MODUL AJAR
Disusun Oleh :
NAMA : ACHMAD WASIL
NIM : 837443688
PAMEKASAN
2025
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun ACHMAD WASIL
Nama Sekolah SDS Islam Miftahul Ulum As Syuudiyah
Tahun Ajaran 2025
Jenjang Sekolah Sekolah Dasar / MI
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Fase / Kelas / Semester A / I / Ganjil
Jumlah Siswa 15 Siswa
Materi Pokok BAB 4 AKU BISA
Alokasi Waktu 2x35 menit
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Capaian Pembelajaran Pada akhir fase A, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk
berkomunikasi dan bernalar kepada teman sebaya dan orang dewasa di sekitar
tentang diri dan lingkungannya melalui berbagai kegiatan berbahasa dan
bersastra dengan topik yang beragam dan sesuai dengan tujuan.
Cakupan Elemen Menyimak
Membaca dan memirsa
Berbicara dan mempresentasikan
Menulis
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Profil Pelajar Pancasila Beriman Dan Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berakhlak Mulia,
Mandiri, Bernalar Kritis, Kreatif, Bergotong-Royong dan Berkebinekaan
Global
D. 8 PROFIL LULUSAN
8 Profil Lulusan Keimanan dan Ketakwaan terhadap tuhan YME
Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan tuhan seta
menghayati nilai-nilai spriritual dalam kehidupan sehari-hari
Kewargaan
Individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan dna norma
social dalam kehidupan bermasyarakat, memiliki kepedulian,
tanggungjawab social, serta berkomitmen untuk menyelesaikan masalah
nyata yang terkait, keberlanjutan manusia dan lingkungan
Penalaran Kritis
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis dan reflektif dalam
memahami, mngevaluasi, serta memproses informasi untuk menyelesaikan
masalah
Kreativitas
Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan orisinal dalam
mengolah ide atau informasi untuk menciptakan solusi yang unik dan
bermanfaat
Kolaborasi
Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan orang lain secara
gotong roying untuk mencapai tujuan Bersama melalui pembagian pesan
dan tanggung jawab
Kemandirian
Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya
sendiri dengan menunjukkan kemampuan untuk mengambil inisiatif,
mngetasi hambatan, dan menyelesaikan tugas secara tepat bergantung pada
orang lain
Kesehatan
Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan mampu
menjaga keseimbangan Kesehatan mental dan fisik untuk mewujudkan
kesejahteraan lahir dan batin (well-being)
Komunikasi
Individu yang memiliki kemampuan komunikasi untrapribadi untuk
melakukan refleksi dan antarpribadi untuk menyampaikan ide, gagasan
dan antarpribadi untuk menyampaikan ide gagasan, dan informasi baik
lisan maupun tulisan serta berinteraksi secara efektif dalam berbagai
situasi.
E. SARANA DAN PRASARANA
Sarana Prasarana Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik
Indonesia, 2023 Bahasa Indonesia, Aku Bisa! Edisi Revisi
Buku lain yang relevan
Kartu huruf;
kartu suku kata ‘la-‘, ‘li-‘, ‘lu-‘, ‘le-‘, dan ‘lo-‘;
kartu bergambar benda-benda yang namanya diawali dengan suku
kata ‘la-‘, ‘li-‘, ‘lu-‘, ‘le-‘, dan ‘lo-‘;
Alat tulis dan alat warna;
Buku-buku bacaan fiksi dan nonfiksi bertema kebersihan dan
kesehatan yang sesuai untuk peserta didik kelas satu.
Lembar kerja peserta didik, laptop, handphone, LCD proyektor.
Assesmen Assesmen individu atau kelompok
Tes tertulis/pengetahuan/wawancara/praktik
Unit Kegiatan Individu / kelompok
Persiapan Pembelajaran Menyiapkan materi bahan ajar
Meyiapkan lembar kerja siswa
Menentukan metode pembelajaran
F. TARGET PESERTA DIDIK
Target Peserta Didik Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna
dan memahami materi ajar.
Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami
dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir aras tinggi
(HOTS), dan memiliki keterampilan memimpin
G. MODEL PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran Model pembelajaran tatap muka
H. METODE PEMBELAJARAN
Metode Pembelajaran Metode pembelajaran yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, dan
diskusi.
Metode PJBL
Differensiasi
Metode Deep Learning (mindful, meanful, joyful)
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Tujuan Pembelajaran Menyimak, menanggapi, dan menirukan gerakan pada bacaan tentang aneka
gerak, peserta didik dapat melakukan instruksi serta membaca dan menulis
suku kata yang diawali dengan huruf ‘l’.
B. PERTANYAAN PEMATIK
Pertanyaan Pematik Metode apakah yang dimaksud dengan belajar sambil bermain?
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN KE – 1
PENDAHULUAN Pendahuluan (15 Menit)
Ice Breaker: Guru menyapa siswa dengan ramah, menanyakan kabar,
dan mengajak siswa berdoa sebelum memulai pelajaran.
Apersepsi: Guru menanyakan kepada siswa apakah mereka mengenal
benda atau nama yang dimulai dengan huruf ‘l’.
Menyampaikan Tujuan Pembelajaran: Guru menjelaskan tujuan
pembelajaran hari ini, yaitu mengenal kata yang diawali huruf ‘l’,
serta huruf besar dan kecil ‘L’, dan suku kata ‘la’, ‘lu’, ‘li’, ‘le’.
KEGIATAN INTI Kegiatan Inti (40 Menit)
1. Mindful Learning (Fokus dan Kesadaran Penuh)
a. Mengenal Huruf ‘L’ dan ‘l’ (20 Menit)
o Guru menunjukkan huruf ‘L’ besar dan huruf ‘l’ kecil.
o Siswa diminta menirukan penulisan huruf besar dan kecil pada
papan tulis.
o Siswa berlatih menulis huruf ‘L’ dan ‘l’ di buku latihan masing-
masing.
b. Menyusun Kata
o Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok.
o Setiap kelompok diberi kartu dengan huruf atau suku kata (la,
lu, li, le).
o Siswa menyusun kata dengan kartu yang dimulai dengan huruf
‘l’. Kelompok yang menyusun kata dengan benar dan cepat
mendapatkan pujian atau apresiasi dari guru.
2. Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)
a. Permainan Kata
o Guru mengajak siswa bermain tebak kata: guru memberikan
petunjuk dan siswa harus menebak benda atau nama yang
dimulai dengan huruf ‘l’.
o Contoh petunjuk: "Benda yang menerangi ruangan."
Jawabannya: lampu.
o Siswa yang dapat menjawab dengan benar diberi kesempatan
memberikan pertanyaan kepada teman-temannya.
b. Bernyanyi Bersama
o Guru mengajak siswa menyanyikan lagu yang berhubungan
dengan huruf dan kata, misalnya lagu yang menggunakan kata
dengan awalan ‘l’.
3. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)
a. Latihan Membaca Suku Kata (30 Menit)
o Guru memperkenalkan suku kata ‘la’, ‘lu’, ‘li’, ‘le’.
o Siswa diminta membaca secara bergantian.
o Guru menggunakan kartu huruf untuk membantu siswa
mengenali suku kata.
o Setiap siswa membaca satu suku kata, lalu siswa yang lain
melanjutkan.
PENUTUP Penutup (15 Menit)
1. Refleksi
o Guru bertanya kepada siswa: “Apa yang kalian pelajari hari
ini?”
o Siswa diminta menyebutkan kembali kata-kata yang dimulai
dengan huruf ‘l’.
o Guru memberikan pujian kepada siswa yang aktif dan berani
mencoba.
2. Penilaian
o Guru mengamati kemampuan siswa dalam mengenali huruf
besar dan kecil.
o Guru memberikan penilaian pada keaktifan siswa dalam
bermain dan membaca suku kata.
3. Tindak Lanjut
o Siswa diminta untuk berlatih menulis huruf ‘L’ besar dan ‘l’
kecil di rumah.
o Siswa juga diminta mencari kata lain yang dimulai dengan
huruf ‘l’ bersama orang tua mereka.
ASESMEN / PENILAIAN
A. Asesmen Sikap
Penilaian sikap ini dilakukan melalui pengamatan (observasi) Guru selama kegiatan pembelajaran
Penilaian ini dilakukan agar Guru melihat sikap perilaku peserta didik dalam menjaga hidup bersama di
masyarakat pada kehidupan sehari-hari (civic disposition), seperti sopan santun, percaya diri, dan
bertoleransi. Bentuk pedoman penilaian yang dapat digunakan oleh Guru adalah sebagai berikut.
Kriteria Sangat baik Baik Cukup Perlu
dikembangkan
4 3 2 1
Peserta didik Peserta didik
berlaku sopan, Peserta didik hanya berlaku
Peserta
baik selama berlaku sopan sopan hanya
didik belum
Sopan proses pembe- hanya selama kepada Guru
menampak-
santun lajaran mau- proses pembe- atau peserta
kan perilaku
pun di luar lajaran didik yang
sopan
kelas. lain.
Guru
Peserta didik
bertanya
berani ber- Peserta didik
Peserta didik
pendapat, berani ber-
Peserta didik kesulitan
bertanya, atau pendapat,
Percaya hanya berani dalam ber-
menjawab per- bertanya, atau
diri menjawab ha- pendapat,
tanyaan, serta menjawab
nya saat bertanya,
mengambil pertanyaan
maupun
keputusan
menjawab
pertanyaan
Peserta
didik dapat Peserta Peserta
Peserta didik
menghargai didik dapat didik dapat
tidak dapat
pendapat pe- menghargai menghargai
menghargai
serta didik lain pendapat pe- pendapat
pendapat
Toleransi dan menerima serta didik lain peserta didik
peserta didik
kesepakatan dan kurang lain dan tidak
lain dan tidak
meskipun ber- bisa menerima bisa menerima
bisa menerima
beda dengan kesepakatan kesepakatan
kesepakatan
pendapatnya
B. Asesmen Pengetahuan
Penilaian pengetahuan dilaksanakan melalui tes setelah kegiatan pembelajaran berlangsung. Penilaian
pengetahuan diberikan dalam bentuk pilihan ganda, benar salah, maupun esai. Penilaian pengetahuan
ini bertujuan agar Guru mampu melihat pengetahuan yang telah dikuasai peserta didik dalam kegiatan.
1. Teknik Penilaian
a. Penilaian Kompetensi Pengetahuan
1) Tes Tertulis
a) Pilihan ganda
b) Uraian/esai
2) Tes Lisan
Tes lisan pemaparan materi dari pemahaman siswa.
Kriteria Sangat baik Baik Cukup Perlu
dikembangkan
4 3 2 1
C. Assesmen Hasil Belajar
Penilaian ini dilakukan melalui pengamatan (observasi) Guru selama kegiatan
pembelajaran berlangsung. Penilaian ini bertujuan agar guru dapat melihat
kemampuan peserta didik dalam soft skill-nya. Adapun pedoman penilaian yang
dapat digunakan oleh Guru adalah sebagai berikut.
Kriteria Sangat baik Baik Cukup Perlu
dikembangkan
4 3 2 1
REMEDIAL DAN PENGAYAAN
a. Remedial
Remidial dapat diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan
Minimal maupun kepada peserta didik yang sudah melampui Kriteria Ketuntasan Minimal.
Remidial terdiri atas dua bagian : remedial karena belum mencapai Kriteria Ketuntasan
Minimal dan remedial karena belum mencapai Capaian Pembelajaran
Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan
Minimal. Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum mencapai Kriteria
Ketuntasan Minimal
b. Pengayaan
Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi
pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas mencapai Kriteria
Ketuntasan Minimal atau mencapai Capaian Pembelajaran.
Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan peserta didik.
Direncanakan berdasarkan materi pembelajaran yang membutuhkan pengembangan lebih
luas misalnya
REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK
Refleksi untuk Guru
Apakah siswa sudah mampu mengenali huruf besar dan kecil dengan baik?
Apakah siswa sudah bisa menyebutkan kata-kata yang dimulai dengan huruf ‘l’?
Apakah metode pembelajaran sudah sesuai dengan kebutuhan siswa?
Refleksi untuk Siswa
Apa yang kamu pelajari hari ini?
Bagian mana yang paling kamu sukai? Apakah bermain tebak kata atau menulis huruf?
Apakah ada bagian yang sulit? Siswa diminta menyampaikan kesulitan, misalnya dalam
menulis huruf.
Refleksi untuk Perbaikan Pembelajaran
Apakah perlu menambah media pembelajaran seperti gambar atau video?
Bagaimana meningkatkan antusiasme siswa? Apakah perlu lebih banyak permainan
interaktif?
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Nama : ..................................................
Kelas : ..................................................
Tanggal : ..................................................
BAHAN AJAR
Bahan Ajar : Terlampir
Teks Buku Siswa; Bahasa Indonesia untuk kelas 1
GLOSARIUM
alur konten capaian pembelajaran: elemen turunan dari capaian pembelajaran yang
menggambarkan pencapaian kompetensi secara berjenjang
alat peraga: alat bantu yang digunakan guru dalam pembelajaran agar materi yang
diajarkan mudah dipahami oleh peserta didik
asesmen: upaya untuk mendapatkan data dari proses dan hasil pembelajaran untuk
mengetahui pencapaian peserta didik di kelas pada materi pembelajaran tertentu
asesmen diagnosis: asesmen yang dilakukan pada awal tahun ajaran guna memetakan
kompetensi para peserta didik agar mereka mendapatkan penanganan yang tepat
asesmen formatif: pengambilan data kemajuan belajar yang dapat dilakukan oleh guru
atau peserta didik dalam proses pembelajaran
asesmen sumatif: penilaian hasil belajar secara menyeluruh yang meliputi keseluruhan aspek
kompetensi yang dinilai dan biasanya dilakukan pada akhir periode belajar
berpikir lantang: mengungkapkan proses berpikir dengan lantang agar orang lain dapat
belajar dan memperoleh informasi dari proses tersebut
buku pengayaan: buku yang digunakan sebagai penunjang atau pelengkap buku pelajaran
utama
capaian pembelajaran: kemampuan pada akhir masa pembelajaran yang diperoleh melalui
serangkaian proses pembelajaran
diorama: sajian pemandangan alam dalam bentuk tiga dimensi dengan menempatkan objek
di depan sebuah latar sehingga menggambarkan keadaan alam yang sebenarnya
fonem: satuan bunyi terkecil yang mampu menunjukkan kontras makna, misalnya /h/
adalah fonemkarena membedakan makna kata ‘harus’ dan ‘arus’
fakta: hal (keadaan, peristiwa) yang merupakan kenyataan; sesuatu yang benar-benar ada atau
terjadi
fiksi: cerita rekaan (roman, novel, dan sebagainya)
intonasi: ketepatan pengucapan dan irama dalam kalimat agar pendengar memahami
makna kalimat tersebut dengan benar
kata ajaib: sebutan untuk ungkapan santun yang wajib dikenal dan digunakan peserta
didik dalamkesehariannya
keterampilan sosial: kemampuan seseorang untuk berkomunikasi dengan efektif serta
berinteraksi dengan orang lain secara verbal dan nonverbal sesuai dengan norma sosial dan
budaya
kompetensi: kemampuan atau kecakapan seseorang untuk mengerjakan pekerjaan tertentu
literasi dasar: kecakapan membaca dan menulis permulaan yang harus dikuasai di jenjang
awalpendidikan formal
literasi finansial: pengetahuan dan kecakapan untuk mengaplikasikan pemahaman tentang
konsep dan risiko, keterampilan agar dapat membuat keputusan finansial untuk meningkatkan
kesejahteraan
lembar amatan: catatan yang berisi sikap dan/atau keterampilan peserta didik untuk diamati
guru
media digital: format konten yang dapat diakses oleh perangkat-perangkat digital
membaca nyaring: membacakan buku atau kutipan dari buku kepada orang lain secara
nyaring dengan tujuan untuk menarik minat membaca
motorik halus: kemampuan untuk menggerakkan anggota tubuh yang melibatkan saraf,
tulang, dan otot untuk melakukan aktivitas tertentu
nonfiksi: teks yang berdasarkan kenyataan atau fakta
peragaan: proses menyajikan sebuah perilaku atau proses melakukan sesuatu agar orang
lain dapat meniru atau mengadaptasi perilaku atau proses yang diperagakan tersebut
perancah: teknik pemberian dukungan belajar secara terstruktur dan bertahap agar peserta
didik dapat belajar secara mandiri
pojok baca kelas: bagian dari kelas yang dilengkapi dengan rak buku berisikan buku-buku
pengayaan sesuai jenjang untuk dibaca peserta didik selama berada di kelas
proyek kelas: tugas pembelajaran yang kompleks dan melibatkan beberapa kegiatan untuk
dilakukan peserta didik secara kolaboratif dengan serangkaian proses mulai dari
perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan
prediksi: prakiraan tentang sesuatu
teks deskripsi: teks yang melukiskan sesuatu sesuai dengan keadaan sebenarnya sehingga
pembaca dapat melihat, mendengar, mencium, dan merasakan apa yang dilukiskan itu sesuai
dengan citra penulisnya
teks eksposisi: teks yang bertujuan untuk memberikan informasi tertentu, misalnya maksud
dan tujuan sesuatu
teks tanggapan: teks yang berisi penilaian, ulasan, atau resensi terhadap suatu karya (film,
buku, novel, drama, dll) sehingga orang lain mengetahui kelebihan dan kekurangan karya
tersebut
DAFTAR PUSTAKA
Culham, Ruth. 2005. 6 + 1 Traits of Writing: The Complete Guide for the Primary Grades.
Portland:Scholastic Teaching Resources.
Dewayani, Sofie. 2017. Menghidupkan Literasi di Ruang Kelas. Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius.
Fisher, Douglas dkk. 2019. This is Balanced Literacy. Thousand Oaks: Corwin.
Fountas, Irene C. & Gay Su Pinnell. 2010. The Continuum of Literacy Learning. Grades Pre K to
8.
Portsmouth: Heinemann.
Hancock, Marjorie R. 2004. A Celebration of Literature and Response: Children, Books and Teachers
in K-8 Classrooms. New York: Pearson.
Indradi, dkk. 2022. Bahasa Indonesia Untuk SD/MI Kelas 1. Erlangga. Jakarta
McGraw-Hill Reading Wonders. 2014. Balanced Literacy Guide. New York: McGraw Hill Education.
Oliverio, Donna C. 2007. Painless Junior Writing. New York: Barron’s Educational Series.
Pusat Asesmen dan Pembelajaran. 2020. Modul Asesmen Diagnosis di Awal Pembelajaran. Jakarta:
Pusmenjar Kemendikbud RI.
Rasinski, Timothy dkk (Eds.). 2012. Fluency Instruction: Research-Based Best Practices. New York:
TheGuilford Press.
Robb, Laura. 2003. Teaching Reading in Social Studies, Science, and Math. Portland: Scholastic
TeachingResources.
Vadasy, Patricia F. & J. Ron Nelson. 2012. Vocabulary Instruction for Struggling Students. New York:
TheGuilford Press.
Vygotsky, L. 1978. Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes.
Cambridge:Harvard University Press.
Mengetahui Guru Mata Pelajaran
Kepala Sekolah
..........................................
.......................................... NIP.
NIP.