SATUAN ACARA PENYULUHAN
PENYAKIT DIABETES MILITUS
Disusun Oleh:
Kelompok Alpha
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN PROFESI NERS
UNIVERSITAS BAITURRAHIM JAMBI
2026
SATUAN ACARA PENYULUHAN
Topik : Penyakit Diabetes Melitus (DM)
Waktu : 30 Menit
Tempat : Kelurahan Payo Lebar RT 22 [Link]
Sasaran : Masyarakat yang mengalami Diabetes Militus
I.1 Latar Belakang
Diabetes Mellitus (DM) yang umum dikenal sebagai kencing manis adalah
penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia (peningkatan kadar gula darah) yang terus-
menerus dan bervariasi, terutama setelah makan. Diabetes mellitus merupakan keadaan
hiperglikemia kronik disertai berbagai kelainan metabolic akibat gangguan hormonal,
yang menimbulkan berbagai komplikasi kronikpada mata, ginjal, dan pembuluh darah,
disertai lesi pada membran basalis dalam pemeriksaan dengan mikroskop electron.
Penderita diabetes mellitus seharusnya menerapkan pola makan seimbang untuk
menyesuaikan kebutuhan glukosa sesuai dengan kebutuhan tubuh melalui pola makan
sehat.
I.2 Tujuan umum
Diharapkan peserta mengetahui apa yang dimaksud penyakit diabetes mellitus .
Setelah dilakukan Pendidikan Kesehatan selama 30 menit lansia
I.3 Tujuan Khusus
Setelah mengikuti kegiatan Penyuluhan tentang Diabetes Melitus di Posyadu selama 30
menit, diharapkan peserta dapat mengetahui tentang:
1. Meyebutkan pengertian Diabetes Mellitus
2. Menyebutkan penyebab Diabetes Melitus
3. Menyebutkan tanda dan gejala Diabetes Melitus
4. Menyebutkan cara mencegah komplikasi Diabetes Melitus
5. Menyebutkan pantangan makanan bagi penderita Diabetes Mellitus
6. Menyebutkan makanan sehat untuk dikonsumsi penderita DM
I.4 Kegiatan Penyuluhan
1. Materi
a. Pengertian
b. Penyebab
c. Tanda dan Gejala
d. Cara pencegahan
e. Makanan sehat maupun pantangan penderita DM
2. Strategi Pelaksanaan
1. Persiapan :
a. Survei karakter dan lokasi di Kelurahan Payo Lebar Simpang Kawat
Kota Jambi RT 22
b. Koordinasi dengan dosen Akademik
c. Menyiapkan alat, materi dan bahan
Penatalaksanaan :
No. Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Audiens Waktu
1 Tahap Pembukaan 2 menit
1.1 Moderator membuka acara dan Menjawab salam dan
memberi salam. mendengarkan.
1.2 Perkenalan.
Mendengar dan
memperhatikan.
2 Tahap Apersepsi 5 menit
Memperhatikan dan
2.1 Menanyakan Pengetahuan
menjawab pertanyaan.
audiens tentang penyakit DM
meliputi pengertian,
penyebab, serta tanda dan
gejala.
3 Tahap Informasi 3 menit
3.1 Memberikan informasi tentang Mendengar dan
topik yang disampaikan. memperhatikan.
3.2 Menjelaskan tujun Mendengar dan
penyuluhan. memperhatikan.
4 Tahap penyuluhan 15 menit
1.1 Menjelaskan :
Mendengar dan
- Definisi dari penyakit DM
memperhatikan.
- Klasifikasi DM
- Faktor –faktor penyebab
Mendemonstrasikan
penyakit DM
- Faktor Resiko Penyakit Bertanya, mendengar dan
DM memperhatikan.
- Tanda dan gejala dari
penyakit DM
- Cara pencegahan terhadap
penyakit DM
- Cara perawatan dan
pengobatan terhadap
penyakit DM
1.2 Memberikan kesempatan
bertanya.
5 Tahap Penutup Menjawab pertanyaan. 5 menit
5.1 Penyaji mengajukan beberapa
pertanyaan tertulis untuk
Mendengar dan
mengevaluasi tingkat
memperhatikan.
pemahaman audiens tentang
materi yang telah diberikan.
Mendengar dan
5.2 Penyaji menyimpulkan materi
memperhatikan.
tentang penyakit DM.
5.3 Penyaji mengarahkan tindak Mendengar dan menjawab
lanjut. salam.
5.4 Moderator menutup acara dan
mengucapkan salam.
I.5 Sarana Penunjangi
1. Metode
Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah :
a. Ceramah
b. Tanya Jawab
2. Media
Alat dan bahan peraga :
a. PPT
b. Satuan Acara Penyuluhan
c. Leflet
d. Layar LCD, Infocus dan Laptop
I.6 Evaluasi
1. Struktur
a. Ruang kondusif untuk kegiatan.
b. Peralatan memadai dan berfungsi.
c. Media dan materi tersedia dan memadai.
2. Proses
a. Ketepatan waktu pelaksanaan.
b. Peran serta aktif audiens
c. Kesesuaian peran dan fungsi dari penyuluhan.
3. Hasil
Terkait dengan tujuan yang ingin dicapai :
Tes lisan
a. Penyaji mengajukan beberapa pertanyaan secara langsung kepada audiens
tentang materi penyuluhan yang akan dijelaskan.
b. Bila audiens dapat menjawab 60% dari pertanyaan yang diajukan, maka
dikategorikan pengetahuan baik.