Contoh RKJM SD
Contoh RKJM SD
(RKJM)
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kondisi ideal yang diharapkan dalam sebuah lembaga pendidikan
khususnya SDN MADIUN Kecamatan Madiun adalah terselenggaranya
pelayanan pendidikan yang dapat memenuhi ketentuan dari PP 19 tahun
2007 tentang Standar Nasional Pendidikan dengan pemenuhan 8 standar
nasional pendidikan yaitu standar isi, standar kompetensi lulusan, standar
proses, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar, pengelolaan,
standar sarana dan prasarana, standar penilaian dan standar pembiayaan.
Aka tetapi kondisi yang ada yang dialami oleh SDN MADIUN hingga
saat ini belum dapat memenuhi dari apa yang disyaratkan oleh ketetntua PP
19 tahun 2007. Dari kedelapan standar tidak satupun yang dapat terpenuhi.
Setiap standar masih ada bagian-bagian yang masih perlu ditingkatkan dan
dikembangkan agar dapat mencapai standar [Link] dari
kesenjangan antara harapan dan kenyataan yang ada di sekolah kami maka
kami susun program kegiatan/kerja untuk dapat mencapai kondidi yang
diharapkan dalam jangka waktu tertentu yaitu selama empat tahun .
Program kerja 4 tahunan ini kami namakan dengan Rencana Peningkatan
Mutu
B. Landasan Hukum
Rencana Peningkatan Mutu Sekolah SDN MADIUN ini dilandasi oleh
kebijakan-kebijakan yang dituangkan dalam peraturan perundang-undangan
sebagai berikut:
D. Metode Penyusunan
1. Pemahaman bersama pengetahuan Rencana
Peningkatan Mutu Sekolah kepada semua warga sekolah.
2. Penyusunan Rencana Peningkatan Mutu Sekolah melalui diskusi dan
musyawarah bersama guru dan komite sekolah
3. Sosialisasi Rencana Peningkatan Mutu Sekolah kepada wali murid atau
masyarakat pada umumnya dan semua pihak ( stake holder ) yang
berkepentingan terhadap sekolah
E. Kerangka Pemikiran
F.
[Link] Antar Program
RPMS sebagai salah satu proses dan prosedur pengelolaan sekolah untuk
menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan
memperhitungkan ketersediaan sumber daya. Selain dari pada itu RPMS
merupakan dokumen tentang gambaran kegiatan sekolah di masa depan untuk
mencapai tujuan dan sasaran sekolah yang telah ditetapkan.
Materi dasar penyusunan RPMS adalah hasil Evaluasi Diri Sekolah (EDS)
berkaitan dengan 8 (delapan) standar pendidikan yang telah ditetapkan
acuannya dalam Peraturan Pemerintah RI No 19 Th 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan (SNP) Pasal 2 ayat (1) yaitu meliputi: standar isi, standar
proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga
kependidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, standar
pembiayaan serta standar penilaian. Dari delapan standar tersebut jika belum
memenuhi angka minimal maka sekolah harus memprioritaskan rencana kerja
pada aspek-aspek yang belum memenuhi SNP.
KONDISI UMUM
SD Negeri pada awal didirikan masih jauh dari standar yang diatur dalam
Standar Nasional Pendidikan (SNP) maupun Standar Pelayanan Minimal (SPM).
B. Kondisi Sekarang
1. Standar Isi
2. Standar Proses
[Link] Kelulusan
4. Standar PTK
realisasi visi misi, rencana kerja sekolah, sosialisasi visi misi tujuan,
mekanisme penetapan
7. Standar Pembiayaan
8. Standar Penilaian
1. Standar Isi
2. Standar Proses
Tabel II.1
3. Perpustakaan 1 Fasilitas
5. Mushala 1 Fasilitas
9. sirkulasi 1 Bangunan
6. Standar Pengelolaan
7. Standar Pembiayaan
8. Standar Penilaian
Hasil evaluasi diri ecara detail dan rinci upaya dan rekomendasi yang diperoleh dari
hasil EDS untukmasing-masing standar adalah sebagai berikut:
Percaya diri dan Mengerjakan PR di rumah , tidak ada siswa yang tidak
bertanggung jawab mengerjakan pR ketika diberi tugas oleh guru
kemarau
Ruang UKS Administarsi cukup lengkap namun perlu sarana dipan dan
alat-alat serta obat-obatan ringan
Ruang guru Ruang guru masih belum ada almari dan rak untuk guru
perlu kiranya diusahakan mebelair untuk guru-guru . perlu
juga penataan ruang guru yang menjadikan para guru
nyaman menempati ruang tersebut
Ruang kelas Ada 6 ruang kelas tetapi mebelair meja kursi murid semua
ruang kelas rusak .
adiwiyata
Sosialisasi visi, misi, dan Sosialisasi visi misi dan tujuan sekolah kepada
tujuan sekolah warga sekolah/ stake holder sekolah
BAB III
A. Visi Sekolah
B. Misi Sekolah
B. TUJUAN SEKOLAH
SD N MADIUN Sentolo Kulon Progo dalam tahun 2012/2013
12. Memiliki kepribadian dan budi pekerti yang luhur, jujur, tanggung jawab,
disiplin
13. Memiliki akhlak yang mulia, dapat mengamalkan ajaran agama hasil proses
pembelajaran dan kegiatan pembiasaan
14. Memiliki dasar keterampilan dan kesenian sebagai bekal untuk hidup
mandiri
C. Sasaran Sekolah
1. Pada tahun 2016 rata-rata nilai UN siswa adalan 26,00 dan mulai tahun
pelajaran 2012/2013 diadakan tambahan jam belajar bagi siswa kelas 5
(lima)
2. Pada tahun 2013 dapat menambah ruang kelas baru, dan ruang computer,
perbaikan ruuang perpustakaan
3. Pada tahun 2014 melengkapi sarana dan fasilitas ruang ibadah, kantin,
komputer di sekolah
4. Tahun pelajaran 2012/2013 sudah terbentuk kelompok Olimpiade MIPA,
OOSN, PKP, dan lomba keagamaan
5. Tahun 2013 membentuk dan melaksanakan tim pelaksana sekolah
adiwiyata dan KMDM (Kecil Menanam Dewasa Memanen )
6. Pada tahun 2013 nilai akreditasi adalah A dengan peningkatan nilai/skor
7. Tahun 2013 mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan ( sekolah
adiwiyata)
8. Pada tahun 2013 sudah terbentuk tim pengembang kurikulum dan tim
pelaksana
9. Prosentase siswa kelas 6 yang lancar membaca Al Quran dan rutinitas
menjalankan shalat lima waktu sebagai berikut:
a) tahun 2013 sebanyak 50%
b) tahun 2014 sebanyak 65 %
c) tahun 2015 sebanyak 80 %
d) tahun 2016 sebanyak 100%
[Link] 2013 diadakan pelatihan atau workshop riset sederhana dan PTK
serta lomba riset tingkat sekolah
Tabel III.1
NO SASARAN FUNGSI-FUNGSI
E. Analisis SWOT
kriteria ideal yang bersifat umum. Bila hasil analisis ternyata tingkat kesiapan
”siap” pada faktor internal (kondisi telah memenuhi kriteria ideal) berarti
merupakan kekuatan, dan jika ”tidak siap” merupakan kelemahan. Bila hasil
analisis ternyata tingkat kesiapan ”siap” pada faktor eksternal (kondisi telah
memenuhi kriteria ideal) berarti merupakan peluang, dan jika ”tidak siap”
merupakan tantangan.
Analisis SWOT Untuk Sasaran:Nilai rata-rata nilai UN siswa pada tahun 2016 adalah 26,25 dan tambahan jam belajar bagi siswa kelas 5
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Sia Tidak
p Siap
Pendidik Internal:
Guru kelas 4, 5 dan 6 memiliki Guru kelas 4, 5, 6 memiliki 50% Guru kelas 4, 5 dan 6
kompetensi dalam bidang sertifikat kompetensi sudah bersertifikat
pelajaran yang di UN-kan kompetensi dan
Eksternal: berpengalaman dalam
Dinasmemfasilitasi bimbingan belajar
Pelatihan sukses UN oleh Dinas pembekalan sukses UN Ada pelatihan bedah kisi-
Pendidikan dan bedah kisi-kisi untuk Guru
kisi UN dan pembekalan
UN bagi guru kelas 6 sukses UN oleh Dikdas
Peserta didik Internal:
Siswa bersemangat, patuh, aktif Siswa aktif dan mau Siswa bersemangat, aktif,
dan bekerja sama dalam belajar bekerjasama dalam patuh dan mau
Eksternal: belajar bekerjasama dalam belajar
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Sia Tidak
p Siap
Eksternal: Pengembangan
kurikulum dengan
Banyaknya variasi melibatkan unsur guru,
perkembangan kurikulum baik di konselor, kepala sekolah, Pengembangan kurikulum
dalam negeri maupun luar belum melibatkan pihak-
komite sekolah, dan nara
negeri sumber, dan pihak-pihak pihak terkait (eksternal)
lain yang terkait.
Sarana Internal:
Prasarana
Tersedianya perpustakaan, Sekolah dilengkapi ruang Ruang kelas masih kurang,
ruang kelas dan laboratorium kelas yang sesuai perpustakaan belum
yang cukup untuk mendukung dengan rasio siswa, memenuhi standar, dan
pembelajaran student active perpustakaan, belum ada laboratorium
learning laboratorium serta tempat
Eksternal: bermain/berolahraga
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Sia Tidak
p Siap
Pembiayaan Internal:
Tabel III.3
Analisis SWOT Untuk Sasaran:Menambah ruang kelas baru, perpustakaan dan laboratorium
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Tidak
Siap
Siap
Penyelenggar Internal:
a Sekolah
Tersedianya perpustakaan, ruang Sekolah dilengkapi Ruang kelas masih kurang,
kelas dan laboratorium yang ruang kelas yang perpustakaan belum
cukup untuk mendukung sesuai dengan rasio memenuhi standar, dan
pembelajaran student active siswa, perpustakaan, belum ada laboratorium serta
learning laboratorium yang tempat bermain/berolahraga
Eksternal: nyaman
berkembangnya potensi
peserta didik secara
optimal
Eksternal:
Pemerintah
Tersedianya Dana Alokasi Khusus menyediakan dana dari Pemerintah mengalokasikan
bagi sekolah swasta maupun APBN untuk anggaran untuk
negeri dari APBN pengembangan sarana pengembangan sarana
prasarana sekolah prasarana
Tabel III.4
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Sia Tidak
p Siap
Sarana Internal:
Prasarana
Tempat Ibadah terintegrasi dengan Tersedianya sarana Belum ada tempat ibadah
sekolah ibadah untuk yang terintegrasi di
Tabel III.5
Analisis SWOT Untuk Sasaran: Terbentuk kelompok Olimpiade MIPA, Rebana, dan lomba keagamaan
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Sia Tidak
p Siap
Pendidik Internal:
Guru Pembina Olempiade MIPA, Ada tim Guru Pembina Belum ada tim Guru Pembina
OOSN,PKP, dan lomba keagamaan kelompok Olimpiade kelompok Olimpiade MIPA,
Eksternal: MIPA, OOSN,PKP, dan PKP, dan lomba keagamaan
lomba keagamaan
Pelatihan kisi-kisi sukses olimpiade
MIPA serta banyaknya event lomba Belum ada Pelatihan kisi-kisi
MIPA, rebana dan keagamaan Ada Pelatihan kisi-kisi sukses olimpiade MIPA serta
sukses olimpiade MIPA belum banyaknya event
serta banyaknya event lomba MIPA, OOSN,PKP,
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Sia Tidak
p Siap
Tabel III.6
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Sia Tidak
p Siap
Pendidik Internal:
Tabel III.7
Analisis SWOT Untuk Sasaran:Terbentuk tim pengembang kurikulum dan tim pelaksana dialog empat bahasa
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Sia Tidak
p Siap
Kurikulum Internal:
Tim pelaksana dialog empat bahasa Sudah ada tim belum ada tim pelaksana
Eksternal: pelaksana dialog 4 dialog 4 bahasa
bahasa
Melimpahnya lembaga bahasa
belum ada pelatihan dan
Melakukan pelatihan pembekalan pelaksanaan
dan pembekalan komunikasi 4 bahasa
pelaksanaan
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Sia Tidak
p Siap
komunikasi 4 bahasa
Penyelengga Internal:
ra
tim pengembang kurikulum Yayasan membentuk yayasan belum membentuk
tim pengembang tim pengembang kurikulum
kurikulum sekolah
Eksternal:
Tabel III.8
Analisis SWOT Untuk Sasaran:Peningkatan prosentase siswa lancar baca Al Quran dan ibadah lima waktu
Sia Tidak
p Siap
Kurikulum Internal:
Jumlah jam belajar Al Quran Minimal jumlah jam Jam belajar Al Quran selama
Eksternal: belajar Al Quran adalah 30 menit
30 menit
berkembangnya metode pengajaran
Al Quran Sudah menerapkan salah
Menerapkan salah satu satu metode pengajaran Al
metode pengajaran Al Quran
Quran
Pendidik Internal:
Tabel III.9
Analisis SWOT Untuk Sasaran: Pelatihan atau workshop riset sederhana dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) serta lomba riset
tingkat sekolah
TINGKAT
KESIAPAN
FUNGSI FAKTOR KRITERIA KESIAPAN KONDISI NYATA
Sia Tidak
p Siap
Kurikulum Internal:
Eksternal:
Adanya lembaga Banyak lembaga/praktisi
Banyaknya sekolah dan lembaga pendidikan/praktisi pendidikan yang bisa dimintai
pendidikan yang melakukan riset di pendidikan yang bisa kerjasama dalam pelatihan
tingkat sekolah diajak kerjasama untuk metode penelitian
melatih metode
penelitian di tingkat SD
Pendidik Internal:
Melakukan penelitian tindakan kelas Setiap guru pernah Belum ada guru yang
Eksternal: melakukan PTK melakukan PTK
Berdasarkan sasaran yang telah di tentukan dan analisis SWOT maka dapat
diambil langkah solusi sebagai berikut:
14. Mengadakan diklat yang mendukung kualifikasi guru baik dari Diknas
maupun dari sekolah sendiri serta mengajukan permohonan bimbingan
persiapan akreditasi kepada dinas
15. Melakukan evaluasi KTSP secara rutin dan terprogram kemudian
ditindaklanjuti
16. Membentuk tim pengembang kurikulum dan tim pelaksana dan
mengonsultasikan pelaksanaannya dengan lembaga atau pihak memiliki
kompetensi di bidang pendidikan
17. Mendorong penyelenggara pendidikan agar ikut aktif dan berperan serta
dalam pengembangan kurikulum
18. Melakukan kerjasama dengan lembaga penyelenggara pendidikan
bertaraf internasional dalam pengembangan kurikulum berbasis
wawasan global
19. Mengembangkan budaya belajar Al Quran setiap pagi dengan
menambah jumlah pengajar sesuai dengan kriteria minimal 1:5 dan
optimalisasi peran madrasah diniyah dalam menunjang peningkatan
siswa yang lancar membaca Al Quran, melakukan pemamntauan
pelaksanaan shalat lima waktu oleh orang tua dan guru
20. Mengadakan diklat atau workshop guru mengenai penelitian sederhana
untuk siswa sekolah dasar dengan cara bekerjasama dengan lembaga
atau pihak yang berkompeten
21. Mendorong guru untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas serta
menfasilitasi diklat penelitian tindakan kelas bagi guru di lingkungan
sekolah
I. Jadwal Kegiatan
Tabel III.10
Jadwal Kegiatan
[Link] tim
pengembang kurikulum
dan tim pelaksana dialog
4 bahasa serta
Kepala Sekolah
mengonsultasikan
pelaksanaannya dengan
lembaga atau pihak
memiliki kompetensi di
bidang pendidikan
3 Pengembangan [Link] pelatihan
atau workshop sukses Kepala Sekolah
Pembelajaran
olimpiade MIPA
[Link] peran
madrasah diniyah dalam
Kepala Sekolah
menunjang peningkatan
siswa yang khatam Al
Quran
c. Mengadakan diklat atau
workshop guru mengenai
penelitian sederhana
untuk siswa sekolah Kepala Sekolah
dasar dengan cara
bekerjasama dengan
lembaga atau pihak yang
berkompeten
4 Pengembangan Meningkatkan teknik Kepala Sekolah
5 Pengembangan [Link]
Pendidik dan kelengkapan administrasi
Tenaga tenaga pendidik dan
Kepala Sekolah
kependidikan dalam
Kependidikan
melaksanakan program
kerja dan tugas pokok
serta fungsinya
[Link],
memfasilitasi dan
mengupayakan tenaga
Kepala Sekolah
pendidik dan
kependidikan yang
memenuhi kualifikasi
minimal
c. Mengembangkan budaya
belajar Al Quran setiap
pagi dengan menambah Kepala Sekolah
jumlah pengajar sesuai
dengan kriteria minimal
1:5
[Link] guru untuk
melakukan Penelitian
Tindakan Kelas serta Kepala Sekolah
menfasilitasi diklat
penelitian tindakan kelas
Tabel III.11
2012- 2012/201
N 2013/2014 2014/2015 2015/2016
Sumber Pendapatan 2016 3
O
(Rp.000) (Rp.000) (Rp.000) (Rp.000) (Rp.000)
1. Pemerintah
2. Bantuan Masyarakat
3. Pendapatan Asli
Sekolah
4. Lain-Lain
Tabel III.12
Sumber Pendanaan
Total Lain-
Pemerintah Masyarakat PAS
Program/ Biaya Lain
Kegiatan (Rp.00
0) APB APB
BO DA Mas Alum Beas
D D KS SB
S K y ni swa
Prov Kab
1. Pengembanga
70.744
n Kompetensi
Lulusan
2. Pengembanga
n 4.000
Kurikulum/KT
SP
3. Pengembanga 130.10
n 0
pembelajaran
4. Pengembanga
19.060
n sistem
penilaian
5. Pengembanga
n pendidik dan 7.800
tenaga
kependidikan
6. Pengembanga
230.17
n sarana dan
prasarana 5
sekolah
7. pengembanga
12.000
n menejemen
sekolah
8. Pembinaan
21.076
kesiswaan/eks
trakurikuler
9. Budaya dan 4.000
Sumber Pendanaan
Total Lain-
Pemerintah Masyarakat PAS
Program/ Biaya Lain
Kegiatan (Rp.00
0) APB APB
BO DA Mas Alum Beas
D D KS SB
S K y ni swa
Prov Kab
lingkungan
sekolah
10. Penanaman
4.000
karakter (Budi
pekerti)
11. Non Program
15.000
Sekolah
(beasiswa)
BAB IV
PENUTUP
satu sisi dan memiliki kekurangan di sisi lainnya. Oleh karenanya kami terbuka
untuk menerima kritik dan saran baik dari pihak internal maupun ekternal dalam
rangka menuju standarisasi yang lebih baik.