0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan23 halaman

Tugas Project

Dokumen ini adalah laporan analisis butir soal untuk evaluasi hasil belajar di program studi Pendidikan Teknik Otomotif. Terdapat 30 soal yang dianalisis berdasarkan tingkat kesukaran dan daya pembeda, dengan hasil menunjukkan 23,3% soal mudah dan 76,7% sedang. Analisis ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas soal dalam mengukur pemahaman siswa.

Diunggah oleh

piteroke1404
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan23 halaman

Tugas Project

Dokumen ini adalah laporan analisis butir soal untuk evaluasi hasil belajar di program studi Pendidikan Teknik Otomotif. Terdapat 30 soal yang dianalisis berdasarkan tingkat kesukaran dan daya pembeda, dengan hasil menunjukkan 23,3% soal mudah dan 76,7% sedang. Analisis ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas soal dalam mengukur pemahaman siswa.

Diunggah oleh

piteroke1404
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS PROJECT

EVALUASI HASIL BELAJAR

DOSEN PENGAMPU:
Prof. Dr. Abdul Hasan Saragih, [Link].

DISUSUN OLEH:
PITER NASRUM AMBARITA (5241122024)
RIZKI ANANDA BATUBARA (5243122021)
NEW ANGELUS SEMBIRING (5243122030)
MOSES MUNTHE (5241122025)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIIK OTOMOTIF


JURUSAN TEKNUK MESIN
FAKULTAS TEKNIK
2026

1
LAPORAN ANALISIS BUTIR SOAL

SOAL 1 — SISTEM PENGAPIAN

Fungsi utama sistem pengapian pada motor bensin adalah...

A. Mengkompresikan campuran udara-bahan bakar


B. Membakar campuran udara-bahan bakar pada waktu yang tepat
C. Mengatur aliran bahan bakar ke ruang bakar
D. Mendinginkan ruang bakar

SOAL 2 — MOTOR DIESEL

Rasio kompresi motor diesel biasanya berkisar antara...

A. 6:1 hingga 10:1


B. 10:1 hingga 12:1
C. 14:1 hingga 25:1
D. 26:1 hingga 35:1

SOAL 3 — SISTEM PENDINGIN

Thermostat pada sistem pendingin mesin berfungsi untuk...

A. Mengatur sirkulasi oli mesin


B. Mengatur suhu kerja mesin agar stabil
C. Memompa air pendingin ke radiator
D. Membuang panas dari radiator ke udara

SOAL 4 — SISTEM PELUMAS

Angka viskositas oli SAE 10W-40 menunjukkan...

A. Oli bekerja baik pada suhu rendah (10W) dan suhu tinggi (40)
B. Oli hanya cocok untuk iklim tropis
C. Kapasitas oli yang dapat digunakan

2
D. Umur pakai oli dalam jam operasi

SOAL 5 — SISTEM REM

Brake fade pada sistem rem terjadi karena...

A. Minyak rem terlalu banyak


B. Panas berlebih menyebabkan penurunan koefisien gesek
C. Tekanan pedal rem terlalu kuat
D. Kampas rem terlalu tebal

SOAL 6 — SISTEM KEMUDI

Keuntungan sistem kemudi rack and pinion dibandingkan recirculating ball adalah...

A. Lebih tahan terhadap getaran jalan


B. Respons kemudi lebih langsung dan akurat
C. Lebih cocok untuk kendaraan berat
D. Tidak memerlukan perawatan

SOAL 7 — TRANSMISI MANUAL

Fungsi kopling (clutch) pada kendaraan bermotor adalah...

A. Memindahkan gigi secara otomatis


B. Memutus dan menghubungkan putaran mesin ke transmisi
C. Mengatur tekanan oli transmisi
D. Mengubah torsi dari mesin

SOAL 8 — SISTEM SUSPENSI

Suspensi MacPherson strut memiliki keunggulan berupa...

A. Mampu menahan beban sangat berat


B. Konstruksi sederhana dan hemat ruang
C. Memberikan kenyamanan terbaik di semua kondisi
D. Tidak memerlukan penggantian komponen

3
SOAL 9 — SISTEM EFI

Pada sistem injeksi bahan bakar EFI, sensor yang mengukur massa udara masuk disebut...

A. TPS (Throttle Position Sensor)


B. MAP (Manifold Absolute Pressure)
C. MAF (Mass Air Flow sensor)
D. IAT (Intake Air Temperature)

SOAL 10 — KELISTRIKAN OTOMOTIF

Alternator pada kendaraan bertugas untuk...

A. Menyimpan energi listrik


B. Mengubah energi mekanik menjadi energi listrik
C. Mengubah arus DC menjadi AC
D. Mengatur tegangan aki

SOAL 11 — SISTEM STARTER

Komponen yang menghubungkan pinion gear starter dengan ring gear flywheel adalah...

A. Field coil
B. Armature
C. Solenoid
D. Komutator

SOAL 12 — TUNE-UP MESIN

Celah busi yang terlalu besar pada motor bensin menyebabkan...

A. Mesin lebih bertenaga


B. Konsumsi bahan bakar menurun
C. Pengapian lemah dan mesin tersendat
D. Emisi gas buang berkurang

4
SOAL 13 — KATUP MESIN

Celah katup yang terlalu kecil pada kondisi mesin dingin dapat menyebabkan...

A. Katup tidak menutup sempurna saat panas


B. Katup tidak membuka sempurna
C. Suara mesin menjadi lebih halus
D. Tenaga mesin meningkat

SOAL 14 — TIMING BELT

Jika timing belt putus saat mesin beroperasi, yang terjadi adalah...

A. Mesin mati secara tiba-tiba


B. Mesin bergetar hebat
C. Pada mesin interference, piston dapat bertabrakan dengan katup
D. Konsumsi bahan bakar meningkat drastis

SOAL 15 — SISTEM AC OTOMOTIF

Refrigeran yang digunakan pada sistem AC otomotif modern adalah...

A. R-12 (Freon-12)
B. R-134a
C. R-22
D. R-410a

SOAL 16 — DRIVESHAFT

Universal joint (U-joint) pada propeller shaft berfungsi untuk...

A. Mentransmisikan torsi sekaligus mengakomodasi perubahan sudut


B. Mengurangi getaran propeller shaft
C. Mengunci roda saat parkir
D. Mengatur kecepatan putaran roda

5
SOAL 17 — DIFFERENTIAL

Fungsi diferensial (gardan) pada kendaraan adalah...

A. Meningkatkan torsi ke roda


B. Memungkinkan roda kiri-kanan berputar pada kecepatan berbeda saat berbelok
C. Mengunci transmisi saat pengereman
D. Menghubungkan mesin ke transmisi

SOAL 18 — EMISI GAS BUANG

Gas CO (karbon monoksida) dalam emisi kendaraan terbentuk akibat...

A. Pembakaran sempurna bahan bakar


B. Pembakaran tidak sempurna karena kekurangan oksigen
C. Suhu mesin yang terlalu tinggi
D. Penggunaan bahan bakar diesel

SOAL 19 — OBD DIAGNOSTIK

OBD-II (On-Board Diagnostics) pada kendaraan modern berfungsi untuk...

A. Mengatur sistem audio kendaraan


B. Memantau dan mendiagnosis sistem emisi dan performa mesin
C. Mengatur sistem navigasi GPS
D. Mengontrol sistem suspensi aktif

SOAL 20 — TURBOCHARGER

Intercooler pada sistem turbocharger berfungsi untuk...

A. Mendinginkan oli turbocharger


B. Mendinginkan udara yang telah dikompres sebelum masuk mesin
C. Mendinginkan sistem pendingin mesin
D. Mengatur tekanan boost turbo

6
SOAL 21 — SISTEM ABS

ABS (Anti-lock Braking System) bekerja dengan cara...

A. Mengunci roda saat pengereman mendadak


B. Memodulasi tekanan rem untuk mencegah roda terkunci
C. Meningkatkan tekanan rem secara otomatis
D. Memindahkan gaya rem dari depan ke belakang

SOAL 22 — BAN DAN VELG

Kode ban 205/55 R16 menunjukkan...

A. Lebar 205mm, aspek rasio 55%, diameter velg 16 inci


B. Tinggi 205mm, lebar 55mm, diameter velg 16cm
C. Lebar 205cm, profil 55%, diameter 16mm
D. Diameter 205mm, tinggi 55mm, lebar 16 inci

SOAL 23 — WHEEL ALIGNMENT

Toe-in pada roda depan kendaraan berfungsi untuk...

A. Meningkatkan stabilitas arah dan mengurangi keausan ban


B. Mempermudah manuver di tikungan
C. Meningkatkan traksi saat akselerasi
D. Mengurangi efek angin samping

SOAL 24 — TRANSMISI CVT

Keunggulan transmisi CVT dibandingkan transmisi otomatis konvensional adalah...

A. Lebih kuat menahan beban berat


B. Perpindahan rasio gigi yang tak terbatas dan mulus
C. Perawatan yang lebih murah
D. Lebih tahan terhadap suhu tinggi

7
SOAL 25 — HYBRID TECHNOLOGY

Pada kendaraan hybrid, fungsi regenerative braking adalah...

A. Mengisi daya baterai menggunakan energi saat pengereman


B. Mengurangi panas pada sistem rem
C. Mengunci roda secara otomatis
D. Menghidupkan motor listrik tambahan

SOAL 26 — COMMON RAIL DIESEL

Common Rail pada motor diesel mengacu pada...

A. Rel pembuangan gas bersama


B. Sistem di mana bahan bakar bertekanan tinggi disimpan di rel sebelum diinjeksikan
C. Sistem pendingin common pada diesel
D. Saluran udara masuk bersama

SOAL 27 — SISTEM EPS

EPS (Electric Power Steering) menggunakan sensor utama berupa...

A. Sensor tekanan oli


B. Sensor torsi kemudi (torque sensor)
C. Sensor kecepatan mesin
D. Sensor posisi crankshaft

SOAL 28 — OVERHAUL MESIN

Pengukuran bore (diameter silinder) mesin dilakukan menggunakan...

A. Jangka sorong (vernier caliper)


B. Bore gauge (dial bore gauge)
C. Mikrometer luar
D. Feeler gauge

8
SOAL 29 — CATALYTIC CONVERTER

Catalytic converter pada kendaraan mengubah gas berbahaya menjadi...

A. O₂, N₂, dan H₂O


B. CO₂, N₂, dan H₂O
C. CO, HC, dan NOx
D. O₃ dan SO₂

SOAL 30 — K3 OTOMOTIF

APD yang wajib digunakan saat mengelas di bengkel otomotif adalah...

A. Hanya sarung tangan


B. Helm las, sarung tangan las, apron, dan sepatu safety
C. Kacamata biasa dan sarung tangan
D. Masker dan sepatu biasa

9
LAPORAN ANALISIS BUTIR SOAL

Mata Pelajaran: Teknik Otomotif SMK

Jumlah Peserta Uji Coba: 40 Siswa

a. ANALISIS KESUKARAN BUTIR

Rumus:
Jumlah Siswa Menjawab Benar
𝑃=
Jumlah Total Siswa

Kriteria:

• 𝑃 < 0,30 = Sukar

• 0,30 ≤ 𝑃 ≤ 0,70 = Sedang

• 𝑃 > 0,70 = Mudah

Tabel Hasil Analisis Kesukaran Butir

No Soal Jumlah Benar (n=40) Tingkat Kesukaran (P) Kriteria

1 25 0,63 Sedang

2 22 0,55 Sedang

3 34 0,85 Mudah

4 29 0,73 Mudah

5 19 0,48 Sedang

6 26 0,65 Sedang

7 31 0,78 Mudah

8 27 0,68 Sedang

9 21 0,53 Sedang

10 30 0,75 Mudah

11 24 0,60 Sedang

12 20 0,50 Sedang

10
13 18 0,45 Sedang

14 33 0,83 Mudah

15 28 0,70 Sedang

16 15 0,38 Sedang

17 25 0,63 Sedang

18 23 0,58 Sedang

19 32 0,80 Mudah

20 19 0,48 Sedang

21 17 0,43 Sedang

22 26 0,65 Sedang

23 22 0,55 Sedang

24 24 0,60 Sedang

25 20 0,50 Sedang

26 21 0,53 Sedang

27 16 0,40 Sedang

28 12 0,30 Sedang

29 18 0,45 Sedang

30 35 0,88 Mudah

Rekapitulasi Kesukaran Butir

Kriteria Jumlah Persentase Nomor Soal


Soal

Mudah (P > 0,70) 7 23,3% 3, 4, 7, 10, 14, 19, 30

Sedang (0,30 ≤ P 23 76,7% 1, 2, 5, 6, 8, 9, 11, 12, 13, 15, 16, 17, 18, 20, 21,
≤ 0,70) 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29

Sukar (P < 0,30) 0 0% -

11
Grafik Distribusi Kesukaran

text

Mudah : ███████░░░░░░░░░░░░░ (23,3%)


Sedang : ████████████████████ (76,7%)

Sukar : ░░░░░░░░░░░░░░░░░░░░ (0%)

b. ANALISIS DAYA PEMBEDA

Rumus:
𝐵𝐴 𝐵𝐵
𝐷= −
𝐽𝐴 𝐽𝐵

Keterangan:

• 𝐵𝐴 = Jumlah siswa kelompok atas yang menjawab benar

• 𝐵𝐵 = Jumlah siswa kelompok bawah yang menjawab benar

• 𝐽𝐴 = 𝐽𝐵 = 27% × 40 = 11 siswa

Kriteria:

Nilai D Kriteria

D ≥ 0,40 Sangat Baik

0,30 ≤ D < 0,40 Baik

0,20 ≤ D < 0,30 Cukup

D < 0,20 Jelek (Harus Dibuang/Revisi)

12
Tabel Hasil Analisis Daya Pembeda

No Kelompok Atas Kelompok Bawah Daya Pembeda Kriteria


Soal (n=11) (n=11) (D)

1 10 5 0,45 Sangat
Baik

2 9 4 0,45 Sangat
Baik

3 11 8 0,27 Cukup

4 10 7 0,27 Cukup

5 8 3 0,45 Sangat
Baik

6 10 6 0,36 Baik

7 11 9 0,18 Jelek

8 9 6 0,27 Cukup

9 8 4 0,36 Baik

10 11 8 0,27 Cukup

11 9 5 0,36 Baik

12 8 3 0,45 Sangat
Baik

13 7 3 0,36 Baik

14 11 9 0,18 Jelek

15 10 6 0,36 Baik

16 7 2 0,45 Sangat
Baik

17 9 5 0,36 Baik

18 8 4 0,36 Baik

19 11 9 0,18 Jelek

20 8 3 0,45 Sangat
Baik

13
21 7 2 0,45 Sangat
Baik

22 9 5 0,36 Baik

23 8 4 0,36 Baik

24 9 5 0,36 Baik

25 8 3 0,45 Sangat
Baik

26 8 4 0,36 Baik

27 7 2 0,45 Sangat
Baik

28 6 1 0,45 Sangat
Baik

29 7 3 0,36 Baik

30 11 10 0,09 Jelek

Rekapitulasi Daya Pembeda

Kriteria Jumlah Persentase Nomor Soal


Soal

Sangat Baik (D ≥ 0,40) 12 40% 1, 2, 5, 12, 16, 20, 21, 25, 27, 28

Baik (0,30 ≤ D < 0,40) 12 40% 6, 9, 11, 13, 15, 17, 18, 22, 23, 24, 26,
29

Cukup (0,20 ≤ D < 3 10% 3, 4, 8, 10


0,30)

Jelek (D < 0,20) 3 10% 7, 14, 19, 30

Grafik Distribusi Daya Pembeda

text

Sangat Baik : ████████████░░░░░░░░ (40%)


Baik : ████████████░░░░░░░░ (40%)

Cukup : ███░░░░░░░░░░░░░░░░░ (10%)

Jelek : ███░░░░░░░░░░░░░░░░░ (10%)

14
c. ANALISIS DISTRACTOR (PENGOCOH)

Metode Analisis:
Distractor dianalisis dengan melihat:

1. Fungsi Pengecoh: Apakah pengecoh dipilih oleh minimal 5% siswa?

2. Efektivitas: Apakah pengecoh lebih menarik dari kunci jawaban pada kelompok
bawah?

3. Validitas Pengecoh: Apakah kelompok atas lebih sedikit memilih pengecoh dibanding
kelompok bawah?

Tabel Analisis Distractor per Soal

No Kunci A B C D Analisis Distractor

1 B 8% 63% 20% 9% Semua distractor berfungsi (A=8%, C=20%,


D=9%)

2 C 15% 20% 55% 10% Distractor A, B, D berfungsi baik

3 B 5% 85% 5% 5% Distractor A, C, D kurang efektif (<5%)

4 A 73% 10% 10% 7% Distractor B, C, D berfungsi

5 B 20% 48% 22% 10% Semua distractor berfungsi

6 B 15% 65% 12% 8% Semua distractor berfungsi

7 B 5% 78% 10% 7% Distractor A kurang efektif (5%)

8 B 12% 68% 12% 8% Semua distractor berfungsi

9 C 15% 22% 53% 10% Semua distractor berfungsi

10 B 8% 75% 10% 7% Semua distractor berfungsi

11 B 15% 60% 15% 10% Semua distractor berfungsi

12 C 20% 15% 50% 15% Semua distractor berfungsi

13 B 20% 45% 20% 15% Semua distractor berfungsi

14 B 5% 83% 7% 5% Distractor A dan D kurang efektif (5%)

15
15 B 10% 70% 12% 8% Semua distractor berfungsi

16 B 25% 38% 22% 15% Semua distractor berfungsi

17 B 15% 63% 12% 10% Semua distractor berfungsi

18 A 58% 20% 12% 10% Distractor B, C, D berfungsi

19 B 5% 80% 8% 7% Distractor A kurang efektif (5%)

20 B 20% 48% 17% 15% Semua distractor berfungsi

21 B 22% 43% 20% 15% Semua distractor berfungsi

22 A 65% 15% 12% 8% Distractor B, C, D berfungsi

23 A 55% 20% 15% 10% Distractor B, C, D berfungsi

24 B 15% 60% 15% 10% Semua distractor berfungsi

25 A 50% 20% 18% 12% Distractor B, C, D berfungsi

26 B 20% 53% 15% 12% Semua distractor berfungsi

27 B 25% 40% 20% 15% Semua distractor berfungsi

28 B 25% 30% 25% 20% Semua distractor berfungsi

29 A 45% 25% 20% 10% Distractor B, C, D berfungsi

30 B 5% 88% 5% 2% Distractor C dan D tidak berfungsi (<5%)

Rekapitulasi Fungsi Distractor

Kategori Jumlah Nomor Soal


Soal

Semua distractor 22 soal 1, 2, 4, 5, 6, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 15, 16, 17, 18, 20,
berfungsi baik 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29

Sebagian distractor 7 soal 3, 7, 14, 19, 30


kurang efektif

Distractor tidak 1 soal 30


berfungsi

16
d. VALIDITAS BUTIR SOAL

Rumus Korelasi Point-Biserial:

𝑀𝑝 − 𝑀𝑡 𝑝
𝑟𝑝𝑏 = √
𝑆𝑡 𝑞

Keterangan:

• 𝑀𝑝 = Rata-rata skor total siswa yang menjawab benar

• 𝑀𝑡 = Rata-rata skor total seluruh siswa

• 𝑆𝑡 = Standar deviasi skor total

• 𝑝 = Proporsi siswa menjawab benar

• 𝑞 =1−𝑝

Kriteria Validitas:

Nilai r_{pb} Kriteria

r_{pb} ≥ 0,30 Valid

r_{pb} < 0,30 Tidak Valid

Tabel Hasil Analisis Validitas Butir

No Soal r_{pb} Kriteria Keterangan

1 0,52 Valid Sangat baik

2 0,47 Valid Baik

3 0,28 Tidak Valid Perlu revisi

4 0,31 Valid Cukup

5 0,55 Valid Sangat baik

6 0,38 Valid Baik

7 0,22 Tidak Valid Perlu revisi

8 0,29 Tidak Valid Perlu revisi

17
9 0,35 Valid Baik

10 0,30 Valid Cukup

11 0,36 Valid Baik

12 0,48 Valid Baik

13 0,34 Valid Baik

14 0,21 Tidak Valid Perlu revisi

15 0,37 Valid Baik

16 0,49 Valid Sangat baik

17 0,33 Valid Baik

18 0,35 Valid Baik

19 0,20 Tidak Valid Perlu revisi

20 0,44 Valid Baik

21 0,46 Valid Baik

22 0,32 Valid Baik

23 0,33 Valid Baik

24 0,34 Valid Baik

25 0,42 Valid Baik

26 0,31 Valid Cukup

27 0,45 Valid Baik

28 0,48 Valid Sangat baik

29 0,32 Valid Baik

30 0,12 Tidak Valid Perlu revisi

18
Rekapitulasi Validitas Butir

Kriteria Jumlah Persentase Nomor Soal


Soal

Valid (r_{pb} ≥ 24 80% 1, 2, 4, 5, 6, 9, 10, 11, 12, 13, 15, 16, 17, 18,
0,30) 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29

Tidak Valid 6 20% 3, 7, 8, 14, 19, 30


(r_{pb} < 0,30)

Grafik Distribusi Validitas

text

Valid : ████████████████████ (80%)

Tidak Valid : ████░░░░░░░░░░░░░░░░ (20%)

e. RELIABILITAS SOAL

Rumus KR-20 (Kuder-Richardson 20):


𝑘 ∑𝑝 𝑞
𝑟11 = ( ) (1− 𝑖2 𝑖 )
𝑘−1 𝑆𝑡

Keterangan:

• 𝑘 = Jumlah soal (30)

• 𝑝𝑖 = Proporsi siswa menjawab benar soal ke-i

• 𝑞𝑖 = 1 − 𝑝𝑖

• 𝑆𝑡2 = Varians skor total

Perhitungan Reliabilitas

Langkah 1: Menghitung ∑𝑝𝑖 𝑞𝑖

No p_i q_i p_i × q_i

1 0,63 0,37 0,2331

2 0,55 0,45 0,2475

3 0,85 0,15 0,1275

19
4 0,73 0,27 0,1971

5 0,48 0,52 0,2496

6 0,65 0,35 0,2275

7 0,78 0,22 0,1716

8 0,68 0,32 0,2176

9 0,53 0,47 0,2491

10 0,75 0,25 0,1875

11 0,60 0,40 0,2400

12 0,50 0,50 0,2500

13 0,45 0,55 0,2475

14 0,83 0,17 0,1411

15 0,70 0,30 0,2100

16 0,38 0,62 0,2356

17 0,63 0,37 0,2331

18 0,58 0,42 0,2436

19 0,80 0,20 0,1600

20 0,48 0,52 0,2496

21 0,43 0,57 0,2451

22 0,65 0,35 0,2275

23 0,55 0,45 0,2475

24 0,60 0,40 0,2400

25 0,50 0,50 0,2500

26 0,53 0,47 0,2491

27 0,40 0,60 0,2400

28 0,30 0,70 0,2100

29 0,45 0,55 0,2475

30 0,88 0,12 0,1056

Jumlah 6,8723

20
∑𝑝𝑖 𝑞𝑖 = 6,8723

Langkah 2: Menghitung Varians Skor Total (𝑆𝑡2 )

Skor total siswa (data fiktif):

Kelompok Skor

Atas 28, 27, 26, 26, 25, 25, 24, 24, 23, 23, 22

Tengah 20, 19, 19, 18, 18, 17, 17, 16, 16, 15, 15, 14, 14, 13, 13, 12, 12, 11

Bawah 10, 10, 9, 9, 8, 8, 7, 7, 6, 6, 5

Rata-rata skor total (𝑋ˉ) = 16,75

∑(𝑋𝑖 − 𝑋ˉ)2
𝑆𝑡2 = = 46,94
𝑛

Langkah 3: Menghitung KR-20


30 6,8723
𝑟11 = ( ) (1−
30 − 1 46,94 )
30
𝑟11 = ( ) (1 − 0,1464)
29
𝑟11 = (1,0345) × (0,8536)
𝑟11 = 0,883

Kriteria Reliabilitas:

Nilai r_{11} Kriteria

r_{11} ≥ 0,90 Sangat Tinggi

0,70 ≤ r_{11} < 0,90 Tinggi

0,50 ≤ r_{11} < 0,70 Cukup

r_{11} < 0,50 Rendah

Hasil Reliabilitas:

𝑟11 = 0,883

Kriteria: Tinggi

21
RINGKASAN ANALISIS BUTIR SOAL

Aspek Hasil Keterangan

Kesukaran 23 soal sedang, 7 soal mudah, 0 soal sukar Dominasi sedang, perlu
tambahan soal sukar

Daya 12 sangat baik, 12 baik, 3 cukup, 3 jelek 80% soal memiliki daya
Pembeda pembeda baik ke atas

Distractor 22 soal semua distractor berfungsi, 7 soal Sebagian besar distractor


sebagian kurang, 1 soal tidak berfungsi efektif

Validitas 24 soal valid (80%), 6 soal tidak valid (20%) Mayoritas soal valid

Reliabilitas 0,883 (Tinggi) Instrumen konsisten dan


reliabel

REKOMENDASI

1. Soal yang Perlu Direvisi (Daya Pembeda Jelek & Tidak Valid)

No Masalah Rekomendasi
Soal

3 D=0,27 (cukup), r=0,28 (tidak valid), Perbaiki rumusan soal, tingkatkan


distractor kurang level kognitif

7 D=0,18 (jelek), r=0,22 (tidak valid) Revisi total, periksa kunci jawaban

8 D=0,27 (cukup), r=0,29 (tidak valid) Perbaiki distractor, tingkatkan daya


pembeda

14 D=0,18 (jelek), r=0,21 (tidak valid) Revisi total, soal terlalu mudah

19 D=0,18 (jelek), r=0,20 (tidak valid) Revisi total, periksa kunci jawaban

30 D=0,09 (jelek), r=0,12 (tidak valid), Revisi total, perbaiki pengecoh


distractor tidak berfungsi

2. Soal yang Perlu Dipertahankan


• Soal dengan daya pembeda sangat baik (No. 1, 2, 5, 12, 16, 20, 21, 25, 27, 28)

• Soal dengan validitas tinggi (No. 1, 5, 12, 16, 28)


3. Soal yang Perlu Ditambahkan

22
• Soal sukar (P < 0,30) sebanyak 3-5 soal untuk membedakan siswa berkemampuan
tinggi

4. Saran Umum

• Tingkatkan kualitas distractor pada soal No. 3, 7, 14, 19, 30

• Periksa kembali kunci jawaban soal No. 7, 14, 19, 30

• Tambahkan variasi level kognitif (C1-C6) untuk meningkatkan kualitas soal

KESIMPULAN AKHIR

Komponen Hasil Status

Kesukaran Rata-rata P = 0,60 (Sedang) Cukup Baik

Daya Pembeda Rata-rata D = 0,36 (Baik) Baik

Distractor 73% soal memiliki distractor berfungsi Cukup Baik

Validitas 80% soal valid Baik

Reliabilitas r = 0,883 (Tinggi) Sangat Baik

Kesimpulan: Instrumen soal secara keseluruhan memiliki kualitas baik dan reliabel untuk
digunakan sebagai alat evaluasi hasil belajar siswa SMK Teknik Otomotif. Terdapat 6 soal yang
perlu direvisi untuk meningkatkan kualitas instrumen secara keseluruhan.

23

Anda mungkin juga menyukai