0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan44 halaman

Program Menegerial

Dokumen ini adalah Program Manajerial SMP Negeri 1 Ngawen untuk tahun pelajaran 2020/2021 yang disusun oleh Sri Raharjo, S.Pd., M.M. Program ini mencakup berbagai aspek supervisi manajerial dan akademik untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Tujuan utama dari program ini adalah membantu guru dalam mengembangkan kemampuan mereka untuk mencapai tujuan pembelajaran yang lebih baik.

Diunggah oleh

novitaputri1191
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan44 halaman

Program Menegerial

Dokumen ini adalah Program Manajerial SMP Negeri 1 Ngawen untuk tahun pelajaran 2020/2021 yang disusun oleh Sri Raharjo, S.Pd., M.M. Program ini mencakup berbagai aspek supervisi manajerial dan akademik untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Tujuan utama dari program ini adalah membantu guru dalam mengembangkan kemampuan mereka untuk mencapai tujuan pembelajaran yang lebih baik.

Diunggah oleh

novitaputri1191
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM MANAJERIAL

KEPALA SMP NEGERI 1 NGAWEN


TAHUN PELAJARAN 2020/2021

Disusun Oleh :

NAMA : SRI RAHARJO, [Link]., M.M.


NIP : 19650916 198803 1 012

PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN


DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
TAHUN 2020
PROGRAM SUPERVISI MANAJERIAL
SMP NEGERI 1 NGAWEN
TAHUN PELAJARAN 2020/2021

1. Supervisi Administrasi Sekolah


2. Supervisi Administrasi Ketenagaan
3. Supervisi Administrasi Perlengkapan
4. Supervisi Administrasi Perpustakaan
5. Supervisi Laboratorium Ipa
6. Supervisi Laboratorium Komputer
7. Supervisi Administrasi Kesiswaan
8. Supervisi Ekstrakurikuler
9. Supervisi Administrasi Kurikulum Dan Pembelajaran.
10. Supervisi Manajerial Administrasi Kelas
11. Supervisi Manajerial Administrasi Dan Manajemen Sekolah
12. Supervisi Manajerial Organisasi Dan Kelembagan
13. Supervisi Manajerial Sarana Dan Prasarana
14. Supervisi Manajerial Ketenagaan
15. Supervisi Manajerial Pembiayaan
16. Supervisi Manajerial Peserta Didik
17. Supervisi Manajerial Peranserta Masyarakat
18. Supervisi Manajerial Lingkungan Budaya Sekolah
KATA PENGANTAR

Supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan


kemampuannya mengelola proses pembelajaran untuk mencapai tujuan
pembelajaran (Daresh, 1989, Glickman, et al. 2007). Refleksi praktis penilaian kinerja guru
dalam supervisi akademik adalah melihat kondisi nyata kinerja guru untuk menjawab
pertanyaan-pertanyaan, misalnya apa yang sebenarnya terjadi di dalam kelas? apa yang
sebenarnya dilakukan oleh guru dan siswa di dalam kelas? aktivitas-aktivitas mana dari
keseluruhan aktivitas di dalam kelas itu yang bermakna bagi guru dan murid?
Apa yang telah dilakukan oleh guru dalam mencapai tujuan akademik?, apa kelebihan
dan kekurangan guru dan bagaimana cara mengembangkannya? Berdasarkan jawaban
terhadap pertanyaan-pertanyaan ini akan diperoleh informasi mengenai kemampuan guru
dalam mengelola pembelajaran. Namun satu hal yang perlu ditegaskan di sini, bahwa setelah
melakukan penilaian kinerja bukan berarti selesai pelaksanaan supervisi akademik, melainkan
harus dilanjutkan dengan tindak lanjutnya berupa pembuatan program supervisi akademik
dan melaksanakannya dengan sebaik-baiknya.
Mengingat akan pentingya kegiatan supervisi terhadap proses kehidupan sistem
sekolah, dengan ini saya mencoba untuk menyusun Program Supervisi SMP Negeri 1
Ngawen tahun pelajaran 2020/2021. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang
telah berperan memberikan sumbangsihnya dalam penyusunan program ini, sehingga
program ini selesai dibuat. Harapan kami semoga program ini bermanfaat bagi kemajuan
pendidikan.
Program Supervisi ini tentu saja masih terlalu jauh dari sempurna mengingat
keterbatasan berbagai aspek dari penyusun. Maka saran dan kritik dari berbagai pihak sangat
kami harapkan.

Klaten, Juli 2020


Mengetahui
Pengawas Dinas Pendidikan Kepala Sekolah,

............................................. Sri Raharjo, [Link]., M.M.


NIP. .................................... NIP. 19650916 198803 1 012
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Supervisi adalah kegiatan yang dilakukan oleh pengawas satuan pendidikan dalam
rangka membantu kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan lainnya guna
meningkatkan mutu dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran.
Supervisi ditujukan pada dua aspek yakni: manajerial dan akademik.
Dalam kontek manajerial sekolah maka seorang kepala sekolah dituntut untuk
dapat menjalankan kompetensi sebagai berikut : (1) menyusun perencanaan
sekolah/madrasah untuk berbagai tingkatan. perencanaan (2) mengembangkan organisasi
sekolah/madrasah sesuai kebutuhan (3) memimpin sekolah/madrasah dalam rangka
pendayaagunaan sumber daya sekolah/ madrasah secara optimal, (4) mengelola
perubahan dan pengembangan sekolah/madrasah menuju organisasi pembelajaran yang
efektif (5) menciptakan budaya dan iklim sekolah/madrasah yang kondusif dan inovatif
bagi pembelajaran anak didik (6) mengelola guru dan staff dalam rangka pendayagunaan
sumberdaya manusia secara optimal (7) mengelola sarana dan prasarana
sekolah/madrasah dalam rangka pendayagunaan secara optima (8) mengelola hubungan
sekolah/madrasah dan masyarakat dalam rangka pencarian dukungan, ide, sumber
belajar, dan pembiayaan sekolah (9) mengelola peserta didik dalam rangka penerimaan
peserta didik barn dan penempatan dan pengembangan kapasitas peserta didik. (10)
mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran sesuai arah dan tujuan
pendidikan nasional (11) mengelola keuangan sekolah/madrasah sesuai dengan prinsip
pengelolaan yang akuntabel, transparan, dan efisien (12) mengelola ketatausahaan
sekolah/madrasah dalam mendukung pencapaian tujuan sekolah/madrasah (13)
mengelola unit layanan khusus sekolah/madrasah dalam mendukung kegiatan
pembelajaran dan kegiatan peserta didik di sekolah/madrasah (14) mengelola sistem
informasi sekolah/madrasah dalam mendukung penyusunan program dan pengambilan
keputusan (15) memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi peningkatan
pembelajaran dan manajemen sekolah/madrasah (16) melakukan monitoring, evaluasi,
dan pelaporan pelaksanaan program kegiatan sekolah/madrasah dengan prosedur yang
tepat, serta merencanakan tindak lanjutnya.
Pendidikan pada masa desentralisasi berbeda dengan sentralisasi. Pada masa
sentralisasi segala sesuatu seperti; bangunan sekolah, kurikulum, jumlah murid, buku
pelajaran, cara mengajar dan sebagainya ditetapkan dan diselenggarakan oleh pemerintah
secara sentral. Kewajiban kepala sekolah dan guru-guru sebagian besar hanyalah
menjalankan apa yang telah ditetapkan dan diinstruksikan.
Dengan adanya desentralisasi menjadi lain;pada penyelenggaraan pendidikan
masyarakat diikutsertakan dan turut serta dalam usaha-usaha pendidikan. Tanggung
jawab kepala sekolah dan guru semakin banyak dan luas. Dahulu, kepala sekolah telah
dianggap baik dan cakap kalau sekolahnya dapat berjalan dengan teratur tanpa
menghiraukan kepentingan dan berhubungan dengan masyarakat sekitarnya,tetapi
penilaian sekarang lebih dari itu.
Tugas kepala sekolah sekarang mengatur jalannya sekolah dan dapat bekerjasama
dan berhubungan erat dengan masyarakat. Kepala sekolah wajib membangkitkan
semangat staf guru-guru dan pegawai sekolah untuk bekerja dengan baik,membangun
visi dan misi, kesejahteraan, hubungan dengan pegawai sekolah dan murid,
mengembangkan kurikulum.
Salah satu tugas kepala sekolah adalah sebagai pembina dan pembimbing guru agar
bekerja dengan betul dalam proses pembelajaran siswanya. Supervisi pembelajaran
mempunyai tiga prinsip yaitu: (a) supervisi pembelajaran langsung mempengaruhi dan
mengembangkan perilaku guru dalam mengelola proses belajar mengajar; (b) perilaku
supervisor dalam membantu guru mengembangkan kemampuannya harus didesain
dengan jelas; (c) tujuan supervisi pembelajaran adalah guru makin mampu menjadi
fasilitator dalam belajar bagi siswanya.

B. Dasar Hukum

1. Menteri Pendidikan Nasional No. 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala sekolah
2. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 15 tahun 2018 tentang
Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah
3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional.
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan.
5. Permendikbud nomor 06 tahun 2018 tentang penugasan kepala sekolah

C. Tujuan dan Manfaat

Tujuan supervisi akademik adalah membantu guru mengembangkan


kemampuannya mencapai tujuan pembelajaran yang dicanangkan bagi murid-muridnya
(Glickman, 1981). Melalui supervisi akademik diharapkan kualitas akademik yang
dilakukan oleh guru semakin meningkat (Neagley, 1980). Pengembangan kemampuan
dalam konteks ini janganlah ditafsirkan secara sempit, semata-mata ditekankan pada
peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengajar guru, melainkan juga pada
peningkatan komitmen (commitmen) atau kemauan (willingness) atau motivasi
(motivation) guru, sebab dengan meningkatkan kemampuan dan motivasi kerja guru,
kualitas pembelajaran akan meningkat. Sedangkang menurut Sergiovanni (1987) ada tiga
tujuan supervisi akademik sebagaimana dapat dilihat pada gambar berikut ini :
BAB II

PELAKSANAAN SUPERVISI MANAJERIAL

A. Kajian Teori
1. Konsep Manajerial
Menurut Hasibuan (2005: 20) mengemukakan bahwa “Manajemen adalah
serangkaian kegiatan ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya
manusia dan sumber daya-sumber daya lainnya secara efektif dan efisien untuk
suatu tujuan tertentu”.
James J. J. (2008:24) mengatakan bahwa: Manajemen sumber daya manusia
adalah sebuah fungsi khusus manajemen yang lebih luas berkenaan dengan layanan
yang harus dilakukan sekelompok individu dalam sebuah lembaga yang
memperkerjakan mereka dan semua aktivitas yang berhubungan dengan mereka
ditujukan untuk memfasilitasi sebuah keberhasilan organisasional.
Simamora (2004:3) mengatakan bahwa: Manajemen sumber daya manusia
(human resources management) adalah pendayagunaan, pengembangan, penilaian,
pemberian balas jasa, dan pengelolaan individu anggota organisasi atau kelompok
pekerja.
Definisi ini tidak hanya menegaskan apa yang telah dikemukakan
sebelumnya tentang pencapaian hasil pekerjaan melalui orang lain, tetapi
menjelaskan tentang adanya ukuran atau standar yang menggambarkan tingkat
keberhasilan seorang manajer yaitu efektif, efisien dan proses manajemen akan
terjadi apabila seseorang melibatkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
(Martoyo, 2002: 12) Pada umumnya manajemen adalah suatu kerjasama dengan dan
melalui orang lain untuk mencapai tujuan yang telah disepakati bersama dengan
sistematis, efisiensi, dan efektif.
Manajemen menurut Hasibuan (2007: 42), adalah suatu proses yang khas
yang terjadi tindakan tindakan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan
pengendalian yangdilakukan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber
daya lain.
(Winardi, 1983:4) Mengemukakan pendapatnya Manajemen merupakan
sebuah proses untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah
ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia serta sumber-sumber lain,
dengan kata lain manajemen adalah proses pengelolaan terhadap suatu organisasi
agar mampu mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Sehubungan dengan pendapat tersebut, Indriyo Gitosudarmo (1990: 9)
mengemukakan bahwa manajemen merupakan kegiatan menggunakan atau
mengelola faktor-faktor produksi baik manusia, modal/dana, serta
mesin-mesin/alat/perlengkapan secara efektif dan efisien.
Lebih lanjut dikemukakan oleh Indriyo Gitosudarmo (1990: 10), bahwa
proses manajemen terdiri dari (1) kegiatan perencanaan yang meliputi penentuan
tujuan organisasi, penjabaran tugas/pekerjaan, pembagian tugas, (2) kegiatan
pengarahan, atau menggerakkan anggota organisasi untuk bekerja memutar roda
organisasi, (3)serta kegiatan pengawasan yang berarti memantau hasil pekerjaan
sebagai umpan balik dengan membandingkannya terhadap standar yang telah
ditentukan dalam rencana semula serta kemudian mencoba untuk menemukan jalan
keluar bagi kesalahan-kesalahan yang terjadi.
Suatu lembaga dikatakan efisien apabila investasi yang ditanamkan dalam
lemabaga tersebut sesuai atau memberikan profit sebagaimana yang diharapkan.
Selanjutnya suatu lembaga dikatakan efektif apabila pengelolaannya menggunakan
prinsip yang tepat dan benar sehingga berbagai kegiatan di dalam lembaga tersebut
dapat tercapai tujuan yang telah direncanakan sebelumnya. Dari berbagai pandangan
tentang proses manajemen atau fungsi-fungsi manajemen yang dikemukakan di atas,
tidak ditemukan perbedaan yang prinsipil karena semuanya mengandung fungsi-
fungsi manajemen sebagai suatu proses manajemen.
Jadi dapat disimpulkan bahwa fungsi-fungsi manajemen meliputi
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan. Perencanaan
(Planning), merupakan keseluruhan proses pemikiran dan penentuan secara matang
tentang hal-hal yang akan dikerjakan di masa yang akan datang dalam rangka
mencapai tujuan yang telah ditentukan.
Di dalam perencanaan ini dirumuskan dan ditetapkan seluruh aktivitas
lembaga yang menyangkut apa yang harus dikerjakan, mengapa dikerjakan, di mana
dikerjakan, kapan akan dikerjakan, siapa yang mengerjakan dan bagaimana hal
tersebut dikerjakan. Kegiatan yang dilakukan dalam perencanaan dapat meliputi
penetapan tujuan, penegakan strategi, dan pengembangan rencana untuk
mengkoordinasikan kegiatan.
Kepala sekolah sebagai top manajemen di lembaga pendidikan sekolah
mempunyai tugas untuk membuat perencanaan, baik dalam bidang program
pembelajaran dan kurikulum, kepegawaian, kesiswaan, keuangan maupun
perlengkapan. Pengorganisasian (organizing), merupakan pembagian pekerjaan
yang direncanakan untuk diselesaikan oleh anggota kelompok pekerjaan, penentuan
hubungan-hubungan pekerjaan di antara mereka dan pemberian lingkungan
pekerjaan yang sepatutnya.
Pengorganisasian merupakan salah satu fungsi manajemen yang perlu
mendapatkan perhatian dari kepala sekolah. Fungsi ini perlu dilakukan untuk
mewujudkan struktur organisasi sekolah, uraian tugas tiap bidang, wewenang dan
tanggung jawab menjadi lebih jelas, dan penentuan sumber daya manusia dan
materil yang diperlukan.
Pendapat yang sama dikemukakan oleh Robbins (Miftah Thoha, 2004: 15),
bahwa kegiatan yang dilakukan dalam pengorganisasian dapat mencakup (1)
menetapkan tugas yang harus dikerjakan; (2) siapa yang mengerjakan; (3)
bagaimana tugas itu dikelompokkan; (4) siapa melapor ke siapa; (5) di mana
keputusan itu harus [Link] (actuating), adalah aktivitas untuk
memberikan dorongan, pengarahan, dan pengaruh terhadap semua anggota
kelompok agar mau bekerja secara sadar dan suka rela dalam rangka mencapai suatu
tujuan yang ditetapkan sesuai dengan perencanaan dan pola organisasi.
Masalah pengarahan ini pada dasarnya berkaitan erat dengan unsur manusia
sehingga keberhasilannya juga ditentukan oleh kemampuan kepala sekolah dalam
berhubungan dengan para guru dan karyawannya. Oleh sebab itu, diperlukan
kemampuan kepala sekolah dalam berkomunikasi, daya kreasi serta inisiatif yang
tinggi dan mampu mendorong semangat dari para guru/karyawannya. Untuk dapat
menggerakkan guru atau anggotanya agar mempunyai semangat dan gairah kerja
yang tinggi, maka perlu memperhatikan beberapa prinsip berikut:
a. Memperlakukan para pegawai dengan sebaik-baiknya
b. Mendorong pertumbuhan dan pengembangan bakat dan kemampuan para
pegawai tanpa menekan daya kreasinya
c. Menanamkan semangat para pegawai agar mau terus berusaha meningkatkan
bakat dan kemampuannya;
d. Menghargai setiap karya yang baik dan sempurna yang dihasilkan para pegawai;
e. Menguasahakan adanya keadilan dan bersikap bijaksana kepada setiap pegawai
tanpa pilih kasih;
f. Memberikan kesempatan yang tepat bagi pengembangan pegawainya, baik
kesempatan belajar maupun biaya yang cukup untuk tujuan tersebut;
g. memberikan motivasi untuk dapat mengembangkan potensi yang dimiliki para
pegawai melalui ide, gagasan dan hasil karyanya. Pengawasan (controlling),
dapat diartikan sebagai salah satu kegiatan untuk mengetahui realisasi perilaku
personel dalam organisasi pendidikan dan apakah tingkat pencapaian tujuan
pendidikan sesuai dengan yang dikehendaki, kemudian apakah perlu diadakan
perbaikan. Pengawasan dilakukan untuk mengumpulkan data tentang
penyelenggaraan kerja sama antara guru, kepala sekolah, konselor, supervisor,
dan petugas madrasah lainnya dalam institusi satuan pendidikan. Pada dasarnya
ada tiga langkah yang perlu ditempuh dalam melaksanakan pengawasan, yaitu
(1) menetapkan alat ukur atau standar, (2) mengadakan penilaian atau evaluasi,
dan (3) mengadakan tindakan perbaikan atau koreksi dan tindak lanjut. Oleh
sebab itu, kegiatan pengawasan itu dimaksudkan untuk mencegah
penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan, menilai proses dan hasil kegiatan
dan sekaligus melakukan tindakan perbaikan.
2. Konsep Kepemimpinan
Menurut Hendiyat Soetopo (1984: 1) kepemimpinan adalah suatu kegiatan
dalam membimbing suatu kelompok sedemikian rupa sehingga tercapai tujuan dari
kelompok itu yaitu tujuan bersama.
Menurut Theodorus Hani Handoko (1995: 294) bahwa kepemimpinan
merupakan kemampuan yang dipunyai seseorang untuk mempengaruhi orang lain
agar bekerja mencapai sasaran. Sedangkan menurut Stoner dalam Theodorus Hani
Handoko (1995: 294) kepemimpinan adalah suatu proses pengarahan dan
pemberian pengaruh pada kegiatan-kegiatan dari sekelompok anggota yang saling
berhubungan tugasnya. Miftah Thoha, 1995: 264) mengatkan Kepemimpinan adalah
kegiatan untuk mempengaruhi perilaku orang lain, atau seni mempengaruhi perilaku
orang lain, atau seni mempengaruhi manusia baik perorangan maupun kelompok.
Dari berbagai pengertian di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa
kepemimpinan adalah kemampuan seorang pemimpinan untuk mempengaruhi dan
menggerakkan orang lain untuk bekerja sama mencapai suatu tujuan kelompok.
Upaya untuk menilai sukses tidaknya pemimpin itu dilakukan antara lain dengan
mengamati dan mencatat sifat-sifat dan kualitas atau mutu perilakunya, yang dipakai
sebagai kriteria untuk menilai kepemimpinannya. Teori kesifatan atau sifat
pemimpin dikemukakan oleh beberapa ahli antara lain:
a. Menurut Edwin (Theodorus Hani Handoko, 1995: 297) terdapat 6 (enam) sifat
kepemimpinan yaitu: 1) Kemampuan dalam kedudukannya sebagai pengawas
(supervisory ability), 2) kebutuhan akan prestasi dalam pekerjaan, 3) kecerdasan
mencakup kebijakan, pemikiran kreatif, dan daya pikir. 4) Ketegasan 5)
kepercayaan diri, 6) Inisiatif.
b. Sementara itu teori kesifatan juga dikemukakan oleh Ordway Tead (Kartini
Kartono, 1992: 37) meliputi: 1) Energi jasmaniah dan mental, 2) kesadaran akan
tujuan organisasi, 3) antusiasme pekerjaan mempunyai tujuan yang bernilai, 4)
keramahan dan kecintaan dedikasi, 5) Integritas, 6) Penguasaan teknis, 7)
Ketegasan dalam mengambil keputusan, 8) Kecerdasan, 9) kemampuan
mengajar, 10) kepercayaan.
c. Tidak jauh berbeda, George R. Terry (Kartini Kartono, 1992: 25) juga
mengungkapkan teori kesifatan sebagai berikut: 1) kekuatan badaniah, 2)
stabilitas emosi, 3) pengetahuan tentang relasi insan pemimpin. 4) kejujuran, 5)
obyektif, 6) pengabdian kepada kepentingan umum 7) kemampuan
berkomunikasi, 8) Kemampuan mengajar, 9) kemampuan sosial, 10) kecakapan
teknis.
Berdasarkan teori-teori tentang kesifatan atau sifat-sifat pemimpin
di atas, dapat disimpulkan bahwa sifat-sifat kepemimpinan kepala sekolah adalah:
(1) kemampuan sebagai pengawas (supervisory ability) (2) kecerdasan (3) inisiatif
(4) energi jasmaniah dan mental (5) kesadaran akan tujuan dan arah 6) stabilitas
emosi (7) obyektif (8) ketegasan dalam mengambil keputusan (9) kemampuan
berkomunikasi (10) kemampuan mengajar (11) kemampuan sosial (12) pengetahuan
tentang relasi insan.
3. Konsep kepala sekolah
(Wahjosumidjo, 2005: 81) mengatakan Sekolah merupakan organisasi yang
kompleks dan unik, organisasi yang kompleks karena di dalam sekolah terdapat
sumber daya–sumber daya yang saling terkait, sedangkan sebagai organisasi yang
unik karena sekolah menjadi tempat proses belajar–mengajar dan pembudaya
kehidupan umat manusia . Untuk dapat mencapai tujuan sekolah, diperlukan
pemimpin yang mampu mendayagunakan sumber daya–sumber daya tersebut agar
dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan, tanpa seorang pemimpin sekolah tidak akan bisa berhasil.
Pendapat tersebut dipertegas oleh Gibson (Sudarwan Danim, 2004: 145),
yang mengemukakan bahwa keberhasilan sekolah banyak ditentukan oleh kapasitas
kepala sekolahnya di samping adanya guru-guru yang kompeten di sekolah
itu. Dengan demikian keberadaan kepala sekolah sangat penting dalam menentukan
keberhasilan sekolah.
Kepala sekolah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005: 549) diartikan
sebagai orang (guru) yang memimpin suatu sekolah atau bisa disebut dengan guru
kepala. Wahjosumidjo (2005: 83) mendefinisikan kepala sekolah sebagai seorang
tenaga fungsional guru yang diberi tugas untuk memimpin suatu sekolah, di mana
diselenggarakan proses belajar-mengajar.
Lebih lanjut dikemukakan bahwa sebagai seorang pemimpin, kepala sekolah
harus mampu menjadi figur penengah dan sumber informasi bagi bawahannya serta
sebagai pemecah masalah yang terjadi di sekolah yang dipimpinnya.
Kepala sekolah merupakan orang terpenting di suatu sekolah, sebab
merupakan kunci bagi pengembang dan peningkatan suatu sekolah, jika kepala
sekolah , guru, karyawan dan seluruh stakeholder sekolah itu berfungsi dengan baik,
terutama kalau prestasi siswa dapat mencapai maksimal.
B. Prinsip Supervisi

1. Pengawas harus menjauhkan diri dari sifat otoriter, di mana ia bertindak sebagai
atasan dan kepala sekolah/guru sebagai bawahan.
2. Supervisi harus mampu menciptakan hubungan kemanusiaan yang harmonis.
Hubungan kemanusiaan yang harus diciptakan harus bersifat terbuka,
kesetiakawanan, dan informal.
3. Supervisi harus dilakukan secara berkesinambungan. Supervisi bukan tugas bersifat
sambilan yang hanya dilakukan sewaktu-waktu jika ada.
4. Supervisi harus demokratis. Supervisor tidak boleh mendominasi pelaksanaan
supervisi. Titik tekan supervisi yang demokratis adalah aktif dan kooperatif.
5. Program supervisi harus integral. Di dalam setiap organisasi pendidikan terdapat
bermacam-macam sistem perilaku dengan tujuan sama, yaitu tujuan pendidikan.
6. Supervisi harus komprehensif. Program supervisi harus mencakup keseluruhan
aspek, karena hakikatnya suatu aspek pasti terkait dengan aspek lainnya.
7. Supervisi harus konstruktif. Supervisi bukanlah sekali-kali untuk mencari kesalahan-
kesalahan guru.
8. Supervisi harus obyektif. Dalam menyusun, melaksanakan, dan
mengevaluasi,keberhasilan program supervisi harus obyektif. Obyektivitas dalam
penyusunan program berarti bahwa program supervisi itu harus disusun
berdasarkan persoalan dan kebutuhan nyata yang dihadapi sekolah.

C. Pelaksanaan

Manajer sekolah adalah pemimpin yang berhubungan langsung dengan sekolah. Ia


adalah panglima pengawal pendidikan yang melaksanakan fungsi kontrol berbagai pola
kegiatan pengajaran dan pendidikan di dalamnya. Suksesnya sebuah sekolah tergantung
pada sejauh mana pelaksanaan misi yang dibebankan di atas pundaknya, kepribadian dan
kemampuannya dalam bergaul dengan unsur-unsur masyarakat.

1. Perencanaan

Dalam menyusun rencana sekolah yang baik, ada tahapan yang harus
dikerjakan kepala sekolah, yaitu : 1) Mengkaji kebijakan yang relevan; 2)
Menganalisa kondisi sekolah; 3) Merumuskan tujuan yang hendak dicapai; 4)
Keterlibatan Komite Sekolah dan guru dalam merumuskan tujuan sekolah; 5)
Mengumpulkan data dan informasi yang terkait; 6) Menganalisis data dan informasi
yang terkait; 7) Merumuskan alternative dan memilih alternative program yang sesuai
dengan kondisi sekolah; 8) Menentukan skala prioritas dalam rencana sekolah; 9)
Menindaklanjuti penetapan langkah-langkah kegiatan pelaksanaan; 10) Membuat
jadwal sosialisasi kepada warga sekolah pada tahun pelajaran; dan 11) Melaksanakan
evaluasi program yang telah dilaksanakan.

2. Pengorganisasian Sekolah

Untuk menjalankan program sekolah agar kegiatan itu berjalan sesuai dengan
yang diharapkan, maka terlebih dahulu hendaknya mengorganisasikan orang yang
akan melaksanakan supaya dapat bekerja dengan efektif dan efisien serta tanggung
jawab terhadap apa yang akan dikerjakannya. Gorton (dalam Sagala, 2000: 4)
mengemukakan bahwa sekolah adalah suatu sistem organisasi yang terdapat sejumlah
orang bekerja sama dalam rangka mencapai tujuan sekolah, yang dikenal sebagai
tujuan instruksional. Sekaitan dengan pendapat tersebut, memberikan gambaran
bahwa sekolah sebagai satuan pendidikan terdepan yang berusaha
mentransformasikan ilmu, pengetahuan, ide, gagasan norma dan hokum, dan nilai-
nilai kepada siswa., hal ini memerlukan pengelolaan yang professional. Untuk dapat
mengelola sekolah secara professional sesuai dengan harapan pelanggan diperlukan
suatu tim (organisasi) yang kompak dari semua unsur yang terkait dalam
meningkatkan mutu layanan peningkatan pendidikan, karena

3. Menggerakkan Warga Sekolah

Tugas kepala sekolah selanjutnya adalah menggerkan orang-orang dalam


organisasi sekolah untuk bekerja secara optimal. Salah satu cara untuk dapat
mengaktifkan guru beserta staf yang lainnya adalah dengan melalui sistem penerapan
motivasi. Artinya tugas kepala sekolah pada tataran ini adalah harus dapat
merangsang, memberi keyakinan, menciptakan kondisi agar semua warga sekolah
terinspirasi untuk mengerjakan tugas yang telah diberikan kepadanya.

Pada prinsipnya orang akan termotivasi untuk mengerjakan sesuatu, jika diberi
: 1) Keyakinan akan kemampuan mengerjakan program sekolah; 2) Keyakinan
program tersebut memberi manfaat bagi dirinya; 3) Keyakinan program sekolah dapat
meningkatkan prestasi dan prestise warga sekolah; 4) Keyakinan melaksanakan
program sekolah lebih penting dari aktivitas sekolah lainnya; 5) Keyakinan tugas
tersebut merupakan kepercayaan bagi dirinya; 6) Memotivasi guru melaksanakan
program tersebut; 7) Keyakinan bekerja berpedoman pada program sekolah akan
memberikan hasil yang lebih baik; 8) Keyakinan apabila ada hubungan antar teman
dalam organisasi akan harmonis.
4. Mengawasi Pembelajaran/Supervisi

Kegiatan utama pendidikan di sekolah dalam rangka mewujudkan tujuannya


adalah kegiatan pembelajaran, sehingga seluruh aktivitas organisasi sekolah bermuara
pada pencapaian efisiensi dan efektivitas pembelajaran. Oleh karena itu, salah satu
tugas kepala sekolah adalah sebagai supervisor, yaitu melakukan supervise terhadap
pekerjaan yang dilakukan oleh tenaga kependidikan. Sergoivani dan Sttarat (1993)
(dalam Mulyasa, 2004: 111) menyatakan bahwa : “supervision is a process desained
to help teacher and supervisor leam more about their practice; to better able to use
their knowledge ang skills to better serve parent and schools; and to make the school
a more effective learning community“.

D. Perangkat Supervisi
Meliputi instrumen supervisi manajerial yang terdiri dari instrumen:
1. Supervisi Administrasi Sekolah
2. Supervisi Administrasi Ketenagaan
3. Supervisi Administrasi Perlengkapan
4. Supervisi Administrasi Perpustakaan
5. Supervisi Laboratorium Ipa
6. Supervisi Laboratorium Komputer
7. Supervisi Administrasi Kesiswaan
8. Supervisi Ekstrakurikuler
9. Supervisi Administrasi Kurikulum Dan Pembelajaran.
10. Supervisi Manajerial Administrasi Kelas
11. Supervisi Manajerial Administrasi Dan Manajemen Sekolah
12. Supervisi Manajerial Organisasi Dan Kelembagan
13. Supervisi Manajerial Sarana Dan Prasarana
14. Supervisi Manajerial Ketenagaan
15. Supervisi Manajerial Pembiayaan
16. Supervisi Manajerial Peserta Didik
17. Supervisi Manajerial Peranserta Masyarakat
18. Supervisi Manajerial Lingkungan Budaya Sekolah
JADWAL SUPERVISI
MANAJERIAL SEKOLAH TAHUN 2020/2021
PELAKSANA
No JENIS SUPERVISI JADWAL SUPERVISI
SUPERVISI

1 Supervisi Administrasi 24 Agustus 2020 Sugeng Riyanto, [Link].


Sekolah (WKS Sarpras)
2 Supervisi Administrasi 24 Agustus 2020 Sri Raharjo, [Link].,
Ketenagaan M.M. (Kepala
Sekolah)
3 Supervisi Administrasi 21 Agustus 2020 Sugeng Riyanto, [Link].
Perlengkapan (WKS Sarpras)
4 Supervisi Administrasi 21 Agustus 2020 Warsini, [Link]. (Kepala
Perpustakaan Perpustakaan)

5 Supervisi Laboratorium 22 Agustus 2020 Subandi, [Link]. (Kepala


IPA Lab. IPA)
6 Supervisi Laboratorium 22 Agustus 2020 Sri Raharjo, [Link].,
Komputer M.M. (Kepala
Sekolah)
7 Supervisi Administrasi 22 Agustus 2020 Supardi, [Link]. (WKS
Kesiswaan Kesiswaan)

8 Supervisi Ekstrakurikuler - Supardi, [Link]. (WKS


Kesiswaan)

9 Supervisi Administrasi 22 Agustus 2020 Emmanuella Maria Q.


R. P., [Link]., [Link].
Kurikulum Dan
(WKS Kurikulum)
Pembelajaran.

10 Supervisi Manajerial 24 Agustus 2020 Emmanuella Maria Q.


Administrasi Kelas R. P., [Link]., [Link].
(WKS Kurikulum)
11 Supervisi Manajerial 24 Agustus 2020 Sri Raharjo, [Link].,
Administrasi Dan M.M. (Kepala Sekolah)
Manajemen Sekolah

12 Instrumen Supervisi 25 Agustus 2020 Sri Raharjo, [Link].,


Manajerial Organisasi Dan M.M. (Kepala Sekolah)
Kelembagaan

13 Supervisi Manajerial 25 Agustus 2020 Sugeng Riyanto, [Link].


Sarana Dan Prasarana (WKS Sarpras)

14 Instrumen Supervisi 26 Agustus 2020 Sri Raharjo, [Link].,


Manajerial Ketenagaan M.M. (Kepala Sekolah)

Supervisi Manajerial 26 Agustus 2020 Sri Raharjo, [Link].,


15 Pembiayaan M.M. (Kepala Sekolah)

16 Instrumen Supervisi 26 Agustus 2020 Supardi, [Link]. (WKS


Manajerial Peserta Didik Kesiswaan)

17 Instrumen Supervisi 26 Agustus 2020 Sugeng Riyanto, [Link].


Manajerial Peran serta (WKS Sarpras)
Masyarakat

18 Instrumen Supervisi 27 Agustus 2020 Sugeng Riyanto, [Link].


Manajerial Lingkungan (WKS Sarpras)
Budaya Sekolah
PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN
DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

SUPERVISI ADMINISTRASI SEKOLAH

1. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................

JAWABAN
NO KEGIATAN NILAI KETERANGAN
YA/ADA TIDAK
1 Program Kerja Sekolah
2 Kalender Pendidikan
3 Jadwal Kegiatan Pertahun
Administrasi Umum/ Surat
menyurat
a. Agenda
b. Buku Ekspedisi
4
c. Pengarsipan (Filing)
d. Buku Tamu umum
e. Buku Tamu Pembinaan
f. Notula Rapat
5 Struktur Organisasi
6 Pembagian Tugas dan
Uraiannya
Papan Data Ketenagaan dan
7
Kesiswaan
Program Pengembangan dan
8
PKG/ SPKG
9 Rapat Kerja Awal Tahun
Ajaran
Laporan Bulanan, Tengah
10
Tahunan, dan Tahunan
11 Nomor Induk Sekolah (NIS)
12 Ijin Operasional
Kelembagaan
a. Akte Notaris Yayasan
b. Struktur Organisasi
13 Yayasan
c. Program Kerja Yayasan
d. Susunan Pengurus
Yayasan
JUMLAH/ RATA-RATA

KESIMPULAN : …………………………………………………………………………………...
SARAN : …………………………………………………………………………………...
…………………………………………………………………………………..

Klaten, ………………………………….........…
Mengetahui
Kepala Sekolah, Petugas,

Sri Raharjo, [Link]., M.M. ………………………………………………


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.
PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN
DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

SUPERVISI ADMINISTRASI KETENAGAAN

1 Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................

JAWABAN
NO KEGIATAN NILAI KETERANGAN
YA/ADA TIDAK
1 Kepala Sekolah
a. Biodata
b. Program Kerja Kepala
Sekolah
c. Buku Agenda Kepala
Sekolah
d. Jadwal Supervisi Kelas
e. Pelaksanaan Supervisi
Kelas
f. DP-3 Guru dan
Pegawai
g. D U K
h. Catatan kenaikan
berkala pangkat
2 Guru
a. Biodata
b. Buku Agenda Guru
c. Presensi Guru
d. Kesesuain Tugas dan SK
e. Kelebihan Guru per
Mata Pelajaran
f. Kekurangan
3 Tata Usaha
a. Daftar Presensi
b. Pembagian Tugas
c. Rincian Tugas
d. Catatan Hasil
Pekerjaan/ Jurnal
4 Buku Induk Pegawai
5 File
a. Kepala Sekolah
b. Guru
c. Pegawai
Jumlah/ Rata-rata

KESIMPULAN :……………………………………………………………………………………
SARAN :…………………………………………………………………………………...
…………………………………………………………………………………....
Klaten, ………………………………….........…
Mengetahui
Kepala Sekolah, Petugas,

Sri Raharjo, [Link]., M.M. ………………………………………………


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.
PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN
DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

SUPERVISI ADMINISTRASI PERLENGKAPAN

1. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................

JAWABAN
NO KEGIATAN NILAI KETERANGAN
YA/ADA TIDAK
1 Pemilikan Gedung
a. Milik Sendiri
b. Sewa
c. Menumpang
2 Buku Induk Barang Inventaris
Buku Golongan Barang
3
Inventaris
Daftar Barang Inventaris
4
Kelas/ Ruang
5 Buku Barang Inventaris
6 Buku Pembelian Barang
7 Buku Penerimaan Barang
8 Buku/ Kartu Stok Barang
9 Kartu Pemeliharaan
10 Penghapusan Barang
11 Nomor Inventaris
12 Barang Inventaris
a. Dipakai Sendiri
b. Dipakai Bersama
13 Laporan
Jumlah/ Rata-rata

KESIMPULAN :………………………………………………………………………………….
SARAN :……………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………....
Klaten, ………………………………….........…
Mengetahui
Kepala Sekolah, Petugas,

Sri Raharjo, [Link]., M.M. ………………………………………………


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.

PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN


DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

SUPERVISI ADMINISTRASI PERPUSTAKAAN

1. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................

JAWABAN
NO KEGIATAN NILAI KETERANGAN
YA/ADA TIDAK
1 Ruang Perpustakaan
2 Pengelola
3 Program Kerja
4 Perlengkapan
a. Buku Induk
Perpustakaan
b. Klasifikasi Buku
c. Katalog
d. Kartu Peminjam
e. Buku Peminjam
f. Daftar Pengunjung
g. Kartu Buku
5 Tempat Penyimpanan
a. Lemari
b. Rak
c. Meja Baca + Kursi
6 Pemeliharaan
a. Ruang
b. Buku
c. Kebersihan
7 Tata Tertib
8 Laporan
Jumlah/ Rata-rata

KESIMPULAN :
…………………………………………………………………………………………………
……………………………………....................................................................................
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
SARAN :
…………………………………………………………………………………………………
……………………………………....................................................................................
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................

Klaten, ………………………………….........…
Mengetahui
Kepala Sekolah, Petugas,

Sri Raharjo, [Link].,M.M. ………………………………………………


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.
PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN
DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

SUPERVISI LABORATORIUM IPA

1. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................

JAWABAN
NO KEGIATAN NILAI KETERANGAN
YA/ADA TIDAK
1 Ruang Laboratorium
Pengelolaan Laboratorium
2
(Laboran)
3 Jadwal Penggunaan

4 Tata Tertib
5 Daftar Bahan
6 Daftar Alat
7 Daftar Hasil Praktikum

8 Penempatan Alat dan Bahan

9 Pemeliharaan Lab dan alat

10 Alat Pemadam Kebakaran

11 Tersedianya Alat PPPK

JUMLAH/ Rata-rata

KESIMPULAN: ………………………………………………………………………………………………………………………………………......
SARAN : ……………………………………………………………………………………………………………………………………….................

Klaten, ………………………………….........…
Mengetahui
Kepala Sekolah, Petugas,

Sri Raharjo, [Link]., M.M. ………………………………………………


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.

PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN


DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

SUPERVISI LABORATORIUM KOMPUTER

1. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................

JAWABAN
NO KEGIATAN NILAI KETERANGAN
YA/ADA TIDAK
1 Ruang Laboratorium
Pengelola Laboratorium
2
(Laboran)
3 Jadwal Penggunaan
4 Tata Tertib
5 Daftar Bahan
6 Daftar Alat

7 Daftar Hasil Praktikum


Penempatan Alat dan
8
Bahan
9 Pemeliharaan Lab dan alat

10 Alat Pemadam Kebakaran


11 Tersedianya Alat PPPK
JUMLAH/ Rata-rata

KESIMPULAN: ……………………………………………………………………………………………………………………………………….
SARAN: ………………………………………………………………………………………………………………………………………............

Klaten, ………………………………….........…
Mengetahui
Kepala Sekolah, Petugas,

Sri Raharjo, [Link]., M.M. ………………………………………………


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.

PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN


DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

SUPERVISI LABORATORIUM MULTIMEDIA

1. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................

JAWABAN
NO KEGIATAN NILAI KETERANGAN
YA/ADA TIDAK

1 Ruang Laboratorium
Pengelolaan Laboratorium
2
(Laboran)
3 Jadwal Penggunaan
4 Tata Tertib
5 Daftar Bahan
6 Daftar Alat
7 Daftar Hasil Praktikum
8 Penempatan Alat dan
Bahan
9 Pemeliharaan Lab dan alat

10 Alat Pemadam Kebakaran

11 Tersedianya Alat PPPK

JUMLAH/ Rata-rata

KESIMPULAN: ……………………………………………………………………………………………………………………………………….
SARAN: ………………………………………………………………………………………………………………………………………............

Klaten, ………………………………….........…
Mengetahui
Kepala Sekolah, Petugas,

Sri Raharjo, [Link]., M.M. ………………………………………………


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.

PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN


DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

SUPERVISI ADMINISTRASI KESISWAAN

1. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................

JAWABAN
NO KEGIATAN NILAI KETERANGAN
YA/ADA TIDAK
1 Buku Induk
2 Buku Klaper
3 Buku Mutasi
4 Daftar Hadir Siswa
5 Tata Tertib
6 Buku Kelas/ Legger
7 Papan Absen Kelas
8 Daftar kelas
9 OSIS
a. Struktur Organisasi
b. Pengurus
c. Program
d. Pelaksanaan
e. Laporan Dokumentasi
Prestasi Siswa
10 Prestasi Siswa
a. Bea Siswa
b. Bidang Studi/ O.R/ Seni
Budaya/ Lain-lain
Daftar 8355 (Daftar
11
Peserta UN)
Dokumen Penyerahan
12
STTB
Jumlah/ Rata-rata
KESIMPULAN: ……………………………………………………………………………………………………………………………………….
SARAN: ……………………………………………………………………………………………………………………………………….............
Klaten, ………………………………….........…
Mengetahui
Kepala Sekolah, Petugas,

Sri Raharjo, [Link]., M.M. ………………………………………………


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.

PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN


DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

SUPERVISI EKSTRAKURIKULER
1. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen
2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................

PENILAIAN
NO ASPEK YANG DIAMATI
B C K T
 Pembuatan Program Kegiatan
PERSIAP
1
AN  Konsep Perencanaan dan pelaksanaan

2 PELAKSA Pendahuluan
NAAN  Apersepsi
 Motivasi

 Menyampaikan tujuan/ target

Pelaksanaan Lapangan/ Penyampaian Materi


 Presensi kehadiran Siswa
 Kemampuan menyampaikan materi

 Kemampuan Pembimbingan

 Kemampuan Pengelolaan lapangan/ kelompok

 Rewarding

Penutup
 Pemberian penguatan motivasi
 Pemberian pemantapan dan evaluasi
 Sesuai skenario/ konsep
YA TIDAK
 Sesuai alokasi waktu yang tersedia
YA TIDAK
 Menggunakan media/ permodelan/ aplikasi
YA TIDAK
 Guru Antusias
YA TIDAK
 Siswa Antusias
YA TIDAK
 Cenderung terpusat pada siswa
YA TIDAK
 Cenderung Terpusat pada Guru
YA TIDAK

B C K T
 Konstruktivisme

 Inquiry

 Bertanya

INDIKAT  Permodelan
3
OR CTL
 Masyarakat Belajar

 Refleksi

 Penilaian Otentik

4 CATATAN
*KETERANGAN B = BAIK ; C = CUKUP ; K = KURANG ; T = TIDAK ADA/ TIDAK MELAKUKAN

, …………………………………
Mengetahui Pembina/ Pembimbing
Kepala Sekolah, Supervisor, Ekstra,

Sri Raharjo, [Link]., M.M. ................................................ ……………………………………


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP. NIP.
PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN
DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

INSTRUMEN SUPERVISI MANAJERIAL


ADMINISTRASI KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN

1. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................
NO ASPEK/KOMPONEN KLASIFIKASI SKOR
5 4 3 2 1
I ADMINISTRASI KURIKULUM
a. Memiliki dokumen KTSP
b. Memiliki dokumen kurikulum
c. Memiliki tim jaringan/pengembang kurikulum
d. Menyusun dan memiliki KTSP
e. Memiliki kalender pendidikan
f. Memiliki program pengembangan diri

II ADMINISTRASI PEMBELAJARAN
a. Memiliki dokumen silabus yang disusun oleh guru
b. Memiliki dokumen RPP yang disusun oleh guru
c. Memiliki jadwal pelajaran secara tertulisd
d. Memiliki jadwal pengembangan diri secara tertulis
e. Melaksanakan Ulangan Harian, Tengah Semester dan
f. Memiliki dokumen soal Ulangan Harian, Tengah Se
g. Memiliki dokumen analisis ulangan hasil belajar
h. Melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
i. Memiliki buku catatan tentang perkembangan kepribadi
j. Memiliki media, alat peraga/alat bantu dalam pembela
k. Memiliki catatan hasil prestasi peserta didik ( akademik,
l. Memiliki buku jurnal kelas
m . Agenda guru
n. Membuat ketetapan KKM
Kriteri Penilaian : Rumus :
BS = 91 – 100 N = Skor yang Diperoleh/ Skor
B = 76 - 90 Maksimum X 100
C = 61 - 75
K = 51 - 60
KS = < 50
Catatan :……………………………………………………………………………………………………………………..
MengetahuiI Pelaksana Supervisi
Kepala sekolah,

Sri Raharjo, [Link]., M.M. ...................................


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.:

PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN


DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

INSTRUMEN SUPERVISI MANAJERIAL


ADMINISTRASI KELAS

1. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................
KUALIFIKASI
NO ASPEK/ KOMPONEN SKOR
5 4 3 2 1

I ADMINISTRASI PEMBELAJARAN

a. Memiliki dokumen kurikulum

B . Memiliki dokumen muatan local


c. Memiliki program semester dan tahunan

d. Menyusun Silabus

E . Membuat RPP

f. Memiliki buku pegengan peserta didik

G Memiliki buku pegangan guru

h. Memiliki media, alat peraga/alat bantu pembelajaran

i. Memiliki buku nilai

j. Memiliki buku analisis ulangan harian

k. Memiliki buku program perbaikan dan pengayaan

l. Memiliki buku bimbingan dan konseling

m. Memiliki jadwal pelajaran

n. Memiliki kalender pendidikan

II ADMINISTRASI KELAS

a. Memiliki daftar kelas

b. Memiliki daftar hadir peserta didik.

c. Memiliki papan absen harian peserta didik

d. Memiliki grafik absen

e. Memiliki buku mutasi peserta didik

f. Memiliki buku penerimaan rapor

g. Memiliki daftar inventaris kelas

h. Memiliki denah kelas

i. Memiliki catatan prestasi peserta didik (akademik, non

akademik

j. Memiliki buku tamu

k. Memiliki catatan perkembangan kepribadian peserta

didik

l. Memiliki buku catatan perkembangan kesehatan

peserta didik

Kriteri Penilaian : Rumus :


BS = 91 – 100 N = Skor yang Diperoleh/ Skor
B = 76 - 90 Maksimum X 100
C = 61 - 75
K = 51 - 60
KS = < 50
Catatan :……………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………..
MengetahuiI Pelaksana Supervisi
Kepala sekolah,

Sri Raharjo, [Link]., M.M. ...................................


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.:

PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN


DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

INSTRUMEN SUPERVISI MANAJERIAL


ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN SEKOLAH

1. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................
KUALIFIKASI
NO ASPRK/KOMPONEN SKOR
5 4 3 2 1

I PROGRAM KERJA

a. Sekolah memiliki program kerja jangka panjang

b. Sekolah memiliki program jangka menengah

c. Sekolah memiliki program jangka pendek/tahunan

d. Sekolah memiliki program peningkatan mutu


e. Sekolah memiliki program pengembangan tenaga gu

ru dan non guru

f. Sekolah memiliki program supervisi internal dan tindak

lanjut

g. Sekolah memiliki RAPBS

h. Memiliki program kerja TU

II PERATURAN DAN KEPUTUSAN

a. Sekolah memiliki peraturan untuk memberikan peng

hargaan kepada siswa yang berprestasi

b. Sekolah memiliki peraturan untuk memberikan peng

hargaan kepada guru yang berprestasi

c. Sekolah memiliki tata tertib bagi guru dan pegawai

d. Sekolah memiliki tata tertib bagi siswa

e. Membuat SK pembagian tugas guru dalam PBM

f. Membuat SK perangkat sekolah dan rincian tugas

g. Membuat SK tentang berbagai kegiatan

III PEMBINAAN

a. Sekolsh mengikutsertakan guru dalam pelatihan, pena

taran, KKG, MGMP dan sejenisnya

b. Sekolah memfasitasi tenaga guru untuk melanjutkan

studi

c. Sekolah melibatkan guru senior dalam supervisi

d. Sekolah memiliki buku catatan pembinaan kepada gu

ru dan pegawai

e. Sekolah memiliki buku catatan kasus

IV ADMINISTRASI LAINNYA

a. Memiliki buku agenda surat masuk dan keluar

b. Memiliki buku ekspedisi

c. Memiliki buku notulen rapat

d. Memiliki buku tamu umum

e. Memiliki buku tamu pembinaan

f. Memiliki jadwal pelajaran seluruh kelas


g. Memiliki buku paket

f. Memiliki agenda kepala sekolah

Kriteri Penilaian : Rumus :


BS = 91 – 100 N = Skor yang Diperoleh/ Skor
B = 76 - 90 Maksimum X 100
C = 61 - 75
K = 51 - 60
KS = < 50
Catatan : …………………………………………………………………………………………………………………..

MengetahuiI Pelaksana Supervisi


Kepala sekolah,

Sri Raharjo, [Link]., M.M. ...................................


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.:

PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN


DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

INSTRUMEN SUPERVISI MANAJERIAL


ORGANISASI DAN KELEMBAGAAN

1. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................
NO ASPEK/ KOMPONEN KUALIFIKASI SKOR
5 4 3 2 1
I ORGANISASI
a. Sekolah memiliki bagan dan struk organisasi
b. Sekolah memiliki struktur dan bagan komite
sekolah
c. Sekolah memiliki struktur OSIS
d. Sekolah memiliki struktur laboratorium
e. Sekolah memiliki struktur perpustakaan
f. Sekolah memiliki struktur Tata Usaha
g. Sekolah memiliki struktur Komite Sekolah

II KELEMBAGAAN
a. Memiliki akte pendirian sekolah
b. Memiliki sertifikat tanah
c. Memiliki master plan sekolah
d. Mengadakan kerjasama dengan lembaga
pendidikan
e. Menjalin kerjasama dengan lembaga non
pendidikan
f. Memiliki MOU dengan institusi pasangan studi

Kriteri Penilaian : Rumus :


BS = 91 – 100 N = Skor yang Diperoleh/ Skor
B = 76 - 90 Maksimum X 100
C = 61 - 75
K = 51 - 60
KS = < 50
Catatan :……………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………..

MengetahuiI Pelaksana Supervisi


Kepala sekolah,

Sri Raharjo, [Link]., M.M. ...................................


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.:

PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN


DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

INSTRUMEN SUPERVISI MANAJERIAL


SARANA DAN PRASARANA

1. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................

KLASIFIKASI
NO ASPEK KOMPONEN SKOR
5 4 3 2 1

1, Kepemilikan gedung

a. Milik sendiri

b. Sewa

c. Numpang

2. Memiliki halaman sekolah

3. Memiliki ruang kelas yang cukup

4. Memiliki ruang laboratorium


5. Memiliki ruang perpustakaan

6. Memiliki WC/ kamar mandi

7. Memiliki instalasi listrik

8. Memiliki instalasi air/ sumur

9. Memiliki jaringan telepon/ internet/ faksimil

10. Memiliki lapangan olahraga

11. Memiliki sarana kesenian

12. Memiliki sarana bermain

13. Memiliki ruang kepala sekolah

14. Memiliki ruang dewan guru

15. Memiliki ruang tata usaha

16. Memiliki ruang UKS

17. Memiliki akses pembuangan sampah

18. Memiliki ruang BK

19. Memiliki ruang OSIS

20. Memiliki rumah ibadah

21. Memiliki kantin sekolah

22. Memiliki tempat parker

23. Memiliki ruang serbaguna

Kriteri Penilaian : Rumus :


BS = 91 – 100 N = Skor yang Diperoleh/ Skor
B = 76 - 90 Maksimum X 100
C = 61 - 75
K = 51 - 60
KS = < 50
Catatan :……………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………..

MengetahuiI Pelaksana Supervisi


Kepala sekolah,

Sri Raharjo, [Link]., M.M. ...................................


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.:
PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN
DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

INSTRUMEN SUPERVISI MANAJERIAL


KETENAGAAN

1. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................
NO ASPEK/ KOMPONEN KLASIFIIFIKASI SKOR
5 4 3 2 1
1. Rasio guru dan siswa (1 : 40)
2. Jumlah guru yang memiliki kualifikasi S1 atau sederajat
3. Memiliki guru pendidikan Agama
4. Memiliki guru pendidikan jasmani
5. Memiliki guru keterampilan
6. Memiliki guru khusus BK
7. Memiliki tenaga khusus administrasi sekolah
8. Memiliki tanah khusus kebersihan sekolah
9. Memiliki tenaga khusus pengamanan sekolah
10. Memiliki tenaga pelatih pramuka
11. Memiliki file untuk seluruh pegawai
12. Memiliki daftar urut kepangkatan (DUK)
13. Memiliki buku induk kepegawaian
14. Memiliki buku mutasi pegawai
15. Memiliki buku cuti pegewai
16. Memiliki daftar hadir guru dan pegawai

Kriteri Penilaian : Rumus :


BS = 91 – 100 N = Skor yang Diperoleh/ Skor
B = 76 - 90 Maksimum X 100
C = 61 - 75
K = 51 - 60
KS = < 50
Catatan :……………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………..

MengetahuiI Pelaksana Supervisi


Kepala sekolah,

Sri Raharjo, [Link]., M.M. ...................................


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.:

PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN


DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

INSTRUMEN SUPERVISI MANAJERIAL


PEMBIAYAAN

Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................
NO ASPEK/KOMPONEN KUALIFIKASI SKOR
5 4 3 2 1
1. Sekolah memiliki RAPBS
2. Realisasi biaya sesuai dengan RAPBS
3. Sekolah mendapat bantuan dari :
a. Pemerintah Pusat
b. Pemerintah Propinsi
c. Pemerintah Kabupaten/Kota
d. Komite Sekolah
e. Masyarakat
4. Menyediakan dana untuk kegiatan kreativitas guru
5. Menyediakan dana untuk kegiatan kreativitas siswa
6. Mencarikan dana untuk siswa yang tidak mampu
7. Mengusahakan beasiswa
8. Mengalokasikan dana kelebihan jam mengajar
9. Melporkan pengelolaan keuangan sekolah
10. Melakukan subsidi silang bagi siswa yang tidak mampu
11. Memiliki buku rekening bank

Kriteri Penilaian : Rumus :


BS = 91 – 100 N = Skor yang Diperoleh/ Skor
B = 76 - 90 Maksimum X 100
C = 61 - 75
K = 51 - 60
KS = < 50
Catatan :……………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………..

MengetahuiI Pelaksana Supervisi


Kepala sekolah,

Sri Raharjo, [Link]., M.M. ...................................


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.:

PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN


DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

INSTRUMEN SUPERVISI MANAJERIAL


PESERTA DIDIK

Hari Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................

NO ASPEK/ KOMPONEN KUALIFIKASI SKOR


5 4 3 2 1
1. Proses penerimaan siswa baru secara selectif, terbuka
2. Memiliki data calon siswa baru
3. Memiliki data siswa yang diterima
4. Memiliki buku induk siswa
5. Memiliki buku kleper
6. Memiliki buku mutasi
7. Memiliki data nilai rat-rata nilai US/UN
8. Memiliki data tingkat kelulusan siswa
9. Memiliki papan statistik siswa
10. Memiliki rekapitulasi kehediran siswa
11. Memiliki program pengembangan bakat, minat dan
12. Memiliki tata tertib siswa

Kriteri Penilaian : Rumus :


BS = 91 – 100 N = Skor yang Diperoleh/ Skor
B = 76 - 90 Maksimum X 100
C = 61 - 75
K = 51 - 60
KS = < 50
Catatan :……………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………..
MengetahuiI Pelaksana Supervisi
Kepala sekolah,

Sri Raharjo, [Link]., M.M. ...................................


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.:

PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN


DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

INSTRUMEN SUPERVISI MANAJERIAL


PERAN SERTA MASYARAKAT

1. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................
NO ASPEK/ KOMPONEN KUALIFIKASI SKOR
5 4 3 2 1
1. Memiliki pengurus komite sekolah
2. Melibatkan komite sekolah/orang tua siswa dalam
penyusunan program sekolah
3. Melibatkan komite sekolah/orang tua siswa dalam
pelaksanaan program sekolah
4. Melibatkan komite sekolah dalam penyusunan RAPBS
5. Mengikutsertakan komite sekolah dalam rapat-rapat
6. Melaporkan kemajuan belajar siswa kepada orang tua
7. Melaporkan kemajuan prestasi non akademik siswa
kepada orang tua
8. Mengikutsertakan komite sekolah dalam penyusunan
kegiatan sekolah
9. Komite sekolah memfasilitasi hubungan kerjasama dalam
kegiatan sekolah

Kriteri Penilaian : Rumus :


BS = 91 – 100 N = Skor yang Diperoleh/ Skor
B = 76 - 90 Maksimum X 100
C = 61 - 75
K = 51 - 60
KS = < 50
Catatan :……………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………..

MengetahuiI Pelaksana Supervisi


Kepala sekolah,
Sri Raharjo, [Link]., M.M. ...................................
NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.:

PEMERINTAH KABUPATEN KLATEN


DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 1 NGAWEN
Alamat: Jl. Karanganom Mayungan, Ngawen, Klaten 57466

INSTRUMEN SUPERVISI MANAJERIAL


LINGKUNGAN BUDAYA SEKOLAH

1. Nama Sekolah : SMP Negeri 1 Ngawen


2. Alamat Sekolah : Jl. Karanganom Mayungan
3. Kecamatan : Ngawen
4. Kabupaten : Klaten
5. Hari/ Tanggal : .............................................................
NO ASPEK/ KOMPONEN KUALIFIKASI SKOR
5 4 3 2 1
I LINGKUNGAN
a. Memiliki jadwal pelaksanaan kebersihan kelas dan
b. Melaksanakan program keindahan lingkungan
c. Melaksanakan program keamanan
d. Memiliki taman sekolah
e. Memiliki tong sampah secukupnya
f. Memiliki alat kebersihan lainnya
g. Memiliki pagar sekolah

II BUDAYA
a. Memiliki program olahraga bersama
b. Membiasakan bersalaman
c. Menggunakan baju khusus daerah pada hari tertentu
d. Memiliki kas untuk sumbangan social
e. menjalin hubungan dengan alumni
f. Memperingati hari besar Agama

Kriteri Penilaian : Rumus :


BS = 91 – 100 N = Skor yang Diperoleh/ Skor
B = 76 - 90 Maksimum X 100
C = 61 - 75
K = 51 - 60
KS = < 50

Catatan :……………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………..
MengetahuiI Pelaksana Supervisi
Kepala sekolah,

Sri Raharjo, [Link]., M.M. ...................................


NIP. 19650916 198803 1 012 NIP.:

BAB III

PENUTUP

Supervisi adalah kegiatan yang dilakukan oleh pengawas satuan pendidikan dalam
rangka membantu kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan lainnya guna
meningkatkan mutu dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran.
Supervisi ditujukan pada dua aspek yakni: manajerial dan akademik.
Supervisi manajerial menitikberatkan pada pengamatan pada aspek-aspek
pengelolaan dan administrasi sekolah yang berfungsi sebagai pendukung
(supporting) terlaksananya pembelajaran. Sementara supervisi akademik menitikberatkan
pada pengamatan supervisor terhadap kegiatan akademik, berupa pembelajaran baik di dalam
maupun di luar kelas.
Supervisi manajerial adalah supervisi yang berkenaan dengan aspek pengelolaan
sekolah yang terkait langsung dengan peningkatan efisiensi dan efektivitas sekolah yang
mencakup perencanaan, koordinasi, pelaksanaan, penilaian, pengembangan kompetensi
sumberdaya manusia (SDM) kependidikan dan sumberdaya lainnya.
Dalam melaksanakan fungsi supervisi manajerial, pengawas
sekolah/madrasah berperan sebagai: (1) kolaborator dan negosiator dalam proses
perencanaan, koordinasi, pengembangan manajemen sekolah, (2) asesor dalam
mengidentifikasi kelemahan dan menganalisis potensi sekolah, (3) pusat informasi
pengembangan mutu sekolah, dan (4) evaluator terhadap pemaknaan hasil pengawasan.
Harapan kami dengan adanya program supervisi yang baik, pelaksanaan kegiatan
belajar mengajar lebih baik, pelayanan kepegawaian lebih meningkat sehingga hasil belajar
siswa meningkat.

Klaten, Juli 2020


Mengetahui
Pengawas Dinas Pendidikan Kepala Sekolah,
.................................. Sri Raharjo, [Link]., M.M.
NIP. NIP. 19650916 198803 1 012

Anda mungkin juga menyukai