RKJM (Isi)
RKJM (Isi)
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Rencana Kerja Jangka Menengah Sekolah merupakan sebuah
proses perencanaan atas semua hal dengan baik dan teliti untuk
mencapai tujuan pendidikan dalam jangka waktu 4 tahun. Dengan
tujuan ini sekolah dapat disesuaikan dengan kekhasan, kondisi dan
potensi daerah, sosial budaya masyarakat, potensi sekolah dan
kebutuhan peserta didik. RKJM (Rencana Kerja Jangka Menengah)
disusun sebagai pedoman kerja pengembangan sekolah, dan sebagai
bahan acuan untuk mengidentifikasi serta mengajukan sumber daya
yang diperlukan.
Dewasa ini kompetisi pendidikan berlangsung sangat ketat dan
tajam hampir tiada batas. Sekolah yang tidak mampu bersaing secara
fair dan terbuka akan tertinggal terseleksi oleh keadaan. Oleh karena
itu SMP Negeri 1 Pringgasela perlu mengembangkan dan
meningkatkan secara terus menerus dengan memperhatikan sumber
daya yang dimiliki, baik sumber daya manusia maupun sumber daya
yang lainnya. SMP Negeri 1 Pringgasela memiliki siswa sebanyak 208
orang, guru sebanyak 36 orang, dukungan dan kepercayaan
pemangku kepentingan (stakeholder) yang mendukung, sarana dan
prasarana, dan berada di lingkungan sekolah dengan masyarakat
yang religius serta memiliki budaya.
Menghadapi kondisi tersebut SMP Negeri 1 Pringgasela perlu
mempersiapkan diri secara mantap dengan menyusun Rencana Kerja
Jangka Menengah (RKJM ) bertujuan untuk tercapainya pelayanan
pendidikan yang minimal terhadap siswa dan tercapainya pendidikan
nasional secara umum.
1
B. LANDASAN HUKUM
2
6. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien,
efektif, berkeadilan dan berkelanjutan.
D. METODE PENYUSUNAN
Penyusunan RKJM ini disusun berdasarkan data yang dikumpulkan
yang kemudian dianalisis menggunakan metode analisis Swot. Analisis
Swot digunakan untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan yang ada
pada sekolah baik pada masa kini dan harapan sekolah ke depan
berdasarkan tantangan nyata yang dihadapi. Sehingga dapat
direkomendasikan jalan keluar agar tujuan yang telah ditetapkan dicapai.
Data yang dianalisis berasal dari data yang dikumpulkan melalui metode
observasi dan metode tanya jawab.
Metode observasi digunakan berdasarkan fakta real saat ini baik
melalui pengamatan langsung dan berdasarkan data yang tersimpan pada
SMP Negeri 1 Pringgasela. Data tersebut dapat berupa dokumen
pengarsipan dan dokumen elektronik. Sedangkan yang lain digunakan
dalam mengumpulkan data adalah metode tanya jawab secara langsung
terkait dengan fungsi kepala sekolah dalam mensupervisi guru. Metode
tanya jawab juga digunakan saat rapat dengan komite sekolah dan rapat
interen guru untuk mengetahui beberapa kelemahan dan kekuatan yang
layak untuk mendapat jalan keluar sehingga tantangan nyata yang
dihadapi dapat diatasi menuju tercapainya tujuan yang telah ditetapkan.
E. KERANGKA PEMIKIRAN
Kerangka pemikiran dari Rencana Kerja Menengah Sekolah adalah
mengacu pada tujuan dari pendidikan nasional sesuai dengan bunyi pasal
3 Undang-undang Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003 yaitu “Pendidikan
nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak
serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan
kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik
agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan
menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab” .
3
Kemudian diatur lebih lanjut ke dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19
Nomor 19 tentang Standar Nasional Pendidikan yang memuat 8 Standar
Nasional Pendidikan yaitu a. standar isi; b. standar proses; c. standar
kompetensi lulusan; d. standar pendidik dan tenaga kependidikan; e.
standar sarana dan prasarana; f. standar pengelolaan; g. standar
pembiayaan;dan h. standar penilaian pendidikan.
Berdasarkan tujuan pendidikan nasional yang dijabarkan ke dalam 8
standar pendidikan yang dikaitkan kondisi real sekolah yang terdiri dari
kekuatan dan kelemahan maka dilkukanlah usaha minimal untuk
mencapai SNP (Standar Nasional Pendidikan) atau bahkan dapat lebih
yang selanjutnya dapat mengacu kepada sistem manajemen sekolah
mencakup kurikulum yang mengadopsi manajemen sekolah dan kurikulum
sekolah yang telah maju. Hal tersebut terkait dengan status SMP Negeri 1
Pringgasela sebagai sekolah baru yang didirikan pada tahu 2016
Sudah barang tentu banyak hal yang belum terpenuhi yang
merupakan suatu kondisi nyata saat ini yang harus segera dipenuhi untuk
mencapai standar minimal yaitu Standar Nasional Pendidikan (SNP).
Dimana langkah selanjutnya menuju Standar sekolah yang lebih maju.
Maka dari itu sekolah wajib melakukan perencanaan secara rinci dan
terstruktur berdasarkan analisis dari fakta kelemahan dan kekuatan yang
ada sehingga dapat digambarkan kondisi tantangan nyata yang
selanjutnya dijawab dengan melakukan penyusunan dan pelaksanaan
program-program strategis mulai dari saat ini dan seterusnya untuk
mempercepat tercapainya tujuan yang telah ditentukan.
F. SISTEMATIKA PENULISAN
Rencana Kerja Menengah Sekolah ini disusun dengan sistematis
dengan menggunakan kaedah penulisan standar ilmiah. Hal ini dilakukan
karna hal tersebut sesuai dengan karakteristik ilmiah yang tidak dapat
dipisahkan dari rangkaian rencana kerja ini. Oleh karna pada dasarnya
setiap rencana selalu berpijak dari suatu tekad untuk memperbaiki suatu
keadaan saat ini yang dianggap belum baik. Keadaan baik adalah suatu
keadaan yang diharapkan. Sehingga perencanaan yang matang perlu
dilaksanakan berdasarkan prinsip pemecahan masalah.
4
Metode pemecahan masalah yang diawali dengan ditemukannya
masalah sebagai akibat terjadinya kesenjangan antara kondisi nyata
dengan kondisi yang diharapkan. Selanjutnya dilakukan analisis masalah
yaitu dengan menemukan beberapa alternatif pemecahan yang mungkin
dilaksanakan selanjutnya memilih satu dari beberapa alternatif tersebut
untuk dijadikan solusi dari masalah tersebut untuk dipecahkan. Tindakan
selanjutnya adalah implementasi dari alternatif pemecahan masalah
tersebut. Langkah berikutnya adalah memastikan penerapannya berjalan
baik untuk kemudian dievaluasi dalam rangka menentukan langkah
berikutnya berdasarkan hasil yang dicapai pada tahapan atau siklus
pertama tersebut.
Tahapan yang didasarkan metode ilmiah hendaknya ditulis dengan
kaedah ilmiah pula dengan struktur penulisan yang standar pada
penulisan ilmiah sehingga pada Rencana Kerja Menengah ini mengikuti
kaedah penulisan ilmiah baik dalam format paragarap, huruf, kertas,
margin dan srtuktur penomoran. Sistematika penulisan yang digunakan
adalah meniru sistem penomoran Amerika. Menggunakan huruf Tahoma
12, kertas F4 2,2,2, 3. Spasi yang digunakan adalah 1,5 spasi.
5
BAB II
KONDISI UMUM
Pada tabel berikut akan digambarkan kondisi saat ini, kondisi yang
diharapkan dan besarnya tantangan yang dihadapi untuk
melaksanakannya.
Tabel. 1
Tabel Kondisi Nyata, Kondisi Yang Diharapkan dan Tantangan Nyata
B Standar Isi 1. KTSP K-13 belum sesuai 1. KTSP K-13 Menyusun dan
SNP sesuai SNP merevisi sesuai SNP
2. Silabus dan RPP (belum 2. Silabus dan RPP Kurang pengalaman
Lengkap) lengkap dalam
3. Beban belajar 32-36 jam 3. Beban belajar pengembangan
perminggu kurang 32-36 jam perminggu silabus dan RPP
maksimal dimaksimalkan Kurang komitmen
6
pembelajaran belum 4. Pemamf manajemen guru
4. Pemanfaatan media aatan media (berbasis IT
(berbasis IT dan non IT) dan non IT) dalam Penguasaan CTL
dalam pembelajaran pembelajaran
belum maksimal (diusahakan) Penguasaa
5. Supervisi kepsek kpd 5. Supervisi menggunakan IT dan
semua guru belum kepsek kpd semua guru inovasi dalam
maksimal 6. Supervisi pembelajaran
6. Supervisi Pengawas Pengawas Dinas
Dinas belum maksimal
Jadwal supervisi
administrasi dan KBM
Pengaturan jadwal
7
ada standar
7. Gudang: ada 5. Ruang Lab. IPA: 1
8. Ruang UKS : tidak 6. Ruang guru: tidak
ada ada
9. Ruang OSIS: tidak 7. Gudang: ada Perluasan Mushalla
ada 8. Ruang UKS : tidak Pengadaan sarana
10. Tempat Ibadah ada ada prasaran lainnya
kurang daya 9. Ruang OSIS: tidak
tampung ada
b. sarana dan prasaran 10. Tempat Ibadah
lainnya ada kurang daya
1. Ruang Lab. tampung
Komputer: tidak ada b. sarana dan prasaran
2. Ruang multi media: lainnya
tidak ada 1. Ruang Lab.
3. Ruang kantin: tidak 2. Komputer: tidak ada
standar 3. Ruang multi media:
4. Daya listrik rendah tidak ada
(< 1200W) 4. Ruang kantin: tidak
5. Komputer OPS ada standar
6. Komputer TU: 2 buah 5. Daya listrik rendah
7. Komputer (< 1200W)
perpustakaan: tidak 6. Komputer OPS ada
ada 7. Komputer TU: 2 buah
8. Komputer Lab IPA: 8. Komputer
tidak ada perpustakaan: tidak
9. Jaringan internet: ada
tidak ada 9. Komputer Lab IPA:
10. Sarana olah raga tidak ada
kurang 10. Jaringan internet:
11. Taman Literasi tidak ada
minim 11. Sarana olah raga
12. Kolam penampung kurang
air tidak ada 12. Taman Literasi
c. sarana dan prasarana minim
pendukung kegiatan 13. Kolam penampung
ekstrakurikuler (tidak air tidak ada
ada) c. sarana dan prasarana
pendukung kegiatan
ekstrakurikuler (tidak
ada)
F Standar
1. Perangkat Dokumen 1. Perangkat Dokumen
pedoman pelaksanaan pedoman pelaksanaan Workshop
Pengelolaan
rencana kerja/kegiatan rencana kerja/kegiatan penyusunan
- Dokumen RKJM,RKT - Dokumen RKJM,RKT dukumen pedoman
dan RKAS ada dan RKAS ada pelaksanaan rencana
- Dokumen PPDB: tidak - Dokumen PPDB: tidak kerja
lengkap lengkap
- Dokumen Pedoman - Dokumen Pedoman
pembinaan pembinaan
kesiswaan: blum ada
8
- Dokumen tata tertib kesiswaan: blum ada
sekolah: ada - Dokumen tata tertib
- Dokumen penugasan sekolah: ada
guru: ada - Dokumen penugasan
2. struktur Organisasi guru: ada
dan Mekanisme kerja 2. struktur Organisasi
- shcoolboard lengkap dan Mekanisme Melengkapi struktur
wakasek, kurikulum, kerja organisasi sekolah
kesiswaan, sarpras, - shcoolboard lengkap
humas komite dan wakasek, kurikulum,
konsultan belum ada kesiswaan, sarpras,
3. jumlah rombel 7 humas komite dan
4. jumlah siswa per kelas konsultan belum ada
22-32 3. jumlah rombel 7 Sosialisasi keadaan
5. Akreditasi B 4. jumlah siswa per kelas sekolah
6. Pakaian 22-32
seragam 5. Akreditasi B Persiapan
a. Siswa 6. Pakaian seragam administrasi
- Senin–selasa: putih biru 1. Siswa akreditasi
lengkap - Senin –selasa: putih biru
- Rabu kamis : seragam lengkap
khas (batik) - Rabu kamis : seragam
- Jum’at-sabtu : Pramuka khas (batik)
lengkap - Jum’at-sabtu : Pramuka
b. Guru tidak lengkap lengkap
c. TU tidak lengkap 2. Guru tidak lengkap
7. Kultur sekolah 3. TU tidak lengkap
- Lingkungan sekolah 7. Kultur sekolah
yang bersih, sehat, - Lingkungan sekolah Menciptakan
9
2. Penilaian produk 2. Penilaian produk
(belum) (belum)
3. Jenis penilaian : 3. Jenis penilaian :
formatif, sumatif, PTS, formatif, sumatif, PTS,
USBN dan UNBK USBN dan UNBK
4. Analisis nilai, 4. Analisis nilai,
perbaikan, pengayaan perbaikan, pengayaan
dan remidi (belum) dan remidi (belum)
5. Try out (ada) 5. Try out (ada)
H Standar Seluruh dana bersumber Dana bersumber dari BOS - Sosialisai pada
Pembiayaan dari dana BOS dan sumber lain orang tua/wali
siswa
- Kemampuan kasek
mengelola dana
yang ada
10
BAB III
RENCANA STRATEGIS
A. VISI SEKOLAH
Terwujudnya SMP Negeri 1 Pringgasela yang unggul dalam
Akademik/Non Akademik, Sehat, Imtaq, Iptek dan Kreatif
INDIKATOR VISI
1. Meningkatnya keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT Tuhan Yang
Maha Esa
2. Terwujudnya sikap kejujuran, disiplin, peduli, santun, percaya diri dalam
berinteraksi dengan lingkungan sosial dan alam serta pelaksanaan 7 K
3. Meningkatnya prestasi akademik / non akademik
4. Meningkatnya pelaksanaan Pembelajaran yang Aktif, Inovatif, Kreatif,
Efektif dan Menyenangkan (AIKEM)
5. Meningkatnya kreatifitas siswa dalam kreasi seni maupun ketrampilan
6. Meningkatnya Pemamfaatan teknologi dan informasi sebagai sumber dan
pendukung kegiatan belajar maupun mengajar di lingkungan sekolah
7. Meningkatnya kesadaran dalam menciptakan lingkungan sekolah yang
bersih, sehat, asri dan nyaman untuk mencegah pencemaran dan
kerusakan lingkungan
8. Terwujudnya kebiasaan 5 S – 1 P (Salam, Salim, Senyum, Sapa, Santun
dan Peduli lingkungan)
B. MISI SEKOLAH
Untuk mewujudkan visi yang telah dirumuskan, SMPN 6 Pringgasela
menetapkan beberapa misi yang akan dilaksanakan yaitu sebagai berikut;
1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT Tuhan Yang
Maha Esa
2. Mewujudkan sikap kejujuran, disiplin, peduli, santun, percaya diri dalam
berinteraksi dengan lingkungan sosial dan alam serta pelaksanaan 7 K
11
3. Meningkatkan prestasi akademik / non akademik
4. Meningkatkan pelaksanaan Pembelajaran yang Aktif, Inovatif, Kreatif,
Efektif dan Menyenangkan
5. Meningkatkan kreatifitas siswa dalam kreasi seni maupun ketrampilan
6. Meningkatkan Pemamfaatan teknologi dan informasi sebagai sumber dan
pendukung kegiatan belajar maupun mengajar di lingkungan sekolah
7. Meningkatkan kesadaran dalam menciptakan lingkungan sekolah yang
bersih, sehat, asri dan nyaman untuk mencegah pencemaran dan
kerusakan lingkungan
8. Mewujudkan kebiasaan 5 S – 1 P (Salam, Salim, Senyum, Sapa, Santun dan
Peduli lingkungan)
C. TUJUAN SEKOLAH
Mengacu pada visi dan misi sekolah, serta tujuan umum pendidikan dasar,
tujuan sekolah dalam mengembangkan pendidikan ini adalah sebagai
berikut ini.
1. Terlaksananya program kegiatan keagamaan seperti : shalat Dzuhur,
sholat Dhuha berjamaah , Istighosah, Pesantren Kilat / Ramadhan dan
Peringatan Hari Besar Keagamaan, pengumpulan amal jariah serta
penyalurannya kepada yang berhak.
2. Terwujudnya karakter warga sekolah yang berbudi pekerti luhur ,
bersih dari narkoba melalui pembiasaan kegiatan program 7 K
3. Tercapainya prestasi akademik dan non akademik tingkat kecamatan,
kabupaten maupun provinsi
4. Terlaksananya pelaksanaan pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif,
Efektif, dan menyenangkan
5. Peserta didik mampu berkreasi serta terampil dalam mengkreasikan hasil
seni dan keterampilan berupa kerajinan tangan dari barang bekas
6. Terlaksananya pemanfaatan teknologi dan informasi sebagai sumber dan
pendukung kegiatan belajar maupun mengajar.
7. Tercapainya lingkungan sekolah yang bersih, asri dan nyaman
untuk pembelajaran sebagai upaya pelestarian fungsi lingkungan,
mencegah terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan.
8. Terlaksananya pembiasaan 5 S - 1 P (Senyum, Salam, Sapa, Sopan,
Santun dan Peduli Lingkungan)
9. Terwujudnya fasilitas sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai.
12
D. SASARAN SEKOLAH
Dalam rangka memenuhi tujuan pendidikan maka perlu dipilah sasaran
yang tepat agar pencapaian tujuan tercapai efektif. Berikut Sasaran
Sekolah :
1. Memberikan pembinaan secara rutin kepada guru-guru sehingga dapat
melaksanakan program-program yang telah dirancang serta dapat
melaksanakan pembelajaran dan bimbingan yang
Aktif,Inovatif,Kreatif,Efektif, dan Menyenangkan sehingga dapat
mencapai tujuan yang diharapkan
2. Menumbuhkan penghayatan terhadapa ajaran agama yang dianut serta
budaya bangsa sehingga menjadi sumber kearifan dalam bertindak
3. Mengadakan supervisi kepada guru-guru secara rutin dalam bentuk
administrasi maupun kegiatan pembelajaran
4. Memberikan pembinaan peserta didik berkreasi seni dan trampil.
5. Memberikan pembinaan kepada semua warga sekolah untuk selalu
disiplin dalam segala hal termasuk tata tertib, tata karma dan
pembiasaan 5S-1P
6. Mengadakan kerjasama yang harmonis ,
transparan,akuntabel,efektif,dan partisipatif dengan komite,
masyarakat, dan pemerintah di dalam pengelolaan sekolah termasuk
pemenuhan sarana pendukung yang memadai dan peningkatan mutu
pendidikan.
13
F. ANALISIS SWOT
Berdasarkan besarnya tantangan nyata pada tabel di atas maka berikut di
kemukakan analisis Swot untuk dapat menggambarkan kesiapan sekolah
dalam menghadapi tantangan nyata tersebut.
Tabel. 2
Tabel Analisis Swot
Tingkat
No Standar Nasional Kriteria Kesiapan Kondisi nyata Kesiapan
Pendidikan (kondisi ideal) faktor
Siap Tidak
siap
14
f. Beban belajar 32-36 jam Lengkap)
perminggu di maksimalkan c. Beban belajar 32-36 jam
perminggu kurang maksimal
15
standar standar V
- Ruang Lab. IPA: 1 - Ruang Lab. IPA: 1 V
- Ruang guru: tidak ada - Ruang guru: tidak ada V
- Gudang: ada - Gudang: ada v V
16
an, sarpras,humas komite wakasek,kurikulum,kesiswa V
dan konsultan belum ada an,sarpras,humas komite V
3. jumlah rombel 7 dan konsultan belum ada v
4. jumlah siswa per kelas 22- 3. jumlah rombel 7
32 4. jumlah siswa per kelas 22-32
5. Akreditasi B 5. Akreditasi A
6. Pakaian seragam 6. Pakaian seragam
a. Siswa - Siswa v
- Senin –selasa: putih biru - Senin –selasa: putih biru
lengkap lengkap v
- Rabu kamis : seragam - Rabu kamis : seragam
khas (batik) khas (batik) v
- Jum’at-sabtu : Pramuka - Jum’at-sabtu : Pramuka
lengkap lengkap V
b. Guru tidak lengkap - Guru tidak lengkap V
c. TU tidak lengkap - TU tidak lengkap
7. Kultur sekolah 7. Kultur sekolah v
- Lingkungan sekolah yang - Lingkungan sekolah yang
bersih,sehat,asri dan bersih,sehat,asri dan
nyaman belum nyaman belum
- Bebas v
- Bebas
rokok,narkoba,kekerasan, v
rokok,narkoba,kekerasan,p
pornografi dan pornoaksi ornografi dan pornoaksi
- Budaya v
- Budaya
disiplin,baca,tulis,malu disiplin,baca,tulis,malu dan
dan bersaing sehat v
bersaing sehat (belum)
(belum) 8. Administrasi memiliki sistem
8. Administrasi memiliki koputerisasi (sudah)
sistem koputerisasi (sudah) 9. Visi dan Misi tercapai secara
9. Visi dan Misi tercapai secara maksimal (belum)
maksimal (belum)
H Standar Dana bersumber dari BOS dan Seluruh dana bersumber dari V
Pembiayaan sumber lain dana BOS
17
G. ALTERNATIF LANGKAH PEMECAHAN MASALAH
Berapa alternative pemecahan masalah SMP Negeri Pringgasela di
atas adalah sebagai berikut :
1. Pengajuan proposal Bansos, DAK, DECON kepada instansi yang
terkait sehubungan dengan peningkatan mutu sarana dan
prasarana sekolah
2. Mengadakan workshop tentang pengembangan pembelajaran
berbasis IT
3. Mengadakan pelatihan Bahasa Inggris kepada seluruh siswa
18
Jadawal kegiatan
19
Jadwal kegiatan
Jadwal kegiatan
20
Jadwal kegiatan
21
BAB IV
PENUTUP
A. SIMPULAN
Delapan standard pendidikan wajib dilaksanakan di sekolah. Untuk
efektifnya pelaksanaan delapan standard pendidikan di SMP Negeri 1
Pringgasela maka diperlukan RKJM (Rencana Kerja Jangka Menengah) Tahun
2020 – 2024. RKJM bertujuan memberikan arah pelaksanaan untuk
terjaminnya mutu pendidikan di SMP Negeri 1 Pringgasela .
Adapun lingkup RKJM terdiri atas :
1. Maksud dan tujuan
2. Kerangka penyusunan
3. Sistematika penulisan
4. Kondisi umum SMP Negeri 1 Pringgasela
5. Rencana Strategis
6. Visi,Misi Sekolah
7. Tujuan Sekolah
8. Sasaran
9. Identifikasi Fungsi-fungsi yang diperlukan
10. Analisis Swot
11. Alternatif pemecahan masalah
12. Penyusunan program peningkatan mutu
13. Jadwal kegiatan
14. Kesimpulan dan saran
B. SARAN
22
RKJM (Rencana Kerja Jangka Menengah) disusun dalam waktu yang
sangat singkat. Sudah pasti isinya sangat jauh dari harapan. Untuk itu saran
dan kritik yang membangun sangat diharapkan guna sempurnanaya RKJM
ini. Untuk pemangku kepentingan, disarankan memberikan pelatihan-
pelatihan dalam penyusunan RKJM.
23
DAFTAR PUSTAKA
24
LAMPIRAN
25
26