0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan12 halaman

Tugas For

Makalah ini membahas pentingnya penanaman nilai moral dan karakter pada anak usia dini, yang merupakan masa kritis dalam perkembangan kepribadian mereka. Penanaman nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab harus dilakukan oleh orang tua dan guru melalui contoh dan pembiasaan yang baik. Selain itu, faktor-faktor seperti lingkungan keluarga, sekolah, dan sosial juga berperan penting dalam membentuk karakter anak.

Diunggah oleh

Ikbar Maulana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan12 halaman

Tugas For

Makalah ini membahas pentingnya penanaman nilai moral dan karakter pada anak usia dini, yang merupakan masa kritis dalam perkembangan kepribadian mereka. Penanaman nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab harus dilakukan oleh orang tua dan guru melalui contoh dan pembiasaan yang baik. Selain itu, faktor-faktor seperti lingkungan keluarga, sekolah, dan sosial juga berperan penting dalam membentuk karakter anak.

Diunggah oleh

Ikbar Maulana
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NILAI MORAL DAN KARAKTER ANAK USIA DINI

MAKALAH

Disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Etika dan estetika anak usia dini

Dosen Pengampu :Aswir, [Link].I,.[Link].

Disusun Oleh :

Amirotul Kaisa ( [Link].I.2025.006 )

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI

FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN

UNIVERSITAS SYEKH

MAULANA QORI

2026
KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puja dan puji syukur kita haturkan kehadirat Allah


Subhanahu Wata’ala yang telah melimpahkan karunia-Nya sehingga kami dapat
menyusun makalah yang berjudul Etika dan estetika anak usia dini Salawat serta salam
marilah kita haturkan kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW, yang telah membawa
kita dari zaman kegelapan menuju zaman terang benderang semilir keimanan.
Tujuan penulisan makalah ini adalah tidak lain dan tidak bukan untuk lebih
mengkaji dan memperdalam pengetahuan kita tentang pendidikan islam yang menjadi
pedoman umat manusia. Disini saya akan membahas tentang Pemikiran pendidikan islam
dari masa kemasa.
Meskipun demikian kami mengakui bahwa apa yang kami sajikan
kedalam makalah ini masih banyak kekurangan dan masih jauh dari kesempurnaan. Karena
itu, kritik dan saran dari para pembaca sangat diharapkan untuk perbaikan selanjutnya,
jikalau di dalam makalah ini terdapat kebenaran dan kegunaan, semua itu berasal dari Allah
Subhanahu Wata’ala sebaliknya, kalau di dalamnya terdapat kekurangan dan ketidak
sempurnaan semuanya itu karena kekurangan dan keterbatasan kami sendiri.
Akhirnya, kami mengucapkan terimakasih kepada B P K . A s w i r . S P d . I . ,
M . P d . yang telah memberikan kesempatan bagi kami untuk mengkaji materi ini, semoga
kesediaan tersebut mendapat berkah dan balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT,
Aamiin.

Bangko, 25 april 2026

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.........................................................................................................2

DAFTAR ISI.......................................................................................................................3

BAB I PENDAHULUAN...................................................................................................4

A. Latar belakang..........................................................................................................4
B. Rumusan masalah....................................................................................................5
C. Tujuan penulisan......................................................................................................5

BAB II PEMBAHASAN....................................................................................................6

A. Pengertian nilai moral dan karakter pada AUD........................................................6


B. Pentingnya penanaman nilai moral dan karakter bagi AUD.....................................6
C. Nilai moral dan karakter yang ditanamkan pada AUD.............................................7
D. Peran orang tua dan guru dalam membentuk nilai moral dan karakter A.................8
E. Faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan nilai moral dan karakter AUD....9
BAB III PENUTUP..........................................................................................................11
A. Kesimpulan............................................................................................................11
B. Saran.......................................................................................................................11
DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................................12

3
BAB I

PEMBAHASAN

A. Latar belakang

Anak usia dini merupakan masa yang sangat penting dalam proses
pertumbuhan dan perkembangan, karena pada tahap ini anak mengalami
perkembangan yang sangat pesat, baik dari segi fisik, kognitif, sosial, emosional
maupun moral. Masa ini disebut golden age atau masa emas, yaitu masa yang sangat
menentukan pembentukan kepribadian anak dimasa depan. Oleh karena itu,
penanaman nilai moral dan karakter sejak usia dini menjadi hal yang sangat penting.

Nilai moral adalah pedoman tentang baik dan buruk yang diajarkan kepada
anak agar mereka mampu membedakan perilaku yang benar dan salah dalam
kehidupan sehari-hari. Sementara itu, karakter merupakan sifat, sikap dan kebiasaan
yang melekat pada diri seseorang, seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, sopan
santun, serta peduli terhadap orang lain. Penanaman nilai moral dan karakter pada
anak usia dini bertujuan untuk membentuk pribadi yang berakhlak baik dan memiliki
perilaku positif.

Pendidikan moral dan karakter pada anak usia dini dapat diberikan melalui
lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Orang tua dan guru memiliki peran
yang sangat besar dalam memberikan contoh perilaku yang baik, karena anak pada
usia dini cederung meniru apa yang mereka lihat dan dengar. Dengan pembiasaan
yang baik sejak kecil, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang memiliki nilai moral
yang kuat dan karakter yang baik.

Di era modern saat ini, perkembangan teknologi dan lingkungan sosial yang
semakin kompleks dapat memengaruhi perilaku anak. Oleh sebab itu, pendidikan nilai
moral dan karakter perlu diberikan secara konsisten agar anak mampu mengahadapi
berbagai pengaruh negatif dari lingkungan sekitar.

4
B. Rumusan masalah

1. Apa yang dimaksud dengan nilai moral dan karakter pada anak usia dini?
2. Mengapa penanaman nilai moral dan karakter penting bagi anak usia dini?
3. Apa saja nilai moral dan karakter yang perlu ditanamkan pada anak usia dini?
4. Bagaimana peran orang tua dan guru dalam membentuk nilai moral dan
karakter anak usia dini?
5. Faktor-faktor apa saja yang memengaruhi perkembangan nilai moral dan
karakter anak usia dini?

C. Tujuan penulisan

1. Untuk mengetahui pengertian nilai moral dan karakter anak usia dini.
2. Untuk memahami pentingnya penanaman nilai moral dan karakter anak usia
dini.
3. Untuk mengetahui nilai-nilai moral dan karakter yang perlu ditanamkan pada
anak usia dini.
4. Untuk menjelaskan peran orang tua dan guru dalam membentuk nilai moral
dan karakter anak usia dini.
5. Unutk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan nilai moral
dan karakter anak usia dini.

5
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian nilai moral dan karakter pada anak usia dini

Nilai moral adalah pedoman atau aturan tentang baik dan buruk yang menjadi
dasar bagi seseorang dalam bersikap dan berperilaku. Pada anak usia dini, nilai moral
diajarkan agar anak dapat mengenal mana perbuatan yang benar dan mana yang salah
jejak kecil. Contohnya seperti berkata jujur, menghormati orang yang lebih tua, mau
berbagi dengan teman, serta meminta maaf ketika melakukan kesalahan.
Sementara itu, karakter adalah sifat atau kebiasaan baik yang tertanam dalam
diri seseorang dan tercermin dalam perilaku sehari-hari. Karakter pada anak usia dini
dapat berupa sikap disiplin, tanggung jawab, sopan santun, percaya diri, mandiri dan
peduli terhadap orang lain. Karakter tidak terbentuk secara instan, tetapi melalui
proses pembiasaan dan contoh yang terus-menerus dari lingkungan sekitar.
Pada masa anak usia dini, pembentukan nilai moral dan karakter sangat
penting karena pada usia ini anak berada dalam masa perkembangan yang pesat dan
mudah meniru perilaku orang disekitarnya, terutama orang tua dan guru. Anak belajar
dari apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh
karena itu, lingkungan keluarga dan sekolah harus memberikan contoh yang baik agar
nilai moral dan karakter positif dapat berkembang dengan optimal.
Penanaman nilai moral dan karakter sejak usia dini bertujuan untuk
membentuk kepribadian anak agar tumbuh menjadi individu yang berakhlak mulia,
bertanggung jawab, serta mampu berinteraksi dengan baik dalam lingkungan sosial.
Dengan nilai moral dan krakter yang baik, anak akan lebih mudah menyesuaiakan
diri, menghargai orang lain dan memiliki sikap positif dalam menghadapi berbagai
situasi.

B. Pentingnya penanaman nilai moral dan karakter bagi anak usia dini

Penanaman nilai moral dan karakter pada anak usia dini sangat penting karena
masa ini merupakan masa emas (golden age) dalam perkembangan anak. Pada usia

6
dini, anak memiliki kemampuan yang sangat cepat dalam menyerap informasi, meniru
perilaku dan membentuk kebiasaan. Apa yang diajarkan dan dicontohkan pada masa
ini akan sangat berpengaruh terhadap kepribadian anak di masa depan.
Nilai moral membantu anak memahami perbedaan antara perilaku yang baik
dan yang buruk. Dengan penanaman nilai moral, anak belajar untuk bersikap jujur,
sopan, menghormati orang lain, serta bertanggung jawab atas tindakan yang
dilakukan. Hal ini penting agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang memiliki
akhlak baik dan mampu hidup berdampingan dengan orang lain secara harmonis.
Selain itu, pembentukan karakter sejak dini juga penting untuk menanamkan
kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Karakter seperti disiplin, mandiri,
percaya diri, kerja sama dan peduli terhadap sesama akan membantu anak dalam
proses belajar maupun dalam berinterksi di lingkungan sosialanak yang memiliki
karakter baik cenderung lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolah,
keluarga dan masyarakat.
Penanaman nilai moral dan karakter juga berfungsi sebagai dasar dalam
menghadapi pengaruh negatif dari lingkungan dan perkembangan teknologi. Di era
modern saat ini, anak sangat mudah terpapar berbagai informasi dari media sosial,
televisi, maupun lingkungan sekitar. Jika sejak dini anak telah memiliki nilai moral
dan karakter yang kuat, maka mereka akan lebih mampu memiliki perilaku yang baik
dan menghindari hal-hal yang tidak sesuai dengan norma.

C. Nilai moral dan karakter yang perlu ditanamkan pada anak usia dini

Pada anak usia dini, penanaman nilai moral dan karakter sangat penting untuk
membentuk kepribadian yang baik sejak kecil. Nilai-nilai ini menjadi dasar bagi anak
dalam bersikap, berperilaku dan berinteraksi dengan orang lain di lingkungan
keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Beberapa nilai moral dan karakter yang perlu
ditanamkan antara lain sebagai berikut:

1. Kejujuran
Kejujuran merupakan nilai moral yang sangat penting diajarkan kepada anak sejak
dini. Anak perlu dibiasakan untuk berkata jujur, tidak berbohong an berani mengakui
kesalahan. Sikap jujur akan membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang dapat
dipercaya oleh orang lain.
7
2. Disiplin
Disiplin adalah kebiasaan menaati aturan dan melakukan sesuatu tepat waktu.
Contohnya seperti bangun pagi, merapikan mainan setelah digunakan, datang ke
sekolah tepat waktu dan mengikuti aturan yang diberikan oleh orang tua maupun
guru.
3. Tanggung jawab
Anak perlu diajarkan untuk bertanggung jawab terhadap tugas dan perbuatannya.
Misalnya, menjaga barang miliknya sendiri, menyelesaikan tugas yang diberikan
guru, serta meminta maaf jika melakukan kesalahan.
4. Sopan santun
Nilai sopan santun penting ditanamkan agar terbiasa menghormati orang lain.
Contohnya seperti mengucap salam, berkata tolong, maaf dan terima kasih, serta
berbicara dengan bahasa yng baik kepada orang yang lebih tua maupun teman sebaya.
5. Peduli dan empati
Anak juga perlu diajarkan untuk peduli terhadap orang lain, seperti membantu teman
yang kesulitan, berbagi mainan dan menunjukkan rasa sayang kepada keluarga dan
teman. Nilai ini akan menumbuhkan rasa empati dalam diri anak.
6. Mandiri
Karakter mandiri perlu dibiasakan sejak kecil agar anak mampu melakukan kegiatan
sederhana sendiri, seperti makan sendiri, memakai pakaian sendiri dan merapikan
tempat tidur. Sikap mandiri akan membantu anak menjadi lebih percaya diri.
7. Kerjasama
Anak usia dini juga perlu belajar bekerja sama dengan teman, seperti bermain
bersama, berbagi tugas dan saling membantu. Hal ini penting untuk mengembangkan
kemampuan sosial anak.

D. Peran orang tua dan guru dalam membentuk nilai moral dan karakter AUD

Orang tua dan guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk
nilai moral dan karakter anak usia dini. Pada masa ini, anak berada dalam tahap
perkembangan yang sangat cepat dan muda meniru perilaku orang-orang di
sekitarnya. Oleh karen itu, orang tua dan guru harus menjadi contoh yang baik dalam
sikap dan tindakan sehari-hari.

8
Peran orang tua sangat besar karena keluarga merupakan lingkungan pertama
bagi anak. Sejak kecil, anak belajar dari apa yang dilihat, didengar dan dirasakan di
rumah. Orang tua perlu menanamkan nilai moral seperti kejujuran, sopan santun, dan
rasa peduli melalui kebiasaan sehari-hari. Misalnya mengajarkan anak mengucapkan
salam dan DLL. Selain itu, orang tua juga harus memberikan kasih sayang , perhatian
dan bimbingan agar anak merasa aman dan nyaman dalam belajar berperilaku baik.
Peran guru juga sangat penting karena sekolah merupakan lingkungan kedua
setelah keluarga. Guru berperan dalam menanamkan nilai moral dan karakter melalui
proses pembelajaran di kelas maupun kegiatan sehari-hai di sekolah. Guru dapat
mengajarkan anak tentang sikap disiplin, kerja sama, saling menghormati dan
bertanggung jawab melalui kegiatan bermain, belajar kelompok, serta aturan kelas.
Guru juga harus menjadi panutan bagi anak di sekolah. Sikap guru yang sabar,
ramah, jujur dan adil akan memberikan contoh positif bagi anak. Selain itu, guru perlu
memberikan pujian dan motivasi ketika anak menunjukkan perilaku yang baik agar
anak semakin terbiasa melakukan hal positif.
Kerja sama antara orang tua dan guru sangat diperlukan agar pembentukan
nilai moral dan karakter anak dapat berjalan dengan baik. Jika nilai-nilai yang di
ajarkan di rumah dan di sekolah sejalan, maka anak akan lebih mudah memahami dan
menerapkan nya dalam kehidupan sehari-hari.

E. Faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan nilai moral dan karakter AUD

Perkembangan nilai moral dan karakter pada anak usia dini dipengaruhi oleh
berbagai faktor yang berasal dari dalam diri anak maupun dari lingkungan sekitarnya.
Faktor-faktor sangat berperan dalam membentuk sikap, kebiasaan dan perilaku anak
dalam kehidupan sehari-hari.

1. Faktor keluarga
Kelurga merupakan faktor utama yang paling besar pengaruhnya terhadap
perkembangan nilai moral dan karakter anak. Orang tua adalah pendidik pertama bagi
anak. Sikap, ucapan dan perilaku orang tua akan menjadi contoh yang ditiru oleh
anak. Jika orang tua mengajarkan kejujuran, disiplin, sopan santun dan tanggung
jawab, maka anak akan lebih muah menanamkan nilai-nilai tersebut dalam dirinya.

9
2. Faktor lingkungan sekolah
Sekolah juga memiliki peran penting dalam membentuk nilai dan karakter anak. Guru
sebagai pendidik memberikan contoh perilaku yang baik serta bimbingan anak
melalui kegiatan belajar dan bermain. Aturan disekolah, interaksi dengan teman
sebaya, serta kegiatan pembelajaran juga turut memengaruhi perkembangan karakter
anak.
3. Faktor lingkungan sosial
Lingkungan masyarakat atau tempat tinggal anak juga dapat memengaruhi
pembentukan nilai moral dan karakter. Anak belajar dari orang-orang disekitarnya,
seperti tetangga, teman bermain dan anggota masyarakat lainnya. Lingkungan sosial
yang baik akan membantu anak belajar sikap seling menghormati, peduli dan bekerja
sama.
4. Faktor teman sebaya
Teman sebaya memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap perilaku anak, terutama
ketika anak mulai aktif bermain dan berinteraksi. Melalui teman, anak belajar berbagi,
bekerja sama dan memahami aturan dalam berkelompok. Namun, pengaruh teman
juga bisa negatif jika anak berada dalam lingkungan pergaulan yang kurang baik.
5. Faktor media dan teknologi
Di era modern, media seperti televisi, internet dan media sosial juga memengaruhi
perkembangan moral dan karakter anak. Tayangan atau konten yang baik dapat
memberikan contoh perilaku positif, tetapi jika tidak diawasi, anak bisa meniru
perilaku yang kurang sesuai. Oleh karena itu, peran orang tua dalam mengawasi
penggunaan media sangat penting.
6. Faktor pembawaan atau kepribadian anak
Setiap anak memiliki sifat dan karakter bawaan yang berbeda-beda. Ada anak yang
lebih tenang, ada anak yang aktif, ada yang mudah bergaul dan ada yang pemalu.
Faktor ini juga memengaruhi bagaimana anak menerima dan menerapkan nilai moral
yang diajarkan.

10
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Nilai moral dan karakter pada anak usia dini merupakan dasar penting dalam
pembentukan kepribadian anak. Nilai moral mengajarkan anak untuk memahami
perbedaan antara perilaku yang baik dan butuk, sedangkan karakter membentuk
kebiasaan serta sikap positif dalam kehidupan sehari-hari, seperti jujur, disiplin,
tanggung jawab, sopan santun, mandiri dan peduli terhadap sesama.

Penanaman nilai moral dan karakter sangat penting dilakukan sejak usia dini
karena masa ini merupaka masa emas perkembangan anak, dimana anak mudah
menyerap informasi dan meniru perilaku dari lingkungan sekitarnya. Orang tua dan
guru memiliki peran utama sebagai teladan, pembimbing dan pendidik dalam
membentuk sikap serta kebiasaan baik pada anak.

Selain itu perkembangan nilai moral dan karakter anak juga dipengaruhi oleh
berbagai faktor, seperti keluarga, sekolah, lingkungan sosial, teman sebaya, media,
teknologi dan kepribadian anak itu sendiri. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama
yang baik antara keluarga dan sekolah agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang
berakhlak mulia, bertanggung jawab dan memiliki karakter yang baik dimasa depan.

B. Saran
Penanaman nilai moral an karakter pada anak usia dini perlu dilakukan secara
konsisten oleh orang tua, guru dan lingkungan sekitar melalui contoh perilaku yang
baik serta pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, anak dapat
tumbuh menjadi pribadi Yng berakhlak mulia, disiplin dan bertanggung jawab.

11
DAFTAR PUSTAKA

Afnan, A., Aswir, A., & Haidir, H. (2024).pendidikan karakter pada anak usia dini. Jurnal
literasiologi,12(5).

Indriasih, A. (2022). Mengembangkan moral dan nilai agama anak usia dini melalui media
berbaris karakter. Jurnal pendidikan tambusai,6(2), 8961-8968.

Nofika, Y. (2025). Pentingnya pendidikan karakter pada anak usia dini. Edusiana: jurnal
ilmu prndidikan,2(2).

Rukiyati, R., Siswoyo, D., & Hendrowibowo, L. (2023). Pendidikan nilai-nilai moral anak
usia dini di taman kanak-kanak berbaris islam. Jurnal obsesi: jurnal pendidikan anak usia
dini, 7(4), 4709-4721.

Yuliana, L.(2015). Penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini. Jurnal ilmiah WUNY,
15 (1).

12

Anda mungkin juga menyukai