0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan26 halaman

RKJM (Isi)

Dokumen ini menjelaskan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMP Negeri 1 Pringgasela yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam jangka waktu 4 tahun dengan mempertimbangkan kondisi dan potensi daerah. RKJM disusun berdasarkan analisis SWOT dan bertujuan untuk mencapai standar nasional pendidikan serta memperbaiki kondisi nyata yang dihadapi sekolah. Selain itu, dokumen ini mencantumkan landasan hukum dan sistematika penulisan yang digunakan dalam penyusunan RKJM.

Diunggah oleh

Samsul Bahri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan26 halaman

RKJM (Isi)

Dokumen ini menjelaskan Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMP Negeri 1 Pringgasela yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam jangka waktu 4 tahun dengan mempertimbangkan kondisi dan potensi daerah. RKJM disusun berdasarkan analisis SWOT dan bertujuan untuk mencapai standar nasional pendidikan serta memperbaiki kondisi nyata yang dihadapi sekolah. Selain itu, dokumen ini mencantumkan landasan hukum dan sistematika penulisan yang digunakan dalam penyusunan RKJM.

Diunggah oleh

Samsul Bahri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Rencana Kerja Jangka Menengah Sekolah merupakan sebuah
proses perencanaan atas semua hal dengan baik dan teliti untuk
mencapai tujuan pendidikan dalam jangka waktu 4 tahun. Dengan
tujuan ini sekolah dapat disesuaikan dengan kekhasan, kondisi dan
potensi daerah, sosial budaya masyarakat, potensi sekolah dan
kebutuhan peserta didik. RKJM (Rencana Kerja Jangka Menengah)
disusun sebagai pedoman kerja pengembangan sekolah, dan sebagai
bahan acuan untuk mengidentifikasi serta mengajukan sumber daya
yang diperlukan.
Dewasa ini kompetisi pendidikan berlangsung sangat ketat dan
tajam hampir tiada batas. Sekolah yang tidak mampu bersaing secara
fair dan terbuka akan tertinggal terseleksi oleh keadaan. Oleh karena
itu SMP Negeri 1 Pringgasela perlu mengembangkan dan
meningkatkan secara terus menerus dengan memperhatikan sumber
daya yang dimiliki, baik sumber daya manusia maupun sumber daya
yang lainnya. SMP Negeri 1 Pringgasela memiliki siswa sebanyak 208
orang, guru sebanyak 36 orang, dukungan dan kepercayaan
pemangku kepentingan (stakeholder) yang mendukung, sarana dan
prasarana, dan berada di lingkungan sekolah dengan masyarakat
yang religius serta memiliki budaya.
Menghadapi kondisi tersebut SMP Negeri 1 Pringgasela perlu
mempersiapkan diri secara mantap dengan menyusun Rencana Kerja
Jangka Menengah (RKJM ) bertujuan untuk tercapainya pelayanan
pendidikan yang minimal terhadap siswa dan tercapainya pendidikan
nasional secara umum.

1
B. LANDASAN HUKUM

Berikut adalah landasan hukum yang dijadikan acuan dalam


penyusunan RKJM SMP Negeri 1 Pringgasela :
1. Undang-undang No. 20 tahun 2003; tentang Sistem Pendidikan
Nasional;
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.19 Tahun 2005
tentang Standar Nasional Pendidikan.
3. Permendiknas No. 22, 23, dan 24 Tahun 2006 tentang SI dan SKL
4. Permendiknas No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses
5. Permendiknas No. 16 Tahun 2007 tentang Kualifikasi Akademik dan
Kompetensi Guru
6. Permendiknas No. 13 Tahun 2007 tentang Kualifikasi Kepala
Sekolah
7. Permendiknas No. 28 Tahun 2010 tentang Tugas Guru sebagai
Kepala Sekolah
8. Permendiknas No. 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan
Prasarana
9. Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
10. Permendiknas No. 69 Tahun 2009 tentang Standar
Pembiayaan
11. Permendiknas No. 20 Tahun 20007 tentang Standar Penilaian

C. MAKSUD DAN TUJUAN


SMP Negeri 1 Pringgasela menyusun RKJM dengan tujuan untuk:
1. Menjamin agar perubahan / tujuan sekolah yang telah ditetapkan
dapat dicapai dengan tingkat kepastian yang tinggi dan resiko
yang kecil.
2. Mendukung koordinasi antar personil sekolah.
3. Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik
antar personil sekolah, antar sekolah dan dinas pendidikan.
4. Menjamin keterkaitan antara perencanaan, pengorganisasian,
pelaksanaan dan pengawasan.
5. Mengoptimalkan partisipasi warga sekolah dan masyarakat.

2
6. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien,
efektif, berkeadilan dan berkelanjutan.

D. METODE PENYUSUNAN
Penyusunan RKJM ini disusun berdasarkan data yang dikumpulkan
yang kemudian dianalisis menggunakan metode analisis Swot. Analisis
Swot digunakan untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan yang ada
pada sekolah baik pada masa kini dan harapan sekolah ke depan
berdasarkan tantangan nyata yang dihadapi. Sehingga dapat
direkomendasikan jalan keluar agar tujuan yang telah ditetapkan dicapai.
Data yang dianalisis berasal dari data yang dikumpulkan melalui metode
observasi dan metode tanya jawab.
Metode observasi digunakan berdasarkan fakta real saat ini baik
melalui pengamatan langsung dan berdasarkan data yang tersimpan pada
SMP Negeri 1 Pringgasela. Data tersebut dapat berupa dokumen
pengarsipan dan dokumen elektronik. Sedangkan yang lain digunakan
dalam mengumpulkan data adalah metode tanya jawab secara langsung
terkait dengan fungsi kepala sekolah dalam mensupervisi guru. Metode
tanya jawab juga digunakan saat rapat dengan komite sekolah dan rapat
interen guru untuk mengetahui beberapa kelemahan dan kekuatan yang
layak untuk mendapat jalan keluar sehingga tantangan nyata yang
dihadapi dapat diatasi menuju tercapainya tujuan yang telah ditetapkan.

E. KERANGKA PEMIKIRAN
Kerangka pemikiran dari Rencana Kerja Menengah Sekolah adalah
mengacu pada tujuan dari pendidikan nasional sesuai dengan bunyi pasal
3 Undang-undang Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003 yaitu “Pendidikan
nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak
serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan
kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik
agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan
menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab” .

3
Kemudian diatur lebih lanjut ke dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19
Nomor 19 tentang Standar Nasional Pendidikan yang memuat 8 Standar
Nasional Pendidikan yaitu a. standar isi; b. standar proses; c. standar
kompetensi lulusan; d. standar pendidik dan tenaga kependidikan; e.
standar sarana dan prasarana; f. standar pengelolaan; g. standar
pembiayaan;dan h. standar penilaian pendidikan.
Berdasarkan tujuan pendidikan nasional yang dijabarkan ke dalam 8
standar pendidikan yang dikaitkan kondisi real sekolah yang terdiri dari
kekuatan dan kelemahan maka dilkukanlah usaha minimal untuk
mencapai SNP (Standar Nasional Pendidikan) atau bahkan dapat lebih
yang selanjutnya dapat mengacu kepada sistem manajemen sekolah
mencakup kurikulum yang mengadopsi manajemen sekolah dan kurikulum
sekolah yang telah maju. Hal tersebut terkait dengan status SMP Negeri 1
Pringgasela sebagai sekolah baru yang didirikan pada tahu 2016
Sudah barang tentu banyak hal yang belum terpenuhi yang
merupakan suatu kondisi nyata saat ini yang harus segera dipenuhi untuk
mencapai standar minimal yaitu Standar Nasional Pendidikan (SNP).
Dimana langkah selanjutnya menuju Standar sekolah yang lebih maju.
Maka dari itu sekolah wajib melakukan perencanaan secara rinci dan
terstruktur berdasarkan analisis dari fakta kelemahan dan kekuatan yang
ada sehingga dapat digambarkan kondisi tantangan nyata yang
selanjutnya dijawab dengan melakukan penyusunan dan pelaksanaan
program-program strategis mulai dari saat ini dan seterusnya untuk
mempercepat tercapainya tujuan yang telah ditentukan.

F. SISTEMATIKA PENULISAN
Rencana Kerja Menengah Sekolah ini disusun dengan sistematis
dengan menggunakan kaedah penulisan standar ilmiah. Hal ini dilakukan
karna hal tersebut sesuai dengan karakteristik ilmiah yang tidak dapat
dipisahkan dari rangkaian rencana kerja ini. Oleh karna pada dasarnya
setiap rencana selalu berpijak dari suatu tekad untuk memperbaiki suatu
keadaan saat ini yang dianggap belum baik. Keadaan baik adalah suatu
keadaan yang diharapkan. Sehingga perencanaan yang matang perlu
dilaksanakan berdasarkan prinsip pemecahan masalah.

4
Metode pemecahan masalah yang diawali dengan ditemukannya
masalah sebagai akibat terjadinya kesenjangan antara kondisi nyata
dengan kondisi yang diharapkan. Selanjutnya dilakukan analisis masalah
yaitu dengan menemukan beberapa alternatif pemecahan yang mungkin
dilaksanakan selanjutnya memilih satu dari beberapa alternatif tersebut
untuk dijadikan solusi dari masalah tersebut untuk dipecahkan. Tindakan
selanjutnya adalah implementasi dari alternatif pemecahan masalah
tersebut. Langkah berikutnya adalah memastikan penerapannya berjalan
baik untuk kemudian dievaluasi dalam rangka menentukan langkah
berikutnya berdasarkan hasil yang dicapai pada tahapan atau siklus
pertama tersebut.
Tahapan yang didasarkan metode ilmiah hendaknya ditulis dengan
kaedah ilmiah pula dengan struktur penulisan yang standar pada
penulisan ilmiah sehingga pada Rencana Kerja Menengah ini mengikuti
kaedah penulisan ilmiah baik dalam format paragarap, huruf, kertas,
margin dan srtuktur penomoran. Sistematika penulisan yang digunakan
adalah meniru sistem penomoran Amerika. Menggunakan huruf Tahoma
12, kertas F4 2,2,2, 3. Spasi yang digunakan adalah 1,5 spasi.

5
BAB II
KONDISI UMUM

Pada tabel berikut akan digambarkan kondisi saat ini, kondisi yang
diharapkan dan besarnya tantangan yang dihadapi untuk
melaksanakannya.

Tabel. 1
Tabel Kondisi Nyata, Kondisi Yang Diharapkan dan Tantangan Nyata

Standar Nasional Kondisi yang diharapkan Besarnya


NO Kondisi saat ini
Pendidikan (4 tahun kedepan) Tantangan Nyata

A Standar 1. Bidang akademik 1. Bidang akademik Pembinaan dan


Kompetensi - Rata-rata KKM semua - Rata-rata KKM semua bimbingan lebih di
Lulusan mapel 6,50 mapel 7,50 intensifkan
- Rata-rata nilai UN 4,50 - Rata-rata nilai UN 7,50
- Belum masuk nominasi - Masuk nominasi atau
atau menjadi juara menjadi juara lomba
lomba olimpiade MIPA olimpiade MIPA dan
dan IPS IPS
2. Bidang non akademik 2. Bidang non akademik
- Belum masuk nominasi - Masuk nominasi atau
atau menjadi juara menjadi juara dalam
dalam semua kegiatan semua kegiatan lomba
lomba tk tk kabupaten/propinsi
kabupaten/propinsi 3. Porsentase kelulusan Sosialisasi dan
3. Porsentase kelulusan 100% motivasi dari semua
95% 4. Porsentase melanjutkan pihak
4. Porsentase melanjutkan ke jenjang lebih tinggi
ke jenjang lebih tinggi 100%
90%

B Standar Isi 1. KTSP K-13 belum sesuai 1. KTSP K-13 Menyusun dan
SNP sesuai SNP merevisi sesuai SNP
2. Silabus dan RPP (belum 2. Silabus dan RPP Kurang pengalaman
Lengkap) lengkap dalam
3. Beban belajar 32-36 jam 3. Beban belajar pengembangan
perminggu kurang 32-36 jam perminggu silabus dan RPP
maksimal dimaksimalkan Kurang komitmen

C Standar Proses 1. Pembelajaran aktif, 1. Pembelajaran aktif, Pengalaman guru


Inovatif, Kreatif, Efektif Inovatif, Kreatif, Efektif dalam pembelajaran
dan menyenangkan dan menyenangkan AIKEM
(belum) 2. Dalam PBM peran guru
2. Dalam PBM peran guru 35%, siswa 65% belum
35%, siswa 65% belum 3. Penerapan CTL dalam
3. Penerapan CTL dala pembelajaran Kemampuan

6
pembelajaran belum 4. Pemamf manajemen guru
4. Pemanfaatan media aatan media (berbasis IT
(berbasis IT dan non IT) dan non IT) dalam Penguasaan CTL
dalam pembelajaran pembelajaran
belum maksimal (diusahakan) Penguasaa
5. Supervisi kepsek kpd 5. Supervisi menggunakan IT dan
semua guru belum kepsek kpd semua guru inovasi dalam
maksimal 6. Supervisi pembelajaran
6. Supervisi Pengawas Pengawas Dinas
Dinas belum maksimal

Jadwal supervisi
administrasi dan KBM

Pengaturan jadwal

D Standar Tenaga 1. Kepala Sekolah 1. Kepala Sekolah Penguasaan IT


Pendidik dan a. Memiliki sertifikat a. Memiliki sertifikat
Tenaga Kasek sudah Kasek sudah
Kependidikan b. Ijazah S1 sudah b. Ijazah S1 sudah
c. Menguasai IT c. Menguasai IT
(belum) 4. Guru
2. Guru 2. Jumlah memadai
a. Jumlah memadai dengan rombel
dengan rombel (kelebihan guru)
(kelebihan guru) 3. Ijazah S1 (sudah) Kelebihan guru
b. Ijazah S1 (sudah) 4. Ijazah linear rumpun
Ijazah linear rumpun pendidikan dengan
pendidikan dengan mapel yang
mapel yang diajarkan
diajarkan (tidak) 5. Tenaga TU Pengadaan TU
3. Tenaga TU 5. Jumlah tenaga TU
a. Jumlah tenaga TU ASN (PT) ada
ASN(PT) tidak ada 6. Jumlah PTT 4
b. Jumlah PTT 4 7. Menguasai Penguasaan IT
c. Menguasai pekerjaan sesuai
pekerjaan sesuai bidangnya
bidangnya (belum)
d. Menguasai IT (tidak 8. Menguasai IT
semua)

E a. Sarana dan prasaranan a. Sarana dan prasaranan


Standar Sarana & minimal minimal
Prasarana 1. Ruang kepala 1. Ruang kepala Pengadaan Sarana
sekolah: 1 sekolah: 1 Prasaran minimal
2. Ruang wakil Kepala 2. Ruang wakil
Sekolah tidak ada Kepala Sekolah
3. Ruang kelas standar tidak ada
4. Ruang perpustakaan: 3. Ruang kelas
standar standar
5. Ruang Lab. IPA: 1 4. Ruang
6. Ruang guru: tidak perpustakaan:

7
ada standar
7. Gudang: ada 5. Ruang Lab. IPA: 1
8. Ruang UKS : tidak 6. Ruang guru: tidak
ada ada
9. Ruang OSIS: tidak 7. Gudang: ada Perluasan Mushalla
ada 8. Ruang UKS : tidak Pengadaan sarana
10. Tempat Ibadah ada ada prasaran lainnya
kurang daya 9. Ruang OSIS: tidak
tampung ada
b. sarana dan prasaran 10. Tempat Ibadah
lainnya ada kurang daya
1. Ruang Lab. tampung
Komputer: tidak ada b. sarana dan prasaran
2. Ruang multi media: lainnya
tidak ada 1. Ruang Lab.
3. Ruang kantin: tidak 2. Komputer: tidak ada
standar 3. Ruang multi media:
4. Daya listrik rendah tidak ada
(< 1200W) 4. Ruang kantin: tidak
5. Komputer OPS ada standar
6. Komputer TU: 2 buah 5. Daya listrik rendah
7. Komputer (< 1200W)
perpustakaan: tidak 6. Komputer OPS ada
ada 7. Komputer TU: 2 buah
8. Komputer Lab IPA: 8. Komputer
tidak ada perpustakaan: tidak
9. Jaringan internet: ada
tidak ada 9. Komputer Lab IPA:
10. Sarana olah raga tidak ada
kurang 10. Jaringan internet:
11. Taman Literasi tidak ada
minim 11. Sarana olah raga
12. Kolam penampung kurang
air tidak ada 12. Taman Literasi
c. sarana dan prasarana minim
pendukung kegiatan 13. Kolam penampung
ekstrakurikuler (tidak air tidak ada
ada) c. sarana dan prasarana
pendukung kegiatan
ekstrakurikuler (tidak
ada)

F Standar
1. Perangkat Dokumen 1. Perangkat Dokumen
pedoman pelaksanaan pedoman pelaksanaan Workshop
Pengelolaan
rencana kerja/kegiatan rencana kerja/kegiatan penyusunan
- Dokumen RKJM,RKT - Dokumen RKJM,RKT dukumen pedoman
dan RKAS ada dan RKAS ada pelaksanaan rencana
- Dokumen PPDB: tidak - Dokumen PPDB: tidak kerja
lengkap lengkap
- Dokumen Pedoman - Dokumen Pedoman
pembinaan pembinaan
kesiswaan: blum ada
8
- Dokumen tata tertib kesiswaan: blum ada
sekolah: ada - Dokumen tata tertib
- Dokumen penugasan sekolah: ada
guru: ada - Dokumen penugasan
2. struktur Organisasi guru: ada
dan Mekanisme kerja 2. struktur Organisasi
- shcoolboard lengkap dan Mekanisme Melengkapi struktur
wakasek, kurikulum, kerja organisasi sekolah
kesiswaan, sarpras, - shcoolboard lengkap
humas komite dan wakasek, kurikulum,
konsultan belum ada kesiswaan, sarpras,
3. jumlah rombel 7 humas komite dan
4. jumlah siswa per kelas konsultan belum ada
22-32 3. jumlah rombel 7 Sosialisasi keadaan
5. Akreditasi B 4. jumlah siswa per kelas sekolah
6. Pakaian 22-32
seragam 5. Akreditasi B Persiapan
a. Siswa 6. Pakaian seragam administrasi
- Senin–selasa: putih biru 1. Siswa akreditasi
lengkap - Senin –selasa: putih biru
- Rabu kamis : seragam lengkap
khas (batik) - Rabu kamis : seragam
- Jum’at-sabtu : Pramuka khas (batik)
lengkap - Jum’at-sabtu : Pramuka
b. Guru tidak lengkap lengkap
c. TU tidak lengkap 2. Guru tidak lengkap
7. Kultur sekolah 3. TU tidak lengkap
- Lingkungan sekolah 7. Kultur sekolah
yang bersih, sehat, - Lingkungan sekolah Menciptakan

asri dan nyaman yang bersih, sehat, linkungan sekolah

belum asri dan nyaman yang bersih, sehat,

- Bebas rokok, narkoba, belum asri dan bebas

kekerasan, pornografi - Bebas rokok, narkoba, narkoba, rokok,

dan pornoaksi kekerasan, pornografi pornografi

dan pornoaksi danpornoaksi


- Budaya disiplin, baca,
tulis, malu dan - Budaya disiplin, baca,
Menanamkan budaya
bersaing sehat tulis, malu dan
disiplin, malu
(belum) bersaing sehat
bersaing sehat
8. Administrasi memiliki (belum)
sistem koputerisasi 8. Administrasi memiliki
(sudah) sistem koputerisasi
9. Visi dan Misi tercapai (sudah)
secara maksimal 9. Visi dan Misi tercapai
(belum) secara maksimal
(belum)

G Standar Penilaian 1. Penilaian proses 1. Penilaian proses Kemampuan dan


(autentik assessmen, (autentik assessmen, komitmen guru
portofolio, portofolio, dalam proses
performance tes dll) performance tes dll) penilaian
belum belum

9
2. Penilaian produk 2. Penilaian produk
(belum) (belum)
3. Jenis penilaian : 3. Jenis penilaian :
formatif, sumatif, PTS, formatif, sumatif, PTS,
USBN dan UNBK USBN dan UNBK
4. Analisis nilai, 4. Analisis nilai,
perbaikan, pengayaan perbaikan, pengayaan
dan remidi (belum) dan remidi (belum)
5. Try out (ada) 5. Try out (ada)

H Standar Seluruh dana bersumber Dana bersumber dari BOS - Sosialisai pada
Pembiayaan dari dana BOS dan sumber lain orang tua/wali
siswa
- Kemampuan kasek
mengelola dana
yang ada

10
BAB III
RENCANA STRATEGIS

A. VISI SEKOLAH
Terwujudnya SMP Negeri 1 Pringgasela yang unggul dalam
Akademik/Non Akademik, Sehat, Imtaq, Iptek dan Kreatif

INDIKATOR VISI
1. Meningkatnya keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT Tuhan Yang
Maha Esa
2. Terwujudnya sikap kejujuran, disiplin, peduli, santun, percaya diri dalam
berinteraksi dengan lingkungan sosial dan alam serta pelaksanaan 7 K
3. Meningkatnya prestasi akademik / non akademik
4. Meningkatnya pelaksanaan Pembelajaran yang Aktif, Inovatif, Kreatif,
Efektif dan Menyenangkan (AIKEM)
5. Meningkatnya kreatifitas siswa dalam kreasi seni maupun ketrampilan
6. Meningkatnya Pemamfaatan teknologi dan informasi sebagai sumber dan
pendukung kegiatan belajar maupun mengajar di lingkungan sekolah
7. Meningkatnya kesadaran dalam menciptakan lingkungan sekolah yang
bersih, sehat, asri dan nyaman untuk mencegah pencemaran dan
kerusakan lingkungan
8. Terwujudnya kebiasaan 5 S – 1 P (Salam, Salim, Senyum, Sapa, Santun
dan Peduli lingkungan)

B. MISI SEKOLAH
Untuk mewujudkan visi yang telah dirumuskan, SMPN 6 Pringgasela
menetapkan beberapa misi yang akan dilaksanakan yaitu sebagai berikut;
1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT Tuhan Yang
Maha Esa
2. Mewujudkan sikap kejujuran, disiplin, peduli, santun, percaya diri dalam
berinteraksi dengan lingkungan sosial dan alam serta pelaksanaan 7 K

11
3. Meningkatkan prestasi akademik / non akademik
4. Meningkatkan pelaksanaan Pembelajaran yang Aktif, Inovatif, Kreatif,
Efektif dan Menyenangkan
5. Meningkatkan kreatifitas siswa dalam kreasi seni maupun ketrampilan
6. Meningkatkan Pemamfaatan teknologi dan informasi sebagai sumber dan
pendukung kegiatan belajar maupun mengajar di lingkungan sekolah
7. Meningkatkan kesadaran dalam menciptakan lingkungan sekolah yang
bersih, sehat, asri dan nyaman untuk mencegah pencemaran dan
kerusakan lingkungan
8. Mewujudkan kebiasaan 5 S – 1 P (Salam, Salim, Senyum, Sapa, Santun dan
Peduli lingkungan)

C. TUJUAN SEKOLAH

Mengacu pada visi dan misi sekolah, serta tujuan umum pendidikan dasar,
tujuan sekolah dalam mengembangkan pendidikan ini adalah sebagai
berikut ini.
1. Terlaksananya program kegiatan keagamaan seperti : shalat Dzuhur,
sholat Dhuha berjamaah , Istighosah, Pesantren Kilat / Ramadhan dan
Peringatan Hari Besar Keagamaan, pengumpulan amal jariah serta
penyalurannya kepada yang berhak.
2. Terwujudnya karakter warga sekolah yang berbudi pekerti luhur ,
bersih dari narkoba melalui pembiasaan kegiatan program 7 K
3. Tercapainya prestasi akademik dan non akademik tingkat kecamatan,
kabupaten maupun provinsi
4. Terlaksananya pelaksanaan pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif,
Efektif, dan menyenangkan
5. Peserta didik mampu berkreasi serta terampil dalam mengkreasikan hasil
seni dan keterampilan berupa kerajinan tangan dari barang bekas
6. Terlaksananya pemanfaatan teknologi dan informasi sebagai sumber dan
pendukung kegiatan belajar maupun mengajar.
7. Tercapainya lingkungan sekolah yang bersih, asri dan nyaman
untuk pembelajaran sebagai upaya pelestarian fungsi lingkungan,
mencegah terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan.
8. Terlaksananya pembiasaan 5 S - 1 P (Senyum, Salam, Sapa, Sopan,
Santun dan Peduli Lingkungan)
9. Terwujudnya fasilitas sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai.

12
D. SASARAN SEKOLAH
Dalam rangka memenuhi tujuan pendidikan maka perlu dipilah sasaran
yang tepat agar pencapaian tujuan tercapai efektif. Berikut Sasaran
Sekolah :
1. Memberikan pembinaan secara rutin kepada guru-guru sehingga dapat
melaksanakan program-program yang telah dirancang serta dapat
melaksanakan pembelajaran dan bimbingan yang
Aktif,Inovatif,Kreatif,Efektif, dan Menyenangkan sehingga dapat
mencapai tujuan yang diharapkan
2. Menumbuhkan penghayatan terhadapa ajaran agama yang dianut serta
budaya bangsa sehingga menjadi sumber kearifan dalam bertindak
3. Mengadakan supervisi kepada guru-guru secara rutin dalam bentuk
administrasi maupun kegiatan pembelajaran
4. Memberikan pembinaan peserta didik berkreasi seni dan trampil.
5. Memberikan pembinaan kepada semua warga sekolah untuk selalu
disiplin dalam segala hal termasuk tata tertib, tata karma dan
pembiasaan 5S-1P
6. Mengadakan kerjasama yang harmonis ,
transparan,akuntabel,efektif,dan partisipatif dengan komite,
masyarakat, dan pemerintah di dalam pengelolaan sekolah termasuk
pemenuhan sarana pendukung yang memadai dan peningkatan mutu
pendidikan.

E. IDENTIFIKASI FUNGSI-FUNGSI YANG DIPERLUKAN SETIAP


SASARAN
Fungsi-fungsi yang berlaku dalam setiap sasaran adalah :
1. Untuk melakukan pembinaan terhadap guru secara rutin diperlukan
fungsi supervisi kepala sekolah yang dilaksanakan secara konsisten
2. Untuk memastikan segenap komponen sekolah telah melakukan
penghayatan terhadap ajaran agama maka melalui kegiatan
keagamaan berupa acara dan upacara agama secara rutin
3. Untuk memastikan guru melaksanakan pembelajaran dengan
menggunakan adminidtrasi
4. Untuk memastikan sekolah melakukan kerja sama dengan
menggunakan Mou

13
F. ANALISIS SWOT
Berdasarkan besarnya tantangan nyata pada tabel di atas maka berikut di
kemukakan analisis Swot untuk dapat menggambarkan kesiapan sekolah
dalam menghadapi tantangan nyata tersebut.

Tabel. 2
Tabel Analisis Swot

Tingkat
No Standar Nasional Kriteria Kesiapan Kondisi nyata Kesiapan
Pendidikan (kondisi ideal) faktor

Siap Tidak
siap

A Standar 1. Bidang akademik 1. Bidang akademik


Kompetensi - Rata-rata KKM semua - Rata-rata KKM semua mapel V
Lulusan mapel 7,50 6,50
- Rata-rata nilai UN 7,50 - Rata-rata nilai UN 4,50 V
- Masuk nominasi atau - Belum masuk nominasi atau V
menjadi juara lomba menjadi juara lomba
olimpiade MIPA dan IPS olimpiade MIPA dan IPS
e. Bidang non akademik 2. Bidang non akademik
- Masuk nominasi atau - Belum masuk nominasi atau v
menjadi juara dalam menjadi juara dalam semua
semua kegiatan lomba tk kegiatan lomba tk
kabupaten/propinsi kabupaten/propinsi
3. Porsentase kelulusan 100% 3. Porsentase kelulusan 95% V
4. Porsentase melanjutkan ke 4. Porsentase melanjutkan ke V
jenjang lebih tinggi 100% jenjang lebih tinggi 90%

B Standar Isi 1. KTSP K-13 sesuai SNP a. KTSP K-13 belum V


2. Silabus dan sesuai SNP V
RPP lengkap b. Silabus dan RPP (belum V

14
f. Beban belajar 32-36 jam Lengkap)
perminggu di maksimalkan c. Beban belajar 32-36 jam
perminggu kurang maksimal

C Standar Proses 1. Pembelajaran aktif, 1. Pemb


Inovatif, Kreatif, Efektif dan elajaran aktif, Inovatif, Kreatif, V
menyenangkan Efektif dan menyenangkan
2. Dalam PBM peran guru (belum) V
35%, siswa 65% belum 2. Dala
3. Penerapan CTL dalam m PBM peran guru 35%, siswa V
pembelajaran 65% belum
4. Pemanfaatan media 3. Penerapan V
(berbasis IT dan non IT) CTL dala pembelajaran belum
dalam pembelajaran 4. Pemanfaatan
(diusahakan) media (berbasis IT dan non V
5. Supervisi kepsek kpd IT) dalam pembelajaran
semua guru belum maksimal V
6. Supervisi Pengawas 5. Supervisi
Dinas kepsek kpd semua guru
belum maksimal
6. Supervisi
Pengawas Dinas belum
maksimal

D Standar Tenaga 1. Kepala Sekolah 1. Kepala Sekolah


Pendidik dan - Memiliki sertifikat Kasek - Memiliki sertifikat Kasek V
Tenaga sudah sudah V
Kependidikan - Ijazah S1 sudah - Ijazah S1 sudah
- Menguasai IT - Menguasai IT (belum)
2. Guru - Guru V

- Jumlah memadai dengan - Jumlah memadai dengan


rombel (kelebihan guru) rombel (kelebihan guru) V

- Ijazah S1 (sudah) - Ijazah S1 (sudah) V

- Ijazah linear rumpun - Ijazah linear rumpun


pendidikan dengan mapel pendidikan dengan mapel
yang diajarkan yang diajarkan (tidak)
3. Tenaga TU 3. Tenaga TU V

- Jumlah tenaga TU - Jumlah tenaga TU ASN(PT)


ASN(PT) tidak ada V
tidak ada
V
- Jumlah PTT 4 - Jumlah PTT 4
- Menguasai pekerjaan - Menguasai pekerjaan
V
sesuai bidangnya (belum) sesuai bidangnya (belum)
- Menguasai IT (tidak - Menguasai IT (tidak semua)
semua)

E 1. Sarana dan prasaranan 1. Sarana dan prasaranan


Standar Sarana & minimal minimal V
Prasarana - Ruang kepala sekolah: 1 - Ruang kepala sekolah: 1 V
- Ruang wakil Kepala - Ruang wakil Kepala Sekolah
Sekolah tidak ada tidak ada V
- Ruang kelas standar - Ruang kelas standar V

- Ruang perpustakaan: - Ruang perpustakaan: v

15
standar standar V
- Ruang Lab. IPA: 1 - Ruang Lab. IPA: 1 V
- Ruang guru: tidak ada - Ruang guru: tidak ada V
- Gudang: ada - Gudang: ada v V

- Ruang UKS : tidak ada - Ruang UKS : tidak ada


- Ruang OSIS: tidak ada - Ruang OSIS: tidak ada
- Tempat Ibadah ada - Tempat Ibadah ada kurang
kurang daya tampung daya tampung V

2. sarana dan prasaran 2. sarana dan prasaran lainnya V

lainnya - Ruang Lab. Komputer: tidak v V

- Ruang Lab. Komputer: ada


tidak ada - Ruang multi media: tidak V

- Ruang multi media: tidak ada V

ada - Ruang kantin: tidak V

- Ruang kantin: tidak standar


standar - Daya listrik rendah (< V

- Daya listrik rendah (< 1200W) v V

1200W) - Komputer OPS ada


- Komputer OPS ada - Komputer TU: 2 buah V

- Komputer TU: 2 buah - Komputer perpustakaan: v

- Komputer perpustakaan: tidak ada v

tidak ada - Komputer Lab IPA: tidak


- Komputer Lab IPA: tidak ada
ada - Jaringan internet: tidak
- Jaringan internet: tidak ada
ada - Sarana olah raga kurang
- Sarana olah raga kurang - Taman Literasi minim
- Taman Literasi minim - Kolam penampung air tidak
- Kolam penampung air ada
tidak ada 3. sarana dan prasarana
3. sarana dan prasarana pendukung kegiatan
pendukung kegiatan ekstrakurikuler (tidak ada)
ekstrakurikuler (tidak ada)

F Standar 1. Perangkat Dokumen 1. Perangkat Dokumen


Pengelolaan pedoman pelaksanaan pedoman pelaksanaan
rencana kerja/kegiatan rencana kerja/kegiatan
- Dokumen RKJM,RKT dan - Dokumen RKJM,RKT dan V
RKAS ada RKAS ada V
- Dokumen PPDB: tidak - Dokumen PPDB: tidak V
lengkap lengkap
- Dokumen Pedoman - Dokumen Pedoman
pembinaan kesiswaan: ada pembinaan kesiswaan: V
- Dokumen tata tertib blum ada
sekolah: ada - Dokumen tata tertib V

- Dokumen penugasan guru: sekolah: ada


ada - Dokumen penugasan guru:
2. struktur Organisasi ada V

dan Mekanisme kerja 2. struktur Organisasi dan


- - shcoolboard lengkap Mekanisme kerja
wakasek,kurikulum,kesiswa - shcoolboard lengkap V

16
an, sarpras,humas komite wakasek,kurikulum,kesiswa V
dan konsultan belum ada an,sarpras,humas komite V
3. jumlah rombel 7 dan konsultan belum ada v
4. jumlah siswa per kelas 22- 3. jumlah rombel 7
32 4. jumlah siswa per kelas 22-32
5. Akreditasi B 5. Akreditasi A
6. Pakaian seragam 6. Pakaian seragam
a. Siswa - Siswa v
- Senin –selasa: putih biru - Senin –selasa: putih biru
lengkap lengkap v
- Rabu kamis : seragam - Rabu kamis : seragam
khas (batik) khas (batik) v
- Jum’at-sabtu : Pramuka - Jum’at-sabtu : Pramuka
lengkap lengkap V
b. Guru tidak lengkap - Guru tidak lengkap V
c. TU tidak lengkap - TU tidak lengkap
7. Kultur sekolah 7. Kultur sekolah v
- Lingkungan sekolah yang - Lingkungan sekolah yang
bersih,sehat,asri dan bersih,sehat,asri dan
nyaman belum nyaman belum
- Bebas v
- Bebas
rokok,narkoba,kekerasan, v
rokok,narkoba,kekerasan,p
pornografi dan pornoaksi ornografi dan pornoaksi
- Budaya v
- Budaya
disiplin,baca,tulis,malu disiplin,baca,tulis,malu dan
dan bersaing sehat v
bersaing sehat (belum)
(belum) 8. Administrasi memiliki sistem
8. Administrasi memiliki koputerisasi (sudah)
sistem koputerisasi (sudah) 9. Visi dan Misi tercapai secara
9. Visi dan Misi tercapai secara maksimal (belum)
maksimal (belum)

G Standar Penilaian 1. Penilaian proses (outentik 6. Penilaian proses (outentik V


assessmen,portofolio,perf assessmen,portofolio,perfor
ormance tes dll) belum mance tes dll) belum
2. Penilaian produk (belum) 7. Penilaian produk (belum)
3. Jenis penilaian : 8. Jenis penilaian :
formatif,sumatif,PTS,USBN formatif,sumatif,PTS,USBN V
dan UNBK dan UNBK
4. Analisis nilai,perbaikan, 9. Analisis nilai,perbaikan, V
pengayaan dan remidi pengayaan dan remidi
(belum) (belum)
5. Try out (ada) 10. Try out (ada)
V

H Standar Dana bersumber dari BOS dan Seluruh dana bersumber dari V
Pembiayaan sumber lain dana BOS

17
G. ALTERNATIF LANGKAH PEMECAHAN MASALAH
Berapa alternative pemecahan masalah SMP Negeri Pringgasela di
atas adalah sebagai berikut :
1. Pengajuan proposal Bansos, DAK, DECON kepada instansi yang
terkait sehubungan dengan peningkatan mutu sarana dan
prasarana sekolah
2. Mengadakan workshop tentang pengembangan pembelajaran
berbasis IT
3. Mengadakan pelatihan Bahasa Inggris kepada seluruh siswa

H. MENYUSUN PROGRAM PENINGKATAN MUTU


1. Sasaran 1 Peningkatan Nilai UN
a. Untuk meningkatkan nilai UN dilakukan melalui usaha
melaksanakan bimbingan belajar,
b. melakukan tryout pada UN,
c. pPemantapan mapel yang di USBN dan UNBK
2. Sasaran 2 Peningkatan prestasi akademik/non akademik
a. Mengadakan pembinaan olimpiade MIPA
b. Mengadakan pembinaan khusus siswa berprestasi
c. Mengadakan pembinaan khusus Mata Pelajaran Bahasa
Inggris
d. Mengaktifkan kegiatan ekstrakurikuler
3. Sasaran 3 Peningkatan pofesionalisme dan kreatifitas guru
a. Mengadakan workshop penyusunan perangkat
pembelajaran
b. Mengadakan workshop pengembangan media
pembelajaran berbasis IT

18
Jadawal kegiatan

19
Jadwal kegiatan

Jadwal kegiatan
20
Jadwal kegiatan

21
BAB IV
PENUTUP

A. SIMPULAN
Delapan standard pendidikan wajib dilaksanakan di sekolah. Untuk
efektifnya pelaksanaan delapan standard pendidikan di SMP Negeri 1
Pringgasela maka diperlukan RKJM (Rencana Kerja Jangka Menengah) Tahun
2020 – 2024. RKJM bertujuan memberikan arah pelaksanaan untuk
terjaminnya mutu pendidikan di SMP Negeri 1 Pringgasela .
Adapun lingkup RKJM terdiri atas :
1. Maksud dan tujuan
2. Kerangka penyusunan
3. Sistematika penulisan
4. Kondisi umum SMP Negeri 1 Pringgasela
5. Rencana Strategis
6. Visi,Misi Sekolah
7. Tujuan Sekolah
8. Sasaran
9. Identifikasi Fungsi-fungsi yang diperlukan
10. Analisis Swot
11. Alternatif pemecahan masalah
12. Penyusunan program peningkatan mutu
13. Jadwal kegiatan
14. Kesimpulan dan saran

B. SARAN

22
RKJM (Rencana Kerja Jangka Menengah) disusun dalam waktu yang
sangat singkat. Sudah pasti isinya sangat jauh dari harapan. Untuk itu saran
dan kritik yang membangun sangat diharapkan guna sempurnanaya RKJM
ini. Untuk pemangku kepentingan, disarankan memberikan pelatihan-
pelatihan dalam penyusunan RKJM.

23
DAFTAR PUSTAKA

Preseiden Republik Indonesia, 2003. Undang-undang No 20 tentang Sistem


Pendidikan Nasional.

Prsesiden Republik Indonesia, 2005. Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2005


tentang Standar Nasional Pendidikan

Mendiknas, 2006. Permendiknas No 22 tahun 2006 tentang Standar Isi

Mendiknas, 2007. Permendiknas No 19 tahun 2007 tentang Standar


Pengelolaan

Mendiknas, 2007. Permendiknas No 20 tahun 2007 tentang Standar Penilaian

Mendiknas, 2006. Permendiknas No 23 tahun 2006 tentang Standar


Kompetensi Lulusan

Mendiknas, 2007. Permendiknas No 41 tahun 2007 tentang Standar Proses

Mendiknas, 2007. Permendiknas No 24 tahun 2007 tentang Standar Sarana


dan Prasarana

Mendiknas, 2006. Permendiknas No 69 tahun 2009 tentang Standar


Pembiayaan

Mendiknas, 2010. Permendiknas No 15 tahun 2010 tentang Standar


Pelayanan Minimal

Mendiknas, 2009. Permendiknas No 78 tahun 2009 tentang Sekolah


Berstandar Internasional

Pengembang Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa, 2010. Pengembangan


Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Kementrian Pendidikan Nasional
Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum : 2010

24
LAMPIRAN

Lampiran 1 Surat Keputusan Kepala Sekolah Tim Pengembang Sekolah


Lampiran 2 Undangan rapat penyusunan RKJM
Lampiran 3 Berita Acara rapat Penyusunan RKJM
Lampiran 4 Daftar hadir rapat penyusunan RKJM
Lampiran 5 Undangan Rapat Pleno penetapan dan sosialisasi RKJM
Lampiran 6 Berita Acara rapat pleno penetapan dan sosialisasi RKJM
Lampiran 7 Daftar hadir rapat pleno penetapan dan sosialisasi RKJM

25
26

Anda mungkin juga menyukai