedalaman 0,8 dan kedalaman 0,2 akan kurang dari 0,15meter baik dari permukaan maupun

Manual Praktikum Hidraulika Unimal 28


dari dasar sungai, dan akan menyebabkan terjadinya gesekan antara baling-baling dengan
sungai maupun udara.
3. Six-Tenths Method (cara pengukuran 0,6 kedalaman) cara pengukuran ini dilakukan pada titik
0,6 kedalaman dari permukaan air. Cara ini dilakukan apabila two-point method (cara dua
titik) tidak dapat dilakukan. Hasil pengukuran pada titik 0,6 kedalaman ini merupakan
kecepatan rata-rata pada kedalaman air yang bersangkutan. Cara ini dapat dilakukan apabila
kondisi air sebagai berikut:
 Kedalaman air antara 0,25 meter dan 0,7 meter
 Aliran air membawa banyak sampah sehingga sulit untuk mengukur pada banyak titik
 Saat alat ukur tidak dapat diletakkan pada titik 0,8 kedalaman. Tinggi permukaan air
cepat berubah dan pengukuran harus dilaksanakan dengan cepat .

Hasil Current meter ada yang langsung dapat dibaca kecepatannya namun ada juga yang dibaca
hanya putran baling-baling saja (Profeler).

Cara Berhitung Jika yang diperoleh adalah Putaran Baling-baling (Profeler) sebagai berikut:
Pengukuran kecepatan aliran dilakukan pada titik pengukuran potongan melintang sungai
sehingga nanti diperoleh keselarasan data antara potongan melintang sungai dengan kecepatan
aliran pada potongan tersebut. Hasil pengukuran kecepatan aliran pada setiap potongan akan
diambil rataratanya sesuai dengan ketentuan, kecepatan aliran yang diukur dengan menggunakan
current meter dapat di hitung dengan:

V = A.N+B

Ketentuan:

V = 0.2472 (N) + 0.0240, Jika N > 0.75


V = 0.2472 (N) + 0.0243, Jika N < 0.75

Setelah didapatkani hasil kecepatan maka debit dapat di hitung dengan menggunakan:

Q = V. A

Dimana:

Q= Debit
V= Kecepatan aliran
A= Luas penampang

IV. Langkah Percobaan

1. Ukur dimensi saluran meliputi lebar saluran, dan bagi lebar saluran menjadi beberapa segmen
tergantung keadaan saluran tersebut (pasang tali rapia dan beri tanda di setiap segmen).

Manual Praktikum Hidraulika Unimal 29


Gambar 9.2 Saluran

2. Hitung kedalaman saluran pada masing-masing segmen dengan menggunakan rambu ukur.
3. Tempatkan alat ukur current meter pada kedalaman tertentu, sesuai dengan kedalaman sungai
(lihat tabel 1.1)
Kedalaman
Metode Titik Pengamatan Kecepatan Rata-Rata
Sungai
1 Titik 0.3 - 0.6 0.6 D

2 Titik 0.61-3.0 0.2 & 0.8 d

3 Titik 3.1-6.0 0.2 ; 06 & 0.8 d V0.8 d)

5 Titik 6.1-10.0 VA 0.3 ; 0.2 ; 0.6 & 0.8 d ; V8 0.3


Banyak > 10.0 ; ; ;…N ; N … N
titik

4. Hitunglah kecepatan sungai melalui angka yang ditampilkan dalam monitor current meter.
Lama waktu pencatatan adalah 1 menit.
5. Ulangi langkah hingga tiga kali pengukuran
6. Lakukan pengukuran pada segmen 2, 3 dan seterusnya
7. Hitunglah kecepatan aliran sungai rata-rata pada setiap segmen pengukuran dengan cara
menjumlahkan nilai pengamatan
8. Hitunglah debit sungai dengan mengalikan luas penampang dengan kecepatan rata-rata aliran.

Manual Praktikum Hidraulika Unimal 30

Anda mungkin juga menyukai