0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan13 halaman

Modul 1 - Python

Modul ini memperkenalkan bahasa pemrograman Python, menjelaskan perbedaan antara interpreter dan compiler, serta membahas nilai, tipe data, dan variabel. Selain itu, modul ini juga mencakup penggunaan pernyataan berkondisi dan struktur kontrol untuk membuat program yang lebih efisien. Contoh-contoh dan gambar disertakan untuk memperjelas konsep-konsep yang dibahas.

Diunggah oleh

ardialways3
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan13 halaman

Modul 1 - Python

Modul ini memperkenalkan bahasa pemrograman Python, menjelaskan perbedaan antara interpreter dan compiler, serta membahas nilai, tipe data, dan variabel. Selain itu, modul ini juga mencakup penggunaan pernyataan berkondisi dan struktur kontrol untuk membuat program yang lebih efisien. Contoh-contoh dan gambar disertakan untuk memperjelas konsep-konsep yang dibahas.

Diunggah oleh

ardialways3
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Modul 1

Pengenalan Python

1. Python
Bahasa Python memiliki beberapa sintaks yang umum ada pada bahasa pemrograman
lainnya seperti input/output proses, struktur seleksi, struktur pengulangan, pernyataan
fungsi (sub program).

[Link]

1.1. Interpreter & Compiler


Penterjemah Bahasa python menggunakan interpreter (satu per-satu pertanyaan),
berbeda dengan penterjemah compiler yang menterjemahkan kode program sekaligus
(blok pertanyaan). Interpreter: Interpreter tidak menghasilkan bentuk object code, tetapi
hasil translasinya hanya dalam internal, dimana program induk harus selalu ada-berbeda
dengan compiler.

Gambar 1.1 Skema proses Interpreter

Compiler : Source code dan data diproses secara berbeda.

Gambar 1.2 Skema proses Interpreter Compiler

1
Halaman Pengetikan Program

Halaman
Interpreter

Halaman Editor
pada compiler

Gambar 1.3 Skema proses Interpreter & Compiler

Gambar 1.3 menunjukkan halaman pengetikan kode program dengan satu persatu
argumen/ pernyataan, atau dengan editor seperti layaknya kode pada compiler yang
ditulis sekaligus tetapi tetap dieksekusi argumen per argumen.

2
1.2. Nilai (value) dan Tipe data
Nilai (value) adalah hal yang paling mendasar seperti sebuah huruf, karakter khusus,
atau sebuah angka yang akan dimanipulasi oleh program.

Gambar 1.4 Sistematis Pemecahan Masalah

Nilai angka seperti : angka 10, 100,1000 jika dijumlah dengan angka 5 menghasilkan
angka 15,105, dan 1005. Jika di kali dengan 5 maka memberikan hasil angka 50, 500, dan
5000. Bagaimana jika angka tersebut berubah menjadi ‘10’, ‘100’, dan ‘1000’.
Bagaimana jika dijumlah dengan angka 5? Bagaimana jika dikali dengan angka 5?.
Perhatikan Gambar 1.8 berikut ini.

Gambar 1.5 Contoh operasi angka dan bukan angka di python

Selanjutnya jika bukan angka dioperasikan bukan angka bagaimana?

Gambar 1.5 Contoh operasi angka dan bukan angka di python

3
Pada Gambar 1.5 menampilkan tipe data yang bukan angka jika dioperasikan sesamanya
akan membuat value yang baru. Sehingga dalam membaut program data (value) selalu
tergantung pada tipe data yang digunakan. Tipe data yang cocok akan membuat data
tersimpan dalam memori komputer secara realtime sesaat sebelum proses selanjutnya. Tipe
data yang digunakan dalam bahasa Python yaitu : tipe data sederhana seperti integer
(bilangan bulat), float (bilangan berkoma), string (abjad bisa huruf, angka, atau karakter
khusus). Tipe data majemuk seperti list.

1.3. Input dan Output Bahasa Python.

Gambar 1.6 Tampilan Error Contoh Operasi 2 Bilangan.

Gambar 1.6 menunjukkan input bilangan pada variabel X dan Y, tetapi hasil yang diperoleh
dalam bentuk tipe data string (Var = Input(“....”)), sehingga tidak dapat dihitung hasil
perkaliannya. Untuk mengatasi persoalan tersebut gunakan eval( ) seperti pada Gambar 1.7
berikut.

Gambar 1.7 Tampilan Operasi 2 Bilangan.

4
5
D. Identifier, Variabel, dan Tipe Data

Variabel atau perubah memiliki pengertian sembarang symbol yang dapat dimuati oleh
sembarang himpunan bilangan. Dalam pengertian komputasi sebuah nama yang digunakan
untuk menyimpan nilai dengan kapasitas tertentu dan alamat tertentu dalam memori
komputer. Variabel merupakan pendaftaran tipe data bagi variabel, konstanta dan parameter
yang digunakan sebuah program agar mempunyai alamat penyimpanan dan kapasitas data
dalam memori komputer. Dalam membuat variabel hindari spasi dan menggunakan karakter
khusus, selain itu juga nama dalam kata cadangan Python (seperti input, eval, if, elif, for,
def, dan lain-lain) tidak dapat menjadi variabel.

1. Percabangan

1.

2. Perulangan

6
3. Fungsi

Fungsi ini hanya menerima dua angka dan mengembalikan hasil

penjumlahan.

Fungsi dengan memiliki parameter default

Fungsi ini mengembalikan lebih dari satu nilai.

7
8
4. List dan Dictionary

List: Koleksi terurut dari item.

Dictionary: Koleksi pasangan kunci-nilai.

5. Import Module

Python memungkinkan penggunaan modul eksternal.

9
E. Penempatan Variabel

Misalkan sebuah data pribadi berisi nama, alamat, umur, tempat lahir, tanggal lahir, indeks
prestasi kumulatif akan memberikan 6 (enam) buah variabel dengan tipe datanya.

Gambar 1.8 Tampilan Contoh Input/ Output Tipe Data String

10
Gambar 1.9 Tampilan Contoh Input/ Output Tipe Data Bilangan

Pada Gambar 1.9 terlihat input/output pada tipe data bilangan dengan hasil yang berbeda tipe
bilangannya yaitu tipe integer (bilangan bulat) atau float (bilangan berkoma).

1.4. Pernyataan Berkondisi

Pernyataan berkondisi digunakan untuk membuat alur program agar menjadi lebih efektif dan
relevan terhadap permasalahan yang ada. Dalam bahasa Python pernyataan berkondisi if yang
digunakan dengan. Pernyataan if juga digunakan untuk memberikan beberapa alternatif pilihan
seperti bilangan genap atau ganjil, jenis kelamin perempuan atau laki-laki, golongan dan pangkat
jabatan, dan lain sebagainya.

Struktur Kondisi if dapat digunakan dalam beberapa bentuk sebagai berikut:

11
Contoh permasalahan untuk menentukan Kriteria Umur :

Buatlah program untuk menyeleksi kriteria umur jika!

umur<=5 maka Kriterianya Balita

5<umur<=13 maka Kriterianya Anak-anak

13<umur<=25 maka Kriterianya Remaja

25<umur<=35 maka Kriterianya Dewasa

35<umur<=55 maka Kriterianya Orang Tua

umur>55 maka Kriterianya Lansia

Source Code Penyelesaian :

12
Soal Latihan

 Buatlah program dalam struktur control If untuk menyeleksi kriteria nilai jika diketahui informasi
sebagai berikut!

Nilai Angka Nilai Huruf


>=88 A
71 <=Nilai<88 B
60<=Nilai<77 C
45<=Nilai<60 D
Nilai<45 E

13

Anda mungkin juga menyukai