PROGRAM KERJA
SISTEM PENERIMAAN MURID BARU
(SPMB)
TAHUN AJARAN 2025/2026
SMP PGRI 07 GEMUH
Jalan Sigembok Gemuhblanten, Gemuh, Kendal
KATA PENGANTAR
Berkat rahmat Allah SWT, maka Program Kerja Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)
Tahun Pelajaran 2025/2026 SMP PGRI 07 Gemuh dapat tersusun sesuai dengan terencana.
Program ini disusun disesuaikan dnegan sitausi dan kondisi yang ada serta kemampuan yang
kami miliki. Adapun tujuan penyusunan program ini adalah sebagai panduan bagi panitia dalam
pelaksanaan SPMB dan sebagai laporan tertulis.
Pada kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih kepada semau pihak yang turut
serta dalam pembuatan program penerimaan siswa baru ini, semoga Allah SWT memberikan
imbalan pahala yang berlipat ganda.
Demikian program kerja Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran
2025/2026 ini, kami ucapkan banyak terimakasih.
Gemuh, 20 Juni 2025
Ketua SPMB
Bean Adam Alwi, [Link]
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
2. Tujuan
3. Ruang Lingkup
4. Dasar Kegiatan
BAB II PERSYARATAN DAN WAKTU PELAKSANAAN SPMB
BAB III ORGANISASI DAN TEKNIK PENYELENGGARAAN
1. Susunan Panitia
2. Uraian Tugas
3. Teknik Penyelenggaraan
BAB IV PROGRAM KEGIATAN DAN ANGGARAN
1. Program Kegiatan
2. Anggaran Biaya
BAB V PENUTUP
LAMPIRAN-LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Sistem Penerimaan Murid Baru bertujuan memberikan kesempatan
layanan yang seluas-luasnya bagi warga negara usia anak sekolah
agar memperoleh layanan pendidikan sebaik-baiknya dan berkeadilan. Dala
pelaksanaannya, Sistem Penerimaan Murid Baru memenuhi kriteria-kriteria:
a. Obyektivitas artinya bahwa penerimaan Peserta Didik, baik baru maupun
pindahan harus memenuhi ketentuan yang sudah ada.
b. Transparansi artinya pelaksanaan penerimaan Peserta Didik, baik baru
maupunpindahan bersifat terbuka dan dapat diketahui oleh masyarakat
termasuk orang tua Peserta Didik untuk menghindari penyimpangan-
penyimpangan yang terjadi.
c. Akuntabilitas artinya penerimaan Peserta Didik, baik baru
maupunpindahandapatdipertanggungjawabkankepada masyarakat baik
prosedur maupun hasilnya
d. Tidak diskriminatif artinya setiap warga negara yang berusia sekolah
dapat mengikuti program pendidikan di wilayah negara kesatuan
RepublikI ndonesia.
e. Pada dasarnya tidak ada penolakan dalam penerimaan Peserta Didik,baik
baru maupun pindahan kecuali daya tampung sekolah yang terbatas dan
waktu yang tidak memungkinkan
Untuk keterlaksanaan tujuan dan kriteria dalam penerimaan siswa baru
perlu dibuat program kerja sebagai pedoman.
2. Tujuan
Tujuan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) adalah untuk
memilih calon Peserta Didik yang sesuai dengan kriteria dan standar yang telah
ditetapkan. Tujuan utama dari pelaksanaan SPMB adalah:
a. Menjaring calon Peserta Didik yang memiliki potensi akademik dan
kemampuan yang sesuai dengan program kerja pendidikan di SMP
b. Mengukur kemampuan akademik calon Peserta Didik melalui berbagai
metode seleksi.
c. Menjamin kualitas Peserta Didik.
d. Membantu mengurangi resiko kegagalan akademik
3. Ruang Lingkup
Cakupan Program Kerja Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini
meliputi hal-hal sebagai berikut:
a. Persyaratan calon Peserta Didik Baru
[Link] Pelaksanaan
c. Pengorganisasi dan Pembiayaa
4. Dasar Kegiatan
a. Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025
yang mengatur tentang penerimaan peserta didik baru untuk jenjang SD, SMP,
dan SMA
b. Surat Keputusan Bupati Kendal No. [Link]/225/2025 Tanggal 28 Mei
2025 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Murid Baru Pada Jenjang Taman
Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Dan Sekolah Menengah Pertama Di Kabupaten
Kendal.
c. Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten
Kendal Nomor 400.3/152/DISDIKBUD Tetang Pemberitahuan Pelaksanaan
SPMB
BAB II
PERSYARATAN DAN WAKTU PELAKSANAAN
1. Persyaratan
A. Persyaratan Umum Calon Murid Kelas 7 (Tujuh) SMP
Persyaratan umum bagi calon Murid pada kelas 7 (tujuh) SMP harus
memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli tahun
berjalan
Persyaratan usia sebagaimana dimaksud dibuktikan dengan akta
kelahiran atau surat keterangan lahir yang dikeluarkan oleh pihak yang
berwenang dan legalisasi oleh lurah/kepala desa atau pejabat setempat lain
yang berwenang sesuai dengan domisili calon Murid. Persyaratan usia
sebagaimana dimaksud dikecualikan untuk calon Murid:
a). penyandang disabilitas;
b). pada Satuan Pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan
khusus;
c). pada Satuan Pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan
layanan khusus; dan/atau
d). pada Satuan Pendidikan yang berada di daerah tertinggal,
terdepan, dan terluar.
b. telah menyelesaikan SD atau bentuk lain yang sederajat.
Persyaratan telah menyelesaikan Satuan Pendidikan pada jenjang
sebelumnya dibuktikan dengan ijazah atau surat keterangan lulus.
B. Persyaratan Khusus
a. Jalur Domisili
Persyaratan khusus bagi calon Murid yang melakukan pendaftaran
pada Jalur Domisili harus memiliki kartu keluarga yang diterbitkan paling
singkat 1 (satu) tahun sebelum tanggal pendaftaran penerimaan Murid
baru. Nama orang tua/wali calon Murid yang tercantum pada kartu
keluarga harus sama dengan nama orang tua/wali yang tercantum pada
rapor/ijazah jenjang sebelumnya, akta kelahiran, dan/atau kartu keluarga
sebelumnya.
Dalam hal nama orang tua/wali calon Murid sebagaimana dimaksud
terdapat perbedaan, kartu keluarga terbaru dapat digunakan jika orang
tua/wali calon Murid:
a. meninggal dunia;
b. bercerai; atau
c. kondisi lain yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah, sebelum
tanggal penerbitan kartu keluarga terbaru.
Orang tua/wali calon Murid yang meninggal dunia atau
bercerai dibuktikan dengan akta kematian atau akta cerai yang diterbitkan
oleh instansi berwenang. Dalam hal kartu keluarga tidak dimiliki oleh calon
Murid karena keadaan tertentu, maka dapat diganti dengan surat keterangan
domisili. Keadaan tertentu ini meliputi bencana alam; dan/atau bencana
sosial. Dalam hal terjadi perubahan data kartu keluarga dalam kurun waktu
kurang dari 1 (satu) tahun dan bukan karena perpindahan domisili, kartu
keluarga dimaksud dapat digunakan sebagai dasar seleksi Jalur Domisili.
b. Jalur Afirmasi
Bagi calon Murid yang menggunakan Jalur Afirmasi, sesuai dengan
petunjuk teknis tidak menggunakan pembuktian berupa Kartu/Dokumen
pendukung (PKH, BPNT dan Kartu lainnya), petugas verifikasi dari Dinas
Sosial akan melakukan verifikasi pada peserta DTKS/DTSEN yang berada
pada Desil 1,2,3 dan 4. sedangkan Desil 5 dan seterusnya dipersilahkan
masuk melalui selain Jalur Afirmasi
c. Jalur Prestasi
Penggunaan Piagam pada Jalur Prestasi pada prestasi berjenjang
adalah bagi Lomba/Kejuaraan yang petunjuk teknisnya ditetapkan oleh
pusat, dan pelaksanaan lomba/kejuaraan dapat dilaksanakan mulai dari
tingkat Sekolah/Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Nasional,
lomba/kejuaraan tersebut antara lain :
a. Olimpiade Sains Nasional/ Kompetisi Sains Nasional (OSN/KSN)
b. Olimpiade Olahraga Siswa Nasional/ Kompetisi Olahraga Siswa
Nasional (OOSN/KOSN)
c. Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Dokumen ini telah
ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik
yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE),
Badan Siber dan Sandi Negara
d. Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI)
e. Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA)
f. Pekan Paralympic Pelajar Daerah (PEPARPEDA)
g. MTQ Pelajar
h. Pekan Olahraga Provinsi/Nasional (POP/PON)
i. Lomba MAPSI
j. Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI)
k. Lomba PORSENI dan/atau Lomba/Kejuaraan lain yang sesuai
Penggunaan
Piagam Jalur Prestasi pada Lomba Tidak Berjenjang Terstrukur, jika
piagam yang diperoleh melalui lomba tersebut diketahui oleh Organisasi
Perangkat Daerah Pembina atau Induk Organisasi Pembina Cabang Lomba,
lomba tersebut antara lain :
a. Lomba Kendal Pintar Berbagi
b. Lomba Kenal Wayang
c. Lomba Mata Pelajaran
d. Kejuaraan Tingkat Kecamatan
e. Kejuaraaan Tingkat Kabupaten
f. Kejuaraan Tingkat Provinsi
g. Lomba Bertutur dan/atau Lomba/Kejuaraan lain yang sesuai
Penggunaan Piagam Jalur Prestasi pada Lomba Tidak Berjenjang
Tidak Terstrukur, jika piagam yang diperoleh melalui lomba tersebut hanya
diketahui oleh penyelenggara lomba atau tanpa diketahui oleh Organisasi
Perangkat Daerah Pembina atau Induk Organisasi Pembina Cabang Lomba.
2. Waktu Pelaksanaan
A. SPMB Gelombang I:
a. Pendaftaran tanggal : 26 Juni – 1 Juli 2025.
b. Daftar ulang tanggal : 3 – 5 Juli 2025.
c. Alamat pendaftaran jenjang SMP : [Link] atau
melalui petugas di masing-masing sekolah
B. SPMB Gelombang II:
a. Pendaftaran tanggal: 1 Juli-9 Juli 2025
b. Daftar ulang: 10-11 Juli 2025
BAB III
ORGANISASI DAN TEKNIK PENYELENGGARAAN
1. Organisasi
A. Susunan Kepanitian
a). Penanggungjawab : [Link]
b). Koordinator : [Link]
c). Ketua : Bean Adam Alwi,[Link]
d). Sekertaris : Yuni Dwi Saputri, [Link]
e). Bendahara : Nofita Eka Wulanasih, [Link]
f). Anggota : Lisa Lusiana,[Link]
B. Uraian Tugas
a). Penanggungjawab
Penanggungjawab bertugas mengkoordinasikan seluruh proses seleksi,
termasuk persiapan, pelaksanaan, dan pengumuman hasil.
b). Koordinator
Koordinator bertugas mengkoordinasikan seluruh kegiatan, termasuk
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi serta mengawasi pelaksanaan
kegiatan untuk memastikan bahwa proses berjalan sesuai dengan prosedur
yang ditetapkan.
c). Ketua
Ketua memimpin proses seleksi dan memastikan bahwa semua kegiatan
berjalan sesuai dengan rencana dan prosedur yang ditetapkan dan
mengkoordinasikan tim yang terlibat dalam proses SPMB, termasuk panitia
seleksi, untuk memastikan kerja sama yang efektif.
d). Sekertaris
Sekretaris bertanggung jawab mengelola dokumentasi terkait proses SPMB,
termasuk berkas pendaftaran, hasil seleksi, dan lain-lain serta mengatur
administrasi proses SPMB, seperti pengelolaan data calon siswa.
e). Bendahara
Bendahara bertanggung jawab mengelola keuangan yang terkait dengan
proses SPMB atau kegiatan lainnya, termasuk pengelolaan biaya pendaftaran,
biaya operasional, dan lain-lain.
f). Anggota
Anggota membantu pelaksanaan seleksi dengan melakukan tugas-tugas yang
diberikan oleh koordinator atau ketua panitia serta membantu komunikasi
dengan calon siswa, orang tua/wali, atau pihak lain yang terlibat dalam
proses SPMB.
2. Teknik Penyelenggaraan
A. Menghilangkan tes Calistung
B. Menyelenggarakan kegiatan MPLS
C. Menerapkan pembelajaran yang membangun 6 pondasi (keterlibatan aktif
siswa, kurikulum yang relevan, metode pembelajaran variatif, penilaian yang
objektif, penggunaan teknologi, kolaborasi dan komunikasi).
D. Tempat
Sistem Pelaksanaan Murid Baru tahun pelajaran 2025/2026 dilaksanakan di
SMP PGRI 07 Gemuh Desa Gemuhblanten, Kecamatan Gemuh, Kabupaten
Kendal.
E. Waktu
Pelaksanaan SPMB di SMP PGRI 07 Gemuh dilaksanakan dengan dua
gelombang pendaftaran yakni gelombang I pada tanggal 26 Juni-1 Juli 2025
dan gelombang II pada tanggal 1 Juli-9 Juli 2025.
F. Jadwal Piket Pendaftaran SPMB (terlaampir)
G. Ruang
Ruang pendaftaran SPMB tahun pelajaran 2025/2026 adalah di depan [Link]
dan [Link]
BAB IV
PROGRAM KERJA DAN ANGGARAN BIAYA
1. Program Kerja
No Tanggal Kegiatan Keterangan
1 3 Maret 2025 Rapat persiapan dan Seluruh dewan guru dan
pembentukan panitia TU
2 19 April-26 April Sosialisasi ke sekolah Panitia dan dewan guru
2025 SD
3 10 Mei 2025 Sosialisasi OPS SD dan Panitia
wali kelas 6
4 26 Juni-9 Juli 2025 Pelaksanaan pendaftaran Panitia dewan guru
5 5 Juli 2025 Pengumuman dan Panitia dan dewan guru
pendaftaran ulang
2. Anggaran Biaya (terlampir)
BAB V
PENUTUP
Demikian laporan hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru tahun pelajaran
2025/2026 ini kami sampaikan. Laporan ini disusun sebagai dokumentasi proses SPMB
dan sebagai referensi untuk perbaikan di masa mendatang. Semoga laporan ini dapat
memberikan informasi yang bermanfaat dan mendukung proses pendidikan di sekolah
kami. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan
SPMB tahun ini.