PENYUSUNAN ANGGARAN
BELANJA PERANGKAT DAERAH
TAHUN ANGGARAN 2027
Disampaikan oleh:
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset
Daerah Provinsi Jawa Barat
Bandung, 2 April 2026
Perencanaan dan Penganggaran Daerah
DASAR HUKUM
Prinsip
1. PP No 12/2019
tentang Pengelolaan Keuangan penyusunan
Daerah;
2. Permendagri No 77/2020
APBD
tentang Pedoman Teknis
Pengelolaan Keuangan Daerah
3. Permendagri No 14/2025 Penyusunan APBD TA 2026 didasarkan prinsip sebagai berikut:
tentang Pedoman Penyusunan 1. sesuai dengan kemampuan pendapatan daerah dan kebutuhan penyelenggaraan urusan pemerintahan
APBD Tahun Anggaran 2026 yang menjadi kewenangan daerah;
2. tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang
lebih tinggi;
3. berpedoman pada RKPD, KUA dan PPAS;
4. tepat waktu sesuai dengan tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan dalam ketentuan peraturan
perundang-undangan;
5. merupakan dasar bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan penerimaan daerah dan pengeluaran
daerah;
6. mempunyai fungsi otorisasi, perencanaan, pengawasan, alokasi, distribusi, dan stabilisasi;
7. setiap tahun untuk APBD, perubahan APBD, dan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD ditetapkan
dengan peraturan daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
8. dilakukan secara tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan, partisipatif dan bertanggung jawab
dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan, manfaat untuk masyarakat dan taat pada ketentuan
peraturan perundang-undangan; dan
9. merupakan dasar pengelolaan keuangan daerah dalam masa 1 (satu) TA.
JADWAL RENCANA PENYUSUNAN APBD TA. 2027
Juli Agust Sep Nov Des
Minggu I Minggu II Minggu II Minggu I Minggu I
Penyampaian RKUA Kesepakatan Gubernur Penyampaian Raperda - Persetujuan bersama
Penyempurnaan Raperda
PPAS TA 2027 oleh dan DPRD atas RKUA tentang APBD TA 2027 DPRD dan Gubernur
tentang APBD TA 2027
Ketua TAPD kepada PPAS TA 2027 oleh Gubernur kepada - Menyampaikan
sesuai dengan hasil
Gubernur yang telah DPRD Raperda tentang Rp716,81 M
evaluasi yang ditetapkan
di reviu APIP APBD TA 2027 dan
dengan Keppim DPRD
Rapergub tentang
Minggu II Minggu III tentang penyempurnaan
penjabaran APBD TA
Penyampaian RKUA - Penerbitan SE Raperda tentang
2027 kepada
PPAS TA 2027 oleh Penyusunan APBD TA 2027
Mendagri untuk
Gubernur kepada RKA-SKPD Minggu II
dievaluasi
DPRD - Verifikasi Penyampaian Keppim
RKA-SKPD oleh Minggu IV
Minggu II DPRD tentang
TAPD Hasil evaluasi Raperda
Penilaian KUA PPAS Penyempurnaan Raperda
- Reviu RKA-SKPD tentang APBD TA 2027
TA 2027 dengan KEM tentang APBD TA 2027
oleh APIP dan Rapergub tentang
PPKF 2027 kepada Mendagri
- PenyusunanRaper penjabaran APBD TA 2027
da APBD TA 2027 Minggu IV
Minggu IV
Penerimaan dan Penetapan Perda tentang APBD
tindaklanjut hasil TA 2027 dan Pergub APBD TA
penilaian KUA dan 2027
PPAS TA 2027 dengan
KEM PPKF 2027
ISU-ISU PENGANGGARAN BELANJA DAERAH
1. Konsistensi Perencanaan dan Penganggaran
Perlu penguatan keselarasan antara program, kegiatan, dan subkegiatan beserta pagu pendanaan dalam RKPD 2026, RPJMD, serta
KUA dan PPAS Tahun 2026
2. Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Provinsi pada Tahapan RKPD
Beberapa Sub Kegiatan pada Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Provinsi belum tersedia pada tahapan RKPD
3. Keterkaitan Rincian Belanja dengan Output
Rincian belanja belum sepenuhnya menunjukkan dukungan yang optimal terhadap pencapaian output subkegiatan
4. Klasifikasi Jenis Belanja
Masih terdapat perbedaan pemahaman dalam:
a. Pengelompokan belanja (Belanja Barang Pakai Habis, Belanja Modal, dan Belanja Aset Tetap yang Tidak Memenuhi Kriteria Kapitalisasi)
b. Pembedaan kegiatan fisik (pemeliharaan, rehabilitasi, renovasi, dan restorasi)
Penganggaran Belanja Barang yang untuk dijual/diberikan kepada masyarakat/pihak ketiga/pihak lain
5.
dan Belanja uang untuk diberikan kepada masyarakat/pihak ketiga/pihak lain
Masih perlu dilakukan secara tepat dan sesuai ketentuan
6. Ketepatan Pengusulan dan Penggunaan Komponen Belanja
Masih terdapat kesalahan dalam pengusulan maupun penggunaan komponen belanja yang belum sepenuhnya sesuai dengan
kebutuhan dan ketentuan
7. Ketepatan Tagging Belanja dan Sumber Dana
Masih terdapat komponen belanja yang perlu disesuaikan agar lebih relevan dengan kebutuhan dan tujuan subkegiatan