Anatomi Payudara
Anatomi Payudara
TINJAUAN PUSTAKA
Payudara (mamae) adalah kelenjar yang terletak di bawah kulit, di atas otot
dada. Fungsi dari payudara adalah memproduksi susu untuk nutrisi bayi. Manusia
mempunyai sepasang kelenjar payudara, beratnya kurang lebih 200 gram, saat hamil
Gambar 2. 1
Struktur Payudara
11
A.1 Proses Laktasi
menyusui mempunyai dua pengertian, yaitu produksi ASI (refleks prolaktin) dan
pengeluaran ASI oleh oksitosin (reflek aliran atau let down reflect).
wanita yang mulai memasuki pubertas (usia 9 hingga 12 tahun), maka sel-sel
payudara akan dipicu untuk berproliferasi lebih pesat (contohnya: maturasi alveolus)
sementara kadar progesteron yang tinggi merang sang pembentukan lobulus dan alve
olus. Peningkatan konsen - trasi hormon prolaktin juga ikut berperan dalam
payudara ibu. Hormon prolaktin ini adalah hormon yang disekresi kan oleh hipofisis
anterior. Produksi ASI dan payudara yang membesar selain disebabkan oleh hormon
Human Placental Lactogen (hPL), yaitu hormon peptida yang di keluarkan oleh
plasenta. Human Placen tal Lactogen (hPL) memiliki struktur kimia yang mirip
dengan prolaktin. Pada trimester pertama kehamilan, plasenta ini ibarat pabrik kimia
yang memroduksi hormon-hormon wanita dan kehamil dimana hormon-hormon yang
b. Mempersiapkan laktasi.
d. Menjaga fungsi plasenta agar janin hidup dan cukup mendapatkan makanan.
Kendati hormon prolaktin ini meningkat selama masa kehamilan, tetapi ASI
belum keluar karena kadar hormon estrogen dan progesteron mencegah laktasi
dengan cara menghambat efek stimulatorik prolaktin pada sekresi susu. Hormon
diproduksi di kelenjar adrenal, dan pada kehamilan juga diproduksi di plasenta. Kadar
keduanya akan menurun saat hari kedua atau ketig pasca persalinan karena plasenta
dan korpus luteum. Sel yang terbentuk dalam ovari dan bertanggungjawab
kehamilan. Fungsinya, menjadi produsen hormon tersebut telah lepas dan kurang
berfungsi. Hasilnya akan terjadi sekresi ASI karena tingginya kadar hormon prolaktin
yang berfungsi untuk menghasilkan susu serta estrogen yang menjadi penghambat
13
B. Fisiologi Laktasi ( Menyusui )
Laktasi adalah keseluruhan proses menyusui, mulai dari produksi ASI sampai
dengan dihisap dan ditelannya ASI oleh bayi. Proses menyusui secara alami
mengakibatkan bayi mendapat nutrisi yang cukup dan cinta yang bermanfaat bagi
menyusui bayinya. Upaya ini berlangsung dalam 3 fase yaitu pada masa kehamilan
(antenatal), pada masa melahirkan sampai keluar rumah sakit (perinatal) dan pada
masa menyusui sampai anak berusia 2 tahun (postnatal). Laktasi atau menyusui
mempunyai dua pengertian, yaitu produksi dan pengeluaran ASI. Selama kehamilan,
hormone prolaktin dari plasenta meningkat tetapi ASI biasanya belum keluar karena
masih dihambat oleh kadar esterogen yang tinggi. Pada hari kedua atau ketiga pasca
persalinan, kadar esterogen dan progesteron turun drastis sehingga pengaruh prolaktin
lebih dominan dan pada saat inilah mulai terjadi sekresi ASI. Dengan menyusukan
lebih dini, terjadi perangsangan puting susu, terbentuklah prolaktin oleh hipofisis
eksklusif dan meneruskan pemberian ASI sampai anak umur 2 tahun secara baik dan
setelah melahirkan, menyusui setiap kali bayi mau, tidak menggunakan botol dan dot.
Menyusui sebaiknya dilakukan sesegera mungkin setelah melahirkan. Bayi dan ibu
yang melakukan proses menyusui dalam 1 jam pertama setelah melahirkan memiliki
keberhasilan yang lebih besar dari pada mereka yang menundanya. Bayi baru lahir
sebaiknya disusui setiap 2-3 jam sampai bayi merasa puas. Menyusuiminimal 5 menit
pada masing-masing payudara pada hari pertama setelah melahirkan dan semakin
optimal. Waktu menyusui 20 menit pada masing-masing payudara cukup untuk bayi.
Tidak perlu membatasi waktu menyusui. Frekuensi menyusui yang sering dapat
meningkatkan produksi ASI, mencegah payudara nyeri dan sakit karena penumpukan
dan penggumpalan ASI, dan meminimalkan kemungkinan bayi menjadi kuning karena
proses pembentukan hati yang belum mature. Jumlah ASI yang normal diproduksi
pada akhir minggu pertama setelah melahirkan adalah 550 ml per hari. Dalam 2-3
minggu, produksi ASI meningkat sampai 800 ml per hari. Jumlah produksi ASI dapat
mencapai 1,5-2 L per harinya. Jumlah produksi ASI tergantung dari berapa banyak
bayi menyusu. Semakin sering bayi menyusu, semakin banyak hormon prolaktin
dilepaskan, dan semakin banyak produksi ASI. Wanita yang menyusui membutuhkan
500-1000 kalori lebih banyak dari wanita yang tidak menyusui (16).
15
Menurut World Health Organization menyusui adalah proses pemberian Air
Susu Ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai 2 tahun, jika bayi diberikan ASI saja
Pada saat proses laktasi terdapat dua refleks yang berperan, yaitu:
a. Refleks Prolaktin
dihasilkan oleh kelenjar hipofisis anterior yang ada di dasar otak. Hormone ini
merangsang sel-sel alveolus yang berfungsi untuk membuat air susu. Pengeluaran
prolaktin sendiri dirangsang oleh pengosongan ASI dari sinus lactiferus. Semakin
banyak ASI yang dikeluarkan dari payudara maka semakin banyak ASI yang
berhenti memproduksi ASI. Kadar prolaktin ibu menyusui akan menjadi normal 3
bulan setelah melahirkan sampai penyapihan anak dan pada saat tersebut tidak akan
ada peningkatan prolaktin walau ada hisapan bayi. Namun, pengeluaran air susu ibu
tetap berlangsung. Pada ibu nifas yang tidak menyusui, kadar prolaktin akan menjadi
yaitu stress, anestesi, operasi, rangsangan putting susu, hubungan seksual, dan
obat seperti ergot dan i-dopadapat menghambat produksi hormone prolaktin (13).
Gambar 2. 2
Proses Refleks Prolaktin
Hipofisis Anterior
Hipotalamus Prolaktin
prolaktin pada hipofisis anterior, rangsangan yang berasal dari hisapan bayi pada
17
Hal ini menyebabkan sle-sel miopitel di sekitar alveolus akan berkontraksi dan
mendorong ASI yang telah terbuat masuk ke duktus laktiferus kemudian masuk ke
ketika ibu melihat bayi, mendengarkan suara bayi, mencium bayi, dan memikirkan
adrenalin yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah pada alveolus serta rasa
Gambar 2. 3
Proses Refleks Oksitosin
Hipofisis Posterior
Hipotalamus Oksitosin
1) Laktogenesis I
saat itu, tingkat progesteron yang tinggi mencegah produksi sebenarnya. Namun
bukan masalah medis apabila ibu hamil mengeluarkan kolostrum sebelum bayi lahir.
Hal ini juga bukan indikasi sedikit atau banyaknya produksi ASI setelah melahirkan
nanti.
2) Laktogenensis II
hormon progesteron, estrogen dan HPL. Akan tetapi kadar hormon prolaktin tetap
tinggi. Hal ini menyebabkan terjadinya produksi ASI secara besar-besaran. Apabila
payudara dirangsang oleh isapan bayi, kadar prolaktin dalam darah akan meningkat,
memuncak dalam periode 45 menit, lalu kembali ke kadar sebelum rangsangan 3 jam
memproduksi ASI, hormon ini juga terdapat di dalam ASI itu sendiri. Penelitian ini
membuktikan bahwa kadar prolaktin rendah pada saat payudara terasa penuh.
Hormon lainnya seperti insulin, tiroksin dan kartisol, juga terdapat dalam proses ini,
namun peran hormon tersebut belum diketahui. Proses laktogenesis II dimulai sekitar
19
30-40 jam setelah melahirkan, tapi para ibu biasanya baru merasakan payudara
penuh sekitar 50-73 jam (2-3 hari) setelah melahirkan. Artinya, memang produksi
ASI sebenarnya tidak langsung keluar setelah melahirkan. Hormon dikonsumsi bayi
sebelum ASI sebenarnya. Kolostrum mengandung sel darah putih dan antibodi yang
immunoglobin A (IgA), yang membantu melapisi usus bayi yang masih rentan dan
mencegah kuman memasuki bayi. IgA ini juga mencegah alergi makanan. Dalam 2
minggu pertama setelah melahirkan, kolostrum akan berkurang secara perlahan dan
3) Laktogenesis III
beberapa hari pertama setelah melahirkan. Ketika produksi ASI mulai stabil, setelah
kontrol autokrin dimulai. Pada tahap ini, apabila ASI banyak dikeluarkan, payudara
yang akan memproduksi ASI lebih banyak. Dengan demikian, produksi ASI sangat
dipengaruhi seberapa sering dan seberapa baik bayi menghisap, dan juga seberapa
2. Bayi yang tidak bisa menghisap puting susu ibu secara langsung akibat kelainan
bentuk mulut dan rahang atau teknik menyusui yang salah (perlekatan yang tidak
sempurna).
3. Kelainan endokrin, seperti kurangnya hormon prolaktin pada ibu (hal ini jarang
terjadi).
Laktasi adalah proses produksi, sekresi dan pengeluaran ASI. Dalam proses ini,
a. Progesteron
b. Estrogen
sehingga dapat menampung ASI lebih banyak. Kadar estrogen menurun saat saat
melahirkan dan tetap rendah untuk beberapa bulan selama tetap menyusui. Sebaiknya
c. Prolaktin
Hormon ini memiliki peranan penting untuk memproduksi ASI. Hormon prolaktin
mempunyai fungsi kontrasepsi karena saat hormon ini mengalami peningkatan dan
akan menghambat ovulasi. Kadar prolaktin paling tinggi adalah pada malam hari dan
21
d. Oksitosin
Hormon Oksitosin berfungsi mengencangkan otot halus dalam rahim pada saat
melahirkan dan setelahnya, seperti halnya juga dalam orgasme. Selain itu, pasca
berperan dalam pertumbuhan payudara, puting, dan aerola sebelum melahirkan. Pada
bulan kelima dan keenam kehamilan, payudara siap Menyusui adalah keterampilan
yang dipelajari ibu dan bayi, dimana keduanya membutuhkan waktu dan kesabaran
untuk pemenuhan nutrisi pada bayi selama 6 bulan. Sedangkan laktasi adalah
keseluruhan proses menyusui mulai dari ASI diproduksi sampai proses bayi
ASI adalah hadiah terindah dari ibu kepada bayi yang disekresikan oleh kedua
belah kelenjar payudara ibu berupa makanan alamiah atau susu terbaik bernutrisi dan
berenergi tinggi yang mudah dicerna dan mengandung komposisi nutrisi yang
seimbang dan sempurna untuk tumbuh kembang bayi yang tersedia setiap saat, siap
hipotalamus, pituitari dan payudara, yang sudah dimulai saat fetus sampai pada masa
Air Susu Ibu adalah suatu emulsi lemak dalam larutan protein, laktosa, dan
garam organik yang disekresi oleh kedua belah kelenjar payudara ibu, sebagai
ASI dalam istilah kesehatan adalah dimulai dari proses laktasi. Laktasi adalah
proses menyusui mulai dari ASI di produksi sampai proses bayi menghisap dan
menelan. ASI di produksi oleh organ tubuh wanita yang bernama payudara (20).
Air susu yang pertama kali keluar jangan dibuang karena menjadikan anak
lebih tahan terhadap penyakit. ASI sangat penting mengingat air susu ibu adalah satu-
satunya makanan dan minuman terbaik untuk bayi dalam masa enam bulan pertama
kehidupannya (16).
memperkuat daya tahan tubuh bayi. Selain itu, pemberian ASI minimal selama 6
bulan juga dapat menghindarkan bayi dari obesitas atau kelebihan berat badan karena
23
C.2 Manfaat ASI
Berbagai manfaat ASI selain bagi ibu dan bayi, ASI juga bermanfaat bagi
keluarga :
1. Bagi Bayi
Bayi yang mendapatkan ASI mempunyai kenaikan berat badan yang baik
kemungkinan obesitas.
b. Mengandung Antibodi
atau daya tahan tubuh) dari ibunya melalui plasenta, tetapi kadar zat tersebut dengan
cepat akan menurun segera setelah kelahirannya. Badan bayi baru lahir akan
bulan. Pada saat kadar immunoglobulin bawaan dari ibu menurun dan yang dibentuk
sendiri oleh tubuh bayi belum mencukupi, terjadilah suatu periode kesenjangan
dikurangi dengan pemberian ASI. Air susu ibu merupakan cairan yang mengandung
kekebalan atau daya tahan tubuh sehingga dapat menjadi pelindung bayi dari
ASI berasal dari berbagai bahan makanan yang baik untuk bayi terdiri dari
proporsi yang seimbang dan cukup kuantitas semua zat gizi yang diperlukan untuk
kehidupan 6 bulan pertama. Setelah usia 6 bulan, bayi harus mulai mendapatkan
makanan pendamping ASI seperti buah-buahan ataupun makanan lunak dan lembek
karena pada usia ini kebutuhan bayi akan zat gizi menjadi semakin bertambah
menurun. Tetapi walaupun demikian pemberian ASI juga jangan dihentikan, ASI
dapat terus diberikan sampai bayi berumur 2 tahun atau [Link] mengandung
laktosa yang lebih tinggi dibandingkan dengan susu buatan. Di dalam usus laktosa
Insiden karies dentis pada bayi yang mendapat susu formula jauh lebih tinggi
botol dan dot terutama pada waktu akan tidur menyebabkan gigi lebih lama kontak
dengan susu formula dan menyebabkan asam yang terbentuk akan merusak gigi.
e. Memberi rasa aman dan nyaman pada bayi dan adanya ikatan antara ibu dan
bayi
Hubungan fisik ibu dan bayi baik untuk perkembangan bayi, kontak kulit ibu
25
ke kulit bayi yang mengakibatkan perkembangan psikomotor maupun sosial yang
lebih baik. Hormon yang terdapat dalam ASI juga dapat memberikan rasa kantuk dan
rasa nyaman. Hal ini dapat membantu menenangkan bayi dan membuat bayi tertidur
dengan pulas. Secara psikologis menyusui juga baik bagi bayi dan meningkatkan
Pada bayi baru lahir sistem IgE belum sempurna. Pemberian susu formula akan
merangsang aktivasi sistem ini dan dapat menimbulkan alergi. ASI tidak
menimbulkan efek ini. Pemberikan protein asing yang ditunda sampai umur 6
Lemak pada ASI adalah lemak tak jenuh yang mengandung omega 3 untuk
pematangan sel-sel otak sehingga jaringan otak bayi yang mendapat ASI Eksklusif
akan tumbuh optimal dan terbebas dari rangsangan kejang sehingga menjadikan anak
2. Bagi Ibu
a. Aspek kontrasepsi
Hisapan mulut bayi pada puting susu ibu merangsang ujung saraf sensorik
telur, menekan produksi estrogen akibatnya tidak ada ovulasi. Pemberian ASI
sesudah kelahiran bila diberikan hanya ASI saja (eksklusif) dan belum terjadi
menstruasikembali.
mammae pada ibu yang menyusui lebih rendah disbanding yang tidak menyusui.
Pada saat hamil, badan bertambah besar, selain karena ada janin, juga karena
penimbunan lemak pada tubuh, cadangan lemak ini sebenarnya memang disiapkan
sebagai sumber tenaga dalam proses produksi ASI. Dengan menyusui tubuh akan
menghasilkan ASI lebih banyak lagi sehingga timbunan lemak yang berfungsi
sebagai cadangan tenaga akan terpakai. Dan jika timbunan lemak menyusut, berat
Hubungan batin antara ibu dan bayi akan terjalin erat karena saat menyusui
bayi menempel pada tubuh ibu dan bersentuhan antar kulit. Bayi juga bisa
mendengarkan detak jantung ibu, merasakan kehangatan sentuhan kulit ibu dan
dekapan ibu.
Ibu yang menyusui setelah melahirkan zat oksitosin nya akan bertambah,
27
Kandungan dan perut bagian bawah juga lebih cepat menyusut 17 kembali ke bentuk
normalnya. Ibu yang menyusui bisa menguras kalori lebih banyak, maka akan lebih
cepat pulih ke berat tubuh sebelum hamil. Ketika menyusui, pengeluaran hormon
muda bertambah, menyebabkan ibu dalam masa menyusui tidak ada kerepotan
juga mengurangi kemungkinan terkena kanker indung telur dan kanker payudara
dalam masa menopause. Ibu juga tidak perlu bangun tengah malam untuk mengaduk
susu bubuk, ketika pergi bertamasya juga tidak perlu membawa setumpuk botol dan
kaleng susu.
f. Aspek Psikologis
Ibu akan merasa bangga dan diperlukan. Rasa yang dibutuhkan oleh semua
manusia. Memberi rasa kebanggaan bagi ibu karena dapat memberikan “kehidupan”
kepada bayinya.
3. Bagi Keluarga
tidak perlu dibeli, sehingga dana yang seharusnya digunakan untuk membeli susu
karena kelahiran lebih jarang, sehingga suasana kejiwaan ibu baik dan dapat
mendekatkan hubungan bayi dengan keluarga. Menyusui sangat praktis, karena dapat
I. Mengandung semua zat gizi dalam susunan dan jumlah yang cukupuntuk
memenuhi kebutuhan gizi bayi
II. Tidak memberatkan fungsi saluran pencernaan dan ginjal
III. Mengandung berbagai zat antibody sehingga mencegah terjadi infeksi
IV. Tidak mengandung laktoglobulin yang dapat menyebabkan alergi
V. Ekonomis dan praktis. Tersedia setiap waktu pada suhu yang ideal dandalam
keadaan segar serta bebas dari kuman. memproduksi ASI (13).
Kandungan ASI tidak dapat disamakan dengan kandungan yang ada pada susu
formula ataupun pada makanan lainnya. Karena pada susu formula ataupun makanan
padat tidak memiliki kandungan yang lengkapseperti yang terdapat dalam ASI (18).
1. Karbohidrat
keberadaanya secara proporsional lebih besar jumlahnya dari pada susu sapi.
Karbohidrat adalah salah satu gizi yang penting bagi pertumbuhan bayi dan
29
mineral tubuh, serta berguna membantu metabolisme lemak ataupun protein. Kadar
laktosa yang terdapat dalam ASI hampir 2 kali lipat dibanding laktosa yang
ditemukan pada susu sapi atau susu formula. Kadar karbohidrat dalam kolostrum
tidak terlalu tinggi, tetapi jumlahnya meningkat terutama laktosa pada ASI transisi (7-
14 hari setelah melahirkan). Sesudah melewati masa ini maka kadar karbohidrat ASI
relatif stabil. Selain sebagai sumber energi, karbohidrat ternyata bermanfaaat dalam
pembentukan flora yang bersifat asam bagi usus besar bayi sehingga penyerapan
kalsium yang digunakan untuk pertumbuhan tulang meningkat. Pada ASI, laktosa
memang menjadi sumber karbohidrat utama. Sumber pasokan kalori dari ASI
2. Protein
Kandungan protein ASI cukup tinggi dan komposisinya berbeda dengan protein
yang terdapat dalam susu sapi. Protein dalam ASI dan susu sapi terdiri dari protein
whey dan Casein. Protein dalam ASI lebih banyak terdiri dari protein whey yang
lebih mudah diserap oleh usus bayi, sedangkan susu sapi lebih banyak mengandung
3. Lemak
Kadar lemak dalam ASI lebih tinggi dibanding dengan susu sapi dan susu
formula. Kadar lemak yang tinggi ini dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan
otak yang cepat selama masa bayi. Lemak omega 3 dan omega 6 yang berperan pada
perkembangan otak bayi banyak ditemukan dalam ASI. Disamping itu ASI juga
mengandung banyak asam lemak rantai panjang diantaranya asam dokosaheksanoik
(DHA) dan asam arakidonat (ARA) yang berperan terhadap perkembangan jaringan
4. Karnitin
karnitin yang tinggi terutama pada 3 minggu pertama menyusui, bahkan di dalam
kolostrum kadar karnitin ini lebih tinggi lagi. Konsentrasi karnitin bayi yang
mendapat ASI lebih tinggi dibandingkan bayi yang mendapat susu formula.
Tabel 2. 2
Perbedaan Komposisi ASI,Susu Sapi dan Susu Formula
5. Vitamin
a. Vitamin K
Vitamin K dibutuhkan sebagai salah satu zat gizi yang berfungsi sebagai faktor
pembekuan.
31
b. Vitamin D
sinar matahari pagi akan mencegah bayi menderita penyakit tulang karena
kekurangan vitamin D.
c. Vitamin E
Salah satu fungsi penting vitamin E adalah untuk ketahanan dinding sel darah
(anemia hemolitik).
d. Vitamin A
dalam jumlah tinggi tidak saja vitamin A dan tetapi juga bahan bakunya yaitu beta
karoten. Hal ini salah satu yang menerangkan mengapa bayi yang mendapat ASI
Hampir semua vitamin yang larut dalam air seperti vitamin B, asam folat,
vitamin C terdapat dalam ASI. Kadar vitamin B1 dan B2 cukup tinggi dalam ASI
tetapi kadar vitamin B6, B12 dan asam folat mungkin rendah pada ibu dengan gizi
kurang.
f. Mineral
Mineral utama yang terdapat di dalam ASI adalah kalsium yang mempunyai
fungsi untuk pertumbuhan jaringan otot dan rangka, transmisi jaringan saraf dan
pembekuan darah. Walaupun kadar kalsium ASI lebih rendah dari susu sapi, tapi
1. Kolostrum
Merupakan ASI yang dihasilkan pada hari pertama sampai hari ketiga setelah
bayi lahir. Kolostrum adalah susu pertama yang dihasilkan oleh payudara ibu
berbentuk cairan berwarna kekuningan atau sirup bening yang mengandung protein
lebih tinggi dan sedikit lemak daripada susu yang matang. Kolostrum merupakan
dengan ASI mature, bentuknya agak kasar karena mengandung butiran lemak dan sel-
sel [Link] awal menyusui, kolostrum yang keluar mungkin hanya sesendok teh
saja. Pada hari pertama pada kondisi normal produksi kolostrum sekitar 10 –100 cc
dan terus meningkat setiap hari sampai sekitar 150 - 300 cc ml/24 jam. Kolostrum
lebih banyak mengandung protein dibandingkan dengan ASI matur, tetapi kadar
karbohidrat dan lemak lebih rendah. Selain itu, mengandung zat antiinfeksi 10–17
Pada masa ini, susu transisi mengandung lemak dan kalori yang lebih tinggi dan
33
3. ASI Mature
ASI matur merupakan ASI yang dihasilkan mulai hari kesepuluh sampai
seterusnya. ASI mature merupakan nutrisi bayi yang terus berubah disesuaikan
dengan perkembangan bayi sampai usia 6 bulan. ASI ini berwarna putih kebirubiruan
(seperti susu krim) dan mengandung lebih banyak kalori dari pada susu kolostrum
1. Makanan
ASI. Apabila Ibu memakan makanan yang cukup akan gizi dan pola makan yang
teratur, maka produksi ASI akan berjalan dengan lancar. Terdapat beberapa jenis
makanan yang mempengaruhi secara langsung pada produksi air susu, misalnya
Untuk memproduksi ASI yang baik, maka kondisi kejiwaan dan pikiran harus
tenang. Apabila keadaaan psikolgis ibu yang tertekan,sedih dan tegang akan
Penggunaan alat kontrasepsi pada ibu menyusui perlu diperhatikan agar tidak
mengurangi produksi ASI. Contoh alat kontrasepsi yang bisa digunakan adalah
kondom, IUD, pil khusus menyusui ataupun suntik hormonal 3 bulanan.
4. Perawatan Payudara
5. Anatomis Payudara
Produksi ASI juga dipengaruhi oleh jumlah Lobus dalam payudara. Selain itu,
6. Faktor Fisiologis
7. Pola Istirahat
Produksi dan pengeluaran ASI akan semakin banyak apabila semakin sering
bayi menyusu pada payudara ibu. Akan tetapi, frekuensi penyususan pada bayi
premature dan cukup bulan berbeda. Produksi ASI bayi prematur akan optimal
dengan pemompaan ASI lebih dari 5 kali per hari salaam bulan pertama setelah
pemompaan. Sedangkan pada bayi cukup bulan frekuensi penyusuan 10 kali perhari
35
ASI yang cukup. Sehingga direkomendasikan penyusuan paling sedikit 8 klai perhari
pada periode awal setelah melahirkan. Frekuensi penyusuan ini berkaitan dengan
yang lebih rendah dibanding bayi yang berat lahir normal (BBL>2500 gr).
Kemampuan menghisap ASI yang lebih rendah ini meliputi frekuensi dan lama
penyusuan yang lebih rendah dibanding bayi berat lahir normal yang akan
Umur kehamilan ibu juga ikut mempengaruhi produksi ASI. Sebab bayi
yang premature tidak mampu menghisap langsung ASI dari payudara ibu dengan
baik sehingga produksi ASI lebih rendah daripada bayi yang lahir cukup bulan.
berbahaya bagi tubuh manusia terutama pada ibu menyusui. Bagi Ibu yang sedang
Terkadang masih banyak ibu yang meragukan apakah ASI yang diberikan
kepada bayi telah cukup atau tidak. Banyak ibu beranggapan bahwa jika bayi tertidur
pada saat menyusui maka bayi sudah bisa dikatakan cukup ASI. Bayi dikatakan
a. Bayi minum ASI tiap 2-3 jam atau dalam 24 jam minimal mendapatkanASI 8 -10
c. Kotoran berwarna kuning dengan frekuensi sering, dan warna menjadi lebih
i. Bayi kelihatan puas, sewaktu-waktu saat lapar bangun dan tidur dengancukup.
37
D. Biji Jintan Hitam ( Nigella Sativa Linn )
Gambar 2. 4
Jintan Hitam
Jintan hitam atau orang sering menyebutnya habbatussauda belum dikenal luas
oleh masyarakat sebagai pelancar ASI, selama ini jintan hitam dikenal sebagai
penyembuhan penyakit dan suplemen atau vitamin. Biji jintan hitam adalah rempah-
rempah berbentuk butiran yang agak keras dan berwarna hitam. Masyarakat dunia
mengenal berapa jenis jintan yaitu jintan (carum carvi L), jintan manis atau adas
manis( pimpinella anisum L), jintan putih (chuminum chyminum L),Jintan hitam (
sebagai obat alami untuk berbagai penyakit dan sebagai bumbu roti. Di Indonesia,
kita mengenal habbatussauda dengan nama jintan hitam. Dalam bahasa Inggris,
herbal ini biasa disebut black seed. Sementara itu, dalam bahasa Arab, jintan hitam
disebut al-habba al-sauda yang berarti biji jintan hitam atau al-habba al-barakah yang
artinya biji yang membawa berkah. Jintan merupakan suatu tumbuhan jenis rumput-
rumputan mempunyai batang dan tangkai berkayu. Tanaman ini biasanya ditanam di
permukaan laut. Batangnya lunak dan berair bentuk daunnya mirip pimpong dan
tepinya bergerigi. Daun jintan memiliki bau yang khas dan bermanfaat untuk
pengobatan. Jintan tumbuh di tempat-tempat yang tidak terlalu banyak terkena sinar
Tanaman ini tumbuh 20-50 cm, dengan batang tegak, berkayu dan berbentuk
bulat, Daunnya letak berhadapan, bulat telur dan berujung lancip, bagian permukaan
terdapat bulu halus. Bunga jintan hitam bentuknya beraturan, warna [Link] muda,
mempunyai 5 -10 mahkota bunga. Bunga ini kemudian menjadi buah berbentuk bulat
panjang menggembung berisi 3-7 bulatan yang berisi banyak biji. Biji berwarna
Tumbuhan ini berasal dari Eropa Selatan, Afrika Utara, dan Asia Selatan.
Nama lain Nigella Sativa diantaranya adalah : Kalonji (bahasa Hindi), Kezah
39
Fennel Flower / Black Carraway / Nutmeg Flower/ Roman Coriander / Black Onian
Kingdom : Plantae
Divisio : Spermatophyta
Class : Dicotyledonae
Ordo : Ranunculales
Family : Ranunculaceae
Genus : Nigella
Nigella sativa merupakan tanaman tahunan yang berasal dari wilayah Mediterania. Di
beberapa negara tanaman ini memiliki nama yang berbeda-beda,di Inggris biasa
disebut black cumin, di Arab disebut habbatussauda dan di India dikenal dengan
nama Kalonji. Nigella sativa memiliki rasa yang pahit dan pedas, biasanya digunakan
Nigella sativa atau Jintan Hitam Pahit ini merupakan jenis tanaman bunga,
tumbuh setinggi 20-50 cm , berbatang tegak, berkayu dan berbentuk bulat menusuk.
Daun runcing ,bercabang, bergaris (namun garis daunnya tidak seperti benang ; tidak
seperti ciri daun tumbuhan genus Nigella pada umumnya), daunnya kadang-kadang
tunggal atau bisa juga majemuk dengan posisi tersebar atau berhadapan. Bentuk
daunnya bulat telur berujung lancip. Di bagian permukaan daunnya terdapat bulu
halus. Tumbuhan jintan hitam memiliki bunga yang bentuknya beraturan. Bunga ini
kemudian menjadi buah berbentuk bumbung atau buah kurung berbentuk bulat
panjang. Bunganya menarik dengan warna biru pucat atau putih, dengan 5-10
berisi 3-7 unit folikel, masing-masing berisi banyak biji atau benih yang sering
digunakan manusia sebagai rempah-rempah. Memiliki rasa pahit yang tajam dan bau
seperti buah strawberry. Digunakan terutama pada permen dan minuman keras.
Gambar 2.5
thymohydroquinon, carvacrol, asam lemak tak jenuh (asam oleat, asam linoleat dan
41
asam linolenat), d-limonena, simena, glukosida, saponin, alkaloid, nigellicin,
Kandungan mineral antara lain natrium, fosfor, besi, seng, selenium dan magnesium.
antialergi, antiradang, pelancar ASI, antibakteri, obat batuk, dan obat asma (23).
Tabel 2. 3
Komposisi kimia berdasarkan jenis jintan 100 gram
Pemberian jintan hitam dapat meningkatkan produksi ASI. karena jintan hitam
mengandung unsur lipid dan struktur hormonal, dimana senyawa aktif tersebut
kadar prolaktin dan oksitosin, penelitian ini telah dibuktikan dalam penelitian
berjudul Nigella Sativa dan Penggunaan Jintan Hitam di India di olah menjadi
minuman lalau di minum oleh ibu yang mengalami kegagalan menyusui atau untuk
Laktogogum adalah obat atau zat yang dipercaya dapat membantu merangsang,
mempertahankan atau meningkatkan produksi air susu ibu (ASI) ibu menyusui.
obat untuk mengatasi masalah ini. Jintan hitam adalah laktogogum yang alami
produksi ASI adalah dengan secara langsung merangsang aktivitas protoplasma pada
sel-sel sekretoris kelenjar susu dan ujung saraf sekretoris dalam kelenjar susu yang
mengakibatkan sekresi air susu meningkat, atau merangsang hormon prolaktin yang
43
D.5 Manfaat Biji Jintan Hitam
Nigella sativa telah lama dikenal dan digunakan secara tradisional untuk bahan
masakan dan pengobatan di negara-negara Arab, India dan Eropa. Sebagai bahan obat
alami, jintan hitam dapat mengobati berbagai macam penyakit diantaranya asma,
hipertensi, diabetes, radang, batuk, brokhitis, sakit kepala, eksim, demam, dan
ASI dan merawat kesehatan kulit. Pada masa kini berbagai penelitian telah
ASI. Kelancaran produksi ASI yang dirangsang oleh hormone oksitosin dimana
peningkatan hormone oksitosin dipengaruhi oleh polifenol pada biji jintan hitam
dimana biji jintan hitam mengandung bahan aktif yaitu laktogogum yang bekerja
seperti Prolactin Releasing Hormon (PRH) dan juga mengandung bahan aktif
senyawa steroid yang berkhasiat seperti oksitosin yang dapat mempertahankan serta
Biji jintan dapat mengobati penyakit yang ada pada wanita seperti proses
persalinan, sakit susah tidur (insomnia) dan tingginya suhu badan, rambut rontok,
penyakit radang hati peredaran aliran darah pada ginjal dan tuka hati. Pembengkakan
pada kedua organ tersebut hipertensi dan melemahkan fungsi hati. jintan hitam
Ekstrak adalah sediaan kental yang diperoleh dengan mengekstraksi senyawa aktif
dari simplisia nabati atau simplisia hewani menggunakan pelarut yang sesuai,
kemudian semua atau hampir semua pelarut diuapkan dan massa atau serbuk yang
Sebagian besar ekstrak dibuat dengan mengekstraksi bahan baku obat secara
Simplisia biji jintan hitam ditimbang sebanyak 1200 gram, lalu siapkan ethanol
96% sebanyak 10 liter. Masukkan biji jintan hitam secukupnya ke dalam blender
kemudian blender hingga sampai menjadi serbuk. Masukkan biji jintan hitam yang
sudah diblender ke dalam wadah tertutup lalu rendam biji jintan hitam dengan 10 liter
ethanol 96%. Ulangi dengan sisa biji jintan hitam sampai semuanya habis.
batang pengaduk selama 6 jam pertama. Diamkan selama 18 jam sambil sesekali
45
diaduk. Saring dengan menggunakan kapas dan kertas saring, tampung filtrat
(maserat I).
sebanyak 5 liter sehingga diperoleh (maserat II). Gabungkan kedua maserat kemudian
butuhkan ekstraksi etanol 96% dalam pelarutan biji jintan hitam. Etanol 96%
Etanol 96% aman di gunakan karena dalam proses penguapan hanya perlu 40°C
dimana kandungan air nya hanya 4%. Maka ekstrak sirup biji jintan hitam aman di
Gambar 2. 6
Pembutan Ekstrak Sirup Biji Jintan Hitam
2. Pembuatan Sirup Simplex
Cara Pembuatan :
kompor gas dengan api sedang hingga mendidih. Kemudian masukan gula sebanyak
2.340 grm ke dalam panci sambil di aduk-aduk dengan api kecil sampai gula larut.
Setelah itu saring. Filtrat tersebut dimasukkan ke dalam gelas ukur 10.000 ml dan
Gambar 2. 7
Sirup Simplex
47
3. Pembuatan Sediaan Ekstrak Sirup Biji Jintan Hitam
Formula :
CMC Na 0,3%
Na2S2O5 0,1%
Penimbangan Bahan
CMC Na 0,3% = 27 g
Cara Pembuatan :
Panaskan panci yang berisi Aquades 1.870 ml selama 30 detik,lalu angkat dan
diamkan selama 30 menit. Gerus lalu tambahkan sisa aquades 1.870 ml sedikit demi
sedikit sambil digerus hingga homogen. Tambahkan ekstrak biji jintan hitam
(qs) dan Na2S2O5 sebanyak 9 gram. Cek volume sediaan dengan memasukkan massa
sirup ke dalam gelas ukur 10.000 ml. Kemudian tambahkan 3.600 ml sirup simplex
lalu homogenkan. Setelah homogen, pindahkan ke dalam botol coklat ukuran 300 ml
kemudian beri label. Ekstrak sirup biji jintan hitam siap dikonsumsi.
49
Gambar 2. 9
Pembuatan Ekstak Sirup Biji Jintan Hitam
4. Cara Pemberian dan Penyimpanan Ekstrak Sirup Biji Jintan Hitam
Ekstrak sirup biji jintan hitam diberikan kepada 15 orang ibu yang menyusui
selama 14 hari dalam bentuk sediaan sirup. Dengan dosis 600 ml, ekstrak sirup biji
jintan hitam dikomsumsi setiap pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur
ekstrak sirup biji jintan hitam cukup di suhu ruangan yang tidak terpapar sisnar
matahari, baik di komsumsi oleh oranga dewasa usia ≥ 17 Tahun. Dengan masa
Gambar 2. 10
Ekstrak Sirup Biji Jintan Hitam
51
E. Kerangka Teori
Jintan
Laktagogum
Hitam
Produksi ASI
1. Makanan
2. Ketenangan Jiwa dan Pikiran
3. Penggunaan Alat Kontrasepsi
4. Perawatan Payudara
5. Anatomis Payudara
6. Factor Fisiologis
7. Pola Istirahat
8. Factor Isapan anak atau Frekuensi
Menyusui
9. Berat Lahir Bayi
10. Umur kehamilan saat Melahirkan
Gambar 2. 11 11. Konsumsi Rokok dan Alkohol
Kerangka Teori
Keterangan :
: yang diteliti
: Berhubungan
: Menyebabkan
F. Kerangka Konsep
Variabel Independent (variabel bebas) : ekstrak sirup biji jintan hitm (Nigella Sativa
Linn)
menyusui
53
G. Hipotesis
Berdasarkan tinjauan pustaka dan kerangka teori maka hipotesis penelitian ini
adalah :
1. Ho : Pemberian ekstrak sirup biji jintan hitam (Nigella Sativa Linn) tidak
2. Ha : Pemberian ekstrak sirup biji jintan hitam (Nigella Sativa Linn) efektif
Tahun 2023.