Ujinas Infeksi Rina
Ujinas Infeksi Rina
1. Seorang laki-laki 60 tahun datang dengan keluhan batuk berdahak sejak 1 bulan
terakhir, demam dijumpai naik turun. Keringat malam dijumpai hampir setiap hari.
Penurunan berat badan 4 kg dalam 1 bulan. Dilakukan TCM dengan hasil MTb positif
Rifampisin Resistan. Riwayat DM selama 3 tahun terakhir dengan penggunaan obat
metformin secara rutin. Interaksi obat antidiabetik dan OAT RO yang dapat
memperberat pemanjangan QT interval adalah?
A. Bedaquilin dan Glinide
B. Delamanid dan golongan sulfonylurea
C. Bedaquilin dan Metformin
D. a dan b benar
E. a, b, dan c benar
2. Seorang laki-laki 60 tahun datang dengan keluhan batuk berdahak sejak 1 bulan
terakhir, demam dijumpai naik turun. Keringat malam dijumpai hampir setiap hari.
Penurunan berat badan 4 kg dalam 1 bulan. Dilakukan TCM dengan hasil MTb positif
Rifampisin Resistan. Riwayat DM selama 3 tahun terakhir dengan penggunaan obat
metformin secara rutin Interaksi OAT TB-RO dengan obat antidiabetes yang
mengakibatkan kadar gula darah sulit dikendalikan.
A. Bedaquilin
B. Etionamid
C. Sikloserin
D. Linezolid
E. Moksifloksasin
3. Wanita usia 40 tahun, didiagnosa MDR TB dan sudah mendapatkan pengobatan jangka
pendek. Pada saat dilakukan follow up BTA, pasien tidak konversi sampai dengan bulan
ke -6. Manakah di bawah ini yang tepat untuk pasien ini?
a. Pasien gagal pengobatan jangka pendek
b. Kaji dosis obat mungkin harusnya individual
c. Perpanjang durasi pengobatan
d. Pasien diberikan fase sisipan OAT kategori 2
e. Lanjutkan pengobatan ketahap lanjutan lagi
4. Seorang laki-laki, 55 tahun (BB 53kg) sudah konsumsi OAT MDR jangka panjang selama
3 bulan, namun saat datang kontrol ke poli, pasien mengeluh lemas, berdebar-debar,
dan sesekali nyeri dada. Foto toraks terlampir.
Hasil laboratorium: Hb/WBC/PLT: 6.7 / 9860/350.000
Na/K/Cl: 118/3.7/95
EKG: QTC interval: 0.515 m/s
Pemerikaan laboratorium lain dalam batas normal. Tindakan apakah yang perlu
dilakukan pada pasien ini?
a. Rawat inap, Koreksi Natrium, transfusi darah, berikan Regimen: Lfx-Cfz-Cs-E-
Dlm/Lfx-Cfz-Cs-E
b. Hentikan obat MDR, anjurkan pasien datang kembali 1 minggu kemudian
c. Lanjutkan Obat, Konsul kardiologi untuk keluhan berdebar debar dan nyeri dada
d. Rawat inap, koreksi natrium, beli tablet penambah darah, berikan regimen, Bdq-Lfx
-Lzd-Cfz-Cs/Lfx-Lzd-Cfz-Cs
e. Rawat inap, koreksi natrium, transfusi darah, berikan regimen Bdq-Lfx-Cfz-H(dosis
tinggi)-Z-E-Eto/Lfx-Cfz-Z-E
5. Laki-laki, 27 tahun, smoker, riw NAPZA positif datang dengan keluhan sesak napas,
batuk berdahak, demam, dan keringat malam sejak 1 bulan ini. Riw TB sebelumnya
disangkal. Pemeriksaan fisik dijumpai suara pernapasan bronkial dan ronki basah pada
kedua paru. Pemeriksaan laboratorium dijumpai DL, RFT, LFT, KGDS, asam urat,
elektrolit dalam batas normal. HIV positif. Foto toraks terlampir. TCM sputum:
Rifampicin sensitive. Pasien mendapatkan OAT selama 2 minggu dan tidak dijumpai
efek samping. ARV diberikan oleh spesialis penyakit dalam. 3 hari setelah itu, tiba2
pasien mengalami sesak napas hebat, demam tinggi, batuk makin berat. Foto toraks
terlampir : Apakah diagnosis pada pasien ini dan bagaimana tatalaksananya pada
pasien ini?
6. Wanita usia 45 tahun, didiagnosa TB paru dan sudah mendapatkan OAT bulan ke 2.
Kemudian pasien datang ke IGD dengan mengeluhkan nyeri perut, Pemeriksaan fisik
paru dalam batas normal. saat dilakukan pemeriksaan fungsi hati didapati fungsi hati
meningkat 3x diatas normal. pasien sebelumnya tidak ada riwayat hepatitis dan saat
dilakukan baseline sebelum pemberian obat TB hasil laboratorium dalam batas
normal. Pada pasien dengan hepatitis imbas obat, OAT dihentikan kecuali:
A. SGOT/SGPT > 3 kali + gejala klinis
B. Mual muntah 2x sehari
C. Ikterik
D. Bilirubin >2
E. SGOT/SGPT > 5x
7. Seorang perempuan, 34 tahun datang dengam keluhan batuk berdahak sejak 2 bulan.
batuk darah disangkal. Demam dan keringat malam dijumpai sejak 1 bulan ini. Pasien
memiliki riwayat minum OAT 1 tahun yang lalu dan hanya diminum 2 bulan, dihentikan
karena pasien merasa sudah sembuh. Pasien dilakukan pemeriksaan TCM sputum
didapati hasil Rif Resisten. Bagaimanakah mekanisme resistensi pada kasus diatas ?
A. Mutasi pada InhA dan KatG
B. Mutasi di gen Pnc A
C. Mutasi pada Gyr A dan Gyr B
D. Mutasi di gen Rpo-B
8. Pasien JM BB : 55 kg datang dengan keluhan batuk yang sudah di rasakan 1 tahun ini,
batuk berdahak berwarna putih dan sulit untuk di keluarkan, Sesak napas di jumpai
sejak 2 minggu ini, sesak tidak di pengaruhi cuaca, batuk darah dan demam tidak di
jumpai, riwayat keringat malam dan penurunan berat badan di jumpai, dari riwayat
pengobatan pasien di tahun 2020 pernah minum Obat TB selama 3 bulan di hentikan
pasien karena sudah baikkan, dari pemeriksaan TCM di dapatkan Rif Resisten dan
pasien di rencanakan pemberian OAT jangka panjang, Tentukan Terapi TB MDR pasien
diatas :
A. Levofloksasin, Bedaquilin, Linezolid, Delamanid, Sikloserin
B. Levofloksasin, Ethambutol, Linezolid, Clofazimin, Sikloserin
C. Levofloksasin, Bedaquilin, Linezolid, Clofazimin, Sikloserin
D. Levofloksasin, Bedaquilin, Linezolid, Clofazimin, Pirazinamind
E. Moksifloksasin, Bedaquilin, Linezolid, Clofazimin, Ethambutol
9. Pasien JM BB : 55 kg datang dengan keluhan batuk yang sudah di rasakan 1 tahun ini,
batuk berdahak berwarna putih dan sulit untuk di keluarkan, Sesak napas di jumpai
sejak 2 minggu ini, sesak tidak di pengaruhi cuaca, batuk darah dan demam tidak di
jumpai, riwayat keringat malam dan penurunan berat badan di jumpai, dari riwayat
pengobatan pasien di tahun 2020 pernah minum Obat TB selama 3 bulan di hentikan
pasien karena sudah baikkan, dari pemeriksaan TCM di dapatkan Rif Resisten dan
pasien di rencanakan pemberian OAT jangka panjang. Setelah minum Obat OAT pasien
mengalami gejalan ganguan penglihatan. Terapi OAT TB MDR Penyebab keluhan pada
pasien diatas :
A. Ethambutol dan Bedaquilin
B. Ethambutol dan Levofloksasin
C. Ethambutol dan Sikloserin
D. Ethambutol dan Clofazimin
E. Ethambutol dan Linezolid
10. Seorang pasien umur 33 thn , masuk dgn keluhan batuk batuk 2 bulan, nyeri dada 1
minggu , BB turun , riwayat TB Paru dgn konsumsi OAT (RHZE) hanya dua bulan dan
dihentikan setelah timbul keluhan mata kuning 5 bulan yg lalu, pada saat itu pasien
juga hamil . Hasil TCM ,MTB Pos Rif Res , foto toraks PA : Lesi infiltrat di lap tengah-
bawah. Hb ; 9,7 gr/dL,Trombosit ; 487.000 /uL, Albumin : 2,6 gr/dL, IMT : 15 Hasil lab
lain dalam batas normal . Regimen TB RO nya , adalah :
A. 6 Bdq-Lfx-Cfz-Cs-E/12 Lfx-Cfz-Cs-E
B. 6Bdq-Lfx-Lzd-Cfz-Cs/12 Lfx-Lzd-Cfz-Cs
C. Opsi 56 Bdq-Lfx-Lzd-Cfz-E/14 Lfx-Lzd-Cfz-E
D. 6 Bdq-Mfx-Lzd-Cfz-Cs/12 Mfx-Lzd-Cfz-Cs
E. 4-6 Bdq6-Lfx-Eto-Ht-E-Z-Cfz/5 Lfx-E-Z-Cfz
11. Seorang pasien umur 33 thn , masuk dgn keluhan batuk batuk 2 bulan, nyeri dada 1
minggu , BB turun , riwayat TB Paru dgn konsumsi OAT (RHZE) hanya dua bulan dan
dihentikan setelah timbul keluhan mata kuning 5 bulan yg lalu, pada saat itu pasien
juga hamil . Hasil TCM ,MTB Pos Rif Res , foto toraks PA : Lesi infiltrat di lap tengah-
bawah. Hb ; 9,7 gr/dL,Trombosit ; 487.000 /uL, Albumin : 2,6 gr/dL, IMT : 15 Hasil lab
lain dalam batas normal. Bila dalam follow up bulanan didapati konversi di bulan ke 4 ,
maka lama pengobatan pasien ini , adalah :
A. Fase awal 6 bulan , fase lanjutan 16 bulan
B. Fase awal 6 bulan , fase lanjutan 14 bulan
C. Fase awal 6 bulan , fase lanjutan 15 bulan
D. Fase awal 6 bulan , fase lanjutan 12 bulan
E. Fase awal 6 bulan , fase lanjutan 13 bulan
12. Seorang psn umur 67 thn , batuk satu bulan dgn demam naik turun , hasil TCM Sputum
, MTB Positif Rif Res . Riwayat TB Paru dgn OAT (RHZE) hanya 2 bulan saja, riwayat DM
sudah 10 thn . BB : 46 Kg TB : 159 Cm. Hasil lab ; HB 9,2 gr/dL , Hematokrit : 26 % ,
Trombosit : 342.000/uL. Fungsi ginjal : Ureum :98 mg/dL (18-55), Kreatinin 2,49
mg/dL(0,7-1,3), Creatinin Klirens nya : 19 ml/min, foto toraks PA : Lesi infiltrat paru
kanan tengah-bawah. Bila regimen kita berikan 3A + 2 B , maka obat yg perlu
penyesuaian dosis dalam pemberiannya , adalah :
A. Bedaquilin dan Linezolid ( 3 x seminggu )
B. Levofloxaacin dan Clofazimine ( 3 x seminggu )
C. Bedaquilin dan Levofloxacin ( 3 x seminggu)
D. Levofloxacin dan Sikloserin ( 3 x seminggu )
E. Levofloxacin dan Linezolid ( 3 x seminggu )
13. Pasien dalam pengobatan TB MDR, timbul perasaan cemas dan ketakutan berlebihan
dan menggangu tidur pasien, maka keadaan itu merupakan efek samping dari obat :
a. Bedaquilin
b. Linezolid
c. Sikloserin
d. Levofloxacin
e. Clofazimine
14. Seorang pasien sudah pernah 2x diberikan OAT TB SO dengan rentang waktu
pemeberian pertama dan kedua selama satu tahun , saat ini kembali mengalami
keluhan klinis Tuberkulosis , dilakukan TCM Sputum didapati hasil MTB Positif Rif Sen ,
pada keadaan yg demikian ini kita harus lakukan pemeriksaan Kultur Sputum MTB dan
Resistensi, tujuannya adalah menentukan apakah terjadi;
A. Levofloxacin Resisten
B. Isoniazid Resisten
C. Rifampisin Resisten
D. Streptomicin Resisten
E. Etambutol Resisten
15. Seorang pasien sudah pernah 2x diberikan OAT TB SO dengan rentang waktu
pemeberian pertama dan kedua selama satu tahun , saat ini kembali mengalami
keluhan klinis Tuberkulosis , Bila hasil kultur sputum MTB pasien diatas semuanya
masih sensitif , tidak ada yang resisten , maka regimen pengobatannya adalah :
a. 2RHZE/4 RH
b. 2RHZE/4 R3H3
c. 2RHZES/RHZE/5 R3H3E3
d. 2RHZES/ 5 RHE
e. 2RHZES/RHZE/5RHE
17. Pada pasien yang sudah konsumsi OAT TB RO selama satu bulan dan tidak konsumsi
OAT nya selama satu bulan , setelah kita lakukan konseling intensif kepada pasien dan
keluarga, maka :
a. Pengobatan diulang dari awal dengan paduan OAT yang sama .
b. Dilakukan pemeriksaan biakan .
c. Pengobatan diulang dari awal dengan mengganti paduan.
d. Pengobatan dilanjutkan dengan mengganti paduan.
e. Pengobatan dilanjutkan sesuai paduan yang sama
18. A 52-year-old man presents to the emergency department with a cough, foul-smelling
sputum, and a subjective fever. He is homeless and has a history of alcohol-use
disorder. His temperature is 102.2°F (39°C). A radiograph of the chest demonstrates a
thick-walled cavitary lesion with fluid level. He is admitted to the hospital for empiric
antibiotic treatment. What are the standart treatment options for this patient ?
A. Voriconazole
B. amfoterisin B
C. Metronidazole
D. Moxifloxacine
E. Clindamycin
19. A 14-year-old boy with past medical history of cystic fibrosis presents to his
pulmonologist for a new cough. He reports that for the past few weeks, he has been
coughing up brown sputum more and experiencing low-grade fevers. A recent chest
radiograph showed a left lower lobe consolidation, and he completed a course of
antibiotics without improvement. He also recently underwent testing for tuberculosis,
which was all negative. On physical exam, there is wheezing and crackles bilaterally. A
chest computed tomography (CT) shows central bronchiectasis and a skin test for
Aspergillus causes a wheal 5 mm in diameter to form on his skin. What is the correct
diagnosis in this case ?
20. A 14-year-old boy with past medical history of cystic fibrosis presents to his
pulmonologist for a new cough. He reports that for the past few weeks, he has been
coughing up brown sputum more and experiencing low-grade fevers. A recent chest
radiograph showed a left lower lobe consolidation, and he completed a course of
antibiotics without improvement. He also recently underwent testing for tuberculosis,
which was all negative. On physical exam, there is wheezing and crackles bilaterally. A
chest computed tomography (CT) shows central bronchiectasis and a skin test for
Aspergillus causes a wheal 5 mm in diameter to form on his skin. what is the primary
antifungal of choice in this case ?
A. voriconazole 200mg PO every 12h
B. posakonazole 400mg PO perday
C. amfoterisin B 3-5mg/kg/day
D. itraconazole 200mh PO every 12h for 2 day, followed by 200mg PO perday
E. fluconazole 400mg PO for 1 day, followed by 200mg PO perday
21. A67-year-old female with a history of diabetes mellitus was admitted to the hospital
10 days ago for a cardiac bypass surgery,. Over the past 48 hours, she has shown
increasing dyspnea, confusion, and fatigue. Her vital signs are: Temperature: 38. 7
derajat C, Heart Rate 105 bpm, Respiratory Rate: 28 breaths per minute, Blood
Pressuret 90/55 mmHg, and Oxygen Saturation (SpO2): 89% on room air. Chest X-ray
shows new bilateral infitrates Given her clinical presentation and hospital stay, which
of the following is the most likely causative agent of her current condition?
. Streptococcus pneumonia
b. Haemophillus influenza
c. Staphylococcus aureus
d. Chlamydia pneumoniae
22. Seorang pria 27 tahun dibawa ke IGD olen temannya setelah mengalami kelemahan
badan yang disertai dengan sakit kepala setelah 2 jam menyelam di kedalaman 30
meter. Selain itu pasien juga mengeluh nyeri sendi di kedua lutut setelah 15 menit
menyelam. Berdasarkan pemeriksaan fisik didapatkan GCS 456, tekanan daran 128/86
mmHg, nadi 115 x/m, RR 24 x/m, Sao2 93% Room Air. Pada pemeriksaan dan foto
rotgent thoraks tidak didapatkan kelainan. Terapi apakah yang sebaiknya diberikan
pada pasien tersebut? Diagnosa : Decompression Sickness
a Streptococcus pneumoniae
b. Pneumocystis jirovecii
c. Legionella pneumophila
d. Mycoplasma pneumoniae
e. Haemophilus influenzae
24. Wanita 34 tahun, dalam kondisi hamil (G 1P0Ab00) dengan usia kehamilan 24 minggu,
tidak pernah didiagnosis TB sebelumnya, dengan tanda vital: Suhu 36,2oC, Laju napas:
20 X/menit, Denyut nadi: 90 x/menit, Saturasi oksigen: 97% pada udara ruang,
membawa hasil
pemeniksaan TCM dan Puskesmas dengan hasil [Link] detected Rif resistance detected (2 kall
pemeniksaan)hasif rontgen dada sebagai berikut. Saat ini pilihan obat fase awal yang dapat diberikan
adalah
25. Wanita 30 tahun datang ke poli dengan keluhan sesak. Sesak hilang timbul hampir
setiap hari (step 3) dalam sebulan terakhir. Bangun malam karena sesak (+) 2x/minggu
(step 3). Riwayat sesak sebelumnya (+) ketika masih sekolah dasar. Pasien memiliki
riwayat 2 hari yang lalu ke IGD karena sesak yang memberat Pemeriksaan fisik dalam
batas normal. Uj tungsi paru: Pre-bronkodilator FEV1/FVC 70% dan FEV1 55% Post
bronkodilator FEV1/FVC 72% (fungsi paru masih normal step 3 ; jika step 4 fungsi
paru sudah menurun) dan FEV1 70%. Apakah pengobatan awal pilihan utama yang
diberikan pada pasien tersebut?
a. ICS-formoterol as needed sebagai pelega dan low dose ICS-formoterol sebagai pengontrol
b. ICS-formoterol as needed sebagai pelega dan medium dose ICS-formoterol sebagai pengontrol
(GINA 2024)
c . ICS-formoterol as needed sebagai pelega dan high dose ICS-formoterol sebagai pengontrol
d. ICS-formoterol as needed
e. SABA as needed sebagai pelega dan low dose ICS maintenance sebagai pengontrol
26. A 58-year-old male presents to the emergency department with fever, chest pain, and
dyspnea (vital signs: Resp Rate: 24 x/min, Heart Rate: 100 x/min, Blood Pressure:
100/60, temp Axilla: 37,90C). His history reveals a recent cardiac surgery 10 days ago.
On examination, his chest is tender to palpation, and there is erythema over the
sternotomy site. Blood cultures grow Staphylococcus aureus. Which of the following is
the most likely diagnosis? Chest X Ray shown below Which of the following is the most
appropriate initial management for this patient? Mediastinitis
A. Antibiotics dan Surgical
Drug of choice for Mediastinitis :
- Vancomycin + Piperacillin-tazobactam or Vancomycin + Fluoroquinolone +
Clindamycin
27. A 24-year-old pregnant woman in her second trimester presents with fever,
productive cough, and pleuritic chest pain with vital signs: temp Axilla: 370C, Resp
Rate: 20 x/min, Heart Rate: 98 x/min, Blood Pressure: 120/60. A chest radiograph
shown below: Which of the following antibiotics is the most appropriate and safe
initial treatment for this patient with pregnancy?
A. Clindamycin
B. Levofloxacin (Cat C)
C. Doxycycline
D. Ciprofloxacin
E. tetracycline
28. A 57-year-old patient with a history of alcoholism presents with fever, productive cough, and
weight loss, with vital signs, temp Axilla. 380C, Resp Rate: 22 x/min, Heart Rate: 100 x/min, Blood
Pressure: 100/60. A chest radiograph shown below: Which of the following is the most likely causative
organism and the appropriate initial treatment for this patient? Diagnosis Abses Paru
29. Seorang pasien imunokompeten berusia 38 tahun mengeluh mudah lelah, demam ringan, dan
batuk kering selama liga minggu terakhir. Pasien memiliki riwayat ekspedisi dengan tim petualangan di
gua dua bulan sebelumnyA. Gambaran foto polos pasien sebagai berikut Manakah dari berikut ini
organisme penyebab yang paling mungkin untuk pasien ini, dan apa pengobatan awal yang tepat?
Diagnosis : Histoplasmosis
Terapi : Itraconazole
30. A 54-year-old woman arrived at the emergency department with worsening shortness of breath
since 1 month before admission. There is a history of right breast tumor on 3rd chemotherapy. The
patient had history of 4x pleural puncture since 2 months ago, said that 1000-1200 mL of reddish fluid
came out from each puncture Physical examination BP 110/78, N 88 x/m, temperature 36. 7 derajat C,
RR 36 times per minute, peripheral oxygen saturation (SpO2) 92% room air CXR result shows below.
What is the most appropriate therapeutic action based on evidence based in this patient?
A. Open Thoracotomy
B. Video-assisted thoracoscopy
C. Insertion of the chest tube with WSD
D. Insertion of indwelling pleural catheter
E. Pleuroscopy
31. Seorang wanita 65 tahun datang ke poliklinik paru dengan keluhan batuk lama, sputum tidak
keluar dan kadang keluar darah, demam, keringat malam. Pemeriksaan fisik toraks dalam batas
normal. Ada hepatosplenomegali. Pemeriksaan kultur menunjukkan pertumbuhan yang cepat dengan
tes Niasin negatif dan PNB ((p) nitro benzoic acid) positif. Foto Polos dada. Diagnosa yang paling tepat
untuk pasien ini:
A. abses paru
B. PPOK
C. Mikosis Paru
D. NTM (Nontuberculous Mycobacteria (NTM) / Atypical Mycobacteria / Mycobacteria Other
Than Tuberculosis)
E. Penyakit Paru Polikistik
32. A 24 year old pregnant woman in her second trimester presents with fever, productive cough, and
pleuritic chest with vital signs : temp axila 37 C. RR 20 x/min, HR : 98x/min, Blood pressure 120/60. a
chest radiograph shown below : which of the following antibiotics is the most appropriate and safe
initial treatment for this patient with pregnancy?
A. Clindamycin (Gol B)
B. levofloxavin (gol C)
C. doxycyclin (gol D)
D. ciprofloxacin (gol C)
33. A 60 year old male patient presents with a chronic cough, fatigue, and weight loss. she has a
history of bronchiectasis and a previous diagnosis of nontuberculous mycobacterial (NTM) infection. a
recent sputum culture confirms the presence of mycobacterium avium compex (MAC). which of the
following is the most appropriate initial treatment regimen for this patient?
A. Isoniazid, rifampin, pyrazinamid, and ethambutol
B. rifampin, ethambutol and azitromycin
C. amikasin, cefoxitin and clarithromycin
D. levofloxacin, amikasin and ethionamide
E. moxifloxacin, linezolid, and clofazimine
34. A 62-year-old male has been intubated and on mechanical ventilation for 10 days in
Intensive Care Unit. The patient develop productive cough with vital sign temp Axilla :
38oC, Resp Rate : 23x/m, Heart Rate : 100x/m, Blod Pressure : 100/60. Sputum culture
result : microorganism : Pseudomonas aeruginosa. Below is his Chest X Ray. Which of
the following antibiotics would be most appropriate as initial therapy for this patient?
a) Ceftiaxone
b) Piperacillin – tazobactam
c) Azithromycin
d) Vancomycin
e) Amoxicillin - clavulanate
35. Laki-laki usia 60 thn dg Riwayat Hepatitis B dan sedang menjalani terapi TB paru
terkonfirmasi bakteriologis di puskesmas pada bulan ke 5 pengobatan fase lanjutan
hasil evaluasi BTA sputum positif 1 dengan hasil TCM sputum MTB detected medium,
Rifampicin resistant not detected, berat badan sudah meningkat 2 kg selama
pengobatan, kemudian pasien di rujuk ke Rumah sakit selanjutnya dilakukan kultur
BTA dan DST hasil H Resisten; Km Tidak dilakukan; Cm Tidak dilakukan; Lfx Sensitif; Mfx
Dosis Tinggi Sensitif; Mfx Tidak dilakukan; Amk Sensitif; Bdq Sensitif; Lzd Sensitif; Cfz
Sensitif. Pilihan terapi untuk pasien ini adalah : Monoresisten TB
36. Pasien riwayat pengobatan TB lengkap 2021. Saat ini datang dengan keluhan seperti TB. Hasil TCM
ultra katrid trace indeterminate.
a. Dirawat diruang non TB
b. Diobatin sesuai TB RO
c. Diobatin BPAL
d. Diobatin BPAL-M
39. TB merupakan infeksi oportunistik pada individu dengan infeksi HIV. WHO telah
menetapkan three I’s strategy terkait TB dengan kelompok individu tersebut. Apakah
yang termasuk dalam strategi tersebut?
A. Inhibition contact
B. Isolation activity
C. Individual treatment
D. Intensified case finding
E. Intensif care
40. A male 76 years old get his annual three valent infulenza vaccine. What strain which is
covered by this vaccine
A. Type A, type B, type C
B. H1N1, H3N2, Type B
C. H3N2, H1N1, H5N1
D. H5N1, Type A, Type B
E. H7N9, H5N1, H1N1
41. Perempuan 32 tahun didiagnosis TB paru kasus baru. Selanjutnya pasien direncanakan
untuk terapi dedngan OAT kat I tetapi pasien mengatakan saat ini sedang memakai KB
susuk yang baru akan habis masa aktifnya 2 tahun lagi. Bagaimana terapi TB pada
pasien?
A. R diganti Lfx
B. Implan kontrasepsi dibuka sebelum mulai OAT
C. Dosis R ditingkatkan dari rekomendasi WHO
D. OAT kat I tetap diberikan sesuai rekomendasi WHO
E. Dosis H ditingkatkan dari rekomendasi WHO
42. Laki-laki 45 tahun sudah mendapat OAT kat I 6 bulan di puskesmas berdasar hasil
pemeriksaan mikroskopis. Akhir bulan keenam pasien belum perbaikan secara klinis
dan BTA masih positif. Pasien kemudian dirujuk dan dilakukan pemeriksaan TCM dan
BTA. Hasilnya BTA +1, +2, dan TCM MTb not detected. Apa kemungkinan diagnosis?
A. TB MDR
B. TB pre XDR
C. TB poliresisten
D. TB RR
E. Infeksi MOTT
43. mRNA termasuk salah satu tipe vaksin COVID-19. Bagaimanakah mekanisme kerjanya?
A. Mengkode pembentukan spike protein yang merangsang respon imun
B. Menyusup ke dalam DNA host dan mengubah strukturnya untuk menimbulkan imunitas
C. Mengandung protein spike yang merangsang respon imun
D. Diberikan Bersama zat adjuvant alumunium hidroksida untuk memperkuat respon imun
E. Membentuk spike protein SARS-CoV 2 pada adenovirus untuk merangsang respon imun
44. Laki-laki 67 tahun dirawat dengan pneumonia komunitas di HCU paru. Kapan
direkomendasikan pemberian kortikosteroid pada pasien ini?
A. Jika terdapat tanda-tanda sepsis
B. Harus segera diberikan karena pasien dirawat di HCU
C. Harus segera diberikan karena pasien sudah geriatri
D. Jika ada kecurigaan MRSA
E. Jika terdapat tanda-tanda syok sepsis
45. A 67 years old male has been treated in CVCU with post percutaneous transluminal
coronary angioplasty for STEMI. Patien got HAP on 3rd day of hospitalization. The
sputum culture grew MRSA which had been susceptible to vancomycin. Infection
preventive committee gave recommendation for droplet precaution. How do you obey
with such as recommendation?
A. Patient should take a bath twice
B. Patient using surgical mask
C. Patient must be isolated
D. All medical procedure must be done in non sterile operation room
E. Nurse and doctor have to wear level three PPE
46. Laki-laki 30 thn dibawa ke IGD dengan keluhan batuk dan sesak napas berat sejak 2
hari yll, keluhan lain yang dirasakan adalah demam, sakit kepala, hidung berair, dan
nyeri tenggorokan sejak 3 hari yll. Pasien sebelumnya sehat dan masih bekerja. Pasien
seorang peternak ayam dan 4 hari sebelumnya ayam-ayam di peternakannya banyak
yang mati. Pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran apatis, nadi 120x/menit, napas
34x/menit, TD 110/70, dan suhu 39 derajat. Pemeriksaan ro torak ditemukan infiltrate
tebal di seluruh lapangan paru. Manakah pernyataan yang benar mengenai penyakit
pada pasien di atas?
A. Telah tersedia secara luas vaksin pencegahannya
B. Penularannya dari manusia ke manusia secara luas
C. Tidak akan menjadi berat pada individu yang telah mendapat vaksin influenza
D. Penlurannya dari manusia ke manusia pada cluster terbatas
E. Penyakit yang disebabkan virus influenza dengan fatality rate tertinggi
47. Laki-laki 38 thn dengan batuk darah sejak 6 jam yll. Batuk darah warna merah terang
berbuih dan volum lebih kurang 200 cc. Pasien batuk darah berulang sejak 2 tahun ini.
Pasien mempunyai riw TB dan telah dinyatakan sembuh. Pemfis didapatkan tanda vital
dalam batas nomal, bunyi napas tambahan ronkhi dan amforik di paru kanan atas.
Rontgen torak terlampir. Apakah organisme tersering penyebab kasus ini ?
A. M tuberculosis
B. A fumigatus
C. P jirovecii
D. C albicans
E. Histoplasma
48. Perempuan 57 thn datang ke IGD dengan kelemahan ekstremitas kanan disertai sakit
kepala berat dan berbicara pelo. Pasien mengeluh batuk kering sejak 6 bulan yll,
keringat malam dan penurunan BB 10 kg dalam 3 bln terakhir. BTA sputum positif.
Kultur dari sampel lumbal pungsi didapatkan positif untuk [Link]. Pasien minum OAT
secara teratur. Setelah 2 bulan terapi, lemah otot sudah tidak ada. BTA sputum
negative tapi sampai 3 bulan anoreksia dan penurunan BB masih ada dan ditemukan
tanda ptosis mata kanan. CT scan torak dilakukan seperti terlihat di bawah ini (C1
sebelum OAT, B1 setelah 3 bulan OAT). Apa diagnosis?
A. TB paru dupleks
B. TB paru dengan atelectasis kanan ec fibrosis
C. Kanker paru primer
D. TB paru kiri dengan kanker paru kanan
E. TB paru dengan suspek MDR TB
49. Pasien laki-laki 40 tahun dengan riw TB putus obat datang ke poliklinik TB MDR
membawa hasil TCM MTb dected dan rifampicin resistant detected. Pasien tidak ada
Riwayat penyakit lain. Untuk menentukan jenis terapi TB RO, apa pemeriksaan
penunjang ?
A. MGIT dan uji resistensi OAT lini 2
B. Kultur dan uji resistensi MTb
C. LPA lini 2
D. TCM XDR
E. Uji resistensi TB RO kelompok A
50. Laki-laki 56 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan batuk dahak dan demam sejak 2 hari
yll. Keluarga juga melaporkan bahwa pasien sesak setelah batuk. Pasien ini post stroke
sejak 2 thn yll dengan gejala sisa gangguan motoric kaki dan tangan kanan serta
gangguan menelan dan bicara. Untuk mengurus diri pasien dibantu seorang perawat.
Kapankah pasien ini direkomendasikan tambahan AB untuk kuman anaerob selain
terapi empiriknya?
A. Rontgen torak terlihat gambaran abses paru
B. Pewarnaan gram coccus gram (+)
C. Pewarnaan gram dengan hasil gram (-)
D. Wajib diberikan rutin karena pasien curiga pneumonia aspirasi
E. Terdapat kecurigaan aspirasi cairan lambung
51. Seorang mahasiswi FK merasa khawatir terkena TB laten dan ia sudah melakukan
pemeriksaan IGRA atas inisiatifnya dengan hasil positif. Apa yang dideteksi pada
pemeriksaan IGRA?
A. Interferon gamma yang berespon pada jenis mycobacterium termasuk MOTT, [Link], dan
[Link]
B. Interferon alfa dan interferon gamma spesifik [Link]
C. Total interferon gamma pada serum
D. Aktivitas sel T CD8 yang reaktif terhadap Mycobacterium
E. Interferon gamma spesifik hanya untuk [Link]
52. Seorang ibu hamil (G1P0Ab00) dengan usia kehamilan 28 . Didiagnosa TB RO.
Regimen yang dipilih?
53. Laki laki 50 tahun dating ke poliklinik MDR dengan keluhan badan lemas dan pucat,
riwayat BAB warna kehitaman 4 hari terakhir. Pasien sebelumnya didapatkan keluhan
batuk 3 bulan dan hasil pemeriksaan TCM MTb detected Rifampicin resistance
detected dan mendapatkan terapi dengan panduan individual. Hasil pemeriksaan
laboratorium DL 7,9/3500/24,3/49.000 OT/PT 88/65, Ur/Cr 44/0,87
Obat yang dapat menyebabkan keluhan pasien di atas adalah
A. Moxifloxacin
B. Clofazimin
C. Delamanid
D. Bedaquiline
E. Linezolid
54. ATS and IDSA published new recommendations for the diagnosis and treatment
ofadults with community-acquired pneumonia (CAP). In the outpatient setting,
according to the newguidelines, which antibiotic is recommended for empiric
treatment of CAP in adults with nocomorbidities or risk factors for antibiotic resistant
pathogens?
A. Amoxicillin 3 x 1000 mg
B. Levofloxacin 1 x 750 mg
C. Claritromisin 1 x 500 mg
D. Cefpodozime 2 x 200 mg
E. Doxycycline 2 x 200
55. Seorang laki-laki berusia 23 tahun dengan riwayat selesaipengobatan TB paru kategori
2 dinyatakan sembuh 3 tahun yang lalu. Hari ini datang ke Poli Paru dengan keluhan
batuk sejak 3 bulan, berat badan turun 8 Kg dalam waktu 6 minggu dan hasil
pemeriksaan dahak tes cepat molekuler M. Tb detected medium, Rifampicin Resistant
detected, hasil pemeriksaan LPA didapatkan MB positif, FQ Resisten, SLID Sensitif,
kultur sputum MGIT didapatkan Mycobacterium TB complex sedangkan hasil Drug
Susceptibility Test Resisten terhadap Rifampicin dan Isoniazid. Hasil pemeriksaan
radiologis didapatkan gambaran sebagai berikut:
56. Wanita 30 tahun datang dengan keluhan nyeri dada dan sesak nafas setelah sebelumnya
batuk darah profus. Pasien sudah rutin kontrol ke Poli paru dengan diagnosis
bronkiectasis. Pemeriksaan fisik yang menunjang adanya atelektasis akibat bekuan
darah yang menyumbat adalah:
A. Suara napas vesikuler meningkat pada sisi ipsilateral
B. Fremitus raba ipsilateral meningkat
C. Sela iga menyempit pada sisi ipsilateral
D. Gerak napas hemithoraks kontralateral teringgal
E. Trakea deviasi ke kontratateral
57. Tuan H seorang kepala keluarga dan memiliki 3 orang anak yang masing-masing
berusia 10 tahun, 7 tahun dan 2 tahun. 1 minggu yang lalu tuan H dinyatakan sebagai
pasien TB paru dengan hasil dahak MTB detected, mycobacterium resistant not
detected. Anak dan dan istri tuan H diberikan profilaksis OAT. Monitoring untuk anak
dan dan istri tuan H?
A. TCM, BB, foto polos dada
B. Klinis, LFT dan radiologis
C. BTA, LED, DL
D. Klinis, BTA, lab dan radiologis
E. Klinis, radiologis dan BTA
58. Tn. H seorang kepala keluarga dan memiliki 3 orang yang masing-masing berusia 10
tahu, 7 tahun dan 2 tahun. Satu minggu yang lalu Tn. H dinyatakan sebagai pasien TB
paru dengan hasil dahak MTB detected mycobacterium resisteance not detected. Anak
dan istri Tn.H diberikan profilaksis OAT. Monitoring untuk anak dan istri Tn.H?
A. TCM, BB, Foto polos dada
B. Klinis, LFT dan Radiologis
C. BTA, LED, DL
D. Klinis, BTA, LAB, dan Radiologis
E. Klinis, Radiologis dan BTA
59. Tn.H seorang kepala keluarga dan memiliki 3 orang anak masing-masing berusia 10
tahun, 7 tahun, dan 2 tahun. Satu minggu yang lalu, Tn.H dinyatakan sebagai pasien TB
baru dengan hasil dahak MTB detcted mycobacterium resistance not detected. Apa
yang harus dilakukan petugas kesehatan dalam pengendalian TB di lingkungan Tn.H?
60. Seorang perempuan berusia 45 tahun datang dengan keluhan sesak yang memberat
sejak seminggu yang lalu. Batuk cenderung kering sejak 1 mgg. Demam selama 1 bulan
disertai diare dan nafsu makan menurun. Berat badan pasien turun dari 60 kilogram
menjadi hanya 36 kilogram hanya dalam waktu 2 bulan. Dari pemeriksaan fisik
ditemukan RR 28 x/menit dengan saturasi oksigen 88 % (O2 8 Ipm), konjungtiva pucat
dan terdapat bercak putih pada lidah disertai sariawan. Dari foto toraks didapatkan
bercak ground glass appearance yg pada kedua lapangan paru. Pemeriksaan apa yang
paling anda rekomendasikan untuk pasien?
61. Seorang perempuan berusia 45 tahun datang dengan keluhan sesak yang memberat
sejak seminggu yang lalu. Batuk cinderung kering sejak 1 mgg. Demam selama 1 bulan
disertai diare dan nafsu makan menurun. Berat badan pasien turun dari 60 kilogram
menjadi hanya 36 kilogram hanya dalam waktu 2 bulan. Dari pemeriksaan fisik
ditemukan RR 28 x/menit dengan saturasi oksigen 88 % (O2 8 Ipm), konjunctiva pucat
dan ter dapat bercak putih pada lidah disertai sariawan. Dari foto toraks didapatkan
bercak ground glass appearance yg pada kedua lapangan paru. Bagaimana tatalakasana
pasien tersebut?
a. Bronkitis kronis
b. Pneumonia
c. Tumor paru kanan
d. Faringitis akut
e. Bronkitis kronis eksaserbasi akut
63. Pola gambaran TB paru pada HIV stadium lanjut sebagai berikut:
a. Gejala pasien TB yang tipikal dengan gambaran foto rontgen yang far advanced
b. Menyerupai TB Primer yang khas sebagai TB koinfeksi HIV
c. Gejala TB tipikal dengan foto thoraks jarang terdapat kavitas
d. Menyerupai TB post primer dengan BTA sering positif dan foto thoraks jarang terdapat
kavitas
e. Sputum BTA jarang positif
65. Tn B 30 tahun datang dengan keluhan batuk darah 1 gelas. Darah segar bercampur
buih. Batuk dengan dahak kuning sejak 1 bulan lalu. Demam dan keringat malam sejak
1 bulan. Kakek tinggal serumah, saat ini sedang menjalani pengobatan TB di puskesmas
menginjak bulan ke 10. Tn B tidak pernah sakit sebelumnya dan tidak pernah minum
obat apapun. Pemeriksaan pertama kali harus dilakukan adalah:
. 66. Laki-laki,
65 tahun, perokok, riwayat hipertensi dan gagal jantung kongestif ringan, datang
dengan keluhan batuk yang memberat, demam, dan sesak saat istirahat. keluhan muncul sejak 1
minggu yang lalu dengan demam, nyeri otot, nyeri perut, serta diare dengan batuk tidak
berdahak yang memburuk dengan cepat. Perkiraan Kuman penyebab adalah:
a. Streptococcus??
b. Chlamydia pneumoniae
c. Coccidiomycosis
d. Legionella pneumoniae
e. Mycoplasma pneumoniae
. [Link] (45 tahun) datang ke UGD dengan keluhan sesak napas sejak 4 hari disertai batuk dan
panas badan. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan TD 100/60 N 110 x/m RR 30 x/m, saturasi
oksigen dengan O2 SM 6 Ipm 95%. Pasien kemudian MRS dan dalam perjalananya sesak
bertambah hebat. pemeriksaan foto toraks didapatkan perselubungan inhomogen pada kedua
lapangan paru. PCR COVID 19 Positif . Pasien dipertimbangkan untuk diberikan Tocilizumab
(anti IL-6), berikut adalah penanda biologis sebagai marker untuk pertimbangan pemberian
Tocilizumab:
a. D-dimer < 0,5 pg/L; IL-6 = 20 pg/mL; Limfosit > 800 x 10° /L; Ferritin > 400
g/L; Fibrinogen > 500 mg/dL; CRP > 10 mg/dL
b. D-dimer < 0,7 g/L; IL-6 = 40 pg/mL; Limfosit < 800 x 10° /L; Ferritin < 700
g/L; Fibrinogen > 700 mg/dL; CRP < 25 mg/dL
c. D-dimer < 0,7 g/L; IL-6 = 40 pg/mL; Limfosit < 800 x 10° /L; Ferritin < 700
ug/L; Fibrinogen > 700 mg/dL; CRP > 25 mg/dL
d. D-dimer = 0,5 pg/L; IL-6 = 20 pg/mL; Limfosit > 800 x 10° /L; Ferritin > 400
g/L; Fibrinogen > 500 mg/dL; CRP > 10 mg/dL
e. D-dimer = 0,7 pg/L; IL-6 = 40 pg/mL; Limfosit < 800 x 10° /L; Ferritin > 700
ug/L; Fibrinogen > 700 mg/dL; CRP > 25 mg/dL
. [Link] perempuan berusia 45 tahun datang dengan keluhan sesak yang memberat sejak
seminggu yang lalu. Batuk cenderung kering sejak 1 mgg. Demam selama 1 bulan disertai
diare dan nafsu makan menurun. Berat badan pasien turun dari 60 kilogram menjadi hanya 36
kilogram hanya dalam waktu 2 bulan. Dari pemeriksaan fisik ditemukan RR 28 x/menit dengan
saturasi oksigen 88 % (O2 8 Ipm), konjungtiva pucat dan terdapat bercak putih pada lidah
disertai sariawan. Dari foto toraks didapatkan bercak ground glass appearance yg pada kedua
lapangan paru. Pemeriksaan apa yang paling anda rekomendasikan untuk pasien?
69. Seorang perempuan berusia 45 tahun datang dengan keluhan sesak yang memberat sejak
seminggu yang lalu. Batuk cenderung kering sejak 1 minggu. Demam selama 1 bulan disertai
diare dan nafsu makan menurun. Berat badan pasien turun dari 60 kg menjadi hanya dalam
waktu 2 bulan. Dari pemeriksaan fisik ditemukan RR 28 x/ menit dengan saturasi oksigen 88%
(O2 8 lpm). Konjungtiva opucat dan terdapat bercak putih pada lidah sisertai sariawan. Dari
foto thorax didapatkan bercak ground glass appearance yang pada kedua lapangan paru.
Pemeriksaan apa yang paling anda rekomendasikan untuk pasien?
A. Pneumonia COVID-19
B. PCP dan Susp. TB Paru
C. Pneumonitis hipersensitif
D. Mikosis paru
E.
CAP dan S. congestive pulmonum
Jawaban : sputum TCM TB dan rapid test HIV
70. (sama dg no.73) laki2 35 th dtg dgn keluhan nyeri dada kiri sejak 2 hari. Nyeri tdk
menjalar. Didapatkan keluhan demam dan batuk 3 hari disertai dahak kehijauan. Pemeriksaan
fisik yang didapatkan adalah : Gerak nafas paru kiri tertinggal, sela iga simetris, fremitus raba
kiri meningkat, perkusi redup di kiri, didapatkan rhonki basah di kiri dan suara bronkoponi
positif di kiri. Diagnosis yang paling memungkinkan adalah :
A. Pneumonia di kiri
B. TB Paru
C. Fibrosis paru kanan
D. Efusi Pleura kiri
E. Schwarte paru kanan
71. Definisi keparahan COVID-19 derajat berat berdasarkan National Institute Health adalah:
A. Pneumonia disertai gagal napas atau MODS atau ARDS
B. Pneumonia disertai gagal napas tanpa ventilator
C. Pneumonia dengan infiltrat lebih dari 50%
D. Pneumonia dengan MODS
E. Pneumonia dengan disertai ARDS
72. Dalam menegakkan diagnosis pneumonia, pendekatan pemeriksaan foto toraks sangat
penting. Pada awal infeksi parenkim paru dengan gejala klinis khas sudah nampak namun foto
toraks masih normal, kondisi ini disebut sebagai:
A. Radiographic lag phase
B. Atypical pneumonia
C. Lower Respiratory Tract Infection
D. Fase hiperaemia inflamasi paru
E. Normal chest early pneumonia
73. Garis Ellis d’Amoiseoux merupakan suatu garis imajiner yang di dapatkan dari
pemeriksaan
A. Auskultasi
B. Inspeksi
C. Perkusi
D. Palpasi
E. Radiologi
74. Seorang laki-laki 45 tahun sedang dirawat di bangsal paru dengan hemoptisis Tiba-tiba pasien
tersebut mengalami hemoptisis massif. Tanda vital pasien masih dalam batas normal. Dokter jaga
sudah melakukan pemasangan oksigen dan menilai patensi saluran napas pasien. Foto toraks pasien
tampak seperti gambar dibawah ini :
75. Seorang laki laki 67 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan sesak yang dialami sejak 2
hari Keluhan ini disertai batuk dengan dahak berwarna kuning kental dan nyeri pada tenggorokan.
Pada pemeriksaan tanda vital diperoleh tekanan darah 110/70 mmHg, frekuensi napas 32 kall/menit,
frekuensi nadi 100 kali/menit, suhu axilla 390C. Diketahui dilingkungan rumah pasien terdapat
sejumlah ayam yang mati mendadak. Apakah diagnose yang tepat pada pasien tersebut?
A. Pneumonia virus
B. Suspek flu burung
C. Pneumonia bakterial
D. Probable flu burung
E. Flu burung terkonfirmasi
76. Seorang perempuan 53 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan sesak yang dialami
sejak 2 hari Keluhan ini disertai batuk dengan dahak berwarna kuning kental dan nyeri pada
teriggorokan. Pada pemeriksaan tanda vital diperoleh tekanan darah 110/70 mmHg, frekuensi napas
32 kali/menit, frekuensi nadi 100 kali/menit, suhu axilla 39,50C. Pada pemeriksaan fisis diperoleh
retraksi otot pernapasan dan ronkhi diseluruh lapangan paru. Diketahui dilingkungan rumah pasien
terdapat sejumlah ayam yang mati secara mendadak. Hasil pemeriksaan rontgen dada diperoleh
infiltrat difus bilateral dan pemeriksaan PCR terbukti H5NI. Apakah pilihan terapi pada penderita
tersebut?
A. Asiclovir
B. Oseltamivir
77. Seorang perempuan 15 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk berlendir berwarna
kehijauan yang dialami sejak 1 minggu nyeri kepala dan suara serak juga dirasakan penderita. Pada
pemeriksaan fisis auskultasi terdengar wheezing di kedua lapangan paru, Hasil dari pemeriksaan tanda
vital tekanan darah 120/80 mmHg frekuensi nadi 86 kali/menit, frekuensi napas 26 kall/menit, dan
suhu axilla 360C. hasil ches x-ray diperoleh corakan bronchovaskuler yang meningkat dikedua
lapangan paru. Patogen apakah penyebab tersering kondisi penderita tersebut?
A. Adenovirus
B. Parainfluenza
C. Bordetella pertussis
D. Mycoplasma pneumoniae
E. Chlamydia pneumoniae
78. Pasien TN. Musia 45 tahun datang ke poli paru dengan keluhan demam menggigil disertai batuk
berdahak sejak 2 hari yang lalu. Keluhan tambahan pasien adalah sesak napas, mudah lelah dan nafsu
makan menurun 2 hari terakhir. Riwayat pasien peminum alcohol. Pemeriksaan fisis didapatkan
perkusi redup pada paru kanan. Pemeriksaan laboratorium leukosit 15x103/mm3. Gambaran foto
toraks seperti terlihat pada gambar di bawah.
Golongan Antibiotik yang merupakan pilihan utama untuk kasus di atas adalah :
A. Golongan fluoroquinolone
B. Golongan tetrasikin
C. Golongan Sefalosporin
D. Golongan sulfonamid
E. Golongan macrolide
79. Pasien laki-laki, usia 65 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan batuk batuk darah sejak 2 hari
terakhir. Keluhan tambahan yaitu batuk sudah lama dialami sering disertal dahak yang purulent
terutama pagi hari, nyeri dada, mudah lelah dan sesak hilang timbul terutama jika beraktivitas, Pasien
Riwayat OAT kat 1 sembuh tahun 2018. Pemeriksaan fisis didapatkan RR 24x/menit, T: 36,70C, saturasi
02 95%, Auskultasi paru terdengar ronkhi dan wheezing. Pemeriksaan foto x-ray didapatkan tram-track
opacities. Pemeriksaan laboratorium didapatkan hanya leukosit sedikit meningkat 11.000. Apakah
diagnosis yang tepat untuk pasien tersebut. Mekanime terpenting yang berkontribusi pada
pathogenesis kasus tersebut diatas adalah :
81. Pasien Tn M, usia 35 tahun datang rujukan dari Fasyankes ke poli paru dengan keluhan batuk sejak
3 minggu lalu. Keluhan lain yang dialami pasien demam naik turun, diare 2 minggu terakhir, lemas,
nafsu makan menurun 3 minggu terakhir dan penurunan berat badan 2 kg. Pasien bekerja di
Perusahaan swasta Pemeriksaan fisis didapatkan oral thrush (+) dan terdapat tatto dipundak pasion.
Pada auskultasi paru didapatkan ronkhi paru kiri atas. Pemeriksaan penunjang. Leukosit 12 x103/ul, Hb
11 mg/dl. Tes HIV reaktif. Pemeriksaan X-ray didapatkan infiltrat di paru kiri atas. TCM didapatkan
MTB detected low, Rifampisin sensitive.
82. Pasien TN. T, usia 48 tahun datang ke poliklinik MDR dengan keluhan batuk 1 bulan. Keluhan lain
nafsu makan menurun dan penurunan berat badan 2 kg. Riwayat pasien pengobatan kategori 2 tahun
2019 sembuh. Riwayat penyakit DM dengan pengobatan insulin terkontrol. Pemeriksaan fisis
didapatkan auskultasi paru terdengar ronkhi dilapangan paru kanan atas. Pemeriksaan foto toraks
didapatkan fibroinfirat dilapangan paru kanan atas sampai paracardial. Pemeriksaan TCM sputum MTB
detected high, Rif Resisten. Pemeriksaan LPA lini 2 didapatkan fluoroquinolone resisten, INH sensitive.
Regimen terapi yang tepat untuk kasus di atas adalah
A. Bedaquiline LFx-Cfz-HDT-Z-E-Eto
B. Bedaquiline Sikloserin-Etembutol-Delamanid-PAS
C. Bedaquiline-Moxifloxacin-Sikloserin-Etambutol-PZA
D. Bedaquiline-Linezolid-Clofazimin-Etambutol-PZA
E. Bedaquiline-Linezolid-Clofazimin-Sikloserin-Etambutol
83. Pasien laki-laki usia 66 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak napas, batuk berdahak dan
demam sejak 3 hari yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan pasien apatis, nadi 112x/menit, napas
32x/menit, tekanan darah 65/55 mmHg dan suhu 40,1oC. Suara napas bronkovesikuler dengan rhonki
di seluruh lapangan paru. Pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 12.1. Leukosit 23.000/dl,
trombosit 180.000/dl, gula darah 331mg/dl, ureum 88mg/dl dan kreatinin 1,3 mg/dl. Apakah terapi
pada pasien di atas?
84. Seorang perempuan berusia 30 tahun datang kontrol untuk pengobatan TB MDR. Setelah 4 minggu
dengan menggunaka rejimen jangka pendek, mengeluh terdengar tinnitus dan pusing berputar. Obat
mana yang menyebabkan keadaan tersebut?
A. Kanamisin
B. Levofloxacin
C. Etambutol
D. Pirazinamid
E. Linezolid
85. Pasien Perempuan 58 tahun pulang dari ibadah umrah lima hari yang lalu dibawa ke IGD dengan
sesak hebat sejak sehari ini. Pasien dua hari sebelumnya mengeluh batuk-batuk kering dan nyeri
tenggorokan yang disertai demam. Pemeriksaan fisik didapatkan pasien apatis, napas 36x/menit, nadi
110x/menit, tekanan darah 110/60 mmHg dan suhu 390C. Pada paru ditemukan rhonki di seluruh
lapangan paru. Pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 12,3gr/dl, leukosit 5.000/dl dan trombosit
200.000/dl. Rontgen toraks memperlihatkan adanya infiltrat di seluruh lapangan paru. Apakah
komplikasi yang sering terjadi pada pasien di atas?
A. Dehidrasi berat
B. Ensefalopati
C. Emboli paru
D. Acute respiratory distress syndrome
E. Syok septic
86. Seorang perempuan berusia 68 tahun datang dengan keluhan demam 5 hari, diare 2 hari. Badan
pegal2/lemas, tidak mau makan. Sesak 1 hari. Komorbid diabetes melitus, hipertensi. Kontak dengan
pasien covid: tidak diketahui. Pekerjaan pensiunan, tinggal bersama anak yang bekerja sebagai
petugas medis. Saturasi 95%, nadi 100x/menit, RR 28x/menit. TD: 130/90 mmHg Laboratorium:
Leukosit 4500/ul, netrofs 62%, limfosit 11% Trombosit 108.000. Foto toraks infitrat bilateral ringan
kedua lapangan paru. IgG/IgM SARSCOV-2 COVID : Positif. Hasil swab orofaring positif SARSCOV-2
dengan pemeriksaan genXpert. Apakan kriteria kasus yang tepat pada kasus ini?
A. Suspected case
B. Asymtomatic case
C. Confirmed case
D. Probable case
E. Non COVID case
87. Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke poliklinik untuk konsultasi tinggal di rumah dan WFH
sejak 2 bulan. Tidak ada keluhan klinis. 2 minggu lalu membeli sendiri rapid test covid IgG/IgM online
dan mencobanya dirumah dengan hasil Positif. 1 hari lalu pasien melakukan rapid test yang sama
dengan hasil negative. Pasien sudah diswab PCR 2x minggu ini dengan hasil negatif. Foto toraks dan
darah perifer lengkap dalam batas normal. Apakah kriteria kasus yang tepat pada kasus ini?
A. Confirmed case
B. Probable case
C. Non covid case
D. Asymptomatic case
E. Suspected case
87. Which one is NOT A SUSPECT COVID Case based on WHO case definition?
A. A patient with any acute respiratory illness AND having been in contact with a probable
COVID-19 case in the last 14 days prior to symptom onset
B. A patient with any acute respiratory illness AND having been in contact with a confirmed
case in the last 14 days prior to symptom onset.
C. A patient with severe acute respiratory liness (fever and at least one sign/symptom of
respiratory disease, eg, cough, shortness of breath; AND requiring hospitalization) AND in
the absence of an alternative diagnosis that fully explains the clinical presentation
D. A patient without any symptom but with IgG/IgM positive test
E. A patient with acute respiratory illness (fever and at least one sign/symptom of respiratory
disease, eg. cough, shortness of breath), AND a history of travel to or residence in a
location reporting community transmission during the 14 days prior to symptom onset
88. A provincial health authority plan to run a diagnostic test for COVID in the area .They already buy
1 milion SARSCOV-2 IgG/lgM rapid test. Who should be tested for covid diagnostic purpose using the
kit?
90. Seorang perempuan berusia 40 tahun datang kontrol ke poli MDR, setelah menjalani pengobatan
regimen MDR selama 3 minggu, dengan keluhan lemas, pegal-pegal, berdebar, demam tidak tinggi.
Pada tempat suntikan juga mengeluhkan nyeri. Apakah efek samping tersering pada pemakaian obat
injeksi golongan aminoglikosida pada kasus ini?
91. Seorang laki-laki berusia 59 tahun datang dengan keluhan sesak napas sejak 3 hari yang lalu. Tujuh
(7) hari sebelumnya demam tinggi disertai batuk. Pada pemeriksaan didapatkan sadar, napas
28x/menit, nadi 100x/menit, Sat O2 92% Ronki basar kasar pada kedua lapang paru, disertai gambaran
groundglass opacities pada CT scan toraks. Bila hasil PCR-SARS-CoV-2 positif, maka diagnosis pasien di
atas adalah:
91. Pasien Perempuan 28 tahun dirujuk ke Poliklinik DOTS RS tipe C dari puskesmas. Pasien telah
diterapi dengan OAT kategori 2 selama dua minggu atas indikasi TB paru relaps dengan pemeriksaan
TCM terdeteksi adanya M. tuberculosis detected medium , rifampisin tidak resisten. Sejak mulai
pengobatan pasien mengeluhkan vertigo dan telinga berdenging, makin lama makin berat sehingga
tidak dapat melakukan kegiatan sehari-hari Pemeriksaan fisik pasien sadar dan tanda vital lainnya
dalam batas normal serta tidak didapatkan adanya ikterik . Apakah tata laksana untuk pasien di atas?
A. Pengobatan gefitinib ditunda sampai hasil RT-PCR swab nasofaring terhadap SARS-Cov-2
negatif
B. Pengobatan gefitinib tetap dilanjutkan, bersamaan dengan pengobatan COVID-19
C. Pengobatan gefitinib ditunda, melihat hasil CT toreks untuk mengetahui beratnyaCOVID-19
D. Pengobatan gefitinib dan pengobatan COVID-19 dilakukan selang seling
E. Pengobatan gefitinib ditunda, sampai gejala COVID-19 mereda
94. Of the following, which diagnostic test has been more commonly used in the diagnosis of COVID-
19?
A. Use COVID protocol for dead body since it is compatible with COVID Death based on WHO
definition?
B. Use NON-COVID protocol for dead body since the result of sarscov2 is inconclusive?
C. Use COVID protocol for dead body since it is a confirmed covid case?
D. Use NON-COVID protocol for dead body since it is NOT COVID case by WHO definition
96. Laki-laki, 80 tahun di rujuk ke IGD dengan keluhan sesak yang memberat sejak 2 bulan terakhir. Dia
sebelumnya bekerja di kapal dengan melepas insulasi asbes selama 40 tahun. Berhenti merokok sejak
30 tahun lalu. Hasil pemeriksaan finis menunjukkan ronki basah kasar di kedua paru. Pemeriksaan
fungsi paru didapatkan kelainan restriksi dan penurunan kapasitas difusi karbonmonoksida. Apakah
kelainan patognomonik dari pemeriksaan radiologi penyakit yang mungkin diderita oleh pasien
tersebut?
A. Pleuritis
B. Plak pleura
C. Efusi pleura
D. Mesothelioma
E. Pneumotoraks
97. Pasien laki-laki, usia 70 tahun datang ke poli paru dengan keluhan sesak napas disertai demam
menggigil sejak 3 hari yang lalu. Keluhan lain pasien adalah batuk berdahak, mudah lelah dan nafsu
makan menurun 1 hari terakhir. Pemeriksaan fisis didapatkan perkusi redup pada paru kiri tengah ke
bawah. Pemeriksaan laboratorium leukosit 16x103/mm3.
A. Abses paru
B. Tuberkulosis paru
C. Empiema
D. Pneumonia lobar
E. Aspergiloma
98. Pasien laki-laki, usia 54 tahun datang ke poli MDR dengan keluhan utama batuk 2 minggu, Keluhan
lain kadang demam terutama malam hari sesak nafas terutama jika beraktifitas, nafsu makan menurun
dan penurunan berat badan sebulan terakhir Riwayat pasien pengobatan TB kategori 1sembuh tahun
2019. Pemeriksaan fisis auskultasi paru terdapat ronkhi di hemitoraks kanan atas. Foto toraks
didapatkan bercak berawan di lapangan paru kanan atas dan kavitas bilateral. Pemeriksaan TCM
didapatkan MTB detected high, resisten rifampisin. Regimen terapi yang tepat pada kasus di atas
adalah :
100. Pasien Laki-laki, 70 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak napas sejak 2 hari lalu. Keluhan
lain yang dialami adalah demam, batuk berdahak, sakit kepala dan lemas. Pasien Riwayat perjalanan
keluar kota. Pemeriksaan fisis didapatkan RR=32x/menit, T= 38,50C, Sp02 90% . Fisis paru didapatkan
auskultasi terdengar ronkhi di kedua lapangan paru basal. Gambaran foto toraks didapatkan ground
glass opacities pada kedua lapangan paru bawah. Pemeriksaan swab PCR diklinik sebelum ke IGD (+).
101. Pasien perempuan, usia 50 tahun datang ke poll paru MDR dengan keluhan demam tinggi disertai
batuk sejak 2 minggu yang lalu, riwayat OAT 2 tahun lalu hanya 4 bulan Pemeriksaan fisis didapatkan
Tanda vital: TD 110/70 mmha, RR 20x/menit, S 38,50C, HR 90x/menit. Pemeriksaan fisis paru,
Auskultasi didapatkan ronkhi dikedua lapangan paru. Pemeriksaan TCM di PKM didapatkan MTB
detected low, Rifampisin Resisten. Hasil uji kepekaan obat (LPA) resisten terhadap fluoroquinolon,
maka regimen terapi yang tepat adalah :
102. Pasien perempuan, usia 48 tahun datang ke Unit Gawat darurat dengan keluhan utama batuk
berdahak disertai bercak darah terutama pagi hari. Keluhan disertai nyeri dada dan sesak napas Pasien
riwayat pengobatan TB sembuh tahun 2020. Pemeriksaan fisis; RR 24x/menit, auskultasi paru
didapatkan ronkhi di paru kanan bawah. Pemeriksaan laboratorium hanya didapatkan peningkatan
leukosit. Pemeriksaan toraks didapatkan gambaran ektasis dengan honeycomb
A. Pneumonia dextra
B. Bronkiektasis
C. Bronkiektasis terinfeksi
D. Bekas TB paru
E. Mikosis paru
106. Laki-laki, 47 Tahun datang dengan keluhan batuk 3 bulan, batuk berdahak putih, sesekali ada
bercak darah, merah segar. Demam sesekali terutama malam hari Sakit dada kanan kadang dirasakan
bila batuk keras. Berat badan menurun 5 kg dalam 3 bulan terakhir. Riw Penyakit sebelumnya tidak ada.
Riw, Merokok 1 bungkus perhari sejak usia 20 tahun lalu
Palpasi : massa tumor di dada tdk ada, pelebaran vena2 tidak ada
107. After more than one year, COVID-19 remain a worldwide pandemic.
WHO supports achieving herd immunity as this would result in unnecessary
cases and deaths. Which ofthe following statement is true?
a. A substansial proportion of a population would need to be vaccinated, lowering
the spread of virus in the population
b. Herd immunity should be achieved by exposing people to the pathogen that
causes the disease
c. Attempt to reach herd immunity through exposing people to virus is scientifically
ethical
d. Direct protection from an infectious disease that happens when a population is
immune
e. The percentage of people need to be immune in order to achieve herd immunity
of COVID-19 is about 90%
108. COVID-19 remain a worldwide pandemic and SARS CoV-2 is emerging virus that highly
pathogenic. Currently, considerable efforts have been put into developing effective
drugs and vaccine against SARS CoV-2. Several vaccines already entered clinical trials.
Some of the vaccines have advantages and disadvantages. Which vaccines have
advantages to infect APCs directly and physically and genetically stable?
a. Inactivated vaccines
b. RNA vaccines
c. DNA vaccines
d. Subunit vaccines
e. Vector vaccines
109. Pada covid, manakah yang merupakan Bode well cell sebagai sistem pertahanan
tubuhjangka panjang?
a. T cell
b. B cell
B. Ig
C. sel mast
Jawaban : Sel T
111. Perawat kerja di ICU RS, tidak pake APD, kira-kira kumannya apa ya?
A. Acinetobacter baumanii
B. Klebsiella pneumonia
C. P. Jirovecci
[Link] laki laki dengan PPOK on terapi, stabil, Cuma dia itu masih merokok ampe skrg.
Terapi yang tepat yaitu
a. Vaksinasi pneumococcus
b. Vaksinasi DPT
c. Vaksinasi influenza
d. Vaksinasi zoster
e. Varenicline
113. Kontraindikasi pemberian TPT pada kondisi ini, KECUALI :
A. Hepatitis
B. Neuropati
C. Gangguan fungsi ginajal
119. Perempuan 32 tahun datang ke poli TB MDR untuk control rutin. Pasien telah
mendapat pengobatan sejak 14 bulan yll dengan regimen jangka Panjang. Hasil biakan MTb
pasien sudah negative sejak bulan 3. Apakah tatalaksana?
A. Lanjutkan pengobatan sd bulan 19
B. Lanjutkan pengobatan sd bulan 24
C. Lanjutkan pengobatan sd bulan 15
D. Lanjutkan pengobatan sd bulan 18
E. OAT sudah bisa dihentikan
120. Laki-laki 45 tahun dikonsulkan ke dokter paru dari ICU karena demam dan sesak napas
sejak sehari yll, pasien sudah terintubasi selama 72 jam atas indikasi sindroma gullian barre
dengan gagal napas. Pemfis didapatkan pasien terpasang ventilator mekanis dengan total
control, suhu 39 derajat, dan ronkhi pada basal paru kiri. Foto toraks terlihat infiltrate pada
basal paru kanan. Hasil lab leukosit 30rb dan Hb 12,1 . Kapan anda mempertimbangkan
terapi empiric vancomycin pada kasus ini ?
A. Rutin diberikan
B. Pernah ditemukan minimal 1 kasus MRSA di ruangan tersebut tahun sebelumnya
C. Pernah atau dicuriga terinfeksi gram (+)
D. Pewarnaan gram ditemukan coccus gram (-)
E. Tingkat resistensi MRSA di ruangan tersebut 10-20%
121. A male 8 years old had diagnostic new case bacterial confirmation tuberculosis. The
doctor is going to give ATD. What is condition which lead to the compulsory for ethambutol
in this patient?
A. Had sibling who has been already on ATD
B. Plaque on pleural
C. Cavity on chest x-ray
D. His parent had been already on ATD
E. Calcification on the chest x-ray
122. Laki-laki 38 thn dengan batuk darah sejak 6 jam yll. Batuk darah warna merah terang
berbuih dan volum lebih kurang 200 cc. Pasien batuk darah berulang sejak 2 tahun ini.
Pasien mempunyai riw TB dan telah dinyatakan sembuh. Pemfis didapatkan tanda vital
dalam batas nomal, bunyi napas tambahan ronkhi dan amforik di paru kanan atas. Rontgen
torak terlampir. Apakah pilihan terapi definitif ?
A. Bronchial artery embolization
B. Pemberian OAT RO
C. Anti jamur
D. Pembedahan
E. Bronchial tamponade
123. Laki-laki 38 thn dengan riw TB putus obat dataang ke poli. Hasil TCM Mtb detected
medium dan rif resistan detected. TCM XDR mendeteksi MTb dan resistensi FQ. HIV
negative. Pasien tdk ada riw alergi atau intoleransi obat. Foto toraks terlampir. Apa regimen
TB RO yang akan anda berikan?
A. 9 BPaLM dengan variasi etionamid
B. 9 BPaLM dengan variasi linezolid
C. 6 BPaL
D. 6 BPaLM
E. 6 Bdq-Lzd-Cfz-Z-E-Eto/12 Eto-Cfz-Z-E
124. A male 45 years old had new case of bacterial confirmation tuberculosis and
uncontrolled underweight type 2 DM. What is the drug of choice for blood sugar control?
A. Glibenklamid
B. Lifestyle modification
C. Insulin
D. Metformin
E. Glimepirid
126. A 65 years old man patient has been known of having COPD. He was brought to ED
caused by increasing breathlessness, cough, and fever. Another complaints were fever,
runny nose, muscle pain, and loss appetite since 2 days ago. Patient was hospitalized and
taken care as moderate COPD AE. During hospitalization patient undergone nasopharyngeal
swab which was positive H1N1. what specific treatment?
A. Oseltamivir 2x75 mg
B. Lopinavir/ritonavir 2x 200/50 mg
C. Asiklovir 5x800 mg
D. Remdesivir 200 mg per 24 hours
E. Lopinavir 2x200 mg
127. Laki-laki 45 tahun dikonsulkan ke dokter paru dari ICU karena demam dan sesak napas
sejak sehari yll, pasien sudah terintubasi selama 72 jam atas indikasi sindroma gullian barre
dengan gagal napas. Pemfis didapatkan pasien terpasang ventilator mekanis dengan total
control, suhu 39 derajat, dan ronkhi pada basal paru kiri. Foto toraks terlihat infiltrate pada
basal paru kanan. Hasil lab leukosit 30rb dan Hb 12,1 . Kapan terapi empiric diberikan pada
pasien?
A. Setelah bronchial toilet untuk ambil sampel saluran napas bawah
B. Setelah observasi 6 jam dan tidak turun demamnya
C. Menunggu hasil CRP
D. Menunggu hasil procalcitonin
E. Segera diberikan
128. Perempuan 32 thn datng ke poli MDR TB. Pasien sedang pengobatan TB MDR
regimen jangka Panjang. Hasil biakan sudah negative sejak bulan 3. berdasar rekomendasi
Juknis TB RO 2020. kapan pasien perlu di foto torak ulang?
A. Bulan pertama pengobatan
B. Bulan keenam pengobatan
C. Akhir pengobatan
D. Bulan ketiga pengobatan
E. Bulan keempat pengobatan
129. Male 27 years old visited pulmonary clinic with persistent cough since as long as he
could remember. Patient had been repeatedly health center and had sputum for molecular
test which the result revealed [Link] not detected. He also had receive ATD based on clinical
for twice. Another complaint was headache for every times he gets runny nose. Chest x ray
below. What is abnormality in the lung?
A. Relapse case of pulmonary TB
B. Chronic bronchitis
C. MOTT
D. Bronchiectasis
E. Pneumokoniosis
130. Perempuan 28 th dtg ke poli dengan keluhan gatal setelah minum OAT 1 minggu.
Keluhan lain tidak ada. Pemeriksaan fisis dbn. Apa tatalaksana?
A. Berikan kortikosteroid dan lanjut OAT
B. Hentikan OAT dan densitisasi OAT
C. Hentikan R dan OAT lain lanjut
D. Berikan antihistamin dan lanjut OAT
E. Hentikan OAT
131. Laki-laki 34 th dtg control ke poli MDR TB. Pasien dalam OAT regimen short akhir
bulan ke-4. BTA bulan pertama +1, bulan kedua negative, dan bulan ketiga negative. Apakah
tatalaksana untuk pasien?
A. Fase awal dilanjutkan sd 5 bulan
B. Diberikan fase lanjutan selama 8 bulan
C. Fase awal dilanjutkan sd 6 bulan
D. Diberikan fase awal sambil menunggu hasil biakan
E. Diberikan fase lanjutan selama 5 bulan
132. Laki-laki 22 tahun dikonsulkan dari neurologi dengan keluhan sesak napas sejak 6
bulan yll, sesak napas tidak menciut dan pasien mengeluhkan batuk sejak 4 bulan yll, dahak
warna putih. Pasien dirawat di bagian neurologi dengan Myastenia gravis dan ini merupakan
rawatan kedua dengan keluhan yang sama. Pasien seorang tukang pangkas rambut dan
merokok 20 batang per hari selama 2 tahun serta pasien telah berhenti merokok 6 bulan yll.
Pasien dilakukan ro torak dengan hasil berikut. Apakah penyebab kelainan pada pasien
tersebut?
A. Genetik
B. Merokok
C. Kelainan neurologi
D. Riwayat keganasan di organ lain
E. Tidak diketahui