Naskah Cerita – Kerja Sama Lebih Hebat
Opening Narasi (8 detik)
Lokasi: Eksterior Sekolah Dasar Harapan
Shot: Aerial establishing shot dari langit, kamera sweeping turun ke
halaman sekolah.
Ambience: Pagi cerah, suara burung berkicau, anak-anak ramai masuk
gerbang.
Karakter: Tidak ada tokoh utama, hanya anak-anak.
Aksi: Kamera mengikuti anak-anak masuk gerbang sekolah dengan ceria.
Dialog (VO): Narator (suara hangat, ceria): “Halo adik-adik! Hari ini ada
cerita seru tentang Alya dan Raka. Yuk kita lihat apa yang mereka pelajari di
sekolah!”
Emosi: Menyambut, ceria, penuh semangat.
Scene 0 – Opening Establish (8 detik)
Lokasi: Halaman sekolah dasar
Shot: Wide shot, kamera sweeping horizontal.
Ambience: Pagi cerah, suara ramai anak-anak.
Karakter: Alya (rambut hitam lurus dikuncir, seragam putih biru, kulit sawo
matang, wajah serius). Raka (rambut agak gondrong acak-acakan, seragam
putih biru, kulit kuning langsat, wajah jail).
Aksi: Alya berjalan cepat sambil memeluk buku. Raka berjalan santai
dengan tas ransel, ekspresi cuek.
Dialog: –
Emosi: Energi pagi, semangat menuju kelas.
Scene 1A – Guru Umumkan Proyek (8 detik)
Lokasi: Ruang kelas sekolah
Shot: Medium shot Bu Guru di depan kelas.
Ambience: Pagi, suara kelas sedikit riuh, cahaya alami dari jendela.
Karakter: Bu Guru (rambut hitam pendek rapi, blus batik, kacamata, kulit
cerah, ekspresi tegas).
Aksi: Bu Guru berdiri tegak sambil membuka buku catatan.
Dialog: Bu Guru: “Anak-anak, hari ini kalian akan kerja kelompok.”
Emosi: Tegas, berwibawa.
Scene 1B – Reaksi Alya & Raka (8 detik)
Lokasi: Ruang kelas
Shot: Two-shot Alya & Raka di bangku.
Ambience: Suasana kelas hening sejenak.
Karakter: Alya (kaget, alis terangkat), Raka (mendengus malas).
Aksi: Kamera fokus ke ekspresi kontras mereka.
Dialog:
Bu Guru: “Alya dan Raka, satu kelompok ya.”
Alya (cemberut): “Hah? Sama dia, Bu?”
Raka (lesu): “Aduh, ribet deh…”
Emosi: Kaget, kesal, malas.
Scene 2A – Establish Rumah Alya (8 detik)
Lokasi: Eksterior rumah Alya
Shot: Wide static shot.
Ambience: Siang, burung berkicau, suara jalan kecil.
Karakter: –
Aksi: Kamera menyorot rumah bercat kuning, atap merah, pot bunga di
depan (lock bentuk rumah).
Dialog: –
Emosi: Tenang, transisi ke adegan rumah.
Scene 2B – Alya Ngerjain Sendiri (8 detik)
Lokasi: Ruang belajar rumah Alya
Shot: Medium shot Alya di meja belajar.
Ambience: Hening, suara jam dinding berdetak.
Karakter: Alya (duduk serius, cemberut).
Aksi: Alya menulis di kertas, melirik pintu dengan kesal.
Dialog: Alya: “Iih, Raka mana sih… kok belum dateng.”
Emosi: Kesal, gelisah menunggu.
Scene 2C – Raka Datang & Ketok Pintu (8 detik)
Lokasi: Depan rumah Alya
Shot: Medium wide shot pintu rumah.
Ambience: Siang, suara ketukan pintu.
Karakter: Raka (sambil senyum, tas di punggung), Alya.
Aksi: Raka mengetuk pintu, Alya membukakan, mereka masuk ke dalam
rumah.
Dialog: –
Emosi: Netral, transisi.
Scene 2D – Percakapan Alya & Raka (8 detik)
Lokasi: Ruang belajar rumah Alya
Shot: Medium two-shot.
Ambience: Sunyi, hanya suara kertas.
Karakter: Alya (ekspresi kesal), Raka (cengegesan).
Aksi: Mereka saling tatap di meja belajar.
Dialog:
Alya: “Raka, kok terlambat?”
Raka (sambil cengengesan): “Hehe, santai aja, aku ada ide keren.”
Alya (cemberut): “Nggak bisa, kita harus disiplin!”
Emosi: Tegang, kesal, cuek.
Scene 3A – Raka Menggambar (8 detik)
Lokasi: Ruang belajar rumah Alya
Shot: Close-up tangan Raka menggambar.
Ambience: Suara pensil di kertas.
Karakter: Raka (fokus, senyum kecil).
Aksi: Raka menggambar dengan penuh semangat. Alya melirik sebelah
mata.
Dialog: –
Emosi: Fokus, kreatif.
Scene 3B – Alya Menulis (8 detik)
Lokasi: Ruang belajar rumah Alya
Shot: Close-up tangan Alya menulis.
Ambience: Hening, suara pensil menulis cepat.
Karakter: Alya (serius, tekun).
Aksi: Alya menulis dengan cepat, wajah tegang.
Dialog: –
Emosi: Fokus, perfeksionis.
Scene 3C – Gelas Tumpah (8 detik)
Lokasi: Ruang belajar rumah Alya
Shot: Medium shot meja belajar.
Ambience: Suara gelas jatuh, air tumpah.
Karakter: Alya & Raka.
Aksi: Gelas air tersenggol tangan Raka, tumpah ke kertas. Alya terkejut.
Dialog: –
Emosi: Panik, kaget.
Scene 3D – Percakapan Panik (8 detik)
Lokasi: Ruang belajar rumah Alya
Shot: Two-shot Alya & Raka.
Ambience: Suasana panik.
Karakter: Alya (cemberut panik), Raka (berusaha menenangkan).
Aksi: Mereka menatap kertas basah dengan ekspresi panik.
Dialog:
Alya: “Yah! Kertasnya basah!”
Raka: “Tenang, kita ulang!”
Emosi: Panik → semangat.
Scene 4 – Climax (8 detik)
Lokasi: Ruang belajar rumah Alya
Shot: Medium two-shot, cahaya lampu meja hangat.
Ambience: Malam, suara pensil cepat.
Karakter: Alya & Raka.
Aksi: Alya menulis cepat, Raka menggambar ulang. Mereka kompak bekerja.
Dialog:
Alya: “Cepat, Rak!”
Raka: “Siap, kita bisa!”
Emosi: Serius, fokus, kompak.
Scene 5 – Presentasi di Kelas (8 detik)
Lokasi: Ruang kelas sekolah
Shot: Wide shot → dolly-in ke Alya & Raka.
Ambience: Pagi, kelas ramai.
Karakter: Alya, Raka, Bu Guru, teman-teman.
Aksi: Alya & Raka berdiri di depan kelas, tunjukkan hasil proyek. Teman-
teman bertepuk tangan.
Dialog:
Alya: “Kerja sama bikin mudah.”
Raka: “Dan disiplin bikin keren!”
Bu Guru: “Bagus, hebat!”
Emosi: Bangga, lega, bahagia.
Scene 6 – Ending (8 detik)
Lokasi: Halaman sekolah, bangku di bawah pohon besar.
Shot: Medium wide shot, slow zoom out.
Ambience: Sore, suara burung & anak-anak bermain.
Karakter: Alya & Raka.
Aksi: Alya & Raka duduk bareng, ngobrol sambil ketawa.
Dialog:
Alya: “Kerja bareng ternyata asik ya.”
Raka: “Iya, lebih seru!”
Emosi: Hangat, akrab, persahabatan.
Closing Narasi (8 detik)
Lokasi: Halaman sekolah → langit jingga
Shot: Wide aerial shot halaman sekolah sore → kamera menjauh ke langit →
fade to black.
Ambience: Suasana sore tenang, angin, burung terbang.
Karakter: Narator VO.
Aksi: Kamera perlahan menjauh dari sekolah, fokus ke langit jingga.
Dialog (VO): Narator (suara lembut): “Ingat ya, kerja sama dan disiplin
bikin kita hebat. Sampai jumpa di cerita berikutnya!”
Emosi: Reflektif, menenangkan, penuh pesan.